You are on page 1of 252

E xpa nd i n g H o ri zo n s

annual report 2007 laporan tahunan


Visi Kami
Our Vision

• Menjadi salah satu perusahaan dengan pengelolaan terbaik di Asia Pasifik dengan
penekanan pada pembangunan kompentensi melalui pengembangan sumber
daya manusia, struktur keuangan yang solid, kepuasan pelanggan dan efisiensi.
• Menjadi perusahaan yang mempunyai tanggung jawab sosial serta ramah
lingkungan.

• To be one of the best managed corporations in Asia Pacific with emphasis


on building competence through people development, solid financial structure,
customer satisfaction and efficiency.
• To be a socially responsible and environmentally friendly corporation.

Daftar Isi
Contents
Pengantar 01 Struktur Bisnis 54
Introduction Business Structure

Pengembangan Merek Kami 02 Otomotif 56


Expansion In Our Brands Automotive

Pengembangan Karyawan Kami 04 Jasa Keuangan 76


Expansion In Our People Financial Services

Pengembangan Dalam Tata Kelola 06 Alat Berat 88


Perusahan Kami Heavy Equipment
Expansion In Our Governance
Agribisnis 96
Sekilas Astra 08 Agribusiness
Astra at a Glance
Teknologi Informasi 102
Catur Dharma 10 Information Technology
Philosophy
Infrastruktur 106
Jejak Langkah 2007 12 Infrastructure
Milestones
Sumber Daya Manusia 110
Ikhtisar Keuangan 14 Human Resources
Financial Highlights
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan 120
Daftar Penghargaan 2007 16 Corporate Social Responsibility
List of Awards
Lingkungan, Kesehatan & Keselamatan Kerja 136
Laporan Dewan Komisaris 18 Environment, Health & Safety
Board of Commissioners’ Report
Laporan Keuangan 143
Dewan Komisaris 23 Financial Report
Board of Commissioners
Data Perseroan i
Laporan Direksi 24 Corporate Data
Board of Directors’ Report
Profil Dewan Komisaris ii
Direksi 31 Board of Commissioners’ Profile
Board of Directors
Profil Direksi vii
Tata Kelola Perusahaan 32 Board of Directors’ Profile
Good Corporate Governance
Struktur Organisasi xi
Pembahasan & Analisis Manajemen 46 Organisation Structure
Management’s Discussion & Analysis
Informasi Perseroan xiii
Laporan Komite Audit 52 Corporate Information
Audit Committee Report

Panduan: Dalam membaca laporan ini, harap diperhatikan ‘Perseroan’ Use of terms: For guidance when reading this report please note the term
menunjuk pada Astra sebagai perusahaan induk. ‘Astra’ menunjuk pada ‘the Company’ refers to Astra, the parent company. ‘Astra’ refers to Astra
Astra sebagai perusahaan induk dan anak perusahaan sedangkan ‘Grup parent and consolidated company subsidiaries while ‘Astra Group’ refers to
Astra’ menunjuk pada Astra dan seluruh perusahaan yang terkait. ‘Astra’ plus all related companies.

2
Exp a n ding Ho r i zo n s
M em p er l u a s C akrawala

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
Dalam menjalankan roda bisnisnya, PT Astra International Tbk
senantiasa berupaya memperluas cakrawala sejalan dengan visinya
untuk menjadi salah satu perusahaan terbaik di Asia Pasifik.
Perkembangan perusahaan selama lima dekade memperlihatkan
konsistensi dalam keunggulan kinerja, yang tumbuh dari kesadaran
bahwa Astra harus menjadi organisasi profesional yang dapat
memberikan kontribusi nyata terhadap kesejahteraan bangsa.

Percaturan dunia bisnis telah banyak mengalami perubahan sampai


Astra menapaki usia emasnya pada tahun 2007. Banyak peluang
dalam dunia bisnis saat ini yang menjanjikan pertumbuhan lebih lanjut
bagi Perseroan. Astra terus melangkah ke depan dengan visi bisnis
yang jelas, baik dan obyektif yang ditetapkan secara hati-hati dalam
lingkungan bisnis yang positif namun penuh tantangan.

Dengan meyakini kekuatan Winning Concept, Winning System dan


Winning Team, Astra memegang teguh komitmen untuk terus berkarya
dengan baik demi terciptanya manfaat bagi seluruh pemangku
kepentingan di dalam kerangka tata kelola perusahaan yang baik.

In conducting its business operations, PT Astra International Tbk continues


to expand its horizons in line with its vision to be one of the best-managed
corporations in Asia Pacific. Its development over five decades has
demonstrated a consistency of excellence in performance based on the
realization that Astra has to be a professional organization that makes a
genuine contribution to the wealth of the nation.

The world of business has changed dramatically over the five decades of
Astra’s existence. Many opportunities exist in today’s world of business,
presenting the promise of further growth for the Company to pursue. Astra
continues to move forward with a clear vision of business excellence and with
carefully established objectives within a positive but challenging business
environment.

By the implementation of its underlying belief in the essential strength of


achieving winning concepts, winning systems and winning teams, Astra
is committed to continue to perform strongly for the benefit of all of its
stakeholders within the framework of good corporate governance.

1
E xpan si o n I n
O ur B rands
Pe n ge m b a n g a n M e re k Kami

Astra terus berupaya untuk mencapai yang terbaik


dalam semua merek yang dimiliki. Manajemen dan
karyawan Astra senantiasa menciptakan berbagai
inisiatif baru, tidak hanya di bidang Otomotif
namun juga Jasa Keuangan, Alat Berat, Agribisnis,
Teknologi Informasi dan Infrastruktur. Kekuatan
merek Astra merupakan kontributor utama
terhadap kekuatan posisi unit-unit bisnisnya di
masing-masing pasar.

Astra continually strive to achieve excellence in all brands. Astra’s


management and employees strive to craft new initiatives,
not only in Automotive sector but also in Financial Services,
Heavy Equipment, Agribusiness, Information Technology and
Infrastructure. The strength of Astra’s brands is a major contributor
to the strength of the position of our units in their respective
markets.

2
bran ds.”
a c h i eve exce l l e n ce i n a l l
“A st ra con t in u ally st rive to

3
A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
E xpan si on I n
O ur Peo p l e
Pe n ge m b a n g a n Ka ryawan Kami

Astra memiliki komitmen untuk membentuk


hubungan sinergis dengan seluruh pemangku
kepentingan serta dalam merancang sistem di
mana setiap individu berperan dalam pencapaian
Perseroan. Karyawan adalah aset terbesar Astra
dan bersama dengan para pemasok serta tim yang
terlibat dalam setiap tahapan produksi, distribusi
dan pemasaran, mereka dilatih untuk menghargai
bahwa para konsumen adalah mitra terpenting
yang berhak untuk memperoleh kepuasan yang
sempurna.

Astra is committed to the formation of synergistic relationships


with all of its stakeholders, and to designing systems in which
each individual contributes to the overall achievement of the
Company. Our employees are Astra’s greatest asset and, together
with our suppliers and team involved in every stage of production,
distribution and marketing operations, they are trained to
appreciate that our customers are our most important partners,
deserving total satisfaction.

4
“ O u r e m p l oye e s a re A st ra ’s
g re ate st a ss e t a n d t h ey a re
t ra i n e d to a p p re c i ate o u r
cu stom e rs.”

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n

5
E xpan si o n I n
O ur G ove r n an ce
Pe n g e m b a n g a n D a l a m Tata Kelo la Per usahaan Kami

Astra merupakan pemrakarsa dalam pelaksanaan


tata kelola perusahaan yang baik dan bertekad
untuk dapat mempertahankan kepemimpinannya
dalam mendorong penerapan standar etika dalam
menjalankan bisnisnya. Sebagai pelaku bisnis yang
sudah lama berkecimpung di pasar Indonesia,
kami menyadari pentingnya pengelolaan bisnis
yang bertanggung jawab. Bagi Astra, tata kelola
perusahaan yang baik bukanlah sekedar ungkapan
melainkan harus diterapkan dalam semua jajaran
perusahaan, terutama dalam laporan keuangan
perusahaan dan proses bisnis. Kami percaya bahwa
penerapan tata kelola perusahaan yang baik
menghasilkan tingkat pendapatan yang lebih tinggi
bagi para pemangku kepentingan.

Astra has been a pioneer in good corporate governance and intends


to remain a leading force in encouraging ethical standards in business.
We are aware that as a long-term player in the Indonesian market, it
is essential to act responsibly. To Astra, good corporate governance is
not a superficial issue but is practised at every level of the company
and business process, not least in financial reporting. We believe that
good corporate governance provides higher returns over the years to
stakeholders.

6
gove rn an ce.”
in good corporate
“A st ra h a s b e e n a p i o n e e r

7
A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
8
S e ki la s Ast ra
Ast ra At A Gl an ce

Sejak awal berdiri pada tahun 1957, Astra pada mulanya


merupakan perusahaan perdagangan. Seiring dengan

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
perkembangannya, Astra membentuk kerjasama
dengan sejumlah perusahaan kelas dunia dari berbagai
industri. Sejak tahun 1990, Perseroan menjadi
perusahaan publik yang tercatat di Bursa Efek Jakarta
dan Surabaya, yang kini menjadi Bursa Efek Indonesia
dengan nilai kapitalisasi pasar Perseroan pada tanggal
31 Desember 2007 sebesar Rp 110,5 triliun. Sekarang,
Astra memiliki enam bidang usaha yaitu: Otomotif,
Jasa Keuangan, Alat Berat, Agribisnis, Teknologi
Informasi dan Infrastruktur. Pada akhir tahun 2007,
jumlah karyawan Grup Astra mencapai 116.867 orang
yang tersebar di 130 anak perusahaan dan afiliasi.

In 1957, Astra was established as a trading company. Over the


course of its development, Astra has formed a number of strategic
alliances with leading global players in various industries. Since
1990, the Company had been a go public company, listed on both
the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges, now known as the
Indonesia Stock Exchange with the Company’s market capitalization
as of 31 December 2007 stood at Rp 110.5 trillion. Astra now has six
core businesses: Automotive, Financial Services, Heavy Equipment,
Agribusiness, Information Technology and Infrastructure. At year-end
2007, Astra Group had a workforce of 116,867 people, spread across
130 subsidiaries and affiliates.

9
Cat u r D h a r ma
Ph i l o s o p hy

Menjadi Milik yang


Bermanfaat bagi Bangsa
dan Negara
To be an Asset to the Nation
Astra sebagai warga usaha yang baik, berperan aktif dalam meningkatkan perekonomian
nasional serta kesejahteraan masyarakat.

Astra is a responsible corporation, which takes an active role in contributing towards


the wealth and welfare of the nation.

Memberikan Pelayanan
Terbaik kepada Pelanggan
To Provide the Best Service to Our Customers
Pelayanan terbaik merupakan esensi dasar kelanggengan usaha sehingga setiap insan Astra
berdedikasi memberikan produk dan jasa terbaik untuk mendukung keberhasilan pelanggan.

Excellent service underpins business sustainability and every member of the Astra family is
dedicated to providing high quality products and services to our customers to help them
outperform.

10
Menghargai Individu dan
Membina Kerjasama

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
To Respect Individuals and Promote Teamwork
Pada dasarnya manusia ingin diakui keberadaannya dan dihargai. Astra menghormati individu
dengan segala kelebihan dan kekurangannya, memandang perbedaan sebagai suatu kekuatan,
untuk membangun kebersamaan dan sinergi demi tercapainya efektifitas organisasi.

Everyone has a need to be recognized and respected. Astra respects individuals for their different
strengths and qualities that contribute to teamwork, create synergy, and lead to organizational
effectiveness.

Senantiasa Berusaha
Mencapai yang Terbaik
To Continually Strive for Excellence
Menyadari bahwa kebutuhan pelanggan semakin berkembang dan persaingan semakin ketat,
maka setiap insan Astra senantiasa menghasilkan yang terbaik di bidang masing-masing.

Customers’ needs always develop and competition becomes more intense. Every member of the
Astra family will always seek to deliver the best in whatever they do.

11
J ej ak L a n gkah 2 0 07
M i l e sto ne s

April
April

Perayaan ulang tahun Peluncuran Toyota New


Astra ke-50 di Istora Vios yang merupakan
Senayan, Jakarta dihadiri penyempurnaan dari tipe
oleh sekitar 180.000 Toyota Vios sebelumnya.
undangan. Launching of Toyota New
Celebration of Astra 50th Vios, an upgrade to the
anniversary at Istora previous Toyota Vios
Februari February Senayan, Jakarta, involving model.
around 180,000 invitees
Astra merayakan ulang Astra Quality attending the event.
tahun yang ke-50 yang Convention XXIII
dilakukan serentak oleh dilaksanakan untuk
karyawan Grup Astra di meningkatkan semangat
seluruh Indonesia. inovasi karyawan Grup
Astra celebrated its Astra.
50th anniversary with Astra Quality
all Group members Convention XXIII was
throughout Indonesia held to boost a spirit
conducting ceremonial of innovation in all Peluncuran Daihatsu Peluncuran motor Honda
activities at once. employees within the Sirion, kendaraan baru Revo, pilihan revolusioner
Astra Group. untuk meramaikan pasar untuk kaum muda.
small city car. Launching of Honda
Launching of Daihatsu Revo motorcycle, a
Sirion, a newcomer to revolutionary option for
complete the small city youngsters.
car market.

Maret March Juni June


Peugeot meluncurkan produk Toyota Kijang PT Sedaya Multi Astra Credit
207, ditujukan bagi eksekutif yang telah Investama, Companies
muda yang memiliki karakter melegenda salah satu anak (ACC)
kuat serta dinamis dan sporty. sebagai perusahaan Astra, merayakan
Peugeot launched its product, kendaraan menjual 50% ulang tahun
207, aimed at young executives keluarga saham PT Astra yang ke-25.
with strong character, dynamic Indonesia, CMG Life kepada Astra Credit
and sporty. merayakan ulang Commonwealth Companies
tahun yang ke-30. Bank of Australia. (ACC)
Toyota Kijang PT Sedaya Multi celebrated
celebrated its Investama, its 25th
30th anniversary, one of Astra’s anniversary.
as an Indonesian subsidiaries,
family car legend. sold its 50%
stake in PT Astra
CMG Life to
Commonwealth
Bank of Australia.
12
September September

PT Pamapersada Nusantara PT Federal International


mendapat fasilitas sindikasi Finance mendapat fasilitas
dari 6 mandated lead sindikasi dari 11 mandated
arrangers senilai US$ 425 lead arrangers senilai US$
juta. 120 juta.
PT Pamapersada Nusantara PT Federal International
received US$ 425 million Finance received US$ 120
syndicated facilities from 6 million syndicated facilities
mandated lead arrangers. from 11 mandated lead
arrangers.

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
Juli July
Astra Daihatsu Motor November November
merayakan ulang tahun
Daihatsu yang ke-100, Astra Honda Motor
yaitu dengan program memproduksi unit yang
penanaman 48.000 pohon. ke-20.000.000 yaitu
Astra Daihatsu Motor Honda Supra X 125.
celebrated the 100th Astra Honda Motor
anniversary of Daihatsu produced its
with a 48,000 trees 20,000,000th unit, the
planting program. Honda Supra X 125.

Agustus August Desember December


Peluncuran motor Honda Fit X, Peluncuran Daihatsu Gran Astra Daihatsu Motor
yang dikenal sebagai produk Max, minivan dan pick up meresmikan pabrik baru di
yang tahan lama dan hemat yang mempunyai kapasitas Sunter, Jakarta Utara, untuk
bahan bakar. besar. meningkatkan kapasitas
Launching of Honda Fit X Launching of Daihatsu Gran produksi dari 150.000 unit
motorcycle, known for its Max, large capacity minivan per tahun menjadi 211.000
durability and fuel efficiency. and pick up. dan dapat dimaksimalkan
menjadi 250.000.
Astra Daihatsu Motor
opened its new factory in
Sunter, North Jakarta, to
increase the total production
from 150,000 units per year
to 211,000 with a possible
maximum of 250,000.

13
Ikh ti sa r Ke u a n gan
F in a n c ial Hi g hl i g ht s

Angka-angka pada seluruh tabel dan grafik menggunakan notasi Inggris Numerical notations in all tables and graphs are in English
Dalam miliar Rupiah, kecuali jika disebutkan lain In billion of Rupiah, unless stated otherwise

2007 2006 20058 20048 20038

Total Astra (Konsolidasian) Total Astra (Consolidated)

Laporan Laba Rugi Statements of Income


Pendapatan Bersih 70,183 55,709 61,732 46,303 9
32,475 9
Net Revenue

Laba Kotor 16,489 12,323 13,267 10,313 7,679 Gross Profit

Laba Usaha 8,501 4,243 6,414 4,975 3,398 Operating Income

EBITDA 1
11,163 6,395 8,218 7,604 9
5,258 9
EBITDA1

Laba Bersih 6,519 3,712 5,457 5,406 4,422 Net Income

Neraca Balance Sheets


Jumlah Aktiva 63,520 57,929 61,167 48,6219 33,0869 Total Assets

Aktiva Lancar 19,474 15,731 16,159 13,762 9,221 Current Assets

Investasi pada Perusahaan Asosiasi dan 9,771 8,504 6,519 5,501 4,008 Investment in Associates and
Jointly Controlled Entities Jointly Controlled Entities

Aktiva Tetap2 14,347 13,334 11,794 8,803 6,338 Fixed Assets2

Kewajiban Jangka Pendek 21,343 20,070 21,917 18,4399 11,0139 Current Liabilities

Jumlah Pinjaman 19,845 23,178 26,519 19,9369 14,3869 Total Borrowings

Modal Kerja Bersih 3


5,866 4,675 5,381 2,862 1,672 Net Working Capital3

Jumlah Ekuitas 26,963 22,376 20,424 16,485 11,711 Total Equity

Jumlah Ekuitas dan Hak Minoritas 32,008 26,431 24,231 19,720 13,506 Total Equity and Minority Interests

Analisa Rasio dan Informasi Lain Ratio Analysis and Other Information
Laba terhadap Aktiva 10% 6% 10% 13% 14% Return on Assets

Laba terhadap Ekuitas 24% 17% 30% 38% 49% Return on Equity

Marjin Laba Kotor 23% 22% 21% 22% 24% Gross Profit Margin

Marjin Laba Usaha 12% 8% 10% 11% 10% Operating Profit Margin

Rasio Lancar (x) 0.9 0.8 0.7 0.7 0.8 Current Ratio (x)

Rasio Kewajiban terhadap Jumlah Aktiva (x) 0.5 0.5 0.6 0.6 0.6 Liabilities to Total Assets Ratio (x)

Rasio Kewajiban terhadap Jumlah Ekuitas (x) 1.2 1.4 1.8 1.8 1.7 Liabilities to Total Equity Ratio (x)

Saham Terdaftar (dalam Jutaan) 4,048 4,048 4,048 4,048 4,035 Issued Shares (in millions)

Laba Bersih per Saham (Rp)4 1,610 917 1,348 1,335 1,100 Net Earnings per Share (Rp)4

Nilai Aktiva Bersih per Saham (Rp)5 6,660 5,527 5,045 4,072 2,902 Net Asset Value per Share (Rp)5

Dividen Kas Interim per Saham (Rp) 160 150 100 100 50 Interim Cash Dividend per Share (Rp)

Dividen Kas Final per Saham (Rp) 484 6


290 340 270 170 Final Dividend per Share (Rp)

Rasio Hutang Bersih terhadap Ekuitas (x) 7


0.1 0.2 0.1 (0.0) 0.1 Net Debt to Equity Ratio (x)7

1. Laba sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi. 1. Earnings before interest, tax, depreciation and amortization.
2. Termasuk aktiva yang tidak digunakan dalam usaha. 2. Includes assets not yet used in operations.
3. Piutang Usaha + Persediaan – Hutang Usaha Jangka Pendek. 3. Trade Receivables + Inventory – Current Trade Payables.
4. Laba bersih per saham dihitung berdasarkan rata-rata tertimbang jumlah saham 4. Net earnings per share is calculated based on the weighted average number
yang beredar setelah penyesuaian penerbitan saham baru. of ordinary shares outstanding adjusted for any share issuance.
5. Nilai aktiva bersih per saham dihitung berdasarkan jumlah saham yang beredar 5. Net Asset value per share is calculated based on the number of ordinary shares
pada setiap tahun. outstanding at every year-end.
6. Tergantung persetujuan pemegang saham pada Rapat Umum Tahunan 6. Subject to the approval of shareholders at Annual General Meeting on May 28, 2008.
tanggal 28 Mei 2008. 7. Net debt excludes Financial Services.
7. Hutang bersih tidak termasuk Jasa Keuangan. 8. Restated in order to fulfill Technical Bulletin No. 2 “Accounting for Joint Financing on
8. Disajikan kembali untuk memenuhi Buletin Teknis No.2 “Akuntansi untuk Pembiayaan Credit Facility” issued by the Indonesian Institute of Accountants on October 2006.
Bersama atas Fasilitas Kredit” yang diterbitkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia 9. Adjustment in relation to restatement in accordance with Technical Bulletin No. 2
pada bulan Oktober 2006. for the year 2002 to 2004 have not been audited.
9. Penyesuaian dalam penyajian kembali sehubungan dengan Buletin Teknis No.2
untuk Tahun 2002-2004 tidak diaudit.

14
Kontribusi Pendapatan Bersih (Rp miliar)
Net Revenue Contribution (Rp billion)

2007 2006

38,137 Automotive 30,120


5,961 Agribusiness 3,758
7,238 Financial Services 7,504
18,112 Heavy Equipment 13,692
735 Others 635

Pemegang Saham per 31 Desember 2007


Major shareholders as at 31 December 2007

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
Number of shares %
1. Jardine Cycle & Carriage Ltd 2,028,825,504 50.11%
2. Anthony John Liddell Nightingale (Commissioner) 600,000 0.01%
3. Budi Setiadharma (President Commissioner) 514,000 0.01%
4. Others (each ownership less than 5%) 2,018,415,810 49.87%
Grand Total 4,048,355,314 100.00%
Jardine Cycle & Carriage Ltd (“JC&C”) adalah kelompok Jardine Cycle & Carriage (JC&C) is a Singapore-based
usaha berbasis di Singapura yang memiliki bisnis di group with regional interests. The Company is listed on
kawasan Asia. Perusahaan ini terdaftar di Bursa Efek the Singapore Exchange and a subsidiary of the Jardine
Singapura dan merupakan anak perusahaan dari Grup Matheson Group. In addition to its interest in Astra, JC&C
Jardine Matheson. Di samping kepemilikannya di Astra, also has motor vehicle distribution and retail businesses
JC&C juga memiliki usaha distribusi kendaraan dan operating under Cycle & Carriage in Singapore and
mengelola usaha ritel di bawah Cycle & Carriage di Malaysia.
Singapura dan Malaysia.

Pergerakan Harga Saham 2007


2007 Share Price Movement
(Rp)
30,000
1990 1994 1997 1999 2002 2004
Initial Public Offering of Limited Public Offering Convertible Exercised of 253,2 Limited Public Offering 64.8 thousand shares
30 million shares with of 48.4 million shares bondholders converted million rights issued of 1.4 billion shares at issued as a result of
25,000 a par value of Rp 1,000 at the price of Rp their bonds into 280.8 in relation to the the price of Rp 1,000 employee stock options
per share at the offering 13,850 per share ; 871.9 thousand sahres ; Stock debt restructuring ; per share exercised
price of Rp 14,850 per million bonus shares split from Rp 1,000 Granted 70 million
share distribution per share to Rp 500 shares as stock-based
20,000 resulted an increase to compensation for
2.3 billion shares Astra employees and
executives

15,000

10,000

5,000

0
12/28/90 12/28/91 12/28/92 12/28/93 12/28/94 12/28/95 12/28/96 12/28/97 12/28/98 12/28/99 12/28/00 12/28/01 12/28/02 12/28/03 12/28/04 12/28/05 12/28/06 12/28/07

Harga Saham dan Volume Perdagangan per Triwulan 2007


2007 Quarterly Stock Price and Trading Volume

Period Highest Lowest Closing Avg. Daily Trading Volume (units)

2007 2006 2007 2006 2007 2006 2007 2006

1st Quarter 16,900 11,550 12,500 9,300 13,200 11,250 6,776,135 8,414,082

2st Quarter 17,300 13,050 13,050 8,550 16,900 9,750 7,456,525 9,017,410

3rd Quarter 19,550 12,650 14,800 9,100 19,250 12,450 5,472,875 7,897,629

4th Quarter 28,800 17,250 19,150 12,100 27,300 15,700 5,158,793 4,856,422

15
D af ta r Pe n g h a rg a a n 2 0 07
2 0 07 L ist o f Award s

1 2 3 4

5 6 7 8

9 10 11 12

Januari Oktober
Majalah Mix 1 Majalah Warta Ekonomi 10
PR People of The Year Michael D. Ruslim sebagai CEO Idaman 2007
Aminuddin sebagai No. 1 Kategori Top Executive
Teleos (UK) 11
April Winners of 2007 Asian
Majalah Swa, Hay Group dan Swanetwork 2 Most Admired Knowledge Enterprise
Indonesian Employer of Choice 2007 No. 1
Indonesian Employer of Choice 2007 No. 1 – November
Manufacturing Category Metro TV bekerjasama dengan UN Special Ambassador
for MDGs in the Asia Pacific 12 13
The Asset Magazine 3 Millennium Development Goals Award (MDGs Award)
The Best Practices in Corporate Governance Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Kelaparan
No. 1 in Indonesia
Majalah Warta Ekonomi 14
Juni Perusahaan Idaman 2007
Majalah Investor 4
The Best 100 Listed Companies 2007 IR Magazine 15
No. 1 Emiten Terbaik Sektor Aneka Industri Best IR in the Singapore Market by Indonesia Company

Juli Perhimpunan Manajemen SDM (PMSM) 16


Finance Asia Magazine 5 Anugrah PMSM Lembaga Usaha Corporate Category
Asia’s Best Companies:
No. 1 Best Managed Company Desember
No. 1 Best Corporate Governance AsiaMoney Magazine
No. 1 Best Investor Relations No 2 Best Good Corporate Governance in Asia 17
Best for Disclosure and Transparency in Indonesia 18
Pemerintah RI 6 7 Best Overall for Corporate Governance in Indonesia 19
Penghargaan atas Peranan Dalam Pengembangan Best for Responsibilities of Management and the Board
Industri Kerajinan Nasional of Directors in Indonesia 20
Best for Shareholders’ Rights and Equitable Treatment in
Agustus Indonesia 21
Dunamis (INA) & Teleos (UK) 8 9 Best for Investor Relations in Indonesia 22
Top Three Winners of 2007 Indonesian Best Investor Relations Officer: Richard Santosa 23
Most Admired Knowledge Enterprise
Majalah Swa bekerja sama dengan Stern Stewart & Co. 24
The Best Public Companies Based on MVA Concept
for its Success and Achievement of Market Value Added

16
13 14 15 16

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
17 18 19 20

21 22 23 24

January October
Mix Magazine 1 Warta Ekonomi Magazine 10
PR People of The Year Michael D. Ruslim as No. 1 2007 Most Admired CEO
Aminuddin as No. 1 Top Executive Category
Teleos (UK) 11
April Winners of 2007 Asian
Swa Magazine, Hay Group 2 Most Admired Knowledge Enterprise
and Swanetwork
Indonesian Employer Of Choice 2007 No. 1 November
Indonesian Employer Of Choice 2007 Metro TV in cooperation with UN Special Ambassador for
No. 1 - Manufacturing Category MDGs in the Asia Pacific 12 13
Millenium Development Goals Award
The Asset Magazine 3 (MDGs Award) for Eradication of Poverty and Hunger
The Best Practices in Corporate Governance
No. 1 in Indonesia Warta Ekonomi Magazine 14
2007 Most Admired Company
June
Investor Magazine 4 IR Magazine 15
The Best 100 Listed Companies 2007 Best IR in the Singapore Market by Indonesia Company
No. 1 Best Listed Company in Multy Industry Sector
Association of HR Management (PMSM) 16
July PMSM Award of Business Institution Corporate Category
Finance Asia Magazine 5
Asia’s Best Companies: December
No. 1 Best Managed Company AsiaMoney Magazine
No. 1 Best Corporate Governance No. 2 Best for Good Corporate Governance in Asia 17
No. 1 Best Investor Relations Best for Disclosure and Transparency in Indonesia 18
Best Overall for Corporate Governance in Indonesia 19
Indonesian Goverment 6 7 Best for Responsibilities of Management and the Board of
Award for Participation in National Crafts Industry Directors in Indonesia 20
Development Best for Shareholders’ Rights and Equitable Treatment in
Indonesia 21
August Best for Investor Relations in Indonesia 22
Dunamis (INA) & Teleos (UK) 8 9 Best Investor Relations Officer: Richard Santosa 23
Top Three Winners of 2007 Indonesian
Most Admired Knowledge Enterprise SWA Magazine working together with Stern Stewart & Co 24
The Best Public Companies Based On MVA Concept For
Its Success and Achievement of Market Value Added

17
Lapora n D ewan Komis a ris
B o a rd o f Co mmi ssi o n e r s’ Report

Pencapaian kinerja PT Astra International Tbk pada tahun


2007 merupakan keberhasilan terbaik yang pernah tercatat
dalam sejarah Perusahaan.

The performance of PT Astra International Tbk in 2007 was


its best on record.

Secara umum, kinerja Perusahaan Overall performance was excellent but the
menunjukkan tingkat yang sangat baik, achievements of the Agribusiness Division
khususnya pada Divisi Agribisnis dan Alat and the Heavy Equipment Division were
Berat. particularly noteworthy.

Pada tahun 2007, Astra terus berupaya


Astra in 2007 continued to develop a
mengembangkan unit-unit usahanya
number of its business units, in line with
sejalan dengan filosofi untuk menjaga
its philosophy of balancing its automotive
keseimbangan antara kepentingan usaha
interests with natural resource and
otomotif dan pelestarian sumber daya alam
infrastructure interests. Accordingly, Astra is
serta penyediaan infrastruktur. Mengacu
pada hal ini, Astra terus memperkaya in the process of leveraging its experience,
pengalamannya dengan berkonsentrasi concentrating on sectors in which it has a
pada sektor-sektor yang telah dikuasainya. strong knowledge base.

Sepanjang tahun 2007, Astra terus During 2007 Astra made further efforts to
melakukan pengembangan dalam improve the implementation of its corporate
penerapan filosofi Perusahaan. Salah satu philosophy. Most important among the
nilai yang paling penting adalah keyakinan tenets of this philosophy is the conviction
untuk selalu menempatkan konsumen that the customer is king. The Company
sebagai raja. Perseroan terus menanamkan
have continued to instill in all of our
satu kesadaran kepada para karyawan untuk
employees the need to correct problems
selalu mengantisipasi masalah sebelum
before they occur, and particularly before
terjadi, khususnya sebelum produk dan jasa
our products reach the customer.
diserahterimakan kepada konsumen.

18
Rp70.2
trillion of consolidated net
revenue from Rp 55.7 trillion in
the previous year.

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n

Budi Setiadharma
Presiden Komisaris
President
Commissioner

19
Sejak awal pendiriannya, Astra telah Since its foundation, Astra has been totally
memiliki komitmen dalam penerapan tata committed to good corporate governance.
kelola perusahaan yang baik, dan secara Corporate governance requires continuing
terus menerus perlu melakukan perbaikan improvement. The Company appreciates
atas kinerjanya. Di samping pencapaian that despite its achievements in this
yang baik di area ini, Perseroan memahami
area, effort is still required to ensure that
bahwa upaya secara terus menerus masih
compliance is as high as possible.
dibutuhkan untuk menegakkan kepatuhan
dengan standar tertinggi.
Astra has a long and deep understanding
of corporate social responsibility (CSR).
Astra memiliki rasa tanggung jawab dan
pemahaman yang mendalam tentang sosial It understands that good CSR programs
perusahaan (CSR). Program-program CSR represent a major form of defence for any
yang baik akan mampu menjadi suatu corporate group. A major group such as
bentuk pertahanan bagi setiap kelompok ours has a very high public profile and Astra
usaha. Sebagai suatu perusahaan besar, is strongly aware that it needs to maintain
Astra menyadari posisinya yang tidak lepas its good name both within the communities
dari sorotan masyarakat luas sehingga in which it operates and also at the national
perlu sepenuhnya menjaga reputasi nama level.
baiknya, baik di lingkungan sekitar usaha
maupun pada tingkat nasional.
During the year, Astra continued to make
a major contribution to society and the
Sepanjang tahun 2007, Astra memberikan
company will further develop its CSR
kontribusi kepada lingkungan masyarakat
programs so as to achieve the greatest
dan akan terus melanjutkan program-
possible benefit for the community.
program CSR sehingga dapat memberikan
manfaat yang terbaik bagi masyarakat.
As we now see, a jump in oil prices in the
Seperti telah kita semua pahami, lonjakan international market and higher prices of
harga minyak bumi di pasar internasional food crops occurred at the end of 2007.
dan kenaikan harga bahan pangan terjadi di The Board of Commissioners sees this
penghujung tahun 2007. Dewan Komisaris situation as a threat to the Indonesian
melihat kondisi ini dapat menjadi ancaman economy, although we believe it should be
bagi perekonomian Indonesia namun manageable. The growth achieved in the
demikian, kondisi ini masih berada dalam national economy of 6.3% during 2007 is
tingkat yang dapat tertangani. Tingkat
commendable and Astra believes that there
pertumbuhan ekonomi nasional yang
will still be strong business opportunities in
mencapai 6,3% pada tahun 2007 cukup
the coming years.
menggembirakan dan Astra percaya
prospek usaha akan tetap cerah di tahun-
tahun mendatang.

20
Selama tiga setengah tahun masa During the three and a half years of the
pemerintahan yang sekarang, kondisi current government, security conditions
keamanan jauh lebih baik dan masyarakat have greatly improved and the public is far
semakin sadar atas hak dan kewajiban more aware of the rights and responsibilities
dari suatu sistem politik demokratis serta within the democratic political system and
mampu bertindak lebih rasional dalam

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
are more rational in their response to the
merespon kondisi lingkungan politis yang
heightened political environment.
semakin menghangat.

Astra also believes that efforts to improve


Lebih jauh lagi, Astra berkeyakinan bahwa
employment growth can succeed by way of
kebijakan-kebijakan pemerintah yang
kondusif, seperti perluasan desentralisasi sound government policies, including the
perekonomian, akan memberikan pengaruh progressive shift to a more decentralized
pada perbaikan tingkat pertumbuhan economy. We believe a smooth political
ketersediaan lapangan kerja. Demikian process at the legislative and presidential
juga halnya, kami percaya bahwa proses elections in 2009 will satisfy the
pelaksanaaan pemilihan umum yang requirements for far stronger investment
lancar pada tahun 2009 akan mendorong flows.
masuknya aliran investasi.

We would particularly like to express thanks


Selanjutnya, pada kesempatan ini, kami
to Neville Barry Venter, Adam Phillip Charles
ingin menyampaikan ucapan terima kasih
Keswick and Motonobu Takemoto for their
kepada Neville Barry Venter, Adam Phillip
contribution as members of the BOC, from
Charles Keswick dan Motonobu Takemoto
which they resigned at the 2007 AGM. We
atas kontribusinya dalam kapasitas sebagai
would also like to welcome as new members
anggota Komisaris yang telah berakhir pada
Rapat Pemegang Saham 2007. Selanjutnya, of the BOC Akira Okabe, Benjamin William
kami ucapkan selamat datang kepada para Keswick and Chiew Sin Cheok.
anggota Komisaris yang baru, Akira Okabe,
Benjamin William Keswick dan Chiew Sin Finally, the Board of Commissioners extends
Cheok. its appreciation and thanks to the Board of
Directors, all of our employees, suppliers,
Akhir kata, Dewan Komisaris regional and national governments and all
menyampaikan penghargaan dan ucapan stakeholders for their support in producing
terima kasih kepada Dewan Direksi, a sound result during 2007. Astra is strongly
seluruh karyawan, pemasok, pemerintah
aware that its success represents the result
daerah maupun pusat serta seluruh
of cooperation amongst all parties and

21
pemangku kepentingan atas dukungan looks forward to continuation of a high
yang diberikan kepada Astra dalam level of mutual support on the part of all
mencapai kinerja cemerlang sepanjang stakeholders in 2008 and beyond.
tahun 2007. Astra menyadari sepenuhnya
bahwa seluruh pencapaian ini merupakan
hasil kerjasama dari seluruh pihak terkait
dan mengharapkan kerjasama ini dapat
dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi oleh
seluruh pemangku kepentingan pada tahun
2008, serta tahun-tahun mendatang lainnya.

Jakarta, April 2008

Budi Setiadharma
Presiden Komisaris
President Commissioner

22
D ewa n Ko m i s a ris
B o a rd of Co mmi ssi o ners

Dari kiri ke kanan


Left to right

Budi Setiadharma
Presiden Komisaris
President Commissioner

Djunaedi Hadisumarto
Komisaris

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
Commissioner

Dari kiri ke kanan


Left to right

Patrick M. Alexander
Komisaris
Commissioner

Muhamad Chatib Basri


Komisaris
Commissioner

Soemadi D. M. Brotodiningrat
Komisaris
Commissioner

Dari kiri ke kanan


Left to right

Akira Okabe
Komisaris
Commissioner

Anthony J. L. Nightingale
Komisaris
Commissioner

Mark Spencer Greenberg


Komisaris
Commissioner

Dari kiri ke kanan


Left to right

Benjamin W. Keswick
Komisaris
Commissioner

Chiew Sin Cheok


Komisaris
Commissioner

23
Lapora n D i re k s i
B o a rd o f Di re cto r s’ Re p o r t

Tahun 2007 merupakan tahun istimewa bagi PT Astra International


Tbk. Pada periode di mana Astra memperingati hari ulang tahun
yang ke-50 tahun ini, Perseroan mencatat kinerja tertinggi
sepanjang sejarah Astra berdiri.

The year 2007 represented an extraordinary year for PT Astra


International Tbk. At a time when Astra celebrated its 50th
anniversary, the Company achieved its highest ever performance
since its foundation.

Hal ini dicapai berkat kondisi ekonomi This achievement came at a time when
makro Indonesia yang kondusif antara lain the macro-economy of Indonesia was
didukung oleh penurunan tingkat suku conducive, supported among other factors
bunga, tingkat inflasi yang terkendali, by lower interest rates, a controllable level
meningkatnya daya beli dan stabilnya nilai
of inflation, improved purchasing power
tukar rupiah. Prestasi ini merupakan hasil
and stability of the rupiah currency. The
kerja keras dan winning team dari seluruh
performance represents the result of hard
karyawan Grup Astra.
work and the winning team represented by
Kinerja Grup Astra all employees of the Astra group.
Sepanjang tahun 2007, unit-unit usaha di
bawah Grup Astra berhasil menunjukkan Astra Group’s Performance
kinerja yang sangat mengesankan, sehingga Throughout 2007, the business units of
pendapatan bersih konsolidasian Astra the Astra Group produced impressive
meningkat 26,0%, dari Rp 55,7 triliun performances, resulting in a 26.0% rise in
menjadi Rp 70,2 triliun. Sementara itu, laba the consolidated net revenue of Astra from
usaha meningkat dua kali lipat menjadi
Rp 55.7 trillion to Rp 70.2 trillion. Operating
Rp 8,5 triliun sedangkan laba bersih
income doubled to Rp 8.5 trillion, while net
meningkat 75,6%, dari Rp 3,7 triliun menjadi
income jumped 75.6% from Rp 3.7 trillion to
Rp 6,5 triliun, sebuah rekor baru dalam
sejarah Astra. Rp 6.5 trillion, a new record in the history of
Astra.
Pendapatan bersih Divisi Otomotif tumbuh
26,6% menjadi Rp 38,1 triliun, sedangkan Net revenue for the Automotive Division
laba usahanya mencapai sebesar Rp 1,7 grew by 26.6% to Rp 38.1 trillion, while
triliun, meningkat dua kali lipat dibanding operating profit achieved the level of Rp
tahun sebelumnya. Pada sektor mobil, unit 1.7 trillion, double that of the previous year.
bisnis yang memiliki rantai usaha yang kuat In the automobile sector, our strong value
ini mempertahankan kepemimpinannya di
chain maintained its commanding position
pasar dengan penjualan sebanyak 223.104
in the market and achieved sales of 223,104
unit kendaraan, naik 27,6% dibanding tahun
units, a 27.6% increase on the previous year.
2006. Kinerja tercatat sangat baik terutama
di pasar MPV kelas menengah bawah. Performance was particularly strong in the
medium- to low-cost MPV market.

24
75.6%
increase in net income from
Rp 3.7 trillion to Rp 6.5 trillion,
a new record in the history of

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
Astra.

Michael D. Ruslim
Presiden Direktur
President Director

25
Dalam menjalankan bisnisnya, Astra secara In the implementation of its business, Astra
terus-menerus menjaga kerjasama yang continued to maintain its close cooperation
baik dengan para prinsipal. Selain itu, with its principals. In addition, creative
strategi yang kreatif juga telah mendorong strategies also strengthened Astra’s
Astra dalam memperkokoh posisinya, baik
capacities in both domestic and export
di pasar lokal maupun ekspor, terutama
markets, particularly with the year end
dengan diluncurkannya Daihatsu Gran Max
launch of the Daihatsu Gran Max.
pada akhir tahun 2007.

Pada tahun 2007, sepeda motor Honda In 2007, Astra’s Honda brand maintained its
berhasil mempertahankan posisi market lead with a 45.7% market share. In
kepemimpinannya dengan pangsa pasar the face of stiff competition in the market,
sebesar 45,7%. Dalam menghadapi PT Astra Honda Motor introduced five new
persaingan pasar yang sangat kompetitif, variants and achieved sales of 2.1 million
PT Astra Honda Motor meluncurkan lima motorcycles.
varian baru dan berhasil menjual 2,1 juta unit
sepeda motor.
The automotive parts manufacturing and
distribution operations also performed in
Usaha manufaktur dan distribusi komponen
line with the generally buoyant market for
juga menunjukkan kinerja yang selaras
dengan peningkatan permintaan pasar automotive products. As a result, revenue
otomotif. PT Astra Otoparts Tbk berhasil at PT Astra Otoparts Tbk rose to Rp 4.2
meraih penjualan sebesar Rp 4,2 triliun, trillion, an improvement of 24.7% compared
meningkat 24,7% dibanding dengan tahun to the previous year. Net income stood at
sebelumnya. Laba bersih sebesar Rp 455 Rp 455 billion, 61.3% higher than in 2006.
miliar, naik 61,3% dibanding tahun 2006.
The Financial Services Division produced
Divisi Jasa Keuangan juga membukukan a satisfying result in line with the success
kinerja yang memuaskan, sejalan dengan
of the Automotive and Heavy equipment
kesuksesan yang diraih oleh Divisi Otomotif
Divisions during a year of positive economic
dan Alat Berat dalam keadaan pertumbuhan
growth. Net revenue remained stable at
ekonomi yang positif. Pendapatan bersih
bertahan pada angka Rp 7,2 triliun. Laba Rp 7.2 trillion. Financial Services businesses
usaha Jasa Keuangan pada tahun 2007 increased operating income from Rp 727.0
meningkat dari Rp 727,0 miliar menjadi billion to Rp 1.4 trillion in 2007. The year
Rp 1,4 triliun. Pembukaan beberapa kantor saw the creation of a number of financial
cabang dilakukan pada tahun ini, sebagai services branches as part of efforts to
bagian dari upaya peningkatan jumlah rantai expand the Astra total value chain.
usaha yang dimiliki Astra.
The Heavy Equipment Division represented
Divisi Alat Berat yang diwakili oleh
by PT United Tractors Tbk (UT), saw strong
PT United Tractors Tbk (UT), mencatat
sales growth amid booming conditions
pertumbuhan penjualan yang pesat
in the mining and plantations sectors. In
sehubungan dengan melonjaknya kegiatan
pada sektor pertambangan dan perkebunan. 2007, UT had a record year with revenue
Pada tahun 2007, UT berhasil meraih rekor improving by 32.4% from the previous year
kinerja dengan pendapatan sebesar Rp to Rp 18.2 trillion, and net income up 60.5%
18,2 triliun, meningkat 32,4% dibanding at Rp 1.5 trillion.
tahun 2006 dengan, laba bersih mengalami
kenaikan 60,5% menjadi Rp 1,5 triliun.

26
Anak perusahaan UT, PT Pamapersada UT’s subsidiary PT Pamapersada Nusantara,
Nusantara berhasil mempertahankan maintained its leadership as a mining
posisi pemimpin pasar sebagai kontraktor contractor and booked coal extraction in
penambangan dengan mencatat produksi 2007 of 54.3 million tons, compared with
batu bara pada tahun 2007 sebesar 54,3
42.5 million tons a year earlier.
juta ton dibandingkan 42,5 juta ton pada
tahun sebelumnya.
In 2007, UT Group became the spearhead
for Astra’s return to mine ownership
Pada tahun 2007, Grup UT menjadi ujung
through the acquisition of a mining

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
tombak bagi Astra dalam memasuki kembali
bidang usaha pertambangan melalui concession in Kalimantan.
kepemilikan konsesi pertambangan di
Kalimantan. PT Astra Agro Lestari Tbk (AAL),
Astra’s Agribusiness Division, achieved
PT Astra Agro Lestari Tbk (AAL), anak a remarkable result driven by strong
perusahaan Astra di sektor agribisnis international prices for its products despite
berhasil membukukan keuntungan yang
a year in which weather conditions were
mengesankan dari penguatan harga
largely unfavorable. Expansion of planted
internasional bagi produknya walaupun
palm plantation area during the year
dalam tahun 2007 AAL harus menghadapi
kondisi alam yang kurang mendukung. reached 19,211 hectares, bringing the total
Selama tahun 2007, penambahan lahan area to 235,210 hectares. The increase in
kelapa sawit yang ditanami mencapai 19.211 global prices for palm oil saw revenue grow
hektar, sehingga luas total menjadi 235.210 strongly to Rp 6.0 trillion from Rp 3.8 trillion
hektar. Peningkatan harga minyak kelapa a year earlier. Net profit grew 2.5 times from
sawit mendorong peningkatan pendapatan Rp 787.3 billion to Rp 2.0 trillion.
dari Rp 3,8 triliun pada tahun sebelumnya
menjadi Rp 6,0 triliun sedangkan perolehan In the IT solutions and office equipment
laba bersih meningkat 2,5 kali lipat, dari
market, PT Astra Graphia Tbk (AG) achieved
Rp 787,3 miliar menjadi Rp 2,0 triliun.
a 17.2% increase in net revenue to Rp 725.6
billion and net profit of Rp 72.1 billion, an
Pada sektor Solusi TI dan alat kantor,
pendapatan bersih PT Astra Graphia Tbk increase of 29.7% compared to 2006.
(AG) meningkat 17,2% menjadi Rp 725,6
miliar dengan laba bersih yang diperoleh In the infrastructure sector, Astra’s two
sebesar Rp 72,1 miliar, meningkat 29,7% companies, PT Astratel Nusantara and
dibanding tahun 2006. PT Intertel Nusaperdana, delivered a
significant improvement in performance
Pada sektor infrastuktur, dua perusahaan di in line with the improving trend in macro-
bawah Grup Astra, PT Astratel Nusantara economic conditions and a number of
dan PT Intertel Nusaperdana, berhasil
internal improvements in the companies. In
meraih peningkatan kinerja seiring dengan
2007, PT Marga Mandala Sakti recorded a
membaiknya kondisi makro ekonomi serta
satisfactory performance with total traffic
berbagai perbaikan yang dilakukan internal
perusahaan. Selama tahun 2007, PT Marga volumes of 25.6 million vehicles. Meanwhile,
Mandala Sakti membukukan kinerja yang PT PAM Lyonnaise Jaya sold a total volume
baik dengan total volume trafik sebesar of 130.3 million cubic metres.
25,6 juta kendaraan. Sementara itu, PT PAM
Lyonnaise Jaya berhasil menjual air sejumlah
130,3 juta meter kubik.

27
Kami percaya bahwa kesuksesan kinerja We believe that the successful financial
keuangan Astra pada tahun 2007 tidak performance of Astra cannot be separated
terlepas dari peranan seluruh karyawan from the essential role played by its
pada setiap mata rantai usaha, didukung workforce in every link in the value chain.
oleh tingkat kedisiplinan serta produktivitas
A sense of discipline and high productivity
yang tinggi dengan sangat memahami arti
created an awareness of the importance
pentingnya peningkatan di bidang Quality,
of improvements of Quality, Cost, Delivery
Cost, Delivery dan Innovation (QCDI). Hal
and Innovation (QCDI). This is strengthened
ini diperkuat lagi oleh keyakinan akan
pentingnya mempertahankan winning team further by conviction of the importance
serta menjaga rasa kebersamaan melalui of maintaining winning teams and the
komunikasi yang baik dengan seluruh sense of community by means of good
jajaran karyawan sehingga dapat memahami communication at every level of the
target bisnis agar selalu siap menjawab workforce in order to appreciate business
setiap perubahan dan tantangan ke depan. targets and to be always ready to address
every change and challenge in the future.
Lebih jauh lagi, Astra menyadari bahwa
sebagai satu pelaku usaha di Indonesia,
Astra is aware that as a business operator
sangatlah penting untuk menjalankan
in Indonesia, it is of great importance that
roda usaha secara bertanggung jawab
melalui berbagai program Corporate Social it conducts its business operations in a
Responsibility. responsible manner through Corporate
Social Responsibility programs.
Konsep triple bottom line yang meliputi
aktivitas usaha, tanggung jawab sosial dan The concept of triple bottom line
lingkungan, adalah prinsip penting yang incorporating business activities and
selalu diterapkan oleh segenap unit usaha social and environmental responsibilities
Astra. Faktor penghematan biaya tidak is an important principle that is always
pernah menghentikan langkah Astra dalam
applied in every business unit of Astra.
menjalankan usaha yang bertanggung
The requirement to contain costs has not
jawab terutama dalam pengelolaan bidang
prevented Astra from acting responsibly
lingkungan, yang senantiasa diberikan
prioritas utama, serta komitmen untuk in areas such as the environment, which
mengalokasikan dana untuk berbagai has been consciously prioritised, and the
program tanggung jawab sosial, khususnya commitment to allocate funds for a range of
di bidang pendidikan dan pembinaan usaha social responsibility programs, particularly
kecil dan menengah. in the areas of education and support for
the development of small and medium
Program ini terus bergulir dari tahun ke enterprises.
tahun dengan peningkatan aktivitas, baik
dari sisi volume maupun kualitas. Kegiatan
This program is carried on from year to
tanggung jawab sosial ini dilakukan pula
year through an increase of activities, both
oleh berbagai yayasan di bawah naungan
in terms of quality and quantity. Social
Astra serta anak-anak perusahaan.
responsibility activities are performed by
a number of the foundations under the
umbrella of Astra and its subsidiaries.

28
Astra melanjutkan program pemberian Astra continued to deliver programs
bantuan kepada para korban bencana alam. through its foundations to assist the
Di samping itu, Astra juga memberikan victims of natural disasters as well as to
dukungan pada kegiatan-kegiatan budaya, support cultural events, sports, health and
olahraga, kesehatan dan pendidikan,
education, including scholarships for gifted
termasuk pemberian beasiswa bagi siswa-
students across Indonesia.
siswa berbakat di seluruh Indonesia.

As a public company in partnership with


Sebagai salah satu perusahaan publik yang
world-class companies, Astra consistently

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
bermitra dengan perusahaan kelas dunia,
Astra selalu memegang teguh komitmen holds to its commitment to conduct its
akan pelaksanaan tata kelola perusahaan business operations in accordance with
yang baik (good corporate governance) a high standard of the principles of good
dengan standar tinggi. Transparansi adalah corporate governance. Transparency is
salah satu faktor penting, baik ke pihak one important factor, both internally with
internal antara lain karyawan dan pemasok, workers and suppliers, and externally with
maupun pihak eksternal seperti pemegang
shareholders, capital market operators, the
saham, pelaku pasar modal, media massa
mass media and other stakeholders.
serta pemangku kepentingan lainnya.

Pada tahun 2007, Astra meraih berbagai In 2007, Astra won a number of awards
penghargaan antara lain dari majalah including the AsiaMoney magazine award
AsiaMoney sebagai perusahaan terbaik for the second best company in Asia in
kedua di Asia di bidang good corporate the good corporate governance category,
governance, dan sebagai perusahaan and as the best company in Indonesia in all
terbaik di Indonesia dalam semua kategori categories.
penilaian.
Expanding Horizons
Memperluas Cakrawala
All of the business units in the Astra Group
Seluruh bidang usaha di bawah Grup Astra
are required to continue to strive to improve
terus berusaha memperdalam kompetensi
competencies and synergies by boosting
dan sinergi dengan meningkatkan semangat
inovasi dan perbaikan. Selain itu, di the spirit of innovation and improvement.
masing-masing mata rantai bisnis akan Additionally, every link in the business value
terus mempelajari setiap kemungkinan chain will continue to study every possibility
dan peluang dalam upaya memperluas and opportunity in the context of expanding
cakrawala dan meningkatkan kontribusi horizons, in order to increase the role of
bisnis Astra bagi pembangunan nasional, Astra in national development, especially in
khususnya dalam penyerapan tenaga kerja. its role as an employer.

Dengan tetap mempertahankan rantai


Keeping the automotive value chain as its
usaha Otomotif sebagai tulang punggung
backbone, Astra aims to achieve a balance
usaha, Astra berupaya untuk mencapai
between the automotive value chain and
keseimbangan antara rantai usaha Otomotif
dan industri berbasis sumber daya alam. the natural resources industry.

29
Di samping mempertahankan tingkat As well as maintaining strong domestic
pangsa pasar domestik, Astra juga market share in a number of areas of
mengembangkan usahanya menjadi operations, Astra is also expanding its role
ekspotir, terutama di sektor otomotif dan as an exporter, especially in the automotive,
perkebunan serta pertambangan batu bara.
plantations and coal mining sectors.

Kami memperkirakan tahun 2008 akan


We expect a more challenging year in
menjadi tahun yang penuh tantangan
2008 due to higher oil, commodity and
sehubungan dengan meningkatnya harga
minyak bumi, harga komoditas dan bahan raw material prices, the effects of climate
baku, dampak dari pemanasan global change that can be seen in a range of
yang terlihat dari timbulnya berbagai natural disasters and that have the capacity
bencana alam yang dapat mempengaruhi to affect the world economy including
perekonomian dunia termasuk Indonesia, Indonesia, which could create a negative
yang dapat menyebabkan dampak negatif impact on the global economy. Despite
bagi perekonomian global. Namun demikian, this, we believe that the government will
kami percaya bahwa pemerintah akan terus
continue to defend the economic conditions
mempertahankan kondisi ekonomi yang
that occurred in 2007, not least by guarding
kondusif yang terjadi pada tahun 2007,
interest rates, inflation and the exchange
antara lain dengan menjaga tingkat suku
bunga, inflasi dan nilai tukar, sehingga akan rate, in order to provide a positive effect on
memberi dampak positif bagi kepercayaan consumer confidence.
konsumen.
Thank you
Terima kasih We highly appreciate the role of all
Kami sangat berterima kasih dan stakeholders during 2007. Without
menghargai peran penting para pemangku the support of all of our stakeholders:
kepentingan, sehingga Perseroan meraih employees, the public, suppliers,
prestasi tertinggi pada tahun 2007.
shareholders and government at all levels, it
Kesuksesan yang telah kami capai tersebut
would have been impossible to achieve the
tidak mungkin terwujud tanpa dukungan
success recorded during the year. We look
dari seluruh pemangku kepentingan, yaitu
karyawan, masyarakat, pemerintah, para forward to continuing cooperation in the
mitra, pelanggan dan pemegang saham. year ahead.

Semoga setiap langkah dan usaha kita We ask that every step and effort we take
selalu diberkati oleh Tuhan Yang Maha always be blessed by Almighty God.
Kuasa.

Jakarta, April 2008

Michael D. Ruslim
Presiden Direktur
President Director

30
D ire k s i
B o a rd of Di re cto r s

Dari kiri ke kanan A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n


Left to right

Maruli Gultom, Tossin Himawan, Prijono Sugiarto, Michael D. Ruslim, Simon J. Mawson, Gunawan Geniusahardja
dan Johnny D. Danusasmita

31
Tata Kelola Perusahaan yang Baik atau Good Corporate
Governance (GCG) merupakan bagian yang tak
terpisahkan dari manajemen Grup Astra selama lebih
dari tiga dekade. Seperangkat nilai dasar yang dijunjung
Astra, dikenal sebagai Catur Dharma, selalu menjadi
acuan dalam proses pembuatan keputusan pada setiap
jenjang. Catur Dharma pertama, yaitu Menjadi Milik yang
Bermanfaat bagi Bangsa dan Negara, menjadi pegangan
utama dalam penyusunan strategi.

Good Corporate Governance (GCG) has been an integral part of the


management of the Astra Group for more than three decades. The basic
set of values upheld by Astra, the Catur Dharma, is considered at every
level of decision-making, with its first principle, the goal of Becoming an
Asset to The Nation and People, an underlying principle in all strategic
planning.

32
Tata Ke l o l a Pe r u s aha a n
G o o d Co r p o rate Gove r nan ce

Prinsip transparansi didasarkan pada Transparency is based upon the need to


perlunya menghindari benturan kepentingan ensure that there are no conflicts of interest
dan informasi orang dalam antara Perseroan and insider information between the
dan dewan komisaris, direksi, pemegang Company and its commissioners, directors,
saham dan afiliasinya serta para eksekutif
shareholders and their affiliated parties,
dan karyawan. Prinsip transparansi ini
as well as executives and employees. This
mengandung unsur keterbukaan terhadap

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
karyawan maupun para pemangku transparency has consistently included
kepentingan lainnya, termasuk masyarakat openness toward employees as well as
umum. other stakeholders, including the public.

Standar tata kelola perusahaan yang baik The standard of Astra’s corporate
yang dijalankan Astra telah mendapat governance is widely recognized. In 2007,
pengakuan dari masyarakat. Pada tahun AsiaMoney magazine ranked Astra as the
2007, majalah AsiaMoney menempatkan second best company in the whole of Asia,
Astra di posisi terbaik kedua di Asia dan
and as the winner of all sections of the
terbaik di Indonesia untuk seluruh kategori.
awards for Indonesia. Astra was praised for
Pengakuan ini diberikan kepada Astra
untuk ketepatan waktu dalam menyajikan its “timely disclosure of information and
informasi dan komitmennya terhadap commitment to transparency.”
keterbukaan.
Astra believes that corporate governance
Astra percaya bahwa tata kelola yang baik balances the needs of different
dapat menyeimbangkan kepentingan para stakeholders, and helps build successful and
pemangku kepentingan yang beragam dan sustainable businesses over the long term.
juga signifikan untuk keberhasilan usaha
Developing and maintaining a corporate
yang berkelanjutan dalam jangka panjang.
culture fully aligned with the company’s
Mengembangkan dan mempertahankan
budaya perusahaan yang sejalan dengan corporate governance objectives is
seluruh tujuan tata kelola perusahaan juga essential.
memiliki peranan yang sangat esensial.
Board of Commissioners and
Dewan Komisaris dan Direksi Directors
Dewan Komisaris dan Direksi memiliki The Board of Commissioners (BOC) and the
tanggung jawab dalam melaksanakan Board of Directors (BOD) are responsible
GCG di Astra. Keduanya harus memastikan
for the implementation of GCG at Astra.
kepatuhan Perseroan terhadap peraturan
They must ensure that the Company
pemerintah dan standar yang berlaku.
complies with all current standards and
Dewan Komisaris bertugas mengawasi government regulations.
pengelolaan Perseroan yang dijalankan
oleh Direksi, dan memberi nasihat kepada The BOC is tasked with supervision of the
Direksi yang bermanfaat bagi Perseroan. management of the Company by the BOD
Pada tahun 2007, Dewan Komisaris telah and to advise the BOD as required, for
mengadakan rapat sebanyak empat kali. the benefit of the Company. In 2007 the
Komposisi anggota Dewan Komisaris saat BOC met on four occasions. The current
ini adalah sebagai berikut:
composition of the BOC is as follows:

33
Members of the Board of Commissioners
President Commissioner Budi Setiadharma
Independent Commissioner Djunaedi Hadisumarto
Independent Commissioner Patrick Morris Alexander
Independent Commissioner Muhamad Chatib Basri
Independent Commissioner Soemadi Djoko Moerdjono
Brotodiningrat

Independent Commissioner Akira Okabe


Commissioner Anthony John Liddell Nightingale
Commissioner Mark Spencer Greenberg
Commissioner Benjamin William Keswick
Commissioner Chiew Sin Cheok

Sedangkan, Direksi bertanggung jawab The BOD is responsible for management of


dalam menjalankan pengelolaan Perseroan the Company in order to achieve set goals
untuk mencapai tujuan dan sasaran yang and objectives. The composition of the BOD
sudah ditetapkan. Komposisi Direksi adalah is as follows:
sebagai berikut:

Members of the Board of Directors


President Director Michael D. Ruslim
Director Gunawan Geniusahardja
Director Prijono Sugiarto
Director Tossin Himawan
Director Johnny D. Danusasmita
Director Maruli Gultom
Director Simon John Mawson

Para anggota Direksi telah mengadakan The BOD met on 48 occasions during
rapat sebanyak 48 kali selama tahun 2007 2007 to review operational and financial
untuk mengevaluasi kinerja operasional dan performance and to make decisions on
keuangan serta untuk mengambil keputusan matters requiring approval at the level of
yang memerlukan persetujuan Direksi. the BOD.

Remunerasi Dewan Komisaris


BOC and BOD Remuneration
dan Direksi
During 2007, salaries and compensation
Pada tahun 2007, jumlah gaji dan bentuk
kompensasi lainnya yang diterima para received by members of the Board of
anggota Dewan Komisaris dan Direksi Astra Commissioners and the Board of Directors
mencapai Rp 297,7 miliar. of Astra totaled Rp 297.7 billion.

Komite-komite Committees
Guna memonitor, mengevaluasi dan A number of committees have been formed
memberi masukan demi meningkatkan and maintained to monitor, review and
efektifitas pelaksanaan GCG di Perseroan
present suggestions for improvements
maupun Grup Astra, telah dibentuk
in effectiveness of implementation of
sejumlah Komite, yaitu Komite Audit,
Komite Remunerasi dan Nominasi, Komite GCG within the Company and/or the
Eksekutif dan Grup Audit Internal dan Astra Group. These committees include
Manajemen Risiko. the Audit Committee, the Remuneration

34
Komunikasi antara Direksi Astra
dan manajemen anak perusahaan
dilakukan secara periodik untuk
membahas berbagai topik antara
lain kemajuan perusahaan serta
menciptakan kebersamaan.

Regular communications
between Astra’s Directors and the
management teams of subsidiaries
are conducted periodically to discuss
matters such as progress as well as
foster a sense of togetherness.

