You are on page 1of 3

1.

Solusi :
a. Resistor R2 dan R3 bisa desederhanakan untuk memperoleh hambatan pengganti seri antara R2
dan R3 (anggap sebagai RI) sehingga diperoleh RI = 6 Ω, kemudian kita cari hambatan
pengganti antara R3 dan RI (anggap sebagai RII) sehingga di peroleh RII = 2 Ω. Kemudian kita
cari hambatan pengganti total dari rangkaian antara RII dan R1 (sebagai RIII) sehingga diperoleh
RIII = 3 Ω.
Maka arus total I yang mengalir pada rangkaian, sesuai hukum Ohm
V 1
I=R =3ε
III
Sehingga beda potensial masing-masing resistor adalah
1
1) Pada resistor R1, V1= I.R1 = 3 ε
2
2) Pada kombinasi resistor R2,R3,R4, V= I.RII = 3 ε
2
 Karena R4 paralel dengan RI maka pada R4 beda potensialnya tetap sehingga V4 = ε
3
 Karena R2 dan R3 seri sehingga beda potensial pada rangkaian R2 dan R3 (RI) akan
terbagi dimana beda potensial antara R2 dan R3 berbeda satu sam lain. Dengan
menggunkan hukum Ohm maka untuk R2 dan R3 diperoleh
R 2
V2 = R2 V = 9 ε
I
R 4
V3 = R3 V = 9 ε
I
Sehingga jika di ururkan maka V4 > V3 > V1 > V2
b. Pada R1 arus yang mengalir adadal I. Karena arus yang mengalir dari R1 akan melewati
percabangan, maka arus nya akan terbagi ke R4 dan ke RI. Dengan menggunkan hukum Ohm
kita akan peroleh
1
R4 2
I4 = 1 1 I =3I
+
R4 RI
1
RI 1 1
II = 1 1 I =3I karena R2 dan R3 seri maka nilai I2=I3=II= 3 I
+
R4 RI

Sehingga jika di ururkan maka I1 > I4 > I2 = I3

2. Solusi:

berdasarkan kaidah titik pertemuan Kirchoff (junction rule)
I3 = I1 + I2 (a)
berdasarkan kaidah simpal Kirchoff (loop rule)
* loop 1
ΣV = 0
Vha + Vcd + Vac = 0
-34I1 + 45 – (47 +1)I3 = 0
-34I1 + 45 – 48 I3 = 0 (b)

4I1 + 6 I2 (b)  Vab = (3)(I1 – I2) + (5)(I – I1 – I2 ) Vab = 8 I . 87) I3 = 1.94 + 1.78 (– 0.6Vab 7Vab = 5 I + 8I1 (d)  Vab = 8 I . 87 A dari (d) I2 = 3.4I1 + 12I1 .54) – 45 Vad = 28.93 – 0.8I1 + 10I1 .7 I1 – (3.78 I1 (d) dari persamaan (b) di peroleh 45−34I1 I3 = 48 = 0.5Vab 6Vab = 8 I + 2I1 (e) .78 I1 I1 = – 0.94 + 1.8I1 + 5 (2I1 .Vab) Vab = 8 I .39 A dari (e) I3 = 0.4I1 + 6 (2I1 .94 + 1.Vab) Vab = 5 I .7(– 0.93 – 0.9 V 3. 87) I2 = 2.54 A Sehingga beda potensial antara a dan d adalah Vac – Vcd = 48 I3 – 45 Vad = 48 (1. Solusi: berdasarkan hukum Kirchoff  Vab = (1)I1 + (1) (I1 – I2) Vab = 2I1 – I2 I2 = 2I1 . * loop 2 ΣV = 0 Vha + Ved + Vfe + Vgf = 0 -34I1 + 18I2 + I2 – 75 = 0 -34I1 + 19 I2 – 75 = 0 (c) dari persamaan (c) di peroleh 75−34I1 I2 = 19 = 3.7 I1 (e) Kemudian sub (d) dan (e) ke (a) sehingga I1 = I3 – I2 = 0.93 – 0.Vab (a)  Vab = (1)I1 + (1)I2 + (5)(I – I1 – I2 ) Vab = 5 I .8I1 + 5 I2 (c) Subtitusi (a) ke (b) dan (c) sehingga diperoleh  Vab = 5 I .

misalkan arus yang mengalir sebelum titik percabangan a sebesar I = 1 A. maka persamaan (d) dan (e) menjadi 7Vab = 5 + 8I1 dan 6Vab = 8+ 2I1 Kemudian kita selesaikan kedua persamaan di atas dengan metode eliminasi. sehingga diperoleh 27 Vab = 17 V Maka Rab sesuai dengan hukum Ohm yaitu 27 Vab 27 Rab = I = 17 1 = 17 Ω terbukti .