You are on page 1of 7

UJI KUALITATIF FORMALIN

Loshieni Shri Gunasegaran

260110152020

Jurusan Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Jatinangor, Sumedang

Abstrak

Tahu adalah makanan dari kedelai putih yang digiling halus, direbus, dan dicetak. Tahu
merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan protein sebagai
pengganti protein hewani di Indonesia. Namun disamping manfaatnya, perlu diingat tahu ini
mudah busuk sehingga seringkali ditambahkan formalin sebagai bahan pengawet.
Penggunaan formalin sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kerusakan sel dan
berlanjut hingga kerusakan organ tubuh.

Kata Kunci: uji kualitatif, formalin, tahu kuning

Abstract

Tofu is a food product made from white soy which is boiled, ground, and molded. The
provision of tofu is one of the Indonesian government’s effort to fulfill the population’s need
for protein in place of animal proteins. Unfortunately, the nutrition-rich tofu is a highly
perishable product, forcing several producers to add formalin to delay the decaying process.
The addition of formalin is a very dangerous practice since it could cause cell and eventually
systemic damage.

Keywords: qualitative testing, formalin, yellow tofu

I. Pendahuluan senyawa dalam suatu sampel.Prinsip kedua
adalah reaksi Redoks (Reduksi-Oksidasi),
Tujuan percobaan ini adalah untuk
iaitu oksidasi adalah kehilangan satu atau
mengetahui cara menganalisis Formalin
lebih electron yang dialami oleh suatu
secara kualitatif menggunakan KMnO4.
atom, molekul atau ion, sementara reduksi
Prinsip percobaan ini adalah analisis
adalah perolehan electron.Reaksi reduksi
kualitatif iaitu berkaitan dengan identifikasi
adalah reaksi antara suatu senyawa dengan
zat kimia yaitu mengenali unsur atau

mie basah Bahan pengawet makanan merupakan mentah/mie segar (kadar air sekitar salah satu bahan tambahan pangan 30%). dan dagang dari formaldehid yang dilarutkan dicetak (KBBI). jarang produk berbahan dasar tahu Menurut penelitian. Tahu merupakan salah dalam air dengan kadar 36-40%. sehingga untuk suhu ruang. terutama jika disimpan pada setelah beberapa hari. tahu belum tentu Dewasa ini. direbus. Kekurangan disimpan dalam jangka waktu yang kunyit adalah warnanya dapat berubah lama. Pada Tahu kuning adalah salah satu produk umumnya produk pangan yang olahan kedelai yang setelah matang dilaporkan menggunakan formalin dan dicetak diberi pewarna kuning. yang tidak dapat sama dengan formalin. tahu salah satu diantaranya adalah formalin. adalah bahan pangan segar atau biasanya digunakan kunyit. M. Tahu merupakan produk jenis produk makanan semakin makanan yang rentan rusak maka tak menjadi perhatian masyarakat. Menurut Food Agriculture Organization (FAO) di dalam Furia (1980).Formalin merupakan nama putih yang digiling halus.Reaksi satu makanan sumber protein yang percobaan ini adalah reaksi antara kalium banyak dikonsumsi oleh masyarakat. atau mie basah matang (kadar air (BTP). ikan segar (kadar air sekitar 80%). 2014).. pemberitaan tentang aman dikonsumsi secara terus- penggunaan formalin dalam berbagai menerus. 2010). Gani (2006) sekitar 60%) (Eddy S. sampai terjadi keganasan. paparan formalin ditambahkan pengawet seperti terhadap jaringan tubuh akan formalin agar lebih tahan lama (Ferry menimbulkan kerusakan seperti iritasi K. BTP adalah senyawa yang . Tetapi dibalik keuntungan tersebut.. permanganat dan formalin Kandungan protein nabati Universitas Kristen Maranatha yang tinggi pada tahu dianggap dapat menggantikan protein hewani. Kunyit makanan olahan yang mengandung juga memiliki kekuatan pengawet yang kadar air tinggi.hydrogen.Prinsip seterusnya adalah Tahu adalah makanan dari kedelai formalin. (kadar air sekitar 85%). Produk pangan yang sering mencegah perubahan warna tersebut diawetkan dengan formalin antara lain ditambahkan zat pengawet buatan.