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
Komite Audit (AC) and Nomination Committee, the Executive
Komite ini bertanggung jawab dalam Committee and Group Internal Audit and
memberikan nasihat kepada Dewan Risk Management.
Komisaris yang memungkinkan para
anggotanya untuk dapat meningkatkan
Audit Committee (AC)
fungsi pengawasannya dan memastikan
This committee is charged with providing
kepatuhan terhadap peraturan, yang
sebagian di antaranya ditetapkan oleh advice to the BOC to enable its members
Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga to improve oversight responsibilities and to
Keuangan. Kegiatan AC digambarkan secara ensure complete compliance with prevailing
lebih rinci di bagian terpisah dari Laporan regulations including those set by the Capital
Tahunan ini. Markets Authority. The activities of the AC
are described in more detail in a separate
Komite Remunerasi dan Nominasi section of this Annual Report.
(RNC)
Komite ini bertanggung jawab dalam
Remuneration and Nomination
penyusunan remunerasi dan bonus
Committee (RNC)
yang diberikan kepada anggota Direksi,
penentuan alokasi tugas di antara anggota This committee is tasked with formulating
Direksi serta menilai potensi manajemen the remuneration and bonus payments for
dan hal-hal lain yang terkait dengan para members of the BOD and to determine the
eksekutif yang berada setingkat di bawah allocation of duties among members of
level Direksi. Pada tahun 2007 anggota RNC the BOD as well as to review management
telah mengadakan rapat sebanyak enam kali potential and other issues regarding
untuk membahas penyesuaian remunerasi executives one level below that of the
dan hal-hal yang berkaitan dengan sumber
BOD. During 2007 the RNC met six times
daya manusia.
to discuss remuneration adjustments and
Komite Eksekutif (EC) human resources issues.
EC bertugas mengkaji kembali seluruh
keputusan bisnis penting yang memerlukan Executive Committee (EC)
persetujuan Dewan Komisaris. Komite ini The EC reviews all major business decisions
bertemu secara rutin setiap bulan dan that require the approval of the BOC. It holds
mengadakan evaluasi kinerja per kuartal. regular monthly meetings and quarterly
Pada tahun 2007, EC telah mengadakan performance reviews. The EC met 12 times
rapat sebanyak 12 kali.
during 2007.

Rapat Umum Tahunan Pemegang


Saham (RUPS) Annual General Meeting of
RUPS diadakan pada tanggal 23 Mei 2007, Shareholders (AGM)
dengan beberapa keputusan yang disetujui The AGM was held on 23 May 2007, whereby
sebagai berikut: the following resolutions were passed:

35
1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan 1. Approved the Company’s Annual Report
dan mengesahkan Perhitungan Tahunan and ratified the Annual Account for book
Perseroan untuk tahun buku 2006 serta year 2006, and granted full discharge
membebaskan seluruh anggota Dewan to all members of BOD and BOC for their
Direksi dan Dewan Komisaris dari
respective management and supervisory
tanggung jawab masing-masing di
duties performed during the book year
bidang manajemen dan pengawasan
untuk tahun buku 2006. 2006.
2. Menyetujui penggunaan keuntungan 2. Approved the use of net profit of the
bersih Perseroan untuk tahun buku Company for the book year ending as at
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 31 December 2006 to be appropriated as
2006 yang akan dipergunakan sebagai follows:
berikut: a. Cash dividend in total of
a. Total dividen tunai sebesar Rp 1,781,276,338,160,-;
Rp 1.781.276.338.160,-; b. Placement of Rp 100 billion as reserve
b. Membukukan Rp 100 miliar sebagai
funds;
dana cadangan;
c. Sisanya dicadangkan untuk tambahan c. Remainder to be recorded as retained
modal kerja dan investasi oleh earnings to be used for working capital
Perseroan. and investment by the Company.
3. Menyetujui pengunduran diri Neville 3. Approved the resignations of Neville
Barry Venter, Adam Phillip Charles Barry Venter, Adam Phillip Charles
Keswick dan Motonobu Takemoto Keswick and Motonobu Takemoto as
sebagai anggota Dewan Komisaris members of the BOC, and approved the
dan menyetujui penunjukan Akira Okabe, appointment of Akira Okabe, Benjamin
Benjamin William Keswick dan Chiew
William Keswick and Chiew Sin Cheok as
Sin Cheok sebagai anggota baru Dewan
new members of the BOC until the 2008
Komisaris yang akan bekerja sampai
RUPS 2008. AGM.
4. Menugaskan Direksi, dengan 4. Authorised the BOD, with the approval of
persetujuan Dewan Komisaris, dalam the BOC, to appoint a public accountant
menunjuk akuntan publik yang akan to audit the financial report of the
mengaudit laporan keuangan Perseroan Company for the book year 2007.
untuk tahun buku 2007.
Group Internal Audit and Risk
Grup Audit Internal dan Manajemen
Management (GIARM)
Risiko (GIARM)

Grup Audit Internal (IAG) Internal Audit Group (IAG)


Fungsi utama IAG adalah memberikan The core function of the IAG is the
penilaian independen mengenai efektifitas provision of independent assurance on
dan kelayakan dari sistem kontrol internal the effectiveness and adequacy of the
Perseroan. Dalam melaksanakan tugas- Company’s internal control systems. In
tugas ini, IAG mengikuti ketentuan Internal executing these tasks it is guided by the
Audit Charter, yang memberi kuasa kepada Internal Audit Charter, which empowers the
IAG untuk melakukan kegiatan audit internal IAG to carry out a wide range of internal
secara luas.
audit activities.

36
Audit internal Astra
memberikan penilaian
independen mengenai sistem
kontrol internal Perseroan
dalam rangka menjalankan
proses GCG.

Astra’s internal audit provides


an independent analysis of the
Company’s internal control
system in the implementation
of GCG.

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
Beberapa anak perusahaan Grup Astra yang Major affiliated companies within the Group
besar memiliki Departemen Audit Internal have individual Internal Audit Departments
(IAD) yang bertanggung jawab kepada (IAD) which report to their respective BODs
masing-masing Direksi dan Komite Audit. and Audit Committees. The IAG of the
IAG Perseroan bekerjasama dengan IAD
Company works closely with the respective
untuk menjamin kualitas audit dan cakupan
IADs to ensure consistent audit quality and
area risiko utama yang ada dalam Grup.
coverage of key risk areas within the Group.
Rencana Audit yang mengatur fokus
dan arah kegiatan audit disusun dengan The Audit Plans which drive the focus and
menggunakan prinsip kehati-hatian yang direction of audit activities are risk-driven
mengacu pada suatu pendekatan yang and are carefully developed based on a
sistematik dan teratur setelah melalui systematic and disciplined approach and
analisis yang mendalam dan konsultasi after extensive analysis and consultations
dengan manajemen, Direksi dan Komite with Management, BOD and the Audit
Audit.
Committee.
Rencana Audit dari anak-anak perusahaan
juga dibahas dengan unit IAD Perseroan Audit Plans of affiliated companies are also
untuk menjamin audit tersebut dilaksanakan discussed with the Astra International IAD
sesuai ketentuan dan mencakup hal-hal to ensure proper alignment and coverage.
yang penting. Rencana Audit diajukan Audit Plans are tabled and endorsed at
kepada Direksi dan Komite Audit untuk BOD and AC Level. Audit activities are
mendapatkan persetujuan. Kegiatan audit then monitored against the plan, and if
kemudian dimonitor kesesuaiannya dengan necessary, revisions are made to incorporate
rencana, dan bila perlu, diadakan revisi
changes to the risk profile.
untuk memasukan perubahan profil risiko.

Perusahaan menggunakan sistem The company utilizes a three-tier grading


penilaian tiga tingkat (“efektif”, “perlu system (“effective”, “needs improvement”
perbaikan” dan “lemah”), untuk menilai dan and “weak”), to assess and benchmark the
memperbandingkan sistem kontrol internal effectiveness of the Company’s internal
Perusahaan. Isu-isu dan bagian-bagian control systems. Issues or areas that
yang memerlukan perbaikan diidentifikasi require improvements are identified and

37
dan dituangkan ke dalam sebuah rencana are subject to a formal action plan. The
tindakan formal. Perusahaan memiliki Company has a follow-on program that
program tindak lanjut untuk memonitor monitors the status of implementation of
status implementasi dari berbagai recommendations. Throughout the year,
rekomendasi yang diberikan. Sepanjang
extensive discussions were held with various
tahun, diskusi lanjutan dengan berbagai
levels of management and the BOD to
level manajemen dan Direksi untuk
membahas isu-isu mengenai audit dan discuss audit issues and their resolutions.
solusinya dilakukan secara terus menerus. The IAG also regularly meets with the Audit
IAG juga secara rutin bertemu dengan Ketua Committee Chairman and Audit Committee
Komite dan para anggota Komite Audit Members to discuss audit, governance and
untuk membahas isu-isu seputar audit, tata related issues.
kelola dan hal-hal lain yang terkait.
The Company has a formal quarterly
Perseroan memiliki laporan triwulanan yang reporting process which requires reporting
berisikan laporan atas isu-isu signifikan dan
of significant issues of concern and
berbagai rekomendasi yang belum dapat
major outstanding recommendations in
terlaksana di Perseroan maupun seluruh
Grup. Hasil ini kemudian diajukan dan the Company and the Group. These are
didiskusikan dengan Direksi, Komite Audit, then reported, tabled and discussed with
dan Dewan Komisaris. Pada tahun 2007, BOD, AC, and BOC. In 2007, a number of
sejumlah rekomendasi dikeluarkan untuk recommendations were made to improve
memperbaiki sistem kontrol di jaringan ritel, controls in the retail network, procurement,
pembelian, manajemen risiko kredit, dan credit risk management and IT areas.
bidang TI.
To enhance and ensure effective quality of
Untuk meningkatkan dan menjamin
audit services in the Company and across
efektifitas mutu dari kegiatan audit di
Perseroan dan seluruh Grup, satu program the Group, an ongoing quality assurance
quality assurance sedang dilaksanakan program benchmarks and improves internal
yang bertujuan untuk membandingkan dan audit practices and aligns them with
meningkatkan praktek-praktek audit internal international best practices. A separate unit,
serta mensejajarkannya dengan praktek Audit Development, is tasked to undertake
internasional terbaik. Sebuah unit khusus these functions and a number of its

Dengan identifikasi risiko, manajemen


dapat mengkaji pengelolaan risiko
secara komprehensif.

With our risk identification process,


management can oversee risk
management comprehensively.

38
yakni Pengembangan Audit, bertugas initiatives have been implemented.
menjalankan fungsi-fungsi ini dan beberapa Qualified internal auditors are an integral
inisiatifnya telah dilaksanakan. component in the delivery of quality
audit services and the Company expends
Auditor internal yang handal merupakan
significant efforts in their recruitment,
bagian penting dalam menghasilkan kualitas
training and development, including a
audit yang baik dan untuk itu Perseroan
memberi perhatian terhadap rekrutmen, certification program for auditors.
pelatihan dan pengembangan tenaga audit,
termasuk dengan mengadakan program Group Risk Management (GRM)
sertifikasi untuk para auditor. The GRM provides consulting services

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
on risk management, business continuity
Grup Manajemen Risiko (GRM) planning, risk financing and business
GRM memberikan konsultasi mengenai assurance to the BOD. The GRM’s consulting
manajemen risiko, perencanaan functions include advice on and facilitation
kelangsungan usaha, serta risiko pendanaan
of risk management and related matters in
dan kepastian usaha kepada Direksi. Fungsi
the Company as well as across the Astra
konsultasi GRM meliputi masukan mengenai
manajemen risiko dan hal-hal terkait lainnya Group.
di Perseroan maupun seluruh Grup Astra.
Almost all main businesses within the Astra
Hampir seluruh unit usaha di dalam Grup Group have implemented the Astra Risk
Astra telah mengimplementasikan Sistem Management System which is aligned to
Manajemen Risiko Astra yang sesuai international best practices. Utilizing the
dengan praktek internasional terbaik. Risk and Control Self-Assessment approach,
Penggunaan pendekatan Risk and Control
interviews and corporate workshops are
Self-Assessment, kegiatan wawancara
held regularly with all levels of management
dan workshop diadakan secara berkala
dengan semua lapisan manajemen to identify, measure and evaluate risks and
untuk mengidentifikasi, mengukur, dan risk mitigation activities. Comprehensive
mengevaluasi risiko serta mengatasi risiko. Risk Profiles supported with Risk Registers
Profil Risiko Komprehensif yang didukung are then developed and monitored, along
oleh Daftar Risiko kemudian dikembangkan with Treatment Plans. The Risk Profiles
dan dimonitor bersamaan dengan Rencana and Registers, in addition to assisting
Penanganan. Daftar dan Profil Risiko, selain management in managing risks, are
membantu manajemen dalam mengelola also significant inputs to the Company’s
risiko, juga merupakan masukan yang
strategic planning, business continuity,
signifikan bagi perencanaan strategis,
audit planning, capital management and
kelangsungan usaha, perencanaan audit,
manajemen modal dan program asuransi insurance programs.
dari perusahaan terkait.
Extensive efforts have also been taken to
Selama beberapa tahun ini, beberapa refine and adapt the Enterprise-wide Risk
upaya telah dilaksanakan dalam rangka Management over the years. Going forward,
memperbaiki dan menyesuaikan sistem in order to support the Company’s strategy
manajemen risiko yang menyeluruh emphasizing synergy within all Astra value
atau Enterprise-wide Risk Management.
chains, efforts are being made to align the
Selanjutnya, untuk mendukung strategi
framework to the business value chain.
Perseroan yang menekankan sinergi dalam
seluruh value chain Astra, beberapa upaya
untuk mensejajarkan kerangka tersebut
dengan value chain usaha juga telah
dilaksanakan.

39
Kunjungan ke pabrik memberikan
gambaran yang jelas kepada investor
mengenai proses kerja di Grup Astra.

Factory visits give a transparent


picture to the investor of the inner
workings of the Astra Group.

Risiko-risiko Utama Key Risk Exposures


Perseroan telah berhasil mengidentifikasikan The Company has identified the following
sejumlah risiko utama yang dapat major risks which may significantly affect the
mempengaruhi bisnis perusahaan secara business:
signifikan, sebagai berikut:
1. Economic Cycle: As with most
1. Siklus Ekonomi: Seperti juga terjadi
pada sebagian besar perusahaan, kinerja companies, the Company’s and Group’s
Grup cukup sensitif terhadap perubahan performances are sensitive to changes
siklus ekonomi. Hal ini mengingat in the economic cycle. As a major part
sebagian besar usaha Astra terkait of Astra’s business is exposed to
dengan sentimen konsumen. Untuk itu, consumer sentiment, the business has
Perseroan telah mengambil langkah taken steps to monitor and respond to
untuk memonitor dan merespon changes in sentiment or buying patterns.
perubahan dalam sentimen atau pola Despite efforts to manage and mitigate
belanja. Walaupun upaya untuk
such exposure, any significant negative
mengelola dan mengatasi risiko tersebut
changes in the economic cycle will
telah dilaksanakan, setiap perubahan
negatif yang signifikan dalam siklus adversely affect consumer buying power
ekonomi akan berdampak buruk bagi and consequently impact the performance
daya beli konsumen dan berakibat pada of the Company and the Group.
kinerja Perseroan dan Grup.
2. Franchise Arrangements: The Group has
2. Pengaturan Franchise: Grup Astra various subsidiaries and associates that
mempunyai anak perusahaan dan are dependent on franchise agreements
perusahaan asosiasi yang tergantung
with principals. The Group and its affiliated
pada perjanjian franchise dengan para
companies have developed strong working
prinsipal. Grup Astra menjalin hubungan
kerja yang erat dengan para prinsipal dan relationship with the business principals
akan terus berkerja keras untuk mencapai and continue to work hard to exceed their
bahkan melampaui sasaran dan harapan. targets and expectations. Notwithstanding
Tetapi strategi jangka panjang dari para that, the long term strategies of principals
prinsipal berada di luar kendali dari Grup are beyond the group’s control and any
Astra. Sedangkan setiap perubahan dapat significant changes could significantly
berdampak dalam jangka panjang impact the Group’s earnings and
terhadap pendapatan dan operasi Grup. operations in the long term.

3. Risiko Harga Minyak: Fluktuasi harga


3. Oil Price Risks: Crude oil price fluctuations
minyak mentah sangat sulit untuk dapat
diperkirakan. Indonesia terus mensubsidi are inherently unpredictable. Indonesia
harga bahan bakar minyak untuk continues to subsidise fuel prices to
memberikan semacam stabilitas jangka provide consumers some short-term

40
pendek bagi konsumen, walaupun risiko stability although long-term exposures
jangka panjang tetap ada. Setiap remain. Any adverse fluctuations would
fluktuasi harga yang tajam akan have a range of effects such as decreased
mengakibatkan efek berantai seperti buying power, change in customer buying
penurunan daya beli, perubahan pola
patterns and increased production
belanja konsumen dan kenaikan biaya
costs. It would also increase credit risks,
produksi. Hal ini juga akan meningkatkan
risiko kredit, khususnya bagi Divisi Jasa specifically within Astra’s Financial
Keuangan Grup Astra, sehubungan Services Division, due to the reduced
dengan menurunnya disposable income disposable income of customers.
konsumen.

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
4. Commodity Price Risks: A substantial
4. Risiko Harga Komoditas: Divisi Agribisnis, portion of Group earnings, in particular
Alat Berat dan Penambangan Batubara agribusiness, heavy equipment and
yang memiliki kontribusi pendapatan coal mining, are directly or indirectly
yang besar bagi Grup sangat dipengaruhi,
influenced by fluctuations in commodity
baik secara langsung maupun tidak
prices. These companies are operated
langsung, oleh fluktuasi harga komoditas.
Perusahaan-perusahaan ini dijalankan based on conservative financial models,
berdasarkan model keuangan yang but adverse commodity price fluctuations
konservatif, namun fluktuasi harga can significantly impact the Company’s
komoditas yang tajam dapat secara and the Group’s earnings.
signifikan mempengaruhi pendapatan
Perseroan dan Grup. 5. Financial Risks: The Company and Group
are inherently exposed to financial risks.
5. Risiko Finansial: Perseroan dan Grup juga
The Company has policies to manage its
menghadapi risiko keuangan. Perseroan
exposure to liquidity risk, interest rate risk
memiliki kebijakan untuk mengelola risiko
likuiditas, risiko suku bunga, dan fluktuasi and foreign currency fluctuations.
mata uang asing. Melalui pendekatan Through a coordinated approach, the
yang terkoordinasi, Grup juga Group also provides guidelines for cash
menyediakan petunjuk pelaksana untuk and derivative transactions, as well as
transaksi tunai dan derivatif serta hedging and financial planning, to ensure
hedging dan perencanaan keuangan, that financial risk exposure is diversified
untuk menjamin bahwa risiko keuangan and appropriate. Notwithstanding
tersebut dapat disebar. Tanpa the above risk mitigation mechanisms,
mengecilkan peranan dari mekanisme
fluctuations in interest rates and foreign
untuk mengatasi dampak risiko tersebut
currency rates may have an adverse
di atas, fluktuasi suku bunga dan nilai
tukar mata uang asing akan memiliki impact on the Company’s and the
pengaruh yang dalam terhadap Group’s earnings and assets.
pendapatan dan aset Perseroan dan
Grup. 6. Catastrophic risks: The Company
recognises that potential catastrophic
6. Risiko Dahsyat: Perseroan mengakui risks such as earthquake, floods
bahwa risiko dahsyat yang ditimbulkan or outbreak of virulent or contagious
oleh bencana alam seperti gempa bumi,
diseases can have a significant impact
banjir, atau merebaknya penyakit menular
on the Company’s earnings and its assets.
dapat menimbulkan dampak yang
signifikan terhadap pendapatan dan To mitigate the impact management
aset Perseroan. Untuk mengatasi has performed a business impact analysis
dampak tersebut, manajemen telah as well as a review of the insurance cover
melaksanakan analisis dampak usaha and other mitigation mechanisms. Critical
serta meninjau ulang hal-hal seperti business units have established Off-Site
cakupan asuransi dan mekanisme Recovery Centers and developed
untuk mengatasi risiko. Unit bisnis yang Business Continuity Plans (BCP) to assist
kritikal telah mendirikan Off-Site

41
Karyawan Astra memiliki beberapa
forum komunikasi sebagai proses
pembelajaran untuk meningkatkan
sinergi dan kompetensi.

Astra’s employees have several


communication forums as a learning
process in improving synergy and
competency.

Recovery Centers dan mengembangkan in the recovery of business operations


Business Continuity Plan (BCP) untuk and these are tested periodically to
membantu pemulihan usaha dan ensure awareness and relevance. However
kedua hal ini diuji secara berkala untuk catastrophic events can potentially have
memastikan kesadaran dan relevansinya.
a very pervasive and unpredictable effect,
Namun demikian, kejadian-kejadian yang
which may not always be mitigated by
dahsyat dapat mengakibatkan efek yang
sangat buruk dan tidak dapat diduga, the various mechanisms in place.
yang belum tentu dapat diatasi oleh
mekanisme yang ada. To mitigate catastrophic risks, Astra’s
BCP has been developed following an
Untuk mengatasi risiko yang dahsyat, extensive Business Impact Analysis utilizing
BCP Astra telah dibentuk setelah melalui a structured methodology and framework
Analisis Dampak Usaha yang cukup panjang to ensure continuity of company operations
dengan menggunakan metodologi dan and services during and following a disaster.
kerangka yang terstruktur, untuk menjamin
The BCP is regularly tested and is being
kelangsungan jasa dan operasi perusahaan
progressively rolled out in the Company
selama dan setelah kejadian bencana. BCP
secara berkala diuji dan disosialisasikan and the Group’s subsidiaries and affiliated
terus menerus ke Perseroan dan seluruh unit companies.
usaha Grup maupun yang terafiliasi.
In 2007, the Group Risk Management
Pada tahun 2007, Divisi Grup Manajemen Division also undertook a review of the
Risiko juga melakukan kajian ulang terhadap insurance coverage of selected companies
cakupan asuransi dari beberapa perusahaan within the group. Arising from this review,
di dalam Grup. Dari hasil kajian ini,
recommendations were made to the
beberapa rekomendasi telah dibuat untuk
respective companies to promote effective
masing-masing perusahaan agar dapat
meningkatkan efektifitas dan efisiensi atas and efficient insurance coverage.
perlindungan asuransi.
Employee Communication
Komunikasi Karyawan Astra places a high priority on
Astra berkeyakinan bahwa komunikasi communication with its employees as
dengan para karyawan merupakan a major component in the Company’s
komponen penting dalam aktifitas activities and as part of its conviction that
Perseroan dan merupakan bagian dari a Winning Team is the most important
keyakinan bahwa Winning Team merupakan
component of the success of the Company,
unsur terpenting bagi keberhasilan
in line with the third principle of Astra’s
Perseroan, sejalan dengan prinsip ketiga
dalam Catur Dharma Astra, yaitu saling Catur Dharma, to encourage individual
menghargai individu dan membina performance and encourage teamwork.
kerjasama.

42
Dalam workshop, wartawan
mendengarkan paparan
kinerja Grup Astra secara
langsung dari Direksi terkait.

In the workshop, a group


of journalists take notes on
Astra’s Group performance.

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
Selain forum komunikasi horisontal, seperti As well as horizontal communication forums
Forum Manajer, forum komunikasi vertikal such as the Managers’ Forum, vertical
juga dilaksanakan antara manajemen dan communications between management and
karyawan. Di antaranya adalah Forum employees are also held. Some of them are
Komunikasi Public Relations, Forum
Public Relations Communication Forums,
Komunikasi HR, Forum Komunikasi
Human Resources Communication Forums,
Finance, Forum Komunikasi Legal serta
Forum Komunikasi Security dan CSR Finance Communication Forums, Legal
yang diadakan secara reguler di seluruh Communications Forum as well as Security
Grup, menggambarkan proses diskusi dan and CSR Communication Forums that are
pembelajaran di antara para karyawan yang held regularly within the Group, representing
memiliki tugas sejenis dan bertujuan untuk a process of discussion and learning
memperbaiki sinergi dan kompetensi. between employees with similar tasks in
the companies within the Group, aimed at
Komunikasi vertikal antara manajemen dan improving synergies and competencies.
karyawan Grup Astra dilakukan melalui
pertemuan yang disebut Gemba, di mana
Vertical communications between
Presiden Direktur membahas kemajuan
Astra dengan para eksekutif, manajer, dan management and the Group’s employees,
manajer cabang di seluruh Grup. Gemba known as Gemba, allow the President
diadakan dua kali setahun di beberapa Director to discuss progress at Astra directly
kota dan kesempatan tersebut digunakan with the Group’s executives, managers and
untuk menjelaskan isi dari President’s Letter branch managers. Gemba is held twice a
yang merupakan sebuah dokumen berisi year in a number of cities and are used for
arahan penjelasan mengenai kondisi makro explaining the President’s Letter, a document
ekonomi, prospek bisnis, tantangan dan
which aims to explain the macroeconomic
strategi yang diambil Astra untuk setahun
climate, business prospects, challenges and
ke depan.
strategies adopted by Astra for the year
Direksi juga mengadakan berbagai macam ahead.
forum komunikasi dengan para karyawan di
tingkat manajemen di seluruh bagian Grup The BOD holds a variety of communication
Astra. forums with management-level staff across
the Group.
Hubungan Masyarakat (PR)
PR Astra bertanggung jawab dalam
Public Relations (PR)
melaksanakan komunikasi yang efektif dan
Astra’s PR unit is responsible for effective
memperluas network dengan komunitas
eksternal seperti media massa, pemerintah, communication and expanding network with
masyarakat sekitar dan para pemangku representatives of the external community
kepentingan secara keseluruhan. such as the media, the government, the
community and stakeholders as a whole.

43
Kegiatan utama PR antara lain menambah The main activity of the unit is to extend
dan mempertahankan hubungan yang and the maintenance of a constructive
konstruktif dengan kalangan media. relationship with the media community.
Pertemuan dengan insan pers diadakan Two Press Gatherings are held each year,
dua kali dalam satu tahun dalam bentuk
one in the form of a workshop with the
workshop, yaitu Forum Wartawan Industri
Industry Journalists Forum and another
dan Forum Wartawan Pasar Modal. Di
samping itu, pertemuan dengan media with the Capital Market Journalists Forum.
daerah juga diadakan di beberapa Gatherings with regional media were also
kota besar. Pada tahun 2007, PR telah held in some large cities. In 2007 Public
mengadakan tiga pertemuan dengan Relations held three Media Gathering events
media dan melaksanakan lima acara buka and five Fast Breaking and Discussion
puasa dan diskusi dengan para redaktur, meetings with editors, Indonesian
pimpinan Persatuan Wartawan Indonesia Journalists’ Association (PWI) leaders,
(PWI), wartawan industri, wartawan pasar industry journalists, stock market journalists
modal dan para tokoh senior media. Selain
and senior media figures. The unit also
itu, PR juga terlibat sebagai pengamat
dalam acara peringatan Hari Pers Nasional took part as an observer in the celebration
di Samarinda, Kalimantan Timur. Sepanjang of National Press Day in Samarinda, East
tahun 2007, PR telah mengadakan sebanyak Kalimantan. A total of 12 press conferences
12 konferensi pers. Selain itu, tugas lain were conducted during the year, and the
PR adalah bertanggung jawab dalam unit is also responsible for the maintenance
memelihara website Perusahaan: www.astra. of the Company’s web site: www.astra.co.id.
co.id
PR also supervises internal communications,
Di samping itu, PR juga mensupervisi
including six annual editions of Astra
komunikasi internal dalam bentuk Majalah
Magazine, PR News, and assists in the
Astra yang terbit enam kali dalam
setahun dan PR News serta membantu collation of material for the Annual Report.
pengumpulan bahan-bahan untuk Laporan It also takes responsibility for college
Tahunan. PR juga bertanggung jawab tours of the Company and for apprentice
dalam pengaturan kunjungan mahasiswa experience programs as part of its external
dari beberapa perguruan tinggi negeri relations programs with educational
dan swasta dan magang mahasiswa yang institutions.
merupakan bagian dari program hubungan
eksternal dengan institusi pendidikan.
Investor Relations (IR)
The Investor Relations has an important
Hubungan Investor (IR)
Investor Relations memiliki peranan penting role in maintaining effective communication
dalam menjalankan komunikasi yang efektif with investors, and is tasked with providing
dengan para investor, melalui tugasnya up-to-date information on business
dalam penyediaan informasi yang terkini performances and future directions. The
terkait kinerja usaha Perusahaan dan unit conducted 518 activities in 2007
arah ke depan. Pada tahun 2007, IR telah using a variety of formats. Of these, 307
mengadakan 518 kegiatan yang terdiri dari were investor and analyst meetings.
berbagai forum, di mana 307 diantaranya Other activities included six road shows,
merupakan pertemuan investor dan analis.
six conferences, four analyst gatherings,
Kegiatan lainnya yang dilaksanakan oleh IR
numerous plant visits and conference calls.
adalah enam road show, enam konferensi,
empat pertemuan analis dan sejumlah site
visit serta conference call. During 2007, Astra was voted as The Best
Investor Relations in the Singapore Market
Pada tahun 2007, Astra berhasil meraih by an Indonesian Company by the Investor
penghargaan-penghargaan sebagai berikut; Relations magazine, The Best Investor
The Best Investor Relations in Singapore Relations in Indonesia by the Finance
Market by Indonesian Company dari majalah Asia magazine and The Best For Investor

44
Aminuddin
Sekretaris Perusahan
Corporate Secretary

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
Investor Relations; The Best Investor Relations in Indonesia by the Asiamoney
Relations in Indonesia dari majalah Finance magazine.
Asia serta The Best For Investor Relations in
Indonesia dari majalah Asiamoney. Corporate Secretary
The Corporate Secretary oversees
Sekretaris Perusahaan
implementation of transparency and
Sekretaris Perusahaan mengawasi
penerapan prinsip-prinsip keterbukaan compliance with capital market rules. He
dan kepatuhan terhadap peraturan pasar advises the BOD on changes in capital
modal. Sekretaris Perusahaan juga bertugas market regulations and their implications for
memberi masukan kepada Direksi mengenai Astra and is responsible for transparent and
perubahan-perubahan yang terjadi pada consistent communication with the Capital
peraturan pasar modal dan implikasinya Market Authority on information regarding
bagi Astra serta bertanggung jawab material transactions and corporate actions
atas penyelenggaraan komunikasi yang
as well as GCG issues.
terbuka dan konsisten dengan otoritas
pasar modal mengenai informasi yang
terkait dengan transaksi penting dan aksi The Corporate Secretary works closely
korporasi maupun isu-isu seputar tata kelola with the Corporate Legal Division. He is
perusahaan yang baik. responsible for the maintenance of Astra’s
reputation and for the provision of timely,
Dalam melaksanakan fungsinya, Sekretaris accurate and up-to-date information
Perusahaan banyak melakukan kerjasama regarding Astra to shareholders, analysts,
dengan Divisi Legal. Sekretaris Perusahaan the media and the general public including
juga bertanggung jawab dalam menjaga the provision of Quarterly and Annual
reputasi Astra dan menjamin ketersediaan
Reports.
informasi terkini, tepat waktu dan akurat
mengenai Astra kepada para pemegang
saham, analis, media massa dan masyarakat
umum, yang juga meliputi penyediaan
Laporan Triwulanan dan Laporan Tahunan.

45
Pemba h a s a n d an A na lis is Ma na je me n
M a n a ge me n t Di scu ssi o n and Analysis

Pedapatan Bersih
Net Revenue

In Billion Rupiah 2007 2006 % Change


Automotive 38,137 30,120 26.6%
Agribusiness 5,961 3,758 58.6%
Financial Services 7,238 7,504 -3.6%
Heavy Equipment 18,112 13,692 32.3%
Others 735 635 15.8%
Total 70,183 55,709 26.0%

Tinjauan Overview
Pendapatan bersih terutama diperoleh dari Net revenue was derived primarily from the
bisnis Otomotif dengan kontribusi sekitar Automotive business which accounted for
54,3% dari total konsolidasi pendapatan
54.3% of total consolidated net revenue
bersih pada tahun 2007. Kontribusi lainnya
berasal dari usaha Alat Berat sebesar 25,8%, in 2007. Heavy Equipment contributed
Jasa Keuangan sebesar 10,3% dan Agribisnis 25.8%, Financial Services 10.3% and
sebesar 8,5%, sementara itu sisanya Agribusiness 8.5%, with the remainder
didapatkan dari Teknologi Informasi dan generated by Information Technology and in
Infrastruktur. Infrastructure.

Laporan Rugi/Laba
Pendapatan bersih meningkat Rp 14,5 triliun Statements of Income
(+26,0%) menjadi Rp 70,2 triliun pada tahun Net revenue increased Rp 14.5 trillion
2007. Sebagian besar peningkatan tersebut (+26.0%) to Rp 70.2 trillion in 2007, mainly
diperoleh dari peningkatan pendapatan as a result of an increase of Rp 8.0 trillion
bersih yang diterima oleh unit Otomotif (+26.6%) in Automotive net revenue. Heavy
sebesar Rp 8,0 triliun (+26,6%), Alat
Equipment net revenue increased by Rp 4.4
Berat sebesar Rp 4,4 triliun (+32,3%) dan
Agribisnis sebesar Rp 2,2 triliun (+58,6%). trillion (+32.3%) and Agribusiness increased
Sedangkan, pendapatan dari Jasa Keuangan by Rp 2.2 trillion (+58.6%). Revenue from
mengalami sedikit penurunan sebesar 3,6% Financial Services fell slightly by 3.6% year
dibanding tahun sebelumnya sebagai akibat on year mainly due to change in mix joint
perubahan pada komposisi joint financing di financing account that lean toward joint
mana joint financing without recourse lebih
financing account without recourse.
dominan.

Laba kotor meningkat Rp 4,2 triliun Gross profit increased Rp 4.2 trillion
(+33,8%) menjadi Rp 16,5 triliun. (+33.8%) to Rp 16.5 trillion. Higher CPO
Kenaikan harga CPO pada unit Agribisnis prices in Agribusiness contributed
menyumbangkan perolehan tambahan additional gross profit of Rp 1.7 trillion
laba kotor sebesar Rp 1,7 triliun (+113,2%),
(+113.2%), while higher sales volumes
sementara kenaikan volume penjualan pada
unit Otomotif dan Alat Berat masing-masing for Automotive businesses and Heavy
menyumbangkan peningkatan laba kotor Equipment led to an increases in gross
sebesar Rp 1,2 triliun (+34,4%) dan Rp 825,9 profit of Rp 1.2 trillion (+34.4%) and
miliar (+34,9%). Rp 825.9 billion (+34.9%) respectively.

46
Beban Usaha
Operating Expenses

43.2%
48.5%

56.8%
51.5%

2007 2006

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
Selling Expenses General and Administrative Expenses

Beban usaha mengalami penurunan Operating expenses were down 1.1% to


1,1% menjadi Rp 8,0 triliun disebabkan Rp 8.0 trillion due to lower provision for
penurunan penyisihan piutang ragu- doubtful receivables and loss on sale of
ragu serta kerugian penjualan agunan
repossessed assets. Provision for doubtful
yang diambil alih. Penurunan penyisihan
piutang ragu-ragu sebesar Rp 308,3 miliar receivables decreased Rp 308.3 billion
(-35,7%) disebabkan oleh recoveries yang (-35.7%) due to recoveries income in both
diterima oleh perusahaan pembiayaan dan financing and non financing companies.
non-pembiayaan. Sedangkan penurunan Lower loss on sale of repossessed assets of
kerugian dari penjualan agunan yang Rp 277.8 billion (-29.3%) was due to lower
diambil alih sebesar Rp 277,8 miliar
repossessed asset acquisition. As a result,
(-29,3%) disebabkan menurunnya akuisisi
atas agunan yang diambil alih. Sehingga, operating income of Rp 8.5 trillion was
penghasilan usaha mencapai Rp 8,5 triliun 100.4% higher in comparison with 2006.
yang merupakan peningkatan 100,4% lebih
tinggi dibanding tahun 2006. Other income amounted to Rp 301.6 billion,
11.5% lower compared to the previous year,
Perolehan penghasilan lain-lain tercatat
mainly due to foreign exchange losses of
sebesar Rp 301,6 miliar, menurun 11,5%
dibanding tahun sebelumnya. Hal ini Rp 138.6 billion compared to foreign
disebabkan oleh terjadinya kerugian selisih exchange gains of Rp 221.7 billion in 2006.
kurs sebesar Rp 138,6 miliar dibandingkan Net interest expenses were lower at
keuntungan dari selisih kurs sebesar Rp 287.9 billion compared to Rp 335.7
Rp 221,7 miliar pada tahun sebelumnya. billion the previous year.
Biaya bunga bersih mengalami penurunan,
dari Rp 335,7 miliar pada tahun sebelumnya
menjadi Rp 287,9 miliar di tahun 2007. Equity income increased by 34.6% from
Rp 1.4 trillion to Rp 1.8 trillion mainly due to
Equity income meningkat sebesar 34,6%, increased contributions from Bank Permata,
dari Rp 1,4 triliun menjadi Rp 1,8 triliun, Astra Daihatsu Motor and Toyota Astra
yang dikontribusi terutama dari Bank Motor. The Group’s share of result of Bank
Permata, Astra Daihatsu Motor dan Toyota
Permata at Rp 224.6 billion was 3.8 times
Astra Motor. Bagian atas hasil bersih Bank
Permata sebesar Rp 224,6 miliar atau higher than the previous year. The Group’s
meningkat 3,8 kali lipat dibanding tahun share of Astra Daihatsu Motor increased by
sebelumnya. Bagian atas hasil bersih Astra 2.5 times to Rp 134.7 billion while Toyota
Daihatsu Motor meningkat 2,5 kali lipat Astra Motor contributed Rp 153.7 billion, an
menjadi Rp 134,7 miliar, sedangkan bagian increase of 67.6% from the year before.
atas hasil bersih Toyota Astra Motor tercatat
sebesar Rp 153,7 miliar atau meningkat
67,6% dibanding tahun sebelumnya.

47
Umur Piutang Usaha
Aging of Trade Receiveables

2007 2006

Lancar 61.1% 63.8%


Current

Lewat jatuh tempo 1-30 hari 24.6% 16.5%


Overdue 1-30 days

Lewat jatuh tempo 31-60 hari 6.2% 6.1%


Overdue 31-60 days

Lewat jatuh tempo 61-90 hari 1.8% 2.1%


Overdue 61-90 days

Lebih dari 90 hari 6.3% 11.5%


2007 2006 Overdue above 90 days

Laba bersih konsolidasian meningkat 75,6% Consolidated net income increased 75.6% to
menjadi Rp 6,5 triliun atau setara dengan Rp 6.5 trillion or Rp 1,610 per share.
Rp 1.610 per saham.
Balance Sheet
Neraca
Neraca Astra menunjukkan pertumbuhan Astra’s balance sheet showed strong growth
modal kerja yang cukup baik bersamaan in working capital commensurate with
dengan meningkatnya aktivitas dan increased activity and significant reductions
penurunan pada pinjaman jangka panjang in both short term and long term loans.
maupun jangka pendek.
Assets
Aktiva
Astra mencatat pertumbuhan total aktiva Total assets grew by 9.7% to Rp 63.5 trillion
sebesar 9,7% menjadi Rp 63,5 triliun seperti as at 31 December 2007. Current assets,
tercatat pada tanggal 31 Desember 2007. principally cash, receivables and inventory,
Aktiva lancar, seperti kas, piutang dan increased by 23.8% to Rp 19.5 trillion due to
persediaan, meningkat 23,8% menjadi the growth of Agribusiness, Automotive and
Rp 19,5 triliun sejalan dengan pertumbuhan
Heavy Equipment activities.
unit usaha Agribisnis, Otomotif dan Alat
Berat.
Financing receivables were down 6.9% to
Piutang pembiayaan menurun 6,9% menjadi Rp 16.4 trillion mainly due to increased use
Rp 16,4 triliun, terutama disebabkan of joint financing without recourse (netted
oleh peningkatan pada joint financing in financing receivables). Overall gross
without recourse (yang dihitung secara
financing receivables grew by 2.5% to
netto dalam piutang pembiayaan). Secara
umum, piutang pembiayaan kotor masih Rp 32.3 trillion. Investments in associates
menunjukkan pertumbuhan sebesar 2,5% and jointly controlled entities accounted for
menjadi Rp 32,3 triliun. Investasi pada a further Rp 1.3 trillion increase to Rp 9.8
perusahaan asosiasi dan jointly controlled trillion and fixed assets grew by Rp 1.1 trillion
entities meningkat Rp 1,3 triliun menjadi or 8.4% compared to the previous year.
Rp 9,8 triliun dan aktiva tetap mengalami
peningkatan sebesar Rp 1,1 triliun,
atau meningkat 8,4% dibanding tahun
sebelumnya.

48
Hutang
Debt

32.5% 34.8%

65.2%
67.5%

2007 2006

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
Financial Services Non - Financial Services

Kewajiban Liabilities
Hutang bersih Astra pada tanggal 31 Astra’s net debt as at 31 December 2007 was
Desember 2007 tercatat sebesar Rp 13,5 Rp 13.5 trillion compared to Rp 18.4 trillion in
triliun, dibanding Rp 18,4 triliun dari tahun
the previous year mainly due to reduced joint
sebelumnya, sebagai akibat penurunan
pembiayaan bersama with recourse, financing with recourse, down Rp 5.4 trillion
menurun Rp 5,4 triliun menjadi Rp 3,4 to Rp 3.4 trillion. Excluding its financial
triliun. Di luar Jasa Keuangan, jumlah hutang services businesses, Astra’s net debt at the
bersih Astra yang tercatat pada akhir tahun year-end was Rp 1.7 trillion, representing a
adalah Rp 1,7 triliun, mencerminkan rasio net debt to equity ratio of 6.4%.
utang bersih terhadap modal sebesar 6,4%.

Ekuitas Equity
Pada tahun 2007, laba bersih per saham Net earnings per share increased by 75.6% to
meningkat 75,6% menjadi Rp 1.610. Rp 1,610. Earnings for 2007 increased total
Peningkatan laba bersih di tahun 2007 ini shareholders’ equity from Rp 22.4 trillion to
telah meningkatkan total ekuitas dari Rp 27.0 trillion, whilst net asset value per
Rp 22,4 triliun menjadi Rp 27,0 triliun,
share rose to Rp 6,660.
dengan nilai aktiva bersih per saham
meningkat menjadi Rp 6.660.
Dividend
Dividen The Board of Directors intends to propose
Direksi akan mengajukan usulan dividen a total dividend of Rp 644 per share for
total senilai Rp 644 per saham dalam approval at the Annual General Meeting on
Rapat Umum Pemegang Saham yang
May 28, 2008, including an interim dividend
akan diadakan pada 28 Mei 2008,
termasuk dividen interim sebesar Rp 160 of Rp 160 per share which was already paid
per saham yang telah dibayarkan pada in November 2007. The 2007 proposed
bulan November 2007. Total dividen yang total dividend represents 40.0% of 2007 net
diusulkan tersebut merupakan 40,0% dari income.
laba bersih tahun 2007.

49
Rp 1,610
net earnings per share.

Arus Kas Cashflow

Aktivitas Operasi Operating Activities


Astra membukukan peningkatan arus kas
Net cash flows from operating activities
bersih dari aktivitas operasi, dari Rp 8,9
triliun pada tahun 2006 menjadi Rp 11,2 increased from Rp 8.9 trillion in 2006 to
triliun di tahun 2007, terutama disebabkan Rp 11.2 trillion in 2007 mainly due to
oleh adanya peningkatan tingkat kegiatan increased activity levels throughout the
di seluruh aspek usaha. Dibanding dengan business. Compared to 2006, increases
tahun 2006, peningkatan penerimaan dari in receipts from customers were Rp 14.1
pelanggan yang dicapai adalah
trillion while increases in payments to both
Rp 14,1 triliun, sementara itu peningkatan
pembayaran kepada pemasok dan karyawan suppliers and employees were Rp 10.6
hanya sebesar Rp 10,6 triliun. trillion.

Aktivitas Investasi Investing Activities


Kas yang digunakan dalam aktivitas Cash used in investing activities increased
investasi meningkat dari Rp 2,5 triliun pada
from Rp 2.5 trillion in 2006 to Rp 3.0 trillion
tahun 2006 menjadi Rp 3,0 triliun di tahun
2007 sehubungan dengan akuisisi aktiva in 2007 as the acquisition of fixed assets
tetap yang meningkat dari Rp 2,4 triliun increased from Rp 2.4 trillion to Rp 3.3
menjadi Rp 3,3 triliun. Pada tahun 2007, trillion. In 2007, Astra received Rp 300.1
Astra menerima pendapatan dividen kas billion in cash dividends.
sebesar Rp 300,1 miliar.

Financing Activities
Aktivitas Pendanaan
Kas yang digunakan dalam aktivitas Cash used in financing activities increased
pendanaan meningkat dari Rp 5,6 triliun from a net outflow of Rp 5.6 trillion in 2006
pada tahun 2006 menjadi Rp 6,8 triliun to a net outflow of Rp 6.8 trillion in 2007.
pada tahun 2007. Hal ini mencerminkan This primarily reflects the strong cash
kinerja keuangan yang kuat dari usaha Grup performance of the Group’s businesses,
Astra, pembayaran hutang, dan peningkatan
allowing debt to be paid down, as well as
joint financing without recourse
menggantikan joint financing with recourse. an increase in funds disbursed through joint
Di samping itu, Rp 2,3 triliun digunakan financing without recourse replacing joint
untuk pembayaran dividen. financing with recourse. In addition, Rp 2.3
trillion was used to pay dividends.

50
Rapat pimpinan Astra
dilakukan setiap tahunnya
untuk menentukan arah
bisnis ke depan.

Astra’s leadership meeting


is conducted annually to
determine the direction
of the business moving
forward.

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
Akhir Tahun Year End
Pada akhir tahun 2007, Astra memiliki Astra closed the year with available cash
ketersediaan kas atau setara kas sebesar
and cash equivalents of Rp 6.3 trillion
Rp 6,3 triliun, meningkat dari posisi akhir
compared to a closing cash balance of
tahun 2006 yang tercatat sebesar Rp 4,7
triliun. Rp 4.7 trillion in 2006.

51
Lapora n Ko m i te Aud it
Au dit Co mmi t te e Re p o r t

Komite Audit adalah komite yang dibentuk The Audit Committee (the “Committee”)
oleh dan bertanggung jawab kepada is a committee appointed by the Board of
Dewan Komisaris. Seluruh anggota komite Commissioners (BOC) and is responsible to
merupakan pihak-pihak independen the BOC. The Committee consists
dengan Ketua Komite merangkap Komisaris entirely of independent parties with the
Independen. Direksi, Auditor Internal Chairman of the Committee being an
dan Auditor Eksternal akan mengadakan Independent Commissioner. The Board of
pertemuan dengan komite ini, jika dirasa Directors (BOD), Internal Auditors and
perlu. the External Auditor attend Committee
meetings if requested.
Fungsi Utama Komite ini adalah membantu
Dewan Komisaris dalam menjalankan The Committee’s primary function is to
fungsi pengawasan yang efektif. Komite assist the BOC in fulfilling its responsibilities
mengandalkan informasi yang diterima dari for effective oversight. In carrying out
Direksi, Manajemen, Auditor Internal, Grup its responsibilities, the Committee relies
Manajemen Risiko, Auditor Eksternal dan on the information provided by the BOD,
Komite-komite lainnya. Akan tetapi, fungsi Management, Internal Auditors, the Risk
Komite ini bukanlah duplikasi dari tanggung Management Group, External Auditors
jawab pihak-pihak tersebut. Tanggung and other Committees. The Committee’s
jawab utama Direksi dan Manajemen adalah functions are not intended to duplicate the
dalam hal pelaporan keuangan, penegakan roles and responsibilities of these parties.
sistem pengawasan internal dan kepatuhan The BOD and Management bear primary
pada hukum dan peraturan yang berlaku, responsibility for financial reporting,
sedangkan Auditor Eksternal dan Internal establishing the system of internal
bertanggung jawab dalam menjalankan control and compliance with laws and
fungsi audit. regulations, and the Internal and External
Auditors bear primary responsibility for the
Peran Komite di sini adalah mengawasi audit functions.
pelaksanaan fungsi-fungsi pengawasan
internal secara keseluruhan dan pelaksanaan The Committee’s role is to oversee the
aktivitas Audit Internal maupun Eksternal. adequacy of the overall internal control
Tugas pengawasan Komite adalah sebagai functions and the adequacy of Internal and
berikut : External Audit activities. In carrying out its
oversight function, the Committee:
• Memeriksa laporan keuangan yang akan
diterbitkan kepada pihak eksternal. • Reviews financial statements and reports
• Memeriksa kebijakan akuntansi untuk to be issued to external parties;
menjamin terpenuhinya kepatuhan • Reviews accounting policies to ensure
hukum, aturan dan standar akuntansi they are in compliance with current laws,
yang berlaku; serta regulations and accounting standards; and
• Memeriksa laporan Auditor Internal dan • Reviews the reports of the Internal
Grup Manajemen Risiko. Auditors and Risk Management Group.

Dalam melakukan pemeriksaan, Komite In carrying out its reviews the Committee
mematuhi peraturan Badan Pengawasan complies with the Indonesian Capital Market
Pasar Modal (Bapepam), No. IX.1.5 lampiran Supervisory Agency (Bapepam) Rule No.
Keputusan Ketua Bapepam No. Kep. IX.1.5 attachment of Chairman of Bapepam’s
41/PM/2003 tentang “ Pembentukan Decree No.Kep-41/PM/2003 regarding
dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite “The Establishment and Charter of Audit
Audit” serta Peraturan No. 1-A (SLR No. Committees” and Security Listing Regulation
1-A) Lampiran Surat Direksi Bursa Efek No. 1-A (SLR No.1-A) of the Jakarta Stock
Jakarta No. Kep-315/BEJ/06/2000 tentang Exchange Decree No.Kep-315/BEJ/06/2000
“Pencatatan Saham Yang Diterbitkan Oleh regarding “The General Requirement for
Perusahaan Tercatat”. Selama tahun 2007, Stock Listing at the Stock Exchange”.
Komite telah mengikuti Pedoman baru yang During 2007 the Committee adopted a new
telah disederhanakan. simplified Charter.

52
Secara independen, Komite memeriksa The Committee independently examines
kualitas informasi yang diterima dan the quality of information received and
mendiskusikannya dengan pihak Manajemen discusses with Management and the
dan Auditor Ekternal mengenai kesesuaian External Auditors the conformity of the
laporan keuangan dengan standar financial statements with accounting
akuntansi, peraturan dan persyaratan standards, statutory reporting, other
pelaporan serta kebijakan akuntansi yang mandatory reporting requirements and the
diterapkan. Komite ini juga memeriksa quality of the accounting policies applied.
cakupan audit dan rencana dari Auditor The Committee reviews the scope of the
Internal maupun Eksternal. audit and the audit plan of the External
Auditors and the Internal Auditors.

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
Pada tahun 2007, Komite mengadakan rapat
formal setiap kuartal dan menyelenggarakan In 2007, the Audit Committee met formally
beberapa rapat khusus atau rapat informal every quarter and held a number of special
yang fokus pada pembahasan masalah- or informal meetings to focus on specific
masalah tertentu. Secara rata-rata, Komite issues. On average the Committee meets
ini menyelenggarakan rapat sekitar sepuluh about ten times a year.
kali dalam satu tahun.
In 2007, the Committee continued to
Selama tahun 2007, Komite senantiasa work with company management in the
bekerja sama dengan Manajemen Perseroan broadening and deepening the role of
dalam memperluas serta memperdalam internal audit and risk management within
fungsi audit internal dan manajemen the Group. The internal audit function is
risiko di Grup Astra. Fungsi Audit Internal being strengthened at both the Company
diperkuat, baik di Perseroan maupun di and the Group. The Company’s Audit
anak-anak perusahaan. Komite Audit Committee takes a strong interest in
berupaya untuk memastikan standar working to ensure the uniform quality
kualitas Audit Internal seragam di seluruh of internal audit throughout the Group.
Grup Astra. Hal ini melengkapi aktivitas This is in addition to activities focused on
yang berfokus pada kesadaran dan overall corporate governance awareness
implementasi tata kelola perusahaan serta and implementation, as well as risk
manajemen risiko. Pertemuan berkala management. The Committee meets
diadakan bersama dengan Komite-komite regularly with Audit Committees of other
Audit dari perusahaan publik yang ada di listed group entities to ensure a uniform
Astra untuk menyeragamkan pendekatan approach to issues under review.
dalam menangani permasalahan yang
sedang dikaji. The Committee is satisfied that the audited
consolidated financial statements for the
Komite menyatakan kepuasannya atas year ended 31 December 2007 fully disclose
ketersediaan seluruh informasi yang all required information.
dibutuhkan dari konsolidasi laporan
keuangan yang telah diaudit, untuk tahun The Committee’s review of the
berakhir 31 Desember 2007. implementation of the total compensation
packages for the BOD and BOC indicated
Hasil pengkajian Komite atas pelaksanaan that payment has been made in accordance
paket kompensasi Direksi dan with the approved budget and shareholder’s
Dewan Komisaris menyatakan bahwa guidelines.
pembayarannya telah dilaksanakan sesuai
dengan anggaran dan pedoman yang The membership of the Committee
disetujui oleh pemegang saham. comprised:

Keanggotaan Komite terdiri dari: Chairman


Patrick Morris Alexander
Ketua
Patrick Morris Alexander Member
Fred B.G. Tumbuan
Anggota Kanaka Puradiredja
Fred B.G. Tumbuan
Kanaka Puradiredja

53
Stru kt u r Bi s n i s
B u s in e ss St r uct u re

Automotive Financial Heavy


Services Equipment

Mobil Pembiayaan Mobil Mesin Konstruksi


Automobile Automobile Financing Construction Machinery
Toyota, Isuzu, Daihatsu, Nissan Astra Credit Companies PT United Tractors Tbk
Diesel, Peugeot, BMW PT Toyota Astra Financial Services PT Traktor Nusantara

Sepeda Motor Pembiayaan Sepeda Motor Kontraktor Penambangan


Motorcycle Motorcycle Financing & Pertambangan
Honda PT Federal International Finance Mining Contractor & Mining
PT Pamapersada Nusantara
Komponen Pembiayaan Alat Berat
Components Heavy Equipment Financing
PT Astra Otoparts Tbk PT Komatsu Astra Finance
PT Surya Artha Nusantara Finance

Lain-lain Perbankan
Others Banking
AstraWorld PT Bank Permata Tbk
PT Serasi Autoraya
Asuransi Kerugian
General Insurance
PT Asuransi Astra Buana

54
Agribusiness Information Infrastructure
Technology

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
Agribisnis Solusi Dokumen Infrastruktur
Agribusiness Document Solutions Infrastructure
PT Astra Agro Lestari Tbk PT Astra Graphia Tbk PT Astratel Nusantara
PT Intertel Nusaperdana

Solusi TI
IT Solution
PT SCS Astragraphia
Technologies

55
100.0% increase in Automotive
operating income from
Rp 859.1 billion to
Rp 1.7 trillion

56
Otomotif
Automotive

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
Astra menjaga posisi yang kuat dalam
mata rantai usahanya di bidang
otomotif yang menempati posisi
terdepan di Indonesia. Rantai usaha
ini meliputi komponen, produksi,
pemasaran, distribusi, pembiayaan,
asuransi dan layanan purna jual.

Astra maintains a strong position in the automotive


value chain, with a commanding position in the market.
The chain begins with components, moving through
manufacturing to marketing and distribution, financing,
insurance together with after sales and service
operations.

57
G rup M o bi l
Au to m o b ile Group

Kemitraan dengan Toyota, Daihatsu, Isuzu, Partnerships with Toyota, Daihatsu, Isuzu,
Nissan Diesel, Peugeot dan BMW di segmen Nissan Diesel, Peugeot and BMW in the
mobil dan Honda di segmen sepeda motor automobile segment and with Honda in
memberi kekuatan pada ketersediaan ragam the motorcycle segment provide strength
produk dan penguasaan pasar.
across a range of products and market.

Di samping itu, Astra juga menjalin


Astra also has partnerships with noted
hubungan kemitraan dengan pemasok
komponen mobil seperti Aisin Seiki, partners in the component business such
Akebono, Denso, Mahle, Kayaba, GS dan as Aisin Seiki, Akebono, Denso, Mahle,
Nittan Valve. Pada tahun 2007, pendapatan Kayaba, GS and Nittan Valve. At the Astra
bersih bidang usaha Otomotif meningkat Automotive Division, 2007 net revenue
26,6% menjadi Rp 38,1 triliun, sedangkan grew by 26.6% to Rp 38.1 trillion and
perolehan laba usaha meningkat dua kali operating income doubled to Rp 1.7 trillion.
lipat menjadi Rp 1,7 triliun.
Automobile Group
Grup Mobil Economic conditions during 2007
Kondisi perekonomian di tahun 2007
supported strong consumer demand for
telah meningkatkan permintaan pasar
automobile. According to GAIKINDO, the
akan kendaraan roda empat. Menurut
national car manufacturers’ association,
data yang diperoleh dari GAIKINDO,
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor total domestic car sales reached 434,449
Indonesia, total penjualan mobil nasional units in 2007, an increase of 36.2% over
pada tahun 2007 mencapai 434.449 2006. Astra’s automobile units continued
unit atau meningkat 36,2% dibanding to work closely with their principals during
penjualan tahun 2006. Unit otomotif 2007 to achieve the four elements for
Astra terus bekerjasama dengan para success: a product line-up suitable for the
prinsipal sepanjang tahun 2007 untuk Indonesian market; affordable pricing;
mewujudkan empat unsur yang menunjang distribution across the entirety of Indonesia;
keberhasilan: yang meliputi jenis produk and effective promotion and marketing.
yang sesuai untuk pasar Indonesia; harga

All New Camry menjadi sedan


premium yang digemari kalangan
eksekutif.

The All New Camry has become


a popular premium sedan for
executives.

58
yang terjangkau; distribusi yang mencakup Manufacturing
seluruh Indonesia; serta promosi dan Astra has a range of holdings in
pemasaran yang efektif. manufacturing companies in four-wheel
passenger and commercial vehicles.
Manufaktur
Astra memiliki beragam kepemilikan
• Astra has a 5.00% share in PT Toyota

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
di beberapa perusahaan manufaktur
Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN),
kendaraan penumpang dan niaga.
which manufactures a number of Toyota
• Astra memiliki 5,00% saham di PT Toyota models.
Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN),
yang memproduksi mobil Toyota. • Astra has a 31.87% share in PT Astra
Daihatsu Motor (ADM) a joint venture
• Astra memiliki 31,87% saham di PT Astra with Daihatsu Motor Co. Ltd. (DMC),
Daihatsu Motor (ADM) yang merupakan which manufactures Daihatsu and Toyota
perusahaan patungan dengan Daihatsu vehicles and components.
Motor Co. Ltd. (DMC), yang memproduksi
kendaraan dan komponen merek • PT Astra Nissan Diesel Indonesia (ANDI),
Daihatsu dan Toyota.
in which Astra holds a 75.00% share is a
joint venture company with Nissan
• PT Astra Nissan Diesel Indonesia (ANDI),
Diesel Motor Co. Ltd. and the Marubeni
di mana Astra memiliki 75,00% saham
merupakan perusahaan patungan antara Corporation. ANDI imports Completely
Nissan Diesel Motor Co. Ltd. dan Knocked Down (CKD) and Incomplete
Marubeni Corporation. ANDI mengimpor Knocked Down (IKD) Nissan Diesel
truk dan bis Nissan Diesel dalam bentuk trucks and buses. These imported parts
Completely Knocked Down (CKD) dan are assembled at PT Gaya Motor (GM), a
Incomplete Knocked Down (IKD). wholly owned subsidiary of Astra.

Hingga saat ini Avanza masih menjadi


primadona produk Toyota yang setia
menemani keluarga Indonesia.

Until today Avanza continues to be


the star of the Toyota product line-up,
a popular car for Indonesian families.

59
Daihatsu Gran Max diproduksi
untuk memenuhi permintaan
pasar kendaraan komersial dan
juga diekspor ke Jepang.

Daihatsu Gran Max was


produced to meet market
demand for commercial vehicles
and also exported to Japan.

Komponen-komponen yang diimpor ini • Astra, through its subsidiary PT Arya


kemudian dirakit di PT Gaya Motor (GM), Kharisma, has an effective 64.88% share
anak perusahaan yang sepenuhnya in PT Pantja Motor (PM), a joint venture
dimiliki oleh Astra. with Isuzu Motors Ltd., which
manufactures Isuzu vehicles and
• Astra, melalui anak perusahaannya
components.
PT Arya Kharisma, memiliki 64,88%
saham di PT Pantja Motor (PM), sebuah
• PT Tjahja Sakti Motor, a wholly owned
usaha patungan dengan Isuzu Motors
Ltd., yang memproduksi kendaraan dan subsidiary of Astra, imports BMW and
komponen Isuzu. Peugeot vehicles in CKD and Completely
Built Up (CBU) form. For CKDs, imported
• PT Tjahja Sakti Motor, anak perusahaan parts are assembled at GM.
yang dimiliki sepenuhnya oleh Astra,
mengimpor mobil BMW dan Peugeot Distribution
dalam bentuk CKD dan Completely Build Astra holds a 51.00% stake in Toyota Astra
Up (CBU). Komponen yang diimpor Motor (TAM) which is the importer and sole
dalam bentuk CKD ini kemudian dirakit di distributor of Toyota models in Indonesia.
GM.
The Company also operates six sales
operation divisions, namely the Toyota Sales
Distribusi
Operation (Auto 2000), Daihatsu Sales
PT Toyota-Astra Motor (TAM), di mana Astra
memiliki 51,00% saham, merupakan importir Operation (DSO), Isuzu Sales Operation
dan distributor tunggal untuk kendaraan (ISO), Nissan Diesel Sales Operation
merek Toyota di Indonesia. Perseroan juga (NDSO), Peugeot Sales Operation (PSO)
mengoperasikan enam divisi penjualan, and BMW Sales Operation (BSO).
yaitu Toyota Sales Operation (Auto 2000),
Daihatsu Sales Operation (DSO), Isuzu TAM, as the sole distributor for Toyota
Sales Operation (ISO), Nissan Diesel Sales products in Indonesia, operates through
Operation (NDSO), Peugeot Sales Operation its five main dealers. Auto 2000 serves as
(PSO) dan BMW Sales Operation (BSO). one of TAM’s main dealers and operates in
East and West Java, Banten, Bali, Sumatera
TAM yang merupakan agen tunggal untuk
(except Riau, Jambi and Bengkulu),
produk Toyota di Indonesia menjalin kerja
Kalimantan, Nusa Tenggara and Jakarta.
sama dengan lima dealer utama. Auto 2000
merupakan salah satu dealer utama TAM
yang beroperasi di wilayah Jawa Timur, DSO, ISO, NDSO and PSO are sole
Jawa barat, Banten, Bali, Sumatera (kecuali distributors for their respective brands
Riau, Jambi dan Bengkulu), Kalimantan, and distribute all products through their
Nusa Tenggara dan Jakarta.

