You are on page 1of 11

Tujuan lnstruksional Khusus

Setelah membaca dan mempelajari bab ini diharapkan para mahasiswa/i mampu memahami dengan
baik tentang:

1. Pengertian politik dan politik organisasi.

2. Politik dan perubahan.

3. Politik dan konflik. .

4. Politik dan multikulturaiisme.

5. Politik dan kekuasaan.

6. Mampu menjawab soal-soal yang diberikan serta memecahkan kasus yang ada dengan baik dan
benar.

Perkembangan dan aktivitas organisasi dengan berbagai ruang lingkupnya ternyata menjadi bagian
yang sangat menarik untuk dikaji termasuk disini melihat bagaimana politik telah ikut menjadi
bahagian yang tidak terlepas dari sana. Dalam bab ini kita akan melihat bagaimana politik telah ikut
mendorong terbentuknya suatu perubahan pada organisasi. Dan politik tersebut bukan hanya
bertujuan mendorong perubahan namun juga telah menjadi bagian yang turut memperkeruh
keadaan. Dalam konteks ini pemahaman politik bukan hanya baik dikaji oleh kalangan manajer
namun juga oleh para karyawan.

1. Definisi llmu Politik

Sebelum kita membahas lebih jauh tentang politik organisasi ada baiknya kita pahami terlebih
dahulu pengertian ilmu politik itu sendiri. Ada banyak definisi ilmu politik yang bisa kita temui baik di
buku teks dalam dan luar negeri. Dan hingga saat ini terus dilakukan usaha untuk mencari

Pendefinisian ilmu politik. Karena perkembangan yang begitu pesat tentang .politik menyebabkan
setiap pakar ilmu politik berusaha kuat membangun buah definisi ilmu politik.

Namun kesukaran dalam pendefinisian ilmu politik itu tidak menyebabkan usaha-usaha mencari
definisi yang umum dapat diterima itu menjadi dihentikan, melainkan justru menimbulkan
bermacam-macam definisi, sehingga dapatlah dikatakan bahwa kesukaran mendefinisikan ilmu
politik disebabkan terutama karena banyaknya definisi-definisi yang berlain-lainan, yang satu
berbeda dari pada yang lainnya secara prinsipil.

Ada banyak definisi yang menjelaskan tentang ilmu politik. Diantara apa yang dikemukakan oleh
beberapa ahli berikut ini,

pendefinisian secara fungsional. Kedua. dan bagaimana". seperti negara. which endeavors to understand and comprehend the state in its conditions. Cara yang obyektif menitikberatkan pada pemikiran politiknya sendiri. yang lebih menitikberatkan fungsi dan aktivitas dari pada struktur formil dari lembaga-lembaga politik yang diselidiki. b. Berkembangnya berbagai pemikiran ilmu politik dewasa ini telah menyebabkan diperlukannya cara- cara agar ilmu politik dapat dipahami secara lebih terklasifikasi. Pertama pendefinisian secara institusional. kapan.Menurut Johann Kaspar Blutschill. yaitu secara obyektif dan subyektif. in its essential nature. ”Pendefinisian ilmu politik dapat digolongkan menjadi tiga. ilmu politik mempelajari negara-negara itu melakukan tugas- tugasnya". “Pengantar Ilmu Politik" mengatakan bahwa. karya yang dihasilkan oleh akal akan dan intelek ahli pemikirnya. Robson. Political Science. Menurut J. ilmu politik mempelajari kekuasaan dalam masyarakat yaitu sifat hakiki." Adapun penjelasan kedua bentuk pendekatan tersebut adalah sebagai berikut: a. ”The science which is concerned with the state. Menurut W. in various forms or manifestations its development”. Cara yang subyektif menitikberatkan orangnya. Menurut Harold Laswel ”Politik adalah masalah siapa mendapat apa. dasar proses-proses ruang lingkup dan hasil-hasil. pribadi yang menghasilkan pemikiran politik itu. yang sungguh alami. (llmu politik adalah ilmu yang peduli dengan Negara yang berusaha untuk mengerti dan memahami Negara dalam kondisinya. . A. Barents ”ilmu politik adalah ilmu yang mempelajari kehidupan negara yang merupakan bagian dari kehidupan masyarakat. Dalam cara pendefinisian ini tergolong seluruh sarjana ilmu politik yang melihat obyek ilmu politik dalam institut atau lembaga-lembaga politik. Secara umum pemikiran politik dapat dipelajari dan dipahami dari 2 (dua ) cara. terlepas dari pribadi pemikirnya. dalam bentuk yang bermacam-macam atau pengumuman pembangunan). Atas dasar berbagai pendapat di atas dapat kita simpulkan bahwa ilmu politik merupakan suatu bidang ilmu yang menekankan dan menegaskan tentang bagaimana mereka yang berada di suatu negara memiliki partisipasi kuat dalam usaha untuk menciptakan suatu tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara secara berharkat dan bermartabat dengan menempatkan pemerintahan yang berkuasa untuk berperilaku secara demokratis dan selalu mengedepankan nilai-nilai yang berlaku secara universal. pemerintah dan lain-lain.

