You are on page 1of 10

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Kurang Vitamin A (KVA) masih merupakan masalah yang tersebar di seluruh dunia,
terutama di negara berkembang, dan dapat terjadi pada semua umur terutama pada masa
pertumbuhan. KVA adalah suatu keadaan yang ditandai dengan rendahnya kadar vitamin A
dalam jaringan tubuh (hati) dan rendahnya asupan karotin dari vitamin A serta melemahnya
kemampuan adaptasi terhadap gelap (WHO,1976)

KVA dalam tubuh dapat menimbulkan berbagai jenis penyakit yang merupakan Nutrition
Related Diseases yang dapat mengenai berbagai macam anatomi dan fungsi dari organ tubuh,
seperti menurunkan sistem kekebalan tubuh dan menurunkan pertumbuhan sel-sel kulit.
Kekurangan Vitamin A (KVA) merupakan masalah kesehatan utama di negara yang sedang
berkembang termasuk Indonesia.

Salah satu dampak kekurangan vitamin A adalah kelainan pada mata yang umumnya
terjadi pada anak usia 6 bulan – 4 tahun yang menjadi penyebab utama kebutaan di negara
berkembang. KVA pada anak biasanya terjadi pada anak yang menderita Kurang Energi
Protein (KEP) atau gizi buruk sebagai akibat asupan zat gizi sangat kurang, termasuk zat gizi
mikro dalam hal ini vitamin A. Anak yang menderita KVA mudah sekali terserang infeksi,
seperti infeksi saluran pernafasan akut, campak, diare dan infeksi lain, karena daya tahan anak
tersebut menurun.

Sampai saat ini masalah KVA di Indonesia masih membutuhkan perhatian yang serius.
Meskipun hasil survey Xeroftalmia (1992) menunjukkan bahwa berdasarkan kriteria WHO
secara klinis KVA di Indonesia sudah tidak menjadi masalah kesehatan masyarakat. Namun
pada survei yang sama menunjukkan bahwa 50% balita masih menderita KVA Sub Klinis.
Hal tersebut seyogyanya menjadi perhatian kita bahwa separuh dari jumlah balita di Indonesia
masih terancam kebutaan karena KVA.

1

Mengetahui cara pencegahan dan penanggulangan kekurangan vitamin A 2 . Apa penyebab kekurangan vitamin A? 2.B. dan determinan dari kekurangan vitamin A? 4. host. Bagaimanakah prevalensi dan indikator untuk mengetahui kejadian kekurangan vitamin A? 3. Tujuan Penulisan 1. Bagaimana pencegahan dan penanggulangan kekurangan vitamin A? C. Rumusan Masalah 1. Mengetahui cut of point. Mengetahui penyebab masalah kekurangan vitamin A 2. Mengetahui prevalensi dan indikator untuk mengetahui kejadian kekurangan vitamin A 3. Bagaimanakah cut of point. host. dan determinan dari kekurangan vitamin A 4.

