You are on page 1of 3

Lapisan usus halus terdiri atas 4 lapisan yang samadengan lambung, yaitu :•

Lapisan luar adalah membran selulosa, yaitu peritornium yang melapisi usus halus
dengan erat.• Lapisan otot polos (Muscularis) terdiri atas 2 lapisan serabut,
lapisan luar yang memanjang (longitudinal) dan lapisan dalam yang melingkar
(serabut sirkuler). Kontraksi otot polos dan bentuk peristaltic usus yang turut
serta dalam proses pencernaan mekanis, pencampuran makanan dengan enzim-
enzim pencernaan dan pergerakkan makanan sepanjang saluran pencernaan.
Diantara kedua lapisan serabut berotot terdapat pembuluh darah, pembuluh
limfe, dan pleksus syaraf.

1.KEL. EKSOKRIN

Mengeluarkansekresimelaluisaluran
•Kel. Keringat
•Kel. Lemak
•Kel. SistemPencernaan

FUNGSI CAIRAN TUBUH
Cairan itu mempunyai banyak fungsi bagi tubuh kita diantaranya:

1. Mengatur suhu tubuh

Bila kekurangan air, suhu tubuh akan menjadi panas dan naik

2. Melancarkan peredaran darah

Jika tubuh kita kurang cairan, maka darah akan mengental. Hal ini disebabkan cairan dalam
darah tersedot untuk kebutuhan dalam tubuh. Proses tersebut akan berpengaruh pada kinerja otak
dan jantung.

3. Membuang racun dan sisa makanan

Tersedianya cairan tubuh yang cukup dapat membantu mengeluarkan racun dalam tubuh. Air
membersihkan racun dalam tubuh melalui keringat, air seni dan pernafasan..

4. Kulit

Perncernaan Peran air dalam proses pencernaan untuk mengangkut nutrisi dan oksigen melalui darah untuk segera dikirim ke sel – sel tubuh.Umur : Kebutuhan intake cairan bervariasi tergantung dari usia.Iklim : Orang yang tinggal di daerah yang panas (suhu tinggi) dan kelembaban udaranya rendah memiliki peningkatan kehilangan cairan tubuh dan elektrolit melalui keringat. Sedangkan seseorang yang beraktifitas di lingkungan yang panas dapat kehilangan cairan sampai dengan 5 L per hari. d. metabolisme.Stress : Stress dapat meningkatkan metabolisme sel. glukosa darah. Pada usia lanjut sering terjadi gangguan keseimbangan cairan dikarenakan gangguan fungsi ginjal atau jantung. 6. b. karena usia akan berpengaruh pada luas permukaan tubuh. Konsumsi air yang cukup akan membantu kerja sistem pencernaan di dalam usus besar karena gerakan usus menjadi lebih lancer sehingga feses pun keluar dengan lancar. Otot tubuh akan mengempis apabila tubuh kekurangan cairan. Mrekanisme ini dapat meningkatkan natrium dan retensi air sehingga bila berkepanjangan dapat meningkatkan volume darah. kelembutan. Infant dan anak-anak lebih mudah mengalami gangguan keseimbangan cairan dibanding usia dewasa. 5. . c. dan elastisitas kulit akibat pengaruh suhu udara dari luar tubuh.Air sangat penting untuk mengatur struktur dan fungsi kulit. Sendi dan otot Cairan tubuh melindungi dsan melumasi gerakan pada sendi dan otot. Kecukupan air dalam tubuh berguna untuk menjaga kelembaban. Pernafasan Paru – paru memerlukan air untuk pernafasan karena paru – paru harus basah dalam bekerja memasukkan oksigen ke sel – sel tubuh dan memompa karbondioksida keluar tubuh. Ketika intake nutrisi tidak adekuat maka tubuh akan membakar protein dan lemak sehingga akan serum albumin dan cadangan protein akan menurun padahal keduanya sangat diperlukan dalam proses keseimbangan cairan sehingga hal ini akan menyebabkan edema. dan berat badan. 7. Sebaliknya konsumsi air selama beraktivitas untuk meminimalisasi risiko kejang otot dan kelelahan. dan pemecahan glykogen otot. Faktor-faktor yang berpengaruh pada keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh antara lain : a.Diet : Diet seseorag berpengaruh terhadap intake cairan dan elktrolit.

Kelenjar endokrin merupakan sekelompok susunan sel yang mempunyai susunan yang sangat sederhana Kelenjar endokrin mensekresikan substansi kimia yang langsung di keluarkan ke dalam pembuluh darah.Penyakit ginjal dan kardiovaskuler sangat mempengaruhi proses regulator keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh . Sekretnya disebut: Hormon Kelompok ini terdiri dari deretan sel-sel.e. h. nasogastric tube dan lain-lain. laksative dapat berpengaruh pada kondisi cairan dan elektrolit tubuh.Pasien dengan penurunan tingkat kesadaran akan mengalami gangguan pemenuhan intake cairan karena kehilangan kemampuan untuk memenuhinya secara mandiri. g.Pembedahan : Pasien dengan tindakan pembedahan memiliki resiko tinggi mengalami gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh.Pengobatgan : Pengobatan seperti pemberian deuretik. f. lempengan / gumpalan sel disokong oleh jaringanikat halus yang banyak mengandung pembuluh kapiler .Kondisi Sakit : Kondisi sakit sangat b3erpengaruh terhadap kondisi keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh Misalnya : .Trauma seperti luka bakar akan meningkatkan kehilangan air melalui IWL. . dikarenakan kehilangan darah selama pembedahan.Tindakan Medis : Banyak tindakan medis yang berpengaruh pada keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh seperti : suction.