You are on page 1of 14

SATUAN ACARA PENYULUHAN

(SAP)
Pokok Bahasan : Vasektomi

Hari/Tanggal : Rabu/ 05 April 2017

Tempat : Balai Kelurahan Abeli

Waktu : 07.30 WITA

I. Latar Belakang

Vasektomi merupakan salah satu metode kontrasepsi jangka panjang yang efektif dalam
mencegah kehamilan secara permanen. Setelah menjalani tindakan vasektomi, ada upaya
tindak lanjut yang harus dijalani oleh akseptor yaitu perawatan luka operasi, pencegahan
kehamilan dan kunjungan ulang. Tindakan vasektomi mempunyai efek atau keluhan. Efek
atau keluhan yang muncul dapat berupa keluhan medis, keluhan psikologis dan terjadinya
kehamilan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur responden saat vasektomi rata-rata 48,7 tahun
dengan renge 21-70 tahun. Namun demikian umur tidak terkait dengan penerimaan
vasektomi dan kondisi akseptor post vasektomi. Demikian pula dengan penganut agama
Islam. Pendidikan mempunyai kaitan dengan penerimaan terhadap vasektomi demikian juga
pekerjaan utama responden ternyata berhubungan dengan kondisi akseptor post vasektomi.
Pengetahuan tentang vasektomi umumnya cukup baik (74,46%), dengan sikap yang
mendukung terhadap vasektomi telah 7,8 tahun bervsektomi dan umumnya mereka
mengetahui vasektomi pertama kali dari aparat desa. Adapun alasan mengikuti vasektomi
yang terbanyak karena sudah sadar akan manfaat vasektomi (72,32%)

Kondisi kesehatan akseptor setelah vasektomi 87,15% menyatakan tidak terjadi perubahan
pada kesehatannya, demikian juga 91,07% akseptor menyatakan tidak ada perubahan
hubungan sosial setelah vasektomi. Dari responden yang ada 4 akseptor menyatakan
terjadinya kehamilan setelah vasektomi, 2 diantaranya karena operasi belum sempurna,
sedang yang lain diduga sudah terjadi konsepsi sebelum vasektomi.

II. Tujuan

Setelah diberikan penyuluhan, peserta diharapkan mengetahui tentang vasektomi.

Lembar balik IX. VI. Media 1. Peserta mengetahui efek samping dari vasektomi Peserta mengetahui kontra indikasi dari dilakukannya vasektomi IV. Komunikator Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Kendari Jurusan Keperawatan. Arfan S Moderator : Opil saputra Penyaji : Wikal al rajab Fasilitator : Marsyawati Dan Apriandi Observer : Happy krisyantoro . Abeli V.III. Metode Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah metode ceramah dan tanya jawab. Metode ceramah dipadukan dengan metode tanya jawab dimaksudkan untuk memotivasi minat dan keterlibatan peserta penyuluhan. VIII. Materi Terlampir (vasektomi) VII. Sasaran Pasien dan keluarga pasien Kel. Pengorganisasian Penanggung jawab : Muha. Tujuan Khusus Peserta mengetahui tentang pengertian vasektomi Peserta mengetahui kelebihan dan kekurangan vasektomi.

2. peserta untuk bertanya. Menyimpulkan materi. 1. Memberikan kesempatan pada Menjawab. Menyampaikan materi tentang vasektomi. 3 Menit Penutup: Mendengarkan.X. 10 Penyajian Materi: Menjawab. 2. 5 Menit Evaluasi: Bertanya. Memberi salam . Menjawab salam. Menanyakan kembali pada peserta tentang materi yang telah diberikan. Melakukan kontrak waktu 2. 1. Memberi salam. Mendengarkan. 2. Waktu Pembicara Peserta 1. 2. Menjelaskan tujuan penyuluhan. 1. 2. Menit 1. 3. Menyampaikan topik bahasan. Memperkenalkan diri. 2 Menit Pembukaan: Menjawab salam. Kegiatan Penyuluhan No. disampaikan. Mendengarkan. 1. 4. Mendengarkan. Mendengarkan dan memberikan persetujuan. Mengkaji pengetahuan awal Mendengarkan dan peserta tentang topik yang akan memperhatikan. 5.