60
Statistik Pangsa Pasar Mobil di Indonesia
Indonesia’s Automotive Market Share

2007 2006

Toyota 34.68% 38.79%

Daihatsu 11.96% 10.35%

Isuzu 4.21% 5.21%

Nissan Diesel 0.49% 0.43%

Peugeot 0.02% 0.04%

Honda 9.21% 9.41%

Mitsubishi 14.17% 14.75%

Suzuki 13.37% 14.04%

Others 11.90% 6.99%


2007 2006

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
DSO, ISO, NDSO dan PSO merupakan branches and dealerships while BSO is one
distributor tunggal untuk merek yang of the BMW dealers in Indonesia.
bersangkutan, sedangkan BSO ditunjuk
sebagai salah satu dealer produk BMW di Business Performance
Indonesia. Astra’s automobile Group recorded sales of
223,104 units in 2007, a 27.6% increase on
Kinerja Usaha
the previous year.
Grup mobil Astra mencatat penjualan
sebesar 223.104 unit pada tahun 2007,
meningkat 27,6% dibanding tahun These sales were achieved despite
sebelumnya. increasing competition, including the entry
of a number of new models, especially in
Angka penjualan ini dapat dicapai walaupun the low-cost market segment. Increasing
tingkat persaingan terus meningkat dengan international oil prices and widespread
masuknya beberapa model baru, khususnya publicity about the need to conserve global
di segmen pasar mobil berbiaya murah. oil stocks created a market preference for
Kenaikan harga minyak bumi di pasar vehicles with higher fuel efficiency. Lower
internasional dan kampanye yang meluas interest rates proved to be a major factor
mengenai kesadaran untuk menghemat
in the expansion of the automobile market
cadangan minyak global telah mendorong
during the year.
konsumen untuk memilih kendaraan dengan
tingkat konsumsi bahan bakar minyak yang
paling efisien. Penurunan suku bunga juga In the low Multi Purpose Vehicle (MPV)
merupakan salah satu pendorong utama market, demand for ‘twin’ models Toyota
pertumbuhan pasar kendaraan roda empat Avanza and Daihatsu Xenia was so strong
pada tahun 2007. that many buyers placed lengthy forward
orders. The medium-segment ‘twins’, the
Di pasar kendaraan serba guna (MPV) Toyota Rush and Daihatsu Terios, were also
kelas bawah, permintaan terhadap Toyota very popular. The Daihatsu Xenia and Toyota
Avanza dan Daihatsu Xenia sangat kuat Avanza captured 83.7% of the low MPV
sehingga terjadi antrian pemesanan yang market segment, while the Daihatsu Terios
cukup panjang. Di segmen pasar menengah,
and Toyota Rush took 73.1% of the medium
Toyota Rush dan Daihatsu Terios juga
Sport Utility Vehicle (SUV) segment.
sangat diminati pasar. Daihatsu Xenia dan
Toyota Avanza, keduanya diproduksi oleh
ADM, menguasai 83,7% pangsa pasar untuk Sales of Toyota products reached 150,677
segmen MPV kelas bawah, sementara units during 2007, up 21.8% from 123,703
Daihatsu Terios dan Toyota Rush menguasai units in the previous year, representing a
73.1% pasar segmen Sport Utility Vehicle lower market share of 34.7% compared
(SUV) kelas menengah.

61
Total Penjualan Industri Mobil dan Pangsa Pasar Mobil Astra
Industry Automobiles Sales Volume dan Astra Market Share

2007 2006
Wholesale Astra Market Wholesale Astra Market
Market (unit) Share Market (unit) Share

Sedan 28,564 40.1% 17,903 28.7%

4x2 & 4x4 284,935 64.8% 203,342 67.9%

Pick Up 63,799 21.4% 56,921 35.6%

Truck 57,151 23.6% 40,738 28.2%

Total 434,449 51.4% 318,904 54.8%

Penjualan produk Toyota mencapai 150.677 to 38.8% in 2006. This was mainly due
unit pada tahun 2007, meningkat 21,8% dari to backlog orders of Toyota Avanza and
123.703 unit di tahun sebelumnya. Jumlah Kijang Innova models ordered during 2005
penjualan ini menunjukkan penurunan which could not be delivered in that year
pangsa pasar dari 38,8% menjadi 34,7%. and were recorded as 2006 sales. Due to
Hal ini terutama dikarenakan adanya
high demand for low fuel consumption
pesanan Toyota Avanza dan Kijang Innova
vehicles, the diesel engine versions of the
yang telah dipesan sepanjang tahun 2005
Kijang Innova and Fortuner were launched
yang belum terpenuhi hingga akhir tahun
sehingga dicatat sebagai penjualan tahun in the middle of the year with Euro-2
2006. Dengan meningkatnya permintaan specifications. To further widen its range
kendaraan roda empat yang hemat energi, in the luxury car segment, Toyota Lexus
Kijang Innova dan Fortuner bermesin introduced three Lexus sedans and one SUV
diesel diluncurkan pada pertengahan tahun in November 2007.
2007 dengan spesifikasi Euro-2. Untuk
memperluas rentang pilihan di segmen
mobil mewah, Toyota Lexus meluncurkan
tiga model sedan dan satu SUV pada bulan
November 2007.

Untuk memperluas rentang pilihan di


segmen mobil mewah, Toyota Lexus
meluncurkan tiga model sedan dan
satu SUV.

To further widen its range in the


luxury car segment, Toyota Lexus
introduced three Lexus sedans and
one SUV.

62
Outlet Penjualan Langsung Astra Outlet Penjualan Langsung Non-Astra
Astra Direct Sales Outlets Non-Astra Direct Sales Outlets
2007 2006 2005 2007 2006 2005
Toyota 65 69 60 Toyota 121 115 120

Daihatsu 82 79 71 Daihatsu 75 70 66

Isuzu 28 27 34 Isuzu 43 44 59

Nissan Diesel 6 5 5 Nissan Diesel 14 15 13

Peugeot 3 3 3 Peugeot 9 13 12

BMW 4 4 4

Total 188 187 177 Total 262 257 270

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
Untuk Daihatsu, terjadi peningkatan At Daihatsu, market share increased from
pangsa pasar dari 10,4% pada tahun 2006 10.4% in 2006 to 12.0% in 2007. Daihatsu
menjadi 12,0% pada tahun 2007. Daihatsu introduced a low-segment MPV and
memperkenalkan kendaraan MPV untuk commercial variants, with the new Gran
segmen rendah dan kendaraan komersial Max in November 2007. This product is to
baru Gran Max pada bulan November
be exported to Japan in line with DMC’s
tahun 2007. Produk ini akan diekspor ke
selection of Indonesia as its regional
Jepang seiring dengan keputusan DMC
production base, with an export target of
untuk menjadikan Indonesia sebagai basis
produksi untuk kawasan regional, dengan 25.0% of production within two to three
target ekspor sebesar 25% dari produk ADM years.
dalam waktu 2-3 tahun.
2007 initiatives included the construction
Inisiatif lainnya yang dilaksanakan di tahun of a new Toyota and Daihatsu Service
2007 adalah pembangunan Pusat Logistik Parts Logistics Center at Cibitung, starting
Suku Cadang Toyota dan Daihatsu di operations in 2008.
Cibitung yang mulai beroperasi pada tahun
2008.

Daihatsu Terios bersama Toyota Rush


menguasai 71% pasar segmen SUV
kelas menengah.

Daihtasu Terios and Toyota Rush


together achieved a 71% market share
of the middle class SUV segment.

63
Mesin diesel Panther terbukti tangguh,
tahan lama dan hemat bahan bakar
sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Panther’s diesel engine has proved to


be well built, good value in terms of
power and fuel economy, meeting the
needs of customers.

Isuzu memproduksi Panther, MPV berukuran Isuzu produces the diesel-engine medium-
sedang dengan mesin diesel, dan pick-up size Panther MPV and Isuzu pick-up as well
serta truk Isuzu. Panther terus berupaya as a range of trucks. The Panther continues
memenuhi permintaan konsumen akan to fulfill customer demand for a strong,
kendaraan yang tangguh, tahan lama durable and fuel-efficient vehicle. Sales
dan hemat bahan bakar. Penjualan pada
during 2007 increased by 10.0% over 2006
tahun 2007 meningkat sebesar 10,0%
figures to 18,270 units, with the strongest
dibandingkan tahun 2006 menjadi
growth in the ELF light truck range that
sebanyak 18.270 unit, dengan pertumbuhan
terbesar berasal dari truk ringan ELF, yang enabled Isuzu to achieve 30.0% market
menyebabkan Isuzu mampu meraih pangsa share in the four-tyre light truck segment.
pasar sebesar 30,0% di segmen truk ringan
beroda empat. At Nissan Diesel, sales of trucks and buses
jumped by 53.3% in 2007 to 2,115 units
Penjualan truk dan bis Nissan Diesel from 1,380 units a year earlier. Sales were
mengalami lonjakan sebesar 53,3% di tahun propelled by strong performance in the
2007 menjadi 2.115 unit dibanding 1.380 mining, construction and transportation
unit yang terjual pada tahun sebelumnya. industries as well as general economic
Selain ditunjang oleh perbaikan kondisi
improvement. A range of 17 new models of
perekonomian, lonjakan ini juga didorong
the Euro-2 Truck were introduced.
oleh pertumbuhan usaha di bidang
pertambangan, konstruksi dan transportasi.
Truk baru berstandar emisi Euro-2 In line with its objective to cover all sectors
diluncurkan dengan 17 pilihan model. of the automotive market, Astra’s European
car brands, Peugeot and BMW, provide
Sebagai upaya memenuhi seluruh segmen customers with a range of products in
pasar kendaraan roda empat, Peugeot the mid to high-end market. BMW sales
dan BMW, merek mobil Eropa Astra, increased from 600 units in 2006 to 1,000
menawarkan pilihan produk untuk pasar units in 2007, meanwhile Peugeot sales
menengah dan atas. Penjualan BMW dropped from 118 units a year ago to 85
meningkat dari 600 unit di tahun 2006 units.
menjadi 1.000 unit di tahun 2007, sementara
itu penjualan Peugeot mengalami
penurunan, dari 118 unit di tahun 2006
menjadi 85 unit di tahun 2007.

64
Peugeot merupakan salah satu merek BMW menyasar pilihan produknya
mobil Eropa yang dipasarkan Astra. pada segmen menengah dan atas.

Peugeot is one of the European cars BMW position their products for
distributed by Astra. the middle and upper customer
segments.

Produk Nissan Diesel dipercaya sebagai


kendaraan pengangkut dan tangki
berkapasitas besar.

Nissan Diesel trucks are trusted as a tank


and carrier vehicle with large capacity.

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
Pada tahun 2007, Auto 2000 berhasil In 2007, Auto 2000 sold 123,946 units of
menjual 123,946 unit Toyota, meningkat Toyota, up 16.6% compared to the previous
16,6% dibanding tahun sebelumnya. year. It accounted for 82.3% of total 2007
Angka penjualan ini merupakan 82,3% Toyota sales volumes. During the year,
dari total unit penjualan Toyota di tahun DSO booked sales of 52,927 Daihatsu units
2007. Sementara itu, DSO mencatat
an increase of 54.1% compared to 2006.
penjualan sebesar 52.927 unit Daihatsu
ISO increased its sales by 8.1% selling
yang merupakan kenaikan 54,1% dibanding
17,856 Isuzu units in 2007. PSO reported a
tahun 2006. ISO berhasil meningkatkan
penjualannya sebesar 8,1% atau sebanyak 30% decline in unit sales while BSO sold
17.856 unit Isuzu di tahun 2007. Sementara almost 50% of BMW’s total sales volume in
itu, PSO mengalami penurunan penjualan Indonesia.
sebesar 30%, sedangkan BSO menjual
hampir 50% dari total penjualan BMW
secara keseluruhan di Indonesia.

65
AstraWo r l d
Ast ra World

AstraWorld memberikan layanan AstraWorld provides a comprehensive range


menyeluruh yang memberikan nilai of value-added services to purchasers of
tambah bagi para pelanggan mobil Astra Astra Group vehicles through its Customer
melalui program Customer Relationship Relationship Management (CRM) programs
Management (CRM) melalui enam through six representative offices: in
kantor perwakilan di Jakarta, Bandung, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya,
Semarang, Surabaya, Denpasar dan Medan. Denpasar and Medan. Its services include
Layanan yang diberikan meliputi saran advice on the right vehicle for a consumer,
pemilihan kendaraan yang tepat bagi leasing and insurance options, car
konsumen, pemilihan leasing dan asuransi, maintenance, a 24-hour roadside assistance
pemeliharaan kendaraan, bantuan darurat
service, document service, direct discounts
24 jam, jasa dokumen, diskon langsung dan
and point rewards, as well as a new service,
point rewards, serta jasa yang baru saja
the Used Car Corner.
diluncurkan: Pojok Mobil Bekas.

Business Performance
Kinerja Usaha
AstraWorld received the Call Center Award
AstraWorld berhasil meraih Call Center
Award untuk Pelayanan Terbaik di sektor for Service Excellence in the automotive
otomotif dari majalah Marketing dan Carre sector from Marketing magazine and
Center untuk kategori Kepuasan dan Carre Center for Customer Satisfaction
Kesetiaan Pelanggan dua tahun berturut- and Loyalty for the second consecutive
turut serta 1-to-1 Impact Award dari the year and the 1-to-1 Impact Award from the
Pepper & Rogers Group USA dalam bidang Pepper & Rogers Group USA in technology
optimalisasi teknologi dengan berhasilnya optimization following the successful
implementasi sistem CRM yang terintegrasi implementation of full integrated CRM
penuh. systems.

Melalui program-program yang


menyeluruh, AstraWorld memberikan
kenyamanan dan nilai tambah bagi
para pelanggan mobil Astra.

Through its comprehensive programs,


AstraWorld provides comfort and
added value to every customer of
Astra.

66
S E RA
S ER A

PT Serasi Autoraya (SERA) PT Serasi Autoraya (SERA)


Pengelolaan usaha penyediaan layanan Astra provides transportation services
transportasi dijalankan oleh anak through its wholly owned subsidiary, SERA.
perusahaan yang dimiliki sepenuhnya
SERA’s range of services covers car leasing
oleh Astra yaitu SERA. Layanan yang
ditawarkan mencakup penyewaan mobil and rental as well as truck leasing (TRAC),
dan truk (TRAC), sepeda motor (TREMO) motorcycle leasing (TREMO) including

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
serta layanan pengemudi, penjualan mobil driver services, used car trading, taxi
bekas, usaha taksi, dan pengapalan mobil. and car shipping businesses. With a
Dengan jumlah armada mencapai lebih dari fleet of more than 15,000 cars and 2,100
15.000 mobil dan 2.100 sepeda motor, SERA motorcycles, SERA leads the market both in
memimpin pasar dalam hal jumlah armada
terms of fleet size and service quality.
dan kualitas layanannya.

Mobil88 merupakan divisi SERA yang Mobil88, a division of SERA, is a used car
bergerak di bidang usaha mobil bekas dealership network with 10 outlets in four
dan memiliki 10 outlet di empat kota major cities. SERA has also partnered
besar. SERA bekerja sama dengan Toyofuji with Toyofuji Shipping Company Ltd. and
Shipping Company Ltd. dan Fujitrans Fujitrans Corporation to operate a car
Corporation untuk menjalankan jasa shipping services through PT Toyofuji Serasi
pengapalan mobil melalui PT Toyofuji Serasi
Indonesia.
Indonesia.

Kinerja Usaha Business Performance


Sepanjang tahun 2007, SERA meningkatkan During 2007, SERA enlarged its vehicle fleet
armada kendaraannya sebesar 16,7% by 16.7% to 14,935 units with fleet utilisation
menjadi 14.935 unit dengan tingkat utilisasi at 94.5%. SERA also achieved recognition
kendaraan sebesar 94,5%. SERA juga of improved service standards with the Best
memperoleh pengakuan atas perbaikan
Brand Award 2007 and higher ratings in its
standar layanan melalui Best Brand Award
2007 dan rating yang lebih tinggi di dalam Customer Satisfaction Index.
Customer Satisfaction Index.
Mobil88 achieved a record with sales of
Mobil88 berhasil menciptakan rekor 6,764 units, a 47.5% jump over the previous
penjualan sebesar 6.764 unit. Penjualan year’s performance.
ini merupakan peningkatan sebesar 47,5%
dibandingkan tahun sebelumnya.

Di tahun 2007 SERA meningkatkan


armada kendaraannya menjadi 14.935
unit.

In 2007 SERA expand its vehicle fleet


to 14,935 units.

67
S eped a M o to r
M o to rcyc le

Manufaktur dan Distributor Tunggal Manufacturing and Sole Distributor


PT Astra Honda Motor (AHM), yang PT Astra Honda Motor (AHM), a 50:50
merupakan usaha patungan 50:50 antara joint venture between Astra and Honda
Astra dengan Honda Motor Company Ltd., Motor Company Ltd., is the licensee and
merupakan Agen Tunggal Pemegang Merek sole distributor of Honda motorcycles and
dan distributor tunggal sepeda motor parts in Indonesia. AHM manages the total
Honda dan komponennya di Indonesia. range of operations from manufacturing to
AHM mengelola seluruh bidang operasi distribution. AHM’s plants and facilities in
perusahaan mulai dari produksi hingga six locations across Indonesia include parts
distribusi. Pabrik dan fasilitas AHM di centers, training centers, tooling and die
enam lokasi di Indonesia termasuk pusat
manufacturing facilities and manufacturing
komponen, pusat pelatihan, fasilitas tooling
plants with a total capacity of three million
dan die manufacturing dan pabrik dengan
motorcycles per year.
kapasitas sebesar 3 juta sepeda motor per
tahun.

68
Total Penjualan Industri Sepeda Motor dan Pangsa Pasar Sepeda Motor Astra
Industry Motorcycle Sales Volume and Honda Market Share

2007 2006
Wholesale Astra Market Wholesale Astra Market
Market (unit) Share Market (unit) Share
Cub 3,405,190 49.6% 3,708,736 57.2%
Scooter 860,865 32.1% 373,186 19.9%
Sport & Others 422,208 42.0% 345,420 42.1%
Total 4,688,263 45.7% 4,427,342 52.9%

Distribusi Distribution
Honda Sales Operation (HSO) mengelola 11 Honda Sales Operation (HSO) manages

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
dari total 29 distributor utama AHM. HSO 11 out of 29 AHM’s main dealerships. HSO
mengelola distribusi, penjualan dan layanan manages distribution, sales and after-
purna jual untuk sepeda motor Honda di sales service for Honda motorcycles in
propinsi-propinsi Jawa Tengah, Yogyakarta, Central Java, Yogyakarta, Bali, West Nusa
Bali, Nusa Tenggara Barat, Sumatera Tenggara, South Sumatera, Bengkulu,
Selatan, Bengkulu, Kalimantan Barat, West Kalimantan, Balikpapan, South and
Balikpapan, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Southeast Sulawesi, South Maluku and
Tenggara, Maluku Selatan dan Papua. Papua.

Kinerja Usaha
Business Performance
Perbaikan kondisi ekonomi setelah
The improvement of the economy after a
mengalami kemunduran pada tahun 2006,
downturn in 2006 saw the total motorcycle
telah meningkatkan penjualan sepeda
market achieve sales of 4.7 million units in
motor sebesar 5,8% menjadi 4,7 juta unit
2007, up 5.8% on the previous year’s figure
dibandingkan penjualan sebesar 4,4 juta
unit pada tahun 2006 (data diperoleh dari of 4.4 million units (sourced from AISI, the
Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia national motorcycle industry association).
- AISI). Honda mampu mempertahankan Honda maintained its market lead with
kepemimpinannya di pasar sepeda motor a 45.7% market share, selling 2.14 million
dengan pangsa pasar sebesar 45,7% dengan motorcycles, despite a 8.5% reduction in
penjualan sepeda motor sebesar 2,14 juta sales in the face of stronger competition.
unit, walaupun secara pertumbuhan terjadi During the year, AHM launched new Honda

AHM meraih prestasi


di tahun 2007 dengan
peluncuran unit ke-
20.000.000.

AHM achieved a solid


performance in 2007
with the launching of
its 20,000,000th unit.

69
Outlet Penjualan Sepeda Motor
Motorcycle Sales Outlets
2007 2006 2005
Astra Direct Sales Outlets 93 72 66
Non-Astra Sales Outlets 1,524 1,536 1,486

Total 1,617 1,608 1,552

penurunan sebesar 8,5% akibat persaingan motorcycle variants to the market, including
yang semakin ketat. Sepanjang tahun the 100cc Revo, 100cc Fit X, two variants
2007, AHM meluncurkan beberapa varian of the new 125cc Supra X and the new 110
sepeda motor baru ke pasar termasuk Revo cc Vario automatic scooter. These launches
100cc, FitX 100cc, dua varian baru Supra helped stabilise Honda’s market share but
X 125cc, dan varian baru skuter otomatis competitive pressures remain significant.
Vario 110cc. Peluncuran produk-produk baru
ini membantu menstabilkan pangsa pasar In the face of heightened competition,
Honda, walaupun tekanan persaingan cukup AHM responded well by concentrating
tinggi. on marketing and improving product
alignment, ensuring that attractive products
Di tengah-tengah persaingan yang semakin
are available to meet customers’ needs.
ketat, AHM berhasil menjawab tantangan
dengan tepat melalui penerapan strategi
pemasaran dan perbaikan produk sehingga
dapat memenuhi tuntutan pasar.

Honda mampu mempertahankan


kepemimpinannya di pasar
sepeda motor di Indonesia
dengan penjualan sebesar 2,14
juta unit.

Honda mantained its leadership


in the Indonesian motorcycles
market with sales of 2.14 million
units.

70
Statistik Pangsa Pasar Sepeda Motor di Indonesia
Indonesia’s Motorcycle Market Share Statistics

2007 2006

Honda 45.67% 52.86%

Yamaha 39.11% 32.94%

Suzuki 13.59% 12.83%

Kawazaki 0.81% 0.76%

Others 0.82% 0.61%

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
2007 2006

Pada 30 November 2007, AHM telah On November 30, 2007 AHM produced its
memproduksi sepeda motor yang ke-20 20 millionth motorcycle.
juta unit.
In 2007, HSO sold 686 thousand Honda
Selama tahun 2007 HSO telah menjual 686 motorcycles compared to the previous
ribu unit sepeda motor yang merupakan year, an increase of 4.4% capturing 32.0%
kenaikan 4,4% dibanding tahun sebelumnya, of Honda sales in Indonesia. It continued to
menyumbang 32,0% atas penjualan sepeda leverage synergies with AHM and Federal
motor Honda di Indonesia. Unit ini terus International Finance.
berusaha meningkatkan sinergi dengan
AHM dan Federal International Finance.

Produk Honda yang


dipasarkan berkualitas dan
mempunyai daya tahan
tinggi.

Honda products are


marketed with high quality
and durability.

71
Ko mp o n e n
Co m p o n e n ts

PT Astra Otoparts Tbk (AOP) yang 86,72% PT Astra Otoparts Tbk (AOP), 86.72%
sahamnya dimiliki Astra, adalah perusahaan owned by Astra, is an automotive parts
yang memproduksi dan mendistribusikan manufacturing and distribution company.
komponen otomotif. AOP terdiri dari AOP comprises a group of 29 companies
29 perusahaan yang memproduksi dan which manufactures and distributes key
mendistribusikan beragam komponen yang components for use in 2 wheelers and 4
digunakan untuk produksi sepeda motor wheelers production as well as operating a
dan mobil serta menjalankan bisnis suku growing spare parts business locally and in
cadang yang terus berkembang baik untuk export markets. AOP exports components
pasar domestik lokal maupun pasar ekspor. to the Middle East, Asia, Oceania, and
AOP mengekspor komponen ke Timur
Africa.
Tengah, Asia, Oceania dan Afrika.
Business Performance
Kinerja Usaha
Conducive economic conditions and the
Kondisi ekonomi yang kondusif disertai
strong market for both two-wheel and
kuatnya pasar mobil dan sepeda motor
four-wheel vehicles, together with stronger
serta daya beli konsumen yang meningkat
mengakibatkan pasar suku cadang juga consumer purchasing power, produced
mengalami peningkatan. AOP pada tahun a good result for AOP in 2007 with sales
2007 mencatat penjualan sebesar Rp 4,2 at Rp 4.2 trillion up 24.7% compared to
triliun atau naik sebesar 24,7% dibanding the previous year. Sales of components
tahun sebelumnya. Penjualan komponen for automobile contributed Rp 2.3 trillion
mobil memberikan kontribusi sebesar Rp 2,3 or 55.3% of total revenues, while sales
triliun atau 55,3% dari total penjualan bersih, of motorcycles components contributed
sementara penjualan komponen sepeda Rp 1.9 trillion or 44.7% of total revenues.

Beragam komponen yang


diproduksi AOP digunakan
oleh berbagai merek
sepeda motor dan mobil.

A wide range of
components produced by
AOP are used by many kind
of motorcycles and cars
brand.

72
motor sebesar Rp 1,9 triliun atau 44,7%. Distribution of sales by market segment in
Kontribusi penjualan berdasarkan segmen 2007 comprise 38.6% to the automotive
pasar pada tahun 2007 adalah segmen manufacture (Original Equipment
pabrikan (Original Equipment Manufacturer Manufacturer - OEM) segment, 44.8% to the
- OEM) 38,6%, segmen pasar pengganti Replacement Market (REM) segment and
(Replacement Market - REM) 44,8% dan 16.6% to export markets.

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
pasar ekspor 16,6%.
In 2007, AOP acquired 40.00% of the shares
Pada tahun 2007 AOP mengakuisisi 40,00% of PT Century Batteries Indonesia (CBI), a
kepemilikan saham di PT Century Batteries producer of automotive batteries, which
Indonesia (CBI). Perusahaan tersebut
was previously indirectly owned through
sebelumnya dimiliki secara tidak langsung
PT GS Battery. Prior to the acquisition
melalui PT GS Battery. Sebelum akuisisi,
AOP’s effective interest in CBI was 40.00%.
kepemilikan efektif AOP pada CBI adalah
sebesar 40,00%.
In addition AOP also achieved efficiencies
in production, sales and administration,
Sementara itu, AOP berhasil memperbaiki
efisiensi dari sisi produksi, penjualan resulting in an increase of 61.3% in net
dan administrasi sehingga menghasilkan income to Rp 455 billion in 2007.
kenaikan laba bersih sebesar 61,3% menjadi
Rp 455 miliar di tahun 2007.

AOP berhasil memperbaiki efisiensi


dari sisi produksi, penjualan dan
administrasi sehingga meningkatkan
laba bersih.

AOP also achieved efficiencies in


production, sales and administration,
resulting in an increase in net income.

73
Ti njauan Ke D e p an
Ou t lo o k

Kondisi ekonomi Indonesia yang The expectation of a relatively strong


diperkirakan akan tetap kuat dan year for the Indonesian economy and a
berlanjutnya penurunan suku bunga continuing low interest rate environment are
diharapkan akan mendorong kenaikan expected to produce increased demand for
permintaan untuk produk otomotif Astra. Astra’s automotive products.

Pada sektor otomotif, Astra telah In the automobile sector, Astra has gained
menguasai segmen pasar kelas bawah dan a strong hold on the lower and medium
menengah, juga memiliki potensi besar di segments of the market with vehicles that
pasar ekspor. Di segmen pasar kelas atas, also possess strong export potential. In the
beberapa model mewah yang diluncurkan
upper segment of the market, models have
mendapat sambutan yang baik, sedangkan
been well received, and the introduction
peluncuran beberapa model Lexus telah
of Lexus models has created a new luxury
menciptakan celah baru pada segmen
market niche. Astra will continue to improve
pasar mobil mewah. Selanjutnya, Astra
its already high standards of customer
akan berupaya untuk terus meningkatkan
standar pelayanannya dengan tujuan satisfaction, with the aim of creating more
untuk menciptakan nilai tambah bagi para value added elements for its customers
pelanggan dan meningkatkan perbaikan and improving its quality differentiation in
kualitas sehubungan dengan meningkatnya the face of an ever-changing competitive
persaingan di pasar. environment.

Guna memperkuat posisinya pada pasar To strengthen its presence in the


kendaraan bermotor di Indonesia, pada commercial vehicle market in Indonesia, in
bulan Februari 2008, Isuzu Motors February 2008, Isuzu Motors Ltd., Japan,
Ltd., Japan telah meningkatkan jumlah increased its ownership in PT Pantja Motor
kepemilikan sahamnya di PT Pantja Motor (PM) from 12.50% to 39.88%. It underlined
(PM) dari 12,50% menjadi 39,88%. Hal ini a strong confidence in the future market
menunjukkan tingkat kepercayaan yang potential for commercial vehicles in
tinggi akan potensi pasar kendaraan Indonesia.
bermotor Indonesia di masa depan.
Through AHM and HSO, Astra will strive to
Melalui AHM dan HSO, Astra akan terus regain a strong market leadership through
berupaya mempertahankan kembali enhancement of the Honda brand image
kepemimpinan pasar melalui peningkatan
in all business value chains and by the
citra merek Honda di setiap rantai usaha
launch of new products with strong market
yang ada dan melalui peluncuran produk-
appeal and of a quality exceeding market
produk baru yang menarik dengan kualitas
expectations. Further emphasis will be given
di atas harapan pelanggan. Upaya berikut
to providing total customer satisfaction and
akan dititikberatkan pada pemenuhan
by the creation of a stronger market-driven
kepuasan pelanggan dan penciptaan
organisasi yang memiliki orientasi pasar organization. A number of new distribution
yang kuat. Dengan disertai usaha yang outlets will be added and efforts will be
keras, beberapa cabang baru akan dibuka made to achieve greater penetration in the
guna memperluas penetrasi pasar ke daerah rural markets.
pedesaan.

74
Manufaktur dan distribusi komponen Component manufacturing and distribution
diharapkan mendapat manfaat dari kondisi is expected to benefit from what is
ekonomi yang positif, walaupun ancaman expected to be a generally positive year,
penurunan ekonomi global akan dapat although the threat of a global economic
mempengaruhi kinerja ekspor. Namun downturn may affect export performance.
demikian, peningkatan jumlah kendaraan Nevertheless the increase in the number

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
roda-empat dan roda-dua menciptakan of both four-wheel and two-wheel vehicles
peluang usaha yang baik untuk pasar purna provides strong opportunities in the after-
jual. sales market.

AOP akan bekerja keras untuk


AOP will work to anticipate potential growth
mengantisipasi potensi permintaan pasar
in market demand through improvements
melalui peningkatan kapasitas serta kualitas.
in both capacity and quality standards. The
Rantai usaha di antara anak perusahaan
value chain between subsidiaries of AOP
AOP akan semakin diperkokoh agar
will be strengthened in order to maintain
dapat mempertahankan posisi pasar yang
dominan. dominant market positions.

75
Rp 1.4
trillion operating income
increased from Rp 727.0
billion compare to the
previous year.

76
Jasa Keuangan
Financial Services

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
Divisi Jasa Keuangan memiliki rentang bisnis
mulai dari usaha yang terkait dengan usaha
penjualan mobil, sepeda motor dan alat berat
milik Astra hingga usaha asuransi kerugian.
Astra, bersama dengan Standard Chartered
Bank, adalah pemegang saham PT Bank
Permata Tbk, yang merupakan bank dengan
peringkat sepuluh terbesar di Indonesia dalam
kategori besarnya aset.

The business units of the Financial Services Division range from


those closely connected to Astra’s automobile, motorcycle
and heavy equipment sales operations to encompass general
insurance. Astra is also a shareholder in PT Bank Permata Tbk,
the country’s tenth largest bank by assets in partnership with
Standard Chartered Bank.

77
J asa Ke u an gan
F in a n c ial Se r v i ce s

Kinerja Usaha Business Performance


Divisi Jasa Keuangan membukukan The Financial Services Division booked a
kinerja yang memuaskan seiring dengan satisfying result in line with the success
perkembangan bisnis otomotif, sepeda of the automotive, motorcycle and heavy
motor dan alat berat pada tahun tersebut. equipment operations during a year. Net
Pendapatan bersih bertahan pada Rp 7,2 revenue remained stable at Rp 7.2 trillion
triliun. Sedangkan laba usaha tercatat while operating income increased from
meningkat dari Rp 727,0 miliar di tahun Rp 727.0 billion in the previous year to
sebelumnya menjadi Rp 1,4 triliun. Rp 1.4 trillion.

Pembiaya a n M o bil
Au to m o b ile F i nan ci n g

Usaha pembiayaan mobil dikelola oleh Automobile financing is managed under


Astra Credit Companies (ACC) dan Toyota the brand Astra Credit Companies (ACC)
Astra Finance (TA Finance). ACC terdiri and Toyota Astra Finance (TA Finance).
dari lima perusahaan yang menawarkan ACC represents five companies that
jasa keuangan bagi kepemilikan kendaraan offer financing services for new and used
baru maupun bekas. Perusahaan ACC yang
vehicles. The largest of the ACC companies
terbesar adalah PT Astra Sedaya Finance,
is PT Astra Sedaya Finance, in which Astra
di mana Astra memiliki 53,00% saham
has a 53.00% share, with the remainder held
sedangkan sisanya dimiliki oleh General
Electric Indonesia (GE). Perusahaan- by the Indonesian arm of General Electric
perusahaan di bawah bendera ACC (GE). ACC companies have established
telah menjalin hubungan dengan seluruh relationships with all major automotive
distributor otomotif utama di Indonesia. TA distribution networks across Indonesia.
Finance ádalah merek dari PT Toyota Astra TA Finance is a brand name of PT Toyota
Financial Service yang merupakan usaha Astra Financial Services, a 50:50 joint
patungan 50:50 antara Astra dan Toyota venture company between Astra and Toyota
Financial Services Corporation dari Jepang Financial Services Corporation of Japan
untuk pembiayaan produk Toyota dan mainly to support financing for Toyota and
Lexus.
Lexus products.

ACC memiliki 37 kantor cabang yang


ACC units have a total of 37 branch offices
berlokasi di 26 kota besar. Produk jasa
keuangannya disalurkan melalui 2.000 located in 26 major cities. Their financing
dealer mobil melalui hubungan kemitraan products are distributed through more than
maupun melalui direct-to-consumer 2,000 automobile dealers in a partnership
networks. Perusahaan-perusahaan ACC relationship as well as through direct-to-
memiliki agen penjualan independen yang customer networks. ACC companies operate
menyalurkan secara langsung fasilitas kredit an independent force of sales agents selling

78
Tahun 2007, TA Finance berhasil
membukukan pembiayaan sebesar
Rp 2,1 triliun.

In 2007, TA Finance booked an


increase in financing of Rp 2.1 trillion.

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
kepada para nasabah. Untuk memberikan credit financing direct to customers. To
nilai tambah kepada pelanggan, melalui give value added to consumers, through a
kerjasama dengan GE, ACC menawarkan strategic partnership with GE, ACC offers
kartu kredit ACC Gold Card. Di samping itu, the ACC Gold Card credit card. Another
ACC juga menyediakan jasa Perlindungan value added service is the ACC Credit
Kredit ACC, yang menanggung sisa kredit
Protection service to cover outstanding
ketika nasabah meninggal atau dalam
credit in the event of sickness or death, and
keadaan sakit dan asuransi kendaraan, yang
car insurance that covers losses from theft
mengganti kerugian karena pencurian atau
kecelakaan, sebagai bentuk hasil kerjasama or accidents through alliances with Asuransi
dengan Asuransi Astra Buana, satu unit Astra Buana, Astra insurance business.
usaha Astra yang bergerak di bidang
asuransi. TA Finance commenced operations in
May 2006 and by the end of 2007 had
TA Finance mulai beroperasi sejak Mei established a total of five branches, located
2006 dan hingga akhir tahun 2007, telah in Jakarta, Surabaya and Bandung; two
memiliki lima kantor cabang yang berlokasi sub-branches, in Bogor and Denpasar;
di Jakarta, Surabaya dan Bandung; dua and five point of sales, in Malang, Cirebon,
kantor perwakilan di Bogor dan Denpasar
Karawang, Kediri and Jember.
serta lima titik penjualan di Malang, Cirebon,
Karawang, Kediri dan Jember.
Business Performance
Kinerja Usaha Automobile financing operations enjoyed
Usaha pembiayaan mobil mengalami a strong year as consumer confidence
pertumbuhan yang sangat pesat dengan returned. Nevertheless competition
pulihnya kepercayaan konsumen. Namun increased through 2007, with a growing role
demikian, pada tahun 2007, persaingan of financing companies and of the banking
meningkat seiring berkembangnya peranan sector in automobile financing. There were
perusahaan pembiayaan dan sektor 131 separate financing companies in 2007.
perbankan dalam pembiayaan mobil. Pada
akhir tahun 2007, tercatat sejumlah 131 Despite strong competition, ACC’s amount
perusahaan pembiayaan yang beroperasi di
financed grew 50.4% from Rp 6.5 trillion in
Indonesia
2006 to Rp 9.8 trillion. Of new bookings,
64.6% represented new cars, 31.1% used
Di tengah-tengah persaingan yang
ketat, ACC mampu meningkatkan jumlah cars, and 4.3% heavy equipment purchases.

79
pembiayaan sebesar 50,4%, dari Rp 6,5 Aggressive growth was balanced with good
triliun di tahun 2006 menjadi Rp 9,8 risk management that saw credit loss fall
triliun. Dari total penjualan ini, 64,6% from 5.0% in 2006 to 1.8% in 2007. Net
adalah pembelian mobil baru, 31,1% untuk income rose to Rp 331.7 billion, compared to
kendaraan bekas dan 4,3% alat berat. Rp 222.2 billion in 2006.
Pertumbuhan yang cukup agresif ini
diimbangi oleh manajemen risiko yang
TA Finance financed Rp 2.1 trillion,
baik yang terlihat dari menurunnya tingkat
representing the financing of 17,731 new cars
kerugian kredit, dari 5,0% pada tahun 2006
menjadi 1,8% pada tahun 2007. Laba bersih during 2007, an increase of 281% from
pun meningkat menjadi Rp 331,7 miliar, Rp 557 billion in 2006.
dibanding Rp 222,2 miliar pada tahun 2006.

Pembiayaan yang disalurkan oleh TA


Finance berjumlah Rp 2,1 triliun atau setara
dengan total pembiayaan atas 17.731
unit mobil baru sepanjang tahun 2007,
meningkat sebesar 281% dibanding tahun
2006 yang berjumlah Rp 557 miliar.

Pembiaya a n M o tor
M o to rcyc le F i nan ci n g

PT Federal International Finance (FIF), Wholly owned subsidiary PT Federal


anak perusahaan yang seluruhnya dimiliki International Finance (FIF) offers finance for
Astra, menawarkan fasilitas pembiayaan the purchase of Honda motorcycles. FIF has
bagi pembelian sepeda motor Honda. FIF 109 branches that directly serve a total of
memiliki 109 kantor cabang yang langsung 1,400 Honda motorcycle dealers, together
melayani 1.400 dealer sepeda motor Honda
with 276 service points and partnerships
serta 276 pusat layanan. Di samping itu,
with 2,300 other dealers, such as used
FIF juga memiliki kemitraan dengan 2.300
motorcycle dealers and home appliance
dealer lainnya, seperti dealer sepeda motor
bekas dan toko peralatan rumah. stores.

FIF melakukan diversifikasi produk


dari pembiayaan sepeda motor
Honda, barang elektronik, sepeda
motor bekas hingga pembiayaan
berbasis syariah.

FIF diversified product line-up


includes financing for Honda
motorcycles, electronic goods,
used motorcycles and sharia based
financing.

80
FIF terus melaksanakan diversifikasi usaha, FIF is continuing a process of diversification
yang semula hanya berkonsentrasi pada from its original concentration on Honda
pembiayaan sepeda motor Honda, FIF mulai motorcycle finance, and now offers Spektra
menawarkan jasa pembiayaan pembelian for electronic purchase financing and
barang elektronik, Spektra dan pembiayaan FIF-UMC for used motorcycle purchases.
pembelian sepeda motor bekas, FIF-UMC.
Among its peers, FIF was the first to offer
Di antara lembaga sejenis, FIF adalah
Sharia-based financing products.
yang pertama dalam menawarkan produk
pembiayaan syariah.
Business performance
Kinerja Usaha The 2007 motorcycle financing industry
Industri pembiayaan sepeda motor pada was coloured by stiff competition featuring
tahun 2007 diwarnai persaingan harga yang aggressive pricing and innovative packages
agresif ditambah dengan munculnya paket offered by a range of other companies,
pembiayaan yang inovatif yang dijalankan some backed by major banks.
oleh banyak perusahaan sejenis.

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
In 2007, FIF booked amount financed
Pada tahun 2007, FIF membukukan of Rp 10.9 trillion lower by 9.6% mainly
pembiayaan Rp 10,9 triliun, mengalami
due to lower Honda motorcycle sales.
penurunan sebesar 9,6% yang terutama
This comprised Rp 8,3 trillion for new
disebabkan oleh rendahnya penjualan
motorcycles, Rp 1.9 trillion for used
sepeda motor Honda. Hal ini terdiri dari
Rp 8,3 triliun pembelian sepeda motor baru, motorcycles and Rp 701 billion for Spektra.
Rp 1,9 triliun pembelian sepeda motor bekas Despite the decrease in amount financed,
dan Rp 701 miliar untuk program Spektra. net income grew by 20.3% from Rp 341
Walaupun terjadi penurunan seperti billion to Rp 410 billion mainly due to lower
disebutkan di atas, laba bersih meningkat losses on repossessed assets.
20,3%, dari Rp 341 miliar menjadi Rp 410
miliar yang diakibatkan oleh penurunan
kerugian atas penjualan agunan yang
diambil alih.

FIF memiliki 109 kantor cabang


yang langsung melayani 1.400
dealer sepeda motor Honda serta
276 pusat layanan.

FIF has 109 branches that directly


serve a total of 1,400 Honda
motorcycle dealers, together with
276 service points.

81
Pembiaya a n A l at B e rat
H e avy E qu i p me nt F i nan ci ng

Usaha pembiayaan alat berat Astra Astra’s heavy equipment financing business
dijalankan oleh PT Surya Artha Nusantara is conducted by PT Surya Artha Nusantara
Finance (SANF) dan PT Komatsu Astra Finance (SANF) and PT Komatsu Astra
Finance (KAF). Finance (KAF).

SANF adalah perusahaan patungan dengan SANF is a joint venture with Marubeni
Marubeni Corporation yang fokus pada Corporation. SANF is focused on finance
pembiayaan untuk nasabah ritel dan for retail customers and corporations in
korporat di bidang pertambangan batu coal mining, palm oil plantations, pulp
bara, perkebunan kelapa sawit, operasi pulp and paper, industrial forestry as well as
dan kertas serta sektor konstruksi. Kantor the construction sectors. SANF marketing
pemasaran SANF beroperasi di wilayah offices cover areas in Sumatera, Java and
Sumatera, Jawa dan Kalimantan. Kalimantan.

KAF yang didirikan pada tahun 2005 KAF, which was established in 2005, is a
adalah usaha patungan dengan Komatsu joint venture with Komatsu Asia Pacific Pte.
Asia Pacific Pte. Ltd. KAF menyediakan Ltd. KAF’s strategy is to provide finance
pembiayaan alat berat Komatsu for major corporate customers using big
dengan target pasar pemegang konsesi Komatsu equipment, targeting both mining
pertambangan maupun kontraktor concessions and contractors.
penambangan.
Business Performance
Kinerja Usaha Strongly positive growth was recorded by
KAF dan SANF mencatat pertumbuhan KAF and SANF. In 2007, KAF and SANF
yang sangat positif. Pada tahun 2007, KAF financed Rp 1.9 trillion of heavy equipment
dan SANF menyalurkan pembiayaan alat sales, a 58.3% growth compared to Rp 1.2
berat sebesar Rp 1,9 triliun atau setara trillion in 2006. This represented 1,928 units
dengan pembiayaan 1.928 unit alat berat. of heavy equipment.
Jumlah ini mencerminkan pertumbuhan
58,3% dibandingkan Rp 1,2 triliun pada
tahun 2006.

Pembiayaan alat berat Astra mencatat


pertumbuhan 58,3% dibandingkan
tahun 2006.

Astra’s heavy equipment financing


booked growth of 58.3% compared to
the previous year.

82
Per b a n ka n
B a nkin g

Astra, bersama dengan Standard Chartered Astra, together with Standard Chartered
Bank, adalah pemegang saham mayoritas Bank, is the majority shareholder in PT
PT Bank Permata Tbk (PermataBank), Bank Permata Tbk (PermataBank), with
dengan total kepemilikan sebesar 89,01%. 89.01% of shares. PermataBank aims to be
PermataBank bertujuan untuk menjadi the outstanding financial services provider
penyedia jasa keuangan terbaik di Indonesia
in Indonesia, focusing on the small and
dengan fokus pada segmen konsumen serta
medium enterprise and consumer segments.
usaha kecil dan menengah.

Pada tahun 2007, PermataBank memiliki In 2007, PermataBank had 259 branches in

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
259 kantor cabang di 46 kota di Indonesia, 46 cities throughout Indonesia, including
termasuk enam cabang Syariah, dan six Sharia branches, and operates 552
mengoperasikan 552 unit ATM, Electronic dedicated ATMs, Electronic Data Centers,
Data Centers, internet banking, call center internet banking, call center and mobile
dan mobile banking. banking.

Kinerja Keuangan Business performance


Didukung oleh kondisi perekonomian yang Supported by the positive economic
positif, Loan to Deposit Ratio meningkat
environment, the Loan to Deposit Ratio
menjadi 88,0% dibanding 83,1% pada tahun
increased to 88.0% compared to 83.1%
2006, dengan jumlah pinjaman yang telah
in 2006 while outstanding gross loans
disalurkan meningkat sebesar 11% menjadi
Rp 26,5 triliun pada tahun 2007 dari increased by 11% to Rp 26.5 trillion in 2007
Rp 23,8 triliun pada tahun sebelumnya. compared to the previous year of Rp 23.8
Capital Adequacy Ratio tercatat 13,3%, jauh trillion.The Capital Adequacy Ratio of
di atas persyaratan 8,0% yang ditetapkan 13.3%, was well above the Bank Indonesia’s
Bank Indonesia. requirement of 8.0%.

Keuntungan operasional PermataBank


di tahun 2007 meningkat sebesar
50%.

PermataBank’s operational income in


2007 increased by 50%.

83
Pada tahun 2007, PermataBank PermataBank reported 2007 operating
membukukan laba usaha senilai income up 50.0% to Rp 780.7 billion,
Rp 780,7 miliar, meningkat sebesar 50,0% supported by 15.7% higher net interest
dibanding tahun sebelumnya. Keuntungan income at Rp 2.3 trillion and 86.6% growth
ini disebabkan pendapatan bunga bersih in fee-based income at Rp 1.0 trillion. Net
yang meningkat 15,7% menjadi Rp 2,3
income increased by 60.2% from Rp 311.5
triliun dan pendapatan berbasis komisi
billion in 2006 to Rp 499.0 billion.
yang meningkat 86,6% menjadi sebesar
Rp 1,0 triliun. Laba bersih yang dicapai
PermataBank meningkat 60,2% dari
Rp 311,5 miliar pada tahun 2006 menjadi
Rp 499,0 miliar di tahun 2007.

Asu ra n s i Ke r u g i a n
G e n e ra l Insuran ce

Perusahaan asuransi kerugian PT Asuransi PT Asuransi Astra Buana (AAB), a general


Astra Buana (AAB) yang 95,70% sahamnya insurance firm, is 95.70% owned by Astra
dimiliki oleh Astra adalah perusahaan and is the fourth largest general insurance
asuransi kerugian dengan premi kotor company in Indonesia, based on gross
terbesar keempat di Indonesia. AAB premium income. The company operates
memiliki 33 kantor cabang di seluruh a total of 33 branches across Indonesia
Indonesia dengan penawaran produk ritel and offers retail and commercial products
dan komersial termasuk asuransi mobil, including car, motorcycle, property and
sepeda motor, properti, alat berat, marine heavy equipment insurance, marine cargo,
cargo, liability dan kecelakaan. Garda liability and personal accident insurance.
Oto, salah satu produk AAB, merupakan AAB’s Garda Oto is the leading product in
produk terunggul di pasar asuransi the automotive market, winning the best
otomotif dan setiap tahunnya berhasil brand award every year since 2001 as well
meraih penghargaan sebagai merek terbaik as the Indonesian Customer Satisfaction
sejak 2001 serta memperoleh Indonesian Award (ICSA).
Customer Satisfaction Award (ICSA).

84
Garda Oto merupakan produk
unggulan AAB yang diantaranya
menyediakan layanan darurat Garda
Siaga.

Garda Oto is one of AAB’s excellent


products, delivering emergency
services under the Garda Siaga
program.

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
Kinerja Usaha Business performance
Banjir yang melanda Jakarta pada The severe flooding that hit Jakarta in
Februari 2007 telah membawa dampak February 2007 caused relatively heavy
besar bagi industri asuransi secara losses to the insurance industry as a whole,
keseluruhan, termasuk AAB, dengan total including AAB, with claims twice the level
klaim meningkat dua kali lipat dibanding of those in the last major flood in the
klaim yang terjadi pada bencana banjir capital in 2002. But, for the rest of the year,
2002. Namun setelah kondisi tersebut, the automotive and motorcycle markets,
kinerja otomotif dan sepeda motor yang which constitutes the largest segment
merupakan portofolio bisnis perseroan of the company’s business portfolio
yang terbesar menjadi lebih baik. Total performed well. Total gross premiums in
premi kotor pada tahun 2007 tercatat 2007 totaled Rp 1.4 trillion, an increase of
sebesar Rp 1,4 triliun, atau meningkat 14,2% 14.2% on the figure a year earlier. Growth
dibanding premi kotor tahun sebelumnya. was mainly derived from higher premiums
Pertumbuhan ini pada umumnya from the automotive sector. AAB’s Risk
disebabkan oleh peningkatan premi dari Based Capital as at 31 December 2007 was
sektor otomotif. Risk Based Capital AAB 195.0%, significantly above the minimum
pada tanggal 31 Desember 2007 adalah requirement specified by Ministry of Finance
195,0%, jauh di atas ketentuan minimum of 120.0%.
120,0% yang ditetapkan oleh Departemen
Keuangan.

85
Asu ra n s i Ji wa
L ife I n s uran ce

Bisnis asuransi jiwa Astra dijalankan Astra’s life insurance business was
melalui sebuah usaha patungan dengan conducted through a joint venture with the
Commonwealth Bank of Australia (CBA), Commonwealth Bank of Australia (CBA),
yang beroperasi dengan nama PT Astra operating as PT Astra CMG Life. On 18 June
CMG Life. Pada tanggal 18 Juni 2007, Astra 2007 Astra sold its interest to CBA.
menjual seluruh kepemilikannya kepada
CBA.

Ti n j au a n Ke D e pan
Ou t lo o k

Stabilitas makro ekonomi yang berlanjut Continuing macro economic stability and
dan pertumbuhan ekonomi yang cukup baik good economic growth are expected to
diperkirakan akan menciptakan kondisi yang provide good conditions for Astra Group’s
baik bagi Divisi Jasa Keuangan Grup Astra. Financial Services Division, although higher
Walaupun demikian, kenaikan harga minyak international oil prices could deflate hopes
internasional dapat menjadi ancaman of stronger economic activity. Competition
bagi pertumbuhan aktivitas ekonomi yang will continue to be aggressive, with many
lebih tinggi. Persaingan pun akan semakin banks actively entering Astra’s traditional
agresif, di mana semakin banyak bank akan automotive financing segment.
memasuki segmen pembiayaan otomotif
yang dimiliki Astra.
ACC will continue to strengthen its position
in financing both Astra and non-Astra
ACC akan terus memperkuat posisinya
vehicles focusing on its principal business
sebagai perusahaan pembiayaan Astra dan
line through selective opening of new
non-Astra yang berfokus pada lini bisnis
branches in the future.
utamanya melalui pembukaan beberapa
kantor cabang baru di masa mendatang.
TA Finance plans to expand its coverage
TA Finance akan mengembangkan wilayah with the opening of two branches during
operasinya melalui pembukaan dua kantor 2008, at Tuban in East Java and Cilegon
cabang yang baru pada tahun 2008 di in West Java. The unit will improve its
Tuban, Jawa Timur dan di Cilegon, Banten. processes and levels of service to compete
Selanjutnya, proses serta kualitas pelayanan more effectively against the banking sector.
akan lebih ditingkatkan agar TA Finance
dapat bersaing secara lebih efektif dalam FIF will enlarge its coverage, especially in
sektor perbankan. rural areas, and will maintain its focus on
high levels of service to compete with new
FIF akan melakukan perluasan pasar, entrants to the motorcycle financing market.
khususnya di wilayah pedesaan dan It will emphasize long-term portfolio
akan tetap berkonsentrasi untuk growth with manageable risk while striving

86
Divisi Jasa Keuangan selalu
menjaga pelayanan terbaik
kepada para pelanggannya
agar dapat berkompetisi
dengan pelaku pasar.

Financial Services Division


will always maintain its focus
on high levels of service to
compete with other market
players.

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
menjaga pelayanan terbaik kepada para to reduce the cost of funds to ensure
pelanggannya agar dapat berkompetisi competitiveness.
dengan pelaku pasar yang baru. Di samping
itu, pertumbuhan portofolio jangka panjang The long-term prospects of heavy
akan menjadi fokus FIF, dengan risiko equipment financing are positive given the
yang dikelola baik serta diimbangi dengan strong forecasts for growth in mining and
penekanan beban biaya agar FIF dapat the agribusiness sector.
mempertahankan daya saingnya.
AAB expects improved performance
Bisnis pembiayaan alat berat memiliki
following a government regulation aimed at
prospek jangka panjang yang positif,
improving standards in the motor insurance
sejalan dengan harapan akan pertumbuhan
business. New product packages are
yang tinggi di sektor pertambangan dan
about to be introduced to meet different
perkebunan.
requirements of the market.
AAB berharap dapat meningkatkan
kinerjanya didukung oleh peraturan In the banking sector, PermataBank expects
pemerintah yang bertujuan untuk stronger demand for loans at the same time
meningkatkan standar bisnis asuransi as consumer savings practices shift from
kendaraan bermotor. Paket-paket produk time deposits to alternative investment and
yang baru akan segera diluncurkan guna insurance products. PermataBank plans to
memenuhi permintaan pasar yang beragam. add a number of branches during 2008 and
also looking to review its existing outlets to
Dalam sektor perbankan, PermataBank achieve greater productivity.
mengharapkan adanya permintaan kredit
yang lebih tinggi dan disertai dengan
peralihan dana nasabah dari deposito
berjangka ke produk investasi alternatif dan
asuransi. PermataBank akan menambah
jumlah cabang pada tahun 2008 dan
dalam waktu yang bersamaan juga akan
mengevaluasi cabang yang ada dalam
upaya meningkatkan produktivitas.

87
32.4%
net revenue increased
to Rp 18.2 trillion, whilst
operating income grew
79.3%.

88
Alat Berat
Heavy Equipment

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
PT United Tractors Tbk (UT), yang
58,45% sahamnya dimiliki Astra,
memiliki tiga unit usaha: Mesin
Konstruksi, Kontraktor Penambangan
dan Pertambangan.

PT United Tractors Tbk, in which Astra holds a


58.45% stake, incorporates three business units:
Construction Machinery, Mining Contracting and
Mining.

89
Al at B e rat
H e avy E qu i p me nt

Unit Mesin Konstruksi memegang posisi The Construction Machinery unit is a


terdepan dalam penjualan dan distribusi leader in the sale and distribution of a full
berbagai macam produk untuk para range of products for clients in the mining,
pelanggannya di sektor pertambangan, agribusiness, forestry and construction
agribisnis, kehutanan dan konstruksi. sectors. Its products include Komatsu
Produk-produk ini meliputi peralatan
construction and mining equipment and
konstruksi dan pertambangan merek
a range of other brands including Valmet
Komatsu serta beberapa merek lain seperti
forestry equipment, Tadano hydraulic
peralatan kehutanan dari Valmet, hydraulic
cranes, Bomag vibratory rollers and heavy-
cranes dari Tadano, vibratory rollers dari
Bomaq, truk dengan kapasitas besar dari duty Nissan Diesel and Scania trucks. The
Nissan Diesel dan Scania. Unit usaha business unit has 18 branch offices, 15
ini memiliki 18 kantor cabang, 15 kantor site-support offices and 12 representative
di site dan 12 kantor perwakilan, yang offices which provide sales and after-sales
menyediakan jasa purna jual, penjualan service, spare parts sales and maintenance.
suku cadang dan pemeliharaan. UT juga UT also operates remanufacturing facilities
mengoperasikan fasilitas remanufacturing in Jakarta, Balikpapan and Pekanbaru for
di Jakarta, Balikpapan dan Pekanbaru untuk reconditioning of heavy equipment.
merekondisi alat berat.

UT’s Mining Contracting operation,


Usaha Kontraktor Penambangan yang
managed by UT subsidiary PT Pamapersada
dikelola oleh anak perusahaan UT,
Nusantara (Pama), is recognised as a
PT Pamapersada Nusantara (Pama),
world-class operator and is the largest
dikenal sebagai operator kelas dunia dan
merupakan kontraktor penambangan mining contractor in Indonesia and in the
terbesar di Indonesia dan kawasan regional. region. Pama has established expertise in

Komatsu merupakan
salah satu produk yang
dijual dan didistribusikan
oleh UT.

Komatsu is one of a
range of products sold
and distributed by UT.

90
Pama memiliki keahlian di bidang eksplorasi, exploration, mining, barging and loading
penambangan, jasa pengangkutan dan services for medium to large coal mines in
bongkar muat untuk pertambangan- Sumatera and Kalimantan.
pertambangan besar batu bara di Sumatera
dan Kalimantan. Through Pama, UT also operates a coal
mine located in South Kalimantan with an

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
Melalui Pama, UT juga mengoperasikan
average production of around 3.5 million
tambang batu bara di Kalimantan Selatan
tons of 6,700 kcal coal a year. The coal
dengan tingkat produksi rata-rata per tahun
mine’s reserves are estimated at 20 million
sebesar 3,5 juta ton dengan kalori 6.700
kcal. Lahan tambang ini memiliki cadangan tons with a resource of around 38 million
sekitar 20 juta ton dengan potensi tons which represents 10.0% of its total area
cadangan mencapai 38 juta ton, yang of 12,500 ha.
merupakan 10,0% dari total 12.500 hektar
area pertambangan yang dimiliki. Business Performance
In 2007, UT set a new record. Net revenue
Kinerja Usaha increased by 32.4% from the previous year
Kinerja keuangan UT sepanjang tahun to Rp 18.2 trillion while operating income
2007 mencapai rekor. Pendapatan bersih grew 79.3% to Rp 2.4 trillion from Rp 1.3
meningkat sebesar 32,4% pada tahun 2007
trillion the year before. Net income was
menjadi Rp 18,2 triliun dengan laba usaha
60.5% up at Rp 1.5 trillion.
meningkat sebesar 79,3% menjadi Rp 2,4
triliun dibanding Rp 1,3 triliun pada tahun
sebelumnya. Sementara itu, laba bersih
meningkat sebesar 60,5% menjadi
Rp 1,5 triliun.

Eksplorasi penambangan,
jasa pengangkutan dan
bongkar muat untuk
pertambangan besar
merupakan bidang usaha
Pama.

Mining exploration,
transportation and haulage
for large mining operations
are the focus of Pama’s
business activity.

91
Mesi n Ko n st r u k s i
Co n st r u c tion Machi ne r y

Total penjualan alat berat merek Komatsu Total sales of Komatsu equipment increased
meningkat sebesar 53,5%, dari 2.250 unit di by 53.5% to 3,454 units in 2007 compared
tahun 2006 menjadi 3.454 unit pada tahun to 2,250 units in 2006, representing a
2007. Dengan penjualan ini, penguasaan 49% market share in the heavy equipment
pangsa pasar mencapai sebesar 49% market.

Pertumbuhan unit penjualan yang tinggi The strong growth in sales in 2007 was
selama tahun 2007 terutama berasal dari mainly due to the mining and agribusiness
sektor pertambangan dan agribisnis. Kedua sectors. Both sectors contributed around
sektor tersebut menyumbangkan sekitar 71.2% of Komatsu sales in 2007. Although
71,2% dari total unit penjualan Komatsu di the forestry and construction sectors
tahun 2007. Walaupun sektor kehutanan grew by 43.0% and 66.3%, as the forestry
dan konstruksi menunjukkan tingkat sector still experiences problems due to
pertumbuhan sebesar 43,0% dan 66,3%, di restrictions on sourcing of timber, while the
mana sektor kehutanan masih mengalami construction sector was less active.
masalah dengan adanya pembatasan
perolehan bahan baku kayu, sementara
kegiatan di sektor konstruksi masih kurang
aktif.

Kon tra kto r Pe n amb a ng a n


M in in g Co n t racto r

Indonesia merupakan eksportir batu bara Indonesia has become the world’s
jenis thermal terbesar di dunia, yang dapat largest exporter of thermal coal, due to
dicapai akibat dampak masalah infrastruktur infrastructure problems in another major
yang dialami Australia, produsen terbesar producer, Australia. Domestic demand for
selama ini. Permintaan dalam negeri untuk coal is also rising and Pama is the largest
batu bara juga mengalami peningkatan mining contractor in Indonesia with a 41.0%
dan Pama adalah kontraktor penambangan market share.
terbesar di Indonesia dengan pangsa pasar
sebesar 41,0%. Pama has existing contracts with a number
of major miners, including PT Adaro
Pama memiliki kontrak dengan beberapa Indonesia, PT Indominco Mandiri and PT
perusahaan pertambangan besar seperti PT Kaltim Prima Coal, many of which expanded
Adaro Indonesia, PT Indominco Mandiri dan extraction during the year as the price of

92
Karena meningkatnya permintaan
batu bara dunia, pendapatan
Pama meningkat dari Rp 7,8 triliun
menjadi Rp 9,5 triliun pada tahun
2007.

Due to increasing of global coal


demand, Pama revenues grew from
Rp 7.8 trillion to Rp 9.5 trillion in
2007.

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
PT Kaltim Prima Coal, yang meningkatkan coal rose from US$ 40 a ton to US$ 90 a
kegiatan penambangan mereka di ton. During 2007 Pama won a three-year
sepanjang tahun 2007 pada saat terjadi contract to mine coal for PT Trubaindo Coal
kenaikan harga batu bara dari US$ 40 per Mining for up to 2 million tons per year.
ton menjadi US$ 90 per ton. Pada tahun Coal extraction rose to 54.3 million tons
2007, Pama memenangkan kontrak selama in 2007 compared with 42.5 million tons a
tiga tahun untuk penambangan batu bara year earlier while overburden removed grew
sebanyak 2 juta ton per tahun dari from 339.7 million bcm to 354.3 milion bcm.
PT Trubaindo Coal Mining. Produksi batu In 2007, net revenue of Pama was increased
bara pada tahun 2007 meningkat menjadi to Rp 9.5 trillion compared to Rp 7.8 trillion
54,3 juta ton dibandingkan 42,5 juta ton di in 2006.
tahun sebelumnya, sedangkan pemindahan
tanah meningkat dari 339,7 juta bcm
menjadi 354,3 juta bcm. Pendapatan
Pama pada 2007 mencapai Rp 9,5 triliun,
meningkat dibandingkan Rp 7,8 triliun pada
tahun 2006.

93
Melaui Pama, UT mencatat penjualan
3,6 juta ton batu bara di tahun 2007.

Through Pama, UT booked sales of


3.6 million tons of coal in 2007.

Mi nin g
Pe n a m b ang an

Pada tahun 2007, melalui tambang batu In 2007, through its coal mining operation
baranya yang terletak di Kalimantan Selatan, in South Kalimantan, Pama sold 3.6 million
Pama menjual 3,6 juta ton batu bara dan tons of coal and generated net revenue of
menghasilkan pendapatan bersih sebesar Rp 1.6 trillion.
Rp 1,6 triliun.

