You are on page 1of 29

Kurikulum

PelatihanTPPK A

I. PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Salah satu upaya dalam peningkatan mutu SDM dilakukan
melalui pendidikan dan pelatihan (diklat) diberbagai jenjang,
tatapi pada kenyataannya belum semua diklat yang
dilaksanakan memenuhi kriteria dan standar kediklatan
profesional.

Permasalahan yang banyak dikeluhkan oleh berbagai pihak
diantaranya banyak diklat yang dilakukan dengan dana yang
tidak sedikit berakhir dengan ketidak-puasan pembelajar
karena gagal mencapai tujuan pembelajaran, kalaupun berhasil
belum tentu kompetensi hasil diklat ini dapat diterapkan dalam
tugasnya sehari-hari karena tidak sesuai dengan sistem
permanen ditempat tugasnya.

Penyebab dari keadaan itu diantaranya disain kurikulum yang
tidak berorientasi pada kebutuhan pembelajar dan adanya
anggapan bahwa penyelenggaraan diklat hanya diartikan
sebagai proses pemberian materi oleh fasilitator/ pelatih sesuai
jam yang disediakan. Kemudian para pembelajar menerimanya
dengan sesekali diselingi berdiskusi untuk mengurangi
kejenuhan.

Agar menghasilkan diklat yang bermutu, paling tidak diperlukan
pemahaman terhadap 5 (lima) komponen dasar yang saling
berpengaruh dalam proses pembelajaran. Interaksi kelima
komponen dasar itu dapat digambarkan sebagai berikut :

1

DEPARTEMEN KESEHATAN
PUSDIKLAT SDM KESEHATAN - BADAN PPSDM KESEHATAN

Kurikulum
PelatihanTPPK A

Substansi/ materi
Pelatih/ Fasilitator
pembelajaran
pemb.

Peserta pembelajaran

Lingk. Pembelajaran Perangkat
pembelajaran

Diantara ke lima komponen di atas, komponen pelatih/ fasilitator
merupakan faktor penentu keberhasilan diklat yang berkualitas.
Karena dengan adanya pelatih/ fasilitator yang berkualitas dapat
mengendalikan empat komponen lainnya. Disisi lain seiring
dengan berkembangnya metodologi dan teknologi kediklatan telah
terjadi pergeseran paradigma “training” menjadi “learning”. Hal
inilah yang menyebabkan terjadinya perubahan cara pandang dan
dinamika proses pembelajaran yang tercermin pada disain
kurikulum.

Kurikulum yang dikembangkan dengan pendekatan “learning”
menempatkan pembelajar sebagai pusat perhatiannya (learner
centered) yang harus dilayani dan difasilitasi. Disain ini juga
menuntut adanya proses pembelajaran yang diarahkan untuk
memenuhi harapan pembelajar berkaitan dengan mata diklat yang
akan dibahas. Secara diagram tabel perbedaan keduanya dapat
digambarkan sebagai berikut :

2

DEPARTEMEN KESEHATAN
PUSDIKLAT SDM KESEHATAN - BADAN PPSDM

KESEHATAN .

harapan berlangsungnya proses dan gaya] peserta sebagai pembelajaran Pembelajar Peserta biasanya pasif Proses pembelajaran interaktif dan [mendengarkan. Kurikulum PelatihanTPPK A Diklat bernuansa training Diklat bernuansa learning Peserta merupakan subyek Keberadaan Pelatih sangat pembelajaran [learner’s oriented]. process helper dan resource linker Proses pembelajaran sangat Fasilitator / Pelatih mempunyai tergantung pada dinamika “kekuasaan” atas [kebutuhan. process helper. sehingga kompetensi yang telah diampunya dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas di unit kerja masing- masing. kurikulum TPPK ini didisain dengan pendekatan “learner centered” yakni pendekatan yang menempatkan pembelajar sebagai sebagai pusat perhatian. pengalaman peserta merupakan bertanya untuk klarifikasi] dan bagian dari “sumber pembelajaran” sesekali berdiskusi Motivasi internal peserta yang Motivasi eksternal peserta yang mendorong ia harus banyak mengharuskan ia belajar belajar (self discovery) Dengan mengacu pada uraian di atas. mencatat. Untuk itu. sedangkan pelatih/ fasilitator lebih berperan sebagai catalist.BADAN PPSDM KESEHATAN . dan resource linker. melalui proses penemuan sendiri (self-discovery). maka kurikulum diklat yang baik harus mampu menghasilkan pembelajar yang dapat mencapai tujuan pembelajaran. kecepatan. 3 DEPARTEMEN KESEHATAN PUSDIKLAT SDM KESEHATAN . penting [Trainer’s oriented] pelatih berperan sebagai catalist.

Melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan kaidah kediklatan yang baik dan benar. Merancang proses pembelajaran. 6. Menggunakan media dan alat bantu pembelajaran sesuai dengan metode yang dipilih.BADAN PPSDM KESEHATAN . FUNGSI Dalam menjalankan peranannya. TPPK berfungsi dalam : 1. Kurikulum PelatihanTPPK A II. KOMPETENSI Untuk melaksanakan fungsi-fungsi tersebut. Menerapkan teknik presentasi interaktif dalam proses pembelajaran. 5. 7. 3. Mempraktikan kegiatan menjadi pelatih dalam proses pembelajaran III. antara lain menyusun satuan acara pembelajaran (SAP). 3. Tujuan Umum Setelah mengikuti pelatihan peserta mampu menjadi pelatih program kesehatan sesuai kaidah kediklatan 4 DEPARTEMEN KESEHATAN PUSDIKLAT SDM KESEHATAN . PERAN. 2. Menciptakan iklim pembelajaran yang kondusif. Melakukan evaluasi terhadap hasil kegiatan pembelajaran C. dibutuhkan kemampuan dalam : 1. Melakukan evaluasi terhadap hasil kegiatan pembelajaran. PERAN Sebagai tenaga pelatih program kesehatan (TPPK) B. Menyusun satuan acara pembelajaran (SAP). TUJUAN PELATIHAN A. Menerapkan metode pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pembelajaran. 4. 8. Mempersiapkan proses pembelajaran 2. FUNGSI DAN KOMPETENSI A.

Menciptakan iklim pembelajaran yang kondusif. Menyusun satuan acara pembelajaran (SAP). 6. 8. 5 DEPARTEMEN KESEHATAN PUSDIKLAT SDM KESEHATAN . 3. Mempraktikan kegiatan menjadi pelatih dalam proses pembelajaran. 5. Menerapkan teknik presentasi interaktif dalam proses pembelajaran. 7. Melakukan evaluasi terhadap hasil kegiatan pembelajaran. Mempersiapkan proses pembelajaran 2. Menggunakan media dan alat bantu pembelajaran sesuai dengan metode yang dipilih.BADAN PPSDM KESEHATAN . Menerapkan metode pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pebelajaran 4. Kurikulum PelatihanTPPK A B. Tujuan Khusus Setelah mengikuti pelatihan peserta mampu : 1.

Kontrak Belajar . Kurikulum PelatihanTPPK A IV. 3 . Teknik Melatih (micro facilitating) . - 6. Building Learning Commitment . 2 JUMLAH 17 33 . 3 2. Evaluasi Pembelajaran 2 3 .BADAN PPSDM KESEHATAN . Media dan Alat Bantu Pembelajaran 2 3 . MATERI DASAR 4 . . 4 1. 10 3 MATERI PENUNJANG . 5 5. STRUKTUR PROGRAM No MATERI T P PL JML 1. 2 . 5 . Metode Pembelajaran 2 4 . Kebijakan Diklat SDM Kesehatan 2 . 50 KET. 2 2. 10 . Satuan Acara Pembelajaran 3 6 . Teknik Presentasi Interaktif 2 2 . 5 1. : T : Teori P : Penugasan/ praktik PL : Praktik Lapangan 6 DEPARTEMEN KESEHATAN PUSDIKLAT SDM KESEHATAN . 4 7. Andragogi(pembelajaran orang dewasa) 2 2 2 MATERI INTI 13 28 41 1. Penciptaan Iklim Pembelajaran 2 . 9 2. 5 8. 6 3.