Peserta antusias terhadap penyuluhan. 3. b. Mengetahui tentang pengertian vasektomi c. Masing-masing anggota tim bekerja sesuai tugas. d. b. Struktural a. Mengetahui kelebihan dan kekurangan vasektomi.XI. Abeli c. b. Tidak ada peserta penyuluhan yang meninggalkan tempat sebelum penyuluhan selesai. Pengorganisasian penyelenggaraan penyuluhan dilakukan 3 hari sebelumnya. Pertanyaan yang mungkin tidak dapat dijawab oleh kelompok penyaji hendaknya dilakukan konfirmasi dengan anggota pengorganisasian lainnya. d. Penyelenggaraan penyuluhan dilakukan balai kel. Proses a. serta peserta yang terlibat aktif dalam penyuluhan 50% dari yang hadir. Evaluasi 1. 2. Mengetahui efek samping dari vasektomi e. Peserta hadir di tempat penyuluhan. Hasil a. Mengetahui kontra indikasi dari dilakukannya vasektomi 4. Bila peserta tidak aktif dalam kegiatan (tidak ada pertanyaan) fasilitator dapat menstimulasi dengan cara berdialog dengan pemberi materi dalam membahas apa yang sedang diberikan. yaitu perserta dapat: b. Peserta mengerti dan memahami penjelasan yang diberikan oleh penyuluh sesuai dengan tujuan khusus. Antisipasi masalah a. .

dan kemudian diikat / ditutup dengan cara seperti itu untuk mencegah sperma dari memasuki aliran mani (ejakulasi). volume air maninya sekitar 0. Jadi vasektomi artinya adalah pemotongan sebagian (0.5 cm – 1 cm) saluran benih sehingga terdapat jarak diantara ujung saluran benih bagian sisi testis dan saluran benih bagian sisi lainya yang masih tersisa dan pada masing-masing kedua ujung saluran yang tersisa tersebut dilakukan pengikatan sehingga saluran menjadi buntu/tersumbat. di mana hemostat tajam.15 cc yang tertahan tidak ikut keluar bersama ejakulasi karena scrotum yang mengalirkannya sudah dibuat buntu. Vasektomi adalah tindakan operasi ringan dengan cara mengikat dan memotong saluran sperma sehingga sperma tidak dapat lewat dan air mani tidak mengandung spermatozoa. Vasektomi dilakukan dengan cara pemotongan Vas Deferens sehingga saluran transportasi sperma terhambat dan proses penyatuan dengan ovum tidak bekerja. Operasi dapat dilakukan di Puskesmas. DEFINISI Vasektomi adalah istilah dalam ilmu bedah yang terbentuk dari dua kata yaitu vas dan ektomi. dengan demikian tidak terjadi pembuahan. bukan pisau bedah. Sperma yang sudah dibentuk tidak akan dikeluarkan oleh tubuh. tetapi diserap & dihancurkan oleh tubuh. (ejakulasi). dan karena tindakan vasektomi murah dan ringan sehingga dapat dilakukan di lapangan (Siswosudarmo. Vas atau vasa deferensia artinya adalah saluran benih yaitu saluran yang menyalurkan sel benih jantan (spermatozoa) keluar dari buah zakar (testis) yaitu tempat sel benih itu diproduksi menuju kantung mani (vesikulaseminalis) sebagai tempat penampungan sel benih jantan sebelum dipancarkan keluar pada saat puncak sanggama. Vasektomi Tanpa Pisau (VTP atau No-scalpel Vasectomy) Vasectomi tanpa pisau (diciptakan Key-Hole). B. JENIS-JENIS VASEKTOMI Jenis-jenis vasektomi antara lain adalah sbb : 1. . digunakan untuk tusuk skrotum dapat mengurangi waktu penyembuhan serta menurunkan kesempatan infeksi (sayatan). tempat pelayanan kesehatan dengan fasilitas dokter ahli bedah. 2007). pemerintah dan swasta. Vasektomi adalah prosedur pembedahan kecil dimana deferentia vasa manusia yang terputus. MATERI PENYULUHAN VASEKTOMI A. Seorang pria yang sudah divasektomi. operasi berlangsung kurang lebih 15 menit dan pasien tak perlu dirawat. Ektomi atau ektomia artinya pemotongan sebagian.