Ti njauan Ke D e p an
Ou t lo o k

Seluruh unit usaha diharapkan akan All business units are expected to perform
memperlihatkan kinerja yang sangat well in 2008 as strong international demand
baik pada tahun 2008 sejalan dengan for coal, metals and CPO continues.
permintaan international yang tinggi
terhadap batu bara, metal dan CPO. Business expansion is planned within
the heavy equipment value chain with
Pengembangan bisnis pada unit usaha the creation of new affiliations to create
alat berat akan dilaksanakan melalui optimum value-added in both mining and

94
pendirian beberapa afiliasi baru guna non-mining operations. Other new business
meningkatkan nilai tambah, baik initiatives include investment in mining
untuk usaha pertambangan maupun operations, manufacture and operation of
non-pertambangan. Inisiatif lainnya barges for coal transportation as well as
dilaksanakan adalah penanaman investasi the establishment of a rental and used-
di bidang pertambangan, manufaktur dan equipment company for the construction
pengangkutan batu bara, di samping juga sector.
mendirikan perusahaan penyewaan dan

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
penjualan alat berat bekas untuk kebutuhan Mining will become a new focus of
sektor konstruksi. operations. In February 2008, UT completed
the acquisition of PT Tuah Turangga Agung
Usaha pertambangan akan menjadi fokus (TTA), which indirectly holds a 30-year
baru operasi. Pada bulan Februari 2008, license over an area of approximately 5,000
UT telah menyelesaikan proses akuisisi hectares in Kapuas Tengah regency of
atas PT Tuah Turangga Agung (TTA), yang Central Kalimantan with around 40 million
secara tidak langsung memegang kontrak tons of mineable 6,300 kcal coal reserves.
pertambangan selama 30 tahun untuk UT’s effective ownership in TTA as at
wilayah seluas kurang lebih 5.000 hektar February 2008 is 70.00%.
di Kabupaten Kapuas Tengah, Kalimantan
Tengah, dengan cadangan siap ditambang
sebesar 40 juta ton batu bara dengan
kandungan 6.300 kcal. Kepemilikan efektif
UT pada TTA adalah sebesar 70,00%.

Permintaan pasar internasional akan


batu bara diperkirakan masih terus
meningkat.

International market demand for coal


is predicted to increase.

95
2.5 times
net income growth
from Rp 787.3 billion
to Rp 2.0 trillion.

96
Agribisnis
Agribusiness

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
Divisi Agribisnis dikelola oleh
PT Astra Agro Lestari Tbk (AAL), yang
79,68% sahamnya dimiliki Astra. AAL
merupakan salah satu perusahaan
perkebunan terbesar di Indonesia.
Pada tahun 2007 AAL diuntungkan
oleh lonjakan harga Minyak Sawit.

Astra’s Agribusiness Division is conducted


by PT Astra Agro Lestari Tbk (AAL), in which
Astra owns 79.68%. AAL is one of the largest
plantation companies in Indonesia. AAL
benefited from strongly rising Palm Oil
prices in 2007.

97
Agrib i s n i s
Agr ib u s ine ss

Lingkup usaha utama AAL mencakup AAL is engaged in the cultivation,


kegiatan penanaman, pemanenan, dan harvesting and processing of palm oil with
pemrosesan kelapa sawit menjadi minyak its major product, Crude Palm Oil (CPO),
sawit mentah (CPO) yang dipasarkan untuk marketed in the domestic and export
memenuhi kebutuhan dalam negeri dan
markets. The palm plantation area now
juga ekspor. Total luas lahan perkebunan
stands at around 235,210 hectares covering
kelapa sawit yang dikelola pada tahun 2007
36 plantations located in Sumatera,
adalah seluas 235.210 hektar yang terbagi
dalam 36 unit perkebunan yang berlokasi Kalimantan and Sulawesi, inclusive of
di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi, nucleus plantation of 179,489 hectares
terdiri dari perkebunan inti sebesar 179.489 and plasma plantation of 55,721 hectares.
hektar dan perkebunan plasma sebesar At the end of 2007, AAL operated 19 CPO
55.721 hektar. Pada akhir tahun 2007 AAL processing mills with a total capacity of
memiliki 19 kilang pengolahan CPO dengan 865 tons Fresh Fruit Bunches (FFB) per
total kapasitas pengolahan sebesar 865 hour and 4 kernel crusher facilities with
ton Tandan Buah Segar (TBS) per jam a capacity totaling to 600 tons kernel
dan 4 fasilitas penghancur kernel dengan per day. AAL has a small presence in the
kapasitas 600 ton kernel per hari. Pada
downstream sector through a processing
industri hilir, AAL juga mengolah CPO
plant in Medan, North Sumatera, which
menjadi olein dan minyak goreng di kilang
refines CPO into cooking oil. In addition
AAL yang terletak di Medan, Sumatera
Utara. Selain kelapa sawit, AAL juga to palm oil, AAL also has 2,981 hectares of
memiliki 2.981 hektar perkebunan karet. rubber plantation.

Kinerja Usaha Business Performance


Kenaikan harga minyak sawit bersamaan The improved palm oil prices more than
dengan kesulitan produksi yang disebabkan offset difficult conditions for production
musim kemarau berkepanjangan yang impacted by a period of dry weather at

Setelah dipanen, tandan buah segar Tahun 2007, produktivitas tandan


kelapa sawit siap diangkut untuk buah segar AAL meningkat menjadi
diolah. 20,1 ton per hektar.

After harvesting season, the fresh fruit In 2007, the productivity of AAL fresh
bunches are ready to be delivered for fruit bunches grew to 20.1 tons per
further processing. hectare.

98
Total luas lahan perkebunan
kelapa sawit yang dikelola AAL
adalah seluas 235.210 hektar.

Total palm plantation area


managed by AAL expanded to
235,210 hectares.

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
terjadi sejak akhir 2006. Walaupun demikian the end of 2006. Nevertheless, output for
total produksi tahun 2007 dapat mencapai the full year reached 920,613 tons, slightly
920.613 ton, meningkat sedikit dibanding ahead of production in 2006. Expansion of
tahun 2006. Ekspansi wilayah perkebunan planted area during the year reached 19,211
pada tahun 2007 mencapai sebesar 19.211 hectares, bringing the total area to 235,210
hektar, sehingga luas wilayah perkebunan
hectares. Productivity of FFB also increased,
perseroan menjadi 235.210 hektar.
from 19.8 tons per hectare in 2006 to 20.1
Produktivitas TBS juga meningkat dari 19,8
tons per hectare.
ton per hektar di tahun 2006 menjadi 20,1
ton per hektar.
During the year, two new CPO processing
Selama tahun 2007, dua kilang pemrosesan mills in Sumatra and Sulawesi were
CPO selesai dibangun di Sumatra dan completed and added 75 tons FFB per
Sulawesi. Pendirian dua kilang baru ini hour capacity. In addition to that, AAL
menambah kapasitas pemrosesan TBS established two kernel crusher facilities in
sebesar 75 ton per jam. Di samping itu AAL Sumatera with a total capacity of 250 tons
juga telah menyelesaikan pembangunan palm kernel per day.
pabrik penghancur kernel di Sumatra,
dengan total kapasitas produksi sebesar
Driven mostly by the increase in the CPO
250 ton kernel sawit per hari.
prices, AAL’s net revenue and profit soared.
In 2007, net revenue increased to Rp 6.0
Kenaikan harga CPO menyebabkan lonjakan
pendapatan dan laba AAL. Pendapatan trillion from Rp 3.8 trillion a year earlier.
bersih pada tahun 2007 meningkat menjadi Operating income was Rp 2.9 trillion, up
Rp 6,0 triliun dari Rp 3,8 triliun pada tahun from Rp 1.2 trillion in 2006 and net income
sebelumnya. Laba usaha meningkat menjadi grew 2.5 times from Rp 787.3 billion to
Rp 2,9 triliun dari Rp 1,2 triliun dibanding Rp 2.0 trillion.
tahun sebelumnya. Sementara laba bersih
meningkat 2,5 kali lipat dari Rp 787,3 miliar
menjadi Rp 2,0 triliun.

99
Tinjauan Ke Depan Outlook
Prospek yang cerah untuk Divisi Agribisnis Prospects of the Agribusiness Division
masih akan berlangsung lama, didukung remain sound, with average annual growth
oleh rata-rata pertumbuhan permintaan in global demand of 3%, led by demand
dunia sebesar 3% per tahun, terutama from India and China, where consumption
permintaan dari India dan Cina yang
per capita remains relatively low. India
mempunyai tingkat konsumsi per kapita
currently consumes 3.3 kg per year of CPO
masih relatif rendah. India saat ini memiliki
products per capita and China only 2.6 kg
tingkat konsumsi produk CPO sebesar 3,3
kg per tahun, sedangkan Cina hanya 2,6 kg per year, according to industry statistics,
per tahun. Berdasarkan statistik industri, well below levels of consumption in other
tingkat konsumsi di dua negara ini jauh lebih countries. Growth in demand continues to
rendah dibanding tingkat di negara-negara outstrip increases in production.
lain. Diperkirakan pertumbuhan permintaan
masih akan melebihi pertumbuhan During 2008 AAL continues to actively seek
produksi. new land to expand its oil palm plantations
and complete the construction of its 20th
Pada tahun 2008 AAL akan terus palm oil mill in Central Kalimantan with
memperluas lahannya dan menyelesaikan
capacity of 45 tons of FFB per hour. The
pabrik minyak sawitnya yang ke-20 di
completion of this mill will take AAL’s total
Kalimantan Tengah dengan kapasitas
production capacity to 910 tons FFB per
sebesar 45 ton TBS per jam. Penyelesaian
pembangunan pabrik ini akan meningkatkan hour.
total kapasitas produksi AAL hingga 910 ton
TBS per jam.

Hasil olahan produk


kelapa sawit diteliti di
Laboratorium AAL.

A sample of processed
palm oil is analysed in
AAL’s laboratory.

100
Selanjutnya, AAL akan terus memperluas AAL will continue to expand its operations
operasinya melalui pengembangan area through further development of existing
perkebunan yang ada dan akan memperkuat plantation area, and will strengthen its
kemampuan fasilitas risetnya sehingga applied research facility in order to achieve
produktivitas dapat ditingkatkan. Selain itu, further gains in productivity. It will also
perseroan juga akan mengembangkan unit
develop a Seed Processing Unit and

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
pemrosesan benih (Seed Processing Unit)
cultivate ‘mother trees’ which will produce
dan pembudidayaan pohon induk (mother
high quality seeds for further planting.
trees) yang akan menghasilkan benih
berkualitas tinggi. Perhatian teknik budidaya Attention will also be given to improvement
juga terus dilakukan sehingga hasil panen in agronomic practices to achieve the
dari kebun dapat dimaksimalkan. maximum output from the existing planted
area.

2007 2006 Growth


CPO Production (thousand tons) 920.6 917.9 0.3%

CPO Sales Volume (thousand tons) 857.8 914.7 -6.2%

Average AAL Selling Price (Rp/Kg) 6,002 3,552 69.0%

FFB Production (million tons) 3.7 3.6 2.8%

101
23.9%
increased in
operating
income.

102
Teknologi Informasi
Information Technology

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
Usaha sektor Teknologi Informasi
Astra dikelola melalui PT Astra Graphia
Tbk (AG), anak perusahaan dengan
kepemilikan saham oleh Perseroan
sebesar 76,87%. AG saat ini dikenal
sebagai salah satu perusahaan penyedia
Document Solutions dan IT Solutions
yang menduduki posisi terdepan di
negeri ini.

Astra operates in the information technology


(IT) sector through PT Astra Graphia Tbk (AG),
of which it owns 76.87%. AG and its associates
are currently positioned as one of the leading
Document Solutions and IT Solutions providers in
the country.

103
Te kn olog i I n fo r m a s i
In fo r mation Te chno l o g y

Fuji Xerox Co. Ltd., satu perusahaan AG’s Document Solutions main principal
terkemuka dalam layanan dokumen global is Fuji Xerox Co. Ltd., a leading global
merupakan prinsipal utama Document document company as well as other
Solutions AG. Selain itu, divisi ini juga international and local partners operating in
memiliki beberapa mitra lain, baik lokal the document solutions market.
maupun internasional.
AG’s Document Solutions provide a wide
Document Solutions AG memberikan jasa range of services and solutions for every
dan solusi yang beragam terkait kebutuhan
document-handling need, through a multi
document-handling, melalui pendekatan
services approach.
multi services.
AG’s IT Solutions operations are conducted
Usaha AG di bidang TI dikelola oleh
by its associate PT SCS Astragraphia
PT SCS Astragraphia Technologies (SAT),
perusahaan patungan dengan Singapore Technologies (SAT), a joint venture
Computer Systems Ltd. (SCS). Perusahaan company with Singapore Computer
ini menawarkan solusi dan layanan Systems Ltd (SCS). SAT offers integrated
terintegrasi termasuk infrastruktur teknologi solutions and services including IT
informasi (TI), sistem yang terintegrasi, infrastructure, systems integration, ERP/SAP
implementasi ERP/SAP, solusi bisnis, dan implementation, business solutions and IT
outsourcing TI. outsourcing.

Hingga saat ini AG memiliki 75 pusat Currently, AG has a network of 75 service


layanan di seluruh Indonesia termasuk 21 points throughout Indonesia, including 21
kantor cabang di 13 kota besar serta dealer, branch offices in 13 major cities as well as
re-sellers dan saluran-saluran moderen di through dealers, re-sellers and ‘modern
daerah-daerah lain di Indonesia. channels’ in other areas of Indonesia.

Kinerja Usaha Business Performance


Dibanding tahun sebelumnya, AG AG achieved a 17.2% increase in net revenue
membukukan kenaikan pendapatan bersih to Rp 725.6 billion. Operating income rose
sebesar 17,2% pada tahun 2007 menjadi by 23.9% to Rp 95.0 billion and net income
Rp 725,6 miliar. Sementara itu, laba usaha
increased of 29.7% to Rp 72.1 billion.
meningkat sebesar 23,9% menjadi Rp 95,0
miliar dan laba bersih meningkat 29,7%
In 2007, AG launched a new colour copier
menjadi Rp 72,1 miliar.
and color multifunction equipment in
Indonesia following the promulgation of
Pada tahun 2007, AG meluncurkan
mesin foto copy berwarna dan peralatan a Ministry of Trade Decree allowing the
multiguna berwarna di Indonesia menyusul importation of colour equipment into
diterbitkannya Surat Keputusan Menteri Indonesia.
Perdagangan yang mengijinkan impor
peralatan berwarna ke Indonesia. SAT achieved a 24% growth in total contract
value during 2007. New contracts achieved
SAT berhasil mencapai pertumbuhan by AG were system integration, professional
sebesar 24% atas nilai kontrak yang dicapai services and long term outsourcing
pada tahun 2007. AG memenangkan contracts for major multinational
kontrak baru untuk integrasi sistem, jasa companies, Indonesian corporate groups,
profesional dan kontrak outsourcing jangka banks and major government institutions.

104
panjang, dari perusahaan multinasional, During the year AG was awarded the
perusahaan lokal, bank dan institusi Corporate Governance Perception Index
pemerintah. Award for Trusted Companies. AG was also
awarded the Golden Best Brand Award
Pada tahun 2007 AG meraih Corporate 2007 for Xerox in the copier machine
Governance Perception Index Award category.
sebagai perusahaan terpercaya. AG juga

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
mendapat penghargaan Golden Best Brand Outlook
Award 2007 untuk produk Xerox kategori The company is focused on expanding
mesin copy.
Xprins (Variable information printing
outsourcing) production capacity,
Tinjauan Ke Depan
improving Business Process Services
Perusahaan berfokus pada peningkatan
(Imaging business facilities) through DIDC
cakupan fasilitas solusi dalam memperluas
(Document Imaging & Digitizing Center),
kapasitas produksi Xprins (Variable
renovating Document Solution Technology
information printing outsourcing). Jasa
Proses Bisnis (Imaging Business Facility) Center and investing in isupport as a
melalui DIDC (Document Imaging & comprehensive support strategy.
Digitizing Center), pengembangan
Document Solution Technology Center dan Through SAT, AG plans to strengthen and
melakukan investasi dalam isupport sebagai enlarge its core competencies by continuing
bagian dari strategi yang komprehensif. its technology expansion, especially in the
area of Professional Service Solutions such
Melalui SAT, AG telah menyusun rencana as SAP, Oracle Technology, and Business
untuk memperkuat dan memperbesar Solutions.
kompetensi utamanya dengan meneruskan
ekspansi teknologinya di bidang
Professional Service Solutions seperti SAP,
Oracle Technology dan Business Solutions.

Astra Graphia meluncurkan


peralatan multiguna berwarna
untuk memberikan solusi
document-handling yang lebih
beragam.

Astra Graphia launched a


multipurpose colour copier which
is able to provide a variety of
document handling solutions.

105
25.6 million vehicles of traffic
volume in Tangerang-
Merak toll road.

106
Infrastruktur
Infrastruc ture

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
Astra menjalankan bisnis infrastrukturnya
melalui dua anak perusahaan yang
dimiliki secara penuh yaitu PT Astratel
Nusantara (Astratel) dan PT Intertel
Nusaperdana (Intertel). Kedua
perusahaan ini menjalankan usaha
di bidang jalan tol, telekomunikasi,
pengelolaan dan pengadaan air bersih,
pembangkit listrik dan logistik.

Astra manages its infrastructure businesses


through two wholly owned subsidiaries, PT Astratel
Nusantara (Astratel) and PT Intertel Nusaperdana
(Intertel). These subsidiaries are involved in the toll
road, telecommunication, clean water supply, power
generation and logistics sectors.

107
Infrast r u kt u r
In f ra st r uctu re

Dalam bisnis jalan tol, Astratel memiliki In the toll road sector, Astratel has a 34.00%
34,00% saham di PT Marga Mandala Sakti stake in PT Marga Mandala Sakti (MMS),
(MMS), pemegang konsesi dan operator the concession owner and operator of a
jalan tol sepanjang 72 kilometer yang 72-kilometre toll road section between
menghubungkan Tangerang dan Merak. Tangerang and Merak that holds a 30-year
Perusahaan ini memiliki hak konsesi selama concession until 2023.
30 tahun sampai tahun 2023.
Astratel is involved in the management of
Astratel memiliki 30,00% saham PT PAM PT PAM Lyonnaise Jaya (PALYJA) where it
Lyonnaise Jaya (PALYJA), yang merupakan has a 30.00% shareholding. PALYJA is the
operator air bersih untuk Jakarta bagian clean water supply operator for the western
Barat. Kerjasama dengan PAM Jaya ini part of Jakarta, which has been granted a
berlangsung selama 25 tahun dan akan 25-year co-operation agreement with PAM
berakhir pada tahun 2023. Jaya that will run until 2023.

Usaha Astra dalam sektor telekomunikasi Astra maintains an involvement in the


dikelola melalui PT Indonesia Network telecommunication sector through Astratel’s
(INW) yang 95,00% sahamnya dimiliki oleh 95.00% stake in PT Indonesia Network
Astratel dengan sistem bagi hasil dengan (INW), a Speedy (ADSL) line provider in the
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk Divisi Surabaya area through a revenue-sharing
Regional V. contract with PT Telekomunikasi Indonesia
Tbk Regional Division V.
Melalui Intertel yang memiliki 34,91%
saham di PT Toyofuji Logistics Indonesia Through Intertel, Astra is also developing
(TFLI), Astra juga tengah mengembangkan a logistics business. Intertel has a 34.91%
usahanya di bidang logistik. TFLI adalah stake in PT Toyofuji Logistics Indonesia
perusahaan logistik untuk ekspor, impor dan (TFLI), a logistics company engaged in
jasa transportasi dalam negeri. export, import and domestic transport
services for automobiles.
Kinerja Usaha
Berkat kondisi yang cenderung membaik, Business Performance
Astratel dan Intertel berhasil membukukan Given the improving trend in macro-
hasil yang cukup memuaskan pada tahun economic conditions, Astratel and Intertel
2007. both produced satisfactory results in 2007.
In 2007, MMS recorded a satisfactory

Tim Marga Mandala Sakti mengelola


operasional jalan tol Tangerang-Merak
dengan volume trafik sebesar 25,6
juta kendaraan.

The Marga Mandala Sakti team


manage the Tangerang-Merak toll
road which has a traffic volume of
25.6 million vehicles.

108
Selama tahun 2007, MMS membukukan performance with total traffic volumes
kinerja yang baik dengan total volume trafik of 25.6 million vehicles, 4.0% higher than
sebesar 25,6 juta kendaraan, meningkat 2006.
4,0% dibanding tahun 2006.
PALYJA’s profitability also increased as a
Keuntungan PALYJA juga meningkat result of an increase in its coverage area,
sebagai hasil dari perluasan wilayah improvement in the average water charge,
pelayanan, perbaikan tarif serta penurunan and a decrease in water loss. The company
tingkat kebocoran air. Perseroan berhasil sold a total volume of 130.3 million cubic
menjual air sejumlah 130,3 juta meter kubik metres in 2007.

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
pada tahun 2007.
By the end of 2007, INW had completed the
Pada tahun 2007 INW telah menyelesaikan installation of 10,512 Speedy lines, which are
instalasi Speedy lines sebanyak 10,512 yang now operational.
keseluruhannya sudah dapat beroperasi.
TFLI handled the export and import of
Total volume ekspor dan impor yang 81,000 cars and the domestic logistics for
ditangani oleh TFLI adalah 81.000 32,000 cars.
kendaraan sedangkan untuk logistik dalam
negeri berjumlah 32.000 kendaraan. Outlook
Astratel and Intertel are intensifying efforts
Tinjauan Ke Depan to participate in sound infrastructure
Astratel dan Intertel terus berupaya untuk projects.
ikut serta dalam proyek-proyek infrastruktur
yang potensial. In the future, opportunities in the
infrastructure sector are expected to
Peluang usaha di sektor infrastruktur pada increase as demand for new development
tahun-tahun mendatang diperkirakan akan is required to support Indonesia’s economic
meningkat sejalan dengan peningkatan growth. Astra will continue to seek more
kebutuhan akan pengembangan baru opportunities to extend its participation in
untuk mendukung pertumbuhan ekonomi the sector through joint developments with
Indonesia. Astra akan terus mencari peluang strategic partners.
untuk memperluas kontribusinya di sektor
infrastruktur melalui proyek bersama
dengan para mitra strategis.

Melalui PALYJA, Astratel melayani


kebutuhan air bersih untuk Jakarta
bagian Barat.

Through PALYJA, Astratel serves the


community by providing clean water
for the western part of Jakarta.

109
110
A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
Sumber Daya Manusia
Our People
Astra meyakini bahwa karyawan adalah aset
yang sangat penting bagi Perusahaan. Kemajuan
dan pencapaian Astra merupakan hasil yang
tidak dapat terpisahkan dari keberhasilan Astra
dalam mengelola sumber daya manusia yang
dimilikinya.

For Astra, its employees are its most important asset. The
development of Astra and its achievements represent the result
of successful management of human resources.

111
S u m b er D aya M a nus ia
H u m a n Re so urce s

Organization & Human Capital Development Within Astra, the role of Organization
(OHCD) memiliki peranan yang sangat & Human Capital Development (OHCD)
penting bagi Astra. OHCD adalah is of great importance. OHCD is a
mitra strategis bagi jajaran manajemen strategic partner of the management of
perusahaan. Unit ini bertanggungjawab the Company. It is responsible for the
menjabarkan Winning Concept dalam
incorporation of Astra’s ‘Winning Concept’
pengelolaan sumber daya manusia.
within human resources management.
Penekanan khusus ada pada Winning Team,
Particular emphasis is placed on ‘Winning
menyiapkan calon pemimpin Astra masa
Team’, preparing the future leaders of
depan, membangun budaya perusahaan
dan mengelola perubahan dalam organisasi Astra, developing the corporate culture and
serta mengembangkan dan menjalankan organizing change with the organization,
sistem yang tepat untuk meningkatkan as well as fostering and implementing
kepuasan karyawan, memacu produktivitas appropriate systems to achieve employee
dan mengelola karyawan secara efektif. satisfaction, improving productivity and
effective employee management.
Sebagai kelanjutan dari penerbitan
Buku Panduan Sumber Daya Manusia Following the publication of the AHRM
Astra (AHRM Handbook dan AHRM Handbook and AHRM Manual which
Manual) yang memuat segala hal yang
comprehensively address the strategies
terkait dengan strategi dan prinsip dasar
and basic principles of human resource
ketenagakerjaan Astra serta panduan
development, in 2007 OHCD began the
pelaksanaannya di lapangan, pada tahun
development of KIPKA – the criteria for
2007 OHCD mulai mengembangkan
KIPKA (Kriteria Implementasi Praktek implementation of human resources
Ketenagakerjaan Astra), suatu sistem ukuran practices at Astra – as a system of
dalam memastikan pelaksanaan kegiatan measurement to make sure that the human
ketenagakerjaan di Grup Astra berjalan resource practices of the Astra Group are
secara efektif dan selaras dengan kebijakan conducted in an effective manner in line
perusahaan. with the policies of the company.

Dengan jumlah karyawan sebanyak With a total of 116,867 employees at the


116.867 orang (data per Desember end of December 2007, the major challenge
2007), tantangan terbesar bagi OHCD
for OHCD is how to achieve optimal
adalah optimalisasi efisiensi organisasi.
organisational efficiency. The achievement
Terjalinnya hubungan harmonis antara
of a positive and harmonious relationship
perusahaan dan karyawan adalah suatu
between the company and its employees
hal yang mutlak dimiliki. Departemen
Hubungan Industrial yang berada di is a basic requisite. The Department of
bawah OHCD senantiasa berupaya untuk Industrial Relations, which reports to OHCD,
mengembangkan terciptanya hubungan continues to work to achieve a positive
kerja yang baik dengan organisasi karyawan working relationship with employees and
dan memastikan Astra mematuhi ketentuan ensures that Astra applies prevailing human
ketenagakerjaan yang berlaku. resource regulations.

112
AI-HO & SO 9.2%
Astra Motor I 15.5%
Astra Motor II 5.9%
Astra Motor III 9.3%
Astra Motor IV 14.6%
Heavy Equipment 9.4%
Resources 15.2%
Information Technology 1.1%
Infrastructure 1.6%
Financial Services 18.2%

Karyawan Grup Astra Berdasarkan Jumlah (%)


Astra Group Employees by Number of Employee (%)

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
Program pengembangan karyawan Astra’s employee development programs
Astra antara lain dilaksanakan dalam include education and training as well as
bentuk pendidikan dan pelatihan serta career development. The opportunity for
pengembangan karir. Kesempatan career improvement, through rotation
pengembangan karir, seperti rotasi of workers or provision of new tasks, is
karyawan ataupun penugasan lapangan
available. In its task of preparing leaders of
juga terus dijalankan. Dalam rangka
Astra of the future, OHCD utilises the Astra
menyiapkan calon pemimpin Astra masa
Development Center (ADC) as one part of
depan, OHCD menyelenggarakan Astra
the executive development program. By
Development Centre (ADC) sebagai bagian
dari program pengembangan eksekutif. 2007, five groups had been trained by ADC,
Sampai dengan tahun 2007, ADC sudah in a program to be applied consistently in
dilaksanakan sebanyak 5 angkatan dan akan order to support the sustainability of Astra
terus dijalankan secara konsisten untuk in the future.
mendukung keberlangsungan bisnis Astra
ke depan.

Karyawan Grup Astra Berdasarkan Jumlah


Astra Group Employees by Number of Employee

No Business Employee

1 AI-HO & Sales Operation 10,812


2 Astra Motor I 18,101
3 Astra Motor II 6,890
4 Astra Motor III 10,875
5 Astra Motor IV 17,117
6 Astra Financial Services 21,233
7 Astra Heavy Equipment 11,009
8 Astra Information Technology 1,255
9 Astra Infrastructure 1,856
10 Astra Resources 17,719
Total 116,867

113
Family Day merupakan bentuk
employee and family gathering yang
ditujukan untuk mempererat interaksi
antar perusahaan, karyawan dan
keluarganya.

Family Day is a gathering for


employees and their families which is
conducted to strengthen interaction
between the company, employees
and their families.

Setiap tahun Astra melakukan kaji ulang Each year Astra re-evaluates the system
atas sistem remunerasi total yang diberikan of total remuneration given to employees
kepada karyawan yang meliputi gaji, – incorporating wages, benefits and other
benefit, tunjangan dan berbagai komponen components of reward – by means of a
reward lain melalui survei remunerasi yang remuneration survey that is conducted
diselenggarakan baik oleh internal secara
both internally in an independent manner,
mandiri maupun konsultan independen
by independent consultants and market
serta melalui survei pasar. Hal tersebut
surveys. This process ensures that the
memastikan bahwa sistem remunerasi yang
system of remuneration is competitive
diberikan senantiasa kompetitif dan sejalan
dengan perkembangan pasar, baik di dalam and in line with market trends, both within
industri sejenis maupun antar-industri. industries of the same type and in other
industries.
Perseroan secara berkala juga
menyelenggarakan Employee and Family The Company also regularly holds Employee
Gathering sebagai salah satu wadah untuk and Family Gathering events as a means
mempererat komunikasi dan interaksi of maintaining good communication
antara manajemen, karyawan dan keluarga and interaction between management,
karyawan. employees and the families of employees.

Pada tahun 2007, Astra berhasil meraih


In 2007 a number of awards were received
beberapa penghargaan. Di antaranya
by Astra. Those related to human resources
yang terkait dengan ketenagakerjaan dan
and of significant prestige were Astra’s
cukup bergengsi adalah Most Admired
Knowledge Enterprise (MAKE) Award selection as a winner in the Most Admired
di tingkat Asia, yang diselenggarakan Knowledge Enterprise (MAKE) Award for
di Seoul (Korea Selatan). Sementara di Asia, at an event held in Seoul, South Korea.
tingkat nasional, Astra berhasil meraih At the national level, Astra was the winner
Employer of Choice Award dan Perusahaan of the Employer of Choice Award and Ideal
Idaman. Penghargaan-penghargaan Company. These awards were in addition
tersebut semakin mengokohkan posisi to the continuing position of Astra at the
atas yang diraih Astra terkait hasil survei top of surveys of best human resources
tentang praktek ketenagakerjaan terbaik di practices in Indonesia.
Indonesia.

114
40,000
Karyawan Grup Astra Berdasarkan
Golongan 30,000
Astra Group Employees by Grade
20,000

10,000

Non
I II III IV V VI & VII
Grade

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
Dana Pensiun Astra (DPA) Astra Pension Fund (DPA)
Untuk mendorong kemandirian di masa In order to promote independence during
pensiun, Astra menyediakan program retirement, Astra provides a pension fund
dana pensiun tambahan di luar Jamsostek in addition to the Jamsostek system by
melalui Dana Pensiun Astra (DPA Satu dan way of the Astra Pension Fund (DPA Satu
DPA Dua) serta memberikan pelatihan
and DPA Dua) and also provides training in
kewirausahaan kepada karyawan yang akan
entrepreneurship for employees about to
memasuki masa purnabakti.
retire.

Pada tanggal 31 Desember 2007, jumlah


dana investasi (tidak di audit) yang dikelola At 31 December 2007 the unaudited funds
di DPA Satu dan DPA Dua masing-masing invested by Astra Pension Fund in the DPA
sebesar Rp 1,05 triliun dan Rp 1,29 triliun. Satu and DPA Dua funds stood at Rp 1.05
Hasil dana investasi di tahun 2007 mencapai trillion and Rp 1.29 trillion respectively. The
Rp 207 miliar untuk DPA Satu dan Rp 281 funds earned income of Rp 207 billion and
miliar untuk DPA Dua, dengan Return On Rp 281 billion respectively for the year,
Investment (ROI) yang berhasil dicapai oleh giving a Return On Investment (ROI) for
DPA Satu dan DPA Dua masing-masing both DPA Satu and DPA Dua of around
mencapai sekitar 26%. Dana ini telah 26%. The funds have been invested in line
diinvestasikan sesuai dengan ketentuan
with legal requirements for pension funds
perundangan di bidang Dana Pensiun dan
and direct investment vehicles and regular
Arahan Investasi serta dikaji secara berkala
reviews are conducted by the Investment
oleh Komite Investasi dan Dewan Pengawas.
Committee and the Oversight Committee.
Pada tahun 2007, DPA Dua berhasil
mendapatkan Piagam Penghargaan dari In 2007 DPA Dua received the Charter
Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) Award from the Indonesian Association
sebagai Dana Pensiun Terbaik ke-3 untuk of Pension Funds (ADPI) as the third Best
kategori Dana Pensiun dengan Aktiva Pension Fund in the category of pension
Bersih antara Rp 400 miliar – Rp 1 triliun. funds with transactions of between Rp 400
Di samping itu pada bulan Juli 2007, DPA billion and Rp 1 trillion. In July 2007, DPA
Dua juga telah menyampaikan Laporan Dua distributed Payment Advisories to its
Pembayaran Saldo Iuran kepada para members.
pesertanya.

115
60,000
Karyawan
Grup Astra 50,000
Berdasarkan
Usia 40,000
Astra Group
Employees 30,000
by Age
20,000

10,000

0
< 18 18-25 26-35 36-45 46-55 >55
years old years old years old years old years old years old

AMDI AMDI
Astra Management Development The Astra Management Development
Institute (AMDI) menunjukkan komitmen Institute (AMDI) reflects the commitment of
Astra terhadap pengembangan sumber Astra to the development of human capital.
daya manusia. AMDI selalu berupaya The identification and implementation of
mengaplikasikan identifikasi dan
the latest management theories and best
implementasi teori manajemen terbaru
practices are consistently applied by AMDI.
beserta praktek terbaiknya.

AMDI, as the center for development of


AMDI sebagai sentra pengembangan
manajemen korporat memiliki peran dalam corporate management, plays the role
memberikan pendidikan dan pelatihan of providing education and training to
kepada karyawan yang mencakup budaya employees that incorporates elements of
perusahaan, kompetensi dasar, manajemen corporate culture, basic competencies,
fungsional dan kepemimpinan. Jalinan functional management and leadership.
kerjasama dengan lembaga terkemuka Cooperation programs are conducted with
seperti Lembaga Pendidikan Prasetya leading institutions including the Prasetya
Mulya, Asian Institute of Management (AIM) Mulya Management Institute, the Asian
Manila, Filipina dan INSEAD Asia Campus di Institute of Management (AIM) in Manila, the
Singapura dilakukan untuk menjaga kualitas
Philippines, and the INSEAD Asia Campus
sumber daya manusia dalam memenuhi
in Singapore in order to continue to protect
tuntutan perkembangan bisnis Astra.
the quality of programs and to fulfill the
demands of business development at Astra.
AMDI menggunakan pendekatan
competency-based dan menerapkan
proses pembelajaran blended and action AMDI utilises a competency-based
based learning. approach and applies a learning process
called blended and action-based learning.

116
80,000

70,000

60,000
Karyawan Grup Astra
Berdasarkan Tingkat 50,000
Pendidikan
Astra Group Employees 40,000
by Educational Background
30,000

20,000

10,000

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
Elementary Under
Senior High Diploma Other
Junior High Graduate

Dalam rangka meningkatkan QCD-I As part of its programs to support Astra in


(Quality, Cost, Delivery, Innovation), AMDI achieving improvements in QCD-I (Quality,
meluncurkan program-program baru Cost, Delivery, Innovation), AMDI has also
untuk meningkatkan ketrampilan terkait launched new programs to improve skills
pengembangan dan inovasi bagi karyawan by means of improvement and innovation
di berbagai tingkatan.
abilities for employees at a number of levels.

AMDI juga menyelenggarakan Astra


AMDI also hosts the Astra Quality
Quality Convention (AQC) setiap tahun
Convention (AQC) each year with 2007
dan yang dilaksanakan pada tahun 2007
merupakan konvensi yang ke-23. Acara being the 23rd convention. The event is an
ini merupakan bagian dari rencana besar integral part in the overall picture at Astra
Astra untuk melembagakan kegiatan dan to institutionalise activities and a culture
budaya improvement dan innovation. of improvement and innovation. These
Kegiatan ini memobilisasi semua karyawan activities mobilise all employees, from
mulai dari garda depan (frontliners) sampai frontline staff to the executive level. The
level eksekutif. Hasil dari kegiatan ini result has been significant growth in the
menunjukkan pertumbuhan yang signifikan number of improvement and innovation
dari proyek improvement dan innovation di programs at all levels. Overall, AQC has
semua level. Secara keseluruhan, AQC telah
provided results in the form of improved
memberikan manfaat terhadap peningkatan
competence of employees, a sense of
kompetensi karyawan, kebanggaan dan rasa
pride and ownership in the Company that
memiliki perusahaan yang pada akhirnya
in turn contributes to higher standards of
akan membawa peningkatan pada kualitas
produk dan layanan Astra. production and service by Astra.

Koperasi Astra International (KAI) Astra International Cooperative (KAI)


Koperasi Astra International (KAI) adalah The Astra International Cooperative (KAI)
sebuah badan usaha yang didirikan dengan is an enterprise established with the aim of

117
Pembukaan Astra Quality Convention
oleh Direktur Astra Tossin Himawan,
membiasakan budaya improvement
dan innovation di seluruh level kerja.

The Astra Quality Convention was


opened by Astra’s Director Tossin
Himawan, as a way of inculcating an
improvement and innovation culture
at every level of the work process.

tujuan membantu perusahaan dalam assisting Astra and the Astra Group with the
lingkungan Grup Astra untuk meningkatkan improvement of welfare and value added
kesejahteraan dan memberikan nilai tambah benefit for its participants which consist of
bagi para anggotanya yang terdiri dari permanent employees within the Group. KAI
karyawan tetap melalui berbagai program operates programs that provide benefits for
dan aktivitas yang bermanfaat serta bersifat
its participants in a mutually constructive
dari, oleh dan untuk anggota.
manner.

KAI adalah strategic partner bagi Astra


KAI is a strategic partner for Astra in
dalam upaya meningkatan kesejahteraan
anggota secara berkesinambungan seraya creating initiatives aimed at improving
tetap mempertimbangkan kemampuan members’ welfare in a consistent and
perusahaan dan anggotanya. sustainable manner within the capacities of
Astra and its members.

80,000

70,000

60,000
Karyawan Grup Astra
Berdasarkan Status 50,000
Karyawan
Astra Group Employees 40,000
by Employee Status
30,000

20,000

10,000

0
Daily-Paid
Permanent Temporary Outsource Expatriate
Employee

118
RUPS Koperasi
Astra International
membahas hal-hal
yang berkaitan
dengan peningkatan
kesejahteraan
anggotanya.

The Astra
International
Cooperative discussed
the improvement of
its members’ welfare
at their AGM.

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
Kegiatan utama KAI dibagi menjadi dua The main activity of KAI consists of two
bidang yaitu peningkatan kesejahteraan major areas of operation. First are activities
anggota dan pengembangan usaha. to improve members’ welfare and, second,
activities to develop enterprises.
Dalam usaha meningkatkan kesejahteraan
anggotanya, KAI memberikan fasilitas
In order to raise members’ welfare, KAI
pinjaman dengan syarat yang ringan
provides facilities such as loans with
terutama untuk perumahan, pendidikan, alat
minimal conditions for housing, education,
transportasi serta beasiswa bagi anak-anak
the purchase of vehicles and educational
anggota.
scholarships for children of members.
Pada tahun 2007, fasilitas pinjaman yang
disalurkan oleh KAI meningkat sebesar 18% In 2007 KAI increased the level of such
dibandingkan tahun sebelumnya. Hingga loans by 18% compared to the year earlier.
Desember 2007, jumlah anggota yang Up until December 2007 the number of
tercatat adalah sebanyak 56.304 karyawan. members assisted by KAI was 56,304.
Sedangkan untuk pemberian fasilitas A major advance was achieved in the
beasiswa di tahun 2007, KAI mencatat provision of scholarships for the children
peningkatan sebesar 118% dari tahun of employees, with an 118% increase on the
sebelumnya.
figure for 2006.

119
120
A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Corporate Social
Responsibility
Astra telah menjalankan Program Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan (CSR) lebih dari 40 tahun
yang lalu. Program ini didasari oleh keyakinan
manajemen dan karyawan perusahaan bahwa dalam
mencapai keberhasilan, perusahaan harus maju
bersama dan dapat memberikan manfaat bagi
masyarakat dan negara.

The corporate social responsibility (CSR) programs of Astra began


more than 40 years ago, based on the conviction of the company’s
management and employee that in order to succeed, an enterprise
must working together and to provide benefit to the community as
well as to the nation.

121
Tan ggu n g Jawab S os ia l Pe rus a ha a n
Co r p o rate So ci al Re sp o nsibility

Membantu Masyarakat Supporting the Community


Untuk itu, Astra secara konsisten Accordingly, Astra has consistently
mendukung berbagai program bantuan bagi sponsored programs to assist in situations
masyarakat yang terkena bencana alam, such as floods and other disasters as well
serta memberikan dukungan bagi kegiatan- as support for cultural events, sports, health
kegiatan yang bersifat kultural, olah raga,
and education, including scholarships for
kesehatan dan pendidikan, termasuk
gifted students across Indonesia. These
pemberian beasiswa bagi siswa berbakat
programs were maintained even through the
yang kurang mampu di seluruh Indonesia.
Program-program ini terus dijalankan difficult period of the economic crisis and
bahkan pada saat kondisi ekonomi Astra’s subsequent restructuring program.
mengalami masa krisis dan Astra tengah
menjalankan program restrukturisasi. Astra also conducted a number of activities
aimed at improving public welfare in the
Astra juga menjalankan berbagai kegiatan area around its head office. In 2007, in
yang ditujukan untuk memperbaiki the run-up to Idul Fitri, basic food was
kesejahteraan masyarakat di lingkungan donated to members of the public in the
sekitar kantor pusat. Pada tahun 2007, district of Sungai Bambu in North Jakarta.
menjelang Idul Fitri, Astra memberikan
To mark the celebration of Idul Adha, meat
sumbangan berupa sembako bagi warga
from sacrificed animals was distributed to
Kelurahan Sungai Bambu, Jakarta Utara.
the public in the surrounding district. To
Sedangkan dalam rangka memperingati
Idul Adha, masyarakat sekitar memperoleh improve appreciation of environmental
pembagian daging kurban. Untuk hygiene, a Clean-Up Competition was
meningkatkan kesadaran akan kebersihan conducted in residential areas in the district
lingkungan, Astra mengadakan Lomba of Sungai Bambu. In July 2007, a mass
Kebersihan di wilayah pemukiman circumcision was conducted for boys aged
Kelurahan Sungai Bambu. Selain itu, pada between 5 to 13. To advance education,
bulan Juli 2007 diadakan khitanan massal Astra provided scholarships for 630
untuk anak laki-laki berusia 5 sampai 13 strongly performing students from poor
tahun. Sedangkan terkait program untuk families in four sub-districts.
memajukan pendidikan, Astra memberikan
beasiswa bagi sekitar 630 siswa berprestasi
Guidelines on CSR programs are published
dari keluarga pra sejahtera di empat
in the Astra Friendly Company (AFC)
kelurahan.
manual and CSR programs are implemented
Petunjuk pelaksanaan program CSR by every level of operation down to the
dituangkan dalam panduan Astra Friendly branch level. Each unit is responsible for the
Company (AFC) dan dilaksanakan oleh development of individual programs within
semua jenjang operasional sampai ke its surrounding environment, in addition to
tingkat cabang. Setiap unit bertanggung national level programs conducted by the
jawab dalam pengembangan program Company itself. The Astra Group operates
bagi lingkungan sekitar masing-masing, a number of non-profit activities which
di samping program berskala nasional concentrate on specific areas of assistance
yang dilaksanakan oleh Perseroan sendiri.
to communities.
Dalam membantu masyarakat, Grup Astra
menjalankan beberapa kegiatan nirlaba
yang dikonsentrasikan pada daerah-daerah
yang spesifik.

122
Komitmen Astra terhadap program Astra’s commitment to corporate social
CSR mengacu pada kesadaran bahwa responsibility programs is based on
keberhasilan usaha perusahaan juga the realisation that its own commercial
bergantung pada kemajuan bangsa, dan success depends on the success of the
komitmen yang kuat bagi pembangunan nation, and that a strong commitment to
nasional merupakan jaminan bagi
national development is the best guarantee

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
keberhasilan bisnis perusahaan. Salah satu
of business success. Astra’s long-term
diantaranya adalah program jangka panjang
programs to assist in the development of
Astra dalam membantu pengembangan
Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang Small and Medium Enterprises (SME) have
mengembangkan sebanyak 520 perusahaan produced the added benefit of creating a
penghasil komponen untuk perusahaan current total of 520 companies producing
Astra. Program lainnya termasuk components for Astra companies. Other
bimbingan masyarakat setempat dalam programs teach local communities how to
mengembangkan kegiatan-kegiatan yang develop income generating activities.
dapat meningkatkan pendapatan.
In one project in the field of education,
Salah satu proyek di bidang pendidikan a six-year supervisory program for the
adalah program pendampingan sekolah
development of a model primary school
dasar selama enam tahun yang masih
is continuing at Meulaboh, West Aceh, an
berlangsung di Meulaboh, Aceh Barat, salah
area badly affected by the 2004 tsunami.
satu wilayah yang paling banyak terkena
dampak tsunami 2004. Di samping itu Cultural education programs, including
Astra juga merancang program pendidikan traditional dance classes, were organised at
kebudayaan seperti kelas tari tradisional di a number of schools.
sejumlah sekolah.

Untuk membantu kelangsungan


proses belajar mengajar, Astra
memberikan bantuan alat-alat
sekolah kepada 5.000 siswa SD
yang sekolahnya dilanda banjir.

To support the learning and


teaching process, Astra donates
school equipment for 5,000
primary students in schools
which have been flooded.

123
Melalui program Sunter Nusa Dua,
masyarakat di lingkungan sekitar
kantor pusat Perseroan dapat
menikmati lingkungan yang bersih,
aman dan nyaman.

Thanks to the Sunter Nusa Dua


program, the community around the
Company’s head office enjoy a clean,
safe and comfortable environment.

Salah satu program yang dijalankan Among programs during 2007, donations
sepanjang tahun 2007 adalah pemberian were made to assist victims of floods in
bantuan untuk korban banjir di Jawa Tengah Central Java and East Java as well as for
dan Jawa Timur serta untuk para yatim orphanages. Assistance was also provided
piatu. Bantuan serupa juga diberikan untuk for the victims of the severe flooding that
para korban banjir Jakarta pada bulan
hit Jakarta in February and the earthquake
Februari dan bagi korban gempa bumi di
that impacted West Sumatera in March.
Sumatera Barat pada bulan Maret.

Sunter Nusa Dua Sunter Nusa Dua


Program Sunter Nusa Dua dicanangkan The Sunter Nusa Dua program was
pada tahun 2001 untuk membantu established in 2001 to assist communities
masyarakat di lingkungan sekitar kantor in the area of Company’s head office and
pusat Perseroan dan sebagian besar major manufacturing plants at Sunter in
pabrik di Sunter, Jakarta Utara. Program ini North Jakarta. The program aims to create a
bertujuan untuk menciptakan lingkungan clean, secure and comfortable environment
yang bersih, aman dan nyaman bagi warga for residents in the surrounding area.
di wilayah sekitar.
As well as continuing programs such as
Astra tetap melanjutkan program-program
drainage improvement, street lighting,
perbaikan drainase, penerangan jalan, dan
and tree planting, activities during 2007
penanaman pohon serta berbagai kegiatan
lainnya sepanjang tahun 2007 termasuk included improvements to schools,
perbaikan gedung sekolah, bantuan fasilitas assistance for health facilities for young
kesehatan bagi anak-anak dan manula serta children and the elderly, including nutritional
bantuan perbaikan nutrisi bagi balita. support for children under five.

Astra Friendly Company (AFC) Astra Friendly Company (AFC)


AFC merupakan standar kegiatan tanggung The AFC program is a standard of social
jawab sosial yang digunakan Grup Astra responsibility activities used by the Group
sekaligus sebagai perangkat evaluasi and also evaluation of the effectiveness of
efektivitas langkah-langkah yang dilakukan
the efforts through periodic assessment of
melalui penilaian secara berkala terhadap

124
program-program tersebut. Penilaian programs. The assessment process includes
tersebut meliputi kesesuaian terhadap adherence to Astra’s basic values, their CSR
nilai-nilai dasar Astra, program CSR dan programs and activities and their fulfillment
kegiatannya serta pemenuhan hak-hak para of the rights of stakeholders. Achievement
pemangku kepentingan. Keberhasilan yang through key performance indicators is
diukur melalui key performance indicators
included in the assessment process.
juga dimasukkan dalam proses penilaian.

Astra also regulary holds the Astra Friendly


Untuk memberikan penghargaan atas
usaha-usaha yang dilakukan oleh Company Award in which the efforts of
anak perusahaan, Astra secara rutin Group companies in the field of Achieving
menganugerahkan Astra Friendly Company Universal Primary Education, Improving
Award (AFC Award) yang dibagi dalam Community Health and Conducting
kategori Pencapaian Pendidikan Dasar Income Generating Activities Program are
secara Universal, Perbaikan Kesehatan recognised.
Masyarakat dan Program Aktivitas yang

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
Meningkatkan Pendapatan. AFC also continuously follows
developments in regulations set by the
AFC juga senantiasa mengikuti setiap
government although its standards are not
perkembangan peraturan yang dikeluarkan
based solely on government regulations,
oleh pemerintah, namun peraturan
but also on the appropriate international
pemerintah ini bukanlah satu-satunya
standar yang digunakan, karena Astra juga standards.
menggunakan standar internasional yang
sesuai. In the area of social responsibility,
AFC requires companies to achieve a
Sehubungan dengan bidang tanggung minimum three star standard within
jawab sosial, AFC mensyaratkan perusahaan AFC. This assumes the sponsorship of
untuk dapat mencapai standar minimum a social program focused on education
bintang tiga dalam AFC. Ini berarti Grup and income-generating activities in the
Astra telah menjalankan program sosial Astra’s environment. Program activities
yang terfokus pada bidang pendidikan
should normally prioritise employees, the
dan usaha meningkatkan pendapatan
families of employees and the public in the
di lingkungan Astra. Program ini
immediate area of operations. In line with
memprioritaskan karyawan, keluarga
karyawan dan masyarakat di sekitar wilayah AFC, it is also assumed that management
operasi perusahaan. Sejalan dengan AFC, will anticipate the demands of stakeholders
manajemen diharapkan dapat memenuhi relating to the implementation of corporate
harapan para pemangku kepentingan social responsibility under the Law on
terkait pelaksanaan tanggung jawab sosial Limited Liability Companies. All companies
perusahaan yang sesuai dengan Undang- are required to undergo regular checks on
Undang Perseroan Terbatas. Semua waste process quality.
perusahaan diwajibkan untuk menjalani
pemeriksaan kualitas pemrosesan limbah In 2007, AFC assessments were performed
secara rutin.
on 47 Astra Group business units, an
increase of 51.6% on 2006, with 11
Pada tahun 2007, penilaian AFC dilakukan
companies achieving five stars (23.4%),
terhadap 47 unit bisnis Grup Astra. Jumlah
10 achieving four stars (21.3%), 21 winning
ini meningkat sebesar 51,6% dibandingkan
dengan tahun 2006. Berdasarkan hasil three stars (44.7%), 5 companies two stars
penilaian, 11 perusahaan mencapai bintang (10.6%) and no company receiving only one
lima (23,4%), 10 mencapai bintang empat star.
(21,3%), 21 mendapatkan bintang tiga
(44,7%), 5 perusahaan bintang dua (10,6%)
dan tidak satupun perusahaan yang
mendapatkan bintang satu.

125
Pendidikan menjadi salah satu fokus
pencapaian implementasi Astra
Friendly Company.

Education is one focus of the


implementation of the Astra Friendly
Company program.

Penilaian AFC juga dilakukan untuk AFC assessments were also performed to
mengetahui tingkat konsistensi dalam judge the consistency of the application
pelaksanaan manajemen AFC, proses siklus of AFC management, the cycle of plan-
plan-do-check-action (PDCA) terkait do-check-action (PDCA) processes in
pelaksanaan program CSR serta pemenuhan the application of CSR programs, and the
hak para pemangku kepentingan. Selain
fulfilment of the rights of stakeholders.
itu, implementasi program dan indikator
Program implementation and achievement
pencapaian juga dievaluasi.
of indicators were also evaluated.
Pada tahun 2007 beberapa perusahaan
Astra mulai melaksanakan program In 2007 a number of Astra companies
peningkatan pendapatan masyarakat. began to implement AFC Income
Kegiatan ini menjadi prioritas dalam Generating Activity programs within
pelaksanaan AFC dengan tujuan untuk communities. This type of activity
meningkatkan kemandirian masyarakat represents a priority in implementing AFC
serta menciptakan kontribusi positif with the aim of improving the independence
terhadap lingkungan sekitar sebagai imbal of the general public and as a means of
balik atas kehadiran perusahaan. Beberapa creating a positive contribution in return
contohnya, yaitu pembuatan pupuk alam
for the presence of the company in a local
dan daur ulang kertas yang dikembangkan
neighborhood. In just one example of the
di sekitar wilayah kerja utama Astra yang
application of AFC, income generating
merupakan bagian dari program jangka
panjang untuk mendukung kesinambungan activities such as paper recycling and
lingkungan setempat. composting were developed in the area
around Astra’s major installations as part
Yayasan Toyota & Astra (YTA) of a long-term program to support the
YTA meyakini bahwa pendidikan merupakan sustainability of the community.
faktor terpenting dalam pengembangan
kemanusiaan. Sejalan dengan hal tersebut, Toyota & Astra Foundation (YTA)
YTA berperan aktif di bidang pendidikan YTA believes that education is the most
dengan menyediakan beasiswa mulai important factor in the advancement of
dari sekolah dasar hingga ke tingkat
humanity. Accordingly, it is active in the
pendidikan yang lebih tinggi. Selain
education sector, providing scholarships
pemberian beasiswa untuk pendidikan
from primary school through to higher
jenjang sarjana strata satu dan magister,
education. As well as scholarships for
YTA juga mendanai kegiatan penelitian dan
penyelesaian tesis untuk gelar pasca sarjana bachelor and master degree courses,
dan doktor. YTA also funds research studies and the
completion of theses for masters and
doctorate degrees.

126
Lebih jauh lagi, YTA juga menyediakan YTA also provides funding for equipment
dana untuk pengadaan peralatan yang required for educational courses in line
dibutuhkan oleh kegiatan pendidikan yang with Astra’s major area of operations in
sesuai dengan bidang utama Astra yaitu the automotive industry, especially for
di industri otomotif, khususnya dalam basic education for mechanics, including
pendidikan dasar bagi para mekanik,
the publication of automotive books. In

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
termasuk di antaranya penerbitan buku
a further demonstration of its concern
otomotif. Sebagai bukti perhatian Astra
for technical education, YTA during 2007
terhadap pendidikan teknis, pada tahun
2007 YTA menghibahkan 25 unit mesin, donated 25 engines as well as a number of
sejumlah transmisi dan gardan belakang, transmissions, rear axles, 740 automotive
740 buku otomotif, serta 34 tabel dinding books and 34 wall charts to 40 educational
kepada 40 institusi pendidikan. Di samping institutes, together with assistance such as
itu, YTA juga mengadakan program training programs for mechanics at small
pelatihan untuk mekanik di beberapa workshops. YTA also assisted research
bengkel kecil dan membantu kegiatan studies at 20 institutions and universities.
penelitian di 20 institusi dan universitas.
YTA provided scholarships during the
YTA juga telah memberikan beasiswa senilai
year with a total value of Rp 1.5 billion
Rp 1,5 miliar selama tahun 2007 kepada
for students in primary, junior high
sejumlah 3.623 siswa sekolah dasar, sekolah
and technical high schools in the area
menengah pertama dan sekolah teknik
mesin di sekitar wilayah operasi utama surrounding Astra’s main area of operations,
Astra. Penyaluran dana lainnya sebesar assisting a total of 3,623 students. A further
Rp 1,3 miliar diberikan sebagai beasiswa Rp 1.3 billion was devoted to scholarships
untuk pendidikan sarjana dan politeknik, for bachelor courses and studies at
yang membantu sebanyak 575 mahasiswa di polytechnics, assisting 575 students at
50 universitas dan 126 siswa di 16 politeknik. 50 universities and 126 students at 16
Di samping itu, sejumlah Rp 185 juta juga polytechnics. Another Rp 185 million was
telah disalurkan untuk 25 siswa tingkat spent on post-graduate study programs for
pasca sarjana. 25 students.

Pada tahun 2008, YTA akan terus


In 2008, YTA will continue to conduct
melakukan program-program sejenis
programs of a similar nature and scale as in
dengan skala yang sama seperti di tahun
2007. A visit to Banjarmarsin in December
2007. Kunjungan ke Banjarmasin pada
bulan Desember 2007 diikuti dengan 2007 was followed up with support in the
pemberian bantuan unit mesin kepada form of donations of engines to the National
Politeknik Nasional di ibukota Kalimantan Polytechnic in the South Kalimantan capital.
Selatan tersebut. Langkah lain yang akan Other endeavors during 2008 will be the
dilaksanakan pada tahun 2008 adalah development of a new program to replace

127
pengembangan program baru untuk the Top Student grant program.
menggantikan program hibah Siswa Unggul. Alternatives being considered include the
Alternatif yang sedang dipertimbangkan creation of Work Training Halls to assist the
adalah dengan mendirikan Ruang Latihan skills of graduates of technical schools.
Kerja untuk meningkatkan keahlian para
lulusan sekolah teknik.
Dharma Bhakti Astra Foundation (YDBA)
YDBA is an integral part of the value chain
Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA)
in Astra’s Automotive, Heavy Equipment
YDBA adalah bagian yang tidak dapat
dilepaskan dari value chain Divisi Otomotif, including Mining and Agribusiness Divisions,
Alat Berat termasuk Pertambangan working to support the development of
dan Agribisnis, yang secara konsisten SME across Indonesia. Since its formation
mendukung pengembangan UKM di seluruh in 1980 it has made a strong contribution
Indonesia. Sejak pendiriannya pada tahun to SME development in areas related
1980, yayasan ini telah memberi kontribusi to Astra businesses and in non-related
yang signifikan dalam pengembangan UKM, areas. Programs funded by Astra include
baik dalam lingkup bidang yang berkaitan training programs in general management,
dengan bisnis Astra maupun bidang lainnya. technology, marketing, information
Beberapa program yang dilaksanakan oleh
technology, basic mentality and finance as
YDBA untuk UKM antara lain pelatihan di
well as assistance for SMEs in the area of
bidang manajemen, teknologi, pemasaran,
technology, market and financial access.
teknologi informasi, basic mentality dan
pembiayaan serta bantuan untuk UKM
dalam bidang teknologi, akses pasar dan
keuangan.

UKM mitra YDBA yang bergerak di


bidang pengadaan spare parts turut
mendukung pasokan suku cadang
untuk Astra.

YDBA partner with an SME in the


supply of spare parts to the Astra
group.

128
Sebagian besar UKM tersebut kini telah Many of these SMEs have become sub-
menjadi sub-kontraktor bagi perusahaan- contractors to Astra companies. During
perusahaan Astra. Sepanjang tahun 2007, 2007, payments to sub-contractors reached
nilai transaksi yang dibayarkan kepada para Rp 4.3 trillion, a rise of 16.7% compared
sub kontraktor mencapai Rp 4,3 triliun atau to the year earlier. The number of sub-
meningkat sebesar 16,7% dibandingkan
contractors at the end of 2007 stood at

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
tahun sebelumnya. Jumlah sub-kontraktor
520, with 396 classed as SMEs.
pada akhir 2007 mencapai 520, di mana
396 diantaranya diklasifikasikan sebagai
UKM. In order to expand programs to develop
SMEs across Indonesia, YDBA works
Dalam rangka memperluas program together with governments, higher
pengembangan UKM di seluruh Indonesia, education institutions, state-owned and
YDBA bekerjasama dengan pemerintah, private companies and NGOs. To support
institusi pendidikan tinggi, BUMN, regional SMEs, YDBA has 8 Business
perusahaan swasta dan berbagai LSM. Development Agency (LPB) that managed
Sebagai perpanjangan tangan YDBA untuk programs in Lhokseumawe, Nanggroe
membina UKM di daerah, YDBA mempunyai Aceh Darussalam; Jakarta; Tegal, Central
8 Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) di
Java; Yogyakarta; Sidoarjo, East Java;
Lhokseumawe, Nanggroe Aceh Darussalam;
Gianyar, Bali; Mataram, Lombok; and South
Jakarta; Tegal, Jawa Tengah; Yogyakarta;
Kalimantan.
Sidoarjo, Jawa Timur; Gianyar, Bali; Mataram,
Lombok; dan Kalimantan Selatan.
YDBA held 94 training sessions during
Pada tahun 2007, YDBA telah mengadakan 2007 in which 1,736 SMEs took part, with a
94 sesi pelatihan yang diikuti oleh 1.736 total of 2,047 participants, while LPB-YDBA
UKM dengan total peserta 2.047, sementara units held 23 training programs with a total
LPB-YDBA mengadakan 23 program of 1,725 SMEs participating. YDBA also
pelatihan dengan total peserta 1.725 UKM. assisted 179 SMEs to gain loans totaling
YDBA juga membantu 179 UKM untuk Rp 29.1 billion, a 39.25% increase in the
mendapatkan pinjaman senilai Rp 29,1 miliar. amount achieved in loans in 2006, with
Jumlah pinjaman meningkat sebesar 39,25% a 94.5% increase in the number of SMEs
sementara jumlah UKM yang dibantu
assisted.
meningkat sebesar 94,5% dibanding tahun
2006.
Some of YDBA’s programs are also linked
Program YDBA lainnya juga memiliki with Astra Green Company. 18 SMEs were
kaitan dengan Astra Green Company. involved in programs aimed at raising
Sebanyak 18 UKM ikut serta dalam program awareness of environment, health and
peningkatan kesadaran atas lingkungan safety. Since this program was introduced, a
hidup, kesehatan, dan keamanan kerja. Sejak total of 33 SMEs have participated.
program ini diadakan, sebanyak 33 UKM ikut
berpartisipasi.

129
Komitmen YDBA terhadap
pengembangan UKM semakin kokoh
dengan diresmikannya Kantor dan
Galeri UKM-YDBA di Sunter, Jakarta
Utara.

YDBA’s commitment to SME


development was strengthened by
the opening of an office and the SME-
YDBA Gallery in Sunter, North Jakarta.

Selain itu tujuh UKM binaan YDBA terpilih Seven SMEs sponsored by YDBA were
bersama empat UKM lainnya dalam program selected along with four other SMEs to
pelatihan eksekutif manajer selama 14 take part in a 14-day executive managers’
hari di Seoul, Korea Selatan. Program ini training school in Seoul, South Korea,
diadakan dan dibiayai oleh Departemen conducted and funded by the Indonesian
Koperasi dan UKM bekerja sama dengan
Ministry of Cooperatives and SMEs and the
pemerintah Korea Selatan.
South Korean government.

Peresmian Kantor YDBA dan Galeri UKM-


YDBA di Sunter, Jakarta pada Desember Astra’s commitment in this field was
2007 menunjukkan komitmen Astra demonstrated when the YDBA Office and
terhadap pengembangan bidang ini. YDBA-SME Gallery were officially opened in
Sunter, Jakarta in December 2007.
Selanjutnya, usaha-usaha YDBA dalam
membantu pengembangan industri YDBA’s efforts were honored in 2007 with
kerajinan tangan juga mendapat an award from the Indonesian Government
penghargaan dari pemerintah Indonesia for its services in assisting the development
pada tahun 2007. Selain itu, YDBA dan of handicraft industries. YDBA and Astra
Astra berhasil meraih penghargaan
also received Metro TV’s Millennium
Millennium Development Goals dari Metro
Development Goals Award for their work
TV atas usahanya dalam memberantas
in efforts to eradicate poverty and hunger,
kemiskinan dan kelaparan, dimana
with the award presented by the Vice
penghargaan diberikan oleh Wakil Presiden
H. Jusuf Kalla. President, H. Jusuf Kalla.

