You are on page 1of 19

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan
rahmat, karunia, serta taufik dan hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan makalah
tentang Konstitusi ini dengan baik meskipun banyak kekurangan didalamnya. Dan
juga kami berterima kasih pada Bapak Syaipul Hadi, S.Ip, MA selaku Dosen mata
kuliah Pendidikan Kewarganegaraan yang telah memberikan tugas ini kepada kami.

Kami sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam rangka menambah
wawasan serta pengetahuan kita mengenai pengetahuan Konstitusi dalam sebuah
negara. Kami juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam makalah ini terdapat
kekurangan dan jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu, kami berharap adanya
kritik, saran dan usulan demi perbaikan makalah yang telah kami buat di masa yang
akan datang, mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa saran yang
membangun.

Semoga makalah sederhana ini dapat dipahami bagi siapapun yang
membacanya. Sekiranya makalah yang telah disusun ini dapat berguna bagi kami
sendiri maupun orang yang membacanya. Sebelumnya kami mohon maaf apabila
terdapat kesalahan kata-kata yang kurang berkenan dan kami memohon kritik dan
saran yang membangun dari Anda demi perbaikan makalah ini di waktu yang akan
datang.

Banjarmasin,24 Februari 2018

Penyusun

1

..................................................... Konstitusi Indonesia dengan Negara Lain............................................................................................................................................................................... Negara Konstitusional ..................................... Klasifikasi Konstitusi ........................................................................ Sejarah Singkat Lahirnya Konstitusi di Indonesia dan Pengertian Konstitusi…………………………………………………………………………………………………………………......... Hak dan Kewajiban Konstitusional Warga Negara Penduduk ........ 18 A............... Tujuan ..................................................................... Kedudukan........................................................ Latar Belakang . 12 F....................... Rumusan Masalah ................... 3 A........................................................... 4 C.............. 10 E................................................................................................................ 18 DAFTAR PUSTAKA ......... 8 C........................ 5 A................................................. DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN ....................... 15 BAB III PENUTUP ....................... Simpulan ... 19 2 .................................................................................... 3 B...............5 B............................ 4 BAB II PEMBAHASAN ......................................................................Fungsi dan Sifat Konstitusi ..................... 9 D.........................................................................................

Dengan pendidikan tentang dasar negara dan konnstitusi diharapkan masyarakat Indonesia mampu mempelajari. Dalam arti luas konstitusi adalah hukum tata negara. memahami dan melaksanakan segala kegiatan kenegaraan berlandaskan dasar negara dan konstitusi. Golongan masyarakat yang demikian sepertinya kurang pemahaman pendidikan tentang dasar negara kita itu. yaitu keseluruhan aturan dan ketentuan (hukum) yang menggambarkan sistem ketatanegaraan suatu negara. 3 . Terlebih di era globalisasi seperti ini masyarakat di tuntut untuk mampu memilah-milah pengaruh positif dan negatif dari globalisasi tersebut. Latar Belakang Sekarang ini mungkin banyak masyarakat Indonesia yang megabaikan arti dari pancasila sebagai dasar negara dan UUD 1945 sebagai konstitusi. Bahkan bukan hanya mengabaikan. namun banyak juga yang tidak mengetahui makna dari dasar negara dan konstitusi tersebut. namun tidak kehilangan jati dirinya apalagi tercabut dari akar budaya bangsa dan keimanan. Dasar negara menjadi sumber bagi pembentukan norma-norma hukum dibawah nya. BAB I PENDAHULUAN A. Konstitusi adalah salah satu norma hukum dibawah dasar negara.

fungsi dan sifat konstitusi ? 3) Apa yang dimaksud dengan negara konstitusional ? 4) Apa saja hak dan kewajiban konstitusional warga negara penduduk ? 5) Bagaimana konstitusi indonesia dengan negara lain ? 6) Apa yang dimaksud klasifikasi konstitusi ? C.B. 6) Agar mengetahui apa yang dimaksud klasifikasi konstitusi. 3) Mengetahui apa yang dimaksud dengan negara konstitusional. 4) Agar mengetahui apa saja hak dan kewajiban konstitusional warga negara penduduk. Rumusan Masalah 1) Bagaimana sejarah dan pengertian konstitusi ? 2) Bagaimana kedudukan. 2) Agar mengetahui bagaimana kedudukan. 4 . 5) Mengetahui bagaimana konstitusi indonesia dengan negara lain. Tujuan 1) Agar dapat menngetahui bagaimana sejarah dan pengertian konstitusi.fungsi dan sifat konstitusi.

