You are on page 1of 12

Permasalahan pada anak usia dini adalah sesuatu hal yang akan mengganggu kehidupan anak

,
yang timbul karena ketidaksesuaian pada perkembangannya. Secara garis besar, masalah
yang dihadapi anak dapat digolongkan menjadi dua, yaitu masalah internal dan masalah
eksternal.masalah internal terdiri dari masalah fisik (kesehatan) dan psikis merupakan
masalah yang timbul dari dalam diri anak, sedangkan masalah eksternal adalah masalah yang
terdiri dari masalah sosial merupakan masalah yang dipengaruhi oleh lingkungan sekitar.

A. Permasalahan Internal Anak Usia Dini
1. Fisik (Kesehatan)
Permasalahan Kesehatan adalah permasalahan yang sangat berpengaruh besar terhadap aspek
perkembangan lainnya, ketika kesehatan anak bermasalah maka perkembangan anak akan
tehambat. Perkembangan aspek fisik terkait dengan keutuhan dan kemampuan fungsi panca
indera anak, kemampuan melakukan gerakan-gerakan sesuai perkembangan usianya serta
kemampuan mengontrol pembuangan Anak yang mengalami hambatan dalam hal-hal
tersebut dapat dikatakan mengalami masalah secara fisik. Lebih lanjut permasalahan-
permasalahan fisik tersebut adalah sebagai berikut :

a. Gangguan fungsi pancaindera
1. Masalah Penglihatan
Merupakan keterampilan untuk mampu melihat persamaan dan perbedaan bentuk benda.
Warna sebagai dasar untuk mpengembangan kognitif. Masalah penglihatan yang bisa terjadi
pada anak usia dini adalah sulitnya mengelompokkan benda berdasarkan warna, bentuk dan
ukurannya.
Selain itu, mereka juga sulit mengamati benda secara jelas. Permasalahan yang ditimbulkan
dari gangguan penglihatan juga bisa menyebabkan gangguan ingatan.gangguan ungatan
tersebut antara lain :
• Tidak mampu menyebutkan benda tanpa ada bendanya
• Tidak mampu menguraikan benda dari beberapa aspek bentuk, warna, fungsi dan lain-lain )
• Tidak mampu mencari bagian yang gilang dari suatu bentuk
• Tidak mampu mengurutkakn kembali satu seri gambar yang diacak
• Tidak mampu melihat apa yang ditulis pleh guru dipapan tulis

2. Masalah Pendengaran
Merupakan keterampilan untuk mampu mendengar perbedaan dan persamaan suara.
Gangguan suara pada anak usia dini bukan berarti anak-anak mengalami tuli tetapi, anak
tidak mampu menyebutkan suara yang ada disekelilingnya. Seperti suara alam, bisikkan arah
suara dan lain – lain. Anak menjadi tidak peka terhadap suara yang ada disekitarnya.
Kemudian tidak mampu menirukan berbagai suara tertentu, tidak mampu menyanyikan lagu
sederhana, tidak mampu menceritakan kembali sebuah kejadian, tidak mampu mengulangi
kembali urutan cerita, dan tidak mampu mendengarkan persamaan-persamaan dalam kata-
kata yang bersajak, dan lain-lain.

Sebagian besar orangtua menganggap permasalahan pendengaran anak merupakan hal sepele,
sehingga yang awalnya hanya ganguan kecil menjadai gangguan yang sulit disembuhkan. Hal
tersebut bisa diminimalisir jika orangtua sedini mungkin sering melatih anak mendengarkan
berbagai suara baik mendengarkan kaset lagu ataupun orang tuanya sendiri yang bernyanyi
saat bermain pada anaknya, orang tua harus memberikan stimulasi-stmulasi sejak dini
misalnya seperti, sering mengajak bicara anak sehingga terjadi kontak mata pada anak, sering
menmanggil namanya untuk melatih kepekaan pendengarannya.