yaitu: retinol. Selain itu. Infeksi akan menghambat kemampuan tubuh untuk menyerap zat-zat gizi. retinal. Kekurangan vitamin A bisa disebabkan seorang anak kesulitan mengonsumsi vitamin A dalam jumlah yang banyak. lemak dan hubungannya antara hal-hal ini merupakan faktor penting dalam terjadinya kekurangan vitamin A. BAB II PEMBAHASAN A. Vitamin A (retinol) ini merupakan nutrisi esensial penting yang dibutuhkan dalam jumlah kecil oleh manusia untuk fungsi pertumbuhan dan perkembangan. makanan penyedap atau bumbu seperti garam. kecap kedele. Sedangkan untuk mendapatkan pangan yang difortifikasi bukan hal yang mudah bagi penduduk yang miskin.Vitamin A adalah salah satu jenis vitamin yang larut dalam lemak dan disimpan dalam hati. Penyebab utama defisiensi vitamin A ini adalah kurang konsumsi vitamin A serta diperburuk dengan tingginya angka infeksi. Fungsi vitamin A bagi mata terutama pada proses penglihatan dimana vitamin A berperan dalam membantu proses adaptasi dari tempat yang terang ke tempat yang gelap. Vitamin A terdiri dari 2 bentuk yaitu: vitamin A pra-bentuk dan pro-vitamin A. seperti diare dan campak. dan Mono Sodium Glutamat (MSG). Kekurangan vitamin A (KVA) dapat disebabkan oleh: 1. dibutuhkan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan tulang dan selepitel yang membentuk email dalam pertumbuhan gigi. beras). kurangnya pengetahuan orang tua tentang peran vitamin A dan kemiskinan. jagung. Makanan yang rendah dalam vitamin A biasanya juga rendah dalam protein. kecap ikan. Penyebab Masalah Kekurangan Vitamin A Terjadinya kekurangan vitamin A berkaitan dengan berbagai faktor dalam hubungan yang kompleks seperti halnya dengan masalah Kekurangan Energi Protein (KEP). asam 3 . fungsi kekebalan tubuh serta fungsi reproduksi. minyak goreng. Vitamin A pra-bentuk terbagi menjadi 4. Konsumsi makanan yang tidak mengandung cukup vitamin A atau pro-vitamin A untuk jangka waktu yang lama. Fortifikasi adalah penambahan mikro nutrient pada makanan. gula. Makanan yang umumnya difortifikasi (wajib) terbatas pada jenis makanan pokok (terigu. fungsi vitamin A padaibuhamilyaituuntukkebutuhanjanindanpersiapanuntuk menyusui. Pertumbuhan menjadi terhambat serta bentuk tulang menjadi tidak normal apabila kekurangan vitamin A. Fungsi vitamin A untuk kekebalan tubuh. Pada saat yang sama kondisi infeksi akan mengikis habis simpanan vitamin A dalam tubuh.

prevalensi KVA mampu diturunkan dari 1. Pada tahun 1992 survei nasional pada xeroftalmia II dilaksanakan. 3. seng atau zat gizi lainnya) yang diperlukan untuk penyerapan vitamin A dan penggunaan vitamin A dalam tubuh. 4 . Menu tidak seimbang (kurang mengandung lemak. Seseorang yang sering mengonsumsi makanan cepat saji atau junk food lebih banyak mengandung zat gizi makro seperti lemak. dan peningkatan promosi konsumsi makanan sumber vitamin A. B. Bayi tidak diberikan ASI Eksklusif. Semakin hijau daun makan semakin tinggi kadar karotennya. Bayi-bayi yang tidak mendapat ASI mempunyai risiko lebih tinggi untuk menderita kekurangan vitamin A.34% atau lebih tinggi dari acuan WHO untuk menilai masalah kurang vitamin A. karena ASI merupakan sumber vitamin A yang baik. Sedangkan pro-vitamin A dikenal sebagai beta karoten. Beberapa penyakit yang mempengaruhi kemampuan usus dalam menyerap lemak dan vitamin yang larut dalam lemak. Sehingga kebutuhan akan vitamin A tidak tercukupi. Sumber vitamin A yang paling banyak dijumpai adalah dalam bentuk karoten. melalui distribusi kapsul vitamin A setiap 6 bulan. 2. 4. retionat dan ester retinil. 3. meningkatkan resiko terjadinya kekurangan vitamin A. ASI eksklusif diberikan selama 6 bulan tanpa adanya MP-ASI. Sayuran dan buah- buahan yang berwarna hijau atau kuning biasanya banyak mengandung karoten.34% menjadi 0. Adanya gangguan penyerapan vitamin A atau pro-vitamin A seperti pada penyakit- penyakit antara lain penyakit pankreas. diarekronik. ASI merupakan sumber vitamin A yang paling baik karena mampu membentuk sistem kekebalan tubuh dan pertumbuhan pada bayi. protein. Penanggulangan masalah Kurang Vitamin A (KVA) pada anak Balita sudah dilaksanakan secara intensif sejak tahun 1970-an.33%dengan diterapkannya program kapsul vitamin A dosis tinggi untuk anak 6-59 bulan dan ibu nifas. Survei nasional pada xeroftalmia I tahun 1978 menunjukkan angka xeroftalmia di Indonesia sebesar 1. Kurang Energi Protein (KEP) dan lain- lain sehingga kebutuhan vitamin A meningkat. Prevalensi dan Indikator Kekurangan Vitamin A Angka prevalensi kejadian kurang vitamin A di beberapa daerah di Indonesia menurut beberapa survei adalah sebagai berikut: 1. 2.