2) Konstitusi Republik Indonesia serikat yang lazim dikenal dengan sebutan konstitusi RIS (27 Desember 1949 – 17 Agustus 1950) 3) UUD 1950 (17 Agustus 1950 – 05 Juli 1959). BPUPKI menentukan tim khusus yang bertugas menyusun konstitusi bagi Indonesia merdeka yang dikenal dengan nama UUD 1945. Jakarta: Rajawali Pers. Pada masa kejayaannya (antara tahun 624-404 SM) Athena pernah mempunyai tidak kurang dari 11 konstitusi. Konstitusi sebagai suatu kerangka kehidupan politik telah disusun dan melalui oleh hukum . Koleksi Aristoteles sendiri berhasil terkumpul sebanyak 158 buah konstitusi dari berbagai negara. Sejarah Singkat Lahirnya Konstitusi di Indonesia dan Pengertian Konstitusi Catatan historis timbulnya negara konstitusional. masyarakat mulai memahami bahwa konstitusi merupakan suatu kumpulan ketentuan dan 1 Dahlan Thaib. Teori dan Hukum Konstitusi. Dalam perjalanan sejarah. yaitu sejak zaman Yunani. 2013. BAB II PEMBAHASAN A. (semacam kitab hukum).1 Dalam sejarahnya. Pada saat itu masyarakat memahami bahwa konstitusi hanya suatu kumpulan dari peraturan serta adat kebiasaan semata. h. Kemudian. pengertian tersebut berkembang pada masa Kekaisaran Roma. dkk. yaitu: 1) UUD 1945 yang masa berlakunya sejak 18 Agustus 1945 sampai 27 Desember 1949. 4) UUD 1945 yang merupakan pemberlakuan kembali konstitusi pertama Indonesia dengan masa berlakunya sejak dekrit presiden 05 Juli 1959 – Sekarang. sebenarnya merupakan proses sejarah yang panjang dan selalu menarik untuk dikaji. konstitusi Indonesia telah mengalami beberapa kali pergantian baik nama maupun substansi materi yang dikandungnya. Undang-Undang Dasar 1945 dirancang sejak 29 Mei 1945 sampai 16 Juni 1945 oleh BPUPKI. 2 5 .

yang terdapat dalam constitutiones tersebut yaitu pernyataan pendapat dari ahli hukum. dan (4) konstitusi sebagai norma hukum dasar negara. Mengutip Sri Soemantri M).3 Dalam bahasa Latin. Carl Schmitt dalam bukunya yang berjudul Verfassungslehre. membagi konstitusi dalam empat pengertian:4 Pertama. (2) konstitusi sebagai bentuk negara baik demokrasi ataupun monarki. h. h.2 Pengertian konstitusi. yaitu cume dan statuere. 2 Ibid. dkk. yaitu keseluruhan dari peraturan-peraturan baik yang tertulis maupun tidak tertulis yang mengatur secara mengikat cara-cara bagaimana sesuatu pemerintahan diselenggarakan dalam suatu masyarakat. Dengan demikian. dalam praktik dapat berarti lebih luas daripada pengertian Undang-Undang Dasar. Tafsir Konstitusi Berbagai Aspek Hukum (Jakarta: Kencana. peraturan yang ditetapkan oleh para kaisar atau para preator. serta adat kebiasaan setempat. Atas dasar itu.. bentuk tunggal (constitutio) berarti menetapkan sesuatu secara bersama-sama dan bentuk jamak (constitusiones) berarti segala sesuatu yang telah ditetapkan. Konstitusi dalam arti absolut.”. h. sedangkan statuere berasal dari kata sta yang membentuk kata kerja pokok stare yang berarti berdiri. Pengertian ini mencakup empat sub pengertian yaitu: (1) konstitusi sebagai kesatuan organisasi negara. Istilah konstitusi berasal dari bahasa Prancis (constituer) yang berarti membentuk. (3) konstitusi sebagai faktor integrasi. Cume adalah sebuah preposisi yang berarti “bersama dengan.. 2011). 7 4 Taufiqurrohman Syahuri. kata konstitusi merupakan gabungan dari dua kata. (Dahlan Thaib. di samping undang-undang. 6 3 Ibid. 32 6 . kata statuere mempunyai arti “membuat sesuatu agar berdiri atau mendirikan/menetapkan”. Bagi para sarjana ilmu politik istilah Constitution merupakan sesuatu yang lebih luas.