membaca dan menulis. Masalah berbahasa yang dialami anak usia dini berawal dari ketidakmampuan mendengar dan memahami bahasa lisan yang diucapkan orang-orang sekelilingnya. Kemampuan motorik lainnya yang harus dikuasai anak usia dini adalah kemampuan motorik halus. Kegemukkan (Obesitas) Anak yang mengalami obesitas menjadi sangat terbatas ruang gerak yang ia miliki. 5. tuli. Anak yang bermasalah dalam perkembangan bahasanya pada umumnya anak tersebut mengalami beberapa . sebaiknya orangtua memperhatikan asupan makanan dengan kadar yang sesuai dan tidak berlebihan dan sering mengajaknya berolahraga. Gangguan Berbahasa Berbahasa merupakan keterampilan dalam mendengar. Dalam hal ini. Cacat tubuh yang terjadi antara lain. Permasalahn yang sering terjadi pada anak usia dini adalah anak masih kesulitan dalam menggerakkan bagian tubuh tertentu seperti : • Berguling • Menangkap • Melempar • Berlari • Senam Permasalahan motorik anak terdiri dari motorik kasar dan motorik halus. sebaiknya orang tua menstimulasi sejak dini dengan mengarahkan anak untuk meremas-remas kertas dan sebagainya. Dalam hal ini. Dalam hal ini.karena ia harus menopang berat beban paada tubuhnya. namun ada juga anak yang terlahir dalam keadaan normal akan tetapi ketika berusia 8 bulan ia mengalami panas yang sangat tinggi dan sejak itu anak tersebut mengalami kecacatan selamanya. belum sempurnanya koordinasi dalam mengontrol motorik kasar. anggota tubuh yang tidak sempurna. berbicara. Cacat tubuh Cacat tubuh yang dialami anak usia dini merupakan faktor bawaan yang sudah dialami sejak ia lahir.3. Selain itu. Motorik kasar merupakan keterampilan menggerakkan bagian tubuh secara harmonis dan sangat berperan untuk mencapai keseimbangan yang menunjang motorik halus. dan lain-lain. Indra Penciuman Anak usia dini sering menderita sinus dan mimisan yang menyebabkan ketidak pekaan terhadap penciuman mereka hal ini disebabkan oleh daya tahan tubuh anak yang sangat lemah. seminar atau pun parenting untuk meningkatkan pemahaman orang tua tentang hakikat anak. segitiga dan persegi serta masih sulit menggenggam pensil.biasanya hal ini disebabkan karena gizi yang berlebihan. 3. Gangguan gerak peniruan Anak yang mengalami gangguan gerak peniruan adalah anak yang tidak bisa menirukan gerakan-gerakkan yang dicontohkan oleh gurunya. Kesiapan mengkoordinasikan keseluruhan ini diperlukan untuk kesiapan menulis. membaca. 4. ia akan merasa cemas ketika gurunya memerintahkan untuk menirukan gerakkannya. tidak memiliki jari yang sempurna. Kemampuan motorik halus merupakan keterampilan yang menyatu antara motorik halus dengan panca indera. menghargai anak akan tetapi pada kenyataannya banyak orang tua yang malu dan tidak mau mengakui sebagai anaknya hal itu terjadi karena kurangnya pendidikan dan pemahaman orang tua yang berasumsi bahwa anak adalah amanah yang harus kita jaga maka dari itu perlu sekali penyuluhan-penyuluhan. Permasalahan yang sering terjadi adalah anak-anak masih sulit menjiplak membentuk lingkaran. 2. Dalam hal keterampilan yang diutamakan adalah mendengar dan berbicara. Ketika ditugaskan berjalan tanpa menyentuh temannya. orang tua sebaiknya menerima anak apa adanya. Anggota tubuh anak akan kaku saat melakukan gerakkan sederhana. mensyukuri apa yang diberikan tuhan.

namun ketika usia anak bertambah dan mencoba untuk melepaskan pampers ia akan terbiasa untuk buang air dimana pun ia berada karena pembiasaan penggunaan diapers itu sendiri. Kidal Kidal seringkali dikategorikan sebagai ketidakmampuan anak dalam menggunakan tangan kanan. Faktor penyebab ngompol dan buang air besar di sembarang tempat adalah penggunan diapers. Penyebab gagap biasanya terjadi karena anak sering dibentak. khususnya berbicara akan berjalan optimal. dan dokter. Biasanya anak yang mengalami speech delay ia juga bermasalah pada gangguan pendengarannya. Hiperaktif Hiperaktif sebagai salah satu bagian dari attention deficit disorder (ADD) dikategorikan pada gangguan yang memiliki ciri-ciri keaktifan yang berlebihan. Biasanya terjadi pada malam hari (Nocturnal). sinar X atau radiasi lainnya. . bahkan bisa juga dilakukan stimulasi sejak dalam kandungan. Namun bisa saja tidak terjadi apabila sejak dini kita arahkan. minuman alkohol keturunan dan lingkungan. banyak bicara serta tindakkannya tidak bertujuan. Ngompol (Enuresis) dan Buang air besar di sembarang tempat (Encopresis) Ngompol dianggap gangguan jika anak sudah berusia lebih dari 3 tahun. melainkan hanya sebagian saja. bahan tambahan pada makanan.tetapi kidal juga muncul karena kebiasaan anak dalam menggunakan tangan kirinya. ketika anak dibiasakan mengunakan diapers dan tidak dibiasakan toilet trainee maka anak akan merasa aman untuk melakukan buang air dimana pun ia berada. contoh : sayang jadi “tayang” atau makan jadi mamam. Pada umumnya anak yang mengalami kidal akan memiliki suatu kelebihan yang tak dimiliki oleh anak lainnya. Lama gangguan sedikitnya 6 bulan. tetapi tidak menutup kemungkinan terjadai pada siang hari.mudah terganggu perhatian. misalnya : • Speech delay Keterlambatan bicara adalah salah satu gangguan perkembangan yang paling sering ditemukan pada anak. • Gagap (stuttering) Anak yang menderita gagap tidak dapat berkomunikasi secara wajar.jangka waktu perhatiannya sangat pendek. Penyebab cadel biasanya terjadi karena orang disekitarnya telah membiasakan berbicara yang tidak sesuai dengan kata sebenarnya. dimarahi dan sering membiasakan anak menjawab pertayaan dengan potongan-potongan kata. Wajar disini mengandung pengertian normal. ADD terjadi karena terjadi kerusakan otak minimal atau otak tidak dapat berfungsi penuh. pikirannya tidak tenang dan tidak bisa mengontrol diri. keluarga. Penyebab lainnya karena lingkungan yang tercemar racun. Beberapa factor penyebab kidal pada anak diantaranya karena hemisphere kanan dalam otak lebih unggul daripada kiri bisa juga disebabkan karena pembiasaan yang salah. tidak berkonsentrasi terhadap suatu objek tertentu. 8. Speech delay bisa disebabkan karena pemberian makan dengan tekstur yang tidak sesuai. 6. • Cadel Anak yang menderita cadel tidak dapat menyebut huruf tertentu dengan jelas misalnya “R” “L “S” dan lain-lain.deteksi dini gangguan bicara dan bahasa ini harus dilakukan oleh semua individu yang terlibat dalam penanganan anak ini mulai dari orang tua. Pada anak normal tanpa gangguan bicara dan bahasa juga perlu stimulasi kemampuan bicara dan bahsa sejak lahir. ADD biasanya muncul pada anak sebelum usia 7 tahun. 7. jelas dan tidak tersendat-sendat. Dengan stimulasi dini diharapkan kemampuan anak dalam berbahsa.anak hiperaktif biasanya mengalami kesukaran dalam memusatkan perhatian pada jangka waktu tertentu. Penanganan keterlambatan berbicara dilakukan dengan pendekatan medis sesuai dengan penyebab kelainan tersebut.gangguan. Gejala yang sering diperhatikan dengan gagap adalah sering mengulang atau memperpanjang suara suku kata atau kata-kata dan sering terjadi keraguan dan penghentian bicara sehungga mengganggu arus irama bicara.