Sering pendapat tentang politik dihubungkan dengan kekuasaan. terutama sesuatu yang terjadi dan berlaku di negara tempat ia berada. Namun beberapa orang yang lain cenderung tidak menyukai perubahan maka biasanya tidak mendukung terjadinya gerakan politik perubahan. Beberapa karyawan yang ikut terlibat dalam politik organisasi biasanya cenderung mendukung penciptaan perubahan dan menginginkan perubahan terjadi. keinginan permintaan tambahan fasilitas. Semua ini bisa menjadi alasan kuat yang terakomodir pada terbentuknya sebuah gerakan dari kalangan karyawan perusahaan. Bentuk penggunaan politik di sebuah organisasi berbeda dengan yang diterapkan di lapangan oleh para poiitisi praktis. Desakan dan tuntutan agar ada kenaikan gaji misalnya bisa saja disebabkan oleh kondisi faktor eksternal yang begitu kuat seperti harga bahan kebutuhan pokok yang meningkat. Tuntutan dan permintaan seperti ini bisa berlangsung karena sebab-sebab desakan dari dalam dan juga bisa disebabkan oleh faktor dari luar organisasi. Sehingga salah satu bentuk mengantisipasi pergolakan yang terjadi di Setwan organisasi dapat dilakukan dengan menerapkan berbagai macam metode bentuk antisipasi. Politik dan Perubahan Saat ini bisa dikatakan hampir seluruh umat manusia di muka bumi ini memiliki perhatian dan setidaknya harus memahami kondisi perkembangan politik yang terjadi. Dukungan terhadap perubahan dalam sebuah organisasi bisnis dapat berbagai macam bentuk. dan lain sebagainya. Karena penggunaan politik bisa saja bukan untuk berkuasa akan tetapi bisa jadi untuk mendukung ke arah perubahan dan mengawal berlangsungnya perubahan tersebut. Di organisasi politik dipakai dan diterapkan sebagai pendukung perubahan. perombakan aturan perusahaan. kondisi tuntutan Pada dasarnya tidak akan terjadi jika selama ini berbagai kebutuhan tersebut telah terpenuhi dan tercukupi dengan baik. Dalam bentuk gerakan perubahan dan tuntutan seperti itu bisa dilakukan melalui lembaga organisasi buruh atau persatuan karyawan yang memang telah terbentuk atau terbentuk secara otomatis. perubahan susunan struktur organisasi. .2. diantaranya dapat dilakukan yaitu: Membentuk wadah organisasi yang menampung tuntutan dan permintaan dari mereka-mereka yang merasa suaranya ingin didengarkan dan diperhitungkan. dan berbagai kondisi eksternal lainnya. namun pemahaman seperti itu tidak selamanya bisa dianggap benar. kenaikan bahan bakar minyak. seperti tuntutan kenaikan gaji.