Disebut demikian karena ia merupakan idaman atau cita-cita (golongan borjuis l[i]beral) agar pihak penguasa tidak berbuat sewenang-wenang terhadap rakyat. yang mengandung pengertian sebagai keputusan politik yang tertinggi tentang sifat dan bentuk suatu kesatuan politik yang disepakati oleh suatu negara. dan (2) Konstitusi dalam arti formil atau konstitusi tertulis. Keempat. Maksudnya sebagai konstitusi yang dihubungkan dengan kepentingan suatu golongan tertentu. L. Konstitusi dalam arti ideal. menuangkan susunan kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dakam suatu Undang-Undang Dasar.5 Bangsa Indonesia di dalam alenia ke empat pembukaan UUD 1945.konstitusi dalam arti relatif. Van Apeldoorn telah membedakan secara jelas istilah constitution dengan gronwet (Undang-Undang Dasar). 5 Ibid. disamping itu ditegaskan bahwa di samping hukum dasar tertulis ada hukum dasar tidak tertulis yaitu aturan- aturan dasar yang timbul dan terpelihara dalam praktek penyelanggaraan negara sekalipun tidak tertulis. kalau Undang-Undang Dasar adalah bagian tertulis dari suatu konstitusi. sedangkan konstitusi memuat baik peraturan tertulis maupun yang tidak tertulis. J. Ketiga. Kedua. Sementara Sri Soemantri M. Penyamaan arti dari keduanya ini sesuai dengan praktik ketatanegaraan di sebagian besar negara-negara dunia termasuk di Indonesia. berarti bangsa Indonesia menuangkan konstitusinya ke dalam suatu hukum dasar tertulis. 8 7 . Dalam pengertian ini mencakup dua hal: (1) Konstitusi sebagai tuntutan dari golongan borjuis liberal agar hak-haknya dijamin tidak dilanggar oleh penguasa. Konstitusi dalam arti positif. h. dalam disertasinya mengartikan konstitusi sama dengan Undang-Undang Dasar.

dan tujuan konstitusi dalam negara berubah dari zaman ke zaman.  Fungsi penyalur atau pengalih kewenangan dari sumber kuasaan yang asli (yang dalam sistem demokrasi adalah rakyat).  Fungsi pengatur hubungan kekuasaan antar organ negara. h. Konstitusi berkedudukan sebagai benteng pemisah antara rakyat dan penguasa yang kemudian secara berangsur-angsur mempunyai fungsi sebagai alat rakyat dalam perjuangan kekuasaan melawan golongan penguasa.Cit. dan lain-lain. T. Hukum Tata NegaraI (Jakarta: PT. sekalipun demikian baik hukum tertulis maupun hukum tidak tertulis dikuasai oleh pokok-pokok pikiran yang terkandung di dalam pembukaan yaitu Pancasila. pancasila merupakan sumber dari segala sumber hukum yang ada di Indonesia.  Fungsi pengatur hubungan kekuasaan antar organ negara dan warga negara. Konstitusi memiliki fungsi-fungsi yang oleh Jimly Asshiddiqie.88 7 Op. T.6 B. diperinci sebagai berikut:7  Fungsi penentu dan pembatas kekuasaan organ negara. fungsi. Jadi. h. guru besar hukum tata negara. Rineka Cipta. 2003). Hal ini sering kita ungkapkan sebagai. S. diutamakan hukum tertulis.Fungsi dan Sifat Konstitusi Kedudukan. Kenyataan ini menunjukkan bahwa di dalam tata hukum kita. Kedudukan. Secara garis besar konstitusi bertujuan untuk membatasi tindakan sewenang-wenang pemerintah. menjamin hak-hak pihak yang diperintah (rakyat) dan menetapkan pelaksanaan kekuasaan yang berdaulat. Sehingga 6 C. konstitusi memiliki fungsi untuk mengorganisir kekuasaan agar tidak dapat digunakan secara paksa dan sewenang-wenang. Kansil.  Fungsi pemberi atau sumber legitmasi terhadap kekuasaan negara ataupun kegiatan penyelenggaran kekuasaan negara. Kansil dan Christine S. 28 8 .

