You are on page 1of 3

Disability, Psychological Distress And Quality Of Life In Breast

Cancer Survivor With Arm Lymphedema (Pyszel et al, Lymphology vol 39:185-
192,2006)

a) Masalah/ Tujuan

Untuk menilai ketidakmampuan, tekanan psikologi dan kualitas hidup pada penderita
kanker payudara yang sembuh dengan lymphedema lengan dibandingkan dengan
penderita kanker payudara yang sembuh tanpa komplikasi.

b) Metode
1. Design studi: controlled trial
2. Subek

Anggota klub “Amazonki” temasuk Polish Federation of Breast Cancer
Survivor

3. Cara sampling

1000 set questioner dikirim kepada 33 ketua kelompok Amazonki dan Polish
Federation of Breast Cancer Survivor (tiap klub menerima 30 set questioner).
Ketua kelompok mengatakan kepada anggotanya untuk mengisi questioner
tersebut. Set questioner meliputi questioner tentang data demografi dan medis
(umur, pendidikan, status perkawinan dan status pekerjaan, tinggi dan berat
badan, riwayat lymphedema, hipertensi dan diabetes melitus, BMI), World
Health Organization Disability Assessment Schedule II (WHO-DAS II),
EORTC QLQ-C30 versi 3.0 dan modul EORTC QLQ-BR23 dan General
Health Questionnare (GHQ-30).

Subyek dibagi kedalam dua kelompok, yaitu kelompok dengan lymphedema
dan kelompok tanpa lymphedema. Pembagian ke dalam kelompok hanya
didasarkan pada laporan yang diberikan oleh responden. Kelompok dengan
lymphedema tidak menerima pengukuran atau evaluasi klinis yang berkaitan
dengan status lymphedema mereka. Nilai mean dari WHO-DAS II, EORTC
QLQ-C30, EORTC QLQ-BR23, GHQ-30 digunakan untuk membandingkan
kedua kelompok.

peduli diri sendiri(self care). insomnia. 4. Survey EORTC QLQ-C30 menunjukan bahwa pasien dengan lymphedema memiliki nilai mean yang rendah pada fisik. untuk menilai keterbatasan yang mencakup kognitif. Level evidence: IIA DAFTAR PUSTAKA .  EORTC QLQ-C30 versi 3. dan hubungan sosial. emosi. mengalami rendahnya kualitas hidup. mual dan masalah keuangan. interaksi dengan sesama.01) dan tingginya nilai mean pada skala pemahaman dan komunikasi. untuk menilai tekanan psikologis 5. Intervensi - c) Hasil WHO-DAS II menunjukan bahwa pasien dengan lymphedema lengan secara keseluruhan memiliki nilai yang tinggi pada ketidakmampuan/disabiitas (45. dan survey GHQ-30 menghasilkan tingginya tekanan psikologis. p=0. Data EORTC QLQ-BR23 menunjukan buruknya perspektif selanjutnya dan meningkatnya gejala pada payudara dan lengan.04 vs 38. aktifitas hidup.0. melakukan sesuatu dengan orang lain. dyspnea. dan mengalami peningkatan tekanan psikologi dalam perbandingan dengan penderita kanker payudara tanpa lymphedema. kognitif dan fungsi fisik. dan keterlibatan sosial. sosial. meningkatnya kelelahan. mobilitas. aktifitas di rumah. d) Kesimpulan Penderita kanker payudara yang sembuh dengan lymphedema lebih memiliki keterbatasan. nyeri. untuk menilai kesehatan terkait kualitas hidup  EORTC QLQ-BR23. untuk menilai kesehatan terkait kualitas hidup  General Health Questionnaire (GHQ-30). Idikator  World Health Organization Disability Assessment Schedule II (WHO- DASH II).80 pada kelompok tanpa lymphedema.

Lymphology vol 39:185-192 (2006). .1. Disability. R Andrzejak. Psychological Distress And Quality Of Life In Breast Cancer Survivor With Arm Lymphedema. K Pyszel. Pyszel. A Szuba. K Malyszczak. A.