You are on page 1of 28

BIOLOGI DASAR (D1D

-
(D1D-101)

METABOLISME

TIM DOSEN BIOLOGI DASAR

JURUSAN BIOLOGI
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS PADJADJARAN

II. Prinsip Metabolisme 
Dalam metabolisme proses/reaksi kimia terjadi
diantara molekul-
molekul-molekul dalam sel/tubuh
organisme 

Jalur metabolisme/metabolic pathway, berawal
dari molekul spesifik diakhiri oleh suatu produk,
dan reaksinya dikatalisasi oleh suatu enzim
spesifik

Misalnya Respirasi → Proses pembebasan energi yang tersimpan dalam bentuk energi kimia. Metabolisme terdiri dari ANABOLISME dan KATABOLISME  KATABOLISME ⇒ Reaksi pemecahan / perombakan ikatan kimia kompleks menjadi senyawa sederhana. akan dilepaskan energi . terjadi pemecahan molekul kompleks menjadi komponen yang lebih sederhana. melalui proses kimia dengan menggunakan oksigen  Pada jalur reaksi katabolisme. Glukosa → karbondioksida + Air + Energi ATP.

dihasilkan produk molekul kompleks yang berasal dari suatu molekul sederhana. Sintesa glikogen dari glukosa. Sintesa protein dari asam amino. ANABOLISME ⇒ AspekAspek--aspek metabolisme yang merupakan proses penyusunan / pembentukan (sintesa) dari senyawa sederhana menjadi senyawa kompleks.  Pada jalur reaksi anabolisme. Sintesa lipida dari asam lemak. akan memerlukan energi . misal fotosintesis pada tumbuhan hijau dan kemosintesis pada bakteri.

I. Definisi Metabolisme Metabolisme adalah semua proses / reaksi kimia yang terjadi di dalam sel atau dalam tubuh organisme hidup .

 Dalam metabolisme terdapat 2 tipe reaksi yang berkaitan dengan konversi energi :  Reaksi Eksergonik → Reaksi yang menghasilkan energi dan bila timbul panas (reaksi Eksoterm)  Reaksi Endergonik → Reaksi yang memerlukan energi dalam bentuk panas (reaksi endoterm) Sumber energi dalam sel adalah molekul ATP (Adenosin Triphosphat) .

P P P Adenosine triphosphate (ATP) H2O P i + P P Energy Adenosine diphosphate (ADP) .

2 H+ + 2 e– energy for synthesis of NAD+ tereduksi akan membentuk ATP Free energy. Pembentukan ATP membutuhkan energi dari transfer elektron Elektron dari senyawa organik 2H + 1/ 2 O2 biasanya pertama kali (from food via NADH) ditransferkan oleh NAD+. yaitu Controlled release of sejenis ko- ko-enzim.. yang selanjutnya akan mengontrol pelepasan 2 energi dalam pembentukan ATP 1/ e– 2 2 H+ O2 Selain NADH elektron bermuatan H2O energi tinggi dapat pula dibawa oleh FADH Cellular respiration . G ATP NADH ATP ATP NADH melalukan elektron menuju transfer elekton.

oksigen sebagai oksidator. panas). (anaerob) . yang terjadi tanpa kebaradaan oksigen (anaerob). Senyawa kimia yang dioksidasi tersebut adalah molekul gula.. prosesnya dinamakan respirasi  Fermentasi  prinsipnya degradasi parsial molekul gula. reaksinya eksergonik (menghasilkan energi bila timbul panas). Katabolisme  Respirasi  prinsipnya setiap makhluk hidup membutuhkan energi untuk aktivitas. energi diperoleh dari hasil oksidasi bahan bakar organik.

asam lemak dan asam amino diuraikan menjadi karbondioksida dan air dengan konservasi energi dalam bentuk ATP (adenosin triphosphat) Sel harus senantiasa meregenerasi / membentuk ATP Prosesnya terjadi dalam mitokondria. secara aerob (membutuhkan Oksigen) . RESPIRASI SEL Merupakan proses- proses-proses enzimatis di dalam sel. dimana molekul- molekul-molekul karbohidrat.

