You are on page 1of 15

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG

Akhir-akhir ini kita dikejutkan dengan ditemukannya pasien–pasien yang masuk
ke rumah sakit dalam kondisi status Gizi Buruk. Umumnya pasien–pasien tersebut adalah
balita. Dengan ditemukannya pasien–pasien dengan status Gizi Buruk, berarti kondisi di
daerah asal pasien dinyatakan sedang mengalami KLB ( Kejadian Luar Biasa
).Berdasarkan hal tersebut, masyarakat dihimbau agar lebih memperhatikan keadaan Gizi
dalam keluarganya. Mengapa kita perlu memperhatikan keadaan Gizi kita? Seberapa
pentingkah faktor Gizi dalam kehidupan kita ? Gizi merupakan salah satu faktor penentu
utama kualitas sumber daya manusia.
Gizi buruk tidak hanya meningkatkan angka kesakitan dan angka kematian tetapi
juga menurunkan produktifitas, menghambat pertumbuhan sel-sel otak yang
mengakibatkan kebodohan dan keterbelakangan.Bagaimana dampak yang ditimbulkan
akibat Gizi Buruk ?Berbagai masalah yang timbul akibat Gizi buruk antara lain tingginya
angka kelahiran bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah ( BBLR) Hal ini disebabkan, jika
Ibu hamil menderita kurang
Energi Protein akan berpengaruh pada gangguan fisik, mental dan kecerdasan
anak, dan juga meningkatkan resiko bayi yang dilahirkan kurang zat besi. Bayi yang
kurang zat besi dapat berdampak pada gangguan pertumbuhan sel-sel otak, yang
dikemudian hari dapat mengurangi IQ anak.Secara umum gizi buruk pada bayi, balita dan
ibu hamil dapat menciptakan generasi yang secara fisik dan mental lemah. Dilain pihak
anak gizi buruk rentan terhadap penyakit karena menurunnya daya tahan tubuh.

1.2 TUJUAN
Mempelajari berbagai ilmu tentang ilmu gizi untuk memenuhi rasa keingin tahuan kami
sebagai mahasiswa dan untuk belajar lebih dalam tentang ilmu gizi terutama tentang
malnutrisi.

1

1. Penanggulangan Malnutrisi 2 . Jenis-jenis penyakit Malnutrisi c.3 RUMUSAN MASALAH a. Pengertian Malnutrisi b.

malnutrisi dapat juga disebut keadaaan yang disebabkan oleh ketidakseimbangan di antara pengambilan makanan dengan kebutuhan gizi untuk mempertahankan kesehatan. 2004). BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2. Indikator berat badan terhadap tinggi badan (BB/TB) dapat digunakan sebagai 3 . Makronurien adalah zat yang diperlukan oleh tubuh dalam jumlah yang besar untuk memberikan tenaga secara langsung yaitu protein sejumlah 4 kkal. 2007). Sumber gizi dapat dibagi kepada dua jenis. Malnutrisi sekunder adalah malnutrisi yang terjadi karena kebutuhan yang meningkat. yaitu makronutrien dan mikronutrien.2 Kurang Energi Protein (KEP) Penyebab KEP dapat dibagi kepada dua penyebab yaitu malnutrisi primer dan malnutrisi sekunder. 2007). antara lain ialah faktor sosial dan ekonomi contohnya masalah kemiskinan dan faktor lingkungan yaitu tempat tinggal yang padat dan tidak bersih. kekurangan gizi dalam tubuh juga berakibat terjadinya malabsorpsi makanan atau kegagalan metabolik (Oxford medical dictionary. Parameter keparahan dan klasifikasi KEP dapat diukur dengan menggunakan indikator antropometri. vitamin tidak larut lemak dan mineral ( Wardlaw et al. 2007).1 Malnutrisi Malnutrisi adalah keadaan dimana tubuh tidak mendapat asupan gizi yang cukup. Selain itu. pemberiaan Air Susu Ibu (ASI) dan makanan tambahan yang tidak adekuat juga menjadi penyebabkan terjadinya masalah KEP (Kleigmen et al. menurunnya absorpsi dan/atau peningkatan kehilangan protein maupun energi dari tubuh (Kleigmen et al. 2. Kurang energi protein bisa terjadi karena adanya beberapa faktor yang secara bersamaan menyebabkan penyakit ini. karbohidrat sejumlah 4 kkal dan lemak sejumlah 9 kkal. Ini bisa terjadi karena asupan makan terlalu sedikit ataupun pengambilan makanan yang tidak seimbang. Mikronutrien adalah zat yang penting dalam menjaga kesehatan tubuh tetapi hanya diperlukan dalam jumlah yang sedikit dalam tubuh yaitu vitamin yang terbagi atas vitamin larut lemak . Malnutrisi primer adalah keadaan kurang gizi yang disebabkan oleh asupan protein maupun energi yang tidak adekuat. Selain itu.

