You are on page 1of 25

Ringkasan tentang mineralogi optic

Ringkasan tentang mineralogi optic

Dengan cahaya Bidang Polarisasi sejajar (PP):
 Warna:
Contoh dari mineral dengan warna yang berbeda dibawah sinar polarisasi

Hornblende Sapphirine Biotit

 Relief:
Kemunculan jelas dari batas diluar mineral, dan hal tersebut bergantung pada berat jenisnya,
jika berat jenis lebih tinggi dibandingkan matix biasanya kita menggunakan Canada Balsam
yang menyebabkan relief menjadi medium hingga tinggi, jka berat jenis rendah menyebabkan
relief menjadi rendah.

Kuarsa, relief rendah Biotit, relief medium Diopside, relief
tinggi

 Paleochorism:
Dibawah mikroskop polarisasi, sifat fisik dari mineral berupa warna berubah oleh perputaran
yang diistilahkan dengan pleochorism.

Mineral andalusit Mineral Ortopiroksen Mineral biotit
Tidak hadir-tidak Pleocroic lemah-perubahan Pleocroic-perubahan
ada perubahan warna jelek warna yang jelas
warna.

 Twinkling:
Dibawah mikroskop polarisasi, terjadi perubahan cahaya oleh perputaran stage.

Batas dari olivine muncul dan menghilang oleh perputaran stage

bergantung pada arah dari perjalanan cahaya melewati butir. . Subhedral. regularitas dari batas mineral atau tepi ditentukan oleh bentuk kristal.  Bentuk Kristal: Dibawah mikroskop polarisasi. dan sifat fisiknya. Pecahan yang baik ditunjukkan dalam Olivine Dengan cahaya bidang polarisasi menyilang (XP):  Bias ganda dan warna interfrensi (gangguan): Mineral isotropic adalah mineral yang memiliki sifat fisik sama pada semua arah. cahaya melintas melalui mineral tersebut pada jalur yang berbeda dan dengan kecepatan yang berbeda. Mineral zircon Mineral kalsit Mineral Zirkon Euhedral. Jadi. Anhedral- Bentuk sempurna Bentuk Medium Irregular  Belahan: Dibawah mikroskop polarisasi. dan kejadian tersebut memberikan warna dibawah cahaya polarisasi terpotong yang disebabkan oleh bias ganda dan warna interfrensi. dan kelihatan gelap Mineral anisotropic memiliki perbedaan sifat fisik pada arah yang biasa. belahan yang ditunjukkan mineral disebabkan oleh komposisi lemah dari kristalnya sendiri. Mineral kuarsa Mineral Augit Mineral kalsit Tidak ada belahan satu bidang belahan belahan memotong dan miring  Pecahan: Sama dengan pecahan yang dibentuk oleh kerusakan keadaan fisik pada mineral dan hal ini tidak tergolong dalam keadaan fisik.

Paling gelap paling cerah Sudut pemadaman  Kembaran (Twinning): Dibawah cahaya cross polarisasi mineral mungkin muncul menjadi kembar sebagai bagian yang berlawanan jenis dengan bagian lain yang membuat cahaya dan sifat optic bertukar diantara kedua bagian tersebut. Mineral plagioklas Mineral mikrolin Kembaran yang seperti daun kembaran yang mengarsir silang (Lamellar twinned) (cross hatched twinned) . Sudut pemadaman diukur dari sudut antara daerah gelap dari banyak area mineral dan banyaknya kecerahan dari area yang sama setelah diputar. Hal ini mungkin menjadi “ sejajar dengan persilangan rambut. Warna intenfernsi dan Bias Ganda Mineral kuarsa Mineral staurolit Urutan rendah pada warna interfrensi Urutan tinggi pada warna interfrensi  Pemadaman (Extenction): Dibawah cahaya cross-polarisasi mineral anisotropic akan berubah warna selama stage diputar. simetris antara sejajar atau miring (Oblique).