sehingga mudah terserang infeksi. Perubahan ini meningkatkan endapan kalsium yang dapat menyebabkan batu ginjal dan gangguan kantung kemih. kantung kemih. secara nasional proporsi anak dengan serum retinol kurang dari 20 µg sudah di bawah batas masalah kesehatan masyarakat. provinsi Maluku 0. C. dan vagina.6%. artinya masalah kurang vitamin A secara nasional tidak menjadi masalah kesehatan masyarakat. Kekurangan vitamin A pada anak- anak juga dapat menyebabkan komplikasi pada campak yang dapat menyebabkan kematian. 5. Kekurangan vitamin A dapat menurunkan respon antibodi yang bergantung pada sel T (limfosit yang berperan pada kekebalan selular). dan perubahan fagositosis makrofag sehingga jika terjadi KVA mudah terkena virus atau bakteri dan jumlah limfosit menurun.4. karena tidak mengonsumsi makanan mengandung vitamin A secara cukup. Bentuk vitamin A yaitu retinol dapat berpengaruh dalam pembentukan limfosit B (leukosit yang berperan dalam kekebalan humoral). Perubahan pada permukaan saluran kemih dan kelamin dapat menimbulkan infeksi pada ginjal. Sementara itu pada Mei 2003 berdasarkan data WHO ditemukan bahwa hingga kini masih ditemukan 3 provinsi yang paling banyak kekurangan vitamin A yaitu : Provinsi Sulawesi Selatan tingkat prevalensi hingga 2. Cut Of Point.8% dan Sulawesi Utara sebesar 0. Host. Pada anak balita kekurangan vitamin A akan meningkatkan kesakitan dan kematian. sehingga mudah dimasuki mikroorganisme atau bakteri atau virus dan menyebabkan infeksi saluran pernapasan. 5 . sekitar 10 juta (50%) anak Indonesia terancam kekurangan vitamin A. Lapisan sel yang menutupi trakea dan paru-paru mengalami keratinisasi (keratinisasi epitel tracheobronchial).9%. meningkatkan metogenesis limfosit. Dua survei terakhir tahun 2007 dan 2011 menunjukkan. yang menunjukkan bahwa sampai tahun 2002. Menurut hasil survey pemantauan status gizi dan kesehatan tahun 1998-2002. penyakit infeksi saluran pernapasan (pneumonia). Determinan Kekurangan Vitamin A 1. mudah terkena penyakit infeksi seperti diare. Retinoid bekerja pada diferensiasi sel imun. Fungsi kekebalan tubuh menurun pada kekurangan vitamin A. tidak mengeluarkan lendir. Cut Of Point Kekurangan Vitamin A Vitamin A berfungsi sebagai kekebalan tubuh pada manusia. Infeksi saluran pencernaan terjadi pada permukaan dinding usus dan dapat menyebabkan diare. 6.

perlu diperhatikan berbagai faktor. Sarana pelayanan kesehatan yang sulit dijangkau e.5 kg) 3) Anak yang tidak mendapat ASI Eksklusif dan tidak diberi ASI sampai usia 2 tahun 4) Anak yang tidak mendapat MP-ASI yang cukup baik kualitas maupun kuantitas 5) Anak yang menderita penyakit infeksi seperti diare. Defisiensi vitamin A primer disebabkan oleh kekurangan vitamin tersebut. dan pelayanan kesehatan a. batu ginjal 6) Frekuensi kunjungan ke posyandu. sedangkan defisiensi sekunder karena absorpsi dan utilisasinya yang terhambat 3. Adanya tabu atau pantangan terhadap makanan tertentu terutama yang merupakan sumber vitamin A c. Host Kekurangan Vitamin A Host merupakankeadaan manusia yang sedemikan rupa sehingga menjadi faktor risiko untuk terjadinya suatu penyakit. Determinan Kekurangan Vitamin A Untuk menjaring lebih dini kasus xeroftalmia. pneumonia. angka kesakitan dan angka kematian karena penyakit campak dan diare d. Faktor ini di sebabkan oleh faktor intrinsik. Adanya paceklik atau rawan pangan b. yaitu: 1) Faktor sosial budaya. Kurang tersedianya air bersih dan sanitasi lingkungan yang kurang sehat 2) Faktor Keluarga a. puskesmas atau pelayanan kesehatan (untuk mendapatkan kapsul vitamin A dan imunisasi). lingkungan. Pendidikan Pendidikan orang tua yang rendah akan berisiko lebih tinggi kemungkinan anaknya menderita KVA karena pendidikan yang rendah biasanya disertai dengan keadaan sosial ekonomi dan pengetahuan gizi yang kurang 6 .2. Host pada KVA antara lain: 1) Kelompok umur yang terutama muda mengalami kekurangan vitamin A adalah kelompok bayi usia 6-11 bulan dan kelompok anak balita usia 12-59 bulan (1-5 tahun) 2) Anak dengan Berat Badan Lahir Rendah (BB < 2. Cakupan imunisasi.