kwashiorkor. marasmus. Secara klinis. dan marasmik-kwashiorkor. Anak dikatakan menderita KEP apabila berada di bawah -2 Z-score dari setiap indikator (Arisman. Gangguan pada kulit adalah tugor kulit akan menghilang dan penderita terlihat keriput. 2007). Diare pada penderita marasmus akan terlihat berupa bercak hijau tua yang terdiri dari sedikit lendir dan sedikit tinja. pertumbuhannya akan berkurang atau terhenti. Sementara tipe marasmik kwashiorkor yaitu gabungan diantara gejala marasmus dan kwashiorkor (Kleigmen et al. 4 . mengalami konstipasi atau diare. tulang pipi dan dagu menonjol dan mata tampak besar dan dalam. Perut tampak membuncit atau cekung dengan gambaran usus yang jelas dan tampak atropi (Hassan et al. sering berjaga pada waktu malam. 2010). KEP dapat dibagikan kepada tiga tipe yaitu. Departemen Kesehatan RI (2000) merekomendasikan baku WHO-NCHS untuk digunakan sebagai baku antropometri di Indonesia. Vena superfisialis akan terlihat jelas. ubun-ubun besar cekung. 2005).petunjuk dalam penentuan status gizi sekarang dan tinggi badan terhadap usia (TB/U) digunakan sebagai petunjuk tentang keadaan gizi masa lampau. Marasmus Marasmus terjadi karena pengambilan energi yang tidak cukup. Pada penderita yang menderita marasmus. Marasmus terjadi karena pengambilan energi yang tidak cukup sementara kwashiorkor terjadi terutamanya karena pengambilan protein yang tidak cukup. Apabila gejala bertambah berat lemak pada bagian pipi akan menghilang dan penderita terlihat seperti wajah seorang tua.

rambut akan terlihat kusam. terjadi perubahan kulit yang khas yaitu crazy pavement dermatosis yang merupakan bercak-bercak putih atau merah muda dengan tepi hitam dan ditemukan pada bagian tubuh yang sering mendapat tekanan dan disertai kelembapan.com) 5 . perubahan mental yaitu pada biasanya penderita cengeng dan pada stadium lanjut menjadi apatis dan sebagian besar penderita ditemukan edema.about. pederita akan mengalami gejala gastrointestinal yaitu anoreksia dan diare. permukaan licin. Kulit menjadi kering dengan menunjukkan garis-garis yang lebih mendalam dan lebar. Hal ini mungkin karena gangguan fungsi hati. Selain itu. Pada penderita yang menderita kwashiorkor. pankreas dan usus. dan pinggiran tajam. kering. 2005). Gambar 2.2 Kwashiorkor (Dikutip dari: http://adam. Pada penderita stadium lanjut. jarang dan berwarna putih. halus. 2005). Anemia ringan juga ditemukan dan terjadinya kelainan kimia yaitu kadar albumin serum yang rendah dan kadar globulin yang normal atau sedikit meninggi (Hassan et al. Kwashiorkor Kwashiorkor terjadi terutamanya karena pengambilan protein yang tidak cukup. Pada perabaan hati ditemukan hati membesar. Rambut kepala penderita kwashiorkor senang dicabut tanpa rasa sakit (Hassan et al. kenyal. anak akan mengalami gangguan pertumbuhan.