Peradilan yang bebas dan mandiri. menurut Sri Soemantri dengan mengutip pendapat Steenbeck.html?m=1. C. 2011. Pertanggungjawaban kepada rakyat (akuntabilitas publik) sebagai sendi utama dari asas kedaulatan rakyat. Anatomi kekuasaan (kekuasaan politik) tunduk pada hukum. http://destiwd. Sedangkan konstitusi negara dikatakan rigit/kaku apabila konstitusi itu sulit untuk diubah kapanpun. Sedangkan.blogspot. 3. Jaminan hak-hak manusia 2. Konstitusi bersifat fleksibel (luwes) dan rigit (kaku). yaitu:8 1. Susunan ketatanegaraan yang bersifat mendasar 3. Jaminan dan perlindugan hak-hak asasi manusia. Makalah Konstitusi. Negara konstitusional bukan sekedar konsep formal tetapi juga memiliki makna normatif. menyatakan bahwa terdapat tiga materi muatan pokok dalam konstitusi. 8 Desti Wulandari. Dalam paham konstitusi demokratis dijelaskan bahwa isi konstitusi meliputi: 1.id/2011/10/makalah- konstitusi. maka ia bukan merupakan negara konstitusional. Konstitusi negara memiliki sifat fleksibel/luwes apabila konstitusi itu memungkinkan adanya perubahan sewaktu-waktu sesuai perkembangan jaman/dinamika masyarakatnya.co. diakses tanggal 27 Februari 2018 9 . pada hakikatnya tujuan konstitusi merupakan perwujudan paham tentang konstitusionalisme yang berarti pembatasan terhadap kekuasaan pemerintah di satu pihak dan jaminan terhadap hak-hak warga negara maupun setiap penduduk dipihak lain. 2. Pembagian dan pembatasan kekuasaan. 4. Negara Konstitusional Suatu negara yang memiliki konstitusi yang isinya mengabaikan kedaulatan rakyat dan menempatkan semua kekuasaan di tangan seorang pemimpin dan digunakan menurut kepentingan sendiri.

cet. Hak dan Kewajiban Konstitusional Warga Negara Penduduk Dari penjelasan pasal 28 UUD 1945 yaitu Pasal-pasal baik yang hanya mengenai warga negara maupun yang mengenai seluruh penduduk memuat hasrat bangsa Indonesia untuk membangun negara yang bersifat demokratis dan yang hendak menyelanggarakan keadilan sosial dan perikemanusiaan. 231 10 . Carl J. IX. Sementara Adnan Buyung Nasution dalam desertasi nya. D.pembatas yang dimaksud termaktub dalam konstitusi. 1985. tetapi yang tunduk kepada beberapa pembatas yang dimaksud untuk memberi jaminan bahwa kekuasaan yang diperlukan untuk pemerintahan itu tidak disalah gunakan oleh mereka yang mendapat tugas untuk memerintah. 56-57 10 Adnan Buyung Nasution. 2) Kekuasaan rakyat atau kedaulatan harus diselaraskan dengan keadilan. 3) Kedaulatan rakyat dan kesejahteran rakyat tidak hanya perlu dicatat dalam istilah yang jelas. h. 1959. mengatakan bahwa yang dimaksud negara Konstitusional adalah pertama-tama ia merupakan negara yang mengakui dan menjamin hak-hak warga negara. h. serta membatasi dan mengatur kekuasaannya secara hukum. Dasar-Dasar Ilmu Politik (Jakarta: PT. 1995. tetapi harus diwujjudkan pula dalam pasal-pasal yang jelas di dalam Undang-Undang Dasar. yang mengatakan bahwa dalam pengertian konstitusionalisme harus dipenuhi persyaratan:11 1) Bahwa pengakuan dan deklerasi hak-hak asasi manusia merupakan persyaratan mutlak bagi setiap dekarasi kemerdekaan suatu negara. Friedrich dalam bukunya berjudul “Constitutional government and democracy: Theory and Practice in Europe and America (1967)” berpendapat: 9 Konstitusionalisme adalah gagasan bahwa pemerintah merupakan suatu kumpulan aktivitas yang diselenggarakan atas nama rakyat. h. 118 11 Muhammad Yamin. 9 Mariam budiardjo. Aspirasi Pemerintahan Konstitusional di Indonesi (Jakarta: Grafity. Gramedia.10 Pandangan ini sejalan dengan pendapat Muhammad Yamin. Naskah Persiapan Undang-Undang Dasar 1945 (Jakarta: Yayasan Prapanca.

