You are on page 1of 9

Pada mikroba dikenal 4 jalur pemecahan glukosa menjadi asam piruvat

1.Jalur Embden-Meyerhof Parnas (EMP) atau Glikolisis

Eukariota (fungi) & prokariota (kebanyakan bakteri)

2. Jalur Heksosamonofosfat (HMF) = Pentosa Fosfat =

Fosfoglukonat  bakteri, berbagai organisme

3. Jalur Entner-Doudoroff (ED)

Beberapa bakteri, contoh : Zymomonas mobilis penghasil etanol; bakteri asam laktat
(homolaktat)

4. Jalur Fosfoketolase (FK)

Bakteri asam laktat heterolaktat

1.Jalur Embden-Meyerhof Parnas (EMP) atau Glikolisis

Terjadi dlm

sitoplasma

&

tidak butuh O2

Net : 2
ATP

3-difosfo-gliserat ke ADP  ATP 5.6 difosfat dan 2 ADP 2.Isomerisasi 3-fosfo-gliserat. Pemindahan P pd fosfo-enol-piruvat (PEP) ke ADP dan membentuk piruvat dan ATP Diperlukan 2 ATP  hasil 4 ATP (net 2 ATP) & 2 NADH2 Piruvat  menjadi senyawa awal dalam proses sintesis selanjutnya Contoh :  asam laktat.Pemindahan P dari 1.Fosforilasi I glukosa oleh ATP.3-difosfo-gliserat 4. Oksidasi 3-fosfo-gliseraldehida dg reduksi NAD NADH2 dan pengambilan fosfat anorganik (Pi )  pembentukan ikatan berenergi tinggi pd 1. Pemecahan fruktosa-1. isomerisasi dan Fosforilasi II membentuk fruktosa-1.Jalur Embden-Meyerhof Parnas (EMP) atau Glikolisis Merupakan reaksi konsekutif : 1. diikuti dg dehidrasi membentuk P pd fosfo-enol-piruvat 6. . etanol dll.6 difosfat membentuk 2 mol triosafosfat 3.

kapang)  Pembuatan minuman beralkohol. NADH2 : “electron carrier”. dioksidasi lebih lanjut pada respirasi atau fermentasi Produk Antara  prekursor untuk biosintesis a. pentosa fosfat dan asam amino aromatik (fenilalanin. tirosin. serin.d tingka genus b.  Pangan & minuman. PEP : prekursor asam amino aromatik dan lisin Aplikasi Metabolit Lintasan EMP a.Piruvat : diproses lebih lanjut (tergantung ada/tidak O2) b.Bakteri * Produksi asam laktat (bakteri homolaktat) * Produksi asam lemak.glukosa-6-fosfat : prekursor polisakarida. sistein) e.Pemanfaatan Produk Lintasan EMP : Produk Akhir a.Fruktosa-6-fosfat : prekursor glikoprotein c. roti dan keju  Khamir Saccharomyces cerevisiae etanol + CO2. aseton dll)  Diagnostic microbiologists  contoh : test kemampuan mikroba (contoh khamir) untuk memfermentasi gula dalam identifikasi s.Dihidroksi aseton fosfat : prekursor fosfolipida d. isopropanol . alkohol & gas . bahan bakar & pelarut industri (etanol. Eukariota (khamir. 3-fosfo gliserat : prekursor asam amino (glisin. triptofan) b.

.

Jalur Heksosamonofosfat (HMF) = Pentosa Fosfat = Fosfoglukonat . sour cream. Pediococcus. cheddar cheese. dan kebanyakan “fermented dairy products”. Enterococcus. 2. buttermilk. cottage cheese.Bakteri Asam laktat  Homolactic (Lintasan EMP) Bila banyak glukosa & oksigen terbatas : 1 mol glukosa pada lintasan EMP  2 mol piruvat  2 mol lactic acid + 2 mol ATP Genus Homolactic LAB : Lactococcus. Streptococcus. Lactobacillus etc. yogurt.

digunakan pada biosintesis asam lemak. suatu prekursor asam amino dan senyawa fenolik (lignin.Sumber eritrosa-4-fosfat.Peranan Lintasan HMF / Pentosa Fosfat a. tetapi NADPH2 yang terbentuk jika masuk ke dalam Rantai Transpor Elektron  terbentuk ATP  Lintasan dpt digunakan untuk substrat gula pentosa yg banyak terkandung pd pakan ternak (hemiselulosa.Tidak menghasilkan energi secara langsung. xylan.5-fosfat) gliseraldehid-3-fosfat + asetil fosfat .pektin. tanin. steroid dan deoksiribonukleotida b.Memproduksi NADPH2  “electron carrier”.Sumber gula pentosa (ribosa) unt sintesis nukleotida dan asam nukleat c. asam nukleat) Kaitan Glikolisis dgn Jalur Heksosamonofosfat (HMF / Pentosa Fosfat )  Heterofermentative LAB : Lintasan Pentosa Fosfat Mempunyai enzim fosfoketolase : mengubah pentosa fosfat (xylulose. antosianin) d.

. sauerkraut Metabolisme Glukosa oleh Heterolactic  Lintasan Pentosa Fosfat Lactobacilli Glucose -- -----> Lactic acid + ethanol + CO2 + 1 ATP (net). Oenococcus. Glukosa  glukosa-6-fosfat  6-fosfoglukonat Xylulose-5-fosfat  gliseraldehid fosfat + asetil fosfat *Gliseraldehid fosfat  asam laktat *Asetil fosfat  etanol dan asam asetat Contoh bakteri : Leuconostoc. Weissell  Pembuatan : kefir.

Kebanyakan mikroba bersifat aerobik.3.Jalur Entner-Doudoroff (ED) Mikroba tak punya enzim fosfofruktokinase Jalur Entner-Doudoroff (ED) Tahapan reaksi : * Aktivasi glukosa oleh ATP * Oksidasi gugus aldehid pada glukosa-6-fosfat membentuk 6-fosfo-glukonat dan reduksi NADP  NADPH2 * Dehidrasi 6-fosfo-glukonat membentuk 2-keto-3-deoksi-6-fosfo-glukonat (KDPG) * Pemutusan KDPG menghasilkan piruvat dan gliseraldehida.3-fosfat  melewati jalur Glikolisis menghasilkan : 2 mol ATP (net 1 ATP) dan 1 mol NADPH2 Mikroba yang Menggunakan Lintasan ED : Tidak memiliki enzim phosphofructokinase-1. karena ATP yang dihasilkan per mol glukosa rendah Contoh : .

"cactus beer" ( "pulque“). bakteri Gram (-)  penyubur tanah Zymomonas mobilis. bakteri Gram (-) Azotobacter. & tequila (Meksiko) Xanthomonas Campestris. bakteri Gram (-)  penyubur tanah (N2 udara) Rhizobium. bakteri Gram (-)  gum xanthan . bakteri Gram (-) facultative anaerob  etanol.Pseudomonas aeruginosa.