Artinya politik menjadi bagian yang membuat kekuasaan itu bekerja. c. Lawrence Wheeles dan rekan melakukan analisis komprehensif dengan melakukan kajian dan mengintegrasikan berbagai skema mendapatkan kepatuhan. Dahl (1957) menyatakan bahwa "A memiliki kekuasaan atas B sehingga A dapat meminta B melakukan sesuatu yang tanpa kekuasaan A tersebut tidak akan dilakukan B” (hlm. Dengan tujuan mendengarkan keluhan dan masukan dari berbagai pihak khususnya para karyawan yang bernaung di organisasi tersebut. 3. Mendapatkan kepatuhan (gaining compliance) adalah upaya yang kita lakukan agar orang lain melakukan apa yang kita ingin mereka lakukan atau agar mereka menghentikan pekerjaan yang tidak kita sukai. Secara contoh kita dapat melihat aplikasi tersebut pada sebuah organisasi profit dan non profit. Disini pimpinan dengan tingkatannya memberi perintah atas dasar job description yang dimiliki dan di ikuti dengan sangsi dan juga pemberian hadiah yang dalam praktek organisasi dikenal dengan istilah reward and punishment. Aplikasi politik ter gambarkan dalam bentuk bahasa komunikasi. Pimpinan sering mengkomunikasikan bahasa politik yang dimilikinya dengan tujuan untuk -mewujudkan cita-citanya termasuk tumbuhnya kepatuhan dari para karyawan. namun jika tidak maka itu artinya mempergunakan politik untuk memuaskan diri pribadi pemegang kekuasaan. Politik adalah ilmu untuk meraih kekuasaan. Politik dan Kekuasaan Pemahaman kekuasaan sering dilihat secara sederhana namun juga bisa dilihat secara komplek.202-203). Saat ini telah banyak kajian yang dilakukan tentang bagaimana membangun kepatuhan. Pada sebuah organisasi kedudukan pimpinan dan karyawan memiliki tingkatan yang berbeda. perintah dan teguran dapat datang langsung dari para pimpinan yang menuntut berbagai penyelesaian pekerjaan. Melakukan pengecekan rutin pada setiap bagian organisasi dan melihat berbagai kekurangan yang terdapat termasuk dengan cepat mengantisipasi berbagai keadaan yang ada.Melakukan pertemuan rutin dalam periode waktu selama 6 bulan atau 1 tahun sekali. Dalam organisasi politik masuk dalam ruang kekuasaan. Tentunya ini sepanjang jika dianggap positif atau bermanfaat bagi organisasi dan manusia. . Maka mempergunakan pengaruh politik untuk meraih kekuasaan dan cita-cita yang diinginkan menjadi hal yang dianggap layak untuk diterapkan. Russel (1986) mendefinisikan kekuasaan sebagai hasil pengaruh yang diharapkan.

Dimana uang yang diperoleh itu tanpa kerja keras namun atas dasar kekuasaan. Jika kasus PL ini terjadi dalam bentuk 7 (tujuh) buah proyek maka jika dirata-ratakan satu proyeknya adalah Rp 180 juta dikali tujuh maka total adalah Rp 1. Dan jika pimpinan meminta deal agar diberi persentase keuntungan sebesar 15%.260. Namun karena disana pimpinan telah terjadi deal (kesepakatan) dengan calon penerima tender bahwa ia akan memperoleh beberapa persen keuntungan maka pimpinan melakukan politik kekuasaan agar pihak kepala tender mengeluarkan surat PL kepada yang dimaksudkan oleh pimpinan. Misalnya bersifat demi kepentingan pribadi. dan akan berdampak negatif jika kekuasaan itu dipakai secara tidak sesuai dengan aturan-aturan dan etika yang berlaku. Misalnya pimpinan menginginkan agar tender proyek pengadaan barang sebesar Rp 180 juta bersifat penunjukan langsung. Contohnya karyawan yang berprestasi akan diberi fasilitas promosi jabatan dan bonus. maka keuntungan pimpinan tersebut adalah Rp 189.(satu miliar dua ratus enam puluh juta rupiah). Sehingga sebuah kekuasaan dalam suatu organisasi akan menjadi tidak bernilai jika kekuasaan itu tidak dipakai." Gratifikasi adalah menerima pemberian hadiah secara tidak wajar dan diterima karena ada pengaruh kekuasaan . Memang aturannya bisa dilakukan penunjukan langsung (PL) namun tetap harus melihat ketentuan serta prosedur yang berlaku. Untuk lebih jelasnya dapat kita lihat pada kasus yang terjadi di organisasi profit oriented.Memang dalam realita karyawan sering bekerja atas dasar dua sisi motivasi ini. Contohnya manajer menyuruh agar supir perusahaan menjemput keluarganya yang berada di bandara dan mengatarnya keliling kota selama manajer tersebut bertugas di luar kota. misalnya pihak top management kepada middle management. Namun itu bersifat sementara dan mempergunakan kendaraan dinas di luar jam dinas tanpa izin serta ikut prosedur yang ditentukan maka ini dapat dianggap tidak etis termasuk melanggar aturan. Kasus penyalahgunaan kekuasaan seperti ini dapat disebut sebagai "gratifikasi.000.000. Konteks ini juga terjadi dalam berbagai kasus lainnya dengan bentuk yang berbeda-beda. Memang mobil dinas dan supir tersebut adalah miliki si manajer selama ia memegang jabatan disana.(seratus delapan puluh sembilan juta rupiah). serta pihak middle management kepada lower management. Pemberian fasilitas tersebut akan ia peroleh berdasarkan rekomendasi dari pihak pimpinan yang lebih tinggi sesuai dengan tingkatan masing-masing. Pemberian dan pelaksanaan reward and punishment dalam setiap organisasi bersifat tingkatan. Bentuk kasus yang terjadi dalam tender proyek juga merupakan hal yang biasa. Jika ia bekerja dengan baik maka memungkinkan mendapatkan reward dan jika bertindak tidak sesuai aturan atau gagal maka akan memperoleh punishment.000.000. Kondisi ini menyebabkan motivasi bekerja menjadi jauh lebih ditingkatkan karena ada sesuatu faktor yang diharapkan dan juga ditakuti. Salah satu ketentuan tersebut dilihat dari segi seleksi administrasi.