. dan talas (Arisman. Sumber karbohidrat yang banyak digunakan sebagai makanan pokok di Indonesia adalah beras. hidrogen.2 Kebutuhan protein harian Umur Protein (g) 0-6 bulan 10 7-12 bulan 16 1-3 tahun 25 4-6 tahun 39 7-9 tahun 45 Karbohidrat Karbohidrat adalah sumber energi utama bagi manusia. singkong. Lemak 6 . Satu gram karbohidrat menghasilkan 4 Kkal. Tabel 2. Bahan makanna hewani seperti daging. umbi-umbian. Sebagian besar sayur dan buha tidak banyak mengandung karbohidrat. oksigen dan nitrogen. Sebagian karbohidrat berada di dalam sirkulasi darah sebagai glukosa untuk keperluan energi segera dan sebagian lagi disimpan sebagai glikogen di dalam hati dan jaringan otot. Terdapat enam jenis protein di dalam tubuh manusia yang dibagi berdasarkan fungsinya yaitu. Pada tabel 2. 2006).. 2006). jagung. protein kontraksi. ayam dan telur sedikit mengandung karbohidrat. kacang-kacang kering. dan sebagian diubah menjadi lemak (Almatsier. Sumber karbohidrat adalah padi-padian. 2006). sagu. dan gula. protein regulatori.2 adalah nilai kebutuhan protein harian. dan protein katalitik (Tortora G.2.J. and Derrickson B. protein transport.J. 2006). and Derrickson B. ubi. protein struktural. beberapa asam amino mengadung unsurunsur tambahan seperti fosfor dan besi yang terikat satu sama lain dengan ikatan peptide (Tortora G. protein imun.3 Makronutrien Protein Protein adalah molekul makro yang terdiri dari rantai-rantai panjang asam amino yang terdir atas unsur-unsur karbon.

and Derrickson B. 45% di sekeliling organ dalam rongga perut dan 5% di jaringan intramuskuler (Almatsier S. Lemak disimpan sebanyak 50% di subkutan. and Derrickson B. 1. B6.. and Derrickson B. 2005) Vitamin K berfungsi sebagai koenzim untuk faktor-faktor pembekuan (Tortora G. 2005). B2. Vitamin berperan dalam reaksi metabolisme energi dan pertumbuhan (Tortora G. asam pantotenat. asam folat. . biotin. vit. 2006).C). Lemak adalah senyawa-senyawa heterogen yang bersifat tidak larut dalam air (hidrofobik). 2005). Lemak juga termasuk dalam sumber energi manusia selain bertindak sebagai koenzim bagi vitamin larut lemak (Champ and Harvey. Vitamin D bekerja bersamaan dengan hormon paratiroid dalam mengekalkan keseimbangan ion kalsium (Tortora G.J. E. Lemak merupakan cadangan energi tubuh paling besar. Vitamin E atau tokoferol terlibat di dalam pembentukan sel darah merah.Vitamin larut lemak Vitamin A diperlukan untuk menjaga kesehatan tubuh.J.. 2005)..J. D.. Vitamin D diperlukan untuk absorpsi kalsium dan fosfor dari saluran cerna.J.4 Mikronutrien Vitamin Vitamin adalah zat organik kompleks yang dibutuhkan dalam jumlah yang kecil dan kebanyakkannya tidak dibentuk oleh tubuh. Lemak juga berfungsi sebagai sumber energi yang menghasilkan 9 Kkal untuk setiap gram yaitu kira-kira tiga kali besar energi yang dihasilkan oleh karbohidrat dan protein dalam jumlah yang sama. 2005).. penyembuhan luka dan bertindak sebagai antioksidan terhadap radikal bebas (Tortora G. berfungsi dalam penglihatan normal pada cahaya terang dan dalam pertumbuhan tulang dan gigi . 2. β-karotin di dalam vitamin A bertindak sebagai antioksidan terhadap radikal bebas (Tortora G. Vitamin larut air 7 . B12.J. niasin. and Derrickson B. Vitamin terbagi kepada dua jenis yaitu vitamin larut lemak ( vitamin A. K) dan vitamin larut air (vitamin B1. 2005). and Derrickson B..

