You are on page 1of 3

METODOLOGI PELAKSANAAN

I. UMUM

Setelah mempelajari dokumen-dokumen lelang dan rapat dan mendengar penjelasan pekerjaan.
Maka kami dapat memahami dan menentukan metode pelaksanaan pekerjaan untuk mencapai
hasil yang optimal. Metode pelaksanaan yang dimaksud tetap berpedoman dan mengacu pada
standar-standar, spesifikasi dan persyaratan serta ketentuan-ketentuan dalam dokumen kontrak.

II. RUANG LINGKUP PEKERJAAN
Ruang lingkup pekerjaan sesuai rencana adalah sebagai berikut :
1. Pekerjaan Persiapan
2. Pekerjaan Tanah
3. Pekerjaan Drainase
4. Pekerjaan Lapis Pondasi
5. Pekerjaan Lapis Permukaan Lapen
6. Pekerjaan Bahu Jalan
7. Pekerjaan Penahan Tanah
8. Pekerjaan Duiker Plat

Lebih detai Metode dan proses pelaksanaan dipaparkan sebagai berikut :

III. METODOLOGI

1. Pekerjaan Persiapan
Pekerjaan ini mencakup :
a. Pengukuran
Dilaksanakan bersama-sama dengan Direksi Teknikpada Awal Minggu Pertama setelah
dikeluarkannya Surat Perintah Mulai Kerja. Pekerjaan ini meliputi pengukuran topografi
dengan peralatan Water Pass/Theodolite atau Pengukuran Langsung dengan Peralatan
Roll Meter, Pemasangan Patok, Inventory konstruksi utama dan pelengkap. Hasilnya
adalah Gambar Kerja dan perhitungan kembali kuantitas pekerjaan yang diperkirakan
sudah tidak sesuai lagi dengan kondisi saat perencanaan.
b. Pembuatan direksi keet
Dilaksanakan pada Minggu Pertama. Pekerjaan ini mencakup Pembuatan kantor Direksi
Pekerjaan dan Pengadaan fasilitas-fasilitasnya.
c. Mobilisasi dan Demobilisasi
Mobilisasi dilaksanakan pada awal minggu pertama setelah terbitnya SPK. Pekerjaan ini
mencakup pengadaan/mobilisasi Peralatan Pendukung, Personil/Tenaga Kerja dan
Kelengkapan lain untuk mendukung pelaksanaan pekerjaan. Demobilisasi mencakup
pemulangan/demobilisasi Peralatan Pendukung, Personil/Tenaga Kerja dan Kelengkapan
lain untuk mendukung pelaksanaan pekerjaan setelah pelaksanaan pekerjaan selesai.
d. Pembersihan Lapangan, Pengamanan Lalulintas dan Papan Proyek.
Pekerjaan ini meliputi pembersihan lapangan dengan peralatan atau tenaga manusia untuk
memulihkan kembali kondisi jalan yang sudah ada. Pengamanan lalulintas dengan
pemasangan tanda-tanda/signal yang bertuliskan “HATI – HATI ADA PEKERJAAN JALAN”
pada kedua ujung lokasi pekerjaan, penggunaan bendera dan lainnya untuk tetap
memelihara kelancaran arus lalulintas. Pemasangan papan proyek pada kedua ujung ruas
pekerjaan.