Rambut di daerah skrotum dicukur sampai bersih. a. 6. kulit skrotum diberi anestesi local (Prokain atau Novokain atau Xilokain 1%) 0. Vasektomi dengan insisi skrotum (tradisional) Vasektomi dengan insisi skrotum. Tepat di linea mediana di atas vas deferens. Celana dibuka dan baringkan pasien dalam posisi terlentang. 2. 3. Teknik Vasektomi Tanpa Pisau Langkah-Langkahnya adalah sbb : 1. 7. 2. maka keberhasilan semakin kecil. Daerah kulit skrotum. 9. tepat disebelah distal lingkaran klem dengan sebelah ujung klem diseksi dengan membentuk sudut ± 45 derajat. prosedur ini dilakukan sebelah kanan dan kiri. 3. 8.5 ml. kemudian dideponair lagi masing-masing 3-4 ml. Vasektomi semi permanen Vasektomi Semi Permanen yakni vas deferen yang diikat dan bisa dibuka kembali untuk berfungsi secara normal kembali dan tergantung dengan lama tidaknya pengikatan vas deferen. Vas deferens dengan kulit skrotum yang ditegangkan difiksasi di dalam lingkaran klem fiksasi pada garis tengah skrotum. 5. sebab vas deferen yang sudah lama tidak dilewati sperma akan menganggap sperma adalah benda asing dan akan menghancurkan benda asing. penis. Tutuplah daerah yang telah dibersihkan tersebut dengan kain steril berlubang pada tempat skrotum ditonjolkan keluar. dimana dilakukan pembedahan kecil pada deferentia vasa manusia yang terputus. Renggangkan ujung-ujung klem pelan-pelan. supra pubis dan bagian dalam pangkal paha kiri kanan dibersihkan dengan cairan yang tidak merangsang seperti larutan iodofor (Betadine) atau larutan klorheksidin (Hibis-crub) 4%. dan kemudian diikat / ditutup dengan cara seperti itu untuk mencegah sperma dari memasuki aliran mani (ejakulasi). Penis diplester ke dinding perut 4. Setelah itu dinding vas deferens yang telah telanjang dapat terlihat. Semua lapisan jaringan dari kulit sampai dinding vas deferens akan dapat dipisahkan dalam satu gerakan. . Kemudian tusuk bagian yang paling menonjol dari vas deferens. karena semakin lama vasektomi diikat. lalu jarum diteruskan masuk sejajar vas deferens kearah distal. Kemudian klem direbahkan ke bawah sehingga vas deferens mengarah ke bawah kulit.

Lakukanlah tindakan di atas (langkah 7 – 13) untuk vas deferens sebelah yang lain.10. 12. Kalau tidak ada perdarahan. 14. 1998)  Baik yang dilakukan pada laki-laki yang tidak ingin punya anak. Kontrol perdarahan dan kembalikan putung-putung vas deferens dalam skrotum. jaringan sekitarnya dipisahkan pelan- pelan kebawah dengan klem diseksi. Diperlukan kira-kira 2 cm vas deferens yang bebas. lalu klem diseksi dimasukkan ke lobang tersebut. Kemudian buka ujung-ujung klem pelan-pelan paralel dengan arah vas deferens yang diangkat. sebelum dilakukan ligasi dengan benang sutra 3 – 0. Dengan ujung klem diseksi menghadap kebawah. C.  Komplikasi yang dijumpai sedikit dan ringan  Biaya murah dan terjangkau oleh masyarakat  Vasektomi akan mengalami klimaktorium dalam suasana alami (Manuaba.  Laki-laki memiliki kesempatan untuk mengubah kontrasepsi dengan istrinya. Apabila tidak ada perdarahan pada keadaan vas deferens tidak tegang. Pada tempat vas deferens yang melengkung. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN VASEKTOMI a. luka kulit tidak perlu dijahit hanya diaproksimasikan dengan band aid atau tensoplas. melalui luka di garis tengah yang sama. maka benang yang terakhir dapat dipotong dan vas deferens dikembalikan dalam skrotum. . Kelebihan  Teknik operasi kecil yang sederhana dapat dikerjakan kapan saja. tusukkan salah satu ujung klem diputar menghadap keatas. Ujung klem pelan-pelan dirapatkan dan pegang dinding anterior vas deferens. 11. Pegang secara halus fasia vas deferens dengan klem diseksi dan tutup lobang fasia dengan mengikat sedemikian rupa sehingga putung bagian epididimis tertutup dan putung distal ada di luar fasia. Di antara dua ligasi kira-kira 1 – 1. Kalau lobang telah cukup luas. 13. Lepaskan klem fiksasi dari kulit dan pindahkan untuk memegang vas deferens yang sudah telanjang dengan klem fiksasi lalu lepaskan klem fiksasi.  Vasektomi lebih murah dan lebih sedikit komplikasi dari sterilisasi tubulus. Vas deferens di-crush secara lunak dengan klem diseksi.5 cm vas deferens dipotong dan diangkat. Benang pada putung distal sementara tidak dipotong. Tarik pelan-pelan pada putung yang distal.  Tidak mempengaruhi kemampuan seseorang dalam menikmati hubungan seksual.