Vitamin C merangsang sintesa protein. B12 atau kobalamin adalah koenzim yang diperlukan dalam pembentukan sel darah merah dan asam amino methionine (Tortora G. 2005)..Vitamin B1 atau tiamin berperan dalam metabolism karbohidrat dan sintesa neurotransmitter acetylcholine (Tortora G. and Derrickson B.J. Antara contoh-contoh mineral ialah kalsium (Ca). fosfor (P). 2005).J.J. Asam folat berperan sebagai koenzim dalam sistem sintesa enzim basa nitrogen untuk DNA dan RNA. mengawal pH dan cairan tubuh dan terlibat di dalam proses osmosis air dan pelbagai ion. 2005)..J. and Derrickson B. and Derrickson B..J. and Derrickson B. 2005). dan kalium (K).. B6 atau piridoksin adalah koenzim metabolisme asam amino dan triglyceride dan membantu dalam pembentukan antibodi (Tortora G. 2005) Niasin adalah komponen essensial Nikotinamida Adenin Dinukleotida Fosfat (NADP) dan Nikotinamida Adenin Dinukleotida (NAD) yaitu koenzim bagi reaksi oksidasi-reduksi. meregulasi reaksi enzimatik. 8 . and Derrickson B. Mineral memegang pelbagai peran di dalam tubuh yaitu merupakan sebagian dari matrik tulang. Mineral Makro dibutuhkan lebih dari 100 mg sehari.Mineral mikro ialah mineral yang dibutuhkan kurang dari 15 mg sehari. penyembuhan luka dan bertindak sebagai antioksidan (Tortora G. Vitamin B2 atau riboflavin berfungsi sebagai komponen koenzim contohnya Flavin Adenin Dinukleotida (FAD) dan Flavin Adenin Mononukleotida (FMN) dalam metabolism karbohidrat dna protein terutama di dalam sel mata... Di dalam metabolism lemak. Asam folat juga diperlukan untuk produksi normal sel darah merah dan sel darah putih (Tortora G. 2005).J. Mineral digolongkan di dalam mineral makro dan mineral mikro. mukosa usus dan darah (Tortora G.J. niasin berfungsi membantu pemecahan triglaserida dan menginhibisi penghasilan kolesterol (Tortora G. natrium (Na). and Derrickson B.. 2005) Mineral Mineral meliputi kira-kira 4% daripada berat badan manusia. and Derrickson B.

iodium (I). 2006)..J. and Derrickson B. dan selenium (Se) (Sumber: Almatsier S. 9 .Antara contoh. Besi (Fe) paling banyak ditemukan di dalam sel darah merah yaitu kira-kira 66%.contoh mineral mikro ialah besi (Fe). Besi adalah komponen dari hemoglobin yang mengikat oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh (Tortora G. seng (Zn). 2005)..