⇒ Fermentasi alkohol dapat terjadi misalnya pada proses pembuatan alkohol dan bir dari anggur oleh sel--sel Ragi. dimana ATP terus menerus dipakai untuk kontraksi otot. sel ⇒ Fermentasi asam laktat dapat terjadi pada otot atlet pelari cepat. sedangkan oksigen sedikit/tidak ada→ ada →terjadi timbunan asam laktat →menimbulkan kelelahan / pegal- pegal-pegal otot . FERMENTASI Proses penguraian karbohidrat secara anaerobik (tanpa ada oksigen) dimana dihasilkan alkohol atau laktat.

3 K. Secara sederhana. berikut reaksi kimia dalam respirasi : C6H12O6 + 6 O2 → 6H2O + 6 CO2 + Energi (ATP)  Molekul gula teroksidasi (terurai) dan Oksigen tereduksi (berikatan dengan carbon membentuk CO2)  Pada Tumbuhan : CO2 dibuang melalui stomata  Pada Hewan : CO2 dibuang melalui pulmonum  Energi dalam bentuk ATP digunakan dalam segala proses / aktivitas biologis yang selalu memerlukan energi.kal/molATP) . ATP ↔ ADP + P + energi (7.

GLIKOLISIS 2. SIKLUS KREBS 3. Tiga Tahap Respirasi Sel 1. SISTEM TRANSPORT ELEKTRON .

masuk ke siklus krebs/siklus asam sitrat  ATP yang dihasilkan maksimum pada glikolisis adalah 2 ATP .1. Glikolisis  Terjadi dalam sitoplasma sel secara aerob  Hidolisis/pemecahan 1 molekul glukosa (C6) menjadi 2 molekul asam piruvat (C3)  Energi yang digunakan 2 mol ATP/molekul glukosa  Energi pembentukan ATP dari 2 mol NADH sebagai sumber elektron berenergi tinggi  Asam Piruvat hasil glikolisis masuk ke dalam mitokondria bila tersedia oksigen.

fermentasi  Fermentasi tidak menghasilkan asam piruvat. yaitu fermentasi. tdk ada input NAD+ untuk pembentukan/regenerasi ATP Tabel 1.1. Pada kondisi anaerob ataupun oksigen yang diperoleh dalam jumlah yang terbatas. maka terjadi proses pemecahan molekul gula tidak sempurna.. melainkan senyawa lain yaitu asam laktat atau alkohol. Perbandingan Glikosis dengan Fermentasi pada input dan outputnya GLIKOLISIS FERMENTASI INPUT OUTPUT INPUT OUTPUT Glukose 2 Piruvat Glukose 2 Laktat / 2 NAD+ 2 NADH 2Alkohol+ 2 2 ADP +2P 2 ATP 2 ADP CO2 2 ATP .

+ 4 H + 2 NADH + 2 H+ 2 Pyruvate + 2 H2O Glucose 2 Pyruvate + 2 H2O 4 ATP formed – 2 ATP used 2 ATP + 2 H+ 2 NADH 2 NAD+ + 4 e– + 4 H + .GLIKOLISIS Glycolysis Citric Oxidative acid phosphorylation cycle ATP ATP ATP Energy investment phase Glucose 2 ATP + 2 P 2 ATP used Energy payoff phase 4 ADP + 4 P 4 ATP formed 2 NAD+ + 4 e.

pada proses ini dibebaskan CO2 dan NADH. SIKLUS KREBS  Siklus Krebs merupakan salah satu proses respirasi seluler yang penting.2. reaksinya : Piruvat (3C) + NAD+ + Ko- Ko-A → Asetil Ko- Ko-A (2C). merupakan reaksi pemecahan piruvat secara sempurna menjadi karbondioksida dan air dengan adanya oksigen  Terjadi dalam matriks mitokondria  Asam Piruvat diubah terlebih dahulu menjadi Asetil ko- ko-enzim A. .