2011). pengawet yang sering disalahgunakan M. konsumsi formalin dapat Formalin adalah salah satu jenis membahayakan kesehatan (Eddy S. dan tekstur. Metode 1.Uji Kualitatif Formalin No Perlakuan Pengamatan Gambar 1 Sampel (Tahu) ditimbang Sampel telah hancur untuk sebanyak 5gram dan ditimbang. dimasukkan ke dalam mortar untuk dihancurkan. formalin ini sangat makanan dalam jumlah dan ukuran mudah ditemukan dengan harganya tertentu dan terlibat dalam proses yang murah. cita produknya. dan secara hukum dilarang keras digunakan untuk mengawetkan produk II. dan bukan merupakan masyarakat mengingat efek samping bahan utama (Wijaya. pengemasan.. serta memperpanjang keresahan dan kecemasan di masa simpan. 2 Ditambahkan 10mL Sampel tahu sedikit larut di aquades ke dalam sampel dalam aquades dan dimasukkan ke dalam tabung sentrifuge. atau digunakan oleh produsen dan penyimpanan. 2014). bentuk. . Hal ini menyebabkan rasa. Bahan ini berfungsi pedagang tahu untuk mengawetkan untuk memperbaiki warna. 3 Dimasukkan tabung ke Disentrifugasi selama 15 dalam mesin sentrifugasi menit pada kelajuaan 3000 untuk disentrifuge selama rpm. Ironisnya. sengaja ditambahkan ke dalam pangan. sehingga sering pengolahan. 15 menit pada kelajuan 3000rpm.

utama. formalin ini sangat mudah ditemukan Menurut Food Agriculture Organization dengan harganya yang murah. 4 Larutan supernatant Bagian supernatant. dan tekstur. tabung tersebut 6. Pembahasan Bahan pengawet makanan merupakan mengawetkan produk pangan. Menandakan menit bahwa sampel tahu moden tidak mengandungi Formalin. jamur bahkan hukum dilarang keras digunakan untuk virus. keresahan dan kecemasan di masyarakat atau penyimpanan. 5 Ditambahkan 1 tetes Warna ungu KMnO4 larutan KMnO4 ke dalam terbentuk. salah satu bahan tambahan pangan (BTP). pengemasan. Ironisnya. Perubahan warna Warna dari KMnO4 tidak diperhatikan selama 30 hilang segera. rasa. III. karena formalin adalah senyawa Formalin adalah salah satu jenis pengawet antimikroba serbaguna yang yang sering disalahgunakan dan secara dapatmembunuh bakteri. cita formalin dapat membahayakan kesehatan. Hal ini menyebabkan dalam proses pengolahan. Selain itu interaksi antara . yang dimasukkan ke dalam bening diamsukkan ke dalam tabung reaksi. bentuk. sehingga (FAO). Bahan ini berfungsi mengingat efek samping konsumsi untuk memperbaiki warna. tabung reaksi. dan bukan merupakan bahan memperpanjang umur penyimpanan. serta memperpanjang Penggunaan formalin dimaksudkan untuk masa simpan. BTP adalah senyawa yang sengaja sering digunakan oleh produsen dan ditambahkan ke dalam makanan dalam pedagang tahu untuk mengawetkan jumlah dan ukuran tertentu dan terlibat produknya.