perdarahan dan rasa tidak nyaman dan harus memakai celana yang dapat mendukung skrotum selama 2 hari.  Walaupun vasektomi dinilai paling efektif untuk mrngontrol kesuburan pria namun masih mungkin di jumpai suatu kegagalan.  Dibutuhkan 1-3 tahun untuk benar-benar menentukan apakah vasektomi dapat bekerja efektif 100 persen atau tidak.  Pasien diminta untuk memakai kondom terlebih dahulu untuk membersihkan tabung dari sisa sperma yang ada.  Penyesalan setelah vasektomi lebih besar jika orang itu masih di bawah usia 25 tahun.  Beberapa laki-laki takut vasektomi akan mempengaruhi kemampuan seks atau menyebabkan masalah ereksi. telah terjadi perceraian atau anak yang meninggal. Kekurangan Cara ini tidak langsung efektif.  Ada sedikit rasa sakit dan ketidaknyamanan beberapa hari setelah operasi.  Dijumpai spermatozoa setelah sebelumnya azoosperma  Istri ( pasangan ) hamil. rasa sakit ini biasanya dapat lega oleh konsumsi obat-obatan lembut. Vasektomi dianggap gagal bila:  Pada analisis sperma setelah 3 bulan pascavasektomi atau setelah 15 – 20 kali ejakulasi masih dijumpai spermatozoa. c. pemeriksaan mikroskopis biasanya dilakukan 20-30 kali setelah ejakulasi.  Vasektomi tidak memberikan perlindungan terhadap infeksi menular seksual termasuk HIV. . b. perlu menunggu beberapa waktu setelah benar- benar sperma tidak ditemukan berdasarkan analisa sperma:  Masih merupakan tindakan operasi maka pria masih merasa takut.  Seringkali harus melakukan dengan kompres es selama 4 jam untuk mengurangi pembengkakan. Untuk mengetahui yang steril atau tidak.