Pekerjaan ini dilaksanakan Pada Minggu Pertama. Pekerjaan Drainase . penyiraman aspal (Tack Coat 0. penyiraman aspal dan seterusnya batu pecah 1 – 2 cm sampai lapis penutup dengan pasir. dengan menggunakan Excavator.Galian/Cutting. dibongkar dan dihampar dengan motor grader atau tenaga manusia. Selanjutnya penyiraman aspal (Prime Coat 0. didiamkan selama minimal 4 jam. .8 liter/m2) diatas lapis pondasi. Dialjutkan dengan pekerjaan lapis permukaan. Ketebalan tiap lapisan tidak boleh melibihi tebal 30 cm . Segala Material yang akan dipergunakan dilakukan pengujian Laboratorium. As Built Drawing (Gambar Terlakasana) Penggambaran hasil pengukuran akhir pekerjaan.Pasangan Batu Saluran 1 PC : 4 Psr . Semua elevasi atau ketebalan dikontrol/disesuaikan dengan rencana. 2. Quality control pada saat pelaksanaan pekerjaan mencakup pengambilan kembali sample material/pengujian kepadatan untuk lapis pondasi serta pengujian kadar aspal Prime Coat dan penyiraman- penyiraman aspal pada pelakasanaan Pekerjaan Lapen. Pekerjaan Lapis Pondasi mencakup pekerjaan Lapis Pondasi Bawah (LPB) Klas C dan Lapis Pondasi Atas (LPA) Klas B. Dihampar dan dipadatkan lapis demi lapis hingga mencapai ketebalan rencana.Penimbunan badan jalan. e. penghamparan dan pemadatan batu pecah 2 – 3 cm. g. Penghamparan dan pemadatan batu pecah 3 – 5 cm. Pekerjaan Tanah . Tahap awal pada pekerjaan ini adalah pembersihan debu pada lapis pondasi/perkerasan dengan Air Compressor atau Peralatan lainnya. Material-material LPA disuplay dan ditumpuk kemudian dicampur/mix sesuai komposisi rencana. Meliputi semua gambar pekerjaan dengan detail-detailnya sesuai dengan pelaksanaan di lapangan. Material Hasil campuran/mix diangkut ke lokasi pekerjaan dengan dump truk. Pekerjaan Lapis Permukaan. Pekerjaan Lapis Pondasi.Galian parit dengan tenaga manusia sampai kedalaman/elevasi sesuai rencana .Plesteran 1 PC : 3 Psr 4.8 liter/m2). Baik dalam bentuk Visual dengan Foto-foto pelaksanaan maupun dengan bentuk laporan-laporan kegiatan pelaksanaan harian. mingguan serta bulanan serta surat menyurat selama pelaksanaan pekerjaan. f. dilaksanakan segera setelah selesainya pemeriksaan material di laboratorium. Hasil dari pengujian ini adalah layak tidaknya material tersebut untuk digunakan dalam konstruksi sesuai spesifikasi serta rencana – rencana campuran (MIX DESIGN) untuk pelaksanaan pekerjaan. Material timbunan adalah material untuk konstruksi jalan (memenuhi persyaratan untuk timbunan badan jalan). dipadatkan dengan penyiraman menggunakan water tank. Quality Control. 3. Dipadatkan dengan mesin pemadat (Roller) sampai mencapai kepadatan yang disyaratkan. Dalam hal kondisi campuran dengan kadar air yang kurang. Sebaliknya dengan kondisi kadar air belebih. Dokumentasi Pekerjaan ini mencakup perekaman pelaksanaan pekerjaan. 5. campuran diaduk kembali sampai mencapai kadar air yang disyaratkan.

Penghamparan Material bahu jalan dilaksanakan setelah pekerjaan lapis permukaan aspal. Pekerjaan Penahan Tanah Pekerjaan ini meliputi galian pondasi. . spesifikasi dan persyaratan lainnya serta petunjuk-petunjuk dari Direksi Teknik. PENUTUP Metodologi ini merupakan acuan dasar dalam pelaksanaan pekerjaan dengan tetap mengacu kepada standar-standar. .Pekerjaan pasangan batu (1 PC : 4 Psr). Kekuatan perancah untuk memikul beban beton atau beban-beban lain saat pelaksanaan pengecoran harus diperhitungkan. Pekerjaan Bahu Jalan. Pembengkokan tulangan dilaksanakan dalam keadaan dingin. besi tulangan yang disuplay adalah besi dengan diameter sesuai rencana dan mutu yang disyaratkan. peinmbunan/pengurugan kembali dengan material pilihan. Material yang digunakan adalah material sejenis Lapis pondasi bawah klas C.5 inch dipasangan tiap luasan 2 m 2 Luas pasangan. IV. Material – material termasuk air harus bersih dari kotoran/debu. . Semua dimensi galian beserta elevasi dikontrol dan disesuaikan dengan dimensi dan elevasi rencana. pencampuran material dengan menggunakan tenaga manusia dengan perbandingan campuran 1 PC : 2 Psr : 3 Krk. Siar/Voog 1 PC : 2 Psr dan pipa resapan PVC diameter 1. 6. . Pekerjaan Duiker Plat Pekerjaan ini mencakup . . Plesteran 1 PC : 3 Psr. disiapkan dan diperiksa sebelum memulai pengecoran. Pasangan Batu 1 PC : 4 Psr.Galian tanah untuk konstruksi dengan menggunakan tenaga manusia. Material Beton harus bersih dari debu/kotoran. Pembebanan atau penambahan struktur atas serta pengurugan dibelakang pasangan batu harus menunggu umur pasangan sampai 10 hari. 8. dihampar dan dipadatkan dengan mesin pemadat (Roller) 7. .Pekerjaan Beton.Perancah.Pembesian.