You are on page 1of 8

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Ekstraksi adalah penguraian zat zat berkhasiat atau zat aktif dibagian
tanaman, hewan, dan beberapa jenis ikan pada umumnya mengandung
senyawa senyawa yang mudah larut dalam pelarut organik. Pada umumnya
zat aktif dapa tanaman dan hewan terdapat didalam sel namun sel tanaman da
hewan begitu pula ketebalan masing masing berbeda sehingga diperlukan
metode ekstraksi dan pelarut tertentu dalam mengeksrtaknya. Proses
terekstraknya zat aktif pada sel tanaman adalah pelarut organik akan
menembus dindidng sel dan masuk kadalam rongga sel yang mengandung zat
aktif, zat aktif akan larut pada pelarut organik tersebut hingga terjadi
perbedaan konsentrasi antara larutan zat aktif didalam sel da pelarut organic
diluar sel, maka larutan terpakat akan didistribusi keluar sel dan prose ini
terulang sampai terjadi keseimbangan antara konsentrasi cairan zat aktif dan
diluar sel.
Kandungan kimia dari suatu tanaman atau simplisia nabati yang berkasiat
obat umumnya mempunyai sifat kepolaran yang berbeda-beda, sehingga perlu
dipisahkan secara selektif menjadi kelompok-kelompok tertentu. Salah satu
contohnya adalah alkaloid yang banyak terdapat pada tanaman berbunga. Secara
kimia alkaloid merupakan basa organik yang mengandung satu atau lebih atom
nitrogen di dalam satu cincin. Alkaloid di dalam tanaman berada dalam bentuk
garam dari asam-asam organik lemah. Alkaloid bebas dapat larut dalam pelarut
organik seperti kloroform, sedangkan garam-garam organik larut dalam larutan
air (Agoes,2007).
Jenis-jenis ekstraksi bahan alam yang sering dilakukan adalah :
1. Ekstraksi Cara Dingin
Metode ini artinya tidak ada proses pemanasan selama proses
ekstraksi berlangsung, tujuannya untuk menghindari rusaknya senyawa
yang dimaksud rusak karena pemanasanan. Jenis ekstraksi dingin adalah
maserasi dan perkolasi.

Apa yang dimaksud dengan sokletasi ? 2. Tujuan Tujuan dari makalah ini adalah : 1. Apa syarat pelarut yang digunakan ? 4. Ekstraksi Cara Panas Metode ini pastinya melibatkan panas dalam prosesnya. Apa keunggulan dan kelemahan sokletasi ? 3. Bagaimana prosedur kerja ekstraksi dengan sokletasi ? C. Rumusan Masalah Rumusan masalah dalam makalah ini adalah : 1. B. Agar pembaca lebih memahmi apayang dimaksud dengan sokletasi 2. Dari pembahasan diatas maka dibuat makalah tentang sokletasi. Metodanya adalah refluks. Agar pembaca mengetahui keunggulan dan kelemahan sokletasi 3. agar pembaca dapat memahami lebih jauh tentang sokletasi. ekstraksi dengan alat soxhlet dan infusa. Dengan adanya panas secara otomatis akan mempercepat proses penyarian dibandingkan cara dingin. Agar pembaca mengetahui prosedur kerja ekstraksi dengan sokletasi . Agar pembaca mengetahui apa syarat pelarut yang digunakan 4. 2.