malnutrisi dapat juga disebut keadaaan yang disebabkan oleh ketidakseimbangan di antara pengambilan makanan dengan kebutuhan gizi untuk mempertahankan kesehatan. pelayanan kesehatan. Sedangkan faktor-faktor lain selain faktor kesehatan. berat.dan menderita penyakit kanker. menderita penyakit infeksi. Ini bisa terjadi karena asupan makan terlalu sedikit ataupun pengambilan makanan yang tidak seimbang.Untuk mengetahuinya di lakukan dengan hal berikut : a. 2007). Penyebab langsung Ketersediaan pangan rumah tangga. Antropometrik Lebih ditujukan untuk menemukan malnutrisi ringan dan sedang. lingkar lengan. kekurangan gizi dalam tubuh juga berakibat terjadinya malabsorpsi makanan atau kegagalan metabolik (Oxford medical dictionary. Pendidikan rendah. terdapat 3 parameter yang biasa digunakan. dilakukan pengukuranpengukuran Fisik anak (berat. Selain itu.3 Klasifikasi dan Cara Mengetahuinya Klasifikasi Malnutrisi ada 3 yaitu ringan . dll) dan dibandingkan dengan angka standard (anak normal) Untuk anak. Pada pemeriksaan antropometrik. Klinis Untuk malnutrisi ringan dan sedang gejala klinis tidak terlalu jelas terlihat Untuk malnutrisi yang berat dapat dibedakan antara marasmus atau kwashiorkor atau campuran keduanya b. 3. BAB 3 PEMBAHASAN 3. tinggi. tetapi juga merupakan Masalah Utama Gizi buruk adalah Kemiskinan. Ketersediaan pangan dan kesempatan kerja. yaitu: 10 . perilaku. sedang .2 Penyebab Penyebab tak langsung Kurangnya jumlah dan kualitas makanan yang dikonsumsi. 3.1 Definisi Malnutrisi adalah keadaan dimana tubuh tidak mendapat asupan gizi yang cukup. cacat bawaan.

b. Berat dan panjang badan anak tidak dapat mencapai berat dan panjang yang semestinya sesuai dengan umurnya. Berat badan anak kurang dari 60% dari berat badan seharusnya menurut umur 11 . d. Pandangan mata sayu Pembesaran hati . Kelainan kulit berupa bercak merah muda yang meluas dan berubah warna menjadi coklat kehitaman dan terkelupas. b. Gangguan pertumbuhan badan. Tinggi dibandingkan dengan umur anak. h. . Otot tubuh terlihat lemah dan tidak berkembang dengan baik walaupun masih tampak adanya lapisan lemak di bawah kulit Tipe Marasmus. e. Berat dibandingkan dengan umur anak. rontok. Laboraturium Pemariksaan laboraturium misalnya pemeriksaan kadar sel darah merah dan kadar protein dan juga dapat mengetahui penyebabnya secara lebih rinci 3. Tampak sangat kurus. Kulit keriput. mudah dicabut tanpa rasa sakit.4 Gejala dan Tanda Malnutrisi Tipe Kwashiorkor. Berat dibandingkan dengan tinggi anak c.Anak tampak sangat kurus dan kemunduran pertumbuhan otot tampak sangat jelas sekali apabila anak dipegang pada ketiaknya dan diangkat. d. yaitu anak kelihatan memelas.Cengeng. lemah dan tidak ada selera makan. . dengan tanda-tanda dan gejala sebagai berikut: a. rewel. dengan tanda-tanda dan gejala adalah sebagai berikut: a. Perubahan aspek kejiwaan. Rambut tipis kemerahan seperti warna rambut jagung. c. Tampak sangat kurus dan atau edema pada kedua punggung kaki sampai seluruh tubuh. Perubahan Status mental . g. . . f. i. Wajah membulat dan sembab. cengeng.Perut cekung c.