Memang kekuasaan dapat dipakai untuk mempengaruhi seseorang memiliki jiwa negatif dan positif. Ketika jabatan diperoleh maka kekuasaanpun akan diperoleh dan ketika jabatan tidak diperoleh maka kekuasaan juga akan hilang. dan persahabatan yang akrab tersebut menimbulkan rasa saling percaya. Dalam organisasi kekuasaan itu dapat diperoleh pada jabatan. Anda mempunyai kekuasaan paksaan terhadap orang itu. Politik dan Simpati Penggunaan politik yang mendorong tumbuhnya rasa simpati juga dapat dianggap sebagai sisi positif dari politik. Pada konteks ini pemimpin tersebut bukan lagi mempergunakan politik kekuasaan untuk kepentingan dirinya namun telah lebih jauh yaitu pada kepentingan umat. Seorang pemimpin yang mampu memberi contoh teladan pada bawahannya dapat dianggap sebagai pemimpin yang berwibawa. Bahkan dalam Islam disebutkan jika kekuasaan adalah amanah yang dititipkan oleh Allah Swt. Anda mempunyai kekuasaan imbalan terhadap orang tersebut. 4. Kepercayaan dan simpati bukan sesuatu yang dipaksakan namun berasal dari hati nurani yang paling dalam. Selayaknya kekuasaan itu dilihat sebagai amanah bukan pada egois. Pandangan ini dianggap Sebagai pandangan tradisional tentang kekuasaan. Robbins. Karena jika tidak amanah maka kekuasaan itu sendiri nantinya akan menjadi bumerang atau berubah menjadi bom waktu (time bomb) yang siap meledak kapan-kapan. kepercayaan tumbuh seiring rasa simpati. Ketika kekuasaan dilihat sebagai amanah maka kekuasaan itu akan mampu memberi manfaat pada banyak orang. karena amanah adalah kepercayaan yang diberikan oleh banyak orang pada kita. bahwa ”Jika Anda dapat menyingkirkan sesuatu yang bernilai positif dari seorang lain dan mengenakan sesuatu yang bernilai negatif kepadanya. Dalam penegakan hukum di lndonesia saat ini tindakan diterimanya gratifikasi tersebut dianggap sebagai kesalahan dan dapat diajukan untuk diproses secara hukum. maka perubahan yang terjadi di organisasi menyebabkan banyak pihak merasa memperoleh manfaatnya maka ia dapat disebut sebagai pemimpin yang kharismatis. ini sebagaimana dikatakan oleh Stephen P. Karena pemahaman modern akan kekuasaan bukan pada jabatan akan tetapi pada kewibawaan dan ketokohan seseorang. Sehingga bagi mereka yang memegang amanah dianjurkan untuk mampu memegang amanah itu secara bijaksana. Jika Anda dapat memberikan kepada seseorang sesuatu yang bernilai positif atau menyingkirkan sesuatu yang bernilai negatif. Dalam dunia kerja ketika kita bertemu dengan seseorang dan pertemuan tersebut semakin lama semakin dekat maka memungkinkan hubungan tersebut berlanjut menjadi persahabatan.jabatan. Ketika pandangan serta pemikirannya dipakai dan diterapkan pada organisasi. kepada seorang manusia yaitu terutama pada mereka- mereka yang dikehendakinya.” .