dan dicetak basah. mie yang digiling halus. tahu Ini akibat sifat oksidator formalin terhadap belum tentu aman dikonsumsi secara terus- sel hidup. sinus menit dengan kecepatan 3000 rpm. semua zat di dalam sel. maka bereaksi dengan hampir dapat menggantikan protein hewani. akibatnya.Kemudian kami telah pemberian formalin dalam dosis tertentu menambahkan air sebanyak 10 ml ke jangka panjang secara bermakna dalam mortar dan menumbuk sehingga mengakibatkan kanker saluran cerna sampel halus.formaldehid dengan protein dalam pangan tekstil akibat paparan formalin menghasilkan tekstur yang tidak rapuh melalui hirupan dalam waktuyang lama dan untuk Tahu adalah makanan dari kedelai putih beberapa produk pangan seperti tahu. Dampak yang dapat terjadi menerus. Di sisi lain dapat pula dan pasar tradisional. Formalin dapat masuk makanan sumber protein yang banyak lewat mulut karenamengkonsumsi dikonsumsi oleh masyarakat. dan cavum nasal (hidung) pada pekerja Pemisahan sentrifugal menggunakan .memang dikehendaki (KBBI). Beberapa kemudian kami tumbuk menggunakan penelitian terhadap tikus dan anjing mortar. Kandungan makanan yang diberi pengawet formalin. Tetapi dibalik keuntungan tersebut. kami telah sel hingga menyebabkan kematian sel menggunakan sampel tahu. protein nabati Universitas Kristen Jika akumulasi formalinkandungan dalam Maranatha yang tinggi pada tahu dianggap tubuh tinggi. direbus.Kami telah memicunya pertumbuhan sel-sel yang tak menimbang sampel sebanyak 5g dan wajar berupa sel-sel kanker. seperti adenocarcinoma pylorus. tentu semakin parah agar lebih tahan lama. Tahu merupakan produk tergantung pada berapa banyak kadar makanan yang rentan rusak maka tak formalin yang terakumulasi dalam jarang produk berbahan dasar tahu tubuh. Tahu merupakan salah satu oleh konsumen. Penelitian sampel ke dalam tabung sentrifuge dan lainnya menyebutkan peningkatan resiko sampel telah disentrigugasi selama 15 kanker faring (tenggorokan). iaitu Jatos pada organ tubuh. Mulai dari terhambatnya fungsi Pada percobaan ini.Semakin besar kadar yang ditambahkan pengawet seperti formalin terakumulasi. ikan segar. preneoplastichyperplasia pylorus dan Kemudian kami telah memasukkan larutan adenocarcinoma duodenum. mie dan bakso yang berakibat lanjutberupa kerusakan yang dibeli dari Pasar Moden.

akan terjadi perubahan warna dari ungu menjadi warna pudar atau tidak berwarna.jangka panjang. Jika warna campuran tersebut tidak terjadi karena adanya gaya (KMnO4 + makanan) mengalami yang berlawanan yang menuju kearah perubahan dari ungu menjadi bening maka dinding luar silinder atau tabung. mual.hipotensi tekanan darah rendah/.Hasil dari percobaan dilakukan dengan penambahan senyawa yang telah kami lakukan. maka campuran tersebut dapat tidak ada substrat yang dapat dioksidasi bergerak menuju pusat rotasi. sakitmenelan. Gaya Dalam percobaan ini digunakan KMnO4. kemungkinan terjadi pendarahan. Posisi gugus berupa tenggorokan dan perut terasa karbonil ini menyebabkan kereaktifan terbakar. Tetapi. tidak sadar hingga koma. dioksidasi menjadi gugus karboksilat kejang. pudar/hilang. Hal ini menjadi dasar dalam pemilihan KMnO4 untuk melakukan uji Pengujian formalin pada makanan bisa kuantitatif formalin. sakit perut yang hebat. namun hal oleh KMnO4.Efek akutnya dan keton adalah karbonil.Proses yang sama dilakukan yang asalnya pink menjadi akhirnya untuk sampel bakso dan mie. kami mengambil sampel yang melunturkan warna KMnO4 dari ungu tua telah disentrifugasi dan menambahkan menjadi pudar. diare.Perubahan warna pada beberapa tetes KMnO4. gaya bahan mengandung formalin.sakit Gugus aldehid akan dengan mudah kepala. Apabila jika tidak terjadi perubahan pada sampel objek berotasi di dalam tabung atau berarti makanan tersebut tidak silinder yang berisi campuran cairan dan mengandung formalin. kami telah dapati KMnO4. Penggunaan formalin pada makanan dapat Perubahan warna tersebut disebabkan menimbulkan efek akut dan gugus fungsi yang dimiliki oleh aldehid efek kronis.Kemudian Sampel larutan KMnO4 disebabkan karena aldehid dibiarkan selama 30 menit dan perubahan mereduksi KMnO4 sehingga warna larutan warna diamati. Hal itu disebabkan partikel. tersebut adalah gaya sentrifugasi.prinsip dimana objek diputar secara dengan oksidator seperti KMnO4. inilah yang menyebabkan partikel-partikel Pada Larutan KMnO4 digunakan untuk menuju dinding tabung dan terakumulasi membuktikan adanya formalin bersifat membentuk endapan reduktor sehingga formalin dapat Kemudian. Jika senyawa KMnO4 direaksikan semua sampel kami tidak mengandung pada makanan yang mengandung formalin formalin. muntah dan aldehid lebih tinggi dibandingkan keton. . horizontal pada jarak tertentu.