CYTOSOL MITOCHONDRION NAD+ NADH + H+ O– S CoA 2 C O C O C O CH3 1 3 CH3 Acetyle CoA Pyruvate CO2 Coenzyme A Transport protein .

 Asetil Ko- Ko-A (2C) + Asam Oksaloasetat (4C) → Asam Sitrat (6C) dan Ko- Ko-A dibebaskan lagi  Asam Sitrat (6C)+NAD+ → Asam Alfa Ketoglutarat (5C) + CO2  (5C) + NAD+ → Asam Suksinat (4C)+ NADH+ CO2  Asam Suksinat + FAD (flavine Adenin dinukleotide) → Asam Malat (4C) + FADH2  Asam Malat (4C) + NAD+ → Asam Oksalo Asetat (4C) + NADH  Asam Oksaloasetat akan kembali lagi bereaksi dengan asetil Ko- Ko-A .

SIKLUS KREBS .

FADH2. SISTEM TRANSPORT ELEKTRON  Transportasi Elektron terjadi di dalam mitokondria  Berakhir setelah elektron bersama- bersama-sama dengan H+ bereaksi dengan oksigen yang berfungsi sebagai akseptor terakhir membentuk H2O (reaksi kompleks)  Yang berperan penting dalam sistem transport elektron diantaranya NADH. beberapa Sitokrom b.3. koenzim Q. c1. molekul- molekul- molekul khusus seperti Flavin Mononukleotide. Oxidase kompleks . c.

pertama berasal dari NADH→ NADH → di transfer ke FMN (flavine mononukleotide) → ke Q → sitokrom b. Elektron berenergi tinggi. b-c kompleks → sitokrom c → sitokrom oksidase kompleks  Molekul oksigen menangkap elektron → berikatan dengan H+ yang berasal dari lingkungan sekitarnya → H 2O .

which create an H+ gradient across the membrane Of H+ back across the membrane Oxidative phosphorylation . membrane electron transport and chemiosmosis ATP ATP ATP H+ H+ H+ H+ Cyt c Protein complex Intermembrane of electron space carners Q IV I III ATP Inner II synthase mitochondrial FADH2 H2O membrane FAD+ 2 H+ + 1/2 O2 NADH+ NAD+ ADP + Pi ATP (Carrying electrons from. Inner Mitochondrial Glycolysis Oxidative phosphorylation. food) H+ Mitochondrial Electron transport chain Chemiosmosis matrix ATP synthesis powered by the flow Electron transport and pumping of protons (H+).

depending phosphorylation phosphorylation on which shuttle transports electrons from NADH in cytosol About Maximum per glucose: 36 or 38 ATP . Electron shuttles MITOCHONDRION CYTOSOL 2 NADH span membrane or 2 FADH2 2 NADH 2 NADH 6 NADH 2 FADH2 Glycolysis Oxidative 2 Citric phosphorylation: 2 Acetyl acid electron transport Glucose Pyruvate CoA cycle and chemiosmosis + 2 ATP + 2 ATP + about 32 or 34 ATP by substrate-level by substrate-level by oxidative phosphorylation.

Ketiga Proses Respirasi disederhanakan sebagai berikut : Proses Akseptor ATP GLIKOLISIS : 2 NADH 2 ATP Glukosa → 2 Asam Piruvat SIKLUS KREBS 2 NADH 2 Asam Piruvat → 2 Asetil Ko- Ko-A + 2CO2 6 NADH 2 ATP 2 Asetil Ko- Ko-A → 4 CO2 2 FADH2 SISTEM TRANSPORT ELEKTRON 10 NADH + 5O2 → 10 NAD+ + 10H2O 30 ATP 2 FADH2 + O2 → 2FAD + 2H2O 4 ATP Jumlah Elektron untuk masuk 38 ATP Mitokondria 2 ATP TOTAL HASIL AKHIR 36 ATP .

The Major parts of Glucose metabolism .

Food molecules provide raw materials for biosynthesis .