Anak yang kekurangan gizi sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembnagannya. dan masih banyak susu yang dijual dengan harga terjangkau.disleksia tidak hanya terbatas pada ketidakmampuan seseorang untuk menyusun atau membaca kalimat dalam urutan terbalik tetapi juga dalam berbagai macam urutan termasuk dari atas kebawah dan dari kiri ke kanan serta sulit menerima perintah yang seharusnya dilanjutkan ke otak. radang. brokoli sebagai sayur bisa diganti dengan bayam. Misalnya daging sebagai protein bisa diganti dengan telur atau tahu dan tempe.persegi dan segitiga). Dyscalculia Dyscalculia adalah kesulitan dalam belajar atau memahami matematika (termasuk tentang symbol-simbol dan bentuk matematika).9. struktur dan fungsi otak dan perilaku. Beberapa permasalahan psikis yang seringkali dialami anak adalah sebagai berikut. dan lain-lain. 11. Mereka hanya memberikan makanan instan (cepat saji) untuk anak – ankanya. aktifitas berfikir dan semua hal yang berhubungan dengan kehidupan yang dapat menghambat perkembangan anak. Permasalahan Psikis (Mental) Permasalahan psikis anak terkait dengan kemampuan psikologis yang dimilikinya atau ketidakmampuan mengekspresikan dirinya dalam kondisi yang tidak normal. a. Padahal menu makanan dengan gizi seimbang tak harus mahal. pertahanan tubuh. anak usia dini membutuhkan asupan makanan dengan gizi seimbang. pendengaran. Penyakit – penyakit tersebut disebabkan oleh kuman dan bekteri yang dipengaruhi dari makanan dan kebersihan lingkungan sekitar. Penderita disleksia secara fisik tidak terlihat sebagai penderita.penglihatan dan perhatian. Dalam mengatasi disleksia biasanya dilakukan terapi Binaural Beats Dysleksia. Hal ini yang sebenarnya dianggap penderita dysleksia tidak konsentrasi dalam beberapa hal. Gangguan konsentrasi Disleksia Disleksia adalah sebuah gangguan dalam perkembangan baca-tulis yang umumnya terjadi pada anak. yang ditandai dengan kesulitan belajar membaca dengan lancar dan kesulitan dalam memahami meskipun normal atau diatas rata-rata. Maka dari itu. 10. demam. Ada tiga aspek kognitif penderita dysleksia yaitu. produksi tenaga. cacar. Disleksia dapat mempengaruhi perkembangan bahasa seseorang. diskalkulia bisa terjadi akibat dari cidera otak. diare.dyscalculia dapat terdeteksi pada usia dini dan langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengatasi masalah ini adalah dengan memahami cara bermatematika yang diajarkan kepada anak-anak dan tentunya dilakukan sambil bermain dan menyenangkan. Salah satu faktor kekurangan gizi pada anak usia dini adalah perekonomian keluarga yang tidak mencukupi untuk memenuhi gizi sang anak. sehingga anak mereka terlantar. anak yang mengalami dyscalculia akan kesulitan dalam menghafal bentuk angka dan bangun geometri sederhana seperti(lingkaran. Kekurangan gizi Kekurangn gizi adalah gangguan kesehatan akibat kekurangan atau ketidakseimbangan zat gizi yang diperlukan untuk pertumbuhan. batuk. pilek. . ia juga kesulitan dalam menghitung bilangan sederhana misalnya ( 1+2) dan memecahkan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Gangguan kesehatan (penyakit) Gangguan kesehatan yang dimaksud disini adalah penyakit yang sering terjadi misalnya. campak. Namun pada kenyataannya di kota besar seperti Jakarta banyak orang yang mampu bahkan orang kaya tetapi anak-anak dari mereka mengalami kekurangan gizi karena kurangnya perhatian orang tua yang terlalu sibuk akan pekerjaannya masing-masing.