Astra Mitra Ventura (AMV) Astra Mitra Ventura (AMV)


Berdiri pada tahun 1991, AMV merupakan Formed in 1991, AMV is a limited liability
perseroan terbatas dengan tugas utama company tasked with assisting the
membantu pengembangan dan pembiayaan development and funding of SMEs to
UKM untuk menjadi unit-unit bisnis yang become competent modern business units.
modern dan kompeten. Hingga akhir 2007, By the end of 2007 AMV had assisted 158
AMV telah membantu 158 UKM dengan SMEs with funding of Rp 122 billion. Many
pendanaan sebesar Rp 122 miliar. Sebagian
of these companies are engaged in the
besar dari UKM ini memiliki bisnis di
areas of automotive and heavy equipment
bidang komponen otomotif dan alat berat,
components, hospital equipment,
peralatan rumah sakit, yang berlokasi di
wilayah Jabotabek dan daerah-daerah lain handicrafts and production houses, situated
di pulau Jawa dan Sumatera. in the Greater Jakarta area and the islands
of Java and Sumatera.

130
Lulusan Polman disalurkan
untuk bekerja di Grup Astra atau
melanjutkan pendidikan ke tingkat
yang lebih tinggi dan berwiraswasta.

Graduates of Polman are offered jobs


within Astra Group or opportunities to
take their studies to a higher level and
become an entrepeneur.

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
AMV memperluas lingkup aktivitasnya AMV is increasing the scope of its activities,
dengan jumlah alokasi dana sebesar Rp 53,7 as seen by its provision of Rp 53.7 billion in
miliar pada tahun 2007 untuk membantu 2007 to assist 46 companies in programs
46 perusahaan. Pendanaan ini terdiri dari extending from three to six years. In 2008
berbagai program dengan jangka waktu AMV plans to disburse Rp 50 billion for new
tiga sampai enam tahun. Selanjutnya
assistance. First priority is given to Astra
untuk tahun 2008, AMV berencana untuk
sub-contractors and automotive workshops
menyalurkan dana baru senilai Rp 50 miliar.
that have received development assistance
Prioritas utama akan diberikan kepada
para sub-kontraktor Astra dan bengkel from Astra, official Honda motorcycle
otomotif yang telah menerima bantuan workshops and Shop & Drive outlets.
pengembangan dari Astra, bengkel resmi
motor Honda dan gerai Shop & Drive. Astra Bina Ilmu Foundation (YABI)
Astra is committed to support education
Yayasan Astra Bina Ilmu (YABI) in Indonesia, mainly through Politeknik
Astra memiliki komitmen untuk terus Manufaktur Astra (Polman Astra) and the
mendukung pendidikan di Indonesia. Hal BERNAS Program.
ini dijalankan terutama melalui Politeknik
Manufaktur Astra (Polman Astra) dan
Polman Astra is a formal educational
program BERNAS.
institute devoted to the implementation
of a link and match system between
Polman Astra merupakan lembaga
manufacturing industry and the world
pendidikan formal yang bertujuan untuk
menciptakan sistem link and match di of education. In 2007 Polman Astra
antara industri manufaktur dengan dunia opened courses in heavy equipment and
pendidikan. Pada tahun 2007, Polman manufacturing processes for crude palm
Astra membuka program pendidikan oil. Existing study programs offered at
bidang alat berat dan proses pengolahan the Polytechnic are engine manufacturing
kelapa sawit mentah. Jurusan lainnya yang (1995), technical production and process
ditawarkan oleh Polman Astra antara lain manufacturing (1996), information
jurusan produksi mesin (dibuka tahun management (1999), automotives (2003)
1995), proses manufaktur dan produksi and mechanical-electronics/mechatronics
teknis (1996), manajemen informasi (1999),
(2005).
otomotif (2003) dan elektronik-mekanikal/
mechatronics (2005).

131
Sejak berdiri hingga akhir tahun 2007, Since its foundation to the end of 2007,
sebanyak 826 siswa telah lulus dari a total of 826 students had graduated
Polman Astra, di mana 50% di antaranya from Polman Astra, with 50% gaining
mendapatkan pekerjaan di perusahaan employment with the Group, with the
Grup Astra, sedangkan sisanya melanjutkan remainder either continuing their studies
pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi
or starting their own businesses. Of the
atau membuka usaha sendiri. Dari total
184 graduates during 2007, 21 went on
184 lulusan pada tahun 2007, 21 orang
to become teachers at technical schools
menjadi guru di sekolah teknik di beberapa
wilayah di Indonesia, sebagai bagian dari in various areas of Indonesia, as part of a
program kerjasama dengan Departemen program between Polman Astra and the
Pendidikan Nasional. Sejalan dengan visi Department of National Education. Polman
untuk menciptakan standar internasional Astra received assistance during the year
dalam program manajemen informasi di from Microsoft and Oracle in line with the
Polman Astra, pada tahun 2007 institut vision to create international standards
ini mendapatkan bantuan dari Microsoft for the information management program
dan Oracle. Pada program lain, Polman at the institute. In another program in
Astra bekerjasama dengan Association of cooperation with the Association of
Overseas Technical Scholarship (AOTS)
Overseas Technical Scholarship (AOTS)
dari Jepang, di mana para pengajar dan
from Japan, lecturers and instructors from
instruktur Polman Astra mengikuti program
Polman Astra took part in training sessions
pelatihan di Jepang dan negara-negara
in Japan and other ASEAN countries. AOTS
ASEAN lainnya. AOTS juga membantu
mengadakan program pendidikan bagi also assisted with the presentation of
UKM. courses for SMEs.

Di samping program pendidikan formal, As well as formal courses, Polman Astra


Polman Astra juga mengadakan program also provides a range of technical training
pelatihan teknis dan pelatihan untuk shop programs and shop floor management
floor management. Program ini meliputi courses. These programs include Basic
Pelatihan Dasar bagi Calon Operator Pabrik; Training for Factory Operator candidates;
Kompetensi Dasar Honda untuk Foreman, Astra Honda Basic Competence for
dan program Foreman Masuk Kampus, yang
Foreman and Foreman Goes To Campus
merupakan tambahan pelatihan bagi para
(FGTC) programs, which provide additional
pimpinan grup di pabrik.
training for group leaders in manufacturing
units.

132
Setiap tahunnya, Polman Astra Every year, Polman Astra develops
mengembangkan program competency- competency-based training and
based training dan competency-based competency-based assessment programs
assessment untuk Grup Astra. Salah for the Group. One such program provides
satunya yaitu melalui pengadaan sertifikasi competence certification for around 700
kompetensi bagi sekitar 700 operator
operators in skills such as welding, casting,

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
karyawan Astra dalam bidang keahlian
machining and assembling for Astra
seperti welding, casting, machining dan
employee.
assembling.

Program Bantuan untuk Pendidikan dan The Assistance for the Education and
Transformasi Anak-Anak dan Sekolah Transformation for Children and Schools
(BERNAS), beroperasi di daerah-daerah (BERNAS) program, is an operation
miskin guna membantu para pelajar focusing in low-income areas to assist
dalam meningkatkan kualitas hidup dan students to improve the quality of their lives
kapasitas intelektualnya serta membentuk and their intellectual capacity, as well as to
karakter mereka sesuai dengan nilai dasar develop character based on the basic values
masyarakat Indonesia. of the people of Indonesia.

YABI juga bekerja sama dengan para


YABI also works with teachers through
guru dalam program tiga tahunan untuk
three-year programs designed to improve
meningkatkan pemahaman mengenai
paradigma pendidikan dan kapasitas their understanding of the paradigm of
profesional serta meningkatkan kemampuan education and professional capacity and
mengajar baik dalam bidang mata pelajaran, to boost teaching skills in both curriculum
pendidikan moral dan keahlian lainnya. subjects and moral education and life skills.

Astra memberikan beasiswa


untuk pelajar di lingkungan
Perseroan setiap tahunnya.

Annually, Astra provides


scholarship to the students in
the community surrounding
the Company.

133
Program seperti ini sedang dijalankan These programs are currently being
di lima sekolah dasar dan satu sekolah presented at five primary schools and one
Menengah Tingkat Pertama di Kecamatan junior high school in Leuwiliang district,
Leuwiliang, Bogor, Jawa Barat; di enam Bogor, West Java; six primary schools at
sekolah dasar di Kecamatan Gedangsari, Gedangsari district, Gunungkidul, Yogyakarta;
Gunungkidul, Yogyakarta; dan di tiga
and three primary schools in Pandak district,
sekolah dasar di Kecamatan Pandak, Bantul,
Bantul, Yogyakarta. The programs have
Yogyakarta. Program-program tersebut
produced a measurable improvement in the
telah berhasil meningkatkan kinerja para
guru dan siswa. performance of both teachers and students.

Yayasan Amaliah Astra (YAA) Amaliah Astra Foundation (YAA)


Pembangunan Masjid Astra oleh YAA YAA has developed the Astra Mosque as
telah menjelma menjadi wahana spiritual a spiritual center for the area of Sunter,
di wilayah Sunter yang merupakan lokasi where Astra’s major manufacturing plants
pabrik-pabrik utama Astra. Selain tempat are located. As well as a place of prayer, the
ibadah, Masjid Astra juga berfungsi sebagai Astra Mosque also functions as a venue for
sarana silaturahmi dan komunikasi antara discussions between the Astra community
warga Astra dengan masyarakat di wilayah
and residents of the greater Tanjung Priok
Tanjung Priok.
area.

YAA berkarya untuk mengembangkan


masyarakat beragama yang damai, YAA works for the development of a religious
sejuk dan mencerahkan. Karyawan dan society that is peaceful, clear and fresh.
masyarakat di sekitar pabrik Astra diajak Employees and the public in the area of
untuk memiliki kecerdasan spiritual, Astra’s operations are invited to develop
emosional dan intelektual agar mampu spiritual, emotional and intellectual wisdom
menjalani hidup dalam cara pandang yang in order to be able to live their lives within a
positif. Pada tahun 2007, YAA dan Masjid positive framework. In 2007, YAA together
Astra mengadakan berbagai aktivitas sosial, with Astra Mosque held a number of
pendidikan, keagamaan dan kemanusiaan. activities of a social, educational, religious
and humanitarian nature.
Di samping itu, YAA juga memfasilitasi
berbagai kajian spiritual, mengadakan bakti
YAA assisted a number of spiritual
sosial kepada kaum dhuafa, memberikan
gatherings, performed social work among
beasiswa untuk anak-anak dari keluarga
the poor, gave scholarships for children from

134
kurang mampu dan mengadakan acara families of limited means, and arranged
khitanan massal bagi anak-anak di wilayah mass prayer sessions for children in the
tersebut. Acara buka puasa bersama area. Fast breaking gatherings were held
diadakan pada bulan Ramadhan, bersamaan during the month of Ramadhan, together
dengan lomba membaca Al-Quran untuk with Koran reading competitions for
karyawan, pesantren liburan bagi anak-anak
employees, school vacation religious

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
karyawan, dan acara halal bi halal setelah
schooling for the children of employees, and
Hari Raya Idul Fitri 1428 H yang dihadiri oleh
post-fasting month gatherings following
sekitar 3.000 karyawan Grup Astra.
Idul Fitri 1428 H that were attended by
Terkait usaha untuk pengumpulan zakat, around 3,000 Astra Group’s employees.
infaq dan shadaqoh dari para karyawan
Astra, pada tanggal 1 November 2007 YAA To collect the various categories of Islamic
telah meresmikan Lembaga Amil Zakat, donations from Astra employees, Amil Zakat
Infaq & Shadaqoh (LAZIS). Selanjutnya, Infaq & Shadaqoh (LAZIS) was inaugurated
LAZIS akan menyalurkannya secara efektif on 1 November 2007. LAZIS distributes in an
kepada masyarakat miskin di lingkungan effective way to the poor in the area around
sekitar Astra, di samping menyalurkannya Astra’s operational sites as donations and
juga dalam bentuk bantuan dan beasiswa.
scholarships.

Anak-anak dari keluarga kurang


mampu turut ambil bagian dalam
khitanan massal yang diadakan YAA.

Children from under privileged


backgrounds benefit from the mass
circumcision program offered by YAA.

135
136
A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
Lingkungan, Kesehatan &
Keselamatan Kerja
Enviroment, Health &
Safety
Lingkungan, Kesehatan & Keselamatan Kerja
(EHS) senantiasa menjadi prioritas Perseroan.
Oleh karena itu, Astra berusaha selalu mematuhi
berbagai peraturan yang terkait dengan hal
tersebut.

Environment, Health & Safety (EHS) is set as a priority in the


Company. Accordingly, Astra always strives to comply the
regulations to the fullest degree.

137
Lingkungan, Kesehatan & Keselamatan Kerja
E nv irome nt, He al t h & Safety

Triple Bottom Line yang dipegang teguh Astra’s Triple Bottom Line has long sought
oleh Astra bertujuan untuk menciptakan to create a balance between the economy,
keseimbangan antara ekonomi, lingkungan the environment and society in a manner
hidup dan masyarakat, sehingga suatu that creates sustainable business. Astra
usaha yang berkelanjutan dapat terwujud.
units will not tolerate threats to health and
Unit-unit usaha Astra akan selalu mencegah
safety.
terjadinya ancaman terhadap kesehatan dan
keselamatan kerja.
To realise its vision: To be socially
Untuk merealisasikan visi: Menjadi responsible and environmentally friendly
perusahaan yang mempunyai tanggung corporation, Astra is committed to the
jawab sosial serta ramah lingkungan, Astra implementation of Environment, Health &
memiliki komitmen untuk melaksanakan Safety (EHS) and Social Responsibility (SR)
Lingkungan Hidup, Kesehatan &
as an integral part of its business. In line
Keselamatan Kerja (Environment, Health &
with this commitment, Astra issued 2008
Safety/EHS) dan Tanggung Jawab Sosial
EHS & SR Policy to provide direction for the
(Social Responsibility/SR) sebagai bagian
yang tidak terpisahkan dari usahanya. Astra Group in application of the EHS & SR
Sejalan dengan komitmen ini, Astra telah system of management.
mengeluarkan kebijakan EHS & SR untuk
tahun 2008 yang berisikan pengarahan The Astra Green Company (AGC) concept
bagi Grup Astra dalam menerapkan sistem provides a systematic framework for EHS
pengelolaan EHS & SR. within which all EHS operations of the
Group are conducted. AGC demands an
Konsep Astra Green Company (AGC)
approach to development involving Green
memberikan kerangka yang sistematis
Strategy, Green Process, Green Product and
dalam pelaksanaan prinsip EHS oleh
setiap unit dalam Grup Astra. Pelaksanaan Green Employee. Other factors taken into
AGC membutuhkan suatu pendekatan consideration by AGC include environmental
pengembangan usaha yang melibatkan impact studies, waste treatment
unsur Green Strategy, Green Process, Green performance, the frequency rate (FR) and
Product dan Green Employee. Di samping severity rate (SR) of workplace accidents,
itu, Faktor-faktor lain yang termasuk and compliance with laws and regulations
dalam konsep AGC adalah studi dampak
on EHS. Units of the company are judged
lingkungan, kinerja pengelolaan limbah,
annually on their performance in terms of
tingkat kecelakaan kerja serta kepatuhan
terhadap berbagai undang-undang dan AGC, with five performance classifications:
peraturan terkait EHS. Penilaian kinerja Gold, Green, Blue, Red and Black.
setiap unit perusahaan terkait pelaksanaan
AGC dilakukan setiap tahun, dengan lima Standards established under AGC are based
kategori kinerja yaitu: Emas, Hijau, Biru, on both national and international standards
Merah dan Hitam. including ISO 14000 (Environmental
Systems Management), OHSAS 18000
Standar yang ditetapkan dalam AGC
(Measurement of Workplace Health and
telah mengacu kepada standar nasional
Safety), SMK3 (National Standard of
dan internasional, seperti ISO 14000

138
(Environmental Systems Management), Management of Workplace Health and
OHSAS 18000 (Measurement of Workplace Safety), and NOSA (National Occupational
Health and Safety), SMK3 (Standar Nasional Safety Association).
menyangkut Keselamatan dan Kesehatan
Lingkungan Kerja) dan NOSA (National
In 2007, evaluations were conducted on
Occupational Safety Association).

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
347 companies, an increase of 11.2% over

Pada tahun 2007, 347 perusahaan telah the 312 companies examined the previous
dievaluasi di mana jumlah ini meningkat year. The evaluations rated 32 companies
sebesar 11,2% dibanding dengan 312 as achieving Gold status (9%) compared to
perusahaan yang dievaluasi pada tahun 7% the previous year, 150 companies with
sebelumnya. Hasil evaluasi menunjukkan Green status (43%), rose from 36% in 2006,
bahwa terdapat 32 perusahaan 102 companies with Blue status (29%) fell
yang memperoleh status Emas (9%)
from 30% last year, 40 companies with
dibandingkan 7% pada tahun sebelumnya,
Red status (12%) and 23 with Black status
150 status Hijau (43%) naik dari 36% pada
(7%) compared to a total of 8% in 2006.
tahun 2006, 102 status Biru (29%) turun
dari 30% pada tahun lalu, 40 status Merah These results represented a significant
(12%) dan 23 dengan status Hitam (7%) improvement.
dibandingkan total 8% di tahun 2006. Hasil
ini menunjukkan suatu peningkatan yang Since 2002, Astra has been working with
signifikan. Ascert International (AFAQ) of France in
a program of certification of performance
Sejak tahun 2002, Astra telah bekerjasama
in EHS based on AGC standards. AGC
dengan Ascert International (AFAQ)
Joint Certification is now being applied to
dari Perancis dalam program pemberian
companies in the Astra Group that have
sertifikasi kinerja di bidang EHS berdasarkan

Setiap tahun, Astra


menyelenggarakan Konvensi
Security, Environment, Social
and Responsibility (SESR)
yang menjadi bentuk nyata
komitmen atas penerapan
SESR yang konsisten.

The Security, Environment,


Social and Responsibility
(SESR) convention Astra
conducts every year is a
consistent commitment of its
SESR implementation.

139
standar AGC. AGC Joint Certification achieved a minimum of Blue compliance
ini telah diterapkan pada perusahaan- with AGC standards. In 2007, 37 companies
perusahaan di Grup Astra yang minimal achieved AGC Joint Certification to take the
memiliki kategori Biru atas kepatuhannya total that have achieved such certification
terhadap standar AGC. Pada tahun 2007,
since the beginning of the program to 173
terdapat 37 perusahaan yang memperoleh
companies.
AGC Joint Certification, sehingga total
perusahaan yang telah meraih penghargaan
sejenis menjadi 173 sejak program sertifikasi Astra supports its SME partners in EHS
tersebut dijalankan. implementation. The AGC Implementor
with The Best Performance Improvement
Astra juga mendorong terwujudnya for the year 2007 was awarded as
implementasi EHS di UKM rekanan an acknowledgment of consistent
Grup Astra. Implementor AGC dengan
practices among Astra’s SME partners in
Peningkatan Kinerja Terbaik Tahun
implementation of EHS.
2007 diberikan sebagai pengakuan atas
konsistensi yang dilakukan oleh UKM
rekanan Grup Astra dalam hal penerapan In addition to the implementation of
EHS terbaik. AGC, Astra hosts an annual Convention
on Security, Environment & Social
Selain pelaksanaan AGC, setiap tahun Responsibility attended by companies in
Astra juga menyelenggarakan Konvensi the Astra Group. In 2007, the theme of
Keamanan, Lingkungan dan Tanggung the convention was Implementation of
Jawab Sosial yang dihadiri oleh perusahaan-
Security Systems & CSR as a Commitment
perusahaan dalam Grup Astra. Tema
to Stakeholders and an Approach to
konvensi pada tahun 2007 adalah
Sustainable Business. In addition, Astra
Implementasi Sistem Keamanan & CSR
sebagai suatu Komitmen terhadap para regularly presents the Astra Green
pemangku kepentingan dan Pendekatan Company Award to a company within the
untuk Bisnis yang Berkelanjutan. Selain Group for the best performance in the areas
itu, Astra juga secara rutin memberikan of Conservation & Pollution Prevention
Penghargaan Astra Green Company Program and Occupational Health & Safety
kepada perusahaan dalam Grup Astra Program.
yang dinilai memiliki kinerja terbaik dalam
bidang Conservation & Pollution Prevention
There are also a number of significant
Program dan Occupational Health & Safety
Program (Program Pencegahan Polusi dan EHS activities at subsidiary level. The
Konservasi dan Program Keselamatan dan AstraWorld Saves Our World – Save The Sea
Kesehatan Kerja). Turtle program focuses on environmental
conservation. Astra Group companies and
Anak perusahaan Astra juga secara aktif the general public helped to release more
melaksanakan program EHS yang signifikan.
Program AstraWorld Saves Our World
– Save The Sea Turtle berfokus pada usaha

140
konservasi lingkungan hidup. Perusahaan di than 400 baby turtles to sea in activities on
bawah Grup Astra dan masyarakat umum World Environment Day. This program was
telah melepaskan lebih dari 400 bayi penyu also accompanied by a public explanation
(tukik) ke laut dalam kegiatan peringatan of the habits of sea turtles and efforts being
Hari Lingkungan Hidup Dunia. Program ini
taken to assist in their conservation.
juga didukung dengan penjelasan kepada

A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
masyarakat umum mengenai cara hidup
penyu laut serta langkah-langkah yang Points established for 2008 concentrate on
dilakukan untuk menyelamatkan mereka the following aspects:
dari kepunahan.
1. Achievement of the standard of
Adapun hal-hal yang telah ditetapkan untuk Green within Astra Green
tahun 2008, adalah sebagai berikut: Company
2. Reduction in the use of natural
1. Pencapaian standar Green pada
resources of around 10% in 2007
Astra Green Company
3. Development of emission and waste
2. Pengurangan penggunaan sumber daya
alam sekitar 10% pada tahun 2007 reduction
3. Pengurangan emisi dan limbah 4. Achievement of Zero Workplace
4. Mencapai Tingkat Kecelakaan Kerja Nol Accidents
5. Meningkatkan budaya EHS dalam 5. Raise EHS culture on the job.
lingkungan kerja

Konservasi lingkungan hidup juga


menjadi perhatian Astra dengan
dilakukannya program ‘AstraWorld
Saves Our World - Saves the Sea
Turtle’.

Astra’s concern for the conservation


of nature and the environment is
demonstrated in the ‘AstraWorld
Saves Our World - Saves the Sea
Turtle’ program.

141
Dewan Komisaris dan Direksi PT Astra Board of Commissioners and the Board
International Tbk bertanggung jawab penuh of Directors PT Astra International Tbk are
atas kebenaran isi Laporan Tahunan ini yang responsible to the validity of this Annual
ditandatangani pada bulan April 2008. Report signed in April 2008.

Dewan Komisaris
Board Of Commissioners

Budi Setiadharma
Presiden Komisaris
President Commissioner

Djunaedi Hadisumarto Patrick M. Alexander Muhamad Chatib Basri


Komisaris Komisaris Komisaris
Commissioner Commissioner Commissioner

Soemadi D. M. Brotodiningrat Akira Okabe Anthony J. L. Nightingale


Komisaris Komisaris Komisaris
Commissioner Commissioner Commissioner

Mark Spencer Greenberg Benjamin W. Keswick Chiew Sin Cheok


Komisaris Komisaris Komisaris
Commissioner Commissioner Commissioner

Dewan Direksi
Board Of Directors

Michael D. Ruslim
Presiden Direktur
President Director

Prijono Sugiarto Gunawan Geniusahardja Tossin Himawan


Direktur Direktur Direktur
Director Director Director

Johnny D. Danusasmita Maruli Gultom Simon J. Mawson


Direktur Direktur Direktur
Director Director Director
A s t r a I n t e r n a t i o n a l A n n u a l R e p o r t 2 0 0 7 L a p o r a n Ta h u n a n
L a poran Ke uan g an
F in a ncial Re p o r t

P T A st ra International Tbk
d a n A nak Per usahaan

P T A st ra International Tbk
a n d Su b s id iaries

L a p o ra n Keuang an Ko nso lid asi


Con s ol i d ated Financ ial Statements

3 1 D e s ember 2007 dan 2006


3 1 D ecemb er 20 07 and 20 0 6
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

NERACA KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED BALANCE SHEETS


31 DESEMBER 2007 DAN 2006 AS AT 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

Catatan/
2007 Notes 2006
AKTIVA ASSETS
Aktiva lancar Current assets
Kas dan setara kas 6,264,894 3 4,729,943 Cash and cash equivalents
Investasi jangka pendek 200,504 418,464 Short-term investments
Piutang usaha, setelah Trade receivables,
dikurangi penyisihan net of provision for
piutang ragu-ragu doubtful receivables
sebesar Rp 250.272 of Rp 250,272
(2006: Rp 523.608): (2006: Rp 523,608):
- Pihak yang mempunyai 307,161 4,30f 229,138 - Related parties
hubungan istimewa
- Pihak ketiga 5,411,329 4 3,835,197 - Third parties
Piutang lain-lain, 299,709 5 493,909 Other receivables,
setelah dikurangi penyisihan net of provision for
piutang ragu-ragu doubtful receivables
sebesar Rp 108.152 of Rp 108,152
(2006: Rp 229.581) (2006: Rp 229,581)
Persediaan 4,581,729 6 4,000,697 Inventories
Pajak dibayar di muka 1,366,949 7a 1,430,909 Prepaid taxes
Pembayaran di muka lainnya 1,041,888 593,237 Other prepayments

Jumlah aktiva lancar 19,474,163 15,731,494 Total current assets


Aktiva tidak lancar Non-current assets
Kas dan deposito berjangka 57,418 3 90,303 Restricted cash and time
yang dibatasi penggunaannya deposits
Piutang pembiayaan, 16,351,996 8 17,565,047 Financing receivables,
setelah dikurangi penyisihan net of provision for
piutang ragu-ragu doubtful receivables
sebesar Rp 934.087 of Rp 934,087
(2006: Rp 769.290) (2006: Rp 769,290)
Piutang lain-lain, Other receivables,
setelah dikurangi penyisihan net of provision for
piutang ragu-ragu doubtful receivables
sebesar Rp 16.600 of Rp 16,600
(2006: Rp 19.112): (2006: Rp 19,112):
- Pihak yang mempunyai 393,241 5,30g 356,777 - Related parties
hubungan istimewa
- Pihak ketiga 98,371 5 263,594 - Third parties
Investasi pada perusahaan 9,771,084 9 8,504,290 Investments in associates
asosiasi dan jointly and jointly controlled
controlled entities entities
Investasi jangka panjang lain-lain 1,120,680 318,271 Other long-term investments
Aktiva pajak tangguhan 860,581 7d 796,335 Deferred tax assets
Aktiva tetap, 14,127,390 10 13,030,347 Fixed assets, net of
setelah dikurangi akumulasi accumulated depreciation
penyusutan sebesar Rp 9.526.376 of Rp 9,526,376
(2006: Rp 7.775.916) (2006: Rp 7,775,916)
Goodwill 674,528 710,937 Goodwill
Aktiva lain-lain 590,146 561,895 Other assets
Jumlah aktiva tidak lancar 44,045,435 42,197,796 Total non-current assets
JUMLAH AKTIVA 63,519,598 29 57,929,290 TOTAL ASSETS

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian The accompanying notes form an integral part of these
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian. consolidated financial statements.

Halaman - 1 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

NERACA KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED BALANCE SHEETS


31 DESEMBER 2007 DAN 2006 AS AT 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

Catatan/
2007 Notes 2006
KEWAJIBAN LIABILITIES
Kewajiban jangka pendek Current liabilities
Pinjaman jangka pendek 2,574,421 11 2,932,650 Short-term loans
Hutang usaha: Trade payables:
- Pihak yang mempunyai 1,230,113 12,30h 1,102,343 - Related parties
hubungan istimewa
- Pihak ketiga 3,204,116 12 2,287,741 - Third parties
Kewajiban lain-lain 2,595,604 13 2,030,825 Other liabilities
Hutang pajak 1,577,349 7b 485,105 Taxes payable
Beban yang masih harus dibayar 1,629,297 14 1,167,367 Accrued expenses
Kewajiban diestimasi 108,962 15 33,988 Provisions
Bagian jangka pendek Current portion of
dari hutang jangka panjang: long-term debt:
- Pinjaman bank dan pinjaman 6,060,887 16 7,522,683 - Bank loans and other
lain-lain loans
- Hutang obligasi 1,751,845 17 2,022,610 - Bonds
- Hutang sewa guna usaha 610,569 18 485,185 - Obligations under
finance leases
Jumlah kewajiban jangka pendek 21,343,163 20,070,497 Total current liabilities
Kewajiban jangka panjang Non-current liabilities
Kewajiban lain-lain: Other liabilities:
- Pihak yang mempunyai 21,929 13,30i 25,784 - Related parties
hubungan istimewa
- Pihak ketiga 552,066 13 481,076 - Third parties
Kewajiban pajak tangguhan 254,479 7d 214,037 Deferred tax liabilities
Kewajiban diestimasi 492,553 15 492,391 Provisions
Hutang jangka panjang, setelah Long-term debt, net of current
dikurangi bagian jangka pendek: portion:
- Pinjaman bank dan pinjaman 6,581,077 16 7,692,562 - Bank loans and other
lain-lain loans
- Hutang obligasi 1,911,888 17 1,823,519 - Bonds
- Hutang sewa guna usaha 354,581 18 698,578 - Obligations under
finance leases
Jumlah kewajiban jangka panjang 10,168,573 11,427,947 Total non-current liabilities
Jumlah kewajiban 31,511,736 29 31,498,444 Total liabilities
HAK MINORITAS 5,045,268 19 4,055,080 MINORITY INTERESTS
EKUITAS EQUITY
Modal saham: Share capital:
- Modal dasar - 6.000.000.000 - Authorised -
saham dengan nilai nominal 6,000,000,000
Rp 500 (dalam satuan shares with par value
Rupiah) per saham of Rp 500 (full Rupiah)
per share
- Modal ditempatkan dan disetor 2,024,178 20 2,024,178 - Issued and fully paid -
penuh - 4.048.355.314 4,048,355,314
saham biasa ordinary shares
Tambahan modal disetor 1,106,121 21 1,106,121 Additional paid-in capital
Selisih penilaian kembali aktiva tetap 418,578 418,661 Fixed assets revaluation
reserve
Perubahan ekuitas anak perusahaan 1,343,741 22 1,454,426 Changes in equity of
dan perusahaan asosiasi subsidiaries and associates
Saldo laba: Retained earnings:
- Dicadangkan 424,700 24 324,700 - Appropriated
- Belum dicadangkan 21,645,276 17,047,680 - Unappropriated
Jumlah ekuitas 26,962,594 22,375,766 Total equity

JUMLAH KEWAJIBAN 63,519,598 57,929,290 TOTAL LIABILITIES


DAN EKUITAS AND EQUITY

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian The accompanying notes form an integral part of these
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian. consolidated financial statements.

Halaman - 2 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

LAPORAN LABA RUGI KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF INCOME


UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

Catatan/
2007 Notes 2006

Pendapatan bersih 70,182,960 25,29 55,709,184 Net revenue

Beban pokok pendapatan (53,693,688) 26,29 (43,386,103) Cost of revenue

Laba kotor 16,489,272 12,323,081 Gross profit

Beban usaha: 27 Operating expenses:


Beban penjualan (3,870,625) (4,593,008) Selling expenses
Beban umum dan administrasi (4,117,161) (3,486,830) General and administrative
expenses
(7,987,786) (8,079,838)

Laba usaha 8,501,486 29 4,243,243 Operating income

Penghasilan/(beban) lain-lain: Other income/(expenses):


Penghasilan bunga 390,185 425,073 Interest income
Beban bunga (678,134) 29 (760,726) Interest expense
(Kerugian)/keuntungan selisih kurs (138,627) 221,686 Foreign exchange (loss)/gain
Penghasilan lain-lain, bersih 728,170 28 454,644 Other income, net
301,594 340,677

Bagian atas hasil bersih 1,830,525 9 1,359,864 Share of results of


perusahaan asosiasi dan associates and jointly
jointly controlled entities controlled entities

Laba sebelum pajak penghasilan 10,633,605 5,943,784 Profit before income tax

Beban pajak penghasilan (2,663,218) 7c (1,452,946) Income tax expenses

Laba sebelum hak minoritas 7,970,387 4,490,838 Income before minority


interests

Hak minoritas (1,451,114) 19 (778,741) Minority interests

Laba bersih 6,519,273 3,712,097 Net income

Laba bersih per saham - 1,610 31 917 Net earnings per share -
dasar dan dilusian basic and diluted
(dalam satuan Rupiah) (full Rupiah)

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian The accompanying notes form an integral part of these
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian. consolidated financial statements.

Halaman - 3 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY


UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2007 DAN 2006 FOR THE YEARS ENDED 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)

Perubahan
ekuitas anak
perusahaan
dan
Selisih perusahaan
penilaian asosiasi/
Tambahan kembali aktiva Changes in
modal disetor/ tetap/ equity of Saldo laba/Retained earnings
Additional Fixed assets subsidiaries Belum
Catatan/ Modal saham/ paid-in revaluation and Dicadangkan/ dicadangkan/ Jumlah/
Notes Share capital capital reserve associates Appropriated Unappropriated Total

Saldo 1 Januari 2006 2,024,178 1,106,121 418,661 1,231,408 224,700 15,419,277 20,424,345 Balance as at 1 January 2006
Laba bersih - - - - - 3,712,097 3,712,097 Net income
Dividen - - - - - (1,983,694) (1,983,694) Dividends
Pembentukan cadangan wajib - - - - 100,000 (100,000) - Appropriation to statutory reserve
Perubahan ekuitas anak perusahaan - - - 223,018 - - 223,018 Changes in equity of subsidiaries and
dan perusahaan asosiasi associates
Saldo 31 Desember 2006 2,024,178 1,106,121 418,661 1,454,426 324,700 17,047,680 22,375,766 Balance as at 31 December 2006

Laba bersih - - - - - 6,519,273 6,519,273 Net income


Dividen 23 - - - - - (1,821,760) (1,821,760) Dividends
Pembentukan cadangan wajib 24 - - - - 100,000 (100,000) - Appropriation to statutory reserve
Realisasi selisih penilaian kembali - - (83) - - 83 - Realisation of fixed assets
aktiva tetap revaluation reserve
Perubahan ekuitas anak perusahaan - - - (110,685) - - (110,685) Changes in equity of subsidiaries and
dan perusahaan asosiasi associates
Saldo 31 Desember 2007 2,024,178 1,106,121 418,578 1,343,741 424,700 21,645,276 26,962,594 Balance as at 31 December 2007

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan The accompanying notes form an integral part of these consolidated financial statements.
keuangan konsolidasian.
Halaman - 4 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS


UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)

2007 2006
Arus kas dari aktivitas operasi: Cash flows from operating
activities:
Penerimaan dari pelanggan termasuk 68,630,383 54,566,486 Receipts from customers including
penghasilan bunga dari pembiayaan interest income from consumer
konsumen dan sewa guna usaha financing and finance leases
Penurunan piutang pembiayaan 1,048,254 3,244,396 Reductions in financing receivables
Pembayaran kepada pemasok termasuk (50,210,353) (40,326,959) Payments to suppliers including
pembayaran bunga oleh anak interest paid by financial services
perusahaan di bidang jasa keuangan subsidiaries
Pembayaran kepada karyawan (4,211,408) (3,448,598) Payments to employees
Pembayaran beban usaha lain (3,210,616) (3,308,462) Payments for other operating
expenses
Penerimaan dari aktivitas 494,624 367,906 Receipts from other
operasi lainnya operating activities

Kas yang dihasilkan dari operasi 12,540,884 11,094,769 Cash generated from operations
Penghasilan bunga yang diterima lainnya 321,735 345,765 Other interest income received
Penurunan/(penambahan) saldo 40,231 (5,315) Reductions in/(additions to) balances
sehubungan dengan margin deposit in respect of margin deposits for
atas fasilitas letters of credit letters of credit facilities
Pembayaran pajak penghasilan badan (1,658,581) (2,451,725) Payments of corporate income tax
Penambahan investasi pada efek - (38,202) Additions to trading securities
yang diperdagangkan

Arus kas bersih dari aktivitas operasi 11,244,269 8,945,292 Net cash flows from operating
activities

Arus kas dari aktivitas investasi: Cash flows from investing


activities:
Dividen kas yang diterima 300,113 1,256,385 Cash dividends received
Hasil penjualan investasi 223,954 40,662 Proceeds from sale of other
jangka panjang lain-lain long-term investments
Hasil penjualan aktiva tetap dan 479,611 429,196 Proceeds from sale of fixed assets
aktiva yang belum digunakan and assets not yet used in
dalam operasi operations
Perolehan aktiva tetap (3,259,663) (2,406,848) Acquisitions of fixed assets
Penambahan aktiva lain-lain (135,321) (125,275) Additions to other assets
Akuisisi anak perusahaan, setelah (34,698) (4,242) Acquisition of subsidiaries, net
dikurangi kas yang diperoleh of cash acquired
Pelepasan anak perusahaan, setelah - 31,105 Disposal of subsidiaries, net of
dikurangi kas yang dilepas cash disposed
Penambahan investasi jangka panjang (604,038) (1,681,083) Additions to other long-term
lain-lain investments

Arus kas bersih yang digunakan (3,030,042) (2,460,100) Net cash flows used in
untuk aktivitas investasi investing activities

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian The accompanying notes form an integral part of these
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian. consolidated financial statements.

Halaman - 5 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS


UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
2007 2006
Arus kas dari aktivitas pendanaan: Cash flows from financing
activities:
Penerimaan hutang jangka panjang 10,749,519 4,958,261 Proceeds from long-term debt
Pembayaran kewajiban anjak piutang (115,629) (360,420) Payments for factoring payables
Penerimaan pinjaman jangka pendek 7,909,660 8,095,980 Proceeds from short-term loans
Pembayaran kembali pinjaman (8,353,885) (7,825,315) Repayments of short-term loans
jangka pendek
Penerimaan pembiayaan bersama 1,037,299 5,331,573 Proceeds from joint financing
with recourse with recourse
Pembayaran pembiayaan bersama (6,475,465) (7,280,325) Payments for joint financing
with recourse with recourse
Penerimaan pelunasan pinjaman dari 299,464 65,658 Loan settlement from a third party
pihak ketiga
Pembayaran kembali hutang (8,914,809) (5,523,347) Repayments of long-term debt
jangka panjang
Pembayaran bunga (671,066) (711,343) Interest paid
Penambahan piutang kepada pihak yang (20,246) (3,747) Addition to amounts due from
mempunyai hubungan istimewa related parties
Dividen kas yang dibayarkan (2,266,381) (2,422,083) Cash dividends paid
Penurunan/(penambahan) kas dan 496 (1,260) Reductions in/(additions to)
deposito berjangka yang dibatasi restricted cash and time deposits
penggunaannya
Penerimaan dari hak minoritas atas 3,759 87,280 Proceeds from minority interest
penerbitan saham oleh in share issuance by a
anak perusahaan subsidiary
Arus kas bersih yang digunakan (6,817,284) (5,589,088) Net cash flows used in
untuk aktivitas pendanaan financing activities
Kenaikan bersih kas, setara kas 1,396,943 896,104 Net increase in cash,
dan cerukan cash equivalents and
bank overdrafts
Kas, setara kas dan cerukan 4,530,446 3,717,641 Cash, cash equivalents and
pada awal tahun bank overdrafts at
the beginning of the year
Dampak perubahan selisih kurs 51,853 (83,299) Effect of exchange rate
terhadap kas, setara kas dan differences on cash,
cerukan cash equivalents and bank
overdrafts
Kas, setara kas dan cerukan pada 5,979,242 4,530,446 Cash, cash equivalents and
akhir tahun bank overdrafts at the end of
the year

Aktivitas signifikan yang tidak Significant activities not affecting


mempengaruhi arus kas: cash flows:
Perolehan aktiva tetap melalui 354,154 645,735 Acquisition of fixed assets through
hutang jangka panjang long-term debt
Reklasifikasi uang muka ke aktiva tetap 319,933 263,150 Reclassification of advance
payments to fixed assets
Perolehan aktiva tetap sewa 291,429 761,475 Acquisition of fixed assets under
guna usaha finance leases

Kas, setara kas dan cerukan terdiri dari: The cash, cash equivalents and bank overdrafts
comprise the following:

2007 2006

Kas dan setara kas 6,264,894 4,729,943 Cash and cash equivalents
Cerukan (285,652) (199,497) Bank overdrafts
5,979,242 4,530,446
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian The accompanying notes form an integral part of these
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian. consolidated financial statements.

Halaman - 6 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

1. INFORMASI UMUM 1. GENERAL INFORMATION

a. Pendirian dan informasi lainnya a. Establishment and other information

PT Astra International Tbk (“Perseroan”) PT Astra International Tbk (the “Company”)


didirikan pada tahun 1957 dengan nama was established in 1957 as PT Astra
PT Astra International Incorporated. Pada International Incorporated. In 1990, the
tahun 1990, Perseroan mengubah namanya Company changed its name to PT Astra
menjadi PT Astra International Tbk. International Tbk.
Perseroan berdomisili di Jakarta, Indonesia, The Company is domiciled in Jakarta,
dengan kantor pusat di JI. Gaya Motor Raya Indonesia, with its head office at JI. Gaya
No. 8, Sunter II, Jakarta. Motor Raya No. 8, Sunter II, Jakarta.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar In accordance with article 3 of its Articles
Perseroan, ruang lingkup kegiatan of Association, the scope of the
Perseroan adalah perdagangan umum, Company’s activities is to engage in
perindustrian, jasa pertambangan, general trading, industry, mining,
pengangkutan, pertanian, pembangunan dan transportation, agriculture, construction
jasa konsultasi. Ruang lingkup kegiatan and consultancy services. The
utama anak perusahaan meliputi perakitan subsidiaries’ main activities are the
dan penyaluran mobil, sepeda motor berikut assembly and distribution of automobiles,
suku cadangnya, penjualan dan penyewaan motorcycles and related spare parts,
alat-alat berat, pertambangan dan jasa heavy equipment sales and rentals, mining
terkait, pengembangan perkebunan, jasa and related services, development of
keuangan, dan teknologi informasi. plantations, financial services, and
information technology.
b. Anggaran dasar b. Articles of association
Perseroan didirikan dengan Akta Notaris Sie The Company was established by Notarial
Khwan Djioe No. 67 tanggal 20 Februari Deed No. 67 of Sie Khwan Djioe dated 20
1957 dan disahkan oleh Menteri Kehakiman February 1957 and approved by the
Republik Indonesia dalam Surat Keputusan Minister of Justice of the Republic of
No. J.A.5/53/5 tanggal 1 Juli 1957. Indonesia in Decision Letter No. J.A.5/53/5
dated 1 July 1957.
Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami The Company's Articles of Association
beberapa kali perubahan. Perubahan have been amended several times. The
terakhir dilakukan dengan Akta Notaris latest amendment was done by Notarial
P.S.A. Tampubolon, S.H. No. 30 tanggal 25 Deed of P.S.A. Tampubolon, S.H. No. 30
Maret 1999 yang memberikan wewenang dated 25 March 1999 which granted
kepada direksi untuk melakukan penerbitan directors the authority to issue shares
saham tanpa memberikan hak untuk without pre-emptive rights to existing
memesan terlebih dahulu kepada para shareholders, subject to shareholders’
pemegang saham yang ada pada saat itu approval at a General Meeting of
dengan ketentuan bahwa penerbitan saham Shareholders. The amendment was noted
harus memperoleh persetujuan terlebih by the Minister of Justice of the Republic
dahulu dari pemegang saham dalam Rapat of Indonesia in Decision Letter
Umum Pemegang Saham. Perubahan No.C2-5625.HT.01.04.Th.99 dated 30
Anggaran Dasar ini telah dicatat oleh March 1999 and was published in State
Menteri Kehakiman Republik Indonesia Gazette No. 45 dated 4 September 1999,
dalam Surat Keputusan No. C2-5625.HT.01. Supplementary No. 143.
04.Th.99 tanggal 30 Maret 1999 dan
diumumkan dalam Lembaran Berita Negara
Republik Indonesia No. 45 tanggal
4 September 1999 Tambahan No. 143.

Halaman - 7 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)

c. Perubahan struktur permodalan c. Changes in capital structure


Tahun/
Kebijakan/Tindakan Perusahaan Years Policy/Corporate actions
Penawaran Umum Perdana 30 juta 1990 Initial Public Offering 30 million shares,
saham, nominal Rp 1.000 (dalam satuan with a par value of Rp 1,000 (full
Rupiah) per saham, harga penawaran Rp Rupiah) per share, offering price of Rp
14.850 (dalam satuan Rupiah) per saham. 14,850 (full Rupiah) per share.
Penawaran Umum Terbatas dengan Hak 1994 Limited Public Offering with pre-emptive
Memesan Efek Terlebih Dahulu atas rights of 48,439,600 shares at the price
48.439.600 saham dengan harga of Rp 13,850 (full Rupiah) per share.
Rp 13.850 (dalam satuan Rupiah) per
saham.
Pembagian saham bonus yang berasal Distribution of bonus shares from the
dari kapitalisasi tambahan modal disetor capitalisation of additional paid-in capital
sejumlah Rp 871,9 miliar atau setara amounting to Rp 871.9 billion,
dengan 871.912.800 saham. equivalent to 871,912,800 shares.
Konversi obligasi menjadi 280.837 saham 1997 Conversion of bonds into 280,837
yang dilakukan oleh sebagian pemegang shares by certain convertible
obligasi. bondholders.
Pemecahan nilai nominal saham dari Completion of a stock split from Rp
Rp 1.000 (dalam satuan Rupiah) per 1,000 (full Rupiah) per share to Rp 500
saham menjadi Rp 500 (dalam satuan (full Rupiah) per share, increasing the
Rupiah) per saham, yang mengakibatkan number of shares outstanding to
kenaikan jumlah saham yang beredar 2,325,662,474.
menjadi 2.325.662.474.
Diterbitkan 258.398.155 rights kepada 1999 Issue of 258,398,155 rights to creditors
para kreditur dan pemegang obligasi and bondholders in relation to a debt
sehubungan dengan restrukturisasi restructuring, one share of the Company
hutang, satu right berhak untuk membeli for every right held at the price of Rp
satu saham Perseroan dengan harga Rp 500 (full Rupiah) per share. 253,158,665
500 (dalam satuan Rupiah) per saham. shares were issued as a result of the
Sejumlah 253.158.665 saham telah rights exercised.
diterbitkan sehubungan dengan eksekusi
rights ini.
Persetujuan atas kompensasi berbasis Approval for stock-based compensation
saham bagi karyawan dan eksekutif for the Company's employees and
Perseroan sampai dengan 70 juta saham. executives up to 70 million shares. As at
Pada tanggal jatuh tempo, sejumlah the expiry date, 64,754,000 shares had
64.754.000 saham telah diterbitkan been issued as a result of the employee
sehubungan dengan eksekusi opsi saham stock options exercised.
karyawan tersebut.
Penawaran Umum Terbatas dengan Hak 2002 Limited Public Offering in respect of a
Memesan Efek Terlebih Dahulu, rights issue with pre-emptive rights,
1.404.780.175 saham dengan harga Rp 1,404,780,175 shares at the price of Rp
1.000 (dalam satuan Rupiah) per saham. 1,000 (full Rupiah) per share.

Seluruh saham Perseroan telah dicatatkan All of the Company's issued shares are
pada Bursa Efek Indonesia. listed on the Indonesia Stock Exchange.

Halaman - 8 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)


d. Struktur Perseroan dan anak perusahaan d. Structure of the Company and
subsidiaries
Dimulainya
kegiatan
komersial/
Commence- Persentase Jumlah aktiva
ment of kepemilikan efektif/ (sebelum eliminasi)/
commercial Effective percentage Total assets
operations of ownership (before eliminations)
2007 2006 2007 2006
ANAK PERUSAHAAN LANGSUNG/DIRECT SUBSIDIARIES:
OTOMOTIF/AUTOMOTIVE
a)
PT Arya Kharisma 1988 100.00 100.00 916,884 815,061
PT Astra Nissan Diesel Indonesia 1984 75.00 75.00 443,391 327,628
a)
PT Astra Otoparts Tbk 1991 86.72 86.72 3,452,595 3,024,168
PT Gaya Motor 1970 100.00 100.00 208,160 177,343
PT Inti Pantja Press Industri 1990 89.36 89.36 320,529 275,509
PT Pulogadung Pawitra Laksana 1980 100.00 100.00 30,301 56,486
a)
PT Serasi Autoraya 1990 100.00 100.00 2,132,229 1,873,035
PT Tjahja Sakti Motor 1962 100.00 100.00 289,993 324,939
JASA KEUANGAN/FINANCIAL SERVICES
PT Astra Mitra Ventura 1992 99.85 99.85 58,832 56,546
PT Federal International Finance 1989 100.00 100.00 9,059,098 10,558,644
a)
PT Sedaya Multi Investama 1989 100.00 100.00 4,217,481 2,881,593
PT Astra Multi Finance 1991 100.00 60.00 104,014 153,057
PT Astra Sedaya Finance 1983 53.00 53.00 7,444,035 8,020,670
a)
PT Sedaya Pratama 1993 53.00 53.00 204,298 212,130
b)
PT Staco Estika Sedaya Finance 1990 30.35 30.35 310,655 245,436
PT Swadharma Bhakti Sedaya Finance 1986 64.65 64.65 276,920 414,551
PERKEBUNAN/AGRIBUSINESS
a)
PT Astra Agro Lestari Tbk 1995 79.68 79.68 5,352,986 3,496,955
TEKNOLOGI INFORMASI/INFORMATION TECHNOLOGY
PT Astra Graphia Tbk 1975 76.87 76.87 624,557 584,839
ALAT-ALAT BERAT DAN PERTAMBANGAN/HEAVY EQUIPMENT AND MINING
a)
PT United Tractors Tbk 1973 58.45 58.45 13,002,619 11,247,585
LAIN-LAIN/OTHERS
a)
PT Astratel Nusantara 1996 100.00 100.00 650,680 614,958
PT Brahmayasa Bahtera 1970 100.00 100.00 108,136 99,751
PT Intertel Nusaperdana 1989 100.00 100.00 180,801 162,848
PT Suryaraya Prawira 1994 100.00 100.00 91,939 94,695

ANAK PERUSAHAAN TIDAK LANGSUNG YANG SIGNIFIKAN/SIGNIFICANT INDIRECT SUBSIDIARIES:


OTOMOTIF/AUTOMOTIVE
c)
PT Pantja Motor 1974 64.88 64.88 901,116 790,642
ALAT-ALAT BERAT DAN PERTAMBANGAN/HEAVY EQUIPMENT AND MINING
a) d)
PT Pamapersada Nusantara 1993 58.45 58.45 8,463,843 7,943,877

JASA KEUANGAN/FINANCIAL SERVICES


e)
PT Asuransi Astra Buana 1981 95.70 95.70 2,512,784 2,089,953
a) Dan anak perusahaan. a) And subsidiary/subsidiaries.
b) PT Staco Estika Sedaya Finance dimiliki oleh Perseroan b) PT Staco Estika Sedaya Finance is owned by the
melalui PT Astra Sedaya Finance dan Company through PT Astra Sedaya Finance and PT
PT Sedaya Pratama dengan total hak suara sebesar Sedaya Pratama with total voting right of 57.26%.
57,26%.
c) Melalui PT Arya Kharisma. c) Through PT Arya Kharisma.
d) Melalui PT United Tractors Tbk. d) Through PT United Tractors Tbk.
e) Melalui PT Sedaya Multi Investama. e) Through PT Sedaya Multi Investama.

Seluruh anak perusahaan langsung dan anak All direct subsidiaries and significant
perusahaan tidak langsung yang signifikan indirect subsidiaries are domiciled in
berdomisili di Indonesia. Indonesia.

Halaman - 9 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)

e. Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan e. Board of Commissioners, Directors and


Employees

Susunan anggota Dewan Komisaris dan The members of the Company's Boards of
Direksi Perseroan adalah sebagai berikut: Commissioners and Directors are as
follows:
31 Desember/December 31 Desember/December
2007 2006
Board of
Dewan Komisaris
Commissioners
Presiden Komisaris Budi Setiadharma Budi Setiadharma President Commissioner
Komisaris Independen: Djunaedi Hadisumarto Djunaedi Hadisumarto Independent
c)
Patrick Morris Alexander Motonobu Takemoto Commissioners:
Muhamad Chatib Basri Patrick Morris Alexander
Soemadi Djoko Moerdjono Muhamad Chatib Basri
Brotodiningrat Soemadi Djoko Moerdjono
Akira Okabe Brotodiningrat
Komisaris: Anthony John Liddell Anthony John Liddell Commissioners:
Nightingale Nightingale
a)
Mark Spencer Greenberg Neville Barry Venter
b)
Benjamin William Keswick Adam Phillip Charles Keswick
Chiew Sin Cheok Mark Spencer Greenberg

Direksi Board of Directors


Presiden Direktur Michael Dharmawan Ruslim Michael Dharmawan Ruslim President Director
Direktur: Gunawan Geniusahardja Gunawan Geniusahardja Directors:
Prijono Sugiarto Prijono Sugiarto
Tossin Himawan Tossin Himawan
Johnny Darmawan Johnny Darmawan
Danusasmita Danusasmita
Maruli Gultom Maruli Gultom
Simon John Mawson Simon John Mawson
a) Mengundurkan diri pada tanggal 31 Oktober 2006. a) Resigned on 31 October 2006.
b) Mengundurkan diri pada tanggal 31 Maret 2007. b) Resigned on 31 March 2007.
c) Mengundurkan diri pada tanggal 23 Mei 2007. c) Resigned on 23 May 2007.

Pada tanggal 31 Desember 2007, Perseroan dan As at 31 December 2007, the Company and its
anak perusahaan memiliki karyawan kurang lebih subsidiaries had approximately 67,500
67.500 orang (2006: 66.000 orang) dengan employees (2006: 66,000 employees) with total
jumlah biaya karyawan untuk tahun yang berakhir employee costs for the year ended 31 December
pada tanggal 31 Desember 2007 adalah kurang 2007 of approximately Rp 4.35 trillion (2006:
lebih Rp 4,35 triliun (2006: Rp 3,54 triliun). Rp 3.54 trillion).

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING


PENTING POLICIES

Laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan The consolidated financial statements of the
anak perusahaan disusun oleh Direksi dan Company and subsidiaries were prepared by
diselesaikan pada tanggal 27 Februari 2008. the Directors and completed on 27 February
2008.
Berikut ini adalah ikhtisar kebijakan akuntansi Presented below are the significant accounting
yang penting yang diterapkan dalam penyusunan policies adopted in preparing the consolidated
laporan keuangan konsolidasian, yang sesuai financial statements, which are in conformity
dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di with accounting principles generally accepted in
Indonesia. Indonesia.

Halaman - 10 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING


PENTING (lanjutan) POLICIES (continued)

a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of the consolidated


konsolidasian financial statements
Laporan keuangan konsolidasian disusun The consolidated financial statements have
berdasarkan konsep harga perolehan, kecuali been prepared on the basis of historical
untuk investasi pada efek yang diklasifikasi cost, except for investments in securities
sebagai “untuk diperdagangkan” dan “tersedia which are classified as “trading” and
untuk dijual”, dan instrumen derivatif yang “available-for-sale”, derivative instruments
seluruhnya disajikan sebesar nilai wajarnya, which are all valued at fair value, and
serta aktiva tetap tertentu yang telah dinilai certain fixed assets which are stated at
kembali sesuai dengan Peraturan Pemerintah revalued amounts in accordance with
(lihat Catatan 2l, 2p, dan 2n). Government Regulations (refer to Notes 2l,
2p, and 2n).

Laporan keuangan konsolidasian disusun The consolidated financial statements have


dengan menggunakan dasar akrual (accruals been prepared on the basis of the accruals
basis), kecuali untuk laporan arus kas concept, except for the consolidated
konsolidasian. statements of cash flows.

Laporan arus kas konsolidasian disusun The consolidated statements of cash flows
dengan menggunakan metode langsung are prepared using the direct method by
dengan mengelompokkan arus kas ke dalam classifying cash flows on the basis of
aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan. operating, investing, and financing
Untuk tujuan ini, kas dan setara kas disajikan activities. For these purposes, cash and
setelah dikurangi dengan cerukan. cash equivalents are shown net of bank
overdrafts.

Penyusunan laporan keuangan konsolidasian The preparation of consolidated financial


sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku statements in conformity with generally
umum di Indonesia mengharuskan accepted accounting principles in
manajemen untuk membuat estimasi dan Indonesia requires management to make
asumsi yang mempengaruhi jumlah aktiva estimates and assumptions that affect the
dan kewajiban dan pengungkapan aktiva dan reported amounts of assets and liabilities
kewajiban kontinjensi pada tanggal laporan and the disclosure of contingent assets and
keuangan konsolidasian serta jumlah liabilities at the date of the consolidated
pendapatan dan beban selama periode financial statements and the reported
pelaporan. Hasil aktual dapat berbeda amounts of revenues and expenses during
dengan jumlah yang diestimasi. the reporting period. Actual results may
differ from these estimates.

Seluruh angka dalam laporan keuangan Figures in the consolidated financial


konsolidasian ini, dibulatkan menjadi dan statements are rounded to and expressed
disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali in millions of Rupiah unless otherwise
dinyatakan lain. stated.

b. Prinsip-prinsip konsolidasi b. Principles of consolidation


Laporan keuangan konsolidasian The consolidated financial statements
menggabungkan aktiva dan kewajiban pada incorporate the assets and liabilities as at
tanggal 31 Desember 2007 dan 2006 dan 31 December 2007 and 2006 and results
hasil usaha untuk tahun yang berakhir pada of operations for the years then ended of
tanggal-tanggal tersebut dari Perseroan dan the Company and entities in which the
perusahaan-perusahaan dimana Perseroan Company has the ability to directly or
memiliki kemampuan secara langsung atau indirectly exercise control.
tidak langsung untuk mengendalikan
perusahaan-perusahaan tersebut.

Halaman - 11 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING


PENTING (lanjutan) POLICIES (continued)

b. Prinsip-prinsip konsolidasi (lanjutan) b. Principles of consolidation (continued)

Seluruh transaksi dan saldo yang material All material transactions and balances
antara perusahaan-perusahaan yang between consolidated companies have
dikonsolidasi telah dieliminasi dalam been eliminated in the consolidated
penyajian laporan keuangan konsolidasian. financial statements.

Hak minoritas atas hasil usaha dan ekuitas Minority interests in the results and the
perusahaan-perusahaan yang dikendalikan equity of controlled entities are shown
Perseroan disajikan secara terpisah baik pada separately in the consolidated statements
laporan laba rugi maupun neraca of income and balance sheets,
konsolidasian. respectively.

Bila pengendalian atas suatu entitas diperoleh Where control of an entity is obtained
dalam periode berjalan, hasil usaha entitas during a financial period, its results are
tersebut dimasukkan dalam laporan laba rugi included in the consolidated statements of
konsolidasian sejak tanggal pengendalian income from the date on which control
diperoleh. Bila pengendalian berakhir dalam commences. Where control ceases during
periode berjalan, hasil usaha entitas tersebut a financial period, its results are included in
dimasukkan ke dalam laporan keuangan the consolidated financial statements for
konsolidasian untuk periode dimana the part of the period during which control
pengendalian masih berlangsung. existed.

Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam The accounting policies adopted in


penyusunan laporan keuangan konsolidasian preparing the consolidated financial
ini telah diterapkan secara konsisten oleh statements have been consistently applied
anak perusahaan, kecuali jika dinyatakan lain. by subsidiaries, unless otherwise stated.

Goodwill merupakan selisih lebih antara harga Goodwill represents the excess of the
perolehan dengan nilai wajar aktiva bersih acquisition cost over the fair value of the
yang diperoleh pada tanggal akuisisi, dan net assets acquired at the date of
sehubungan dengan tambahan kepemilikan di acquisition, and, in respect of an increase
anak perusahaan, merupakan selisih lebih in holding in a subsidiary undertaking, the
antara harga perolehan dengan nilai tercatat excess of the cost of acquisition and the
hak minoritas yang diakuisisi. Goodwill carrying value of the proportion of the
diamortisasi selama 4 - 20 tahun dengan minority interests acquired. Goodwill is
menggunakan metode garis lurus. amortised over a period of 4 - 20 years
Manajemen menentukan estimasi masa using the straight-line method.
manfaat goodwill berdasarkan evaluasi pada Management determines the estimated
saat akuisisi, dengan mempertimbangkan useful life of goodwill based on its
faktor-faktor seperti pangsa pasar yang ada, evaluation at the time of the acquisition,
tingkat pertumbuhan potensial, dan faktor lain considering factors such as existing market
yang terdapat dalam perusahaan yang share, potential growth and other factors
diakuisisi. inherent in the acquired companies.

Lihat Catatan 2k untuk kebijakan akuntansi Refer to Note 2k for the accounting policy
transaksi ekuitas perusahaan asosiasi dan relating to equity transactions of associates
jointly controlled entities. and jointly controlled entities.

Halaman - 12 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING


PENTING (lanjutan) POLICIES (continued)

c. Transaksi dan saldo dalam mata uang c. Foreign currency transactions and
asing balances

Transaksi dalam mata uang asing dicatat ke Transactions denominated in a foreign


dalam mata uang Rupiah dengan currency are converted into Rupiah at the
menggunakan kurs yang berlaku pada saat exchange rate prevailing at the date of the
transaksi dilakukan. Pada tanggal neraca, transactions. At the dates of the balance
aktiva dan kewajiban moneter dalam mata sheets, monetary assets and liabilities
uang asing, dijabarkan dengan kurs yang denominated in a foreign currency are
berlaku pada tanggal neraca. translated at the exchange rates prevailing
at that date.

Kurs utama yang digunakan, berdasarkan The main exchange rates used, based on
kurs tengah yang diterbitkan Bank Indonesia, the middle rates published by Bank
adalah sebagai berikut (dalam satuan Indonesia, are as follows (full Rupiah):
Rupiah):

2007 2006

Pounds Inggris (“GBP”) 18,804 17,697 Great Britain Pounds (“GBP”)


Dolar Amerika Serikat (“USD”) 9,419 9,020 United States Dollars (“USD”)
Euro Eropa (“EUR”) 13,760 11,858 European Euro (“EUR”)
Yen Jepang (“JPY”) 83 76 Japanese Yen (“JPY”)
Dolar Singapura (“SGD”) 6,502 5,879 Singapore Dollars (“SGD”)

Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang Exchange gains and losses arising on
timbul dari transaksi atau penjabaran aktiva transactions in foreign currency or on the
dan kewajiban moneter dalam mata uang translation of foreign currency monetary
asing diakui pada laporan laba rugi assets and liabilities are recognised in the
konsolidasian. consolidated statements of income.

d. Kas dan setara kas d. Cash and cash equivalents

Kas dan setara kas mencakup kas, simpanan Cash and cash equivalents include cash on
yang sewaktu-waktu bisa dicairkan, dan hand, deposits held at call with banks and
investasi likuid jangka pendek lainnya dengan other short-term highly liquid investments
jangka waktu jatuh tempo tiga bulan atau with original maturities of three months or
kurang. less.

Kas dan deposito berjangka yang dibatasi Cash and time deposits which are
penggunaannya, disajikan sebagai “Kas dan restricted in use, are classified as
deposito berjangka yang dibatasi “Restricted cash and time deposits”.
penggunaannya”.

e. Piutang usaha dan piutang lain-lain e. Trade and other receivables

Piutang usaha dan piutang lain-lain disajikan Trade and other receivables are stated net
sebesar jumlah bersih setelah dikurangi of provision for doubtful receivables, based
dengan penyisihan piutang ragu-ragu, on a review of the collectibility of
berdasarkan penelaahan kolektibilitas saldo outstanding amounts. Accounts are written-
piutang. Piutang dihapuskan pada saat off during the period in which they are
piutang tersebut dipastikan tidak tertagih. determined to be not collectible.

