You are on page 1of 5

Mual Muntah

Definisi
Mual adalah kecenderungan untuk muntah atau sebagai perasaan di tenggorokan atau daerah
epigastrium yang memperingatkan seorang individu bahwa muntah akan segera terjadi. Mual
sering disertai dengan peningkatan aktivitas sistem saraf parasimpatis termasuk diaphoresis, air
liur, bradikardia, pucat dan penurunan tingkat pernapasan. Muntah didefinisikan sebagai ejeksi
atau pengeluaran isi lambung melalui mulut, seringkali membutuhkan dorongan yang kuat.

Faktor
Adapun hal-hal yang berhubungan dengan mual muntah adalah :
1. Faktor pasien :
a. Usia muda
b. Wanita
c. Obesitas
d. Adanya riwayat mual muntah paska operasi
e. Riwayat tidak merokok
f. Kecemasan
g. Penyakit saluran pencernaan
h. Terapi kombinasi (seperti kemoterapi, radioterapi)
i. Kelainan metabolik (seperti diabetes mellitus, uremia dll)
j. Kehamilan

2. Faktor pembedahan :
a. Tipe operasi yang merupakan resiko tinggi untuk terjadinya mual muntah seperti operasi mata,
tht, gigi, payudara, ortopedi soulder, laparoskopi, ginekologi, dan pada pasien-pasien anak
seperti operasi strabismus, adenotonsilektomi, orchidopexy
b. Lamanya waktu operasi dapat meningkatkan lamanya pemaparan obat-obat anestesi
3. Faktor anestesi : Faktor anestesi yang berpengaruh pada kejadian PONV termasuk
premedikasi, tehnik anestesi, pilihan obat anestesi (nitrous oksida, volatile anestesi, obat induksi,
opioid, dan obat-obat reversal), status hidrasi, nyeri paska operasi, dan hipotensi selama induksi
dan operasi adalah resiko tinggi untuk terjadinya PONV
Patofisiologi
Koordinator utama adalah pusat muntah, kumpulan saraf – saraf yang berlokasi di medulla
oblongata. Saraf – saraf ini menerima input dari :
 Chemoreceptor Trigger Zone (CTZ) di area postrema
 Sistem vestibular (yang berhubungan dengan mabuk darat dan mual karena penyakit
telinga tengah)
 Nervus vagus (yang membawa sinyal dari traktus gastrointestinal)
 Sistem spinoreticular (yang mencetuskan mual yang berhubungan dengan cederanfisik)
 Nukleus traktus solitarius (yang melengkapi refleks dari gag refleks)

35 Sistem vestibular dapat dirangsang melalui pergerakan tiba-tiba yang menyebabkan gangguan pada vestibular telinga tengah. Indung telur juga merupakan sumber utama penghasil hormon reproduksi perempuan. penglihatan. mediastinum. ginjal. Sentral dirangsang dari korteks serebral. Afferent dari faring. frenik.12 Nukleus traktus solitaries dapat juga menimbulkan mual muntah dengan perangsangan simpatis dan parasimpatis melalui perangsangan jantung. disisi lateral dari retikular di medula oblongata. peritoneum dan genital dapat merangsang pusat muntah. Ketika lesi berkembang dan timbul gejala. dan reseptor muskarinik kolinergik. Bagian ini sangat dekat dengan nukleus tractus solitarius dan area postrema. saluran cerna dan saluran kemih. memperantarai refleks muntah. GI tract. Stimulus emetik dari usus berasal dari dua tipe serat saraf aferen vagus. CTZ. obat atau zat-zat kimia di darah atau di cairan otak dapat langsung merangsang CTZ. seperti hormon estrogen dan progesteron. Sebenarnya reseptor NK-1 juga dapat ditemukan di pusat muntah. Indung telur sendiri merupakan salah satu organ reproduksi yang sangat penting bagi perempuan. Maka terdapat 60-70% pasien kanker . aroma. Reseptor sepeti 5-HT3. opioid dan neurokinin-1 (NK-1) dapat dijumpai di CTZ.otot perut untuk melakukan refleks muntah. Nukleus tractus solitarius mempunyai konsentrasi yang tinggi pada enkepalin. Karena area postrema tidak efektif terhadap sawar darah otak. Pusat muntah mengkoordinasi impuls ke vagus. Kanker ovarium adalah kanker atau tumor ganas yang berasal dari ovarium dengan berbagai tipe histologi. pernafasan dan otot. biasanya tanpa gejala pada awalnya sehingga sulit ditemukan. Rangsangan perifer dan sentral dapat merangsang kedua pusat muntah dan CTZ. histaminergik. cortical atas dan pusat batang otak. Kortikal atas dan sistem limbik dapat menimbulkan mual muntah yang berhubungan dengan rasa. yang kelak bila bertemu sperma akan terjadi pembuahan (kehamilan). Reseptor-reseptor ini mengirim pesan ke pusat muntah ketika di rangsang. Pusat muntah. a) Mekanoreseptor : berlokasi pada dinding usus dan diaktifkan oleh kontraksi dan distensi usus. dan saraf spinal. kerusakan fisik dan manipulasi selama operasi. Dari organ reproduksi ini dihasilkan telur atau ovum. b) Kemoreseptor : berlokasi pada mukosa usus bagian atas dan sensitif terhadap stimulus kimia. dopamin tipe 2 (D2). dan sistem vestibular di telinga dan pusat penglihatan dapat juga merangsang pusat muntah. Chemoreseptor Trigger Zone (CTZ) berlokasi di area postrema. memori dan perasaaan takut yang tidak nyaman. Kanker Ovarium Definisi Kanker ovarium adalah terjadinya pertumbuhan sel-sel tidak lazim (kanker) pada satu atau dua bagian indung telur. sering 15 kali sudah bukan stadium dini. yang dapat mengenai semua umur Etiologi Ovarium terletak di kedalaman rongga pelvis.  Sensor utama stimulus somatik berlokasi di usus dan CTZ. Bila timbul kanker. nucleus tractus solitarius. saluran billiaris. membuat diagnosis tertunda.