 Bias Ganda (Birefringes): Dibawah cahaya persilangan polarisasi nikol interfrensi antara sinar O dan sinar E mengambil alih pada dua fase uniaxial. dan biaxial seperti pada gambar: Sayatan tipis muskovit memberikan sayatan tipis muskovit memberikan gambar uniaxial gambar biaxial .

warna diantara abu-abu dan coklat hingga putih kusam Relief Mineral dengan relief rendah Pleochoism Pleochorois lemah dari warna diantara abu- abu hingga celah kusam Twinkling Tidak ada .Feldspar : Kuarsa : PP Komposisi kimia SiO2 Warna Sayatan tipis tanpa warna. tetapi lapisannya berwarna putih dibawah mikroskop polarisasi Relief Mineral dengan relief rendah Pleochoism Pleochorois lemah dari kuning hingga warna diantara abu-abu dan coklat biasanya putih Twinkling Tidak ada Bentuk Kristal Anhedral Belahan Tidak terdapat belahan Pecahan Pecahan baik XP Wana interfrensi Warna pada urutan bawah pada umumnya abu-abu pemadaman “berombak” Oblique hingga memotong setiap 40o Mikrolin (Pottasium Feldspar) : PP Komposisi kimia KALSi3O8 Warna Coklat terang.

putih kemerahan. abu-abu. putih kebiruan.Bentuk Kristal Anhedral Belahan Tidak terdapat belahan Pecahan Pecahan baik XP Wana interfrensi Warna pada urutan bawah pada umumnya abu-abu pemadaman Oblique twinning Kembaran mengarsir menyilang Plagioklas: PP Komposisi kimia Na0.5Si3AlO8 Warna Berwarna Putih. putih kehijauan dibawah polarisasi Relief Mineral dengan relief tinggi Pleochoism Pleochorois lemah dari kuning hingga warna diantara abu-abu dan coklat biasanya putih Twinkling Lemah Bentuk Kristal Sub-hedral Belahan 2 bidang belah Pecahan Pecahan baik XP Wana interfrensi Warna pada urutan bawah pada umumnya abu-abu pemadaman Oblique hingga penyilang rambut twinning Kembaran seperti daun .5Ca0.

F)2 Warna Coklat hingga coklat gelap Relief Mineral dengan relief tinggi Pleochoism Pleochorois tinggi dari coklat gelap hingga warna diantara abu-abu dan coklat atau kuning Twinkling Medium twinkling Bentuk Kristal Anhedral Belahan 1 bidang belah Pecahan Pecahan baik XP Wana interfrensi Warna pada urutan ke2 pemadaman Oblique hingga penyilang rambut setiap 200 twinning Tidak terdapat kembaran Muskovit : PP Komposisi kimia KAl2AlSi3O10(OH)2 Warna warna diantara abu-abu dan coklat hingga coklat Relief Mineral dengan relief medium Pleochoism Pleochorois lemah dari warna diantara abu- abu dan coklat atau kuning hingga hijau kadang-kadang kuning Twinkling Absent Bentuk Kristal Anhedral .Kelompok Mika: Biotit PP Komposisi kimia K(Mg.O.Fe)3AlSi3O10(OH.

Belahan 1 bidang belah Pecahan Pecahan baik XP Wana interfrensi Warna pada urutan tinggi pemadaman Sejajar ke belahan dalam semua orientasi. Mata burung twinning Tidak terdapat kembaran Kelompok Mineral Mafik : Ortopiroksen: PP Komposisi kimia (Mg.Fe)2Si2O6 Warna Umumnya coklat terang dan kadang-kadang dari warna diantara abu-abu dan coklat Relief Mineral dengan relief tinggi Pleochoism Pleochorois secara parsial dari cahaya hijau hingga dan kadang-kadang dari warna diantara abu-abu dan coklat atau pink yang biasanya putih Twinkling Medium Bentuk Kristal Anhedral Belahan 2 bidang belah pada sudut 880 Pecahan Pecahan medium XP Wana interfrensi Warna pada urutan rendah biasanya gelap pemadaman Sejajar pada sayatan membujur dan simetris dalam sayatan basal twinning Mungkin menjadi lamellar tetapi terkadang menjadi zoning .