Jakarta: Erlangga. . Usa: wiley-vch. rasa terbakar pada tenggorokan. Formalin bukan formal. Jakarta: Titik media. 2007 penurunan suhu badan dan rasa gatal Eka.p df [diakses pada 14 november 2017]. Gani.Selainitu juga dapat terjadi kerusakan hati. Day dan underwood. Press. 2005. Uji analisis kualitatif formalin Moffat.pengaruh pengukusan dan Eddy S. 1986. mengandungi formalin kerana Reuss g. Tersedia online di http://www. Vol 2 (1) : 51.Sampel mie Illinois: waveland. r. Basic elements of telah kami gunakan terbukti tidak landscape architectural design. menyebabkan kanker Herdiantini. Edisi keenam.Uji validasi pada analisis berupa timbul iritasi pada saluran formalin menggunakan pernafasan. dari ungu menjadi pudar. berformalin. Kesimpulan makanan.com/files/do wnloadsmodule/@random4413d8539 8188/1142501871_buletin_cp_jan06.. Pengawetan dan Pengolahan menggunakan KMnO4 telah Ikan. 2001.limpa. perikanan vol11 no 1 Juni 2008: 37-41 59. Ferry. mengandungi formalin. 1983. Jakarta: pt. diketahui. otak. Daftar Pustaka Jakarta: Erlangga.ciptapangan.2010. bakso yang Norman k. Analisis kimia kualitatif.2002. Analisis dan aspek kesehatan bahan tambahan pangan. Analisis kualitatif penggorengan pada kadar formalin formalin pada ayam Yang dijual di ikan layang (necopterus spp) pasar lama wilayah banjarmasin. Formaldehyde in ullmann’s warna ungu dari KMnO4 berubah encyclopedia of industrial chemistry. Bandung: fakultas teknik universitas pasundan.o. Disteldorf. 2006.Bulletin teknologi aquakultur vol 6 no 1 tahun pusing. Analisis kimia jantung. M. sistem susu kuantitatif.Efek kronis Wijaya. 2003. Rahasia mengetahui makanan didada dan bila dikonsumsi menahun dapat berbahaya.. a. Underwood. e.gamer. V.Sampel tahu. pankreas. Zealeni.. Jurnal penelitian Jurnal ilmiah ibnu sina. muntah-muntahdan kepala spektrofotometer UV-VIS. Analisis bahan tambahan kimia (bahan pengawet dan pewarna) yang dilarang dalam IV. 2013.. nan syaraf pusat dan ginjal.2008. 2014. Yogyakarta : Penerbit Kanisis. 2007. w. Bumi aksara.