Indikasi Vasektomi Indikasi vasektomi adalah :  Menunda kehamilan  Mengakhiri kesuburan  Membatasi kehamilan  Setiap pria. INDIKASI DAN KONTRAINDIKASI VASEKTOMI 1. tetapi itu hanya bersifat psikologis bukan gejala fisiologis. Sperma yang diproduksi tubuh pria namun tidak bisa disalurkan karena prows vasektomi tersebut. Vasektomi juga tidak ada pengaruhnya terhadap kemampuan pria untuk melakukan hubungan badan malah beberapa kasus disebutkan potensi pria lebih baik karena pengaruh dari psikologis terhindar dari kecemasan terjadinya kehamilan dari istri. Selain itu komplikasi dari vasektomi yakni perdarahan dan dapat juga peradangan bila sterilisasi atau alat proses kurang. setelah pembedahan akan terasa sedikit membengkak sekitar 3-5 hari. Rasa nyeri atau ketidaknyamanan akibat pembedahan yang biasanya hanya berlangsung beberapa hari. E. akan kembali diserap tubuh tanpa menyebabkan gangguan metabolisme. seseorang untuk memutuskan divasektomi harus ada persiapan baik itu fisik maupun mental dan tentunya konsultasi karena yg dipotong/diikat adalah saluran yg mengeluarkan sel sperma bukan cairan semennya. D.2 jam . suami dari suatu pasangan usia subur yang telah memiliki jumlah anak cukup dan tidak ingin menambah anak. 2. Oleh karena itu. EFEK SAMPING VASEKTOMI Vasektomi tidak memiliki efek yang bersifat merugikan. Beberapa orang yang menggunakan vasektomi mengeluh tentang gangguan terhadap gairah seksual mereka. Pembentukan granuloma relatif jarang dan merupakan keluhan yang nantinya hilang sendiri Efek sampingnya Vasektomi hampir tidak ada kecuali infeksi apabila perawatan pasca operasinya tidak bagus dapat menimbulkan abses pada bekas luka dan juga dapat menyebabkan hematoma atau membengkaknya kantung biji zakar karena pendarahan. Kontra Indikasi Vasektomi Kontraindikasi vasektomi adalah :  Peradangan dalam rongga panggul  Peradangan liang senggama akut (vaginatis-servisitis akut) . Waktu pembedahan juga singkat hanya sekitar 1 .

mengeluarkan bekuan-bekuan darah dan kemudian mencari sumber perdarahan serta menjepit dan mengikatnya. Perdarahan Apabila perdarahan sedikit.  Obesitas berlebihan  Penyakit kardiovaskuler berat. membuka luka. dan analgetika. Apabila kering dengan salep antibiotika. Bekuan darah di dalam skrotum yang tidak dikeluarkan akan mengundang kuman-kuman dan menimbulkan infeksi. Di sini pasien akan diistirahatkan dengan berbaring. penyakit paru berat atau penyakit paru lain. . dengan kompres (dengan zat yang tidak merangsang). Setiap keluhan pembengkakan isi skrotum pascavasektomi hendaknya dicurigai sebagai perdarahan dan dilakukan pemeriksaan yang seksama. duduk terlalu lama dalam kendaraan dengan jalanan yang rusak dan sebagainya.  Peradangan kulit atau jamur pada kemaluan. Infeksi Infeksi pada kulit skrotum cukup dengan mengobati menurut prinsip pengobatan luka kulit. Di sini akan dilkukan operasi kembali dengan anestesi umum. kompres es pemberian antibiotika. Apabila basah. cukup dengan pengamatan saja. c.  Penyakit kencing manis. hendaknya dirujuk segera ke fasilitas kesehatan lain yang lebih lengkap. misal naik sepeda.  Infeksi didaerah testis (buah zakar) dan penis  Hernia (turun bero)  Varikokel (varises pada pembuluh darah balik buah zakar)  Buah zakar membesar karena tumor  Hidrokel (penumpukan cairan pada kantong zakar)  Buah zakar tidak turun (kriptokismus)  Penyakit kelainan pembuluh darah Beberapa hal yang dapat menimbulkan kontra indikasi dan cara penanganannya: a. b.  Kelainan mekanisme pembekuan darah. Bila banyak. Hematoma Biasanya terjadi bila daerah skrotum diberi beban yang berlebihan.  Peradangan pada alat kelamin pria. Apabila terjadi infiltrat di dalam kulit skrotum di tempat vasektomi sebaiknya segera dirujuk ke rumah sakit.

