You are on page 1of 5

POLITIK LUAR NEGERI RI

KELOMPOK 2

NAMA : 1. EVITA S / 14 5. RINTO PRATAMA /24

2. HAKIM BAYU / 16 6. ROFLI IRHAM M / 25

3. KHANSA IKHSAN /18 7. YULI SAPUTRO / 30

4. RAFFI SETIA M / 22

KELAS : XII TKJ B

SMK N 2 SURAKARTA

JL.LU. AdiSucipto No.33 Manahan Surakarta 57139

Telp.0271-714901 Fax.0271-727003

politik luar negeri adalah pola perilaku yang digunakan oleh suatu Negara dalam hubungannya dengan negara- negara lain. Memperkuat sendi-sendi hukum internasional dan organisasi internasional untuk menjamin perdamaian yang kekal. Antiimperialisme dan kolonialisme. 4. Menjalin persahabatan dengan segala bangsa atas dasar saling menghargai dengan tidak mencampuri soal susunan dan corak pemerintahan negara masing-masing. PENGERTIAN Politik luar negeri adalah strategi dan taktik yang digunakan oleh suatu negara dalam hubungannya dengan negara-negara lain. 2. Dalam lingkungan PBB berusaha menyokong perjuangan kemerdekaan bangsa- bangsa yang masih dijajah sebab tanpa kemerdekaan. 5. Indonesia tidak bersifat pasif-reaktif atas kejadian kejadian internasionalnya.Politik Luar Negeri Indonesia A. 2. Dalam arti luas. Pengertian Politik Luar Negeri Indonesia terdapat dalam UU No. persaudaraan. dan perdamaian internasional itu tidak akan tercapai. Membantu pelaksanaan keadilan sosial internasional dengan berpedoman pada piagam PBB. 4. 37 tahun 1999 Pasal 1 ayat (2) tentang hubungan luar negeri yang menjelaskan bahwa Politik Luar Negeri Indonesia adalah “Kebijakan. SIFAT 1. 3. PRINSIP Prinsip politik luar negeri Indonesia adalah sebagai berikut: 1. B. serta ikut melaksanakan ketertiban dunia. . 5. dan langkah pemerintah RI yang diambil dalam melakukan hubungan dengan Negara lain. 3. Menjalankan politik damai. C. melainkan bersifat aktif . 6. Bebas : dalam pengertian bahwa Indonesia tidak memihak pada kekuatan-kekuatan yang pada dasarnya tidak sesuai dengan kepribadian bangsa sebagaimana dicerminkan dalam Pancasila. Mengabdi pada kepentingan nasional dan amanat penderitaan rakyat. Demokratis. sikap. Aktif : berarti bahwa di dalam menjalankan kebijaksanaan luar negerinya. Organisasi Internasional dan subyek hukum Internasional lainnya dalam rangka menghadapi masalah internasional guna mencapai tujuan Nasional”. Mempermudah jalannya pertukaran pembayaran internasional.

Pembukaan UUD 1945  Alinea I.. Keputusan Presiden nomor 108 Tahun 2003 tentang Organisasi Perwakilan RI di luar negeri 5. Undang-undang nomor 24 Tahun 2000 tentang Perjanjian Internasional 3.06/A/OT/VI/2004/01 Tahun 2004 tentang Tata Kerja Perwakilan RI di Luar Negeri . UUD 1945 pasal 11 ayat 1.. presiden memperhatikan pertimbangan DPR  ayat(3) : Presiden menerima penempatan duta negara lain dengan memperhatikan pertimbangan DPR Landasan Operasional 1. LANDASAN HUKUM Landasan Idiil Landasan idiil politik luar negeri Indonesia adalah Pancasila.D. maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan"  Alinea IV. Keputusan Menteri Luar Negeri nomor SK. Undang-undang nomor 25 Tahun 2004 tentang Perencanaan Pembangunan Nasional 4. 3. "Presiden dengan persetujuan DPR menyatakan perang. perdamaian abadi. membuat perjanjian." 2.Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. UUD 1945 pasal 13 ayat:  ayat (1) : Presiden mengangkat duta dan konsul  ayat (2) : Dalam hal mengangkat duta... terutama sila kedua “Kemanusiaan yang adil dan beradab” karena pandangan Indonesia yang menolak adanya penindasan manusia atas manusia atau pengisapan oleh negara lain. Landasan Konstitusional 1. "bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa. ". dan perdamaian dengan negara lain". dan oleh sebab itu. dan keadilan sosial. Undang-undang nomor 37 Tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri 2.