2. pada masa reproduksi kira-kira separuh dari itu dan pada usia lebih muda jarang ditemukan. Hipotesis androgen. Torsi : Torsi atau putaran tangkai menyebabkan tarikan melalui ligamentum infundibulo pelvikum terhadap peritonium parietal dan menimbulkan rasa sakit. aktivitas hormonal dan komplikasi tumor- tumor tersebut. Proses penyembuhan sel-sel epitel yang terganggu dapat menimbulkan proses transformasi menjadi sel-sel tumor. Teori menyatakan bahwa terjadi kerusakan pada sel-sel epitel ovarium untuk penyembuhan luka pada saat terjadi ovulasi. Akibat Komplikasi a. Androgen mempunyai peran penting dalam terbentuknya kanker ovarium. Robekan dinding kista Robekan pada kista disertai hemoragi yang timbul secara akut. c.ovarium saat didiagnosis sudah terdapat metastasis di luar ovarium. Infeksi pada tumor Infeksi pada tumor dapat terjadi bila di dekat tumor ada tumor kuman patogen seperti appendicitis. Hal ini didasarkan pada hasil percobaan bahwa epitel ovarium mengandung reseptor androgen. Pertumbuhan tumor diikuti oleh infiltrasi. divertikalitis. terutama tumor ovarium kecil. 2. disebabkan oleh besarnya tumor atau posisinya dalam perut. kalau tidak sekonyong-konyong dalam jumlah banyak akan terjadi distensi dan menimbulkan nyeri perut. 1. diantaranya: 1. Sebagian tanda dan gejala akibat dari pertumbuhan. e. atau salpingitis akut d. maka perdarahan dapat sampai ke rongga peritonium dan menimbulkan rasa nyeri terus menerus. 2002). tekanan terhadap alat sekitarnya. sehingga setelah tumor diangkat perlu dilakukan pemeriksaan mikroskopis yang seksama terhadap kemungkinan . Dalam percobaan in-vitro. Perubahan keganasan Dapat terjadi pada beberapa kista jinak. Perdarahan ke dalam kista : Perdarahan biasanya sedikit. 3. Penyebab kanker ovarium hingga kini belum jelas. Dapat ditemukan pada semua golongan umur. Selain gangguan miksi. androgen dapat menstimulasi pertumbuhan epitel ovarium normal dan sel-sel kanker ovarium. b. Akibat Pertumbuhan Adanya tumor di dalam perut bagian bawah bisa menyebabkan pembesaran perut. tumor yang besar dapat mengakibatkan tidak nafsu makan dan rasa sakit. Hipotesis incessant ovulation. Faktor predisposisi ialah tumor ovarium jinak. tetapi lebih sering pada usia 50 tahun ke atas. jaringan sekitar yang menyebabkan berbagai keluhan samar-samar. Patogenesis Kanker Tumor ganas ovarium diperkirakan sekitar 15-25% dari semua tumor ovarium. Banyak tumor ovarium tidak menunjukkan tanda dan gejala. edema. tekanan tumor dapat mengakibatkan konstipasi. Akibat aktivitas hormonal Pada umumnya tumor ovarium tidak menganggu pola haid kecuali jika tumor itu sendiri mengeluarkan hormon. Kecenderungan untuk melakukan implantasi dirongga perut merupakan ciri khas suatu tumor ganas ovarium yang menghasilkan asites (Brunner dan Suddarth. Akan tetapi banyak teori yang menjelaskan tentang etiologi kanker ovarium. tapi faktor lingkungan dan hormonal berperan penting dalam patogenesisnya.

dapat berasal dari ketiga dermoblast (ektodermal.id/bitstream/handle/123456789/29669/Chapter%20II. menyebar secara limfogen ke kelenjar para aorta. endodermal.ac. Untuk selanjutnya menyebar ke alat-alat yang jauh terutama paru-paru. Diakses 2 November 2017 . hati dan otak. Tumor ovarium yang ganas. medistinal dan supraclavikular. Stadium http://repository. perubahan keganasan.usu. mesodermal) dengan sifat histiologis maupun biologis yang beraneka ragam. obstruksi usus dan ureter merupakan masalah yang sering menyertai penderita tumor ganas ovarium.pdf?sequence=4. kira-kira 60% terdapat pada usia peri menopause 30% dalam masa reproduksi dan 10% usia jauh lebih muda. Tumor ganas merupakan kumpulan tumor dan histiogenesis yang beraneka ragam.

usu.id/bitstream/handle/123456789/41017/Chapter%20II. . Ilmu Kandungan.BAB%20II.ac.umy. Diakses 2 Desember 2017 http://repository. 2002. 1999.pdf?sequence=4.ac. H. Jakarta : EGC. Diakses 2 Desember 2017 Brunner and Suddarth.id/bitstream/handle/123456789/6426/6. Wiknjosastro. edisi 8 volume 2. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.http://repository. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah.pdf?sequence=6&is Allowed=y.