e) Hal atas bela negara serta kewajibannya. c) Hak atas pekerjaan yang layak dari segi kemanusiaan. Rineka Cipta. Mengingat bahwa warga negara juga penduduk.12 12 C. h. Hukum Tata NegaraI (Jakarta: PT. d) Hak akan kehidupan yang layak dari segi kemanusiaan. ialah: a) Kesamaan kedudukan dalam hukum dan kewajiban menaati hukum. b) Kemerdekaan tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing- masingdan beribadah sesuai agamanya dan kepecayaan nya itu. Dengan demikian hak dan kewajiban konstitusional warga negara atau hak asasi menurut UUD 1945. yang di dalam pola pikir individualistic-liberal disebut kebebasan berpolitik. Kansil. b) Kesamaan hak dalam pemerintah dan kewajiban menjunjung tinggi pemerintahan yang sah. T. Dengan pasal di atas nampak pula bahwa UUD 1945 mengambil konstruksi dalam hal hak kemanusiaan ini membedakan dalam hak dan kewajiban warga negara dan kedudukan penduduk. maka baggi warga negara diakui juga hak dan kewajiban yang berlaku bagi penduduk. T. Demikian UUD 1945. memperinci hak dan kewajiban konstitusional warga negara dan penduduk. yang akan menjadi landasan bagi seperangkat tata hukum mengenai hak dan kewajiban kemanusiaan menurut bangsa Indonesia. yaitu: a) Kebebasan berserikat. berkumpul dan menyatakan pendapat. 2003). f) Ha katas pendidikan nasional dan kewajibannya. 95-96 11 . pemahamannya menuntut pembina rasa hukum dan kesadaran hukum. Kansil dan Christine S. c) Fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara. S.

yaitu sebagai berikut: 1. RIS yang berdiri sejak tanggal 27 Desember 1949 hanya berlaku kurang dari satu tahun. 2. Konstitusi di negara kita adalah UUD 1945. UUD 1950 adalah UUD sementara yang berlaku sampai konstituante dapat menyusun dan menetapkan UUD. 2) Pengesahan UUD 1945. Konstitusi Negara Republik Indonesia. 1) Persiapan Pembentukan UUD 1945.wordpress. E. semua perundang-undangan dan peraturan harus bersumber pada UUD 1945. Konstitusi Indonesia dengan Negara Lain a) Konstitusi Negara Indonesia Undang-Undang Dasar atau Konstitusi Negara Republik Indonesia disahkan dan ditetapkan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada hari Sabtu tanggal 18 Agustus 1945. b.com/ diakses pada tanggal 27 Februari 2018 12 . Mukadimah terdiri atas empat alinea. 2010. UUDS 1950 terdiri atas beberapa bagian-bagian. 13 Queen. https://www. UUD 1945 (5 Juli 1959-11 Maret 1966). Konstitusi RIS 27 Desember 1949-17 Agustus 1950. c. Pada tahun 1955. UUDS 1950 (17 AGustus1950-5 Juli 1959). e. Jadi. Sebagai hukum dasar.google. UUD 1945 (18 agustus 1945-27 Desember 1949). 3) Sistematika UUD 1945. yakni sehari setelah proklamasi kemerdekaan. UUD 1945 setelah Amandemen (19 Oktober 1999- Sekarang). UUD 1945 merupakan sumber hukum.com/amp/s/thinkquantum. Batang tubuh . d. UUD 1945 ialah hukum dasar yang tertulis. Berbagai konstitusi yang pernah berlaku di Indonesia:13 a. pemilihan umum dilaksanakan.