Diare persiten . Cara mengatasi masalah Gizi : Lingkungan harus disehatkan misalnya dengan mengupayakan pekarangan rumah menjadi taman gizi. 3. bertahap. berikan buah-buahan. santan dan lemak. Malaria. sering dan mudah diserap. Penyakit Penyerta / Penyulit pada Anak Gizi Buruk seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. beri ASI. muka anak tampak keriput dan cekung sebagaimana layaknya wajah seorang yang telah berusia lanjut.Perilaku harus diubah sehingga menjadi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat ( PHBS). dengan menu yang seimbang. Jadi berlawanan dengan tanda yang tampak pada kwashiorkor. makanan mengandung minyak. porsi kecil. umumnya sangat rentan terhadap penyakit. penyakit-penyakit tersebut justru menambah rendahnya status gizi anak. Pada penderita marasmus.Cacingan. Penyakit – penyakit tersebut adalah : ISPA. Makan aneka ragam makanan. Marasmik-Kwashiorkor Merupakan gabungan beberapa gejala klinik Kwashiorkor – Marasmus. Perlu juga dicari dan diobati penyakit lain yang dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan pada anak (misalnya penyakit cacing. Oleh karena tubuh anak sangat kurus. vitamin A. dll) 12 . mengandung karbohidrat dan protein dalam jumlah yang cukup. diare. e. Tuberkulosis. Mengobati malnutrisi : -Pada malnutrisi sedang dan ringan pengobatan dilakukan dengan memberikan makanan yang bergizi. Tipe. Pada penderita marasmus biasanya ditemukan juga tanda-tanda defisiensi gizi yang lain seperti kekurangan vitamin C.5 Cara mengatasi Masalah Gizi Buruk Pemberian makanan secara teratur. HIV/AIDS. dan zat besi serta sering juga anak menderita diare. Seperti lingkaran setan.Wajah anak tampak seperti muka orang tua. anak yang berada dalam status gizi buruk. maka kepala anak seolah-olah terlalu besar jika dibandingkan dengan badannya. . f.

jika manusia mau berperilaku hidup bersih dan sehat. Seperti rendahnya tingkat pendidikan. ketersediaan pangan. Lingkungan akan menjadi sehat.-Anak dengan keadaan malnutrisi berat sering berada dalam keadaan darurat karena itu sebaiknya dibawa kerumahsakit untuk pengobatan. tidak dapat diselesaikan sendiri oleh sektor kesehatan. Masalah Gizi buruk. kemiskinan. Hal ini dikarenakan dalam praktiknya kedua hal tersebut diupayakan melalui perilaku manusia.Makan dengan Gizi seimbang -Minum tablet besi selama hamil -Memberi bayi ASI eksklusif -Mengkonsumsi garam beryodium -Memberi bayi dan balita kapsul vitamin A. Gizi Buruk merupakan dampak dari berbagai macam penyebab. Pengganggu kesehatan juga akan dihilangkan jika manusia mau berperilaku untuk mengupayakannya. PHBS ( Perilaku Hidup Bersih dan Sehat ) dapat merupakan titik pangkal bagi terciptanya lingkungan sehat dan hilangnya pengganggu kesehatan. adat istiadat (sosial budaya). transportasi. Oleh karena itu. PHBS (Perilaku harus diubah sehingga menjadi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) . Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa penyebab utama timbulnya masalah-masalah Gizi dalam bidang kesehatan adalah masalah perilaku. 13 . pemecahannyapun harus secara komprehensip. dan sebagainya.

Anak dengan keadaan malnutrisi berat sering berada dalam keadaan darurat karena itu sebaiknya dibawa ke rumah sakit untuk pengobatan.1 KesimpulaN Masalah Utama Gizi buruk adalah Kemiskinan. dll). 14 . diare. mengandung karbohidrat dan protein dalam jumlah yang cukup. Ketersediaan pangan dan kesempatan kerja. untuk mengastasi gizi buruk dibutuhkan kerjasama lintas sektor. Pendidikan rendah. Oleh karena itu. BAB 4 PENUTUP 4. dengan menu yang seimbang. Perlu juga dicari dan diobati penyakit lain yang dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan pada anak (misalnya penyakit cacing. Pada malnutrisi sedang dan ringan pengobatan dilakukan dengan memberikan makanan yang bergizi.

15 .) (http://www. DAFTAR PUSTAKA (http://www.id/index.cgi?newsid1079596198.go.gizi.93802.php/kesehatan/47-kesehatan/66-gizi-buruk) (http://www.net/cgi-bin/berita/fullnews.smallcrab.malukuprov.cgi?newsid1079596198.gizi.93802.com/anak-anak/530-gangguan-kesehatan-akibat-kurang-gizi) (http://www.net/cgi-bin/berita/fullnews.