biasanya anak yang memiliki inteligensi tinggi ia selalu cepat dalam mengerjakan tugas-tugasnya.jantung berdebar-debar dan berkeringat dingin. Jika tidak mendapatkan kepercayaan ia akan menolak untuk berkomunikasi. Mencuri Penyebab anak mencuri adalah tidak terpenuhinya kebutuhan secara materil.Jika anak berbohong karena imajinasi maka ajari anak untuk membedakan antara hal realistik dan imajinasi tanpa menyalahkan sikap bohongnya tersebut.Emosi yang berlebihan dan memenggil anak sebagai pembohong tidak akan menyelesaikan masalah. Tindakan ini hanya akan mendidiknya lebih canggih untuk berbohong.misalnya bernafas lebih cepat.takut pada gelap karena membayangkan hal-hal yang seram. untuk mengetahui apa yang sedang terjadi pada anak.Menjadi pendengar yang baik. langsung jelaskan faktanya tidak perlu menunggu sampai dia mengaku. mau menang sendiri dan lain-lain) Penakut Ketakutan biasanya disebabkan oleh beberapa hal diantaranya adanya cerita seram dan menakutkan. memarahi dan menghukum.Mengevaluasi diri. karena pada saat itulah pembentukkan otak akan berkembang sejak dalam kandungan. sehingga tersumbat jalur komunikasi dengan anak. Kecemasan Kecemasan merupakan keadaan emosi yang tidak menyenangkan yang meliputi interprestasi subyektif dan rangsangan fisiologis. e.sering membangkang. dan sering juga terjadi takut ditinggal ibu dan pengantar hal ini terjadi karena anak tidak dibiasakan bersosialisasi dengan lingkungan. cemas. Berbohong Penyebab berbohong diantaranya adalah kekerasan pada orang tua dan para pendidik sehingga mereka berdusta agar terhindar dari hukuman.karena kebutuhan .karena ingin dipuji juga karena imajinasinya.b. misalnya takut pada orang tua. apalagi memaksa ia untuk mengatakan yang sebenarnya terjadi. Inteligency (baik tinggi maupun rendah) Pada umumnya anak usia dini ada yang memiliki tingkat intelegensi yang tinngi dan ada juga yang rendah. Berikan jaminan bahwa jika ia bereterus terang kita akan mema’afkan dan tidak menghukumnya.peniruan dari orang dewasa.peniruan dari orang dewasa misalnya takut pada ulat.karena tidak mengerti. mudah menangis.Jika mengetahui anak berbohong. Hal tersebut sangat berpengaruh pada asupan nutrisi yang diberikan sang ibu sejak dalam rahim. Pada umumnya kecemasan pad anak usia dini secara bertahap akan berkurang seiring bertambahnya usia anak. d. c. dan kesalahan mendidik orang tua. rasa kepemilikkan yang tinggi terhadap barang orang lain.Setiap orang butuh diberi kepercayaan. kesadaran anak akan kekurangan dirinya sehingga mendorongnya untuk berbohong. memiliki daya tangkap dan daya ingatan yang sangat bagus dan ia pun sering mengganggu teman-temannya ketika ia telah selesai mengerjakan tugasnya. Emosi (takut. marah. Kontrol emosisaat mengetahui anak berbohong. apakah kita terlalu keras kepada anak. malah makin membuat anak takut dan berbohong lagi. rasa takut kepada orang tua karena orang tua yang sering membentak. Begitu juga sebaliknya anka yang memiliki intelegensi yang rendah ia akan lama untuk mengingat dan menangkap suatu pelajaran dan informasi yang diterimanya. Tidak menuduh anak berbohong bila tidak mempunyai bukti. begitu pula anak-anakkita. Dahulukan prasangka baik dengan mendengarkan alasan-alasan yang dikemukakan.dan ada juga ketakutan – ketakutan lainnya yang dialami anak.