dengan mengisi dan menandatangani informed concent (persetujuan tindakan) 2. Syarat Vasektomi 1. Bahagia. Terjadi pada 0. Granuloma sperma dapat terjadi 1 – 2 minggu setelah vasektomi. artinya klien telah mengerti dan memahami segala akibat prosedur vasektomi selanjutnya memutuskan pilihannya atas keinginan sendiri. Sehat. Antibody sperma Separuh sampai dua per tiga akseptor vasektomi akan membentuk antibodi terhadap sperma. Sukarela. PROSEDUR TINDAKAN VASEKTOMI Prosedur Tindakan Vasektomi antara lain :  1 atau 2 insisi pada skrotum  99% prosedur vasektomi dilakukan dengan anestesia local Jenis oklusi yang umum dipakai:  Ligasi  Kauterisasi  Gabungan (kombinasi) Oklusi vasa deferensia membuat sperma tidak dapat mencapai vesikula seminalis sehingga tidak ada di dalam cairan ejakulat saat terjadi emisi ke dalam vagina a. Sampai kini tidak pernah terbukti adanya penyulit yangt disebabkan adanya antibodi tersebut F. melalui pemeriksaan oleh dokter klien dianggap sehat dan memenuhi persyaratan medis untuk dilakukan prosedur tindakan vasektomi b. Kondisi yang memerlukan perhatian khusus bagi tindakan vasektomi 1. Infeksi kulit pada daerah operasi 2.1 – 30 % kasus. Granuloma sperma Dapat terjadi pada ujung proksimal vas atau rpidemilis. artinya klien terikat dalam perkawinan yang syah dan telah mempunyai jumlah anak minimal 2 orang dengan umur anak terkecil minimal 2 tahun 3. Gejalanya merupakan benjolan kenyal dengan kadang – kadang keluhan nyeri. d. Pada keadaan ini dilakukan eksisi granuloma dan mengikat kembali vas deferens. e. Infeksi sistemikyang sangat mengganggu klien 3. Hidrokel atau varikokel yang besar .

15cc saja. Campuran ketiganya itu menjadi apa yang kita kenal sebagai air mani atau sperma. sehingga volumenya menjadi lebih banyak. kemudian mengikat kedua ujung potongannya. lalu dimasukkan kembali ke dalam kantong zakar. pemotongan dilakukan pada kedua belah sisi. Taruhlah sekali ejakulasi rata-rata mengeluarkan 5 cc air mani. Kita tahu saluran sel benih yang sebesar kabel telepon berada di dalam kantong buah zakar (scrotum). Jadi. dan selesai sudah. dan hanya sebagian kecil saja berisi sel benih (sekitar 5 persen). Anemia berat. Teknik Vasektomi Prinsipnya bagaimana menjadikan pipa saluran spermatozoa atau sel benih vasa deferens pria agar betul-betul dibuat buntu. volume air mani yang sekitar 0.15 cc itu saja yang tertahan tidak ikut keluar bersama ejakulasi karena pipa yang mengalirkannva sudah dibikin buntu. gangguan pembekuan darah atau sedang menggunakan antikoagulansia c. sebagian besar air mani yang keluar itu sesungguhnya lebih banyak berisi getah prostat dan cairan seminal (sekitar 95 persen). Filariasis 6. Pipa ini menjadi penghubung yang mengalirkan sel benih yang diproduksi oleh buah zakar menuju kelenjar prostat yang berada d atasnya. 4. Selain itu disiram pula oleh cairan seminal. sel benih lalu direndam oleh media berupa getah yang diproduksi oleh prostat. Pipa lalu ditarik keluar dan dipotong. Caranya. volume sel benihnya mungkin hanya sekitar 0. Teknik konvensional vasektomi yang lazim dilakukan dengan cara memotong pipa saluran sel benih. melainkan dengan jarum khusus langsung menembus kulit kantong buah zakar pada lokasi pipa sel benih berada. kemudian masing-masing ujung pipanya diikat. Di dalam prostat. Tidak perlu membelek terlebih dulu (no scalpel vasectomy). Karena pipa alit ini ada pada kedua belah sisi buah zakar. dan . di luar kantong zakar. Teknik yang lebih baru dilakukan dengan cara pembakaran (cauterisasi) pada pipa sel benih. setelah seorang pria divasektomi. Massa intrakrotalis 8. Undesensus testikularis 7. Kendati yang sedikit ini besar maknanya dalam hal kesuburan. Jadi. Pada bagian ini lalu dibelek beberapa sentimeter untuk menemukan sang pipa. dengan membius lokal dengan suntikan pada kulit sebelah pinggir kantong buah zakar setelah meraba lokasi pipa sel benihnya. Prosesnya kira-kira 20 menit untuk kedua sisi buah zakar. hampir tak ada artinya dalam urusan ejakulasi dan pernik seks lainnya. Hernia inguinalis 5. Bekas luka belekan dijahit.