Dalam konteks filosofi kehidupan disebutkan jika hidup ini hanya sementara dan sesaat. Seperti kata pepatah gajah mati meninggalkan gading dan manusia mati meninggalkan nama. Karena kendaraan itu adalah titipan sementara yang diberikan kepada mereka-mereka yang ditunjuk dan dianggap layak (feasible). Oleh karena itu. Orang yang memiliki kemampuan menyesuaikan tingkat komunikasinya dengan tingkat komunikasi lawan bicaranya ini disebut dengan istilah person-centered communication (komunikasi terpusat pada orang). dalam hubungan industrial. serta beberapa waktu selanjutnya sudah bekerja dan berkeluarga. karena itu isilah hidupmu dengan segala sesuatu yang bermakna. Atas dasar perbedaan tersebut maka memungkinkan setiap orang harus melakukan analisis mendalam untuk memahami karakter personal yang berbeda-beda tersebut dengan tujuan agar kemampuan komunikasi terhadap setiap lawan jenisnya dapat disesuaikan. dengan . Jika cita-citanyamulia maka hasilnya juga mulia. Sebab mereka memandang keuntungan perusahaan adalah berkah pula bagi kesejahteraan mereka. namun begitu sebaliknya jika cita-citanya tidak mulia maka hasilnya juga tidak akan mulia. Jika kita lihat begitu cepat usia bertambah tanpa terasa seseorang yang dahulunya masih di Sekolah Dasar (SD) sekarang sudah Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga selanjutnya sudah Sekolah Menengah Umum (SMU).Setiap orang memiliki konstruksi pribadi (personal construct) yang berbeda-beda. Seorang manajer yang baik adalah manajer yang bisa mengerti dan mendengar sesuatu yang lebih dari yang dipikirkan oleh karyawannya. sebagian orang tertentu memiliki kemampuan untuk menyesuaikan tingkat komunikasinya terhadap tingkat komunikasi lawan bicaranya (adjusting one's communication to others). meskipun secara modal dan finansial pengusaha adalah pihak yang berada diatas pekerja. Apabila pekerja nyaman dan mendapat perlakuan yang adil dari pengusaha. lni perjalanan kehidupan yang dialami oleh semua orang. Jika kita ingin memiliki nama baik yang dikenang banyak orang maka buatlah hidup ini menjadi berarti bagi orang banyak. Politik adalah sebuah kendaraan. Dengan kata lain. maka produktivitas pekerja akan maksimal. namun keberhasilan dan keuntungan usaha sangat berganjung pada pekerja yang bekerja. hingga nantinya menjadi kakek dan nenek selanjutnya berakhir dengan tutup usia. bukan membangun hidup hanya untuk diri sendiri atau berfikir egois. Jika ia bertujuan mulia maka akan ada banyak perubahan yang mampu ia hasilkan. dan sudah pasti jika itu dilakukan akan menumbuhkan rasa simpati yang tinggi dari banyak orang. maka manajer yang bijaksana ia akan memakai kendaraan itu untuk membantunya mewujudkan mimpimimpi dari banyak orang. Dan ketika bertemu beberapa tahun kemudian sudah menjadi mahasiswa/i. Dalam diri seseorang ketika ia memiliki pengaruh politik dan bertujuan pada sesuatu hal maka memungkinkan ia mencoba mempengaruhi orang lain dengan berbagai macam cara agar cita-cita atau keinginan tersebut tercapai. Dalam konteks ini pemahaman politik sejatinya dipakai untuk kemaslahatan umat. kedudukan pengusaha dan pekerja saling melengkapi dalam rangka mencapai tujuan bersama.