pada umumnya setiap anak pasti akan mengalami masa pembangkangan. atau lingkungan pergaulan yang lebih luas. Tingkah laku otang tua juga merupakan model yang paling efektif bagi anak. Jika anak meniru adegan yang ditontonnya. permasalahan anak dalam bidang sosial juga berkaitan dengan pergaulan atau hubungan sosial. yang meliputi perilaku-perilaku sebagai berikut. Penyebab anak agresif diantarnya karena terkekang. reaksi emosi terhadap frustasi karena dilarang melakukan sesuatu peniruan dari orang dewasa. Acara televisipun memberinya ide untuk bertingkah laku agresif. Daya suai kurang diakibatkan oleh ruang lingkup anak yang masih terbatas pada situasi rumah dan sekolah. minder. a.ragu-ragu. d. pada keluarga anak agresif justru dihargai.perkenalkan lingkungan luar kepada anak termasuk teman sebaya.identitas diri. Tingkah laku agresif Merupakan tingkah laku mnyerang baik secara fisik maupun verbal atau berupa ancaman yang disebabkan karena adanya rasa permusuhan. harga diri belajar dan penyesuian diri.masa pembangkangan anak ini akan berakhir tergantung dari pola pengasuhan yang diberikan orang tuanya. perlu dijelaskan bahwa kemarahan yang diungkapkan melalui serangan itu merupakan perilaku yang tidak bisa diterima umum.memberi perhatian yang cukup menyelidikki motivasinya dan memasukkan konsep nilai yang benar dan mendidiknya dalam kebenaran. katakanlah dengan tegas bahwa hal itu tidak boleh dilakukan. Apalagi sebelum anak masuk sekolah orang tua kurang memberi kesempatan pada anak untuk mengenal lingkungan luar. pertumbuhan. cenderung pasif dan rendah diri.cara menangani anak yang suka mencuri adalah mencukupi kebutuhan anak dan memberikan pengertian untuk bersabar. Dengan demikian. Ciri anak yang memiliki daya suai kurang adalah pemalu.dalam hal ini seharusnya orang tua melatih anak untuk melakukan aktifitas sendiri.umumnya ciri anak pemalu ialah terlalu sensitive.sejak dini anak sudah bisa menangkap acara di tv.karena mencontoh yng salah. Dengan kata lain. Permasalahan Sosial Perkembangan sosial anak berhubungan dengan kemampuan anak dalam berinteraksi dengan teman sebaya. Daya suai kurang dapat diatasi dengan cara membiarkan anak bereksplorasi. orang dewasa.anak yang selalu dilayani semua kebutuhannya maka ia akan berubah menjadi anak yang manja dikemudian hari.memberikan kesempatan dan penghargaan atas apa yang ia Lakukan. Biasanya hal ini disebabkan oleh tekanan dari orang tuanya yang menuntut anaknya untuk bagus dari sang anak dan kurangnya sosialisasi sehingga anak tidak percaya diri.mengenali pergaulan anak.murung dan juga sulit bergaul. Pemalu Sifat pemalu akan menjadi masalah yang cukup serius karena akan menghambat kehidupan anak. anak menjadi agresif karena mencontoh orang tuanya. misalnya dalam pergaulan. b. Permasalahan Eksternal Anak Usia Dini 1. Hal ini dapat terjadi karena. e. Daya saing kurang (cenderung menarik diri dari lingkungan) Anak yang memiliki daya suai kurang. cenderung tidak mau bergaul dan beradaptasi dengan lingkungannya. Manja Anak yang manja biasanya merupakan cerminan dari didikan orang tuanya. ucapkan pesan tersebut secara berulang- ulang. c. B.karena adanya tekanan ingin memiliki.ketika orang tua bisa menangani anak denga benar maka masa pembangkangan pada anak tersebut akan cepat . Negativisme (pembangkangan) Reaksi anak berupa pelanggaran terhadap aturan-aturan yang ada. sulit bergaul.

Perilaku berkuasa Wujudnya anak suka meminta.biasanya anak ini sering membongkar mainannya sendiri. • lingkungan keluarga.cara efektif untuk mengatasi naka yang membangkang adalah bukan dengan memberikan kemarahan kepada anak ataupun tidakkan galak lainnya karena hal tersebut akan menimbulkan masalah barubdan bisa menghambat perkembangan anak. tes bakat b. adat istiadat. g.mengancam. meliputi cara mengajar guru. inteligensi c.stimulasi. Tes Tes merupakan salah satu alat bantu yang dapat dipergunakan untuk mengidentifikasi permasalahan anak yang bersifat standar/ baku.penyebab anak berperilaku berkuasa karena dirumah ia anak tunggal. di antaranya adalah : a. Di samping itu. di antaranya adalah: . • masyarakat.fasilitas/media.dan memaksa teman sebayanya. norma.kurikulum. dan lain-lain. 1. keadaan social ekonomi keluarga. Perilaku merusak Pada umumnya anak yang berperilaku merusak ia akan membanting dan melemparkan barang-barang yang ada disekitarnya disaat keinginannya tidak terpenuhi. prestasi d. baik yang bersifat intrinsik (berasal dari diri anak sendiri) maupun ekstrinsik (berasal dari luar diri anak). faktor-faktor tersebut adalah • pembawaan.orang tua yang selalu menuruti keinginan anaknya. mencakup pergaulan. Factor Penyebab Permasalahan Anak Terdapat beberapa faktor penyebab permasalahan pada anak. Bentuk tes ini dapat berupa pertanyaan- pertanyaan atau tugas –tugas yang harus dijawab atau dikerjakan anak serta dibatasi oleh waktu.berlalu. Secara umum. dipergunakan pula kumpulan hasil karya dan pekerjaan anak selama periode waktu tertentu. mencakup pola asuh orang tua.memerintah. f.kasih sayang. Cara Mengidentifikasi Masalah Anak Mengidentifikasi permasalahan anak diartikan sebagai upaya menemukan gejala-gejala yang tampak pada penampilan dan perilaku anak dalam memperkirakan penyebab masalah hingga bentuk bantuan yang dapat dilakukan untuk mengatasinya. D. metode pembelajaran. yakni melalui tes dan non tes. diagnostik 2. Non-tes Teknik non tes biasanya dipergunakan untuk mengidentifikasi permasalahan anak dengan cara mengamati penampilan serta perilaku anak dalam aktivitas kesehariannya sehingga cenderung lebih fleksibel bila dibandingkan dengan teknik tes. C. • lingkungan sekolah.hal ini disebabkan oleh perilaku kasar dari lingkungan rumah.suasana belajar. prosesbelajarmengajar.berperilaku bagi anak usia dini sebenarnya rasa ingin tahu anak sangat tinggi.dan lain – lain. Berbagai cara dapat dilakukan orang tua dan guru untuk mengetahui apakah anak mengalami permasalahan atau tidak. dan lain-lain. Cara-cara tersebut secara umum dibagi dua. yakni anak dengan semua keadaan yang ada pada dirinya. Di antara beragam jenis tes yang banyak dipergunakan.Beberapa macam teknik non-tes yang populer.