Jangan keluar malam karena pandangan cenderung menurun ketika malam b. Memeriksakan diri ke dokter apabila terjadi xeropthalmia b. karena harus diimbangi dengan pengetahuan gizi yang cukup sehingga dapat memberikan makanan kaya vitamin A c. Menggunakan alat bantu penglihatan seperti tongkat c.000 IU. b. Penghasilan Penghasilan keluarga yang rendah akan lebih berisiko mengalami KVA walaupun demikian besarnya penghasilan keluarga tidak menjamin anaknya tidak mengalami KVA. Pencegahan primer Meningkatkan asupan vitamin A dan konsumsi vitamin A dosis tinggi tiap 4-6 bulan sekali 2. sedangkan kapsul merah untuk balita usia 12 sampai 59 bulan dan ibu nifas. 7 . Pencegahan dan Penanggulangan Kekurangan Vitamin A Prinsip dasar untuk mencegah dan menanggulangi masalah KVA adalah menyediakan vitamin A yang cukup untuk tubuh.Kapsul vitamin A dibedakan menjadi dua jenis. Pola asuh anak Kurangnya perhatian keluarga terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak seperti pasangan suami istri yang bekerja dan perceraian D.000 IU. Jumlah anak dalam keluarga Semakin banyak anak semakin kurang perhatian orang tua dalam mengasuh anaknya d. Pencegahan KVA dapat dilakukan dengan cara: 1. didalamnya terkandung vitamin A 100. Selain itu perbaikan kesehatan secara umum turut pula memegang peranan. Jangan keluar malam sendirian Upaya penanggulangan KVA dapat dilakukan dengan cara suplementasi vitamin A. didalamnya terkandung vitamin A 200. Pengobatan yang memadai supaya tak terjadi komplikasi 3. yaitu kapsul biru dan kapsul merah. Pencegahan tersier a. Kapsul biru untuk bayi usia 6 sampai 11 bulan. Pencegahan sekunder a.