Metoda sokletasi seakan merupakan penggabungan antara metoda maserasi dan perkolasi. Pengambilan suatu senyawa organik dari suatu bahan alam padat disebut ekstraksi. Adapun prinsip sokletasi ini yaitu : Penyaringan yang berulang ulang sehingga hasil yang didapat sempurna dan pelarut yang digunakan relatif sedikit. Ini awalnya dirancang untuk ekstraksi lipid dari bahan padat. Metode sokletasi menggunakan suatu pelarut yang mudah menguap dan dapat melarutkan senyawa organik yang terdapat pada bahan tersebut. tidak dapat digunakan dengan baik karena persentase senyawa yang akan digunakan atau yang akan diisolasi cukup kecil atau tidak didapatkan . Isolasi semacam itu disebut sokletasi. ekstraktor Soxhlet tidak terbatas pada ekstraksi lipid. ekstraksi Soxhlet hanya diperlukan apabila senyawa yang diinginkan memiliki kelarutan terbatas dalam pelarut. sehingga semua komponen yang diinginkan akan terisolasi. Jika senyawa organik yang terdapat dalam bahan padat tersebut dalam jumlah kecil. Biasanya. Namun. maka teknik isolasi yang digunakan tidak dapat secara maserasi. Jika pada metoda pemisahan minyak astiri (distilasi uap). maka pelarutnya diuapkan kembali dan sisanya adalah zat yang tersari. Pengertian Sokletasi Sebuah ekstraktor Soxhlet adalah bagian dari peralatan laboratorium. BAB II PEMBAHASAN A. tapi tidak melarutkan zat padat yang tidak diinginkan. Sokletasi adalah suatu metode atau proses pemisahan suatu komponen yang terdapat dalam zat padat dengan cara penyaringan berulang ulang dengan menggunakan pelarut tertentu. Ditemukan pada tahun 1879 oleh Franz von Soxhlet. Bila penyaringan ini telah selesai. melainkan dengan teknik lain dimana pelarut yang digunakan harus selalu dalam keadaan panas sehingga diharapkan dapat mengisolasi senyawa organik itu lebih efesien. dan pengotor tidak larut dalam pelarut.

b. Kondensor berfungsi sebagai pendingin. maka cara yang terbaik yang didapatkan untuk pemisahan ini adalah sokletasi Sokletasi digunakan pada pelarut organik tertentu. Komponen-komponen dari alat soklet. secara teratur pelarut tersebut dimasukkan kembali kedalam labu dengan membawa senyawa kimia yang akan diisolasi tersebut. dan juga untuk mempercepat proses pengembunan. Pipa F atau pipa uap berfungsi sebagai jalannya uap. antara lain: Nama-nama instrumen dan fungsinya : a. Timbal atau klonsong berfungsi sebagai wadah untuk sampel yang ingin diambil zatnya. bila pada sifon larutannya penuh kemudian jatuh ke labu alas bulat maka hal ini dinamakan 1 siklus .pelarut yang diinginkan untuk maserasi ataupun perkolasi ini. d. c. Pelarut yang telah membawa senyawa kimia pada labu distilasi yang diuapkan dengan rotary evaporator sehingga pelarut tersebut dapat diangkat lagi bila suatu campuran organik berbentuk cair atau padat ditemui pada suatu zat padat. bagi pelarut yang menguap dari proses penguapan. Sifon berfungsi sebagai perhitungan siklus. maka dapat diekstrak dengan menggunakan pelarut yang diinginkan. Dengan cara pemanasan. sehingga uap yang timbul setelah dingin secara kontinyu akan membasahi sampel.

atau kloroform untuk memisahkan senyawa-senyawa terpenoid dan lipid – lipid. Pelarut organik dapat mengambil senyawa organik berulang kali 2. Tidak baik dipakai untuk mengekstraksi bahan bahan tumbuhan yang mudah rusak atau senyawa senyawa yang tidak tahan panas karena akan terjadi penguraian. C. dan reagen reagen lainnya. eter. kemudian dilanjutkan dengan alkohol dan etil asetat untuk memisahkan senyawa–senyawa yang lebih polar. Proses sokletasi berlangsung cepat d. Pelarut tersebut akan terpisah dengan cepat setelah pengocokan. Syarat Pelarut yang Digunakan Syarat-syarat pelarut yang digunakan dalam proses sokletasi : 1. 3. c. Na. Pelarut terbaik untuk bahan yang akan diekstraksi. Harus dilakukan identifikasi setelah penyarian. eter. 5. Ekstraksi dilakukan dengan menggunakan secara berurutan pelarut– pelarut organik dengan kepolaran yang semakin menigkat. e. Titik didih pelarut rendah. metil klorida dan alkohol 2. Dimulai dengan pelarut heksana. . Jumlah pelarut yang digunakan sedikit c. Hot plate berfungsi sebagai pemanas larutan B. Jumlah sampel yang diperlukan sedikit e. petroleum eter. petroleum eter. b. wagner. 6. Pelarut yang mudah menguap. 4. polar atau nonpolar. Kelemahan sokletasi : a. Pelarut yang digunakan mempunyai titik didih rendah. Sifat sesuai dengan senyawa yang akan diisolasi. heksana. dengan menggunakan pereaksi meyer. Sampel diekstraksi dengan sempurna karena dilakukan berulang ulang b. Contohnya. Keunggulan dan Kelemahan Sokletasi 1. Keunggulan sokletasi : a. Labu alas bulat berfungsi sebagai wadah bagi sampel dan pelarutnya f. Pelarut tidak melarutkan senyawa yang diinginkan. sehingga mudah menguap.