Al)2O22(Oh)2 Warna Biasanya hijau kusam.Fe+3.Na)2-3(Mg.Al)5Si6(Si.Olivine: PP Komposisi kimia (Mg. kadang-kadang coklat Relief Mineral dengan relief tinggi Pleochoism Pleochorois dari hijau kusam hingga coklat gelap Twinkling Absent Bentuk Kristal Subhedral Belahan 2 bidang belahan .Fe+2.Fe)2SiO4 Warna Biasanya tidak berwarna atau kuning yang sangat pucat Relief Mineral dengan relief tinggi Pleochoism Pleochorois jelek Twinkling Absent Bentuk Kristal Subhedral Belahan Jelek pada 1 belahan yang terlihat pada sayatan tipis Pecahan Pecahan baik “pecahan seperti Y” XP Wana interfrensi Warna pada urutan tinggi biasanya Violet pemadaman parallel twinning Tidak terdapat kembaran Hornblende: PP Komposisi kimia (Ca.

Fe)[SiO3]2 Warna Biasanya hijau kusam. Relief Mineral dengan relief tinggi Pleochoism Pleochorois lemah dari hijau kusam hingga coklat cerah Twinkling Absent Bentuk Kristal Subhedral Belahan 2 bidang belahan pada sudut 900 Pecahan Pecahan baik XP Wana interfrensi Warna pada urutan tinggi biasanya irregular pemadaman parallel twinning Umumnya menunjukkan Kembaran sederhana dan parallel .Pecahan Pecahan medium XP Wana interfrensi Warna pada urutan tinggi biasanya seperti susu hingga biru pemadaman Simetris dengan belahan twinning Kembaran sederhana Augite (clinopyroxene): PP Komposisi kimia Ca(Mg. kadang-kadang warna antara abu-abu dan coklat.

beberapa butir terpadam sempurna twinning Tidak ada belahan .Mineral aksesoris yang umum: Titanite (Sphene) : PP Komposisi kimia CaTiOSiO4 Warna Biasanya coklat cerah Relief Mineral dengan relief tinggi Pleochoism Pleochorois lemah dari coklat cerah hingga coklat gelap Twinkling Baik Bentuk Kristal Euhedral Belahan Tidak ada belahan Pecahan Pecahan medium XP Wana interfrensi Warna pada urutan ke2 biasanya seperti susu hingga biru pemadaman Karena penyebaran yang tinggi.

30% silika  Mesocratic : 30 – 60% silika  Melanocratic : 60 – 90 % silika  Hypermelanic : >90% silica 5) Tekstur dari batuan beku: Salling berhubungan antara komponen batuan (bentuk. bergantung pada keadaan pendinginan dan komposisi mineral. . batuan ini akan diberi nama tekstur tersebut. yang dicirikan dengan butir kristal baik yang hanya terlihat dibawah mikroskop. dan masa gelas.  Plutonik Batuan yang terbentuk oleh pendinginan magma yang lambat.\selama tidak ada butiran yang terbentuk  Hybupythal: Batuan yang terbentuk oleh pendinginan medium dari magma dekat 2 permukaan yang dicirikan dengan butir yang mungkin terbentuk baik atau jelas. ukuran.52%  Basa ‘Mafic” : 52% . jika tidak berarti bukan tekstur tersebut. dan oritentasi)  Tekstur butir kasar: Contoh : granit – gabro  Butir baik: Contoh : basalt  Butir gelasan: Contoh : obsidian  Porpiritik: Beberapa butir besar yang tertanam dalam ground mass Contoh: gabro  Amigdula: Seperti pumice (kaki wanita yang lembut) ketika lubangnya terisi oleh sedimen. dicirikan dengan bentuk Kristal yang baik hingga berbentuk butir yang besar. 2) Berdasarkan terkstur butir  Batuan beku gelasan: Contoh: obsidian  Butir baik: Contoh : Basalt  Butir besar: Contoh : Granit  Parphiritc: Contoh : Andisaite  Pegmatite: Contoh : pegmatite 3) Berdasarkan kandungan silica:  Asam“Felsik”:>66% silica: {feldspar-mika} – mineral dengan warna cerah hingga tanpa warna  Intermediet: 66% . Klasifikasi Batuan Beku 1) Cara pembentukkan:  Volkanik: Batuan terbentuk dari pendinginan cepat lava.45 % silica  Ultrabasa “ultramafic” : <45% 4) Berdasarkan tingkatan warna:  Leucratic : 0 .

Diagram menunjukkan skematis dari batuan beku: .