Program-program kebijakan kabinet harus disesuaikan dengan tujuan politik sebagai anggota parlemen. Undang-Undang Dasar kilta. h. 103 15 ‘Tanpa Nama’.14 b) Konstitusi Negara Inggris (Negara Liberal) Pemerintah Inggris dikenal sebagai induknya parlementeria (mother of parliament). Bila kabinet melakukan penyimpangan terhadap program kebijakan yang dibuat. Undang-Undang Dasar) gronwet sebagai konstitusi tertulis merupakan dokumen formal yang antara lain berisi pandangan tokoh-tokoh bangsa yang hendak diwujudkan. Mengacu pada pendapat A. Menteri-menteri (cabinet) harus mempertanggungjawabkan semua tindakannya kepada DPR. Dalam kaitan ini menurut Soekarno UUD 1945 adalah “… sekadar Undang-Undang Dasar sementara.html?m=1. inilah revolutie grondwet. Ini berarti cabinet harus mendapat kepercayaan (mosi) dari parlemen. Jakarta: Rajawali Pers. ratu.A. anggota parlemen dapat menjatuhkan kabinet dengan memberikan mosi tidak percaya kepada pemerintah. Teori dan Hukum Konstitusi. diakses tanggal 27 Februari 2018 13 .blogspot. 2013. 4. 14 Dahlan Thaib. Nanti kita membuat Undang-Undang Dasar yang lebih sempurna dan lengkap”. Ciri-ciri pemerintahan parlementer Inggris adalah sebagai berikut:15 1. kedaulatan berada di tangan rakyat (parliament sovereignty). Kekuasaan legislative (DPR/Parlemen) lebih kuat daripada kekuasaan eksekutif (Pemerintah = Perdana Menteri) 2. dkk. http://eustass-kid28. Konstitusi Negara Liberal (Inggris) dan Konstitusi Negara Komunis(China).co.H.id/2010/02/kosntitusi-negara-liberalinggris-dan. bahwa barangkali boleh dikatakan pula. pangeran. Kedudukan kepala negara (raja. atau kaisar) hanya sebagai lambing atau simbol yang tidak dapat diganggu gugat. Pada pemerintahan parlementer. 2010. Strucken. baik waktu sekarang maupun untuk masa yang akan datang. 3.

2. Memimpin kabinet yang para anggotanya dipilihnya sendiri. 5. 4. Membimbing Majelis Rendah. 3. Menjadi penghubung dengan raja/ratu. Mempersiapkan bidang legislasi atas dasar kebijakan menteri. Tugas pokok: Pemegang kekuasaan eksekutif ada perdana menteri yang mencakup antara lain: 1. Mengawasi gagasan-gagasan politik. yaitu House of Commons (Majelis Rendah). dan kekuasaan sesungguhnya ada perdana menteri. Tugas pokok: Parlemen dalam sistem pemerintahan Inggris memiliki peran sebagai berikut: 1. Memipin partai mayoritas. Menilai secara kontinu rekan-rekan seperti yang duduk di kabinet. Memaparkan argumentasi-argumentasi politik kepada para pemilih. Menyatakan gagasan-gagasan politik. 3. 2. a) Lembaga-Lembaga Kenegaraan Inggris 1) Badan Eksekutif (White-hall) Raja atau ratu sebagai pemegang tahta kerajaan hanya berfungsi dalam segi-segi pemerintahan yang bersifat seremonial (keupacaraan). 2) Badan legislatif (Parlemen) Parlemen terdiri dari dua kamar (bicameral). 14 . 4. dan House of Lords (Majelis Tinggi).

Raja John menjamin bahwa pemungutan pajak tidak akan dilakukan tanpa persetujuan dari yang bersangkutan. 16 Op. dan konvensi (conventions). Magna Charta di dunia Barat dipandang sebagai permulaan dari gagasan konstitusionalisme serta pengakuan terhadap kebebasan dan kemerdekaan rakyat. dan bahwa tidak akan diadakan penangkapan tanpa peradilan. Raja John dari Inggris dipaksa oleh beberapa bangsawan untuk mengakui beberapa hak mereka. Aturan-aturan konstitusional itu tersebar dalam berbagai undang-undang dan dokumen negara lainnya. h. hukum adat (common law). meskipun belum sempurna.Cit. 18 15 . Walaupun Inggris tidak mempunyai Undang-Undang Dasar. Negara Inggris tidak mempunyai Undang-Undang Dasar atau konstitusi tertulis. Pada 1215. Klasifikasi Konstitusi Konstitusi dapat diklasifikasikan sebagai berikut: a) Konstitusi tertulis dan tidak tertulis 1) Konstitusi tertulis merupakan suatu dokumen yang dapat dijumpai pada sejumlah hukum dasar yang diadopsi atau diarancang oleh para penyusun konstitusi dengan tujuan untuk memberikan ruang lingkup seluas mungkin bagi proses undang-undang biasa untuk mengembangkan konstitusi itu sendiri dalam aturan-aturan yang sudah disiapkan. tetapi mempunyai konstitusi yang secara lengkap memuat aturan-aturan keorganisasian negara berdasarkan perkembangan selama kurang lebih delapan abad. Dalam Charter of English Liberties ini. negara ini merupakan model negara konstitusional tertua yang tumbuh secara evolusi sejak diterbitkannya Magna Charta tahun 1215 yang mewajibkan raja menegakkan hukum sebagai hasil perlawanan bersenjata dan tuntutan dari para bangsawan. 16 F. yang kemudian dicantumkan dalam Magna Charta.