terapi bisa berbentuk medis ataupun non medis. Latihan Dengan latihan kita dapat mengetahui dan mengevaluasi sejauh mana kemampuan anak. serta faktor feasibilitasnya. skala penilaian h. bisanya permasalahan yang menggunakan treatment adalah permasalahan fisik dan psikis yang membutuhkan dokter dan psikiater atau psikolog. b. d. sosiometri i. c. b. observasi b.melakukan perawatan atau terapi sesuai masalah anak demi penyembuhannya. Treatment merupakan upaya pemberian bantuan itu sendiri. Diagnosis merupakan langkah untuk mengidentifikasi karakteristik serta faktor penyebab masalah yang dialami anak. a. wawancara c. Identifikasi masalah yakni upaya mengetahui inti permasalahan yang dihadapi anak.a.Latihan diberikan kepada anak untuk melatih konsentrasi atau aspek kognitif anak. tidak ada satu pun teknik yang efektif untuk menangani permasalahan anak yang berbeda-beda.menentukan jalan apa yang akan dilakukan orang tua untuk mengatasi masalah-masalah yang terjadi pada anaknya. Angket d. Langkah-langkah dan Tekhnik Penanganan Masalah 1. 2. jenis permasalahan. angket j. Identifikasi kasus yakni upaya untuk menandai subjek (anak) yang diperkirakan mengalami masalah.kemampuan serta keterampilan pemberi bantuan. Tugas kelompok E. Portofolio e.dengan mendeteksi permasalahan anak.melalui permainan anak dapat . Langkah-langkah Penanganan Masalah Penanganan masalah anak dapat dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah sebagai berikut.juga dapat mengetahui dimana kelemahan anak. e. Prognosis merupakan langkah untuk merumuskan alternatif upaya bantuan sesuai dengan karakteristik permasalahan yang dialami. Penggunaan suatu teknik akan bergantung kepada karakteristik anak. catatan anekdot f. Di antara berbagai teknik yang dapat dilakukan orang tua dan guru untuk membantu menangani permasalahan anak adalah sebagai berikut : a. Teknik Penanganan Masalah Pada hakikatnya. daftar cek g. Permainan Permainan dan bermain merupakan kebutuhan bagi anak. f. Tindak lanjut Dilakukan sebagai bentuk evaluasi terhadap upaya pemberian bantuan yang telah dilakukan serta kemungkinan penggunaan langkah-langkah berikutnya.