Menjelaskan prinsip-prinsip POD d. Prinsip-prinsip POD 4. Diskusi 7 DEPARTEMEN KESEHATAN PUSDIKLAT SDM KESEHATAN . POKOK BAHASAN 1. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) NOMOR : MD. 2. Tujuan Pembelajaran Umum (TPU) Setelah mengikuti mata ajaran ini peserta dapat menjelaskan tentang model pendekatan pembelajaran orang dewasa (POD). Perubahan paradigma pendidikan. dan tujuan POD 5.Jpl ) A. Menjelaskan ruang lingkup pendekatan. Kurikulum PelatihanTPPK A V. Menjelaskan tentang perubahan paradigma pendidikan. Menjelaskan strategi POD B.2 MATERI :Pembelajaran Orang Dewasa (POD) WAKTU : 2 Jpl ( T = 2 Jpl. dan tujuan POD e.BADAN PPSDM KESEHATAN . P = . 2. Ruang lingkup pendekatan. Pedagogi dan andragogi. Strategi POD C. b. Tujuan Pembelajaran Khusus (TPK) Setelah mengikuti mata ajaran ini peserta diharapkan mampu: a. CTJ 2. METODE PEMBELAJARAN 1. Membedakan paedagogi dan andragogi. c. 3.

Slide 2. Flipchart 7. LCD 5. MEDIA DAN ALAT BANTU PEMBELAJARAN 1. Hand out 3. Transparant 6. Kurikulum PelatihanTPPK A D. OHP 4. White Board 8 DEPARTEMEN KESEHATAN PUSDIKLAT SDM KESEHATAN .BADAN PPSDM .

KESEHATAN .

Pengertian b. Tujuan Umum Setelah mempelajari modul ini. Manfaat c. peserta mampu : a. Menjelaskan Pengertian SAP b. Kurikulum PelatihanTPPK A NOMOR : MI. 2. Sistematika SAP b. Manfaat dan Tujuan SAP a. Menjelaskan Tentang Langkah-Langkah Penyusunan SAP e. Tujuan 2.BADAN PPSDM KESEHATAN . TUJUAN PEMBELAJARAN : 1. Pengertian. Kegiatan Pembelajaran 3. Menjelaskan Tujuan SAP d. Penyusunan SAP 9 DEPARTEMEN KESEHATAN PUSDIKLAT SDM KESEHATAN . POKOK BAHASAN DAN SUB POKOK BAHASAN 1. peserta trampil menyusun Satuan Acara Pembelajaran materi diklat yang akan disampaikannya. Tujuan Khusus Setelah menyelesaikan modul ini. Menjelaskan Manfaat SAP c. Teknik penyusunan SAP c.1 MATERI : Satuan Acara Pembelajaran (SAP) WAKTU : 9 Jpl ( T = 3 Jpl. Menyusun SAP B. Langkah-langkah penyusunan SAP a. P = 6 Jpl ) A.

BADAN PPSDM KESEHATAN . MEDIA DAN ALAT BANTU PEMBELAJARAN 1. Praktik Menyusun SAP D. Transparant 6. METODE PEMBELAJARAN 1. Flipchart 7. White Board 8. Hand out 3. Kurikulum PelatihanTPPK A C. CTJ 2. Lembar observasi 10 DEPARTEMEN KESEHATAN PUSDIKLAT SDM KESEHATAN . LCD 5. Slide 2. OHP 4.