Halaman - 13 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING


PENTING (lanjutan) POLICIES (continued)

f. Persediaan f. Inventories

Persediaan dinyatakan dengan nilai yang Inventories are stated at the lower of cost
lebih rendah antara harga perolehan dan nilai or net realisable value. Cost is generally
realisasi bersih. Harga perolehan pada determined by the weighted average
umumnya ditentukan dengan menggunakan method for finished goods, work-
metode rata-rata tertimbang untuk barang in-progress and spare parts, except for
jadi, barang dalam penyelesaian dan suku certain subsidiaries for which cost is
cadang, kecuali pada anak perusahaan determined by the “first-in, first-out” method
tertentu, yang ditentukan dengan or by the “specific identification” method
menggunakan metode “masuk pertama, for Completely-Knocked-Down (“CKD”)
keluar pertama” atau metode “identifikasi units, Completely-Built-Up (“CBU”) units,
khusus” untuk unit Completely-Knocked-Down units of heavy equipment, and work-in-
(“CKD”), unit Completely-Built-Up (“CBU”), progress of heavy equipment. The cost of
unit alat-alat berat, dan alat-alat berat dalam finished goods and work-in-progress
proses. Harga perolehan barang jadi dan comprises raw materials, labour and an
barang dalam penyelesaian terdiri dari biaya appropriate proportion of directly
bahan baku, tenaga kerja, serta alokasi biaya attributable fixed and variable overheads.
overhead yang dapat diatribusi secara Net realisable value is the estimated selling
langsung baik yang bersifat tetap maupun price in the ordinary course of business,
variabel. Nilai realisasi bersih adalah estimasi less an estimation of the cost of completion
harga penjualan dalam kegiatan usaha biasa, and selling expenses.
dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan
estimasi beban penjualan.
Penyisihan untuk persediaan usang dan tidak Provision for obsolete and slow moving
lancar ditentukan berdasarkan estimasi inventory is determined on the basis of
penggunaan atau penjualan dari masing- estimated future usage or sale of inventory
masing jenis persediaan di masa yang akan items.
datang.
g. Piutang pembiayaan konsumen g. Consumer financing receivables

Piutang pembiayaan konsumen disajikan Consumer financing receivables are stated


sebesar jumlah piutang setelah dikurangi net of unearned consumer financing
pendapatan pembiayaan yang belum diakui income and provision for doubtful
dan penyisihan piutang ragu-ragu. receivables.
Anak perusahaan yang bergerak dalam jasa Financial service subsidiaries enter into
keuangan mengadakan perjanjian joint financing agreements with banks. The
pembiayaan bersama dengan bank. Risiko risks assumed by the subsidiaries vary
yang ditanggung oleh anak perusahaan depending upon the individual agreement.
berbeda-beda tergantung masing-masing
perjanjian.

Perlakuan terhadap saldo pembiayaan The treatment of joint financing balances is


bersama adalah sebagai berikut: as follows:
• Piutang pembiayaan bersama dimana • Joint financing receivables where the
anak perusahaan menanggung risiko subsidiaries bear full credit risk (with
kredit secara penuh (with recourse) recourse) are presented on a gross
disajikan di neraca konsolidasian secara basis in the consolidated balance
bruto. Pendapatan pembiayaan sheets. Consumer financing income
konsumen dan beban bunga yang terkait and interest expense related to joint
dengan pembiayaan bersama tersebut financing with recourse are also
disajikan secara bruto di laporan laba rugi presented on a gross basis in the
konsolidasian. consolidated statements of income.
Halaman - 14 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING


PENTING (lanjutan) POLICIES (continued)

g. Piutang pembiayaan konsumen (lanjutan) g. Consumer financing receivables


(continued)

• Piutang pembiayaan bersama dimana • Joint financing receivables where the


anak perusahaan menanggung risiko subsidiaries and joint financing
kredit bersama pihak-pihak lain sesuai providers bear credit risk in
dengan porsinya masing-masing (without accordance with their portion (without
recourse) disajikan secara bersih di recourse) are presented on a net basis
neraca konsolidasian. Pendapatan in the consolidated balance sheets.
pembiayaan konsumen dan beban bunga Consumer financing income and
yang terkait dengan pembiayaan interest expenses related to joint
bersama without recourse disajikan financing without recourse are
secara bersih di laporan laba rugi presented on a net basis in the
konsolidasian. consolidated statements of income.

Penyelesaian kontrak sebelum masa Early termination is treated as a


pembiayaan konsumen berakhir diperlakukan cancellation of an existing contract and the
sebagai pembatalan kontrak pembiayaan resulting gain or loss is recognised in the
konsumen dan keuntungan atau kerugian consolidated statements of income at the
yang terjadi diakui dalam laporan laba rugi transaction date.
konsolidasian pada tanggal terjadinya
transaksi.

Penyisihan piutang ragu-ragu ditetapkan Provision for doubtful receivables is made


ketika terdapat bukti obyektif bahwa saldo when there is objective evidence that the
piutang tidak tertagih dan dibandingkan outstanding amounts will not be collected
dengan pengalaman kerugian historis. and by reference to historical loss
Piutang ragu-ragu akan dihapuskan setelah experience. Doubtful receivables are
menunggak lebih dari 150 hari atau pada saat written-off when they are overdue for more
piutang tersebut diputuskan tidak dapat than 150 days or determined to be not
tertagih. collectible.

h. Investasi bersih dalam sewa guna usaha h. Net investment in direct financing leases

Investasi bersih dalam sewa guna usaha Net investment in direct financing leases is
dinyatakan sebesar jumlah piutang sewa stated as the lease receivables plus the
guna usaha ditambah dengan nilai sisa yang guaranteed residual values at the end of
terjamin pada akhir masa sewa guna usaha, the lease period, net of unearned lease
dikurangi dengan pendapatan sewa guna income, security deposits, and provision for
usaha ditangguhkan, simpanan jaminan, dan doubtful receivables. The difference
penyisihan piutang ragu-ragu. Selisih antara between the lease receivables and its
nilai piutang sewa guna usaha dan nilai present value is recognised as unearned
kininya diakui sebagai pendapatan sewa guna lease income.
usaha ditangguhkan.

Penyewa guna usaha memiliki hak opsi untuk The lessee has the option to purchase the
membeli aktiva yang disewagunausahakan leased asset at the end of the lease period
pada akhir masa sewa guna usaha dengan at a price mutually agreed upon at the
harga yang telah disetujui bersama pada saat commencement of the agreement.
dimulainya perjanjian sewa guna usaha.

Halaman - 15 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING


PENTING (lanjutan) POLICIES (continued)

h. Investasi bersih dalam sewa guna usaha h. Net investment in direct financing leases
(lanjutan) (continued)

Penyelesaian kontrak sebelum masa sewa Early settlement is treated as a cancellation


guna usaha berakhir diperlakukan sebagai of an existing contract and the resulting
pembatalan kontrak sewa guna usaha dan gain or loss is recognised in the
keuntungan atau kerugian yang timbul diakui consolidated statements of income at the
dalam laporan laba rugi konsolidasian pada transaction date.
tanggal terjadinya transaksi.

i. Pembiayaan syariah i. Syariah financing

Pembiayaan syariah dimana anak Syariah financing where the subsidiary acts
perusahaan bertindak sebagai agen dari bank as an agent of syariah banks and bears no
syariah dan tidak menanggung risiko kredit credit risk is presented on a net basis in the
disajikan secara bersih di neraca consolidated balance sheets. The margin
konsolidasian. Margin yang diterima dari received from customers and paid to
konsumen dengan yang dibayarkan kepada syariah banks is presented on a net basis
bank syariah disajikan secara bersih di in the consolidated statements of income.
laporan laba rugi konsolidasian.

j. Agunan yang diambil alih j. Repossessed collateral

Agunan yang diambil alih merupakan agunan Repossessed collateral represents


yang diambil alih dari pelanggan sehubungan collateral obtained from customers toward
dengan penyelesaian piutang karena settlement of receivables which are in
wanprestasi. Nilai agunan yang diambil alih default. Repossessed collateral is stated at
tersebut dinyatakan dengan nilai yang lebih the lower of carrying amount or net
rendah antara nilai tercatat dan nilai realisasi realisable value. Customers give the right
bersih. Pelanggan memberi kuasa kepada to the financing company to sell the
perusahaan pembiayaan, untuk menjual repossessed collateral or take any other
agunan yang diambil alih ataupun melakukan action to settle the outstanding receivables.
tindakan lainnya dalam upaya penyelesaian Any excess of proceeds from the sale of
piutang tersebut. Kelebihan nilai jual agunan repossessed collateral after deducting the
yang diambil alih setelah dikurangi piutang outstanding receivables is refunded to the
akan dikembalikan kepada pelanggan. customer.

Penyisihan dilakukan atas penurunan nilai A provision is made for any decline in the
agunan yang diambil alih berdasarkan value of repossessed collateral based on
penelaahan secara keseluruhan terhadap an overall review of repossessed collateral
agunan yang diambil alih pada akhir periode. at the end of the period.

k. Investasi pada perusahaan asosiasi dan k. Investments in associates and jointly


jointly controlled entities controlled entities

Investasi pada perusahaan dimana Perseroan Investments in companies in which the


atau anak perusahaan memiliki antara 20% Company or subsidiaries have 20% to 50%
hingga 50% hak suara dan mempunyai of the voting rights and over which the
pengaruh signifikan tetapi tidak Company and subsidiaries exert significant
mengendalikan (perusahaan asosiasi) dan influence, but which they do not control
perusahaan dimana Perseroan atau anak (associates) and entities in which the
perusahaan memiliki 50% atau lebih hak Company or subsidiaries have 50% or
suara tetapi dikendalikan secara bersama more of the voting rights but are controlled
dengan pemegang saham lain (jointly jointly with another shareholder (jointly
controlled entities), dicatat dengan controlled entities), are accounted by the
menggunakan metode ekuitas. equity method.

Halaman - 16 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING


PENTING (lanjutan) POLICIES (continued)

k. Investasi pada perusahaan asosiasi dan k. Investments in associates and jointly


jointly controlled entities (lanjutan) controlled entities (continued)

Berdasarkan metode ini, biaya perolehan Based on this method, the cost of
investasi akan disesuaikan dengan bagian investment is adjusted by the Company's or
Perseroan atau anak perusahaan atas hasil subsidiaries' share of the results of the
bersih perusahaan asosiasi dan jointly associates and jointly controlled entities
controlled entities sejak tanggal perolehannya from the date of acquisition and dividend
dan perolehan dividen. distributions.

Apabila nilai tercatat investasi telah mencapai Once an investment's carrying value has
nilai nol, kerugian selanjutnya akan diakui bila been reduced to zero, further losses are
Perseroan atau anak perusahaan mempunyai taken up if the Company or subsidiaries
komitmen untuk menyediakan bantuan have committed to provide financial support
pendanaan atau menjamin kewajiban to, or have guaranteed the obligations of
perusahaan asosiasi dan jointly controlled the associates and jointly controlled
entities yang bersangkutan. entities.

Bagian atas hasil bersih perusahaan asosiasi Share of results of associates and jointly
dan jointly controlled entities disajikan setelah controlled entities is adjusted for the
dikurangi dengan amortisasi selisih antara amortisation of the difference between the
harga perolehan investasi dengan bagian cost of the investment and the Company’s
Perseroan atau anak perusahaan atas nilai or subsidiaries’ proportionate share in the
wajar aktiva bersih yang diperoleh pada saat underlying fair value of the net assets at
perolehan (“goodwill”), yang diamortisasi the date of acquisition (“goodwill”) using
dengan metode garis lurus, pada umumnya straight-line amortisation, generally over 4 -
untuk jangka waktu 4 - 20 tahun. Periode 20 years. Amortisation periods are based
amortisasi didasarkan pada taksiran masa on the estimated useful lives of the assets
manfaat ekonomis aktiva yang diperoleh. acquired.

Keuntungan yang belum direalisasi dari Unrealised gains on transactions between


transaksi antara Perseroan atau anak the Company or subsidiaries with its
perusahaan dengan perusahaan asosiasi dan associates and jointly controlled entities are
jointly controlled entities dieliminasi sampai eliminated to the extent of the Company’s
sebatas kepemilikan Perseroan dalam interest in the associates and jointly
perusahaan asosiasi dan jointly controlled controlled entities; unrealised losses are
entities tersebut; kerugian yang belum also eliminated unless the transaction
direalisasi juga dieliminasi kecuali apabila provides evidence of an impairment of the
terdapat bukti bahwa dalam transaksi tersebut asset transferred.
telah terjadi penurunan atas nilai aktiva yang
ditransfer.

Perubahan yang mempengaruhi persentase Changes affecting the percentage of


kepemilikan dan ekuitas anak perusahaan, ownership and equity of subsidiaries,
perusahaan asosiasi dan jointly controlled associates and jointly controlled entities are
entities dicatat dalam “Perubahan ekuitas shown within “Changes in equity of
anak perusahaan dan perusahaan asosiasi” subsidiaries and associates” within the
dalam bagian ekuitas pada neraca equity section of the consolidated balance
konsolidasian. sheets.

Penyisihan dilakukan apabila nilai investasi Provision is made for any permanent
telah mengalami penurunan yang permanen. decline in the value of investments.

Halaman - 17 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING


PENTING (lanjutan) POLICIES (continued)

l. Investasi pada efek hutang dan ekuitas l. Investments in debt and equity
securities

Investasi pada efek hutang dan ekuitas Investment in debt and equity securities is
diklasifikasikan sebagai efek yang classified into trading, held-to-maturity, and
diperdagangkan, dimiliki hingga jatuh tempo available-for-sale. The classification is
dan tersedia untuk dijual. Klasifikasi ini dependent on the purpose for which the
tergantung pada tujuan pada saat investasi investment was acquired. Management
tersebut diperoleh. Manajemen menentukan determines the appropriate classification of
klasifikasi yang tepat untuk investasi tersebut investments at the time of purchase and re-
pada saat perolehan dan mengevaluasinya evaluates this at each balance sheet date.
kembali pada setiap tanggal neraca.

Efek hutang diklasifikasikan sebagai dimiliki Debt securities are classified as held-to-
hingga jatuh tempo apabila manajemen maturity when management has the
bermaksud dan mampu untuk memiliki efek intention and ability to hold the securities to
tersebut hingga jatuh tempo. Efek tersebut maturity. Held-to-maturity securities are
diakui sebesar harga perolehannya setelah stated at cost net of unamortised discount
dikurangi dengan diskonto atau premium yang or premium.
belum diamortisasi.

Efek hutang dan ekuitas yang dibeli dan Debt and equity securities that are
dimiliki untuk dijual dalam waktu dekat purchased and held principally for the
diklasifikasikan sebagai efek yang purpose of being sold in the near future are
diperdagangkan dan diakui sebesar nilai classified as trading securities and are
wajarnya. Keuntungan dan kerugian yang carried at fair value. Unrealised gains and
belum direalisasi diakui pada laporan laba losses are recognised in the consolidated
rugi konsolidasian. statements of income.

Efek hutang yang tidak diklasifikasikan Debt securities not classified as either held-
sebagai yang dimiliki hingga jatuh tempo to-maturity securities or trading securities,
maupun yang diperdagangkan dan efek and equity securities not classified as
ekuitas yang tidak diklasifikasikan sebagai trading securities, are classified as
yang diperdagangkan, diklasifikasikan available-for-sale securities and carried at
sebagai efek yang tersedia untuk dijual dan fair value. Unrealised gains and losses are
diakui sebesar nilai wajarnya. Keuntungan reported in the equity section.
dan kerugian yang belum direalisasi disajikan
pada bagian ekuitas.

Investasi pada efek hutang dan ekuitas yang Investments in debt and equity securities
nilai wajarnya tidak tersedia, diakui sebesar that do not have readily determinable fair
harga perolehan dan penyisihan penurunan values, are stated at cost and a provision is
nilai investasi dilakukan apabila manajemen only made where, in the opinion of
berpendapat bahwa nilai investasi telah management, there has been a significant
mengalami penurunan yang signifikan atau reduction or a permanent decline in the
permanen. value of the investment.

Harga pokok efek yang dijual ditentukan Cost of securities sold is determined by the
dengan metode rata-rata tertimbang. weighted average method.

Dividen dari investasi pada efek ekuitas diakui Dividends from investments in equity
pada saat diumumkan. securities are recognised when declared.

Halaman - 18 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING


PENTING (lanjutan) POLICIES (continued)

m. Perkebunan plasma m. Plasma plantations

Biaya-biaya yang terjadi dalam tahap Costs incurred during the development
pengembangan perkebunan plasma sampai phase up to the conversion of plasma
perkebunan tersebut siap untuk dikonversi plantations (handover of the plantation to
(penyerahan perkebunan kepada petani plasma farmers) are capitalised in the
plasma) dikapitalisasi pada akun perkebunan plasma plantation account. Development of
plasma. Pengembangan perkebunan plasma the plasma plantations is financed by
ini dibiayai dengan kredit investasi yang investment credits from banks or is self-
diperoleh dari bank atau pembiayaan sendiri. financed. The accumulated development
Akumulasi biaya pengembangan perkebunan costs are presented net of investment
plasma disajikan sebesar nilai bersihnya credit receipts as assets or obligations
setelah dikurangi dengan kredit investasi yang within the consolidated balance sheets.
diterima sebagai aktiva atau kewajiban pada
neraca konsolidasian.

Selisih antara akumulasi biaya The difference between accumulated


pengembangan dengan nilai konversi development costs and the conversion
perkebunan plasma (jumlah yang disepakati value (the agreed amount between banks,
antara bank, anak perusahaan dan petani subsidiaries and farmers) of plasma
plasma) dibebankan ke laporan laba rugi plantations is charged to the consolidated
konsolidasian. statements of income.

n. Aktiva tetap dan penyusutan n. Fixed assets and depreciation

Kepemilikan langsung Direct ownership

Aktiva tetap diakui sebesar harga perolehan, Fixed assets are stated at cost, except for
kecuali aktiva tetap tertentu yang diakui certain fixed assets which are stated at
dengan nilai revaluasi sesuai dengan revalued amounts in accordance with
Peraturan Pemerintah yang berlaku, dikurangi Government Regulations, less accumulated
dengan akumulasi penyusutan. Selisih yang depreciation. The difference resulting from
timbul dari penilaian kembali aktiva tetap the revaluation of such fixed assets is
dikreditkan ke akun “Selisih penilaian kembali credited to the “Fixed assets revaluation
aktiva tetap” yang disajikan pada bagian reserve” account presented in the equity
ekuitas. section.

Aktiva tetap, kecuali tanah, properti Fixed assets, except land, mining
pertambangan dan aktiva dalam properties and assets under construction,
penyelesaian, disusutkan dengan are depreciated using the straight-line
menggunakan metode garis lurus, method, based on the estimated useful
berdasarkan estimasi masa manfaat lives of the fixed assets as follows:
ekonomis aktiva tetap sebagai berikut:
Tahun/Years
Bangunan dan fasilitasnya 3 - 25 Buildings and improvements
Mesin dan peralatan 2 - 20 Machinery and equipment
Alat-alat pengangkutan 4-8 Transportation equipment
Perabot dan peralatan kantor 2 - 10 Furniture and office equipment
Tanaman menghasilkan 20 Mature plantations
Alat-alat berat yang disewakan 5 Heavy equipment for lease
Peralatan kantor yang disewakan 3- 5 Office equipment for lease
Alat-alat pengangkutan yang disewakan 6- 7 Transportation equipment for lease
Aktiva kerjasama operasi 4 Joint operation assets

Halaman - 19 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING


PENTING (lanjutan) POLICIES (continued)

n. Aktiva tetap dan penyusutan (lanjutan) n. Fixed assets and depreciation


(continued)

Kepemilikan langsung (lanjutan) Direct ownership (continued)

Tanah tidak disusutkan. Land is not depreciated.

Properti pertambangan disusutkan Mining properties are depreciated using the


menggunakan metode unit produksi. unit of production method.

Biaya-biaya piranti lunak komputer yang Computer software costs that are incurred
terjadi selama tahap awal proyek dan setelah during the preliminary project and post
tahap implementasi dibebankan pada saat implementation stages are expensed as
terjadi. Biaya-biaya yang terjadi dalam tahap incurred. Costs incurred during the
pengembangan aplikasi dikapitalisasi. application development stage are
capitalised.

Biaya perbaikan dan perawatan diakui Cost of repairs and maintenance is charged
sebagai beban pada saat terjadinya. as an expense as incurred. Expenditure
Pengeluaran yang memperpanjang masa that extends the useful lives of assets or
manfaat aktiva atau yang memberikan provides further economic benefits by
manfaat ekonomis berupa peningkatan increasing capacity or quality of production
kapasitas atau mutu produksi, dikapitalisasi is capitalised and depreciated based on
dan disusutkan berdasarkan tarif penyusutan applicable depreciation rates.
yang sesuai.

Apabila aktiva tetap tidak digunakan lagi atau When assets are retired or otherwise
dijual, maka nilai tercatat dan akumulasi disposed of, their carrying values and the
penyusutannya dikeluarkan dari laporan related accumulated depreciation are
keuangan konsolidasian dan keuntungan dan eliminated from the consolidated financial
kerugian yang dihasilkan diakui dalam laporan statements and the resulting gain or loss on
laba rugi konsolidasian. the disposal of fixed assets is recognised in
the consolidated statements of income.

Akumulasi biaya persiapan lahan, The accumulated costs of field preparation,


penanaman, pemupukan, pemeliharaan, dan planting, fertilisers, maintenance, and
biaya tidak langsung lainnya dikapitalisasi overheads are capitalised as “Assets under
sebagai “Aktiva dalam penyelesaian - construction - immature plantations”. These
tanaman belum menghasilkan”. Biaya costs are reclassified to “Mature
tersebut direklasifikasi ke akun “Tanaman plantations” when the plantations become
menghasilkan” pada saat tanaman yang productive and are ready for use.
bersangkutan siap menghasilkan. Depreciation is charged from the date when
Penyusutan mulai dibebankan pada saat plantations are mature.
tanaman siap untuk menghasilkan.

Akumulasi biaya konstruksi bangunan, pabrik, The accumulated costs of the construction
dan pemasangan mesin dikapitalisasi sebagai of buildings, plants and the installation of
“Aktiva dalam penyelesaian - bangunan dan machinery are capitalised as “Assets under
mesin”. Biaya tersebut direklasifikasi ke akun construction - buildings and machinery”.
aktiva tetap pada saat proses konstruksi atau These costs are reclassified to the fixed
pemasangan selesai. Penyusutan mulai assets accounts when the construction or
dibebankan pada saat aktiva tersebut siap installation is completed. Depreciation is
untuk digunakan. charged from the date when assets are
ready for use.

Halaman - 20 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING


PENTING (lanjutan) POLICIES (continued)

n. Aktiva tetap dan penyusutan (lanjutan) n. Fixed assets and depreciation


(continued)

Kepemilikan langsung (lanjutan) Direct ownership (continued)

Biaya bunga dan biaya pinjaman lain, baik Interest and other borrowing costs, either
yang secara langsung maupun tidak langsung directly or indirectly used in financing the
digunakan untuk mendanai suatu proses construction of a qualifying asset, are
pembangunan aktiva tertentu yang memenuhi capitalised up to the date when
syarat (“qualifying asset”), dikapitalisasi construction is completed. For borrowings
hingga saat proses pembangunannya selesai. that are specific to the acquisition of a
Untuk pinjaman yang secara khusus qualifying asset, the amount to be
digunakan untuk perolehan qualifying asset, capitalised is determined as the actual
jumlah yang dikapitalisasi adalah sebesar borrowing costs incurred during the period,
biaya pinjaman yang terjadi selama periode less any income earned from the temporary
berjalan, dikurangi dengan pendapatan investment of such borrowings.
investasi jangka pendek dari pinjaman
tersebut.

Untuk pinjaman yang tidak secara khusus For borrowings that are not specific to the
digunakan untuk perolehan qualifying asset, acquisition of a qualifying asset, the amount
jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi to be capitalised is determined by applying
ditentukan dengan mengalikan tingkat a capitalisation rate to the amount
kapitalisasi tertentu terhadap pengeluaran expensed on the qualifying asset. The
untuk qualifying asset tersebut. Tingkat capitalisation rate is the weighted average
kapitalisasi adalah rata-rata tertimbang dari of the borrowing costs applicable to the
biaya pinjaman terhadap seluruh saldo total borrowings outstanding during the
pinjaman terkait dalam periode tertentu, period, excluding borrowings directly
dengan mengecualikan jumlah pinjaman yang attributable to finance certain qualifying
secara khusus digunakan untuk perolehan assets.
qualifying assets tertentu.

Aktiva sewa guna usaha Fixed assets under finance leases

Aktiva tetap yang diperoleh dengan sewa Fixed assets acquired under finance leases
guna usaha pembiayaan disajikan sebesar are presented at the present value of the
nilai tunai dari jumlah pembayaran minimum minimum lease payments plus the
sewa guna usaha ditambah harga opsi yang purchase option that will be paid at the end
akan dibayar pada akhir periode sewa. of the lease term. A corresponding liability
Kewajiban yang terkait juga diakui dan setiap is also established and each lease payment
pembayaran angsuran dialokasikan sebagai is allocated between the liability and
pelunasan kewajiban dan pembayaran beban interest expenses. The leased assets are
bunga. Aktiva sewa guna usaha disusutkan depreciated on an equivalent basis to
dengan menggunakan metode yang setara owned assets.
dengan aktiva yang dimiliki secara langsung.

Keuntungan atau kerugian atas transaksi Gains or losses on sale-and-leaseback


penjualan dan penyewaan kembali, dimana transactions, in which the leaseback is a
penyewaan kembali tersebut merupakan finance lease, are deferred and amortised
sewa guna usaha pembiayaan, ditangguhkan over the remaining useful lives of the
dan diamortisasi selama sisa masa manfaat leased assets using the straight-line
aktiva sewa guna usaha yang bersangkutan method.
dengan menggunakan metode garis lurus.

Halaman - 21 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING


PENTING (lanjutan) POLICIES (continued)

o. Penurunan nilai aktiva o. Impairment of assets

Setiap tanggal neraca Perseroan dan anak At each balance sheet date, the Company
perusahaan menelaah ada atau tidaknya and subsidiaries review whether there is
indikasi penurunan nilai aktiva. any indication of asset impairment or not.

Aktiva tetap dan aktiva tidak lancar lainnya, Fixed assets and other non-current assets,
termasuk aktiva tak berwujud ditelaah untuk including intangible assets are reviewed for
mengetahui apakah telah terjadi penurunan impairment whenever events or changes in
nilai bilamana terdapat kejadian atau circumstances indicate that the carrying
perubahan keadaan yang mengindikasikan amount may not be recoverable. An
bahwa nilai tercatat aktiva tersebut tidak impairment loss is recognised for the
dapat diperoleh kembali. Kerugian akibat amount by which the carrying amount of
penurunan nilai diakui sebesar selisih antara the asset exceeds its recoverable amount,
nilai tercatat aktiva dengan nilai yang dapat which is the higher of an asset’s net selling
diperoleh kembali dari aktiva tersebut. Nilai price and value in use. For the purposes of
yang dapat diperoleh kembali adalah nilai assessing impairment, assets are grouped
yang lebih tinggi diantara harga jual neto dan at the lowest levels for which there are
nilai pakai aktiva. Dalam rangka mengukur separately identifiable cash flows.
penurunan nilai, aktiva dikelompokkan hingga
unit terkecil yang menghasilkan arus kas
terpisah.

p. Instrumen derivatif p. Derivative instruments

Dalam rangka penerapan kebijakan For risk management purposes, the


manajemen risiko, Perseroan dan anak Company and subsidiaries enter into
perusahaan melakukan instrumen derivatif derivative instruments in order to hedge
untuk lindung nilai atas perubahan variabel underlying exposures. In accordance with
yang mendasari. Berdasarkan kebijakan policy, the Company and subsidiaries do
tersebut, Perseroan dan anak perusahaan not hold or issue derivative instruments for
tidak memiliki atau mengeluarkan instrumen speculative purposes.
derivatif untuk tujuan spekulasi.

Instrumen derivatif diakui pertama-tama di Derivative instruments are initially


neraca konsolidasian pada nilai wajar pada recognised in the consolidated balance
saat kontrak tersebut dilakukan, dan sheet at fair value on the date the contracts
kemudian diukur pada nilai wajarnya. are entered into and are subsequently
remeasured at their fair values.

Metode pengakuan keuntungan atau The method of recognising the resulting


kerugian atas instrumen derivatif tergantung gains or losses is dependent on whether
kepada apakah derivatif tersebut ditetapkan the derivative is designated as a hedging
sebagai instrumen lindung nilai dan sifat dari instrument at the outset and the nature of
risiko yang dilindung nilai. the risk being hedged.

Perubahan nilai wajar derivatif yang tidak Changes in the fair value of derivatives that
memenuhi kriteria lindung nilai untuk tujuan do not meet the criteria of hedging for
akuntansi diakui pada laporan laba rugi accounting purposes are recorded in the
konsolidasian. consolidated statements of income.

Halaman - 22 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING


PENTING (lanjutan) POLICIES (continued)

p. Instrumen derivatif (lanjutan) p. Derivative instruments (continued)

Perubahan nilai wajar derivatif yang Changes in the fair value of derivatives that
ditetapkan dan memenuhi kriteria lindung are designated and qualify as cash flow
nilai atas arus kas untuk bagian yang efektif, hedges and that are effective, are
diakui di ekuitas. Ketika instrumen derivatif recognised in equity. When a hedging
tersebut kadaluarsa atau tidak lagi instrument expires, or when a hedge no
memenuhi kriteria lindung nilai untuk tujuan longer meets the criteria for hedge
akuntansi, maka keuntungan atau kerugian accounting, the cumulative gain or loss in
kumulatif pada bagian ekuitas diakui pada the equity section is recognised in the
laporan laba rugi konsolidasian. consolidated statements of income.

Nilai wajar instrumen derivatif The fair value of derivative instruments is


diklasifikasikan sebagai aset atau kewajiban classified as a non-current asset or liability
tidak lancar jika jatuh tempo instrumen if the remaining maturities of the derivative
derivatif lebih dari 12 bulan. instruments are greater than 12 months.

q. Kewajiban diestimasi q. Provisions

Kewajiban diestimasi diakui apabila Perseroan Provisions are recognised when the
dan anak perusahaan mempunyai kewajiban Company and subsidiaries have a present
kini (baik bersifat hukum maupun bersifat obligation (legal as well as constructive) as
konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu a result of past events and it is more likely
dan besar kemungkinan penyelesaian than not that an outflow of resources
kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar embodying economic benefits will be
sumber daya dan kewajiban tersebut dapat required to settle the obligation and a
diestimasi dengan andal. reliable estimate of the amount of the
obligation can be made.

r. Hutang obligasi r. Bonds

Hutang obligasi yang diterbitkan dicatat Bonds issued are presented at nominal
sebesar nilai nominal dikurangi saldo diskonto value net of the unamortised discount.
yang belum diamortisasi. Biaya yang terjadi Costs incurred in connection with bond
sehubungan dengan penerbitan hutang issuance are recognised as a discount and
obligasi diakui sebagai diskonto dan offset directly from the proceeds derived
dikurangkan langsung dari hasil emisi dan from such offerings and amortised over the
diamortisasi selama jangka waktu hutang period of the bonds.
obligasi tersebut.

s. Imbalan kerja s. Employee benefits

Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits

Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat Short-term employee benefits are
terhutang kepada karyawan. recognised when they accrue to the
employees.

Imbalan pensiun dan imbalan pasca-kerja Pension benefits and other post-
lainnya employment benefits

Perseroan dan anak perusahaan memiliki The Company and subsidiaries have
program pensiun iuran pasti dan imbalan defined contribution and defined benefit
pasti. pension plans.

Halaman - 23 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING


PENTING (lanjutan) POLICIES (continued)

s. Imbalan kerja (lanjutan) s. Employee benefits (continued)

Imbalan pensiun dan imbalan pasca-kerja Pension benefits and other post-
lainnya (lanjutan) employment benefits (continued)

Program pensiun iuran pasti adalah program A defined contribution plan is a pension
pensiun dimana Perseroan dan anak plan under which the Company and
perusahaan akan membayar iuran tetap subsidiaries pay fixed contributions into a
kepada sebuah entitas yang terpisah (dana separate entity (pension fund). Once the
pensiun). Dengan dibayarkannya iuran contributions have been paid, the Company
tersebut, Perseroan dan anak perusahaan and subsidiaries have no further payment
tidak lagi memiliki kewajiban pembayaran obligations.
lebih lanjut.

Program pensiun imbalan pasti adalah A defined benefit pension plan is a pension
program pensiun yang menetapkan jumlah plan that defines an amount of pension that
imbalan pensiun yang akan diterima oleh will be received by the employee on
karyawan pada saat pensiun, yang biasanya becoming entitled to a pension, which
tergantung pada satu faktor atau lebih, seperti usually depends on one or more factors
umur, masa kerja, dan jumlah kompensasi. such as age, years of service, and
compensation.

Kewajiban imbalan pensiun tersebut The pension benefit obligation is the


merupakan nilai kini kewajiban imbalan pasti present value of the defined benefit
pada tanggal neraca dikurangi dengan nilai obligation at the balance sheet date less
wajar aktiva program yang berasal dari the fair value of plan assets from existing
program pensiun yang ada dan penyesuaian pension program, together with
atas keuntungan atau kerugian aktuarial dan adjustments for unrecognised actuarial
biaya jasa lalu yang belum diakui. Kewajiban gains or losses and past service costs. The
imbalan pasti dihitung setiap tahun oleh defined benefit obligation is calculated
aktuaris independen dengan menggunakan annually by an independent actuary using
metode projected unit credit. Nilai kini the projected unit credit method. The
kewajiban imbalan pasti ditentukan dengan present value of the defined benefit
mendiskontokan estimasi arus kas di masa obligation is determined by discounting the
depan dengan menggunakan tingkat bunga estimated future cash outflows using the
obligasi pemerintah jangka panjang pada yield at the balance sheet date of long-term
tanggal neraca dalam mata uang Rupiah government bonds that are denominated in
sesuai dengan mata uang di mana imbalan Rupiah in which the benefits will be paid
tersebut akan dibayarkan dan yang memiliki and that have terms to maturity similar to
jangka waktu yang sama dengan kewajiban the related pension obligation.
imbalan pensiun yang bersangkutan.

Perseroan dan anak perusahaan diharuskan The Company and subsidiaries are
menyediakan imbalan pensiun minimum yang required to provide a minimum pension
diatur dalam UU No. 13/2003, yang benefit as stipulated in the Law
merupakan kewajiban imbalan pasti. Jika No.13/2003, which represents an
imbalan pensiun sesuai dengan UU No. underlying defined benefit obligation. If the
13/2003 lebih besar dari program pensiun pension benefits based on Law No.
yang ada, selisih tersebut diakui sebagai 13/2003 are higher than those based on
bagian dari kewajiban imbalan pensiun. the existing pension plan, the difference is
recorded as part of the overall pension
benefits obligation.

Halaman - 24 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING


PENTING (lanjutan) POLICIES (continued)
s. Imbalan kerja (lanjutan) s. Employee benefits (continued)
Imbalan pensiun dan imbalan pasca-kerja Pension benefits and other post-
lainnya (lanjutan) employment benefits (continued)

Keuntungan dan kerugian aktuarial yang Actuarial gains and losses arising from
timbul dari penyesuaian dan perubahan dalam experience adjustments and changes in
asumsi-asumsi aktuarial yang jumlahnya actuarial assumptions in excess of the
melebihi jumlah yang lebih besar dari 10% greater of 10% of the fair value of plan
dari nilai wajar aktiva program atau 10% dari assets or 10% of the present value of the
nilai kini imbalan pasti, dibebankan atau defined benefit obligations are charged or
dikreditkan ke laporan laba rugi konsolidasian credited to consolidated statements of
selama sisa masa kerja rata-rata yang income over the employees’ expected
diharapkan dari karyawan tersebut. average remaining service lives.

Biaya jasa lalu diakui secara langsung di Past service costs are recognised
laporan laba rugi konsolidasian, kecuali immediately in the consolidated statements
perubahan terhadap program pensiun of income, unless the changes to the
tersebut mensyaratkan karyawan tersebut pension plan are conditional on the
untuk bekerja selama periode waktu tertentu. employees remaining in service for a
Dalam hal ini, biaya jasa lalu akan specified period of time. In this case, the
diamortisasi secara garis lurus sepanjang past service costs are amortised on a
periode tersebut. straight-line basis over that period.

Perseroan dan beberapa anak perusahaan The Company and certain subsidiaries also
memberikan imbalan pasca-kerja lainnya, provide other post-employment benefits,
seperti uang penghargaan dan uang pisah. service pay and separation pay. The
Imbalan berupa uang penghargaan diberikan service pay benefit vests when the
apabila karyawan bekerja hingga mencapai employees reach their retirement age. The
usia pensiun. Sedangkan imbalan berupa separation pay benefit is paid to employees
uang pisah, dibayarkan kepada karyawan in the case of voluntary resignation, subject
yang mengundurkan diri secara sukarela, to a minimum number of years of service.
setelah memenuhi minimal masa kerja These benefits have been accounted for
tertentu. Imbalan ini dihitung dengan using the same methodology as for the
menggunakan metodologi yang sama dengan defined benefit pension plan.
metodologi yang digunakan dalam
perhitungan program pensiun imbalan pasti.

Imbalan kerja jangka panjang lainnya Other long-term employee benefits

Imbalan kerja jangka panjang lainnya seperti Other long-term employee benefits such
cuti berimbalan jangka panjang dan as long service leave and jubilee awards
penghargaan jubilee dihitung dengan are calculated using the projected unit
menggunakan metode projected unit credit credit method and discounted to present
dan didiskontokan ke nilai kini. value.

Halaman - 25 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING


PENTING (lanjutan) POLICIES (continued)

t. Saham t. Shares

Saham biasa diklasifikasikan sebagai ekuitas. Ordinary shares are classified as equity.

Tambahan biaya yang secara langsung terkait Incremental costs directly attributable to
dengan penerbitan saham atau opsi baru the issue of new shares or options are
disajikan pada bagian ekuitas sebagai shown in equity as a deduction, net of tax,
pengurang, bersih setelah dikurangi pajak, from the proceeds.
dari jumlah yang diterima.

u. Pengakuan pendapatan dan beban u. Revenue and expense recognition

Pendapatan bersih adalah pendapatan Net revenue represents revenue earned


Perseroan dan anak perusahaan yang from the sale of the Company’s and
diperoleh dari penjualan produk dan jasa, subsidiaries’ products and services
termasuk jasa keuangan, setelah dikurangi including financial services, net of
diskon, retur, insentif penjualan, pajak discounts, returns, sales incentives, luxury
penjualan barang mewah, pajak pertambahan sales tax, value added tax, and export tax.
nilai, dan pajak ekspor.

Pendapatan dari penjualan barang diakui Revenue from the sale of goods is
pada saat risiko dan manfaat kepemilikan recognised when the significant risks and
barang secara signifikan telah berpindah rewards of ownership of the goods have
kepada pelanggan. been transferred to customers.

Pendapatan jasa diakui pada saat jasa Revenue from the rendering of services is
diberikan dimana jumlah tersebut dapat diukur recognised when services are performed,
dengan andal. provided that the amount can be measured
reliably.

Pendapatan dari pembiayaan konsumen dan Revenue from consumer financing and
sewa guna usaha diakui sesuai dengan financing leases is recognised over the
jangka waktu kontrak berdasarkan metode term of the respective contracts using the
suku bunga efektif. effective interest method.

Beban diakui pada saat terjadinya, dengan Expenses are recognised as incurred on an
menggunakan dasar akrual. accruals basis.

v. Perpajakan v. Taxation

Pajak penghasilan tangguhan diakui dengan Deferred income tax is provided using the
menggunakan liability method, untuk semua liability method, for all temporary
perbedaan temporer antara dasar pengenaan differences arising between the tax bases
pajak atas aktiva dan kewajiban dengan nilai of assets and liabilities and their carrying
tercatatnya untuk masing-masing perusahaan. values for each entity separately. Currently
Tarif pajak yang berlaku saat ini digunakan enacted tax rates are used to determine
untuk menentukan pajak penghasilan deferred income tax.
tangguhan.

Aktiva pajak tangguhan diakui apabila besar Deferred tax assets are recognised to the
kemungkinan jumlah penghasilan kena pajak extent that it is probable that future taxable
di masa mendatang akan memadai untuk profit will be available against which the
dikompensasi dengan perbedaan temporer deductible temporary differences and tax
yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal yang losses carried forward can be utilised.
masih dapat dimanfaatkan.

Halaman - 26 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING


PENTING (lanjutan) POLICIES (continued)

v. Perpajakan (lanjutan) v. Taxation (continued)

Koreksi terhadap kewajiban perpajakan diakui Amendments to taxation obligations are


pada saat surat ketetapan pajak diterima atau recorded when an assessment is received
jika mengajukan keberatan/banding pada saat or, if objected to/appealed against, when
keputusan atas keberatan/banding tersebut the result of the objection/appeal is
ditetapkan. determined.

w. Laba per saham w. Earnings per share

Laba per saham dihitung dengan membagi Earnings per share is calculated by dividing
laba bersih dengan jumlah rata-rata net income by the weighted average
tertimbang saham biasa yang beredar pada number of ordinary shares outstanding
tahun yang bersangkutan. during the year.

Pada tanggal 31 Desember 2007 dan 2006, As at 31 December 2007 and 2006, there
tidak ada efek yang berpotensi menjadi were no existing instruments which could
saham biasa. Oleh karena itu, laba per saham result in the issue of further ordinary
dilusian sama dengan laba per saham biasa. shares. Therefore diluted earnings per
share is equivalent to basic earnings per
share.

x. Dividen x. Dividends

Pembagian dividen final diakui sebagai Final dividend distributions are recognised
kewajiban ketika dividen tersebut disetujui as a liability when the dividends are
Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan. approved in the Company’s General
Pembagian dividen interim diakui sebagai Meeting of the Shareholders. Interim
kewajiban ketika dividen disetujui dividend distributions are recognised as a
berdasarkan keputusan rapat Direksi dan liability when the dividends are approved
sudah diumumkan kepada publik. by a Board of Directors’ resolution and a
public announcement has been made.

y. Transaksi dengan pihak-pihak yang y. Transactions with related parties


mempunyai hubungan istimewa

Perseroan dan anak perusahaan melakukan The Company and subsidiaries enter into
transaksi dengan pihak-pihak yang transactions with related parties as defined
mempunyai hubungan istimewa sebagaimana in PSAK 7 “Related Party Disclosures”.
didefinisikan dalam PSAK 7 “Pengungkapan
Pihak-pihak yang Mempunyai Hubungan
Istimewa”.

Kebijakan Perseroan dan anak perusahaan It is the policy of the Company and
atas transaksi seperti tersebut di atas adalah subsidiaries that such transaction be
menggunakan prinsip arm’s length. entered into on an arm’s length basis.

Seluruh transaksi dan saldo yang material All significant transactions and balances
dengan pihak-pihak yang mempunyai with related parties are disclosed in the
hubungan istimewa diungkapkan dalam notes to the consolidated financial
catatan atas laporan keuangan konsolidasian. statements.

Halaman - 27 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING


PENTING (lanjutan) POLICIES (continued)

z. Pelaporan segmen z. Segment reporting


Pelaporan segmen disajikan berdasarkan Segment information is presented based
segmen usaha yang teridentifikasi. Segmen upon identifiable business segments. A
usaha merupakan komponen yang dapat business segment is a distinguishable
dibedakan dalam menghasilkan produk dan component that engages in providing
jasa dan kelompok tersebut memiliki risiko products and services subject to risks and
dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan returns which are different from those of
imbalan segmen lain. other business segments.

3. KAS DAN SETARA KAS 3. CASH AND CASH EQUIVALENTS

2007 2006
Kas 167,884 156,545 Cash on hand
Bank 2,308,949 2,104,221 Cash at bank
Deposito berjangka dan 3,412,989 2,412,134 Time and call deposits
call deposits
Sertifikat Bank Indonesia 432,490 147,346 Bank Indonesia Certificates
6,322,312 4,820,246
Kas dan deposito berjangka yang (57,418) (90,303) Restricted cash and
dibatasi penggunaannya time deposits
6,264,894 4,729,943

a. Bank/Cash at bank
2007 2006
Pihak yang mempunyai hubungan istimewa/Related party
PT Bank Permata Tbk (lihat Catatan/refer to Note 30e) 553,427 800,742
Pihak ketiga/Third parties:
Rupiah:
PT Bank Central Asia Tbk 239,016 206,216
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 142,176 114,472
PT Bank DBS Indonesia 140,773 81
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 133,911 44,541
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 50 miliar)/ 241,486 239,755
Others (below Rp 50 billion each)
897,362 605,065
Mata uang asing/Foreign currencies:
Standard Chartered Bank 308,683 178,892
Citibank N.A. 306,579 307,446
PT Bank Rabobank International Indonesia 69,553 30,556
PT Bank Central Asia Tbk 53,476 21,493
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 50 miliar)/ 119,869 160,027
Others (below Rp 50 billion each)
858,160 698,414
Jumlah pihak ketiga/Total third parties 1,755,522 1,303,479
Jumlah bank/Total cash at bank 2,308,949 2,104,221

Halaman - 28 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

3. KAS DAN SETARA KAS (lanjutan) 3. CASH AND CASH EQUIVALENTS (continued)

b. Deposito berjangka dan call deposits/Time and call deposits


2007 2006

Pihak yang mempunyai hubungan istimewa/Related party


PT Bank Permata Tbk (lihat Catatan/refer to Note 30e) 368,247 404,482
Pihak ketiga/Third parties:
Rupiah:
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 461,476 111,133
PT Bank Mega Tbk 354,196 161,154
PT Bank Niaga Tbk 317,606 307,554
PT Bank UOB Indonesia 252,052 -
PT Bank DBS Indonesia 246,607 -
PT Bank Tabungan Negara (Persero) 193,457 84,498
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 183,545 197,757
PT Bank Internasional Indonesia Tbk 173,844 -
PT Bank Lippo Tbk 77,386 3,000
PT Bank Commonwealth 74,129 59,350
PT Bank Bukopin 71,000 70,000
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 8,510 189,957
PT ANZ Panin Bank 4,500 95,190
PT Bank Finconesia - 73,200
Standard Chartered Bank - 65,000
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 50 miliar)/ 230,812 213,532
Others (below Rp 50 billion each)
2,649,120 1,631,325
Mata uang asing/Foreign currencies:
PT Bank Niaga Tbk 75,036 32,369
PT Bank NISP Tbk 53,247 -
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 50 miliar)/ 267,339 343,958
Others (below Rp 50 billion each)
395,622 376,327
Jumlah pihak ketiga/Total third parties 3,044,742 2,007,652
Jumlah deposito berjangka dan call deposits/ 3,412,989 2,412,134
Total time and call deposits

c. Kas dan deposito berjangka yang dibatasi c. Restricted cash and time deposits
penggunaannya

Kas dan deposito berjangka yang dibatasi Restricted cash and time deposits mainly
penggunaannya terutama digunakan untuk represent balances pledged as security for
penerbitan bank garansi dan letters of credit. bank guarantees and letters of credit.

d. Informasi lainnya d. Other information

Informasi lainnya sehubungan dengan kas Other information relating to cash and cash
dan setara kas serta kas dan deposito equivalents and restricted cash and time
berjangka yang dibatasi penggunaannya deposits are as follows:
adalah sebagai berikut:

Halaman - 29 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

3. KAS DAN SETARA KAS (lanjutan) 3. CASH AND CASH EQUIVALENTS (continued)

d. Informasi lainnya (lanjutan) d. Other information (continued)

• Suku bunga tahunan atas deposito • Time and call deposits, including Bank
berjangka dan call deposits serta Indonesia Certificates (“SBI”),
Sertifikat Bank Indonesia (“SBI”) adalah: attracted annual interest at the
following rates:
2007 2006
Rupiah 2.75% - 18.00% 3.00% - 15.50% Rupiah
Mata uang asing 0.25% - 6.24% 0.25% - 5.50% Foreign currencies
• Pada tanggal 31 Desember 2007, kas • As at 31 December 2007, cash and
dan setara kas Perseroan dan anak cash equivalents of the Company and
perusahaan dalam penyimpanan dan subsidiaries at premises and in transit
dalam perjalanan diasuransikan terhadap are covered by insurance against loss
risiko kehilangan dengan nilai equivalent to Rp 342.7 billion, which
pertanggungan yang setara dengan management believes is adequate to
Rp 342,7 miliar yang menurut pendapat cover possible loss.
manajemen cukup untuk menutup
kemungkinan kerugian.
• Rincian saldo dalam mata uang asing • Details of balances in foreign
adalah sebagai berikut: currencies are as follows:
2007 2006
Mata uang asli/ Ekuivalen Rp/ Mata uang asli/ Ekuivalen Rp/
Original currency Rp equivalent Original currency Rp equivalent
USD 131,232,563 1,236,080 126,331,584 1,139,511
JPY 929,022,308 77,171 678,356,977 51,416
EUR 771,352 10,614 779,208 9,240
Lain-lain/Others * 589,977 5,557 451,350 4,071
Jumlah/Total 1,329,422 1,204,238
*) Kas dan setara kas dalam mata uang asing lainnya *) Cash and cash equivalents denominated in
disajikan dalam jumlah yang setara dengan USD other foreign currencies are presented as USD
dengan menggunakan kurs pada tanggal neraca. equivalents using the exchange rates
prevailing at the balance sheets date.

• Saldo dalam mata uang asing tersebut • The balances in foreign currencies
di atas termasuk kas dalam mata uang above include cash on hand in foreign
asing sejumlah Rp 1,5 miliar (2006: currencies amounting to Rp 1.5 billion
Rp 1,6 miliar). (2006: Rp 1.6 billion).

4. PIUTANG USAHA 4. TRADE RECEIVABLES


2007 2006
Pihak yang mempunyai hubungan Related parties
istimewa (lihat Catatan 30f): (refer to Note 30f):
Rupiah 306,178 228,654 Rupiah
Mata uang asing 983 484 Foreign currencies
307,161 229,138
Pihak ketiga: Third parties:
Rupiah 2,663,222 2,166,018 Rupiah
Mata uang asing 2,998,379 2,192,787 Foreign currencies
5,661,601 4,358,805
Penyisihan piutang ragu-ragu (250,272) (523,608) Provision for doubtful receivables
5,411,329 3,835,197
5,718,490 4,064,335

Halaman - 30 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

4. PIUTANG USAHA (lanjutan) 4. TRADE RECEIVABLES (continued)

Umur piutang usaha adalah sebagai berikut: The ageing of trade receivables is as follows:
2007 2006
Lancar 3,645,406 2,924,995 Current
Lewat jatuh tempo: Overdue:
1 - 30 hari 1,469,231 754,794 1 - 30 days
31 - 60 hari 370,144 281,127 31 - 60 days
61 - 90 hari 104,756 97,451 61 - 90 days
Lebih dari 90 hari 379,225 529,576 Over 90 days
5,968,762 4,587,943
Penyisihan piutang ragu-ragu (250,272) (523,608) Provision for doubtful receivables
5,718,490 4,064,335

Mutasi penyisihan piutang ragu-ragu adalah The movement of the provision for doubtful
sebagai berikut: receivables is as follows:

2007 2006
Pada awal tahun 523,608 241,646 At beginning of year
(Penurunan)/penambahan (87,953) 293,126 (Decrease)/increase in
penyisihan provision
Penghapusan (185,383) (11,089) Written-off
Selisih kurs karena penjabaran - (75) Exchange differences due to
laporan keuangan financial statements
translation
Pada akhir tahun 250,272 523,608 At end of year

Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan Management believes that the provision for
piutang ragu-ragu tersebut cukup untuk menutupi doubtful receivables is adequate to cover
kerugian dari tidak tertagihnya piutang usaha. possible loss on non-collectible receivables.

Pada tanggal 31 Desember 2007, piutang usaha As at 31 December 2007, trade receivables
sejumlah Rp 51,5 miliar (2006: Rp 97,2 miliar) amounting to Rp 51.5 billion (2006: Rp 97.2
telah dijaminkan untuk pinjaman tertentu (lihat billion) have been used as collateral for certain
Catatan 11, 16f, dan 17). loans (refer to Notes 11, 16f, and 17).

Rincian piutang usaha dalam mata uang asing Details of trade receivables in foreign
adalah sebagai berikut: currencies are as follows:
2007 2006
Mata uang asli/ Ekuivalen Rp/ Mata uang asli/ Ekuivalen Rp/
Original currency Rp equivalent Original currency Rp equivalent

USD 310,877,949 2,928,160 239,640,160 2,161,554


JPY 758,135,708 63,024 305,422,097 23,150
EUR 378,448 5,207 477,835 5,666
GBP 21,387 402 8,737 155
Lain-lain/Others * 272,713 2,569 304,411 2,746

Jumlah/Total 2,999,362 2,193,271

* Piutang usaha dalam mata uang asing lainnya disajikan * Trade receivables denominated in other foreign
dalam jumlah yang setara dengan USD dengan currencies are presented as USD equivalents using
menggunakan kurs pada tanggal neraca. the exchange rates prevailing at the balance sheets
date.

Halaman - 31 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

5. PIUTANG LAIN-LAIN 5. OTHER RECEIVABLES


2007 2006
Agunan yang diambil alih 300,264 556,299 Repossessed collateral
Piutang karyawan 215,916 215,314 Loans to officers and employees
Aktiva derivatif 76,925 - Derivative assets
Piutang PT Bumi Resources Tbk - 295,856 Loan to PT Bumi Resources Tbk
Lain-lain 322,968 295,504 Others
916,073 1,362,973
Penyisihan piutang ragu-ragu (124,752) (248,693) Provision for doubtful receivables
791,321 1,114,280
Bagian lancar (299,709) (493,909) Current portion
Bagian tidak lancar 491,612 620,371 Non-current portion

Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan Management believes that the provision for
piutang ragu-ragu tersebut cukup untuk menutupi doubtful receivables is adequate to cover
kerugian dari tidak tertagihnya piutang. possible loss on non-collectible receivables.
Bagian tidak lancar terdiri dari: Non-current portion consists of:
2007 2006
Pihak yang mempunyai hubungan 393,241 356,777 Related parties
istimewa (lihat Catatan 30g) (refer to Note 30g)
Pihak ketiga 98,371 263,594 Third parties
491,612 620,371

a. Agunan yang diambil alih a. Repossessed collateral


Agunan yang diambil alih terutama terdiri dari Repossessed collateral mainly consists of
kendaraan yang diambil alih karena vehicles which have been repossessed
pelanggan wanprestasi. because the customers are in default.
b. Piutang karyawan b. Loans to officers and employees
Perseroan dan anak perusahaan tertentu The Company and certain subsidiaries
memberikan pinjaman kepada para granted vehicle loans to their officers and
karyawannya untuk membeli kendaraan employees, which are generally
bermotor, yang pada umumnya tidak non-interest bearing. These loans are
dikenakan bunga. Pinjaman ini dilunasi secara repaid in instalments through deductions
angsuran melalui pemotongan gaji bulanan. from monthly salaries.
c. Aktiva dan kewajiban derivatif c. Derivative assets and liabilities
2007
Aktiva Kewajiban
derivatif/ derivatif *)/
Jumlah nosional/ Derivative Derivative
Notional amount assets liabilities *)
Instrumen Instruments
Lindung nilai arus kas: Cash flow hedges:
- Swap tingkat bunga IDR 490,465,135,275 122 2,344 - Interest rate swaps
Tidak dikategorikan sebagai Not designated as hedges:
lindung nilai:
- Swap tingkat bunga IDR 545,100,000,000 - 6,359 - Interest rate swaps
USD 79,112,411 - 2,680
- Kontrak berjangka valuta USD 30,300,000 7,353 6,017 - Forward foreign exchange
asing JPY 1,590,258,100 1,419 818 contract
- Cross currency swaps USD 322,826,389 68,031 23,513 - Cross currency swaps
JPY 1,150,000,000 - 1,134
76,925 42,865
Bagian lancar (16,660) (25,083) Current portion

Bagian tidak lancar 60,265 17,782 Non-current portion


*) *)
Kewajiban derivatif disajikan sebagai kewajiban lain-lain. Derivative liabilities are presented under other
liabilities.

Halaman - 32 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

5. PIUTANG LAIN-LAIN (lanjutan) 5. OTHER RECEIVABLES (continued)

c. Aktiva dan kewajiban derivatif (lanjutan) c. Derivative assets and liabilities (continued)
2006
Aktiva Kewajiban
derivatif/ derivatif *)/
Jumlah nosional/ Derivative Derivative
Notional amount assets liabilities *)

Instrumen Instruments
Tidak dikategorikan sebagai Not designated as hedges:
lindung nilai:
- Kontrak berjangka valuta USD 189,645,000 - 128,225 - Forward foreign exchange
asing JPY 1,746,445,000 - 2,845 contract
- Kontrak berjangka komoditi Ton 3,000 - 2,717 - Commodity forward contract

- Cross currency swaps USD 11,000,000 - 15,257 - Cross currency swaps


- 149,044
Bagian lancar - (100,954) Current portion
Bagian tidak lancar - 48,090 Non-current portion
*) *)
Kewajiban derivatif disajikan sebagai kewajiban lain-lain. Derivative liabilities are presented under other
liabilities.

Keuntungan nilai wajar bersih yang telah diakui Net fair value gains that have been credited
dalam laporan laba rugi konsolidasian selama in the current year’s consolidated statement
tahun berjalan sejumlah Rp 161,5 miliar (2006: of income amount to Rp 161.5 billion (2006:
rugi Rp 144,4 miliar). losses Rp 144.4 billion).

Pada tanggal 31 Desember 2007, tingkat bunga As at 31 December 2007, the fixed interest
tetap sehubungan swap tingkat bunga berkisar rates relating to interest rate swaps vary
dari 5,45% sampai 12,30%. from 5.45% to 12.30%.

Informasi lain mengenai aktiva dan kewajiban Further information relating to the
derivatif pada tanggal 31 Desember 2007 derivative assets and liabilities as at 31
adalah sebagai berikut: December 2007 is as follows:
Jatuh tempo/
Pihak dalam kontrak/Counterparts Repayment schedule

PT Bank Permata Tbk Maret/March 2008


PT Bank Central Asia Tbk Januari/January 2008 – April 2008
PT ANZ Panin Bank Januari/January 2008 – Maret/March 2008
PT Bank Danamon Indonesia Tbk Januari/January 2008 – November 2011
The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Ltd Januari/January 2008 – September 2012
Standard Chartered Bank Januari/January 2008 – September 2011
ABN AMRO Bank N.V. Juli/July 2009 – Juli/July 2011
The Bank of Tokyo – Mitsubishi UFJ Ltd Maret/March 2009
Citibank N.A. Februari/February 2008

d. Piutang PT Bumi Resources Tbk d. Loan to PT Bumi Resources Tbk

Pada bulan Agustus 2004, PT Pamapersada In August 2004, PT Pamapersada


Nusantara (“Pama”), anak perusahaan tidak Nusantara (“Pama”), an indirect subsidiary,
langsung, memberikan pinjaman tanpa granted an unsecured loan amounting to
jaminan sejumlah USD 40 juta kepada PT USD 40 million to PT Bumi Resources Tbk
Bumi Resources Tbk (“Bumi”), induk (“Bumi”), the ultimate parent company of PT
perusahaan PT Kaltim Prima Coal (“KPC”). Kaltim Prima Coal (“KPC”).

Pada bulan Januari 2007, Bumi melunasi In January 2007, Bumi repaid the loan in full
seluruh pinjaman sejumlah USD 32,8 juta amounting to USD 32.8 million or equivalent
atau setara dengan Rp 299,5 miliar. to Rp 299.5 billion.