seorang anak didorong untuk dapat menyatakan perasaan mereka. Kesabaran 2. Memberi kebebasan terhadap anak 14. Hubungan Permasalahan Anak Usia Dini Dan Pengembangan Karakter Permasalahan anak usia dini dan pengembangan karakter memiliki katerkaitan yang sangat erat. Pengembangan karakter lebih berkaitan dengan optimalisasi fungsi otak kanan.hal itu merupakan dua hal yang saling berkesinambungan. anak hanya melakukan apa yang ia lihat. ia dengar dan ia rasakan maka dari itu kita sebagai orang tua harus menjadi teladan yang baik bagi anak. Penuh perhatian 4. Menciptakan hubungan yang akrab dengan anak F. pengembangan karakter harus terjadi di usia dini. Pengkondisian (conditioning) Ketika kita akan mengatasi masalah yang sedang dihaadapi anak hendaknya kita harus melihat kondisi dan keadaan yang memungkinkan untuk melakukannya e. orang tua dan guru diharapkan memiliki beberapa karakteristik sebagai persyaratannya.ketika kita memberikan nasihat akan mudah diterima ketika anak masih berada pada usia dini.mengembangkan berbagai aspek. Syarat Menangani Permasalahan Anak Orang tua dan guru merupakan model bagi anak. Ramah 5. Pemaaf terhadap anak 12. f. Konseling Merupakan proses yang terjadi antara anak dan seorang konselor yang membantu anak-anak untuk sembuh dan kembali rasa percaya dirinya.usia dini adalah sebuah masa dimana semua aspek perkembangan akan berkembang di masa ini. Penuh kasih sayang 3. Adil 10. 1. Untuk dapat membantu menangani permasalahan anak dengan tepat.selama konseling. Empati 7. termasuk karakter.termasuk aspek social emosional yang dapat membantu pengembangan karakter anak usia dini. Model dan peniruan (modeling and imitation) Anak adalah peniru ulung. Menerima anak apa adanya 9.Beberapa karakteristik di bawah ini setidaknya dapat membantu mempermudah orang tua dan guru dalam menangani permasalahan yang dihadapi anak. Saran dan nasihat Dalam menangani masalah anak saran dan nasihat sangat diperlukan untuk mengarahkan anak dan menjelaskan nilai baik buruk kepada anak. Menghargai anak 13. Toleransi terhadap anak 6. c. F. d. Dapat memahami perasaan anak 11.permainan merupakan sumber media untuk menstimulasi anak. Penuh kehangatan 8. Mata pelajaran yang berkaitan dengan pendidikan karakter pun (seperti budi pekerti dan agama) .

Penggunaan istilah ini bukan tanpa alasan. Untuk mencapai kesuksesan dalam membimbing anaknya untuk mengembangkan karakter kita harus dapat mengatasi permasalahan-permasalahan di usia dini hingga tuntas. Artinya.maksdunya kita sebagai pendidik tidak boleh sembarangan mendidik anak harus dengan ilmu. secara otomatis perkembangan otak tidak berjalan optimal. dan acting”. jika tahap ini mampu dioptimalkan dengan memberikan berbagai stimulasi yang produktif. mengembangkan generasi penerus bangsa yang berkarakter baik adalah tanggung jawab semua pihak. Dan perlu kita tahu seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya untuk mengembangkan karakter anak usia dini diperlukan penyeimbangan antara otak kanan dan otak kiri. Peran keluarga dalam Pembentukan karakter Anak Keluarga dalam hal ini adalah aktor yang sangat menentukan terhadap masa depan perkembangan anak. Dari pihak keluarga perkembangan pendidikan sudah dimulai semenjak masih dalam kandungan. a. agar dapat menjalankan fungsinya di masyarakat dengan baik. mengasuh. atau hanya sekedar “tahu”). Pembentukan karakter harus dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan yang melibatkan aspek “knowledge. Anak yang belum lahir sebenarnya sudah bisa menangkap dan merespons apa-apa yangdikerjakan oleh orang tuanya. Pendidikan karakter ini hendaknya dilakukan sejak usia dini. Pembentukan karakter dapat diibaratkan sebagai pembentukan seseorang menjadi body builder (binaragawan) yang memerlukan “latihan otot-otot akhlak” secara terus-menerus agar menjadi kokoh dan kuat. Tentu saja hal ini tidak mudah. sekolah. Ketika kita gagal dalam penanaman kepribadian yang baik di usia dini ini akan membentuk pribadi yang bermasalah di masa dewasanya kelak. 1.Mengingat lingkungan anak bukan saja lingkungan keluarga yang sifatnya mikro. media. Dengan kata lain. loving. fungsi utama keluarga adalah sebagai tempat untuk mendidik. Montessori menyebutnya dengan periode kepekaan (sensitive period). keluarga merupakan lingkungan primer dan utama bagi pertumbuhan dan perkembangannya. juga akan berlangsung secara produktif. maka perkembangan anak di masa dewasa. masyarakat. fasilitas dan sebagainya turut andil dalam perkembangan karakter anak.ternyata pada prakteknya lebih menekankan pada aspek otak kiri (hafalan. dan mensosialisasikan anak. Terlebih melihat kondisi karakter bangsa saat ini yang memprihatinkan serta kenyataan bahwa manusia tidak secara alamiah (spontan) tumbuh menjadi manusia yang berkarakter baik. maka semua pihak – keluarga. karena konflik yang ada hanya menghambat perkembangan ketika kita dapat mengatasi masalah-masalah tersebut dengan penanganan dan waktu yang tepat disinilah yang menentukan kesuksesan anak dalam kehidupan sosial di masa dewasanya kelak. feeling. terutama kaum ibu. mengingat pada masa ini. oleh karena itu diperlukan kesadaran dari semua pihak bahwa pendidikan karakter merupakan ”PR” yang sangat penting untuk dilakukan segera. Anak-anak akan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter apabila dapat tumbuh pada lingkungan yang berkarakter. karena usia dini merupakan masa emas perkembangan (golden age) yang keberhasilannya sangat menentukan kualitas anak di masa dewasanya. memang memasuki tahap atau periode yang sangat peka. Ketika permasalaan fisik khususnya kesehatan tidak teratasi sejak dini. . Keluarga sebagai Tempat Pertama Pendidikan Karakter Anak Bagi seorang anak. seluruh aspek perkembangan pada anak usia dini.

