You are on page 1of 2

BAB V

PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang sudah di jabarkan dalam

bab sebelumnya, maka kesimpulan yang dapat diambil adalah sebagai berikut:

1. Angka indeks DMF-T siswa Sekolah Dasar usia 11-12 tahun di wilayah kerja

Puskesmas Sungai Lulut Kabupaten Banjar adalah sebesar 3,31.

2. Angkat indeks DMF-T tertinggi pada SDN Sungai Bakung yaitu sebesar 5,72 dan

terendah adalah SDN Sungai Tandipah yaitu sebesar 2.

3. Gambaran faktor risiko pengetahuan mengenai kesehatan gigi dan mulut

didapatkan hasil bahwa sebanyak 81% mengetahui mengenai kesehatan gigi dan

mulut dan 19% kurang mengetahui mengenai kesehatan gigi dan mulut.

4. Gambaran faktor risiko kebiasaan menyikat gigi didapatkan hasil bahwa sebanyak

68% memiliki kebiasaan menyikat gigi yang baik dan 32% memiliki kebiasaan

menyikat gigi yang kurang baik.

5. Gambaran faktor risiko penggunaan air minum didapatkan hasil bahwa sebanyak

70% menggunakan Air PDAM / air galon, 29% menggunakan air sungai yang

dimasak, dan 1% menggunakan air sungai yang tidak dimasak

6. Gambaran faktor risiko penggunaan air untuk menyikat gigi didapatkan hasil

bahwa sebanyak 77% menggunakan air PDAM dan 23% menggunakan air

sungai.

30

31 B. 3. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan mampu melatih siswa-siswa sekolah dasar dalam melakukan aktivitas menyikat gigi yang baik dan benar. Bagi orang tua diharapkan mampu memperbaiki kebiasaan anaknya dalam mengawasi anaknya dalam melakukan aktivitas menyikat gigi. . Bagi orang tua diharapkan mampu menyediakan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari termasuk penggunaan air untuk minum serta untuk menyikat gigi. Saran 1. 4. Bagi Puskesmas serta Dinas Kesehatan diharapkan mampu menjalankan Fit For School. 2.