budaya kerja dan profesionalisme pelaku diplomasi serta peran utama dalam koordinasi penyelenggaraan politik dan hubungan luar negeri. TUJUAN POLITIK LUAR NEGERI INDONESIA 1. . dan memajukan perdamaian dunia. Meningkatkan pelayanan dan perlindungan Warga Negara Indonesia di luar negeri serta melancarkan diplomasi kemanusiaan guna mendukung tanggap darurat dan rekonstruksi Aceh dan Nias dari bencana gempa dan tsunami. Indonesia mejadi anggota Perserikatan Bangsa Bangsa ( PBB ) yang ke – 60 pada tanggal 28 September 1950. 4. 2. Memperkuat hubungan dan kerjasama bilateral.pluralis. menghormati hak asasi manusia. MISI POLITIK LUAR NEGERI INDONESIA Adapun 7 (tujuh) pernyataan misi yang disebut “Sapta Dharma Caraka” sebagai penjabaran dalam rangka mengemban visi tersebut di atas. Meskipun pernah keluar dari keanggotaan PBB pada tanggal 7 Januari 1965 sebagai bentuk protes atas diterimanya Malaysia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB. 4. PERAN INDONESIA DALAM POLITIK DUNIA 1. regional dan internasional di segala bidang dan meningkatkan prakarsa dan kontribusi Indonesia dalam pencapaian keamanan dan perdamaian internasional serta memperkuat multilateralisme. 28 September 1966 Indonesia kembali masuk menjadi anggota PBB dan tetap sebagai anggota yang ke – 60. Meningkatkan perdamaian internasional. Meningkatkan peran dan kepemimpinan Indonesia dalam proses integrasi ASEAN. membangun kemitraan strategis baru Asia-Afrika serta hubungan antar sesama negara berkembang. 5. F. 2. 3. kan tetapi pada tangga. Melanjutkan benah diri untuk peningkatan kapasitas kelembagaan. dasar dan filsafat negara indonesia. adalah sebagai berikut: 1. Meningkatkan persaudaraan segala bangsa sebagai pelaksana cita-cita yang tersimpul di dalam Pancasila. 6. Meningkatkan citra Indonesia di masyarakat internasional sebagai negara demokratis. G. 7. Mempertahankan kemerdekaan bangsa dan menjaga keselematan negara.E. Mendapatkan berbagai barang yang dibutuhkan dari luar negeri untuk memperbesar kemakmuran rakyat dan mencukupi kebutuhan rakyat sendiri. 2. promosi dagang dan investasi. Memprakasai penyelenggaraan Konferensia Asia – Afrika ( KAA ) pada tahun 1955 yang elahirkan semangat dan solidaritas berbagai negara di Asia – Afrika yang kemudia melahirkan Dasasila Bandung. kesempatan kerja dan alih teknologi. Membantu pencapaian Indonesia sejahtera melalui kerjasama pembangunan dan ekonomi. Memelihara dan meningkatkan dukungan internasional terhadap keutuhan wilayah dan kedaulatan Indonesia. peran aktif di Asia Pasifik. 3.

Indonesua telah ikut serta meredakan ketegangan perang dingin antara blok Barat dan blok Timur. Ikut serta dalam setiap pesta oleh raga internasional mulai dari SEA ( South East Asian ) Games. 6. Indonesia ditetapkan menjadi anggota tidak tetap Dewan Kemanan PB. bahkan pada tahun 1992 dalam konferensi Negara Non – Blok yang berlangsung di Jakarta. Olimpiade. Indonesia menjadi salah satu pendiri ASEAN atau ( Assosiaciation of South – East Asian Nation ) yang merupakan organisasi berbagai negara di kawasan Asia Tenggara. pada tahun 2007. bahkan Sekretariat Jendral ASEAN berada di Jakarta. Kamboja. Oranisasi berbagai negara pengekspor minyak ( OPEC ). 4. Indonesia aktif juga dalam beberapa organisasi internasona lainnya. Bahkan. Terlibat langsung dalam misi perdamaian Dewan Keamanan PBB dengan mengirimkan Pasukan Garuda ke berbagai negara yang sedang dilanda konflik seperti Konggo. 5. . Vietnam. dan kerja sama ekonomi Asia Pasifik ( APEC ).3. Asian Games. Keaktifan Indonesia sebagai salah satu pendiri Gerakan Non – Blok ( GNB ) pasa tahun 1961. Hal tersebut membuktikan bahwa bangsa Indonesia tercatat sebagai anggota orgaisasi Konferensi Islam atau ( OKI ). dan sebagainya. Bosnia dan sebagainya.