dan hidup rukun dengan pemeluk agama lain. Toleransi : Sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama. jujur. Mandiri : Sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas. mandiri. Kesalahan dalam pengasuhan anak akan berakibat pada kegagalan dalam pembentukan karakter yang baik. toleransi. Pola Asuh dalam Pendidikan Karakter Anak di Keluarga Pola asuh yang diterapkan orang tua kepada anaknya sangat menentukan keberhasilan pendidikan karakter anak. cinta tanah air. e.asah. Semangat Kebangsaan : Cara berpikir. d.serta memberikan kepuasan dan lingkungan yang sehat guna tercapainya keluarga yang sejahtera. Kegagalan keluarga dalam membentuk karakter anak akan berakibat pada tumbuhnya masyarakat yang tidak berkarakter. Menurut sumber dari Balitbang. kreatif. c. dilihat. bersikap. pendapat. toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain. b. Disiplin : Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan. Kerja Keras : Perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar dan tugas. Cinta Tanah Air : Cara berfikir. dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya. . b. dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya. etnis. f. Nilai Karakter yang Penting Harus Ditanamkan pada anak usia dini Tujuan pendidikan anak usia dini adalah mendidik anak dengan tiga dasar kebutuhan anak(asih. suku. Kreatif : Berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki. dan lain – lain). kerja keras. c. peduli lingkungan. dan berbuat yang menunjukkankesetiaan. k. rasa ingin tahu.dan asuh adala mengasuh anak dengan pola asuh yang benar sesuai ketentuan yang ada. g. Apabila keluarga gagal melakukan pendidikan karakter pada anak-anaknya sejak dini. j. bertindak.asuh) yaitu asih mengasihi dengan penuh kasih sayang . Kementerian Pendidikan Nasional. sikap. bahwa ruang lingkup nilai moral dalam rangka pembentukan karakter yang harus dikembangkan pada anak usia dini adalah sebagai berikut: a. Religius : Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agamadianutnya. tindakan. Jujur : Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orangselalu dapat dipercaya dalam perkataan. Rasa Ingin Tahu : Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatuyang dipelajarinya. dan didengar. dan pekerjaan. semangat kebangsaan. h. bersikap. Demokratis : Cara berfikir. Keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama bagi pengembangan karakter anak. demokratis.asah yaitu dengan menstimulasi anak sesuai usia dan kebutuhannya. menghargai prestasi. disiplin. dan bertindak yang menilai sama Hak dan kewajiban dirinya dan orang lain. maka akan sulit bagi institusi-institusi lain di luar keluarga (termasuk sekolah) untuk memperbaikinya.tujuan dari hal tersebut adalah untuk membentuk karakter anak agar anak menjadi seseorang yang diharapkan dan berkepribadian yang utuh (religius. i. serta menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya.

dan bekerja sama dengan orang lain. p. asih (dengan memberikan kasih sayang. masyarakat. Gemar Membaca : Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya. 2010: 8) BAB III PENUTUP A. dan tindakan yang menyebabkan orang lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya. SIMPULAN Anak usia dini sangat rentan dengan berbagai masalah yang biasanya berkaitan dengan gangguan pada proses perkembangannya. . (Balitbang Kemendiknas. perkataan. Tanggung – jawab : Sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya. sosial.kepedulian. ekonomi. Peduli Sosial : Sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan pada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan.yakni dengan stimulasi dan memberika tiga kebutuhan dasar anak. dan politik bangsa. lingkungan fisik. Dengan demikian. Permasalahan anak usia dini harus segera ditangani. q. yang seharusnya dia lakukan. Perlu kita ketahui tujuan pendidikan anak usia dini adalah pendidikan yang akan membentuk karakter seorang anak agar anak memiliki kepribadian yang utuh kelak. Jika tidak ditangani diusia dini hingga tuntas maka akan mempengaruhi perkembangan moral dan pembentukkan karakter kelak ia dewasa. n. lingkungan (alam. Peduli Lingkungan : Sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya. budaya. r. serta menghormati keberhasilan orang lain. Cinta Damai : Sikap. dan mengakui. terhadap diri sendiri. sosial dan budaya). Bersahabat/Komuniktif : Tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara. negara dan Tuhan Yang Maha Esa. cinta dan perhatian). m. Menghargai Prestasi : Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat.bergaul. dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi. asuh (mendidik dan menerapkan pola asuh yang tepat kepada anaknya). dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa. l. penting bagi para orang tua dan guru untuk memahami permasalahan-permasalahan anak agar dapat meminimalkan kemunculan dan dampak permasalahan tersebut serta mampu memberikan upaya bantuan yang tepat. Permasalahan -permasalahan anak dapat dicegah jika orang tua memberikan tiga kebutuhan dasar anak sejak dini yakni asah (dengan memberikan stimulasi yang dibutuhkan anak sesuai usianya). o.