panjang yang berdampak pada organisasi. Istilah mulkulturalisme dapat dianggap sebagai bentuk yang memiliki dimensi kompleks ketika orang-orang dari berbagai latar belakang budaya dan pola pikir bergabung dalam satu perusahaan dan bekerja untuk membangun perusahaan tersebut. Sehingga model produk dan bentuk promosi yang paling tepat untuk bisa menjual produk tersebut mampu mereka ciptakan. Mereka yang berlatarbelakang Asia dan Afrika tentu lebih mengenal secara dalam sosial politik dan tata kehidupan yang berlaku di kawasan tersebut. Artinya itu bisa terjadi jika seorang pimpinan bisa memanfaatkannya dalam arti positif. 5. . Penerimaan karyawan yang berasal dari penduduk pribumi menjelaskan bagaimana keputusan penyeimbangan diperlukan dan itu bertujuan untuk memposisikan perusahaan sebagai organisasi yang memiliki perhatian tinggi untuk mengembangkan putra dan putri daerah untuk bisa bekerja. khususnya perubahan yang menumbuhkan rasa simpati pada banyak orang.Politik. Tentu lebih jauh penjualan dan keuntungan perusahaan juga yang akan mengalami peningkatan. Dalam konteks ini seorang manajer yang bijaksana ia akan memandang keanekaragaman dan latar belakang pegawai mampu memperkuat serta menumbuhkan kekuatan politik organisasi yang bisa menguatkan posisi organisasi tersebut di pasar yang serba kompetitif. Keberagaman dari segi perspektif politik dapat dilihat sebagai kekuatan yang bisa mendorong pembentukan perubahan dan kemajuan bagi organisasi. Perbedaan pendapat dapat dianggap sebagai warna yang lllenunjukkan dinamikanya sebuah organisasi. Namun bisa jadi itu menjadi sebaliknya jika tidak mampu dimanfaatkan.begitu politik dapat menjadi kendaraan menuju kepada perubahan. Dorongan penguatan organisasi memang selalu menjadi salah satu pilihan penting yang ingin diterapkan oleh hampir seluruh organisasi. Multikulturaiisme dan Pembangunan Masyarakat Semakin besarnya suatu organisasi maka keberagaman dan latar belakang yang berbeda telah menyebabkan lahirnya berbagai perbedaan Pendapat. Aplikasi ini dapat terlihat pada bentuk penciptaan produk yang mampu menghasilkan produk sesuai dengan representatif yang diinginkan oleh konsumen. Artinya kompleksitas sebuah organisasi dapat dilihat dari berbagai pemikiran yang cenderung berlangsung dari berbagai segi tersebut. Dalam proses recruitment yang dilakukan oleh perusahaan multinasional serta lebih jauh diikuti dengan promotion maka disana telah mengandung muatan keputusan politik yang memiliki pandangan jangka .

Kasus keributan yang terjadi di lingkungan perusahaan saat ini disebabkan karena masyarakat sekeliling tidak merasa kontribusi perusahaan kepada mereka. atau yang dikenal dengan social justice. Dengan konsep hubungan (relationship) tersebut diharapkan keharmonisan manajemen perusahaan dengan masyarakat terputuskan dalam bentuk kesepakatan-kesepakatan yang seimbang. Bahkan berlanjut dalam bentuk demonstrasi dan tindakan anarkis lainnya. Penafsiran distribution welfare disini dipahami sebagai perhatian dari para pemilik kekayaan kepada masyarakat yang dianggap layak untuk menerimanya. Dan kondisi ini membuat masyarakat mempertanyakan hak-hak sosial mereka yang tidak terpenuhi. termasuk pihak perusahaan dengan masyarakat. Selama ini kontrak yang dibuat hanya kesepakatan dengan pihak investor dan pemerintah saja tanpa melibatkan masyarakat setempat. aman serta sentosa. Secara konsep kita bisa menemukan hubungan yang erat antara CSR dan konsep pembangunan ekonomi berkelanjutan. Ini dapat diartikan jika social contract berupaya mewujudkan terciptanya pemerataan kesejahteraan atau distribution of welfare. Pengertian terencana disini ditujukan untuk menempatkan pembangunan tetap berada pada fokus yang diinginkan sehingga target diperolehnya kondisi masyarakat yang makmur dan sejahtera.Kadang kala kompetisi para putra daerah belum begitu dianggap layak untuk diterima namun dengan program pelatihan dan pendidikan (training and education) telah menjadikan mereka itu sebagai tenaga kerja yang handal. dan kasus serupa seperti ini juga terjadi diberbagai tempat lain di Indonesia. Kasus kerusuhan di Papua yaitu antara masyarakat dengan perusahaan Freeport hingga menimbulkan korban tewas adalah tidak lain karena perusahaan bersikap acuh terhadap protes warga. Masyarakat bisa dengan cepat merasakan perubahan yang terjadi dengan cepat. . Pembangunan ekonomi berkelanjutan merupakan suatu keinginan membangun tatanan ekonomi masyarakat yang bersifat makmur dan sejahtera. Sehingga ini menimbulkan sikap Commented [1]: protes dari masyarakat. Dan sosial justice tidak akan bisa diperoleh sebelum mereka memperoleh social contract terlebih dahulu sebagai bentuk keinginan untuk membangun kesejahteraan bersama dengan keterlibatan masyarakat secara penuh. Sementara pada saat ini dengan perangkat teknologi yang begitu modern menyebabkan setiap informasi bersifat direct information (informasi langsung). Dengan mengedepankan konsep pembangunan ekonomi yang terencana dan konsisten. Dan kita harus mengakui jika konsep pembangunan Repelita (Rencana Pembangunan Lima Tahun) seperti yang pernah di konsep pada masa Orde Baru memiliki sistem pekerjaan yang benar-benar terfokus dalam target-target yang harus terlaksana. aman serta sentosa akan tercapai. Karena suatu pekerjaan tanpa rencana hanya akan membuat pekerjaan tersebut berlangsung tanpa arah dan kendali. Lebih jauh tindakan ini juga bisa menghindari terjadinya konflik dan kecemburuan sosial dari masyarakat lokal yang tinggal di seputar beroperasinya perusahaan.