dan Konvensi. Referendum. Konstitusi derajat tinggi ialah konstitusi yang mempunyai derajat kedudukan yang paling tinggi dalam negara dan berada diatas peraturan perundang- undang yang lain. 2. Dalam negara kesatuan. Mempunyai kedudukan dan derajat yang lebih tinggi dan peraturan undang-undang yang lain. pembagian kekuasaan tidak dijumpai karena seluruh kekuasaannya terpusat pada pemerintah pusat sebagaimana diatur dalam konstitusi. 2. Ciri-ciri konstitusi fleksibel yaitu: a. d. Konstitusi system pemerintahan presidensial dan konstitusi system pemerintahan parlementer. 16 . b. Konstitusi serikat dan konstitusi kesatuan 1. Konstitusi derajat tinggi dan konstitusi derajat tidak tinggi 1. istimewa dan persyaratan yang berat. 2. c. Elastis b. Hanya dapat diubah dengan cara yang khusus. Ciri-ciri konstitusi yang kaku a. Jika bentuk Negara itu serikat maka akan didapatkan system pembagian kekuasaan antara pemerintah Negara serikat dengan pemerintah Negara bagian. 2) Konstitusi tidak tertulis dalam perumusannya tidak membutuhkan proses yang panjang misalnya dalam penentuan Amandem. Konstitusi tidak derajat tinggi ialah konstitusi yang tidak mempunyai kedudukan serta derajat. e. b) Konstitusi Fleksibel dan Konstitusi Kaku 1. Diumumkan dan diubah dengan cara yang sama.

Konstitusi yang mengatur beberapa ciri-ciri system pemerintahan presidensial dapat diklasifikasikan kedalam konstitusi system pemerintah presidensial begitu pula sebaliknya. 17 .

Konstitusi sebagaimana disebutkan merupakan aturan-aturan dasar yang dibentuk dalam mengatur hubungan antar negara dan warga negara. 2. Konstitusi dalan arti luas. . konstitusi dustur terbagi menjadi dua bagian yaitu tertulis (undang-undang) dasar dan yang tidak tertulis. 4. 5. 18 . Dalam praktiknya. yaitu sebagai hukum dasar yang tertulis atau Undang-Undang Dasar dan hukum dasar yang tidak tertulis/konvensi 3. Konstitusi merupakan media bagi terciptanya kehidupan yang demokratis bagi seluruh warga negara. yaitu sebagai hukum dasar yang tertulis atau Undang-Undang Dasar. BAB III PENUTUP A. Simpulan Berdasarkan pembahasan dapat disimpulkan bahwa : 1.Konstitusi dalam arti sempit. atau dikenal juga dengan konvensi.

http://eustass-kid28.com/amp/s/thinkquantum. Jakarta: Rajawali Pers. Tafsir Konstitusi berbaai Aspek Hukum. Dahlan dkk. diakses pada tanggal 27 Februari 2018 Wulandari.blogspot. Rineka Cipta. https://www.wordpress.com/ diakses pada tanggal 27 Februari 2018 S.html?m=1. T. 2011. ‘Tanpa Nama’. Konstitusi Negara Liberal (Inggris) dan Konstitusi Negara Komunis(China). 2010. Hukum Tata Negara. 2003 Syahuri. Kansil. 2010. Makalah Konstitusi. diakses pada tanggal 27 Februari 2018 19 . Teori dan Hukum Konstitusi. T.html?m=1.id/2011/10/makalah-konstitusi.blogspot. 2011 Thaib.co. Kansil & S. Taufiqurrahman. http://destiwd. Jakarta: Kencana. Jakarta: PT.id/2010/02/kosntitusi- negara-liberalinggris-dan. 2013.google.co. DAFTAR PUSTAKA Queen. Christine. Desti. Konstitusi Negara Republik Indonesia.