You are on page 1of 3

IV.

Hambatan mobilitas fisik

NOC : Untuk mengukur penyelesaian dari diagnosa

1. Ambulasi
a) Berjalan dengan langkah yang efektif (020001) skala 1-5
b) Berjalan dengan pelan (020003) skala 1-5
c) Berjalan dalam jarak yang dekat <1 blok/20 meter (020010) skala 1-5
2. Pergerakan
a) Koordinasi (020809) skala 1-5
b) Bergerak dengan mudah (020814) skala 1-5

NIC: Terapi Latihan :ambulasi
1. Beri pasien pakaian yang tidak mengekang
2. Konsultasikan pada ahli terapi fisik mengenai rencana ambulasi sesuai kebutuhan
3. Gunakan sabuk untuk berjalan untuk membantu perpindahan dan ambulasi sesuai
kebutuhan
4. Terapkan/sediakan alat bantu (tongkat, walker, atau kursi roda) untuk ambulasi jika
pasien tidak stabil
5. Instruksikan pasien/caregiver mengenai pemindahan dan teknik ambulasi yang aman
6. Monitor penggunaan kruk pasien atau alat bantu berjalan lainnya
7. Bantu pasien untuk berdiri dan ambulasi dengan jarak tertentu dan dengan sejumlah
staf tertentu

Terapi latihan : mobilitas sendi
1. Tentukan batasan pergerakan sendi dan efeknya terhadap fungsi sendi
2. Jelaskan pada pasien dan keluarga manfaat dan tujuan melakukan latihan sendi
3. Monitor lokasi dan kecenderungan adanya nyeri dan ketidaknyamanan selama
pergerakan/aktivitas

ketahanan dan pergerakan sendi .4. Lindungi pasien dari trauma selama latihan 6. Bantu untuk melakukan pergerakan sendi yang retinitis dan teratur sesuai kadar nyeri yang bisa ditoleransi. Inisiasi pengukuran kontorl nyeri sebelum memulai latihan sendi 5.

Salemba Madika:Jakarta .EGC:Jakarta Helmi Zairin Noor.2012.Gangguan Muskuloskeletal.Rencana Asuhan Keperawatan Medikal-Bedah. Daftar Pustaka: Yasmara Deni.2016.