Halaman - 33 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

6. PERSEDIAAN 6. INVENTORIES
2007 2006
Barang jadi termasuk unit CBU 3,295,479 2,969,120 Finished goods including
CBU units
Barang dalam penyelesaian 117,969 105,682 Work-in-progress
Bahan baku dan unit CKD 279,397 177,757 Raw materials and CKD units
Suku cadang 363,959 291,667 Spare parts
Barang dalam perjalanan 176,072 80,580 Goods in transit
Lain-lain 396,922 425,930 Others
4,629,798 4,050,736
Penyisihan persediaan usang (48,069) (50,039) Provision for obsolete
dan tidak lancar and slow moving inventory
4,581,729 4,000,697
Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan Management believes that the provision for
persediaan usang dan tidak lancar cukup untuk obsolete and slow moving inventory is adequate
menutup kerugian karena penurunan nilai to cover loss due to the decline in the value of
persediaan. inventories.
Pada tanggal 31 Desember 2007, persediaan As at 31 December 2007, inventories amounting
sejumlah Rp 56,4 miliar (2006: Rp 95,5 miliar) to Rp 56.4 billion (2006: Rp 95.5 billion) have
dijaminkan untuk pinjaman tertentu (lihat Catatan been used as collateral for certain loans (refer to
11 dan 16f). Notes 11 and 16f).
Pada tanggal 31 Desember 2007, persediaan As at 31 December 2007, the inventories of the
Perseroan dan anak perusahaan telah Company and subsidiaries have been covered
diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko by insurance against loss by fire and other risks
lainnya dengan nilai pertanggungan setara dengan equivalent to Rp 3.49 trillion which management
Rp 3,49 triliun yang menurut pendapat manajemen believes is adequate to cover possible loss.
cukup untuk menutup kemungkinan kerugian.
Mutasi penyisihan persediaan usang dan tidak The movement in the provision for obsolete and
lancar adalah sebagai berikut: slow moving inventory is as follows:
2007 2006
Pada awal tahun 50,039 51,369 At beginning of year
Penambahan penyisihan 4,704 8,290 Increase in provision
Penghapusan (6,702) (9,457) Written-off
Selisih kurs karena penjabaran 28 (163) Exchange differences due to
laporan keuangan financial statement translation
Pada akhir tahun 48,069 50,039 At end of year

7. PERPAJAKAN 7. TAXATION
a. Pajak dibayar di muka a. Prepaid taxes
2007 2006
Perseroan The Company
Pajak Penghasilan Badan 132,684 127,416 Corporate Income Tax
Pajak Pertambahan Nilai 61,319 64,143 Value Added Tax
Pajak Penjualan Barang Mewah 45,968 33,676 Luxury Sales Tax
239,971 225,235
Anak perusahaan Subsidiaries
Pajak Penghasilan Badan 1,006,790 1,004,106 Corporate Income Tax
Pajak Pertambahan Nilai 120,188 201,568 Value Added Tax
1,126,978 1,205,674
1,366,949 1,430,909

Halaman - 34 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

7. PERPAJAKAN (lanjutan) 7. TAXATION (continued)

b. Hutang pajak b. Taxes payable


2007 2006
Perseroan The Company
Pajak penghasilan: Income taxes:
Pasal 21 77,767 42,992 Article 21
Pasal 23 26,169 4,514 Article 23
Pasal 25/29 179,472 19,319 Article 25/29
Pasal 26 505 613 Article 26
283,913 67,438

Anak perusahaan Subsidiaries


Pajak penghasilan: Income taxes:
Pasal 21 113,242 90,383 Article 21
Pasal 22 1,024 138 Article 22
Pasal 23 28,262 28,566 Article 23
Pasal 25/29 979,656 187,270 Article 25/29
Pasal 26 3,831 4,157 Article 26
Pajak Penjualan Barang Mewah 24,665 19,097 Luxury Sales Tax
Pajak Pertambahan Nilai 142,756 88,056 Value Added Tax

1,293,436 417,667
1,577,349 485,105

c. Beban pajak penghasilan c. Income tax expenses

2007 2006
Perseroan The Company
Kini Current
Non Final (488,770) (200,588) Non Final
Final (7,556) (8,002) Final
Tangguhan 34,114 (13,036) Deferred

(462,212) (221,626)

Anak perusahaan Subsidiaries


Kini Current
Non Final (2,117,711) (1,202,134) Non Final
Final (79,549) (64,254) Final
Tangguhan (3,746) 35,068 Deferred

(2,201,006) (1,231,320)

Konsolidasian Consolidated
Kini Current
Non Final (2,606,481) (1,402,722) Non Final
Final (87,105) (72,256) Final
Tangguhan 30,368 22,032 Deferred

(2,663,218) (1,452,946)

Halaman - 35 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

7. PERPAJAKAN (lanjutan) 7. TAXATION (continued)


c. Beban pajak penghasilan (lanjutan) c. Income tax expenses (continued)
Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan The reconciliation between income tax
dan hasil perhitungan teoritis laba sebelum expenses and the theoretical tax amount
pajak penghasilan adalah sebagai berikut: on profit before income tax is as follows:
2007 2006
Laba konsolidasian sebelum 10,633,605 5,943,784 Consolidated profit before
pajak penghasilan income tax
Eliminasi konsolidasi 4,167,674 2,519,667 Consolidation eliminations
Laba konsolidasian sebelum 14,801,279 8,463,451 Consolidated profit before
pajak penghasilan dan income tax and eliminations
eliminasi
Dikurangi: Less:
Laba sebelum pajak (7,819,794) (4,529,728) Profit before income tax
penghasilan anak perusahaan of subsidiaries
Laba sebelum pajak 6,981,485 3,933,723 Profit before income tax
penghasilan Perseroan of the Company
Pajak dihitung pada tarif (2,090,407) (1,174,157) Tax calculated at applicable tax
pajak yang berlaku rates
Penghasilan bukan obyek pajak 1,689,201 1,003,286 Income not subject to tax
Beban yang tidak dapat (61,006) (50,755) Non-deductible expenses
dikurangkan
Beban pajak penghasilan (462,212) (221,626) Income tax expenses
Perseroan of the Company
Beban pajak penghasilan (2,201,006) (1,231,320) Income tax expenses
anak perusahaan of subsidiaries
Beban pajak penghasilan (2,663,218) (1,452,946) Consolidated income tax
konsolidasian expenses

Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak The reconciliation between profit before
Perseroan dengan penghasilan kena pajak income tax of the Company and the
Perseroan untuk tahun-tahun yang berakhir Company’s taxable income for the years
pada tanggal 31 Desember 2007 dan 2006 ended 31 December 2007 and 2006 is as
adalah sebagai berikut: follows:
2007 2006
Laba sebelum pajak 6,981,485 3,933,723 Profit before income tax
penghasilan Perseroan of the Company
Penyesuaian pajak: Fiscal adjustments:
Iklan dan promosi 72,763 11,075 Advertising and promotion
Beban kesejahteraan karyawan 61,053 54,577 Employee welfare expenses
Insentif dealer 42,583 (11,357) Dealer incentives
Penghasilan kena pajak final (38,592) (46,482) Income subject to final tax
Bagian atas laba bersih anak (5,630,670) (3,344,288) Share of results of subsidiaries,
perusahaan, perusahaan associates and jointly
asosiasi, dan jointly controlled entities, net of
controlled entities, setelah goodwill amortisation
dikurangi amortisasi goodwill
Lain-lain 140,666 71,437 Others
(5,352,197) (3,265,038)
Penghasilan kena pajak 1,629,288 668,685 Taxable income of the Company
Perseroan
Halaman - 36 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

7. PERPAJAKAN (lanjutan) 7. TAXATION (continued)


c. Beban pajak penghasilan (lanjutan) c. Income tax expenses (continued)

2007 2006
Beban pajak penghasilan kini Current income tax expenses
Perseroan - non final 488,770 200,588 of the Company - non final
Pembayaran pajak di muka (309,298) (328,004) Prepayment of income taxes
Perseroan of the Company
Hutang pajak penghasilan/ 179,472 (127,416) Income tax payable/
(pajak penghasilan lebih (overpayment of income
bayar) – Perseroan taxes) - the Company
Beban pajak penghasilan kini Current income tax expenses
anak perusahaan - non final 2,117,711 1,202,134 of subsidiaries - non final
Pembayaran pajak di muka (1,138,055) (1,014,864) Prepayment of income taxes
anak perusahaan of subsidiaries
Hutang pajak penghasilan - 979,656 187,270 Income tax payable -
anak perusahaan subsidiaries

Dalam laporan keuangan konsolidasian ini, In these consolidated financial


jumlah penghasilan kena pajak tahun 2007 statements, the amount of taxable
didasarkan atas perhitungan sementara, income for the year 2007 is based on
karena Perseroan belum menyampaikan preliminary calculations, as the Company
Surat Pemberitahuan Tahunan (“SPT”) has not yet been required to submit its
pajak penghasilan badan final. final corporate income tax returns.

d. Aktiva dan kewajiban pajak tangguhan d. Deferred tax assets and liabilities
2007
Dikreditkan/
(dibebankan)
ke laporan
laba rugi
konsolidasian/
Pada awal Credited/(charged) Pada akhir
tahun/At to consolidated tahun/
beginning statements Reklasifikasi/ Lain-lain/ At end
of year of income Reclassification Others of year
Aktiva pajak tangguhan Deferred tax assets
Perseroan: the Company:
Penyisihan piutang ragu-ragu 7,003 (1,083) - - 5,920 Provision for doubtful
receivables
Penyisihan persediaan 3,023 (838) - - 2,185 Provision for obsolete and
usang dan tidak lancar slow moving inventory
Investasi 4,384 - - - 4,384 Investments
Perbedaan antara nilai buku (6,611) 461 - - (6,150) Difference between accounting
bersih aktiva tetap akuntansi and tax fixed assets’ net
dan fiskal book value
Beban tangguhan 2,645 (3,299) - - (654) Deferred charges
Beban yang masih harus dibayar 74,768 59,411 - - 134,179 Accrued expenses
Keuntungan ditangguhkan 48,922 (21,000) - - 27,922 Deferred gain
Kewajiban imbalan kerja 46,449 462 - - 46,911 Employee benefits obligation

Aktiva pajak tangguhan 180,583 34,114 - - 214,697 Deferred tax assets of


Perseroan, bersih the Company, net

Aktiva pajak tangguhan 615,752 37,756 (257) (7,367) 645,884 Deferred tax assets of
anak perusahaan, bersih subsidiaries, net
796,335 71,870 (257) (7,367) 860,581

Kewajiban pajak tangguhan (214,037) (41,502) 257 803 (254,479) Deferred tax liabilities of
anak perusahaan, bersih subsidiaries, net

Halaman - 37 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

7. PERPAJAKAN (lanjutan) 7. TAXATION (continued)

d. Aktiva dan kewajiban pajak tangguhan d. Deferred tax assets and liabilities
(lanjutan) (continued)
2006
Dikreditkan/
(dibebankan)
ke laporan
laba rugi
konsolidasian/
Pada awal Credited/(charged) Pada akhir
tahun/At to consolidated tahun/
beginning statements Reklasifikasi/ Lain-lain/ At end
of year of income Reclassification Others of year
Aktiva pajak tangguhan Deferred tax assets
Perseroan: the Company:
Penyisihan piutang ragu-ragu 6,112 891 - - 7,003 Provision for doubtful
receivables
Penyisihan persediaan 1,981 1,042 - - 3,023 Provision for obsolete and
usang dan tidak lancar slow moving inventory
Investasi 4,384 - - - 4,384 Investments
Perbedaan antara nilai buku (5,906) (705) - - (6,611) Difference between accounting
bersih aktiva tetap akuntansi and tax fixed assets’ net
dan fiskal book value
Beban tangguhan (350) 2,995 - - 2,645 Deferred charges
Beban yang masih harus dibayar 74,591 177 - - 74,768 Accrued expenses
Keuntungan ditangguhkan 69,922 (21,000) - - 48,922 Deferred gain
Kewajiban imbalan kerja 42,885 3,564 - - 46,449 Employee benefits obligation

Aktiva pajak tangguhan 193,619 (13,036) - - 180,583 Deferred tax assets of


Perseroan, bersih the Company, net

Aktiva pajak tangguhan 575,974 43,958 12,601 (16,781) 615,752 Deferred tax assets of
anak perusahaan, bersih subsidiaries, net
769,593 30,922 12,601 (16,781) 796,335

Kewajiban pajak tangguhan (192,546) (8,890) (12,601) - (214,037) Deferred tax liabilities of
anak perusahaan, bersih subsidiaries, net

e. Surat ketetapan pajak e. Tax assessments

Beberapa anak perusahaan menerima Surat Certain subsidiaries have received tax
Ketetapan Pajak (“SKP”) untuk beberapa assessment letters in respects of certain
tahun pajak dan mengajukan keberatan atas open fiscal years and lodged objections to
SKP tersebut. Sampai dengan tanggal these assessments. As at the date of the
laporan keuangan, keberatan tersebut masih financial statements, the objections are still
dalam proses. in process.

f. Administrasi f. Administration

Berdasarkan Undang-Undang Perpajakan Under the taxation laws of Indonesia, the


yang berlaku di Indonesia, Perseroan dan Company and subsidiaries submit tax
anak perusahaan menghitung, menetapkan returns on the basis of self assessment.
dan membayar sendiri besarnya jumlah pajak For fiscal years before 2008, the Director
yang terhutang. Untuk tahun pajak sebelum General of Tax (“DGT”) may assess or
tahun 2008, Direktur Jenderal Pajak ("DJP") amend taxes within ten years of the time
dapat menetapkan atau mengubah kewajiban the tax becomes due, or until the end of
pajak dalam batas waktu sepuluh tahun sejak 2013, whichever is earlier. There are new
saat terhutangnya pajak, atau akhir tahun rules applicable to fiscal year 2008 and
2013, mana yang lebih awal. Ketentuan baru subsequent years stipulating that the DGT
yang diberlakukan terhadap tahun pajak 2008 may assess or amend taxes within five
dan tahun-tahun selanjutnya menentukan years of the time the tax becomes due.
bahwa DJP dapat menetapkan atau
mengubah kewajiban pajak tersebut dalam
batas waktu lima tahun sejak saat
terhutangnya pajak.

Halaman - 38 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

8. PIUTANG PEMBIAYAAN 8. FINANCING RECEIVABLES

2007 2006
Piutang pembiayaan 15,631,743 17,679,579 Consumer financing
konsumen, bersih receivables, net
Investasi bersih dalam sewa 1,654,340 654,758 Net investment in direct
guna usaha, bersih financing leases, net
17,286,083 18,334,337
Penyisihan piutang ragu-ragu (934,087) (769,290) Provision for doubtful
receivables
16,351,996 17,565,047

a. Piutang pembiayaan konsumen, bersih a. Consumer financing receivables, net

Rincian piutang pembiayaan konsumen, Details of consumer financing receivables,


bersih adalah sebagai berikut: net are as follows:
2007 2006

Piutang pembiayaan 30,332,748 30,683,912 Consumer financing


konsumen, kotor receivables, gross
Bagian pinjaman yang dibiayai (8,219,913) (6,152,878) Amount financed by other
pihak lain parties
Pendapatan ditangguhkan (6,481,092) (6,851,455) Unearned income

15,631,743 17,679,579
Penyisihan piutang ragu-ragu (898,824) (757,745) Provision for doubtful
receivables
Bersih 14,732,919 16,921,834 Net

Rincian piutang pembiayaan konsumen kotor A schedule of gross consumer financing


yang diklasifikasikan menurut tahun jatuh receivables classified according to year of
tempo adalah sebagai berikut: maturity is as follows:

2007 2006

Dalam 1 tahun 16,820,478 16,676,905 Within 1 year


Dalam 1 – 2 tahun 9,701,755 10,132,584 Within 1 – 2 years
Lebih dari 2 tahun 3,810,515 3,874,423 More than 2 years
30,332,748 30,683,912

Informasi pokok lainnya sehubungan dengan Other significant information relating to


piutang pembiayaan konsumen yang consumer financing receivables are as
diberikan adalah sebagai berikut: follows:

- Suku bunga efektif per tahun atas piutang - The effective annual interest rates of
pembiayaan konsumen berkisar antara consumer financing receivables ranged
10,3% - 43,9% (2006: 13% - 47,5%). between 10.3% - 43.9% (2006: 13% -
47.5%).

Halaman - 39 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

8. PIUTANG PEMBIAYAAN (lanjutan) 8. FINANCING RECEIVABLES (continued)

a. Piutang pembiayaan konsumen, bersih a. Consumer financing receivables, net


(lanjutan) (continued)

- Piutang pembiayaan konsumen dijamin - Consumer financing receivables are


dengan pengalihan fidusia atas Bukti secured by fiduciary transfers of Motor
Pemilikan Kendaraan Bermotor dan Bukti Vehicle Ownership Certificates and
Pemilikan Alat Berat atas porsi Heavy Equipment Ownership
pembiayaan dimana anak perusahaan Certificates in respect of finance on
menanggung risiko kredit. which the subsidiaries bear the credit
risk.

- Pada tanggal 31 Desember 2007, piutang - As at 31 December 2007, net consumer


pembiayaan konsumen bersih sejumlah financing receivables amounting to
Rp 5,82 triliun (2006: Rp 3,89 triliun) Rp 5.82 trillion (2006: Rp 3.89 trillion)
dijaminkan untuk pinjaman yang diterima have been used as collateral for loans
oleh anak perusahaan tertentu yang obtained by certain financial services
bergerak di bidang jasa keuangan (lihat subsidiaries (refer to Notes 11, 16f, and
Catatan 11, 16f, dan 17). 17).

- Pada tanggal 31 Desember 2007, saldo - As at 31 December 2007, consumer


piutang pembiayaan konsumen sejumlah financing receivables of Rp 47.1 billion
Rp 47,1 miliar adalah dalam mata uang are denominated in USD (2006: Rp 46.1
USD (2006: Rp 46,1 miliar). billion).

b. Investasi bersih dalam sewa guna usaha b. Net investment in direct financing
leases

Kegiatan sewa guna usaha terutama Leasing operations principally consist of


mencakup sewa guna usaha kendaraan leasing motor vehicles and heavy
bermotor dan alat berat dengan masa sewa equipment, with lease terms ranging from 3
berkisar antara 3 hingga 4 tahun untuk to 4 years for motor vehicles and 2 to 3
kendaraan bermotor dan antara 2 hingga 3 years for heavy equipment.
tahun untuk alat berat.

2007 2006
Piutang sewa guna usaha, kotor 1,947,197 798,419 Lease receivables, gross
Nilai sisa yang terjamin 532,474 239,143 Guaranteed residual values
Simpanan jaminan (532,474) (239,143) Security deposits
Pendapatan sewa guna usaha (292,857) (143,661) Unearned lease income
ditangguhkan
1,654,340 654,758
Penyisihan piutang ragu-ragu (35,263) (11,545) Provision for doubtful receivables
Bersih 1,619,077 643,213 Net
Simpanan jaminan dari penyewa akan Security deposits from lessees will be
digunakan untuk melunasi harga jual aktiva applied against the selling price of the
yang disewakan pada akhir masa sewa jika leased assets at the end of the lease term
penyewa menggunakan hak opsinya untuk if the lessee exercises the option to
membeli aktiva tersebut. Uang jaminan akan purchase the asset. The deposit will be
dikembalikan kepada penyewa jika hak opsi refunded to the lessee if the purchase
tidak digunakan. option is not exercised.

Halaman - 40 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

8. PIUTANG PEMBIAYAAN (lanjutan) 8. FINANCING RECEIVABLES (continued)

b. Investasi bersih dalam sewa guna usaha b. Net investment in direct financing
(lanjutan) leases (continued)

Rincian piutang sewa guna usaha kotor yang A schedule of gross lease receivables
diklasifikasikan menurut tahun jatuh temponya classified according to year of maturity is
adalah sebagai berikut: as follows:
2007 2006
Dalam 1 tahun 971,320 408,036 Within 1 year
Dalam 1 – 2 tahun 689,869 278,642 Within 1 – 2 years
Lebih dari 2 tahun 286,008 111,741 More than 2 years
1,947,197 798,419

Pada tanggal 31 Desember 2007, piutang As at 31 December 2007, net lease


sewa guna usaha bersih sejumlah Rp 921,7 receivables amounting to Rp 921.7 billion
miliar (2006: Rp 225 miliar) dijaminkan untuk (2006: Rp 225 billion) have been used as
pinjaman yang diterima oleh anak perusahaan collateral for loans obtained by certain
tertentu yang bergerak di bidang jasa financial services subsidiary (refer to Notes
keuangan (lihat Catatan 11 dan 16f). 11 and 16f).

Rincian piutang pembiayaan konsumen dan The ageing of gross consumer financing and
piutang sewa guna usaha kotor menurut umur lease receivables is as follows:
adalah sebagai berikut:
2007 2006
Lancar 31,487,413 30,895,939 Current
Lewat jatuh tempo: Overdue:
1 - 30 hari 418,491 321,161 1 - 30 days
31 - 60 hari 139,620 103,110 31 - 60 days
Lebih dari 60 hari 234,421 162,121 Over 60 days

32,279,945 31,482,331

Mutasi penyisihan piutang ragu-ragu adalah The movement of the provision for doubtful
sebagai berikut: receivables is as follows:
2007 2006
Pada awal tahun 769,290 926,758 At beginning of year
Penambahan penyisihan, setelah 831,371 804,120 Increase in provision, net of
pemulihan amount recovered
Penghapusan (666,574) (961,588) Written-off

Pada akhir tahun 934,087 769,290 At end of year

Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan Management believes that the provision for
piutang ragu-ragu tersebut cukup untuk menutupi doubtful receivables is adequate to cover
kemungkinan tidak tertagihnya piutang possible loss in respect of financing
pembiayaan. receivables.

Halaman - 41 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

9. INVESTASI PADA PERUSAHAAN ASOSIASI 9. INVESTMENTS IN ASSOCIATES AND


DAN JOINTLY CONTROLLED ENTITIES JOINTLY CONTROLLED ENTITIES
2007
% kepemilikan
efektif/ Pada Bagian atas Pada
% of effective awal tahun/ hasil bersih/ akhir tahun/
ownership At beginning Share Dividen/ Pembelian/ Lain-lain/ At end
Investee 31/12/2007 of year of results Dividends Purchases Others b) of year

Otomotif/Automotive
PT Astra Honda Motor a) 50.00 2,380,340 1,000,221 (157,024) - 405 3,223,942
PT Astra Daihatsu Motor 31.87 640,232 134,658 (2,623) - - 772,267
PT Toyota-Astra Motor 51.00 421,342 153,696 (53,189) - - 521,849
PT Denso Indonesia a) 22.25 161,344 33,323 (3,682) - - 190,985
PT Kayaba Indonesia 43.36 167,608 45,941 (23,940) - - 189,609
PT Aisin Indonesia 29.48 131,057 47,024 (13,293) - - 164,788
PT GS Battery 43.36 164,020 (268) (3,446) - (21,596) 138,710
PT Tri Dharma Wisesa 43.36 104,962 30,972 (5,954) - - 129,980
PT AT Indonesia 34.69 61,744 9,811 (3,077) - - 68,478
PT Federal Nittan Industries 34.69 52,301 24,351 (10,856) - - 65,796
Lain-lain (masing-masing di bawah 96,227 16,334 (477) (10,816) 101,268
Rp 50 miliar)/others (below
Rp 50 billion each) c)
4,381,177 1,496,063 (277,561) (32,007) 5,567,672
Jasa keuangan/Financial services
PT Bank Permata Tbk a) 44.51 3,114,644 224,625 - - (160,167) 3,179,102
PT Toyota Astra Financial Services 50.00 233,534 7,783 - - (6,391) 234,926
PT Komatsu Astra Finance 50.00 84,159 19,873 - - - 104,032
PT Astra Auto Finance 44.86 53,807 8,301 - - - 62,108
PT Astra CMG Life - 67,411 2,088 - - (69,499) -
Lain-lain (masing-masing di bawah 64 - - - (64) -
Rp 50 miliar)/others (below
Rp 50 billion each)
3,553,619 262,670 - - (236,121) 3,580,168

Alat-alat berat/pertambangan/
Heavy equipment/mining
PT Traktor Nusantara a) 50.00 83,933 17,064 (7,175) - - 93,822
PT United Tractors Semen Gresik 26.30 29,253 6,049 (2,937) - - 32,365

113,186 23,113 (10,112) - - 126,187


Teknologi informasi/
Information technology
PT SCS Astragraphia Technologies 37.67 53,645 5,720 - - - 59,365

Lain-lain/Others
PT PAM Lyonnaise Jaya 30.00 249,647 29,032 (8,126) - - 270,553
PT Marga Mandalasakti 34.00 147,748 9,153 - - - 156,901
Lain-lain (masing-masing di bawah 5,268 4,774 - - 196 10,238
Rp 50 miliar)/others (below
Rp 50 billion each)
402,663 42,959 (8,126) - 196 437,692

8,504,290 1,830,525 (295,799) - (267,932) 9,771,084

a) Dan anak perusahaan. a) And subsidiary/subsidiaries.

b) Lain-lain terutama timbul dari perubahan nilai wajar efek-efek yang b) Others mainly arise from change in the fair value of available-for-sale
tersedia untuk dijual di PT Bank Permata Tbk, perubahan ekuitas securities in PT Bank Permata Tbk, changes in equity of associate due
perusahaan asosiasi karena penjualan investasi di PT Century Batteries to disposal of investment in PT Century Batteries Indonesia, and
Indonesia dan penjualan investasi di PT Astra CMG Life dan PT Exedy disposal of investments in PT Astra CMG Life and PT Exedy
Indonesia. Indonesia.

c) Otomotif - lain-lain terdiri dari perusahaan asosiasi Perseroan dan anak c) Automotive - others consist of associates of the Company and
perusahaan, yaitu PT Fuji Technica Indonesia, Vietindo Daihatsu subsidiaries, being PT Fuji Technica Indonesia, Vietindo Daihatsu
Automotive Corporation, PT Mesin Isuzu Indonesia melalui Automotive Corporation, PT Mesin Isuzu Indonesia through PT Arya
PT Arya Kharisma, PT Inti Ganda Perdana, PT NHK Gasket Indonesia, Kharisma, PT Inti Ganda Perdana, PT NHK Gasket Indonesia, PT
PT Toyoda Gosei Safety Systems Indonesia dan PT Wahana Eka Toyoda Gosei Safety Systems Indonesia and PT Wahana Eka
Paramitra melalui PT Astra Otoparts Tbk. Paramitra through PT Astra Otoparts Tbk.

Halaman - 42 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

9. INVESTASI PADA PERUSAHAAN ASOSIASI 9. INVESTMENTS IN ASSOCIATES AND


DAN JOINTLY CONTROLLED ENTITIES JOINTLY CONTROLLED ENTITIES
(lanjutan) (continued)
2006
% kepemilikan
efektif/ Pada Bagian atas Pada
% of effective awal tahun/ hasil bersih/ akhir tahun/
ownership At beginning Share Dividen/ Pembelian/ Lain-lain/ At end
Investee 31/12/2006 of year of results Dividends Purchases Others b) of year
Otomotif/Automotive
PT Astra Honda Motor a) 50.00 2,501,660 979,003 (1,100,000) - (323) 2,380,340
PT Astra Daihatsu Motor 31.87 428,859 38,438 (2,992) 177,058 (1,131) 640,232
PT Toyota-Astra Motor 51.00 381,742 91,726 (52,126) - - 421,342
PT Kayaba Indonesia 43.36 167,422 31,726 (31,540) - - 167,608
PT Denso Indonesia a) 22.25 155,365 15,676 (9,697) - - 161,344
PT GS Battery a) 43.36 152,370 13,400 (1,750) - - 164,020
PT Aisin Indonesia 29.49 - 28,536 (14,603) - 117,124 131,057
PT Tri Dharma Wisesa 43.36 43,252 19,319 (10,000) 52,391 - 104,962
PT AT Indonesia 34.69 60,067 10,197 (8,520) - - 61,744
PT Federal Nittan Industries 34.69 44,036 18,093 (9,828) - - 52,301
Lain-lain (masing-masing di bawah 117,641 (4,845) (291) 1,920 (18,198) 96,227
Rp 50 miliar)/others (below
Rp 50 billion each) c)
4,052,414 1,241,269 (1,241,347) 231,369 97,472 4,381,177
Jasa keuangan/Financial services
PT Bank Permata Tbk a) 44.51 1,999,844 47,234 - 893,619 173,947 3,114,644
PT Toyota Astra Financial Services 50.00 - (3,112) - 236,646 - 233,534
PT Komatsu Astra Finance 50.00 79,004 5,155 - - - 84,159
PT Astra Auto Finance 44.86 55,095 (1,288) - - - 53,807
PT Astra CMG Life 50.00 32,603 34,808 - - - 67,411
Lain-lain (masing-masing di bawah 64 - - - - 64
Rp 50 miliar)/others (below
Rp 50 billion each)
2,166,610 82,797 - 1,130,265 173,947 3,553,619
Alat-alat berat/pertambangan/
Heavy equipment/mining
PT Traktor Nusantara a) 50.00 74,207 14,714 (4,988) - - 83,933
PT United Tractors Semen Gresik 26.30 26,097 5,875 (2,668) - (51) 29,253
100,304 20,589 (7,656) - (51) 113,186
Teknologi informasi/
Information technology
PT SCS Astragraphia Technologies 37.67 47,976 5,669 - - - 53,645

Lain-lain/Others
PT PAM Lyonnaise Jaya 30.00 - 8,913 - 240,734 - 249,647
PT Marga Mandalasakti 34.00 147,378 370 - - - 147,748
Lain-lain (masing-masing di bawah 4,754 257 - - 257 5,268
Rp 50 miliar)/others (below
Rp 50 billion each)
152,132 9,540 - 240,734 257 402,663
6,519,436 1,359,864 (1,249,003) 1,602,368 271,625 8,504,290

a) Dan anak perusahaan. a) And subsidiary/subsidiaries.


b) Lain-lain terutama timbul dari pengalihan PT Aisin Indonesia dari anak b) Others mainly arise from the transfers of PT Aisin Indonesia from a
perusahaan menjadi perusahaan asosiasi karena penurunan kepemilikan subsidiary to an associate due to the reduction in effective ownership
efektif dari 43,36% menjadi 29,49%, pengalihan PT Gemala Kempa from 43.36% to 29.49% and the transfer of PT Gemala Kempa Daya
Daya dari perusahaan asosiasi menjadi anak perusahaan karena from an associate company to a subsidiary due to the increase in
peningkatan kepemilikan efektif dari 34,69% menjadi 43,94% dan effective ownership from 34.69% to 43.94% and change in the fair
perubahan nilai wajar efek-efek yang tersedia untuk dijual di PT Bank value of available-for-sale securities in PT Bank Permata Tbk.
Permata Tbk.
c) Otomotif - lain-lain terdiri dari perusahaan asosiasi Perseroan dan anak c) Automotive - others consist of associates of the Company and
perusahaan, yaitu PT Fuji Technica Indonesia, Vietindo Daihatsu subsidiaries, being PT Fuji Technica Indonesia, Vietindo Daihatsu
Automotive Corporation, PT Mesin Isuzu Indonesia melalui Automotive Corporation, PT Mesin Isuzu Indonesia through PT Arya
PT Arya Kharisma, PT Inti Ganda Perdana, PT NHK Gasket Indonesia, Kharisma, PT Inti Ganda Perdana, PT NHK Gasket Indonesia, PT
PT Toyoda Gosei Safety Systems Indonesia, PT Wahana Eka Paramitra, Toyoda Gosei Safety Systems Indonesia, PT Wahana Eka Paramitra,
dan PT Exedy Indonesia melalui PT Astra Otoparts Tbk. and PT Exedy Indonesia through PT Astra Otoparts Tbk.

Pada tanggal 18 Juni 2007, PT Sedaya Multi On 18 June 2007, PT Sedaya Multi Investama
Investama (“SMI”), anak perusahaan, menjual (“SMI”), a subsidiary, sold all of its interest in
seluruh kepemilikan sahamnya di PT Astra CMG PT Astra CMG Life to Commonwealth
Life kepada Commonwealth International Holding International Holding Pty Ltd and PT Gala Arta
Pty Ltd dan PT Gala Arta Jaya seharga Rp 45,8 Jaya for Rp 45.8 billion. On this disposal, SMI
miliar. Atas penjualan ini SMI membukukan recorded a loss on sale of investment of Rp
kerugian penjualan investasi sebesar Rp 23,7 23.7 billion.
miliar.

Halaman - 43 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

10. AKTIVA TETAP 10. FIXED ASSETS

2007
Pada awal
tahun/ Anak Pada akhir
At perusahaan tahun/
beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ baru/New At end of
of year Additions Disposals Reclassifications subsidiaries year
Harga perolehan/ Acquisition cost/
nilai revaluasi revalued amount
Tanah 2,007,157 8,433 (50,406) 107,218 5,115 2,077,517 Land
Bangunan dan fasilitasnya 2,996,604 70,747 (36,992) 470,042 4,894 3,505,295 Buildings and improvements
Mesin dan peralatan 7,203,235 127,080 (404,415) 1,174,215 24,277 8,124,392 Machinery and equipment
Alat-alat pengangkutan 610,909 114,369 (30,476) 10,548 1,770 707,120 Transportation equipment
Perabot dan peralatan kantor 1,226,849 121,691 (38,572) 3,556 2,995 1,316,519 Furniture and office equipment
Tanaman menghasilkan 1,224,075 4,092 (1,546) 417 - 1,227,038 Mature plantations
Aktiva yang disewakan: Assets for lease:
- Alat-alat pengangkutan 1,863,169 568,976 (252,396) - - 2,179,749 - Transportation equipment
- Peralatan kantor 340,006 58,699 (68,758) - - 329,947 - Office equipment
- Alat-alat berat 63,837 4,382 (1,553) - - 66,666 - Heavy equipment
Properti pertambangan - 443,760 - - - 443,760 Mining properties
Aktiva kerjasama operasi 20,870 - - (274) - 20,596 Joint operation assets
Aktiva sewa guna usaha 1,918,309 291,429 - (67,649) - 2,142,089 Assets under finance leases
Aktiva dalam penyelesaian: Assets under construction:
- Bangunan dan mesin 1,036,199 1,420,932 (26) (1,611,322) - 845,783 - Buildings and machinery
- Tanaman belum menghasilkan 295,044 372,668 - (417) - 667,295 - Immature plantations

20,806,263 3,607,258 (885,140) 86,334 39,051 23,653,766

Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation


Tanah (356) - - 29 - (327) Land
Bangunan dan fasilitasnya (1,033,314) (186,098) 18,792 9,408 (3,929) (1,195,141) Buildings and improvements
Mesin dan peralatan (3,849,055) (943,287) 287,710 (65,442) (21,270) (4,591,344) Machinery and equipment
Alat-alat pengangkutan (318,802) (85,991) 22,299 (1,275) (1,694) (385,463) Transportation equipment
Perabot dan peralatan kantor (880,474) (163,709) 36,541 8,382 (2,746) (1,002,006) Furniture and office equipment
Tanaman menghasilkan (490,707) (61,977) 882 - - (551,802) Mature plantations
Aktiva yang disewakan: Assets for lease:
- Alat-alat pengangkutan (545,312) (307,921) 157,400 - - (695,833) - Transportation equipment
- Peralatan kantor (239,684) (51,571) 60,228 - - (231,027) - Office equipment
- Alat-alat berat (23,557) (13,654) 359 - - (36,852) - Heavy equipment
Properti pertambangan - (119,861) - - - (119,861) Mining properties
Aktiva kerjasama operasi (8,447) (6,074) - - - (14,521) Joint operation assets
Aktiva sewa guna usaha (386,208) (364,560) - 48,569 - (702,199) Assets under finance leases

(7,775,916) (2,304,703) 584,211 (329) (29,639) (9,526,376)

Nilai buku bersih 13,030,347 14,127,390 Net book value

2006
Anak
Pada awal perusahaan baru
tahun/ dan yang Pada akhir
At dilepas/New and tahun/
beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ disposed At end of
of year Additions Disposals Reclassifications subsidiaries year
Harga perolehan/ Acquisition cost/
nilai revaluasi revalued amount
Tanah 1,855,038 63,247 (44,208) 92,012 41,068 2,007,157 Land
Bangunan dan fasilitasnya 2,559,177 74,630 (28,258) 430,199 (39,144) 2,996,604 Buildings and improvements
Mesin dan peralatan 5,937,344 331,307 (388,424) 1,456,528 (133,520) 7,203,235 Machinery and equipment
Alat-alat pengangkutan 462,667 155,441 (18,026) 17,601 (6,774) 610,909 Transportation equipment
Perabot dan peralatan kantor 1,150,606 155,592 (73,372) (1,953) (4,024) 1,226,849 Furniture and office equipment
Tanaman menghasilkan 1,232,021 - (8,299) 353 - 1,224,075 Mature plantations
Aktiva yang disewakan: Assets for lease:
- Alat-alat pengangkutan 1,642,177 449,998 (229,006) - - 1,863,169 - Transportation equipment
- Peralatan kantor 331,218 55,250 (46,462) - - 340,006 - Office equipment
- Alat-alat berat 61,436 6,131 (5,462) 1,732 - 63,837 - Heavy equipment
Aktiva kerjasama operasi 16,658 - - 4,212 - 20,870 Joint operation assets
Aktiva sewa guna usaha 1,764,469 761,475 (27,175) (580,460) - 1,918,309 Assets under finance leases
Aktiva dalam penyelesaian: Assets under construction:
- Bangunan dan mesin 888,019 1,564,938 (1,113) (1,414,890) (755) 1,036,199 - Buildings and machinery
- Tanaman belum menghasilkan 101,594 196,739 (109) (5,108) 1,928 295,044 - Immature plantations

18,002,424 3,814,748 (869,914) 226 (141,221) 20,806,263


Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Tanah (356) - - - - (356) Land
Bangunan dan fasilitasnya (895,565) (149,181) 14,175 (1,163) (1,580) (1,033,314) Buildings and improvements
Mesin dan peralatan (2,927,388) (821,960) 297,753 (456,102) 58,642 (3,849,055) Machinery and equipment
Alat-alat pengangkutan (256,671) (75,583) 11,969 (1,926) 3,409 (318,802) Transportation equipment
Perabot dan peralatan kantor (786,977) (162,105) 42,477 24,037 2,094 (880,474) Furniture and office equipment
Tanaman menghasilkan (440,636) (61,239) 6,204 4,964 - (490,707) Mature plantations
Aktiva yang disewakan: Assets for lease:
- Alat-alat pengangkutan (424,534) (264,917) 144,139 - - (545,312) - Transportation equipment
- Peralatan kantor (231,147) (50,988) 42,451 - - (239,684) - Office equipment
- Alat-alat berat (12,108) (11,904) 455 - - (23,557) - Heavy equipment
Aktiva kerjasama operasi (3,621) (4,826) - - - (8,447) Joint operation assets
Aktiva sewa guna usaha (527,863) (327,114) 10,059 458,710 - (386,208) Assets under finance leases
(6,506,866) (1,929,817) 569,682 28,520 62,565 (7,775,916)

Nilai buku bersih 11,495,558 13,030,347 Net book value

Halaman - 44 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

10. AKTIVA TETAP (lanjutan) 10. FIXED ASSETS (continued)


Penambahan aktiva tetap terdiri dari: Additions to fixed assets consist of:
2007 2006
Perolehan 3,287,308 3,551,631 Acquisitions
Pindahan dari uang muka 319,933 263,150 Transfer from advance payments
Selisih kurs karena penjabaran 17 (33) Exchange differences due to
laporan keuangan financial statements translation
3,607,258 3,814,748

Pada tahun 2007, Pama mengakuisisi In 2007, Pama acquired a group of assets for a
sekelompok aktiva dengan jumlah yang total consideration of USD 50.1 million, of which
dibayarkan sebesar USD 50,1 juta, dimana USD USD 48.6 million or equivalent to Rp 444 billion
48,6 juta atau setara dengan Rp 444 miliar dicatat is recorded as mining properties.
sebagai properti pertambangan.

Rincian keuntungan pelepasan aktiva tetap adalah Details of gains from the disposal of fixed
sebagai berikut: assets are as follows:
2007 2006
Harga jual 470,179 416,805 Proceeds
Nilai buku bersih (300,929) (300,232) Net book value
Keuntungan yang ditangguhkan - (1,707) Deferred gain from disposal
atas pelepasan aktiva tetap of fixed assets
169,250 114,866
Penambahan akumulasi penyusutan terdiri dari: Additions to accumulated depreciation consist of:
2007 2006
Penyusutan 2,304,686 1,929,852 Depreciation
Selisih kurs karena penjabaran 17 (35) Exchange differences due to
laporan keuangan financial statements translation
2,304,703 1,929,817

Penyusutan dialokasikan sebagai berikut: Depreciation was allocated as follows:


2007 2006
Beban pokok pendapatan 1,954,566 1,607,563 Cost of revenue
Beban usaha 337,257 313,044 Operating expenses
Perkebunan plasma dan tanaman 12,863 9,245 Plasma and immature
belum menghasilkan plantations
2,304,686 1,929,852

Hak atas tanah berupa Sertifikat Hak Guna Land rights are held under renewable “Hak
Bangunan dan Hak Guna Usaha yang dapat Guna Bangunan” and “Hak Guna Usaha” titles,
diperbaharui dengan masa yang berakhir antara which expire between 2008 and 2099.
tahun 2008 sampai 2099.
Bangunan dan mesin dalam penyelesaian Buildings and machinery under construction are
diperkirakan akan selesai antara tahun 2008 dan estimated to be completed between 2008 and
2009. 2009.
Pada tanggal 31 Desember 2007, aktiva tetap As at 31 December 2007, certain fixed assets
tertentu dengan nilai buku sejumlah Rp 3,57 triliun with a net book value of Rp 3.57 trillion
(2006: Rp 5,03 triliun) dijaminkan untuk pinjaman (2006: Rp 5.03 trillion) have been used as
jangka pendek, pinjaman bank dan pinjaman lain- collateral for short-term loans, long-term bank
lain jangka panjang, hutang obligasi, dan hutang loans and other loans, bonds, and obligations
sewa guna usaha (lihat Catatan 11, 16f, 17, dan under finance leases (refer to Notes 11, 16f, 17,
18). and 18).
Halaman - 45 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

10. AKTIVA TETAP (lanjutan) 10. FIXED ASSETS (continued)

Pada tanggal 31 Desember 2007, aktiva tetap As at 31 December 2007, certain fixed assets of
Perseroan dan anak perusahaan telah the Company and subsidiaries are covered by
diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan insurance against loss by fire and other risks
risiko lainnya dengan nilai pertanggungan setara equivalent to Rp 15.57 trillion (2006: Rp 14.87
dengan Rp 15,57 triliun (2006: Rp 14,87 triliun) trillion), which management believes provides
yang menurut pendapat manajemen cukup untuk adequate cover for possible loss.
menutup kemungkinan kerugian.
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat Management is of the view that there has been
penurunan signifikan atas nilai tercatat aktiva no material impairment in the carrying amount
tetap tersebut. of the fixed assets.

11. PINJAMAN JANGKA PENDEK 11. SHORT-TERM LOANS


2007 2006
Pinjaman sindikasi - 1,250,800 Syndicated loans
Pinjaman bank lainnya 2,574,421 1,681,850 Other bank loans
2,574,421 2,932,650
Pinjaman sindikasi Syndicated loans
Perseroan memiliki Perjanjian Fasilitas Syndicated The Company had a Syndicated Revolving
Revolving dengan bank asing dan lokal yang Facilities Agreement with overseas and local
terdiri dari Fasilitas A sejumlah USD 170 juta dan banks comprising Facility A of USD 170 million
Fasilitas B sejumlah Rp 600 miliar, yang dapat and Facility B of Rp 600 billion, which were
digunakan hingga bulan November 2007. available up to November 2007.

Dengan berakhirnya fasilitas tersebut pada bulan With the expiry of the facilities in November
November 2007, maka jumlah pinjaman sindikasi 2007, total outstanding syndicated loans as at
pada tanggal 31 Desember 2007 adalah nihil 31 December 2007 was nil (2006: Rp 1.25
(2006: Rp 1,25 triliun). trillion).
Pinjaman bank lainnya/Other bank loans
2007 2006
Rupiah
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 300,000 98,542
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 250,627 195,597
The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Ltd 250,000 102,500
PT Bank Lippo Tbk 215,000 -
PT Bank Pan Indonesia Tbk 160,000 -
PT Bank Mizuho Indonesia 160,000 -
PT ANZ Panin Bank 150,000 -
PT Bank Rabobank International Indonesia 105,000 147,750
PT Bank China Trust Indonesia 100,000 -
PT Bank BNP Paribas Indonesia 100,000 80,000
Citibank N.A. 100,000 30,000
PT Bank Central Asia Tbk 94,227 419,962
JPMorgan Chase Bank N.A. 70,000 95,000
PT Bank UOB Buana Tbk 60,000 -
ABN Amro Bank N.V. 50,000 50,000
PT Bank DBS Indonesia 30,000 50,000
PT Bank NISP Tbk - 59,020
Lain-lain (masing-masing dibawah Rp 50 miliar)/ 65,508 38,148
Others (below Rp 50 billion each)
2,260,362 1,366,519

Halaman - 46 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

11. PINJAMAN JANGKA PENDEK (lanjutan) 11. SHORT-TERM LOANS (continued)


Pinjaman bank lainnya (lanjutan)/Other bank loans (continued)
2007 2006
USD:
Standard Chartered Bank 695 65,395
The Sumitomo Trust & Banking Co Ltd - 54,120
Lehman Brothers Commercial Corporation Asia Ltd - 50,707
Lain-lain (masing-masing dibawah Rp 50 miliar)/ 91,158 25,190
Others (below Rp 50 billion each)
91,853 195,412
JPY:
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 121,662 43,972
PT Bank Central Asia Tbk 86,248 75,947
Lain-lain (masing-masing dibawah Rp 50 miliar)/ 14,296 -
Others (below Rp 50 billion each)
222,206 119,919
2,574,421 1,681,850

Sesuai dengan perjanjian pinjaman, debitur In accordance with the loan agreements, the
diwajibkan memenuhi batasan-batasan tertentu, borrowers are required to comply with certain
antara lain batasan rasio keuangan. covenants, such as financial ratio covenants.
Pada tanggal 31 Desember 2007, pinjaman jangka As at 31 December 2007, short-term loans
pendek sejumlah USD 3,6 juta, JPY 1,53 miliar, amounting to USD 3.6 milion, JPY 1.53 billion,
dan Rp 1,72 triliun atau setara dengan Rp 1,88 and Rp 1.72 trillion or equivalent to Rp 1.88
triliun (2006: USD 8,8 juta, JPY 1,58 miliar, dan trillion (2006: USD 8.8 million, JPY 1.58 billion,
Rp 1,11 triliun atau setara dengan Rp 1,31 triliun) and Rp 1.11 trillion or equivalent to Rp 1.31
yang diperoleh anak perusahaan langsung dan trillion) obtained by certain direct and indirect
tidak langsung tertentu dijamin dengan piutang subsidiaries are secured by trade receivables,
usaha, persediaan, piutang pembiayaan inventories, consumer financing receivables,
konsumen, investasi bersih dalam sewa guna net investment in direct financing leases, and
usaha, dan aktiva tetap dari anak perusahaan fixed assets of the respective direct and indirect
langsung dan tidak langsung yang bersangkutan, subsidiaries, and corporate guarantees issued
serta jaminan perusahaan dari anak perusahaan by subsidiaries (refer to Notes 4, 6, 8a, 8b, 10,
(lihat Catatan 4, 6, 8a, 8b, 10, dan 32a). and 32a).

Informasi lain mengenai pinjaman jangka pendek Further information relating to the short-term
pada tanggal 31 Desember 2007 adalah sebagai loans as at 31 December 2007 is as follows:
berikut:
Jadwal pembayaran/ Tingkat bunga/
Kreditur/Lenders Repayment schedule Interest rates
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 19 September 2008 Rupiah reference rate + 5.00%
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Beberapa cicilan di tahun/several instalments in 2008 10.50% - 15.00%
PT Bank Lippo Tbk Beberapa cicilan di tahun/several instalments in 2008 9.75% - 10.75%
The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Ltd Beberapa cicilan di tahun/several instalments in 2008 SBI + 1.00% - 2.50%
PT Bank Pan Indonesia Tbk Beberapa cicilan di tahun/several instalments in 2008 SBI + 0.90% - 3.50%
PT Bank Mizuho Indonesia Beberapa cicilan di tahun/several instalments in 2008 6.75% - 10.75%
SBI + 1.50%
SIBOR + 0.75% - 1.15%
PT ANZ Panin Bank 7 Januari/January 2008 SBI + 1.50%
PT Bank Rabobank International Indonesia Beberapa cicilan di tahun/several instalments in 2008 8.75% - 10.30%
SBI + 2.25%
PT Bank China Trust Indonesia 13 Februari/February 2008 SBI + 3.00%
PT Bank BNP Paribas Indonesia 11 Maret/March 2008 9.25% - 10.40%
Citibank N.A. Beberapa cicilan di tahun/several instalments in 2008 7.50% - 9.80%
PT Bank Central Asia Tbk 19 Maret/March 2008 11.50%
8 Februari/February 2008 SBI + 3%
22 September 2008 SIBOR + 0.75% - 1.15%
JPMorgan Chase Bank N.A. Beberapa cicilan di tahun/several instalments in 2008 6.75% - 10.15%
PT Bank UOB Buana Tbk 17 Maret/March 2008 SBI + 3.00% - 3.50%
ABN Amro Bank N.V. 6 Februari/February 2008 Rupiah reference rate + 1.1%
PT Bank DBS Indonesia 16 Januari/January 2008 SBI + 3.50%
Standard Chartered Bank Beberapa cicilan di tahun/several instalments in 2008 SIBOR + 1.60%
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 18 Januari/January 2008 SIBOR + 0.75% - 1.15%

Halaman - 47 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

11. PINJAMAN JANGKA PENDEK (lanjutan) 11. SHORT-TERM LOANS (continued)

Pinjaman bank lainnya (lanjutan) Other bank loans (continued)

Pada tahun 2002, PT Federal Izumi Manufacturing In 2002, PT Federal Izumi Manufacturing (“FIM”)
(“FIM”) tidak dapat memenuhi rasio keuangannya failed to meet its financial ratios and did not
dan tidak melakukan pembayaran pokok pinjaman repay overdue loan principal or interest on its
atau bunga yang telah jatuh tempo. Pada tahun borrowings. In 2007, FIM reached a settlement
2007, FIM dan Lehman Brothers Commercial with Lehman Brothers Commercial Corporation
Corporation Asia Ltd., salah satu krediturnya, Asia Ltd., one of the acquirors of the original
menyetujui penyelesaian pinjaman, dimana FIM loans, whereby FIM paid USD 3.2 million. The
membayar sejumlah USD 3,2 juta. Selisih antara difference between the settlement and the book
nilai penyelesaian dengan nilai tercatat pinjaman value of the loan (USD 6.1 million) has been
(USD 6,1 juta) telah dibukukan pada laporan laba recorded in the consolidated statement of
rugi konsolidasian. income.

Jumlah sisa pinjaman yang belum dibayar kepada The remaining loan balance in default with other
kreditur lainnya pada tanggal 31 Desember 2007 lenders as at 31 December 2007 amounts to
adalah USD 0,5 juta atau setara dengan Rp 4,7 USD 0.5 million or equivalent to Rp 4.7 billion
miliar (2006: USD 6,1 juta atau setara dengan Rp (2006: USD 6.1 million or equivalent to Rp 55.2
55,2 miliar). billion).

12. HUTANG USAHA 12. TRADE PAYABLES


2007 2006
Pihak yang mempunyai hubungan Related parties
istimewa (lihat Catatan 30h) (refer to Note 30h)
Rupiah 1,180,395 1,043,642 Rupiah
Mata uang asing 49,718 58,701 Foreign currencies
1,230,113 1,102,343
Pihak ketiga: Third parties:
Rupiah 1,575,931 1,024,196 Rupiah
Mata uang asing 1,628,185 1,263,545 Foreign currencies
3,204,116 2,287,741

Hutang usaha berasal dari pembelian barang dan Trade payables arise from the purchases of
jasa. goods and services.

Rincian hutang usaha dalam mata uang asing Details of trade payables in foreign currencies
adalah sebagai berikut: are as follows:
2007 2006
Mata uang asli/ Ekuivalen Rp/ Mata uang asli/ Ekuivalen Rp/
Original currency Rp equivalent Original currency Rp equivalent

USD 159,639,528 1,503,645 117,153,059 1,056,721


JPY 1,372,420,850 114,003 2,874,998,896 217,911
EUR 2,807,560 38,631 3,095,796 36,710
GBP 3,570 67 11,867 210
Lain-lain/Others * 2,288,593 21,557 1,185,587 10,694
Jumlah/Total 1,677,903 1,322,246

*) Hutang usaha dalam mata uang asing lainnya disajikan dalam jumlah *) Trade payables denominated in other foreign currencies are presented as
yang setara dengan USD dengan menggunakan kurs pada tanggal USD equivalents using the exchange rate prevailing at the balance sheets
neraca. date.

Halaman - 48 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

13. KEWAJIBAN LAIN-LAIN 13. OTHER LIABILITIES

2007 2006
Pendapatan ditangguhkan 1,379,365 1,145,371 Unearned income
Uang jaminan pembelian dari 980,520 487,017 Purchase guarantees from
pelanggan dan uang muka customers and sales
penjualan advances
Estimasi klaim asuransi 187,993 173,955 Estimated insurance claims
Kewajiban derivatif 42,865 149,044 Derivative liabilities
(lihat Catatan 5c) (refer to Note 5c)
Kewajiban anjak piutang 24,150 139,779 Factoring payables
Lain-lain 554,706 442,519 Others
3,169,599 2,537,685
Bagian lancar (2,595,604) (2,030,825) Current portion

Bagian tidak lancar 573,995 506,860 Non-current portion

Bagian tidak lancar terdiri dari: Non-current portion consists of:


2007 2006

Pihak yang mempunyai hubungan 21,929 25,784 Related parties


istimewa (lihat Catatan 30i) (refer to Note 30i)
Pihak ketiga 552,066 481,076 Third parties

573,995 506,860

14. BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR 14. ACCRUED EXPENSES

2007 2006
Komisi penjualan 360,906 285,447 Sales commissions
Iklan dan promosi 204,870 118,553 Advertising and promotion
Beban bunga 154,065 170,659 Interest expenses
Royalti 89,461 15,390 Royalty
Imbalan kerja 73,121 52,122 Employee benefits
Distribusi, gudang dan 60,130 63,442 Distribution, warehousing and
pengepakan packaging
Lain-lain (masing-masing 686,744 461,754 Others (below Rp 50 billion
di bawah Rp 50 miliar) each)
1,629,297 1,167,367

15. KEWAJIBAN DIESTIMASI 15. PROVISIONS

2007 2006
Kewajiban imbalan kerja: Employee benefits obligation:
- Imbalan pensiun dan imbalan 413,986 367,285 - Pension benefits and other
pasca kerja lainnya long-term employee benefits
- Imbalan kerja jangka panjang 183,444 155,009 - Other long-term employee
lainnya benefits
Kewajiban diestimasi atas rencana 4,085 4,085 Provision for planned
divestasi anak perusahaan divestment of subsidiaries
601,515 526,379
Bagian jangka pendek (108,962) (33,988) Current portion

Bagian jangka panjang 492,553 492,391 Non-current portion

Halaman - 49 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

15. KEWAJIBAN DIESTIMASI (lanjutan) 15. PROVISIONS (continued)

Kewajiban imbalan kerja Employee benefits obligations

Kewajiban imbalan kerja dihitung oleh PT Sentra The employee benefits obligation is based on
Jasa Aktuaria dan PT Padma Radya Aktuaria, calculations by PT Sentra Jasa Aktuaria and PT
aktuaris independen. Padma Radya Aktuaria, independent actuaries.

Asumsi aktuarial pokok yang digunakan adalah The principal actuarial assumptions used are
sebagai berikut: as follows:
2007 2006
Tingkat diskonto 10% 11% Discount rate
Hasil aktiva program yang 9% 10% Expected return on plan assets
diharapkan
Kenaikan gaji di masa datang 8% 9% Future salary increases

Imbalan pensiun dan imbalan pasca kerja Pension benefits and other post-employment
lainnya benefits

Kewajiban imbalan pensiun dan imbalan pasca The pension benefits and other post-
kerja lainnya yang diakui di neraca konsolidasian employment benefits obligations recognised in
adalah sebagai berikut: the consolidated balance sheets are
determined as follows:

2007 2006

Nilai kini kewajiban 1,181,221 979,636 Present value of obligation


Nilai wajar aktiva program (598,685) (423,822) Fair value of plan assets
582,536 555,814
Keuntungan/(kerugian) aktuarial 772 (9,685) Unrecognised actuarial
yang belum diakui gains/(losses)
Biaya jasa lalu yang belum diakui (169,322) (178,844) Unrecognised past service
costs
413,986 367,285

Jumlah yang diakui pada laporan laba rugi The amounts recognised in the consolidated
konsolidasian adalah sebagai berikut: statements of income are as follows:

2007 2006
Biaya jasa kini 80,360 55,641 Current service cost
Biaya bunga 100,163 82,236 Interest cost
Hasil aktiva program yang (39,442) (35,212) Expected return on plan assets
diharapkan
Kerugian/(keuntungan) aktuarial 12,546 (4,405) Net actuarial loss/(gain)
bersih yang diakui selama recognised during the year
tahun berjalan
Biaya jasa lalu 9,770 16,993 Past service costs
Keuntungan atas penyelesaian (493) (6,339) Gains on settlement

162,904 108,914

Hasil aktual aktiva program pensiun manfaat pasti The actual return on plan assets of the defined
adalah Rp 99,4 miliar (2006: Rp 45,2 miliar). benefit pension plan was Rp 99.4 billion (2006:
Rp 45.2 billion).

Halaman - 50 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

15. KEWAJIBAN DIESTIMASI (lanjutan) 15. PROVISIONS (continued)

Imbalan pensiun dan imbalan pasca kerja Pension benefits and other post-employment
lainnya (lanjutan) benefits (continued)

Aktiva program termasuk saham dan obligasi Plan assets include shares and bonds of the
Perseroan, beberapa anak perusahaan dan jointly Company, certain subsidiaries and jointly
controlled entities dengan nilai wajar sejumlah Rp controlled entities, with a fair value of Rp 130.4
130,4 miliar (2006: Rp 133,9 miliar). billion (2006: Rp 133.9 billion).

Mutasi kewajiban yang diakui pada neraca The movements in the liability recognised in the
konsolidasian adalah sebagai berikut: consolidated balance sheets are as follows:

2007 2006

Pada awal tahun 367,285 310,818 At beginning of year


Jumlah yang dibebankan pada 162,904 108,914 Expenses charged in the
laporan laba rugi konsolidasian consolidated
statements of income
Iuran/imbalan yang dibayarkan (122,753) (57,590) Contributions/benefits paid
Anak perusahaan baru 6,550 8,259 New subsidiaries
Anak perusahaan yang dilepas - (3,116) Disposed subsidiaries

Pada akhir tahun 413,986 367,285 At end of year

Imbalan kerja jangka panjang lainnya Other long-term employee benefits

Kewajiban imbalan jangka panjang lainnya yang Other long-term employee benefit obligations
diakui di neraca konsolidasian adalah sebesar recognised in the consolidated balance sheets
Rp 183,4 miliar (2006: Rp 155 miliar). are Rp 183.4 billion (2006: Rp 155 billion).

Jumlah yang diakui pada laporan laba rugi The amounts recognised in the consolidated
konsolidasian adalah sebagai berikut: statements of income are as follows:
2007 2006
Biaya jasa kini 25,921 26,941 Current service cost
Biaya bunga 15,684 12,189 Interest cost
Kerugian aktuarial bersih yang 10,283 37,690 Net actuarial loss recognised
diakui selama tahun berjalan during the year
Keuntungan atas penyelesaian (213) (2,932) Gain on settlement
51,675 73,888

Mutasi kewajiban yang diakui pada neraca The movements in the liability recognised in the
konsolidasian adalah sebagai berikut: consolidated balance sheets are as follows:
2007 2006
Pada awal tahun 155,009 112,798 At beginning of year
Jumlah yang dibebankan pada 51,675 73,888 Expenses charged in the
laporan laba rugi consolidated statements
konsolidasian of income
Iuran/imbalan yang dibayarkan (24,468) (32,006) Contributions/benefits paid
Anak perusahaan baru 1,228 1,197 New subsidiaries
Anak perusahaan yang dilepas - (868) Disposed subsidiaries
Pada akhir tahun 183,444 155,009 At end of year

Halaman - 51 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

16. PINJAMAN BANK DAN PINJAMAN LAIN-LAIN 16. LONG-TERM BANK LOANS AND OTHER
JANGKA PANJANG LOANS
2007 2006
Pinjaman hasil restrukturisasi 62,891 114,605 Restructured loans
Pinjaman sindikasi 3,445,629 2,426,380 Syndicated loans
Pinjaman bank 3,848,057 1,457,938 Bank loans
Pinjaman dari pihak selain bank 1,849,893 2,342,662 Non bank loans
Pembiayaan bersama 3,435,494 8,873,660 Joint financing with recourse
with recourse
12,641,964 15,215,245
Bagian jangka pendek (6,060,887) (7,522,683) Current portion
Bagian jangka panjang 6,581,077 7,692,562 Non-current portion

a. Pinjaman hasil restrukturisasi - Anak a. Restructured loans - Subsidiaries


perusahaan

Rincian pinjaman hasil restrukturisasi anak Details of restructured loans of subsidiaries


perusahaan adalah sebagai berikut: are as follows:
2007
Jumlah dalam Ekuivalen Rp/Rp equivalent
mata uang asing/ Jangka Jangka
Amount in Jumlah/ pendek/ panjang/
foreign currency Total Current Non-Current
Kreditur/Lenders
Sumitomo Mitsui Banking
Corporation
Rupiah 1,302 273 1,029
USD (dalam jutaan/in million) 4.8 44,976 9,419 35,557
Marubeni Corporation
JPY (dalam jutaan/in million) 200.0 16,613 - 16,613

Jumlah/Total 62,891 9,692 53,199

2006
Jumlah dalam Ekuivalen Rp/Rp equivalent
mata uang asing/ Jangka Jangka
Amount in Jumlah/ pendek/ panjang/
foreign currency Total Current Non-Current
Kreditur/Lenders
Sumitomo Mitsui Banking
Corporation
Rupiah 1,575 273 1,302
USD (dalam jutaan/in million) 5.8 52,091 9,020 43,071
Marubeni Corporation
JPY (dalam jutaan/in million) 804.0 60,939 11,369 49,570

Jumlah/Total 114,605 20,662 93,943

Halaman - 52 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

16. PINJAMAN BANK DAN PINJAMAN LAIN-LAIN 16. LONG-TERM BANK LOANS AND OTHER
JANGKA PANJANG (lanjutan) LOANS (continued)

a. Pinjaman hasil restrukturisasi - Anak a. Restructured loans - Subsidiaries


perusahaan (lanjutan) (continued)

Informasi lain mengenai pinjaman hasil Other information relating to restructured


restrukturisasi pada tanggal 31 Desember loans as at 31 December 2007 is as
2007 adalah sebagai berikut: follows:
Restrukturisasi
Kreditur/ pada tahun/ Jadwal pembayaran/ Tingkat bunga/
Lenders Restructured in Repayment schedule Interest rates

Sumitomo Mitsui Banking Corporation


USD 2004 12 cicilan/instalments (2004 - 2009) SIBOR + 2.125% - 2.25%
Rupiah 2004 12 cicilan/instalments (2004 - 2009) Rata-rata bunga deposito
Rupiah berjangka 3 bulan
dengan maksimum 35%
per tahun/
Average 3 months Rupiah time
deposits interest with
maximum of 35% per annum
Marubeni Corporation
JPY 2004 8 cicilan/instalments (2004 - 2010) Japanese long-term prime rate
+ 1.25%

Selama tahun 2007, percepatan pembayaran During 2007, early repayments of JPY 604
sejumlah JPY 604 juta kepada Marubeni million were made to Marubeni Corporation
Corporation menyebabkan tanggal jatuh bringing forward the final due date of the
tempo akhir pembayaran menjadi 20 loan to 20 December 2010.
Desember 2010.