Balita yang telah menerima kapsul Vitamin A dalam jangka waktu kurang dari 30 hari (sebulan) pada saat KLB. Ibu nifas harus diberikan kapsul Vitamin A dosis tinggi karena: 1.000 SI) diberikan pada masa nifas sebanyak 2 kali yaitu 1 kapsul Vitamin A diminum segera setelah saat persalinan dan 1 kapsul Vitamin A kedua diminum 24 jam sesudah pemberian kapsul pertama. Suplementasi vitamin A diberikan kepada seluruh anak balita umur 6-59 bulan secara serentak untuk bayi umur 6-11 bulan dan anak balita umur 12-59 bulan pada bulan Februari dan Agustus.000 IU dalam dosis tunggal. maka suplementasi vitamin A diberikan pada: 1. Bahkan tidak boleh setiap hari secara rutin dosis 25. dan marasmik kwashiorkor). Pemberian 2 kapsul Vitamin A merah diharapkan cukup menambah kandungan Vitamin A dalam ASI sampai bayi berusia 6 bulan.000 UI selama 3 bulan. Sedangkan pemberian kapsul vitamin A pada anak balita jangan lebih dari 300. Kadar pemberian kapsul vitamin A pada bayi 0-6 bulan yaitu 25. 2. Dengan catatan bahwa pemberian vitamin A pada anak balita dalam situasi KLB campak dikoordinasikan dengan penanggung jawab surveilans di puskesmas. campak dan gizi buruk (marasmus. Pemberian 1 kapsul Vitamin A merah cukup untuk meningkatkan kandungan Vitamin A dalam ASI selama 60 hari 2.000 IU sebanyak 4 kali dalam 6 bulan. Suplementasi vitamin A untuk pengobatan xeroftalmia. Seluruh balita yang ada di wilayah tersebut diberi 1 (satu) kapsul Vitamin A dengan dosis sesuai umurnya. pemberian Vitamin A mengikuti aturan sebagai berikut: 8 . Suplementasi vitamin A juga diperuntukkan bagi ibu nifas. maka balita tersebut tidak dianjurkan lagi untuk diberi kapsul. Kesehatan ibu cepat pulih setelah melahirkan Kapsul Vitamin A merah (200. Suplementasi vitamin A juga diberikan pada situasi khusus bila ada Kejadian Luar Biasa (KLB) campak dan infeksi lain. 3. kwashiorkor.

Dua minggu berikutnya: berikan 1 (satu) kapsul Vitamin A merah atau biru sesuai umur anak.5 persen (2013). Hari berikutnya: berikan lagi 1 (satu) kapsul Vitamin A merah atau biru sesuai umur anak 3. Persentase anak umur 6-59 bulan yang menerima kapsul vitamin A selama enam bulan terakhir tertinggi di Nusa Tenggara Barat (89.1. Saat ditemukan: berikan 1 (satu) kapsul Vitamin A merah atau biru sesuai umur anak 2.3%). Kecenderungan cakupan pemberian kapsul vitamin A pada anak 6-59 bulan menurut provinsi pada tahun 2007 dan 2013. Berikut adalah persentase kecenderungan cakupan pemberian vitamin A pada anak dan balita 6-59 bulan. Cakupan pemberian vitamin A meningkat dari 71. 9 .2%) dan terendah di Sumatera Utara (52.5 persen (2007) menjadi 75.

serta menghindari terlalu banyak mengkonsumsi junk food. dan pola konsumsi. Selain itu perbaikan kesehatan secara umum turut pula memegang peranan dalam mencegah terjadinya KVA. usus. saluran kencing dan saluran cerna. Kurang Vitamin A (KVA) merupakan penyakit sistemik yang merusak sel dan organ tubuh dan saluran nafas. Dengan demikian dapat mengurangi resiko setiap individu maupun kelompok terkena penyakit kekurangan vitamin A (KVA). buah-buahan. Kesimpulan Vitamin A merupakan salah satu jenis vitamin larut dalam lemak yang berperan penting dalam pembentukan sistem penglihatan yang baik. termasuk paru-paru. Maka dari itu agar terhindar dari penyakit Kekurangan vitamin A. susu. Saran Kekurangan vitamin A (KVA) merupakan penyakit yang diakibatkan oleh kurangnya kesadaran untuk menjaga kesehatan dan gizi yang seimbang baik individual maupun keluarga. Tanda-tanda gejala klinis kekurangan vitamin A (KVA) adalah kelainan sistematik yang mempengaruhi jaringan epitel dari organ-organ seluruh tubuh. bayam. Prinsip dasar untuk mencegah dan menanggulangi masalah KVA adalah menyediakan vitamin A yang cukup untuk tubuh. Prevalensi KVA terdapat pada anak-anak dibawah usia lima tahun. keju. makanan yang terdapat vitamin A. B. BAB III PENUTUP A. akan tetapi gambaran yang karateristik langsung terlihat pada mata. mata dan organ lain. dan hati. Penyakit Kurang Vitamin A (KVA) tersebar luas dan merupakan penyebab gangguan gizi yang sangat penting. serta sumber vitamin A banyak ditemukan pada wortel. setiap individu maupun keluarga harus mampu menanggulangi dan mencegah dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi seperti sayur-sayuran. 10 . minyak ikan.