Tekstur pegmatite tekstur aphanitc “gelassy” tekstur phaneritic Contoh : pegmatite contoh : obsidian contoh : granit Tekstur porpiritik tekstur graphic: tekstur phaneritic Contoh : Andesit tekstur yang mana kuarsa tekstur yang mana plagio- dikelilingi oleh K-feldspar klas dikelilingi oleh K- “microline” feldspar “Microline” Jenis batuan Batuan beku Nama batuan Granite Komposisi mineral Kuarsa-k-feldspar-plagioklas-mungkin ada beberapa mineral mika Proses Terbentuk Plutonik Perbandingan silica Felsik tekstur Butir kasar-phaneritik Jenis batuan Batuan beku Nama batuan rhyolite Komposisi mineral Kuarsa-k-feldspar-plagioklas-mungkin ada beberapa mineral mika Proses Terbentuk vulkanik Perbandingan silica Felsik tekstur Butir baik-phaneritik-tekstur perithitic .

mineral mika-pyroxene mafic dan olivine Proses Terbentuk vulkanik Perbandingan silica basa tekstur medium-phaneritik Jenis batuan Batuan beku Nama batuan Gabro Komposisi mineral plagioklas.mineral mika-pyroxene mafic dan olivine Proses Terbentuk plutonik Perbandingan silica basa tekstur besar-phaneritik .Jenis batuan Batuan beku Nama batuan granodiorite Komposisi mineral Kuarsa-beberapa k-feldspar-plagioklas- mineral mika-pyroxene mafic dan olivine Proses Terbentuk Plutonik Perbandingan silica Intermediet tekstur medium-phaneritik Jenis batuan Batuan beku Nama batuan basalt Komposisi mineral plagioklas.

mineral mika-pyroxene mafic dan olivine Proses Terbentuk vulkanik Perbandingan silica basa tekstur Butir sangat baik-aphanitik .mineral mika-pyroxene mafic dan olivine Proses Terbentuk vulkanik Perbandingan silica basa tekstur Butir medium-phaneritic-tekstur directive Jenis batuan Batuan beku Nama batuan Basalt Komposisi mineral plagioklas.Jenis batuan Batuan beku Nama batuan Basalt Komposisi mineral plagioklas.

Batuan tersebut memiliki tekstur klastik yang membuat nama mereka clast (lebih besar dari pecahan.  Klastik Klastik atau batuan sedimen detrital dibentuk dari pelapukan dari batuan sebelumnya. yang telah terbawa ke daerah berbeda dimana mereka berasal dan kemudian berubah menjadi batuan. seperti pasir atau kerikil) dan dikelompokkan berdasarkan bersar butir mereka Ukuran butir dan pernyortiran butir Bentuk butir: Bentuk dari butir dapat juga menjadi alat diagnosis yang biasanya secara tidak langsung menyatakan tentang jarak dan cara tertransport  Membulat baik  Agak membulat  agak menyudut  menyudut . Klasifikasi Batuan Sedimen Batuan sedimen: Dibentuk dari batuan dan tanah yang datang dari tempat lain dan telah tersemenkan bersama dangan sisa dari organisme yang mati.

Contoh yang paling umum dari batuan non klastik adalah dolostone dan batugamping. Batugamping Micrite: sortasi dari butir Micro-sparite: micrite Sparite: memiliki Kristal yang sangat baik dari dalam Kristal yang baik yang besar Kristal kalsit dan satu sparite yang besar Jenis batuan Batuan Sedimen Jenis sedimen Klastik Jenis sementasi Argillaceous Nama batuan Batupasir argelaceous Ukuran butir Pasir Bentuk butir Agak menyudut Jenis pemilahan Pemilahan buruk Komposisi mineral Kuarsa dan glocionite .  Batuan sedimen non klastik Sedimen kimia dan biokimia dan batuan sedimen dapat digolongkan dengan susunan kimia dan sifat fisik mereka.

