22 March 2018

Pasar Mixed Negatif. Dow Jones turun 0.2% pada level 24,682 dengan bursa regional diperdagangkan mixed pagi ini. Seperti diperkirakan
sebelumnya rapat FOMC memutuskan kenaikan Fed Fund Rate sebesar 25 basis poin. The Fed diperkirakan menaikkan suku bunga sebanyak 3
kali tahun ini. IHSG mengalami teknikal rebound menutup gap turun yang terjadi hari sebelumnya. Namun aksi jual investor asing serta rencana
penerapan kebijakan tarif Pemerintah Amerika atas impor dari China yang dijadwalkan diumumkan hari ini memicu sentimen negatif di pasar.
Kami memperkirakan IHSG bergerak mixed cenderung menurun hari ini seiring langkah profit taking investor.
35,000 6,750
6,500 IDR/US$ 14,800
140 140
30,000 IDX & Trading 6,250 Coal, US$/Ton Oil, US$/Barrel
Volume 6,000 14,400
25,000
Daily News Summary

5,750
5,500 14,000 100 100
20,000 5,250
13,600
15,000 5,000
4,750 13,200
4,500 60 60
10,000
4,250 12,800
5,000 4,000
3,750 12,400
0 3,500 20 20
2015 2016 2017 2018 12,000 2015 2016 2017 2018
2015 2016 2017 2018

BOSS- Pembayaran utang Market Statistics 21-Mar (+/-) (%)
PT Borneo Olah Sarana Sukses (BOSS) melunasi utang senilai Rp 50 Miliar IDX 6,312.8 69.3 1.1%
Volume (Mn Shares) 9,236.3 1,569.9 20.5%
kepada PT Bank Victoria (BVIC). Pelunasan tersebut berdampak terhadap Value (IDR Mn) 6,594.6 301.3 4.8%
penurunan beban keuangan perseroan. Dana pembayaran utang diambil Foreign Net (IDR Bn) -721.6 130.6 -15.3%
dari hasil penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) tahun ini.
Prospektus IPO menyebutkan bahwa hasil penjualan saham akan Regional Indices 21-Mar (+/-) (%)
Dow Jones 24,682.3 -45.0 -0.2%
dialokasikan untuk peningkatan produksi dan pelunasan pinajaman ke Shanghai 3,281.0 -9.7 -0.3%
Bank Victoria senilai Rp 50 Miliar. Mengacu laporan keuangan perseroan Nikkei 21,381.0 0.0 0.0%
sampai September 2017, BOSS memiliki total liabilitas sebesar Rp 311.23 Hang Seng 31,414.5 -135.4 -0.4%
Miliar dan total ekuitas sebesar Rp 9.07 Miliar. Strait Times 3,511.1 -2.2 -0.1%
JSMR & WSKT - Pengalihan saham anak perusahaan Commodity 21-Mar (+/-) (%)
PT Waskita Karya (WSKT) mengalihkan kepemilikan 35% saham PT Crude Oil ($/bbl) 65.40 1.65 2.6%
Jasamarga Transjawa Tol (JTT) kepada PT Jasa Marga (JSMR). JTT Nickel ($/Ton) 13,330 -190 -1.4%
merupakan perusahaan patungan yang dibentuk untuk melakukan Tin ($/Ton) 20,745 -105 -0.5%
CPO (RM/Ton) 2,448 13 0.5%
aktivitas pembangunan, pengoperasian, dan pemeliharaan jalan tol. Nilai
Coal (US$/Ton) 97.15 -0.20 -0.2%
transaksi pengalihan saham JTT senilai Rp 437.5 Juta. Dengan demikian
saat ini JSMR memiliki seluruh saham JTT. WSKT menegaskan pengalihan Top Gainers (+/-) (%)
saham tersebut tidak berdampak terhadap operasional perusahaan karena DSFI 143 37 34.9%
hingga saat ini JTT belum menjalankan kegiatan usaha. KOBX 218 56 34.6%
KARW 183 47 34.6%
KAEF - Kontribusi bisnis properti Top Losers (+/-) (%)
PT Kimia Farma (KAEF) menargetkan kontribusi bisnis property bisa BPFI 610 -200 -24.7%
mencapai 10% terhadap total pendapatan pada lima tahun mendatang. SULI 159 -22 -12.2%
Sampai akhir 2017, bisnis property KAEF ini baru menyumbang sekitar 1%. IBFN 80 -10 -11.1%
Most Active by Frequency (+/-) (%)
Perseroan menilai kontribusi binis property terhadap total pendapatan PBRX 496 8 1.6%
masih belum optimal sehingga perseroan berencana fokus TLKM 3,710 50 1.4%
mengembangkan bisnis tersebut. Perseroan juga sudah menyelesaikan POLY 198 43 27.7%
pembangunan Moxy Hotel pada tahun 2017 lalu sehingga mulai tahun ini Most Active by Volume (+/-) (%)
DEWA 55 5 10.0%
diharapkan bisa berkontribusi pada pendapatan. Selain itu, perseroan juga 294 10
BUMI 3.5%
masih punya beberapa proyek, diantaranya, Pembangunan hotel di PNBS 101 9 9.8%
Matraman (Jakarta Timur) yang diharapkan bisa beroperasi sebelum akhir Most Active by Value (+/-) (%)
dan Rumah sakit di Ir Saharjo (Tebet). TLKM 3,710 50 1.4%
BBRI 3,810 70 1.9%
MYOH - Target pendapatan
BMRI 8,200 100 1.2%
PT Samindo Resources (MYOH) menargetkan kenaikan pendapatan pada Foreign Net Buy by Value (+/-) (%)
tahun ini menjadi US$ 255 Juta, dibandingkan realisasi tahun 2017 INCO 3,090 150 5.1%
mencapai US$ 188.1 Juta. Ekspektasi kenaikan tersebut akan didukung BSDE 1,780 65 3.8%
BBRI 3,810 70 1.9%
atas peningkatan kontrak pembangunan batubara yang ditangani
Foreign Net Sell by Value (+/-) (%)
perseroan. Peningkatan target volume penambangan batubara yang BMRI 8,200 100 1.2%
dibebankan klien akan menjadi faktor utama pendorong kenaikan BBNI 9,275 25 0.3%
pendapatan perseroan pada tahun 2018. ASII 7,300 0 0.0%

Corporate Action Jadwal Rapat Umum Pemegang Saham
Emiten Cum Reg Keterangan Emiten Tanggal Status Agenda
WOMF 22-Mar 27-Mar Dividend Rp 15.5 / Lembar PNBS 22-Mar RUPSLB Perubahan Anggaran Dasar Perseroan
WTON 26-Mar 29-Mar Dividend Rp 12.13 / Lembar BBRI 22-Mar RUPS Persetujuan Laporan Tahunan 2017
BDMN 27-Mar 2-Apr Dividend Rp 134.44 / Lembar BBTN 23-Mar RUPS Persetujuan Laporan Tahunan 2017
Sky Energy Indonesia *) IPO @ 400 / Lembar Listing 28-Mar ITMG 23-Mar RUPS Persetujuan Laporan Tahunan 2017
*) Tentative DWGL 26-Mar RUPSLB Perubahan Penggunaan Dana Hasil IPO

This report is for informational purposes only. This report is exclusively published for the use of Kiwoom clients, and may not be reproduced or distributed. While the information was collected from secure sources, Kiwoom does not
guarantee the accuracy or reliability of the information. Kiwoom bears no liability for any losses that may occur from investments based on the information provided in this report.
Research Department Tel : 526-1326 Fax : 526-1320 E-mail: research@kiwoom.co.id