Pelarut organik dapat menarik senyawa organik dalam bahan alam secara berulang kali. karena: 1. maka metoda sokletasi ini lebih efisien. hingga dikatakan sampel tidak alami lagi. Pelarut lebih sedikit dibandingkan dengan metoda maserasi atau perkolasi. karena ada kemungkinan saluran pipa dasar akan tersumbat. Hasil sokletasi di uji dengan pelarut tidak mengalami perubahan yang spesifik. Pelarut yang digunakan tidak berwarna lagi 2. Dibanding dengan cara terdahulu (destilasi). . menghasilkan pemisahan yang sempurna dari senyawa–senyawa yang diekstraksi. Hal ini akan menimbulkan senyawa baru yang disebut senyawa artefak. Sampel yang diletakkan diatas kaca arloji tidak menimbulkan bercak lagi 3. 3. Juga tidak boleh terlalu tinggi dari pipa kapiler karena sampel tidak terendam seluruhnya. cara ini seringkali tidak. sampel yang digunakan dalam sokletasi harus dihindarkan dari sinar matahari langsung. Sokletasi dihentikan apabila : 1. Sebagai catatan. Cara menghentikan sokletasi adalah dengan menghentikan pemanasan yang sedang berlangsung. Jika sampai terkena sinar matahari. Alat sokletasi tidak boleh lebih rendah dari pipa kapiler.Walaupun demikian. senyawa dalam sampel akan berfotosintesis hingga terjadi penguraian atau dekomposisi. 2. Waktu yang digunakan lebih efisien.

Keuntungan dari metode sokletasi sampel terekstraksi dengan sempurna. metil klorida dan alcohol. BAB III PENUTUP A. sifat sesuai dengan senyawa yang akan diisolasi. titik didih pelarut rendah. Tabung soklet yang berisi kantong sampel diletakkan diantara labu destilasi dan pendingin. eter. 3. Saran Makalah ini masih terdapat banyak kekurangan. petroleum eter. pelarut yang digunakan sedikit. 2. proses ekstraksi lebih cepat. 4. Untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun untuk tercapainya suatu kesempurnaan sesuai dengan kaidah-kaidah penulisan makalah. Karena sampel yang tidak tahan panas akan teroksidasi atau tereduksi ketika proses sokletasi berlangsung. .Sedangkan kelemahan dari metode soxhletasi adalah sampel sampel yang digunakan harus sampel yang digunakan harus sampel yang tahan panas atau tidak dapat digunakan pada sampel yang tidak tahan panas. Sokletasi adalah suatu metode / proses pemisahan suatu komponen yang terdapat dalam zat padat dengan cara penyaringan berulang ulang dengan menggunakan pelarut tertentu. sehingga semua komponen yang diinginkan akan terisolasi. pelarut tersebut akan terpisah dengan cepat setelah pengocokan. Cara kerja sokletasi adalah sebagai berikut :Serbuk kering yang akan diekstraksi berada di dalam kantong sampel yang diletakkan pada alat ekstraksi (tabung soklet). Syarat syarat pelarut yang digunakan dalam proses sokletasi :Pelarut yang mudah menguap Ex : heksan. B. pelarut tidak melarutkan senyawa yang diinginkan. disebelah bawah dipasang pemanas. polar atau nonpolar. Kesimpulan 1. pelarut terbaik untuk bahan yang akan diekstraksi.

sokletasi.blogspot. Denahandriana. Teknologi Bahan Alam. 2012.com/2012/03/ekstraksi- lemak.html.com/doc/DgyizqW5/preview. http://kuliahitukeren. Bandung: ITB Press.G. 2011.2007. Ekstraksi dengan alat soklet.com/2011/04/ekstraksi-dengan-alat-soklet. http://dc386. DAFTAR PUSTAKA Agoes.html. Anonim. Anonim.4shared. .blogspot. 2011. http://denahandriana.