Jenis batuan Batuan Sedimen Jenis sedimen Klastik Jenis sementasi Ferruginous Nama batuan Batupasir Ferruginous Ukuran butir Pasir Bentuk butir Agak menyudut Jenis pemilahan Pemilahan buruk Komposisi mineral Kuarsa dan Ferric oksida “hematite” Jenis batuan Batuan Sedimen Jenis sedimen Klastik Jenis sementasi Ferruginous Nama batuan Batulempung Ferruginous Ukuran butir Lempung Bentuk butir Agak menyudut Jenis pemilahan Pemilahan buruk Komposisi mineral Kuarsa dan Ferric oksida “hematite” Jenis batuan Batuan Sedimen Jenis sedimen Klastik Jenis sementasi Argellaceous Nama batuan Batulempung Argellaceous Ukuran butir Lempung Bentuk butir Agak menyudut Jenis pemilahan Pemilahan buruk Komposisi mineral Kuarsa dan glocionite .

Jenis batuan Batuan Sedimen Jenis sedimen Klastik Jenis sementasi kuarsite Nama batuan Kuarsa arenite Ukuran butir Pasir Bentuk butir Agak menyudut Jenis pemilahan Pemilahan buruk Komposisi mineral Kuarsa Jenis batuan Batuan Sedimen Jenis sedimen Klastik Jenis sementasi Kuarsite dan fragmen batuan Nama batuan graywake Ukuran butir Pasir Bentuk butir Agak menyudut Jenis pemilahan Pemilahan buruk Komposisi mineral Kuarsa dan fragmen mineral Jenis batuan Batuan Sedimen Jenis sedimen Klastik Jenis sementasi Kuarsite dan fragmen batuan Nama batuan lithigraywake Ukuran butir Pasir Bentuk butir Agak menyudut Jenis pemilahan Pemilahan buruk Komposisi mineral Kuarsa dan fragmen mineral .

Jenis batuan Batuan Sedimen Jenis sedimen Klastik Jenis sementasi Kuarsite dan fragmen batuan Nama batuan konglomerat Ukuran butir kerikil Bentuk butir Agak menyudut Jenis pemilahan Pemilahan buruk Komposisi mineral Kuarsa dan fragmen mineral Jenis batuan Batuan Sedimen Jenis sedimen Non-Klastik Jenis sementasi Sementasi kimia Nama batuan Batugamping micritic Ukuran butir micritic Bentuk butir --------- Jenis pemilahan --------- Komposisi mineral Kristal kalsit Jenis batuan Batuan Sedimen Jenis sedimen Non-Klastik Jenis sementasi Sementasi bio-kimia Nama batuan Batugamping micritic Ukuran butir micritic Bentuk butir --------- Jenis pemilahan --------- Komposisi mineral Kristal kalsit .

Jenis batuan Batuan Sedimen Jenis sedimen Non-Klastik Jenis sementasi Sementasi kimia Nama batuan Dolostone Ukuran butir micritic Bentuk butir --------- Jenis pemilahan --------- Komposisi mineral Magnesium karbonat .

Jenis batuan Batuan Metamorf Jenis metamorfisme Slate Nama batuan Skis mika Tekstur Slaty Komposisi kimia Mungkin mineral mafik seperti piroksen atau olivin Jenis batuan Batuan Metamorf Jenis metamorfisme Metamorfisme kontak Nama batuan Marmer Tekstur Phyllitic Komposisi kimia Mineral kalsit Jenis batuan Batuan Metamorf Jenis metamorfisme Slate Nama batuan Gneiss Tekstur Slaty Komposisi kimia Mungkin hadir mineral feldspar-kuarsa-kalsit dan mineral mika . Klasifikasi Batuan Metamorf  Batuan metamorf diklasifikasikan berdasarkan pada tekstur dan komposisi (baik mineralogy maupun kimia)  Tidak seperti batuan beku yang telah dipengaruhi oleh pertumbuhan local dan nama khusus. nama dari batuan metamorf anehnya sederhana dan fleksible.  Boleh memilih beberapa jenis awalan yang telah dimodifikasi untuk dilampirkan ke nama jika kesulitan untuk menitikberatkan pada beberapa hal yang penting atau tekstur yang tidak biasa atau dari aspek mineralogy.

Jenis batuan Batuan Metamorf Jenis metamorfisme Slate Nama batuan Serpentinit Tekstur Slaty Komposisi kimia Perubahan bentuk mineral Serpentin dari olivine selama pemanasan dan tekanan .