Sesuai dengan perjanjian pinjaman, debitur In accordance with the loan agreements,
diwajibkan memenuhi batasan-batasan the borrowers are required to comply with
tertentu, antara lain batasan rasio keuangan. certain covenants, such as financial ratio
covenants.

b. Pinjaman Sindikasi b. Syndicated loans

2007
Jumlah dalam Ekuivalen Rp/Rp equivalent
mata uang asing/ Jangka Jangka
Amount in Jumlah/ pendek/ panjang/
foreign currency Total Current Non-Current

Facility agents
USD (dalam jutaan/in million)
Standard Chartered Bank 145.1 1,571,247 639,064 932,183
PT Bank China Trust Indonesia 120.0 1,130,281 251,174 879,107
Citicorp International Ltd 55.0 518,045 188,380 329,665
The Hongkong and Shanghai 15.0 141,285 141,285 -
Banking Corporation Ltd
Sumitomo Mitsui Banking 9.0 84,771 84,771 -
Corporation
Jumlah/Total 3,445,629 1,304,674 2,140,955

Halaman - 53 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

16. PINJAMAN BANK DAN PINJAMAN LAIN-LAIN 16. LONG-TERM BANK LOANS AND OTHER
JANGKA PANJANG (lanjutan) LOANS (continued)

b. Pinjaman Sindikasi (lanjutan) b. Syndicated loans (continued)


2006
Jumlah dalam Ekuivalen Rp/Rp equivalent
mata uang asing/ Jangka Jangka
Amount in Jumlah/ pendek/ panjang/
foreign currency Total Current Non-Current
Facility agents
USD (dalam jutaan/in million)
Standard Chartered Bank 204.0 1,840,080 1,124,794 715,286
The Hongkong and Shanghai 35.0 315,700 180,400 135,300
Banking Corporation Ltd
Sumitomo Mitsui Banking 30.0 270,600 90,200 180,400
Corporation
Jumlah/Total 2,426,380 1,395,394 1,030,986
Informasi lain mengenai pinjaman sindikasi pada Other information relating to syndicated loans
tanggal 31 Desember 2007 adalah sebagai as at 31 December 2007 is as follows:
berikut:
Jadwal pembayaran/ Tingkat bunga/
Facility agents Repayment schedule Interest rates
Standard Chartered Bank Beberapa cicilan/several instalments (2008 - 2012) LIBOR+ 1.15% - 1.75%
PT Bank China Trust Indonesia Beberapa cicilan/several instalments (2008 - 2010) LIBOR + 1.30%
Citicorp International Ltd Beberapa cicilan/several instalments (2008 - 2010) LIBOR + 1.20%
The Hongkong and Shanghai Banking 1 September 2008 SIBOR + 2.00%
Corporation Ltd
Sumitomo Mitsui Banking Corporation 28 Januari/January 2008 SIBOR+ 1.30%

Sesuai dengan perjanjian pinjaman, debitur In accordance with the loan agreements,
diwajibkan memenuhi batasan-batasan tertentu the borrowers are required to comply with
seperti batasan rasio keuangan, pembatasan certain covenants, such as financial ratio
dividen, dan persyaratan administrasi. covenants, dividend restrictions and
administrative requirements.
Lihat Catatan 16f untuk rincian jaminan atas Refer to Note 16f for details of the security
pinjaman ini. for the loans.
c. Pinjaman bank c. Bank loans
2007
Jumlah dalam Ekuivalen Rp/Rp equivalent
mata uang asing/ Jangka Jangka
Amount in Jumlah/ pendek/ panjang/
foreign currency Total Current Non-Current
Kreditur/Lenders
Pihak ketiga/Third parties
Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk - 950,878 464,161 486,717
PT Bank Danamon Indonesia Tbk - 374,975 76,526 298,449
PT Bank Internasional Indonesia Tbk - 290,000 210,000 80,000
The Hongkong and Shanghai - 205,000 170,000 35,000
Banking Corporation Ltd
PT Bank Negara Indonesia - 200,000 - 200,000
(Persero) Tbk
ABN AMRO Bank N.V. - 180,000 100,000 80,000
PT Bank NISP Tbk - 140,291 54,500 85,791
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - 134,035 22,404 111,631
JPMorgan Chase Bank N.A. - 65,000 65,000 -
PT Bank DBS Indonesia - 50,000 16,667 33,333
PT Bank Ekonomi Raharja - 30,000 10,500 19,500
The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd - 18,501 4,988 13,513
PT Bank Niaga Tbk - 6,019 2,912 3,107
2,644,699 1,197,658 1,447,041

Halaman - 54 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

16. PINJAMAN BANK DAN PINJAMAN LAIN-LAIN 16. LONG-TERM BANK LOANS AND OTHER
JANGKA PANJANG (lanjutan) LOANS (continued)
c. Pinjaman bank (lanjutan) c. Bank loans (continued)
2007
Jumlah dalam Ekuivalen Rp/Rp equivalent
mata uang asing/ Jangka Jangka
Amount in Jumlah/ pendek/ panjang/
foreign currency Total Current Non-Current

USD (dalam jutaan/in million)


PT Bank Mizuho Indonesia 22.0 207,218 12,433 194,785
The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd 21.4 201,102 153,246 47,856
JPMorgan Chase Bank N.A. 20.0 188,380 47,095 141,285
The Hongkong and Shanghai 10.2 96,451 96,451 -
Banking Corporation Ltd
Standard Chartered Bank 8.9 84,181 15,541 68,640
Nordea Bank AB (Publ) 8.9 83,544 50,098 33,446
PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia 8.0 75,288 31,587 43,701
PT Bank Niaga Tbk 2.9 27,572 10,712 16,860
PT Bank Ekonomi Raharja 1.8 17,268 6,279 10,989
Mizuho Corporate Bank Ltd 1.3 12,558 6,279 6,279
993,562 429,721 563,841
JPY (dalam jutaan/in million)
The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd 1,150 95,528 30,849 64,679
The Japan Bank for International Cooperation 1,075 89,339 17,868 71,471
PT Bank Resona Perdania 300 24,929 13,831 11,098

209,796 62,548 147,248


Jumlah/Total 3,848,057 1,689,927 2,158,130

2006
Jumlah dalam Ekuivalen Rp/Rp equivalent
mata uang asing/ Jangka Jangka
Amount in Jumlah/ pendek/ panjang/
foreign currency Total Current Non-Current
Kreditur/Lenders
Pihak ketiga/Third parties
Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk - 452,319 104,443 347,876
PT Bank Danamon Indonesia Tbk - 250,043 62,354 187,689
PT Bank NISP Tbk - 194,792 54,500 140,292
The Hongkong and Shanghai - 105,000 - 105,000
Banking Corporation Ltd
PT Bank Internasional Indonesia Tbk - 100,000 10,000 90,000
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - 57,501 8,904 48,597
Standard Chartered Bank - 40,000 40,000 -
PT Bank Negara Indonesia - 10,921 10,921 -
(Persero) Tbk
PT Bank Niaga Tbk - 3,936 1,017 2,919

1,214,512 292,139 922,373


USD (dalam jutaan/in million)
Standard Chartered Bank 10.6 95,499 19,844 75,655
Nordea Bank AB (Publ) 10.0 90,767 42,147 48,620
PT Bank Niaga Tbk 2.9 26,046 7,442 18,604
PT Bank Mizuho Indonesia 2.0 18,040 18,040 -
PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia 1.5 13,074 4,714 8,360

243,426 92,187 151,239

Jumlah/Total 1,457,938 384,326 1,073,612

Halaman - 55 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

16. PINJAMAN BANK DAN PINJAMAN LAIN-LAIN 16. LONG-TERM BANK LOANS AND OTHER
JANGKA PANJANG (lanjutan) LOANS (continued)
c. Pinjaman bank (lanjutan) c. Bank loans (continued)
Informasi lain mengenai pinjaman bank adalah Other information relating to bank loans is as
sebagai berikut: follows:
Jadwal pembayaran/ Tingkat bunga/
Kreditur/Lenders Repayment schedule Interest rates
PT Bank Central Asia Tbk Beberapa cicilan/several instalments (2008 - 2011) 8.85% - 14.50%
PT Bank Danamon Indonesia Tbk Beberapa cicilan/several instalments (2008 - 2011) SBI + 2.50% - 3.25%
PT Bank Internasional Indonesia Tbk Beberapa cicilan/several instalments (2008 - 2009) 8.50% - 15.00%
The Hongkong and Shanghai Banking Beberapa cicilan/several instalments (2008 - 2009) 6.61% - 11.90%
Corporation Ltd
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 10 Oktober/October 2010 Rupiah reference rate + 5%
ABN AMRO Bank N.V. Beberapa cicilan/several instalments (2008 - 2009) 8.70% - 10.78%
PT Bank NISP Tbk Beberapa cicilan/several instalments (2008 - 2010) SBI + 3.00% - 3.73%
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Beberapa cicilan/several instalments (2008 - 2011) 11.00% - 14.00%
JPMorgan Chase Bank N.A. Beberapa cicilan/several instalments (2008 - 2011) LIBOR + 1.45%
6.75% - 10.15%
PT Bank DBS Indonesia Beberapa cicilan/several instalments (2008 - 2010) 8.00% - 11.10%
PT Bank Ekonomi Raharja Beberapa cicilan/several instalments (2008 - 2010) SBI+ 1.75% - 2.75%
7.08%
The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd Beberapa cicilan/several instalments (2008 - 2012) Japanese long-term
prime rate + 0.75%
LIBOR + 3.00%
SBI + 2.40%
PT Bank Niaga Tbk Beberapa cicilan/several instalments (2008 - 2010) 12.00%
SIBOR + 2.25%
PT Bank Mizuho Indonesia Beberapa cicilan/several instalments (2008 - 2012) SIBOR + 1.20%
Standard Chartered Bank Beberapa cicilan/several instalments (2008 - 2011) LIBOR + 2.00%
Nordea Bank AB (Publ) Beberapa cicilan/several instalments (2008 - 2010) LIBOR + 3.64% - 5.46%
PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia Beberapa cicilan/several instalments (2008 - 2010) 5.00% - 6.20%
Mizuho Corporate Bank Ltd Beberapa cicilan/several instalments (2008 - 2009) SIBOR + 1.60%
The Japan Bank for International Beberapa cicilan/several instalments (2008 - 2012) 3.27%
Cooperation
PT Bank Resona Perdania Beberapa cicilan/several instalments (2008 - 2009) Japanese long-term
prime rate + 1.76%

Sesuai dengan beberapa perjanjian pinjaman, In accordance with the loan agreements,
debitur diwajibkan memenuhi batasan-batasan the borrowers are required to comply with
tertentu seperti batasan rasio keuangan. certain covenants, such as financial ratio
covenants.
Lihat Catatan 16f untuk rincian jaminan atas Refer to Note 16f for details of the security
pinjaman ini. for the loans.
d. Pinjaman dari pihak selain bank d. Non bank loans
2007
Jumlah dalam Ekuivalen Rp/Rp equivalent
mata uang asing/ Jangka Jangka
Amount in Jumlah/ pendek/ panjang/
foreign currency Total Current Non-Current
Kreditur/Lenders
Pihak yang mempunyai hubungan
istimewa/Related party
Rupiah
PT Toyota Astra Financial Services - 89,593 11,716 77,877
Pihak ketiga/Third parties
USD (dalam jutaan/in million)
Nederlandse Financierings- 82.2 774,451 334,898 439,553
Maatschappij voor
Ontwikkelingslanden N.V.
Sumitomo Corporation 34.0 320,170 157,373 162,797
Sumitomo Mitsui Finance and Leasing 28.6 269,648 126,863 142,785
Company Limited
Mitsui & Co Ltd 27.2 255,861 108,725 147,136
Marubeni Corporation 13.8 130,254 80,692 49,562
Volvo Finance International AB 1.1 9,916 9,916 -
1,760,300 818,467 941,833
Jumlah/Total 1,849,893 830,183 1,019,710

Halaman - 56 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

16. PINJAMAN BANK DAN PINJAMAN LAIN-LAIN 16. LONG-TERM BANK LOANS AND OTHER
JANGKA PANJANG (lanjutan) LOANS (continued)
d. Pinjaman dari pihak selain bank (lanjutan) d. Non bank loans (continued)
2006
Jumlah dalam Ekuivalen Rp/Rp equivalent
mata uang asing/ Jangka Jangka
Amount in Jumlah/ pendek/ panjang/
foreign currency Total Current Non-Current
Kreditur/Lenders
Pihak ketiga/third parties
USD (dalam jutaan/in million)
Nederlandse Financierings- 100.0 902,000 160,356 741,644
Maatschappij voor
Ontwikkelingslanden N.V.
Sumitomo Corporation 50.3 454,033 165,306 288,727
Sumitomo Mitsui Finance and Leasing 30.5 275,353 104,900 170,453
Company Limited
Mitsui & Co Ltd 28.1 253,824 91,891 161,933
International Finance Corporation 24.0 216,480 - 216,480
Marubeni Corporation 23.7 213,453 83,953 129,500
Volvo Finance International AB 3.1 27,519 14,628 12,891
Jumlah/Total 2,342,662 621,034 1,721,628

Informasi lain mengenai pinjaman dari pihak Other information relating to non bank
selain bank pada tanggal 31 Desember 2007 loans as at 31 December 2007 is as
adalah sebagai berikut: follows:
Jadwal pembayaran/ Tingkat bunga/
Kreditur/Lenders Repayment schedule Interest rates
PT Toyota Astra Financial Services Beberapa cicilan/several instalments (2008 – 2011) 11.25% - 11.50%
Nederlandse Financierings- Maatschappij Beberapa cicilan/several instalments (2008 – 2011) LIBOR + 1.85% - 2.30%
voor Ontwikkelingslanden N.V.
Sumitomo Corporation Beberapa cicilan/several instalments (2008 – 2010) SIBOR + 3.00% - 3.50%
Sumitomo Mitsui Finance and Leasing Beberapa cicilan/several instalments (2008 – 2011) SIBOR + 1.50% - 3.25%
Company Limited
Mitsui & Co Ltd Beberapa cicilan/several instalments (2008 – 2012) LIBOR + 1.50% - 2.55%
Marubeni Corporation Beberapa cicilan/several instalments (2008 – 2010) SIBOR + 2.85% - 3.15%
Volvo Finance International AB Beberapa cicilan/several instalments (2008) SIBOR + 3.50%

Sesuai dengan perjanjian pinjaman, debitur In accordance with the loan agreements,
diwajibkan memenuhi batasan-batasan the borrowers are required to comply with
tertentu seperti batasan rasio keuangan. certain covenants, such as financial ratio
covenants.
Lihat Catatan 16f untuk rincian jaminan atas Refer to Note 16f for details of the security
pinjaman ini. for the loans.
e. Pembiayaan bersama with recourse/Joint financing with recourse
2007 2006
Pihak ketiga/Third parties:
Rupiah
PT Bank Mega Tbk 821,228 3,514,610
PT GE Finance Indonesia 797,810 2,144,496
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 681,790 988,674
PT Bank Niaga Tbk 582,211 494,929
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 425,093 1,192,227
PT Bank NISP Tbk 95,669 315,213
PT Bank Central Asia Tbk 31,640 197,844
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 50 miliar)/ 53 25,667
Others (below Rp 50 billion)
3,435,494 8,873,660
Bagian jangka pendek/Current portion (2,226,411) (5,101,267)
Bagian jangka panjang/Non-current portion 1,209,083 3,772,393

Halaman - 57 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

16. PINJAMAN BANK DAN PINJAMAN LAIN-LAIN 16. LONG-TERM BANK LOANS AND OTHER
JANGKA PANJANG (lanjutan) LOANS (continued)

e. Pembiayaan bersama with recourse (lanjutan)/Joint financing with recourse (continued)


Informasi lain mengenai pembiayaan bersama Other information relating to joint financing with
with recourse pada tanggal 31 Desember recourse as at 31 December 2007 is as follows:
2007 adalah sebagai berikut:
Jadwal pembayaran/ Tingkat bunga/
Kreditur/Lenders Repayment schedule Interest rates
PT Bank Mega Tbk Beberapa cicilan/several instalments (2008 – 2011) 12.00% - 22.00%
PT GE Finance Indonesia Beberapa cicilan/several instalments (2008 – 2011) 11.75% - 17.25%
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Beberapa cicilan/several instalments (2008 – 2010) 11.75% - 17.75%
PT Bank Niaga Tbk Beberapa cicilan/several instalments (2008 – 2012) 12.00% - 20.00%
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Beberapa cicilan/several instalments (2008 – 2011) 10.65% - 15.75%
PT Bank NISP Tbk Beberapa cicilan/several instalments (2008 – 2009) 12.50% - 19.00%
PT Bank Central Asia Tbk Beberapa cicilan/several instalments (2008 – 2009) 12.50% - 15.50%

f. Jaminan pinjaman f. Loan security

Pada tanggal 31 Desember 2007, pinjaman As at 31 December 2007, loans amounting


sejumlah USD 456,1 juta, JPY 1,5 miliar, dan to USD 456.1 million, JPY 1.5 billion, and
Rp 2,72 triliun atau setara dengan Rp 7,14 Rp 2.72 trillion or equivalent to Rp 7.14
triliun (2006: USD 323,4 juta dan Rp 1,21 trillion (2006: USD 323.4 million and
triliun atau setara dengan Rp 4,12 triliun) yang Rp 1.21 trillion or equivalent to Rp 4.12
diperoleh debitur dijamin dengan piutang trillion) obtained by the borrowers are
usaha, persediaan, piutang pembiayaan secured by trade receivables, inventories,
konsumen, investasi bersih dalam sewa guna consumer financing receivables, net
usaha, dan aktiva tetap dari anak perusahaan investment in direct financing leases, and
langsung dan tidak langsung yang fixed assets of the respective direct and
bersangkutan serta jaminan dari anak indirect subsidiaries and corporate
perusahaan tidak langsung (lihat Catatan 4, 6, guarantees issued by certain indirect
8a, 8b, 10, dan 32a). subsidiaries (refer to Notes 4, 6, 8a, 8b, 10,
and 32a).

17. HUTANG OBLIGASI 17. BONDS

Rincian dari hutang obligasi adalah sebagai Details of the bonds are as follows:
berikut:
2007
Peringkat
Pefindo/ Jangka Jangka
Pefindo Jumlah/ Pendek/ Panjang/
Hutang Obligasi/Bonds Rating Total Current Non-Current
Obligasi amortisasi Astra Sedaya Finance IV idAA- 35,972 35,972 -
Tahun 2004 dengan Tingkat Bunga Tetap
Obligasi Astra Sedaya Finance V Tahun 2004 idAA- 156,243 156,243 -
dengan Tingkat Bunga Tetap
Obligasi Astra Sedaya Finance VI Tahun 2005 idAA- 341,209 222,541 118,668
dengan Tingkat Bunga Tetap
Obligasi Astra Sedaya Finance VII Tahun 2006 idAA- 373,686 189,304 184,382
dengan Tingkat Bunga Tetap
Obligasi Astra Sedaya Finance VIII Tahun 2007 idAA- 916,073 263,861 652,212
dengan Tingkat Bunga Tetap
Obligasi Federal International Finance V Tahun 2005 idA+ 300,000 300,000 -
Obligasi Federal International Finance VI Tahun 2006 idA+ 381,792 93,448 288,344
Obligasi Federal International Finance VII Tahun 2007 idA+ 942,251 273,969 668,282
Obligasi Astra Graphia I Tahun 2003 idA 117,669 117,669 -
Obligasi amortisasi Serasi Autoraya I idA- 98,838 98,838 -
Tahun 2003 dengan Tingkat Bunga Tetap
Jumlah/Total 3,663,733 1,751,845 1,911,888
Halaman - 58 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

17. HUTANG OBLIGASI (lanjutan) 17. BONDS (continued)

2006
Peringkat
Pefindo/ Jangka Jangka
Pefindo Jumlah/ Pendek/ Panjang/
Hutang Obligasi/Bonds Rating Total Current Non-Current
Obligasi amortisasi Astra Sedaya Finance III idAA- 36,305 36,305 -
Tahun 2003 dengan Tingkat Bunga Tetap
Obligasi amortisasi Astra Sedaya Finance IV idAA- 212,181 181,234 30,947
Tahun 2004 dengan Tingkat Bunga Tetap
Obligasi Astra Sedaya Finance V Tahun 2004 idAA- 570,122 413,315 156,807
dengan Tingkat Bunga Tetap
Obligasi Astra Sedaya Finance VI Tahun 2005 idAA- 708,189 365,501 342,688
dengan Tingkat Bunga Tetap
Obligasi Astra Sedaya Finance VII Tahun 2006 idAA- 512,759 134,415 378,344
dengan Tingkat Bunga Tetap
Obligasi amortisasi Federal International idA+ 69,645 69,645 -
Finance II Tahun 2003
Obligasi Federal International Finance III idA+ 199,575 199,575 -
Tahun 2004
Obligasi Federal International Finance IV idA+ 167,388 167,388 -
Tahun 2004
Obligasi Federal International Finance V idA+ 530,345 231,173 299,172
Tahun 2005
Obligasi Federal International Finance VI idA+ 565,025 178,675 386,350
Tahun 2006
Obligasi amortisasi Serasi Autoraya I idA- 157,328 45,384 111,944
Tahun 2003 dengan Tingkat Bunga Tetap
Obligasi Astra Graphia I Tahun 2003 idA- 117,267 - 117,267
Jumlah/Total 3,846,129 2,022,610 1,823,519

Informasi lain dari hutang obligasi pada tanggal 31 Other information relating to the bonds as at 31
Desember 2007 adalah sebagai berikut: December 2007 is as follows:
Pokok
obligasi/
Hutang obligasi/ Bond Wali amanat/ Jatuh tempo/ Tingkat bunga/ Jaminan/
Bonds principal Trustee Maturity Interest rates Security

Obligasi amortisasi Astra Sedaya Finance IV 37,500 PT Bank Rakyat 24 Maret/March 2008 12.88% Catatan/Note a
Tahun 2004 dengan Tingkat Bunga Tetap Indonesia (Persero) Tbk
Obligasi Astra Sedaya Finance V Tahun 2004 200,000 PT Bank Rakyat 26 Oktober/ 11.25% Catatan/Note a
dengan Tingkat Bunga Tetap Indonesia (Persero) Tbk October 2008
Obligasi Astra Sedaya Finance VI Tahun 2005 370,000 PT Bank Rakyat 2008 - 2010 10.38% - 11.00% Catatan/Note a
dengan Tingkat Bunga Tetap Indonesia (Persero) Tbk
Obligasi Astra Sedaya Finance VII Tahun 2006 425,000 PT Bank Rakyat 2008 - 2009 13.63% - 14.20% Catatan/Note a
dengan Tingkat Bunga Tetap Indonesia (Persero) Tbk
Obligasi Astra Sedaya Finance VIII Tahun 2007 1,000,000 PT Bank Rakyat 2008 - 2011 9.00% - 10.35% Catatan/Note a
dengan Tingkat Bunga Tetap Indonesia (Persero) Tbk
Obligasi Federal International Finance V 300,000 PT Bank Rakyat 12 Januari/ 10.75% Catatan/Note a
Tahun 2005 Indonesia (Persero) Tbk January 2008
Obligasi Federal International Finance VI 400,000 PT Bank Rakyat 2008 - 2009 14.50% - 14.75% Catatan/Note a
Tahun 2006 Indonesia (Persero) Tbk
Obligasi Federal International Finance VII 1,000,000 PT Bank Rakyat 2008-2011 9.75% - 10.75% Catatan/Note a
Tahun 2007 Indonesia (Persero) Tbk
Obligasi Astra Graphia I Tahun 2003 150,000 PT Bank Mega Tbk 27 Oktober/ 13.38% Catatan/Note c
October 2008
Obligasi amortisasi Serasi Autoraya I 123,750 PT Bank Rakyat 2008 13.88% Catatan/Note b
Tahun 2003 dengan Tingkat Bunga Tetap Indonesia (Persero) Tbk

Catatan/Note:
a. Dijamin dengan jaminan fidusia dari piutang pembiayaan konsumen sampai dengan 60% dari jumlah saldo pokok obligasi (lihat Catatan 8a)/
Secured by fiduciary guarantee over consumer financing receivables amounting to 60% of the total outstanding bond principal (refer to Note 8a)
b. Dijamin dengan jaminan fidusia berupa kendaraan bermotor sejumlah 100% dari jumlah saldo pokok obligasi (lihat Catatan 10)/
Secured by fiduciary guarantee over the motor vehicles up to 100% of the total outstanding bond principal (refer to Note 10)
c. Dijamin dengan agunan khusus yang jumlahnya setara dengan 75% dari jumlah pokok obligasi yang berupa fidusia atas piutang usaha, hak tanggungan atas tanah
dan bangunan (lihat Catatan 4 dan 10)/
Secured by specific collateral equal to 75% of the nominal value in the form of trade receivables, land rights and buildings (refer to Notes 4 and 10)

Halaman - 59 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

17. HUTANG OBLIGASI (lanjutan) 17. BONDS (continued)

Semua obligasi tersebut dicatatkan di Bursa Efek All the bonds are listed on the Indonesia Stock
Indonesia. Exchange.

Penerbit obligasi tersebut di atas dibatasi dalam The bond issuers are restricted from taking
melakukan corporate actions tertentu dan certain corporate actions and some of them
sebagian diantaranya harus mempertahankan must maintain certain financial ratios.
sejumlah rasio keuangan tertentu.

18. HUTANG SEWA GUNA USAHA 18. OBLIGATIONS UNDER FINANCE LEASES

2007 2006
Pihak yang mempunyai hubungan istimewa/Related party:
PT Komatsu Astra Finance (lihat Catatan/refer to Note 30j) 260,519 384,130
Pihak ketiga/Third parties:
PT Austindo Nusantara Jaya Finance 575,893 529,798
PT Mitsubishi UFJ Lease and Finance Indonesia 67,588 122,517
PT Citigroup Finance Indonesia 42,011 95,226
PT UFJ BRI Finance 14,336 26,115
PT Orix Indonesia Finance 4,803 25,977
704,631 799,633
965,150 1,183,763

Pembayaran sewa guna usaha minimum di masa The future minimum lease payments are as
datang adalah sebagai berikut: follows:

2007 2006
Dalam 1 tahun 668,784 567,260 Within 1 year
Lebih dari 1 tahun 375,366 756,963 More than 1 year
1,044,150 1,324,223
Biaya sewa guna usaha (79,000) (140,460) Future finance charges on
pembiayaan di masa datang finance leases
Nilai kini kewajiban sewa guna 965,150 1,183,763 Present value of finance lease
usaha pembiayaan liabilities
Bagian jangka pendek (610,569) (485,185) Current portion
Bagian jangka panjang 354,581 698,578 Non-current portion

Semua aktiva sewa guna usaha adalah berupa All assets under finance leases represent
alat-alat berat. heavy equipment.

Perjanjian sewa guna usaha biasanya mewajibkan Lease agreements typically require subsidiaries
anak perusahaan untuk memenuhi batasan- to comply with certain covenants such as
batasan tertentu antara lain rasio keuangan. financial ratios.

Pada tanggal 31 Desember 2007, hutang sewa As at 31 December 2007, obligations under
guna usaha sejumlah USD 102,1 juta dan finance leases amounting to USD 102.1 million
Rp 555 juta atau setara dengan Rp 962,6 miliar and Rp 555 million or equivalent to Rp 962.6
(2006: USD 126,4 juta dan Rp 1,1 miliar atau billion (2006: USD 126.4 million and Rp 1.1
setara dengan Rp 1,14 triliun) dijamin dengan billion or equivalent to Rp 1.14 trillion) are
aktiva tetap (lihat Catatan 10). secured by fixed assets (refer to Note 10).

Halaman - 60 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

19. HAK MINORITAS 19. MINORITY INTERESTS

Rincian kepemilikan pemegang saham minoritas Details of minority interests in the equity and
atas ekuitas dan bagian hasil bersih anak share of results of consolidated subsidiaries, by
perusahaan yang dikonsolidasi berdasarkan industry segment, are as follows:
segmen industri, adalah sebagai berikut:
2007
Pada awal Bagian atas Pada akhir
tahun/ hasil bersih/ tahun/
At beginning Share of Dividen/ Lain-lain/ At end
of year results Dividends Others of year
Otomotif 613,519 160,162 (30,422) (22,723) 720,536 Automotive
Jasa keuangan 767,624 173,267 (74,335) (17,257) 849,299 Financial services
Perkebunan 649,345 467,480 (150,968) 1,392 967,249 Agribusiness
Teknologi informasi 68,448 16,671 (12,481) - 72,638 Information
technology
Alat-alat berat/ 1,954,972 633,366 (178,556) 24,511 2,434,293 Heavy equipment/
pertambangan mining
Lain-lain 1,172 168 (75) (12) 1,253 Others
4,055,080 1,451,114 (446,837) (14,089) 5,045,268

2006
Pada awal Bagian atas Pada akhir
tahun/ hasil bersih/ tahun/
At beginning Share of Dividen/ Lain-lain/ At end
of year results Dividends Others of year
Otomotif 695,158 65,756 (27,183) (120,212) 613,519 Automotive
Jasa keuangan 682,308 115,236 (77,421) 47,501 767,624 Financial services
Perkebunan 614,977 186,696 (134,364) (17,964) 649,345 Agribusiness
Teknologi informasi 65,730 12,852 (10,297) 163 68,448 Information
technology
Alat-alat berat/ 1,747,480 398,124 (190,616) (16) 1,954,972 Heavy equipment/
pertambangan mining
Lain-lain 1,155 77 - (60) 1,172 Others
3,806,808 778,741 (439,881) (90,588) 4,055,080

20. MODAL SAHAM 20. SHARE CAPITAL

Susunan pemegang saham berdasarkan catatan Details of shareholders based on records


yang dibuat oleh PT Raya Saham Registra, biro maintained by PT Raya Saham Registra, the
administrasi efek, adalah sebagai berikut: share administrator, are as follows:
2007
Jumlah saham
ditempatkan
dan disetor
penuh/ Persentase
Number of kepemilikan/
shares issued Percentage
and of Jumlah/
fully paid ownership Amount

Jardine Cycle & Carriage Ltd 2,028,825,504 50.11% 1,014,413 Jardine Cycle & Carriage Ltd
Anthony John Liddell Nightingale 600,000 0.01% 300 Anthony John Liddell Nightingale
*) *)
(Komisaris) (Commissioner)
Budi Setiadharma (Presiden 514,000 0.01% 257 Budi Setiadharma (President
Komisaris) Commissioner)
Lain-lain (masing-masing 2,018,415,810 49.87% 1,009,208 Others (each ownership
kepemilikan di bawah 5%) less than 5%)
4,048,355,314 100% 2,024,178
*) *)
Seluruh saham dimiliki melalui Parkmix Ltd. All shares are owned through Parkmix Ltd.

Halaman - 61 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

20. MODAL SAHAM (lanjutan) 20. SHARE CAPITAL (continued)

2006
Jumlah saham
ditempatkan
dan disetor
penuh/ Persentase
Number of kepemilikan/
shares issued Percentage
and of Jumlah/
fully paid ownership Amount

Jardine Cycle & Carriage Ltd 2,028,825,504 50.11% 1,014,413 Jardine Cycle & Carriage Ltd
Anthony John Liddell Nightingale 600,000 0.01% 300 Anthony John Liddell Nightingale
*) *)
(Komisaris) (Commissioner)
Budi Setiadharma (Presiden 564,000 0.01% 282 Budi Setiadharma (President
Komisaris) Commissioner)
Lain-lain (masing-masing 2,018,365,810 49.87% 1,009,183 Others (each ownership
kepemilikan di bawah 5%) less than 5%)
4,048,355,314 100% 2,024,178
*) *)
Seluruh saham dimiliki melalui Parkmix Ltd. All shares are owned through Parkmix Ltd.

21. TAMBAHAN MODAL DISETOR 21. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL

2007
dan/and
2006
Selisih antara pembayaran yang diterima 1,098,712 Excess of proceeds over par value, net
dengan nilai nominal, bersih
Rights yang habis masa berlakunya 2,096 Expired rights
Kompensasi berbasis saham karyawan yang 5,313 Expired employee share-based compensation
habis masa berlakunya
1,106,121

22. PERUBAHAN EKUITAS ANAK PERUSAHAAN 22. CHANGES IN EQUITY OF SUBSIDIARIES


DAN PERUSAHAAN ASOSIASI AND ASSOCIATES

Akun ini merupakan bagian Perseroan atas This account represents the Company’s share of
perubahan ekuitas anak perusahaan, perusahaan the changes in equity of subsidiaries, associates,
asosiasi, dan jointly controlled entities, yang and jointly controlled entities, which mainly relate
terutama sehubungan dengan penilaian kembali to fixed assets revaluation, unrealised gains or
aktiva tetap, laba atau rugi yang belum direalisasi losses from available-for-sale securities, hedging
atas efek dalam kelompok tersedia untuk dijual, reserves, and exchange differences from
cadangan lindung nilai, dan selisih kurs dari financial statements translation.
penjabaran laporan keuangan.

2007 2006
Otomotif 865,748 849,584 Automotive
Jasa keuangan (10,509) 151,026 Financial services
Perkebunan 104,661 104,661 Agribusiness
Teknologi informasi 58,829 58,829 Information technology
Alat-alat berat/pertambangan 325,512 290,826 Heavy equipment/mining
Lain-lain (500) (500) Others
1,343,741 1,454,426

Halaman - 62 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

23. DIVIDEN 23. DIVIDENDS

Pada tanggal 9 Oktober 2007, Perseroan On 9 October 2007, the Company declared an
mengumumkan dividen kas interim untuk tahun interim cash dividend for 2007 amounting to Rp
2007 sebesar Rp 647,8 miliar atau Rp 160 (dalam 647.8 billion or Rp 160 (full Rupiah) per share.
satuan Rupiah) per saham. Dividen tersebut telah The dividend was paid on 15 November 2007.
dibayarkan pada tanggal 15 November 2007.

Pada Rapat Umum Pemegang Saham tahunan At the Company’s Annual General Meeting of
Perseroan tanggal 23 Mei 2007, total dividen kas Shareholders held on 23 May 2007, a total
untuk tahun 2006 sejumlah Rp 1,78 triliun atau cash dividend for 2006 of Rp 1.78 trillion or Rp
sejumlah Rp 440 (dalam satuan Rupiah) per 440 (full Rupiah) per share was approved. This
saham disetujui. Termasuk di dalamnya dividen included an interim cash dividend of Rp 607.3
kas interim sejumlah Rp 607,3 miliar atau Rp 150 billion or Rp 150 (full Rupiah) per share, paid
(dalam satuan Rupiah) per saham yang on 15 November 2006. The remaining Rp 290
dibayarkan pada tanggal 15 November 2006. (full Rupiah) per share was paid on 3 July 2007.
Sisanya sejumlah Rp 290 (dalam satuan Rupiah)
per saham telah dibayarkan pada tanggal 3 Juli
2007.
`
24. SALDO LABA DICADANGKAN 24. APPROPRIATED RETAINED EARNINGS

Berdasarkan Undang-Undang mengenai Under Indonesian Company Law, companies


Perseroan Terbatas, perusahaan diharuskan are required to set up a statutory reserve
untuk membuat penyisihan cadangan wajib amounting to at least 20% of the company’s
hingga sekurang-kurangnya 20% dari jumlah issued and paid up capital.
modal yang ditempatkan dan disetor penuh.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan At the Company’s Annual General Meeting of
Perseroan tanggal 23 Mei 2007, disetujui Shareholders held on 23 May 2007, an
pembentukan cadangan wajib sebesar Rp 100 appropriation to the statutory reserve was
miliar yang berasal dari laba bersih tahun 2006. approved amounting to Rp 100 billion from
2006 net income.

Saldo laba dicadangkan pada tanggal The balance of appropriated retained earnings
31 Desember 2007 adalah sebesar Rp 424,7 as at 31 December 2007 is Rp 424.7 billion
miliar (2006: Rp 324,7 miliar). (2006: Rp 324.7 billion).

25. PENDAPATAN BERSIH 25. NET REVENUE

2007 2006

Penjualan barang 53,118,868 38,693,808 Sales of goods


Jasa 8,525,466 8,471,778 Rendering of services
Pembiayaan konsumen dan sewa 6,149,613 6,500,736 Consumer financing and
guna usaha leasing
Sewa 1,287,273 1,022,570 Rental
Asuransi 1,087,927 1,003,858 Insurance
Lain-lain 13,813 16,434 Others

70,182,960 55,709,184
Pihak yang mempunyai hubungan (1,460,455) (1,266,455) Related parties
istimewa (lihat Catatan 30b) (refer to Note 30b)
Pihak ketiga 68,722,505 54,442,729 Third parties

Halaman - 63 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

25. PENDAPATAN BERSIH (lanjutan) 25. NET REVENUE (continued)

Insentif penjualan sejumlah Rp 572,5 miliar (2006: Sales incentives of Rp 572.5 billion (2006: Rp
Rp 336,6 miliar) dicatat sebagai bagian dari 336.6 billion) was recorded as part of net
pendapatan bersih dari penjualan barang. revenue attributable to sales of goods.
Tidak ada pendapatan dari pelanggan individu No revenue earned from individual customers
yang melebihi 10% dari jumlah pendapatan exceeded 10% of total net revenue.
bersih.
Lihat Catatan 29 untuk pendapatan bersih Refer to Note 29 for net revenue by industry
berdasarkan segmen industri. segment.

26. BEBAN POKOK PENDAPATAN 26. COST OF REVENUE


Tidak ada pembelian dari pemasok pihak ketiga No purchases from third party suppliers
yang melebihi 10% dari jumlah beban pokok exceeded 10% of total consolidated cost of
pendapatan konsolidasian. revenue.
Lihat Catatan 30c untuk rincian pembelian dari Refer to Note 30c for details of purchases from
pihak yang mempunyai hubungan istimewa. related parties.

27. BEBAN USAHA 27. OPERATING EXPENSES


2007 2006
Beban penjualan Selling expenses
Iklan dan promosi 678,643 585,774 Advertising and promotion
Rugi penjualan agunan yang 671,315 949,122 Loss on sale of repossessed
diambil alih asset
Distribusi, gudang dan 650,312 591,030 Distribution, warehousing
pengepakan and packaging
Imbalan kerja 570,441 497,048 Employee benefits
Penyisihan piutang ragu-ragu 555,096 863,434 Provision for doubtful receivables
Komisi penjualan 387,846 473,713 Sales commission
Perbaikan dan perawatan 64,639 56,840 Repairs and maintenance
Perjalanan dan transportasi 57,561 52,740 Travelling and transportation
Donasi dan representasi 54,057 39,506 Donation and representation
Lain-lain (masing-masing di bawah 180,715 483,801 Others (below Rp 50 billion each)
Rp 50 miliar)
3,870,625 4,593,008
Beban umum dan administrasi General and administrative
expenses
Imbalan kerja 2,334,087 2,019,384 Employee benefits
Penyusutan dan amortisasi 309,073 283,860 Depreciation and amortisation
Perbaikan dan perawatan 191,915 149,630 Repairs and maintenance
Honorarium tenaga ahli 174,116 132,752 Professional fees
Komunikasi 171,655 156,079 Communications
Perjalanan dan transportasi 126,024 120,126 Travelling and transportation
Alat tulis dan beban 123,586 62,737 Stationery and other
kantor lainnya office expenses
Pajak dan perizinan 92,174 75,283 Taxes and licenses
Sewa 88,379 76,352 Rent
Biaya bank 83,845 96,833 Bank charges
Keamanan 80,791 77,228 Security
Pelatihan dan pendidikan 76,763 56,323 Training and education
Utilitas 69,274 60,957 Utilities
Donasi dan representasi 43,850 54,229 Donation and representation
Lain-lain (masing-masing di bawah 151,629 65,057 Others (below Rp 50 billion each)
Rp 50 miliar)
4,117,161 3,486,830
7,987,786 8,079,838

Halaman - 64 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

28. PENGHASILAN LAIN-LAIN, BERSIH 28. OTHER INCOME, NET


2007 2006
Penghasilan dari bea balik nama 269,061 200,136 Income from vehicle registrations
kendaraan
Keuntungan pelepasan aktiva tetap 154,897 105,033 Gain on disposal of fixed assets
dan aktiva yang belum digunakan and assets not yet used
dalam usaha in operations
(Kerugian)/keuntungan pelepasan (19,331) 75,060 (Loss)/gain on disposal
investasi of investment
Selisih lebih biaya pengembangan (25,191) (34,443) Excess of plasma development
perkebunan plasma atas costs over conversion value
nilai konversinya
Lain-lain 348,734 108,858 Others
728,170 454,644

29. INFORMASI SEGMEN 29. SEGMENT INFORMATION

Informasi mengenai segmen industri Perseroan Details of the Company's and subsidiaries’
dan anak perusahaan adalah sebagai berikut: industry segments are as follows:
Pendapatan bersih/Net revenue
2007 2006
Pelanggan Pelanggan di
di luar Antar luar Antar
perusahaan/ segmen/ perusahaan/ segmen/
External Inter Jumlah/ External Inter Jumlah/
customers segment Total customers segment Total
Otomotif 38,136,872 181,543 38,318,415 30,119,827 139,186 30,259,013 Automotive
Jasa keuangan 7,237,540 72,970 7,310,510 7,504,595 63,164 7,567,759 Financial services
Perkebunan 5,960,954 - 5,960,954 3,757,987 - 3,757,987 Agribusiness
Teknologi 707,158 18,423 725,581 606,187 12,852 619,039 Information
informasi technology
Alat-alat berat/ 18,112,413 53,185 18,165,598 13,691,976 27,590 13,719,566 Heavy
pertambangan equipment/
mining
Lain-lain 28,023 240 28,263 28,612 240 28,852 Others

Jumlah 70,182,960 326,361 70,509,321 55,709,184 243,032 55,952,216 Total


Eliminasi* - (326,361) (326,361) - (243,032) (243,032) Elimination*

Konsolidasian 70,182,960 - 70,182,960 55,709,184 - 55,709,184 Consolidated

Beban pokok pendapatan/ Laba usaha/


Cost of revenue Operating income
2007 2006 2007 2006

Otomotif 33,260,590 26,492,044 1,717,859 859,145 Automotive


Jasa keuangan 2,567,067 3,070,261 1,355,570 727,030 Financial services
Perkebunan 2,773,747 2,263,208 2,907,137 1,198,597 Agribusiness
Teknologi informasi 440,265 385,186 95,050 76,731 Information technology
Alat-alat berat/pertambangan 14,918,211 11,323,702 2,393,285 1,340,094 Heavy equipment/mining
Lain-lain 13,559 11,560 (8,877) (10,368) Others

Jumlah 53,973,439 43,545,961 8,460,024 4,191,229 Total


Eliminasi* (279,751) (159,858) 41,462 52,014 Elimination*

Konsolidasian 53,693,688 43,386,103 8,501,486 4,243,243 Consolidated

*) *)
Eliminasi antar segmen industri. Elimination between industry segments.

Halaman - 65 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

29. INFORMASI SEGMEN (lanjutan) 29. SEGMENT INFORMATION (continued)

Beban bunga/ Jumlah aktiva/ Jumlah kewajiban/


Interest expense Total assets Total liabilities

2007 2006 2007 2006 2007 2006

Otomotif 244,770 336,387 19,070,527 16,490,170 6,672,154 6,373,377 Automotive


Jasa keuangan - - 24,552,380 25,164,097 16,337,102 17,654,330 Financial
services
Perkebunan 7,434 25,040 5,357,763 3,496,955 1,154,063 656,557 Agribusiness
Teknologi 16,228 16,184 624,552 584,839 310,481 288,885 Information
informasi technology
Alat-alat berat/ 411,120 398,847 13,096,445 11,331,520 7,216,436 6,606,391 Heavy
pertambangan equipment/
mining
Lain-lain - - 1,031,415 971,913 34,984 29,098 Others
Jumlah 679,552 776,458 63,733,082 58,039,494 31,725,220 31,608,638 Total
Eliminasi* (1,418) (15,732) (213,484) (110,204) (213,484) (110,194) Elimination*
Konsolidasian 678,134 760,726 63,519,598 57,929,290 31,511,736 31,498,444 Consolidated
*) *)
Eliminasi antar segmen industri. Elimination between industry segments.

Amortisasi dan penyusutan/ Pengeluaran modal/


Amortisation and depreciation Capital expenditure
2007 2006 2007 2006
Otomotif 649,323 567,407 897,779 954,531 Automotive
Jasa keuangan 112,523 91,864 100,925 196,695 Financial services
Perkebunan 201,316 173,882 745,691 570,867 Agribusiness
Teknologi informasi 64,907 63,866 77,685 64,381 Information technology
Alat-alat berat/pertambangan 1,357,538 1,048,877 1,784,737 2,023,921 Heavy equipment/mining
Lain-lain 7,265 5,944 424 4,386 Others
Konsolidasian 2,392,872 1,951,840 3,607,241 3,814,781 Consolidated

Lihat Catatan 9 untuk rincian segmen dari bagian Refer to Note 9 for segment details of the share
atas hasil bersih perusahaan asosiasi dan jointly of results of associates and jointly controlled
controlled entities. entities.

30. INFORMASI MENGENAI PIHAK YANG 30. RELATED PARTY INFORMATION


MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA

Dalam kegiatan usahanya, Perseroan dan anak In the normal course of business, the Company
perusahaan mengadakan transaksi dengan and subsidiaries, engage in transactions with
pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa related parties principally consisting of sales,
yang terutama meliputi transaksi-transaksi purchases, and other financial transactions.
penjualan, pembelian, dan transaksi keuangan
lainnya.
a. Sifat hubungan dan transaksi a. Nature of relationship and transactions
Rincian sifat hubungan dan transaksi dengan Details of the nature of relationships and
pihak-pihak yang mempunyai hubungan transactions with related parties are as
istimewa adalah sebagai berikut: follows:
i. Anak perusahaan langsung dan tidak i. Direct and indirect subsidiaries
langsung
Lihat Catatan 1d untuk rincian anak Refer to Note 1d for details of the
perusahaan langsung dan anak Company’s direct subsidiaries and
perusahaan tidak langsung yang significant indirect subsidiaries.
signifikan dari Perseroan.

Halaman - 66 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

30. INFORMASI MENGENAI PIHAK YANG 30. RELATED PARTY INFORMATION (continued)
MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA (lanjutan)

a. Sifat hubungan dan transaksi (lanjutan) a. Nature of relationship and transactions


(continued)

ii. Perusahaan asosiasi dan jointly ii. Direct and indirect associates and
controlled entities langsung dan tidak jointly controlled entities
langsung
Lihat Catatan 9 untuk rincian perusahaan Refer to Note 9 for details of the
asosiasi dan jointly controlled entities Company’s direct and indirect
langsung dan tidak langsung Perseroan. associates and jointly controlled
entities.
Anak perusahaan dari perusahaan Subsidiaries of direct and indirect
asosiasi dan jointly controlled entities associates and jointly controlled
langsung dan tidak langsung Perseroan entities are disclosed as follows:
adalah sebagai berikut:
Melalui/Through PT Astra Honda Motor : PT Suryaraya Rubberindo Industries

Melalui/Through PT Denso Indonesia : PT Denso Sales Indonesia

Melalui/Through PT Traktor Nusantara : PT Swadaya Harapan Nusantara

iii. Entitas sepengendali iii. Common controlled entity


Cycle and Carriage Parts and Accessories Sdn Bhd.

iv. Dimiliki oleh karyawan Perseroan dan iv. Owned by the Company’s and
anak perusahaan: subsidiaries’ employees:
Koperasi Karyawan Astra

b. Pendapatan b. Revenue
Rincian pendapatan yang diperoleh dari Details of revenue earned from related
pihak-pihak yang mempunyai hubungan parties are as follows:
istimewa adalah sebagai berikut:
2007 2006
% a) Rp % a) Rp
PT Astra Honda Motor 1.27 887,558 1.56 867,682
PT Astra Daihatsu Motor 0.23 153,150 0.24 137,602
PT Inti Ganda Perdana 0.13 87,612 0.10 57,656
PT Toyofuji Logistic Indonesia 0.10 70,161 0.05 27,105
PT AT Indonesia 0.07 51,413 0.06 32,283
PT Denso Indonesia 0.05 36,665 0.04 22,688
PT Toyota-Astra Motor 0.05 36,448 0.04 22,983
PT Mesin Isuzu Indonesia 0.04 27,591 0.03 17,424
PT United Tractors Semen Gresik 0.02 17,027 0.03 17,727
PT Bank Permata Tbk 0.02 12,940 0.01 3,801
PT Aisin Indonesia 0.02 10,939 0.01 7,322
PT Exedy Indonesia b) 0.01 10,292 0.02 10,085
PT Tri Dharma Wisesa 0.01 9,548 0.01 7,033
Saldo dipindahkan/carried forward balance 2.02 1,411,344 2.20 1,231,391
a) % terhadap jumlah pendapatan bersih. a) % of total net revenue.
b) Bukan pihak yang mempunyai hubungan istimewa sejak b) Not a related party since August 2007.
Agustus 2007.

Halaman - 67 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

30. INFORMASI MENGENAI PIHAK YANG 30. RELATED PARTY INFORMATION (continued)
MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA (lanjutan)
b. Pendapatan (lanjutan) b. Revenue (continued)
2007 2006
% a) Rp % a) Rp
Saldo pindahan/brought forward balance 2.02 1,411,344 2.20 1,231,391
PT GS Battery 0.01 8,578 0.01 2,983
PT SCS Astragraphia Technologies 0.01 7,842 0.01 6,257
PT Kayaba Indonesia 0.01 7,074 0.01 2,872
PT Traktor Nusantara 0.01 6,826 0.01 5,523
PT Wahana Eka Paramitra 0.01 3,953 0.00 2,880
PT Federal Nittan Industries 0.01 3,583 0.00 2,556
PT Toyoda Gosei Safety Systems Indonesia 0.00 3,427 0.01 3,127
PT Astra Auto Finance 0.00 1,372 0.00 663
Cycle & Carriage Parts and Accessories Sdn Bhd 0.00 1,339 - -
PT PAM Lyonnaise Jaya 0.00 1,327 - -
PT Suryaraya Rubberindo Industries 0.00 1,066 - -
PT Toyota Astra Financial Services 0.00 845 0.01 5,170
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 1 miliar)/ 0.00 1,879 0.01 3,033
Others (below Rp 1 billion each)
Jumlah/Total 2.08 1,460,455 2.27 1,266,455
a) % terhadap jumlah pendapatan bersih. a) % of total net revenue.

c. Pembelian c. Purchase
Rincian pembelian dari pihak-pihak yang Details of purchases from related parties
mempunyai hubungan istimewa adalah are as follows:
sebagai berikut:
2007 2006
% a) Rp % a) Rp
PT Toyota-Astra Motor 26.87 14,424,605 26.64 11,556,536
PT Astra Honda Motor 11.97 6,429,327 13.91 6,032,850
PT Astra Daihatsu Motor 7.49 4,013,939 4.67 2,024,212
PT GS Battery 1.93 1,036,445 1.37 595,701
PT Mesin Isuzu Indonesia 0.99 530,842 0.88 381,851
PT Denso Indonesia 0.30 162,156 0.26 112,866
PT Kayaba Indonesia 0.12 64,395 0.14 61,415
PT Inti Ganda Perdana 0.03 18,564 0.04 16,005
PT Tri Dharma Wisesa 0.02 11,347 0.06 24,574
PT Exedy Indonesia b) 0.02 10,260 0.02 10,314
PT Aisin Indonesia 0.01 4,858 0.01 3,019
PT Wahana Eka Paramitra 0.01 4,555 0.01 3,507
PT NHK Gasket Indonesia 0.01 4,143 0.01 5,383
PT SCS Astra Graphia Technologies 0.00 2,216 0.00 1,131
PT Fuji Technica Indonesia 0.00 1,546 0.00 1,893
PT Traktor Nusantara 0.00 1,261 0.01 3,077
PT Century Batteries Indonesia c) - - 0.72 311,289
PT Gemala Kempa Daya d) - - 0.04 15,568
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 1 miliar)/ 0.00 849 0.00 288
Others (below Rp 1 billion each)
Jumlah/Total 49.77 26,721,308 48.79 21,161,479
a) % terhadap jumlah beban pokok pendapatan. a) % of total cost of revenue.
b) Bukan pihak yang mempunyai hubungan istimewa sejak b) Not a related party since August 2007.
Agustus 2007.
c) Dikonsolidasi sejak Januari 2007. c) Consolidated since January 2007.
d) Dikonsolidasi sejak Februari 2006. d) Consolidated since February 2006.

Halaman - 68 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

30. INFORMASI MENGENAI PIHAK YANG 30. RELATED PARTY INFORMATION (continued)
MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA (lanjutan)

d. Penghasilan dan beban bunga d. Interest income and expense

Selama tahun 2007, penghasilan bunga yang In 2007, interest income earned from cash
diperoleh atas penempatan bank, deposito at bank, time deposits, call deposits and
berjangka, call deposits dan investasi investment in bonds placed with PT Bank
obligasi yang ditempatkan pada PT Bank Permata Tbk (“BP”) amounted to Rp 89.2
Permata Tbk (“BP”) adalah sejumlah Rp 89,2 billion or 22.87% of interest income (2006:
miliar atau merupakan 22,87% terhadap Rp 54.7 billion or 12.86% of interest
penghasilan bunga (2006: Rp 54,7 miliar atau income). No interest expense was paid to
12,86% terhadap penghasilan bunga). Tidak BP in the year 2007 and 2006.
ada beban bunga yang dibayarkan kepada
BP pada tahun 2007 dan 2006.

e. Kas dan setara kas e. Cash and cash equivalents

Kas dan setara kas meliputi saldo bank dan Cash and cash equivalents include cash at
deposito berjangka dan call deposits pada bank and time and call deposits in BP.
BP. Rincian saldo pada BP adalah sebagai Details of balances with BP are as follows:
berikut:
2007 2006
Bank: Cash at bank:
Rupiah 505,505 717,845 Rupiah
Mata uang asing 47,922 82,897 Foreign currencies
553,427 800,742
Deposito berjangka dan Time and call deposits:
call deposits:
Rupiah 342,072 359,497 Rupiah
Mata uang asing 26,175 44,985 Foreign currencies
368,247 404,482
Jumlah 921,674 1,205,224 Total
Persentase terhadap jumlah 1.45% 2.08% Percentage to total assets
aktiva

f. Piutang usaha f. Trade receivables

Piutang usaha dari pihak-pihak yang Trade receivables from related parties are
mempunyai hubungan istimewa adalah as follows:
sebagai berikut:
2007 2006
Rupiah:
PT Astra Honda Motor 173,108 135,481
PT Toyota Astra Financial Services 38,888 15,324
PT Astra Daihatsu Motor 26,898 24,318
PT Inti Ganda Perdana 10,763 14,883
PT Toyofuji Logistic Indonesia 10,051 7,275
PT AT Indonesia 9,239 6,347
PT Astra Auto Finance 6,974 -
PT Denso Indonesia 6,906 3,451
Saldo dipindahkan/carried forward balance 282,827 207,079

Halaman - 69 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

30. INFORMASI MENGENAI PIHAK YANG 30. RELATED PARTY INFORMATION (continued)
MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA (lanjutan)

f. Piutang usaha (lanjutan) f. Trade receivables (continued)

2007 2006
Saldo pindahan/brought forward balance 282,827 207,079
PT Toyota-Astra Motor 6,281 3,018
PT Mesin Isuzu Indonesia 3,060 7,544
PT Kayaba Indonesia 2,535 396
PT Tri Dharma Wisesa 2,525 1,013
PT United Tractors Semen Gresik 2,009 1,275
PT Aisin Indonesia 1,997 991
PT GS Battery 1,480 314
PT Bank Permata Tbk 1,453 1,369
PT Wahana Eka Paramitra 877 1,031
PT Toyoda Gosei Safety System Indonesia 451 1,231
PT Exedy Indonesia *) - 2,432
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 1 miliar)/ 683 961
Others (below Rp 1 billion each)
306,178 228,654
Mata uang asing/Foreign currencies:
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 1 miliar)/ 983 484
Others (below Rp 1 billion each)
983 484

Jumlah/Total 307,161 229,138

Persentase terhadap jumlah aktiva /Percentage to total assets 0.48% 0.40%

*) Bukan pihak yang mempunyai hubungan istimewa sejak Agustus 2007/Not a related party since August 2007.

g. Piutang lain-lain g. Other receivables

Piutang lain-lain dari pihak-pihak yang Other receivables from related parties are
mempunyai hubungan istimewa adalah as follows:
sebagai berikut:

2007 2006

Rupiah:
Piutang karyawan/loan to employees 215,916 215,314
PT Astra Honda Motor 91,719 7,067
PT Marga Mandalasakti 27,086 17,376
PT Mesin Isuzu Indonesia 16,713 16,134
PT Toyota-Astra Motor 3,768 1,900
PT Traktor Nusantara 739 1,159
PT Bank Permata Tbk 471 43,244
PT Astra CMG Life *) - 12,500
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 1 miliar)/ 2,910 2,214
Others (below Rp 1 billion each)
359,322 316,908

*) Bukan pihak yang mempunyai hubungan istimewa sejak Juni 2007/Not a related party since June 2007.

Halaman - 70 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

30. INFORMASI MENGENAI PIHAK YANG 30. RELATED PARTY INFORMATION (continued)
MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA (lanjutan)
g. Piutang lain-lain (lanjutan) g. Other receivables (continued)

2007 2006
Mata uang asing/Foreign currencies:
PT Fuji Technica Indonesia 43,714 47,211
PT Toyota Astra Financial Services 6,341 6,077
PT Federal Nittan Industries 300 1,182
PT Aisin Indonesia 48 1,052
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 1 miliar)/ 116 947
Others (below Rp 1 billion each)
50,519 56,469
409,841 373,377
Penyisihan piutang ragu-ragu/Provision for doubtful receivables (16,600) (16,600)
Jumlah/Total 393,241 356,777
Persentase terhadap jumlah aktiva /Percentage to total assets 0.62% 0.62%
Semua piutang lain-lain tidak dikenakan All other receivables are non-interest
bunga, kecuali piutang PT Fuji Technica bearing, except receivables from PT Fuji
Indonesia, PT Toyota Astra Financial Technica Indonesia, PT Toyota Astra
Services, dan PT Marga Mandalasakti yang Financial Services, and PT Marga
masing-masing dibebani bunga sebesar 1,5%, Mandalasakti that earn interest at 1.5%,
1%, dan 13,9% per tahun. 1%, and 13.9% per annum, respectively.
Perseroan telah membukukan penyisihan The Company has recorded a provision to
untuk kerugian dari tidak tertagihnya piutang cover loss on non collectible receivables.
lain-lain tersebut.
h. Hutang usaha h. Trade payables

Hutang usaha kepada pihak-pihak yang Trade payables to related parties are as
mempunyai hubungan istimewa adalah follows:
sebagai berikut:
2007 2006
Rupiah:
PT Astra Honda Motor 669,041 636,085
PT Toyota-Astra Motor 240,784 139,582
PT GS Battery 112,738 88,913
PT Astra Daihatsu Motor 103,995 125,203
PT Denso Indonesia 26,943 25,858
PT Kayaba Indonesia 14,548 20,387
PT SCS Astragraphia Technologies 6,223 1,416
PT Inti Ganda Perdana 2,315 1,317
PT Tri Dharma Wisesa 1,596 1,686
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 1 miliar)/ 2,212 3,195
Others (below Rp 1 billion each)
1,180,395 1,043,642
Mata uang asing/Foreign currencies:
PT GS Battery 33,453 19,940
PT Mesin Isuzu Indonesia 13,757 35,894
PT SCS Astragraphia Technologies 1,243 1,456
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 1 miliar)/ 1,265 1,411
Others (below Rp 1 billion each)
49,718 58,701
Jumlah/Total 1,230,113 1,102,343
Persentase terhadap jumlah kewajiban/Percentage to 3.90% 3.50%
total liabilities
Halaman - 71 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

30. INFORMASI MENGENAI PIHAK YANG 30. RELATED PARTY INFORMATION (continued)
MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA (lanjutan)

i. Kewajiban lain-lain i. Other liabilities

Kewajiban lain-lain kepada pihak-pihak yang Other liabilities to related parties are as
mempunyai hubungan istimewa adalah follows:
sebagai berikut:
2007 2006
Rupiah:
PT Bank Permata Tbk 13,261 16,233
PT Toyota-Astra Motor 2,445 -
PT Astra Auto Finance 1,800 2,834
PT SCS Astragraphia Technologies 151 1,662
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 1 miliar)/ 2,615 698
Others (below Rp 1 billion each)
20,272 21,427
Mata uang asing/Foreign currencies:
PT SCS Astragraphia Technologies 1,236 4,152
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 1 miliar)/ 421 205
Others (below Rp 1 billion each)
1,657 4,357
Jumlah/Total 21,929 25,784
Persentase terhadap jumlah kewajiban/Percentage to 0.07% 0.08%
total liabilities

Kewajiban lain-lain kepada pihak yang Other liabilities to related parties are
mempunyai hubungan istimewa tidak non-interest bearing.
dikenakan bunga.

j. Hutang sewa guna usaha j. Obligations under finance leases

Hutang sewa guna usaha merupakan hutang Obligations under finance leases,
pembiayaan kepada PT Komatsu Astra representing financing payable to
Finance sejumlah Rp 260,5 miliar yang PT Komatsu Astra Finance, amounted to
merupakan 0,83% terhadap jumlah Rp 260.5 billion or 0.83% of total liabilities
kewajiban (2006: Rp 384,1 miliar yang (2006: Rp 384.1 billion or 1.22% of total
merupakan 1,22% terhadap jumlah liabilities).
kewajiban).

31. LABA BERSIH PER SAHAM 31. NET EARNINGS PER SHARE
Laba per saham dihitung dengan membagi laba Earnings per share is calculated by dividing
bersih dengan jumlah rata-rata tertimbang saham net income by the weighted average number
biasa yang beredar pada tahun bersangkutan. of ordinary shares outstanding during the year.
2007 2006
Laba bersih per saham: Net earnings per share:
Laba bersih 6,519,273 3,712,097 Net income

Rata-rata tertimbang jumlah 4,048,355 4,048,355 Weighted average number of


saham biasa yang beredar - ordinary shares outstanding -
dasar dan dilusian (dalam ribuan) basic and diluted
(in thousands)
Laba bersih per saham - dasar dan 1,610 917 Net earnings per share - basic
dilusian (dalam satuan Rupiah) and diluted (full Rupiah)

Halaman - 72 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

32. PERJANJIAN, KOMITMEN, DAN KEWAJIBAN 32. SIGNIFICANT AGREEMENTS,


KONTINJENSI YANG SIGNIFIKAN COMMITMENTS AND CONTINGENCIES

a. Perjanjian jaminan perusahaan a. Corporate guarantee agreements

Anak perusahaan dan anak perusahaan tidak Certain subsidiaries and indirect
langsung tertentu telah menerbitkan jaminan subsidiaries have issued corporate
perusahaan untuk fasilitas kredit yang guarantees for credit facilities obtained by
diperoleh anak perusahaan dan perusahaan subsidiaries and certain associated
asosiasi tertentu sampai sebatas companies to the extent of the subsidiaries
kepemilikannya dalam perusahaan asosiasi interest in the associates. As at 31
tersebut. Pada tanggal 31 Desember 2007, December 2007, outstanding loans which
jumlah pinjaman yang terkait dengan jaminan relate to the guarantees are equivalent to
tersebut setara dengan Rp 128,7 miliar (2006: Rp 128.7 billion (2006: equivalent to Rp
setara dengan Rp 324,7 miliar). 324.7 billion).

b. Perjanjian lisensi, bantuan teknis, royalti, b. Licensing, technical assistance, royalty,


merek dagang, keagenan, dan distributor trademark, dealership, and distributorship
agreements
Perseroan dan anak perusahaan tertentu The Company and certain subsidiaries
mempunyai berbagai perjanjian lisensi, have existing licensing, technical
bantuan teknis, royalti, merek dagang, assistance, royalty, trademark, dealership,
keagenan, dan distribusi dengan para and distributorship agreements with the
pemberi lisensi berikut: following licensors:

- Automobiles Peugeot, France - Komatsu Ltd, Japan - Pemerintah Daerah Baramarta


- BMW AG, Germany - Komatsu Forklift Co Ltd, Japan - PT Astra Daihatsu Motor
- BOMAG GmbH & Co OHG, Germany - Komatsu Asia & Pacific Pte Ltd, - PT Astra Honda Motor
- Daido Amistar Co Ltd, Japan Singapore - PT BMW Indonesia
- Daido Kogyo Co Ltd, Japan - Komatsu Forest Pty Ltd, Australia - PT Komatsu Indonesia
- Elphinstone R&D Pty Ltd, Australia - MAHLE Engine Components - PT Toyota-Astra Motor
- Fuji Xerox Co Ltd, Japan Japan Corp, Japan - Scania CV Aktiebolag, Sweden
- GS Yuasa International Ltd, Japan - Metalart Corporation, Japan - Tadano Iron Works Co Ltd, Japan
- Isuzu Motors Ltd, Japan - Mitsubishi Fuso Truck & Bus - Teito Rubber Ltd, Japan
- Kawasaki Industrial Co Ltd, Japan Corp, Japan
- Kockums Industries Pty Ltd, Australia - Nissan Diesel Motor Co Ltd,
Japan

c. Perkebunan plasma c. Plasma plantations

Sesuai dengan kebijakan Pemerintah In accordance with Indonesian Government


Indonesia, hak guna usaha tertentu untuk policy, certain land rights for plantations are
perkebunan diberikan kepada pengembang granted conditional upon the grower’s
apabila pengembang bersedia untuk agreement to develop areas for local
mengembangkan areal perkebunan untuk plasma farmers, in addition to developing
petani plasma lokal, di samping their own plantations.
mengembangkan perkebunan miliknya
sendiri.
Perkebunan plasma dikembangkan dengan Plasma plantations are developed under
pola Perkebunan Inti Rakyat Transmigrasi “Perkebunan Inti Rakyat Transmigrasi”
(“PIR-Trans”) dan Kredit Koperasi Primer (“PIR-Trans”) and “Kredit Koperasi Primer
untuk Anggotanya (“KKPA”). Pengembangan untuk Anggotanya” (“KKPA”) schemes.
plasma ini didanai dengan pinjaman bank, Plasma development is funded by bank
yang disalurkan kepada pengembang sampai loans which are granted to the grower at
periode tanaman dapat menghasilkan. the cultivation stage for the period until the
plants can be cropped.

Halaman - 73 - Page
PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS NOTES TO


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2007 DAN 2006 31 DECEMBER 2007 AND 2006
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)

32. PERJANJIAN, KOMITMEN, DAN KEWAJIBAN 32. SIGNIFICANT AGREEMENTS,


KONTINJENSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
(continued)
c. Perkebunan plasma (lanjutan) c. Plasma plantation