Howard R. 2007). peraturan serta kode etik dalam dunia usaha. Bowen (1953) telah lama menegaskan bahwa keberhasilan dunia bisnis ditentukan oleh bagaimana kontribusinya terhadap kesejahteraan masyarakat umum (general welfare). tanggung jawab bisnis lebih luas dari sekedar terhadap pemilik atau investor (May. Namun kondisi realita saat ini posisi perusahaan-dan masyarakat telah terbangun kontrak sosial (social contrdct).” masyarakat memberikan legitimasi sosial (the right to exist) atas kehadiran korporasi. dan sebaliknya manfaat . Pendapat ini dipertegas oleh Howard Robert Bowen sebagai penggagas konsep CSR. Memang secara konsep jika pemilik menginginkan agar pihak manajemen perusahaan bekerja untuk memberikan kepuasan yang maksimal kepada para pemegang saham. Kontrak sosial merupakan kesepakatan yang bersifat "implisit. mengkalkulasi kapasitas sumber daya manusia dan institusi untuk merangsang pelaksanaan CSR. Kedua. ini sebagaimana ditegaskan oleh Chairil N. Selama ini memang pembangunan dalam usaha memberikan kesejahteraan kepada masyarakat menjadi beban pemerintah. jauh sebelumnya konsep CSR diperdebatkan. bahwa "Terdapat tiga pilar penting untuk merangsang pertum' buhan CSR yang mampu mendorong pembangunan ekonomi berkelanjutan. Pertama. melainkan sudah meliputi keuangan. mencari bentuk CSR yang efektif untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan memperhatikan unsur lokalitas. dan aspek lingkungan biasa disebut (Triple bottom line) sinergi tiga elemen ini merupakan kunci dari konsep pembangunan berkelanjutan. Siregar "kini dunia usaha tidak lagi hanya memperhatikan catatan keuangan perusahaan semata (single bottom line). Namun konsep ini tepat jika negara menganut sistem sosialis.” Sebuah dunia usaha yang tidak mampu memberikan kesejahteraan kepada masyarakat dianggap sebagai bentuk ketidakberhasilan usaha. Ketiga. Sehingga sektor swasta memiliki peran penting dalam usaha mempercepatpenciptaan kesejahteraan tersebut. namun lndonesia tidak menganut secara utuh sistem sosialis. sosial. Secara historis. Menurut Dyah Pitaloka. namun sebaliknya jika ia mampu memberi kontribusi kepada masyarakat dimana perusahaan tersebut berada dianggap ia telah berhasil. bukan semata untuk warga bisnis itu sendiri. et al.Dan CSR jika dikaji memiliki hubungan yang erat dalam mendorong terciptanya pembangunan ekonomi yang sustainable.

ekonomi yang dihasilkan bisnis harus terdistribusi pula kepada masyarakat (in return for certain benefits) .