You are on page 1of 3

yang juga dapat merusak atmosfer bumi. Limbah inilah yang mengakibatkan kerusakan alam khususnya pada lingkungan hidup. Sedangkan semakin banyak produk yang dikeluarkan oleh industry mengeluarkan limbah yang dibuang ke lingkungan. Contoh kegiatan manusia yang menimbulkan kerusakan lingkungan alam adalah Sampah. Gas tersebut adalah senyawa chlor. rutinitas dari beres-beres pasti berujung pada pembakaran hasil sampah yang terkumpul. Masalah lingkungan wujudnya berupa kerusakan-kerusakan lingkungan yang terjadi. Pencemaran. juga membahayakan karena dapat menghasilkan gas HCN yang berbahaya. Masalah lingkungan hidup terjadi berurutan dari kegiatan manusia dan menyebabkan siklus permasalahan lingkungan yang berpanjangan. Membuang sampah di tempatnya memang baik. Populasi manusia mempengaruhi keadaan alam. para produsen memproduksi produk mereka agar memenuhi kebutuhan konsumen mereka. ini adalah perkara biasa yang terjadi dimasyarakat. Mungkin ada di antara kita yang beranggapan. tidak terjadi proses pembakaran yang baik. bahkan kalau tiba masa kerja bakti disekitar kompleks atau bahkan di tempat kerja atau kampus. Eksploitasi terhadap alam. seperti nilon. busa poliuretan yang ada pada sofa atau karpet busa. Dengan bertambahnya manusia yang berperan sebagai konsumen. Saat membakar sampah dalam tumpukan. Pembakaran yang baik adalah dengan membutuhkan Oksigen (O2) yang cukup. Kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh ulah manusia itu sendiri. Pembakaran sampah merupakan kegiatan . Manusia memanfaatkan lingkungan tanpa disadari dapat merugikan lingkungan hidup. yang dihasilkan dari pembakaran plastik. tetapi masih ada hal-hal yang kita perlu perhatikan setelah membuang sampah. Kerusakan lingkungan hidup akibat populasi manusia dan perkembangan zaman pada awal abad 21 ini. Masyarakat Indonesia (terutama di pedesaan dan di kalangan menengah ke bawah) seringkali mengatasi sampah dengan membakarnya. Urusan kita dengan sampah tidak berhenti saat kita membuang sampah saja. Belum lagi dengan gas yang dihasilkan dari pembakaran sampah. mungkin bagian luar tumpukan cukup mendapatkan Oksigen sehingga menghasilkan CO2. Masalah lingkungan yang diakibatkan ulah manusia. Pembakaran bahan sintetis yang mengandung nitrogen. masih banyak lagi. dalam kegiatannya bisa mengancam manusia dan lingkungan hidupnya. tapi di dalam tumpukkan sampah akan kekurangan O2 sehingga yang dihasilkan adalah gas Karbon Monoksida (CO). Semakin banyak manusia tinggal di suatu daerah maka kebutuhan hidup juga bertambah. Berbeda saat membakar tumpukan sampah.

polypropylene. dll. hiasan. atau bahkan untuk bahan bakar minyak (bensin dan diesel). kulit. busa yang terdapat dalam matras. untuk mengelola sampah sebaiknya di pilah terlebih dahulu sebelum benar – benar di buang. baiknya sampah dipilah berdasarkan jenisnya. Maka dari itu diperlukan cara dalam mengelola sampah selain dibakar. Sebaliknya jika dilakukan pada suhu kurang dari 500oC akan dihasilkan isosianat yang juga sangat berbahaya. kemudian kompos tersebut dapat digunakan sebagai pupuk yang akan diberikan pada tumbuhan – tumbuhan produktif yang ada di sekitaran rumah kita. Sedangkan sampah organic secara spesifik dapat diolah menjadi kompos. Tercatat 75 racun lain yang diketahui ada dalam hasil pembakaran sampah yang mengandung klor. Didaur ulang secara kimiawi secara pyrolysis untuk mengambil kembali bahan baku plastik spt polyethylene. sedangkan emisi dari proses dekomposisi yang perlu diperhatikan adalah emisi HC dalam bentuk gas methane. Selain itu. Jika pembakaran dilakukan pada suhu lebih dari 600 oC akan menghasilkan HCN. sofa dan karpet berbusa jika dibakar akan menghasilkan gas berbahaya. senyawa zat yang bisa digunakan sebagai racun tumbuhan (herbisida). Pulp ini kemudian dikirim ke pabrik kertas untuk digunakan kembali sebagai bahan baku. Proses pembakaran sampah walaupun skalanya kecil sangat berperan dalam menambah jumlah zat pencemar di udara terutama debu dan hidrokarbon. Sampah plastik secara spesifik bisa diolah seperti didaur ulang secara mekanikal utk dijadikan benda2 plastik lainnya spt bangku taman. dan nilon. Sampah yang bercampur plastik jika terbakar asapnya menghasilkan senyawa kimia Dioksin. tempat sampah.yang dideteksi mempunyai peranan besar dalam pencemaran udara. pipa pralon jika dibakar akan menghasilkan gas HCl yang bersifat korosif. Pembungkus kabel. . Kertas dibersihkan dari tinta dan plastiknya. Kertas pada dasarnya adalah cellulose yg mmg merupakan bahan baku utk fermentasi bioethanol. Hal penting yang perlu diperhitungkan dalam emisi pencemaran udara oleh sampah adalah emisi particulat akibat proses pembakaran. mungkin pula dihasilkan fosgen yang pernah dipakai sebagai racun pembunuh pada Perang Dunia I. aromatik. Sampah kertas secara spesifik bisa diolah menjadi didaur ulang. kemudian dijadikan pulp. Difermentasi setelah dibersihkan untuk menghasilkan senyawa2 kimia yg berguna spt alkohol.