You are on page 1of 21

DATA

PADA SISTEM INFORMASI
RUMAH SAKIT
Badra Al Aufa, MKM

DATA
Sekumpulan simbol-simbol yang teratur
berupa fakta-fakta dan angka-angka yang
relatif berguna bagi penerima yang mewakili
kuantitas, kualitas, benda, dll yang terdiri dari
karakter, angka, atau simbol khusus.
[Datum (/Eng): Suatu yang diketahui atau dianggap]

Permasalahan yang terjadi ◦ “Redundant” data ◦ Duplikasi kegiatan: pengumpulan data tidak terkoordinasi dengan baik ◦ Kualitas data masih rendah ◦ Data tidak sesuai dengan kebutuhan ◦ Ketepatan waktu pelaporan masih rendah ◦ Sistem umpan balik tidak berjalan optimal ◦ Pemanfaatan data/informasi untuk advokasi. monitoring dan manajemen masih rendah ◦ Tidak efisiennya penggunaan sumber daya . perencanaan.

Syarat Data yang Baik dan Berguna Objektif Dapat menggambarkan kondisi seperti apa adanya Representatif Dapat mewakili kondisi sebenarnya Memiliki Standar Error Semakin kecil kesalahan baku. maka kualitas data tersebut semakin (Kesalahan Baku) bagus Tepat waktu Untuk mengontrol kegiatan perencanaan dan pelaksanaan  Syarat paling penting Memiliki Hubungan Sesuai dengan persoalan yang akan dipecahkan .

peralatan komputer.Sumber data manual ◦ Pengumpulan data dari sumber data dilakukan secara manual atau komputerisasi offline ◦ Dikarenakan keterbatasan infrasruktur (pasokan listrik. penyimpanan dan pelaporan berbasis kertas ◦ Laporan dikirimkan dalam bentuk hard copy ◦ Fasilitas pelkes dengan komputerisasi offline ◦ Laporan dikirim dalm bentuk soft copy . jaringan internet) ◦ Fasilitas pelkes yang masih memakai sistem manual ◦ Pencatatan.

Sumber data komputerisasi ◦ Pengumpulan data dari sumber data yang sudah dilakukan secara komputerisasi online ◦ Data individual langsung dikirim ke Bank Data Kesehatan Nasional dalam format yang telah ditentukan ◦ Akan dikembangkan program mobile health (mHealth) yang dapat langsung terhubung ke sistem informasi puskesmas ◦ Sedang digunakan aplikasi SIRS V yang dapat langsung diakses manajemen rumah sakit .

Salah satu cara pengumpulan data yang datanya diperoleh dari pencatatan dan pelaporan secara rutin baik bulanan. dan lain-lain. Contoh: sensus dan survey .Sumber data dan informasi kesehatan ◦Sumber data dan informasi ◦ Fasilitas kesehatan (facility based): termasuk fasilitas kesehatan pelayanan kesehatan milik pemerintah dan swasta. tahunan. sehingga stakeholder dapat menganalisis suatu kejadian. ◦ Masyarakat baik perorangan maupun kelompok.

Data berbasis fasilitas kesehatan (facility based) .

Data berbasis masyarakat (community based) .

Berbagai kegiatan pengumpulan data ◦ Pelayanan kesehatan rutin atau berkala oleh nakes ◦ Penyelenggaraan rekam medik baik elektronik dan non elektronik ◦ Surveilans kesehatan ◦ Sensus dan survey ◦ Penelitian dan pengembangan kesehatan ◦ Pemanfaatan teknologi sumber lain yang dapat dipertanggungjawabkan .

Cara Pengumpulan Data Wawancara Observasi Angket Pengukuran .

Jenis-Jenis Data Data Primer Data Sekunder • Data yang diperoleh • Data yang diperoleh dari hasil dari hasil laporan pengukuran pada yang telah siap saji saat penelitian dari suatu instansi .

Sifat-Sifat Data (Epidemiologis) Waktu • Saat kejadian yang dicatat dan dilaporkan Tempat • Lokasi kejadian yang dicatat dan dilaporkan Orang • Siapa atau subjek pencatatan dan pelaporan .

Sifat Cakupan Data yang Dicatat dan Dilaporkan Apakah cakupan waktu bersifat tunggal  potongan waktu Majemuk  bersifat rangkaian waktu Cakupan tempat  bersifat spesifik atau mewakili suatu daerah tertentu Cakupan orangnya  Kelompok atau perorangan .

kalau secara waktu dan tidak relevan geografis maka data tidak perlu dikumpulkan . Kelemahan serta Kualitas Data Relevansi Tepat Waktu Perbandingan Kepercayaan • Relevan untuk • Tidak kadaluarsa • Data • Dapat dipercaya disajikan sebagai diperbandingkan informasi. Batasan.

Batang. Penyajian Data • Penyajian data berupa garis dan • Penyajian data dengan kolom memanfaatkan gambar • Terdiri dari beberapa variabel • Dapat memperlihatkan • Menunjukkan frekuensi kejadian informasi dengan jelas dalam kategori berbeda • Jenis Grafik : Garis. Peta. • Hampir seluruh data kuantitatif Lingkar. dan Pencar mampu disajikan dnegan cara ini • Bentuk persiapan untuk membuat grafik dan diagram Tabel Grafik .

Penggunaan Indikator (contoh indikator RS) ◦ Untuk memonitor suatu ◦ Efisien untuk rumah sakit dapat program/kegiatan dengan dilihat dari pelayanan rawat inap. misal : mengevaluasi hasil kinerja yang ◦ Bed Occupancy Rate (BOR)  60- ada baik mutu dan efisiensinya 85% ◦ Bed Turn Over (BTO)  40- 50x/thn ◦ Turn Over Internal (TOI)  1-3 hr ◦ Average Length of Stay (ALOS)  6-9 hr . mengetahui. mengukur.

Juknis . Sistem Koding komputer/manual. Contoh aplikasi pada sistem Informasi Medis INPUT PROSES OUTPUT • SK Menkes 691 A/1984 • Pengumpulan • Informasi Medis • Sumber Daya • Pengolahan • Angka kematian • SDM : Kualitas jumlah • Analisis • Angka kesakitan pelatihan • Penyajian • Rujukan • Biaya : Operasi • Penyimpanan • Obat pemeliharaan dan • Pemanfaatan • Kegiatan Pelayanan pengembangan Pasien • Peralatan : Komputer. Formulir. Data Medis • Metode : Sistem RM.

ALOS) • Daftar Persalinan • Pengolahan Data • Produktivitas dokter • Daftar Kunjungan Penunjang • Editing • Kegiatan RS • Daftar Pengunjung Baru • Coding • Morbiditas • Dst • Olah • Mortalitas • Analisis Data • Dst • Penyajian Data INPUT OUTPUT . BTO. KERANGKA SISTEM • Daftar Kunjungan Poli PROSES • Indikator (BOR. • Daftar Operasi LOS. TOI.

keuangan.Tugas Kelompok ◦Definisi big data? ◦Keuntungannya terhadap rumah sakit ◦Keuntungan dalam berbagai bidang: Medis. pemasaran. R&D. SDM .

TERIMA KASIH Sukses selalu! .