Hasilnya sama-sama bikin buntu pipa penyalur sel benih. diusahakan agar tetap kering dan jangan sampai basah sebelum sembuh. karena dapat mengakibatkan infeksi. jangan sampai terkena air/ kotoran  Segera kembali ke rumah sakit apabila terjadi pendarahan. Sebelum pulang berikan nasehat sebagai berikut :  Istirahatlah satu atau dua hari  Perawatan luka.  Meminum obat yang diberikan yaitu antibiotika profilaktik dan analgetika seperlunya. G. Pada pascatindakan bedah vasektomi dianjurkan dilakukan hal – hal sebagai berikut :  Dipersilahkan berbaring selama 15 menit  Amati rasa nyeri dan pendarahan pada luka  Pasien dapat dipulangkan bila keadaan pasien dan luka operasi baik. badan panas. Pakailah celana dalam yang bersih.  Jangan bekerja berat/naik sepeda. pusing. PENGAMATAN DAN PEMERIKSAAN PASCABEDAH VASEKTOMI Hal-hal yang perlu dilakukan oleh calon peserta kontap pria adalah:  Tidur dan istirahat cukup  Mandi dan memebersihkan daerah sekitar kemaluan  Makan terlebih dahulu sebelum berangkat ke klinik  Datang ke klinik tempat operasi dengan pengantar  Jangan lupa membawa surat persetujuan isteri yang ditandatangani atau cap jempol Setiap pascatindakan pembedahan batapapun kecilnya memerlukan perawatan dan pemeriksaan lanjutan. dilakukan cauterisasi. pipa sel benih dijepit. Jagalah luka bekas operasi. Ini sudah dipakai di AS sejak tahun 2002. tetapi hanya berlaku di kalangan AS saja. dan disahkan oleh FDA. Dengan klip khusus sebesar butir beras. nyeri yang hebat.setelah pipanya ketemu.  Pakailah celana dalam yang bersih  Makanlah obat yang diberikan sesuai dengan anjuran . muntah batau sesak nafas. PERSIAPAN. Sekarang dikenal pula teknik dengan menggunakan klip (Vasclip).

barulah ia boleh bersenggama tanpa alat pencegah apapun labih baik bila ia memeriksakan air mani untuk kedua kalinya. suami diminta menyediakan air mani di dalalm botol bersih atau air mani yang ada di dalam kondom dan memeriksakannya di laboratorium Bila sudah ada pernyataan dai laboratorium bahwa air mani suami tidak mengandung bibit lagi. Memanjat Pohon/naik sepeda selama satu pekan setelah operasi. Setelah divasektomi tetap diperbolehkan. guna menghindari kehamilan. namun harus diingat bahwa di dlam saluran mani( pipa – pipa ) Vas deferens masih terdapat sisa – sisa sperma ( bibit ). sebaiknya suami dan istri tetap menggunakan alat pencegahan kehamilan. Luka operasi belum sembuh (biasanya sekitar 6 hari). b.  Melakukan hubungan Suami Istri bila : a. Bahkan dianjurka untuk melakukan hubungan seksual dengan istri. Tidak memakai alat kontrasepsi (biasanya sampai dengan 15 kali keluarnya air mani) Kembalilah segera ke klinik atau Rumah Sakit :  Jika dari luka operasi terjadi pendarahan yang tidak berhenti  Jika suhu tubuh meninggi  Jika pada daerah operasi timbul rasa nyeri yang hebat. Petugas akan memberi contoh cara pemakaiannya. .  Bila akan melakukan hubungan suami istri dalam periode pertama 15 kali mengeluarkan air mani sebaiknya menggunakan alat kontrasepsi Dilarang :  Melakukan pekerjaan yang berat seperti : Memikul. Setelah air mani keluar 15 kali atau setelah jang waktu 3 bulan. Untuk itu kepada suami diberikan 15 kondom. sehingga selma masih ada sisa sperma. Mencangkul. maka suami diminta memeriksakan air maninya dengan maksud meyakinkan bahwa air mani tersebut tidak mengandung bibit-bibit ( spermatozoa ) lagi. Untuk keperluan.