You are on page 1of 6

Stroke adalah suatu kejadian rusaknya sebagian dari otak.

Terjadi jika pembuluh darah arteri
yang mengalirkan darah ke otak tersumbat, atau jika robek atau bocor.

Stroke, atau cerebrovascular accident (CVA), adalah hilangnya fungsi-fungsi otak dengan
cepat, karena gangguan suplai darah ke otak. Hal ini dapat terjadi karena iskemia
(berkurangnya aliran darah) dikarenakan oleh penyumbatan (thrombosis, arterial embolism),
atau adanya haemorrhage (pendarahan).[1]

Karenanya, daerah yang terkena stroke tidak dapat berfungsi seperti seharusnya. Gejala-
gejalanya termasuk: hemiplegia (ketidakmampuan untuk menggerakkan satu atau lebih
anggota badan dari salah satu sisi badan, aphasia (ketidakmampuan untuk mengerti atau
berbicara), atau tidak mampu untuk melihat salah satu sisi dari luas pandang (visual field).[2]

Stroke memerlukan tindakan darurat medis (medical emergency) pada masa emasnya (golden
period) yang maksimum hanya berlangsung beberapa jam saja setelah terjadinya stroke. Hal
ini diperlukan untuk mencegah terjadinya kerusakan tetap atau kerusakan yang lebih parah.
Dan jika tidak ditangani, bahkan bisa mengakibatkan kematian. Stroke adalah penyebab
ketiga terbesar kematian dan yang yang pertama dalam menyebabkan kecacatan pada dewasa
di Amerika Serikat dan Eropa.

Faktor-faktor yang meningkatkan resiko terjadinya stroke adalah: usia, tekanan darah tinggi,
stroke sebelumnya, diabetes, kolesterol tinggi, merokok, atrial fibrillation, migraine dengan
aura, dan thrombophilia (cenderung thrombosis). Dari semua faktor-faktor tersebut yang
paling mudah dikendalikan adalah tekanan darah tinggi dan merokok.

Otak manusia mengatur dan mengkordinir sebagian besar, gerakan, perilaku dan fungsi tubuh
homeostatis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh.
Otak memiliki lapisan yang melindungi otak atau yang disebut meninges. Meninges tersebut terdiri
dari lapisan duramater, arachnoid dan piamater. Dalam otak juga terdapat cairan Liquor Cerebro
Spinal. Vaskularisasi yang terdapat di otak dibagi menjadi dua cabang dari dua arteri utama yaitu
Arteri Carotis Interna dan Arteri Vertebralis. Arteri Carotis Interna akan bertambah menjadi cabang
terminal yaitu Arteri Cerebeli Media dan Arteri Cerebri Anterior. Sedangkan Arteri Vertebralis akan
menjadi Arteri Basilaris yang akan mempercabangkan Arteri Cerebeli Inferior Anterior dan Arteri
Cerebri Posterior

VASKULARISASI OTAK

Darah mengalir ke otak melalui dua arteri karotis dan dua arteri vertebralis.Arteri karotis
interna, setelah memisahkan diri dari arteri karotis komunis, naik dan m a s u k k e
rongga tengkorak melalui kanalis karotikus, berjalan dalam sinus
k a v e r n o s u s , mempercabangkan arteri untuk nervus optikus dan retina, akhirnya bercabang
dua : arteri serebrianterior dan arteri serebri media.

parietalis bagian tengah. pada tingkatmesensefalon. oksipitalis. • Arteri basilaris memberikan vaskularisasi pada pons. lalu mempercabangkan masing-m a s i n g s e p a s a n g a r t e r i s e r e b e l i i n f e r i o r . P a d a b a t a s m e d u l a o b l o n g a t a d a n p o n s . m e n u j u d a s a r t e n g k o r a k m e l a l u i k a n a l i s t r a n s v e r s a l i s d i k o l u m n a v e r t e b r a l i s servikalis. pleksus koroid dan batang otak bagian atas. korpus kalosum dan nukleus kaudatus. • Arteri serebri posterior m e m b e r i k a n v a s k u l a r i s a s i p a d a l o b u s t e m p o r a l i s . parietalis dan temporalis.Arteri karotis interna m e m b e r i k a n v a s k u l a r i s a s i p a d a r e g i o s e n t r a l d a n l a t e r a l hemisfer.Sistem vertebral dibentuk oleh arteri vertebralis kanan dan kiri yang berpangkal di arteris u b k l a v i a . hipokampus. • Arteri serebri anterior memberikan vaskularisasi pada korteks frontalis. k e d u a n y a bersatu menjadi arteri basilaris dan setelah mengeluarkan 3 kelompok cabang arteri. sebagian kapsula interna. arteri basilaris berakhir sebagai sepasang cabang arteri serebri posterior. • Arteri serebri media m e m b e r i k a n v a s k u l a r i s a s i p a d a k o r t e k s l o b u s f r o n t a l i s . masuk rongga kranium melalui foramen magnum. korpus genikulatum danmamilaria.Gejala neurologi yang timbul berdasarkan lokasi pembuluh darah yang terkena : . • Arteri vertebralis memberikan vaskularisasi pada batang otak dan medula spinalis atas. talamus.