Delapan (8) ragam metode pembelajaran yang dapat menstimulir domain. P = 4jpl) A. Menjelaskan arti dan manfaat Metode Pembelajaran. afektif dan psikomotor secara tepat c. Arti dan manfaat Metode Pembelajaran. kognitif. 2.afektif dan psikomotor secara tepat. Menjelaskan secara benar keunggulan dan kelemahan masing-masing metode pembelajaran.BADAN PPSDM KESEHATAN . TUJUAN PEMBELAJARAN 1. a. b. d. a. POKOK BAHASAN DAN SUB POKOK BAHASAN 1. Pendahuluan b. Tujuan Pembelajaran Khusus (TPK) Setelah selesai Pembelajaran ini Peserta dapat : a. 11 DEPARTEMEN KESEHATAN PUSDIKLAT SDM KESEHATAN . Memilih secara benar metode pembelajaran yang efektif. B. Ragam Metode Pembelajaran. Arti b. Tujuan Pembelajaran Umum (TPU) Setelah selesai mengikuti pembelajaran ini peserta diharapkan dapat menentukan metode pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pembelajaran. Manfaat 2. Menjelaskan minimal delapan (8) ragam metode pembelajaran yang dapat menstimulir domain.kognitif.2 MATERI : Metode Pembelajaran WAKTU : 6 Jpl ( T = 2 jpl. Kurikulum PelatihanTPPK A NOMOR : MI.

Metode pembelajaran yang efektif. CTJ 2. Prinsip-Prinsip Pembelajaran C. Keunggulan dan kelemahan masing-masing metode pembelajaran. a. Factor–Faktor Yang Harus Diperhatikan Dalam Memilih Metode c. 4. Simulasi 3. Lembar tugas 12 DEPARTEMEN KESEHATAN PUSDIKLAT SDM KESEHATAN . MEDIA DAN ALAT BANTU PEMBELAJARAN 1. Penugasan D. Kurikulum PelatihanTPPK A 3. Slide 2.BADAN PPSDM . b. LCD 3. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Metode Pembelajaran. METODA PEMBELAJARAN 1.

KESEHATAN .

Kriteria Pemilihan Alat Bantu Pembelajaran 13 DEPARTEMEN KESEHATAN PUSDIKLAT SDM KESEHATAN . Pengertian dan Peranan Alat Bantu Pembelajaran 2. Tujuan Pembelajaran Umum: Setelah mengikuti pelatihan pembelajar mampu menentukan dan menggunakan media dan alat bantu pembelajaran sesuai dengan metoda pembelajaran dan tujuan pembelajaran yang hendak dicapai dalam proses pembelajaran 2. Kriteria pemilihan Media dan Alat Bantu Pembelajaran a.BADAN PPSDM KESEHATAN . Pengertian Media dan Peranan Pembelajaran b. Menjelaskan pengertian dan Peranan Alat Bantu Pembelajaran c. TUJUAN 1. P = 3 jpl) A. Menjelaskan kriteria pemilihan Media dan Alat Bantu Pembelajaran d. POKOK BAHASAN 1. Media dan Alat Bantu Pembelajaran a. Tujuan Pembelajaran Khusus : Setelah mengikuti proses pembelajaran ini.3 MATERI : Media dan Alat Bantu Pembelajaran WAKTU : 5 Jpl ( T = 2 jpl. Kurikulum PelatihanTPPK A NOMOR : M1. Memilih Media dan Alat Bantu Pembelajaran yang akan digunakan e. pembelajar diharapkan dapat : a. Kriteria Pemilihan Media Pembelajaran b. Menjelaskan pengertian dan Peranan Media Pembelajaran b. Menggunakan Media dan Alat Bantu Pembelajaran C.

MEDIA DAN ALAT BANTU PEMBELAJARAN 1.jenis Media dan Alat Bantu Pembelajaran beserta karakteristiknya a.BADAN PPSDM KESEHATAN . Jenis . Kurikulum PelatihanTPPK A 3. LCD 14 DEPARTEMEN KESEHATAN PUSDIKLAT SDM KESEHATAN . Jenis – jenis Media Pembelajaran b. CTJ 2. Slidde tayangan 2. Diskusi 3. lembar kasus 3. Jenis – jenis Alat Bantu Pembelajaran D. Studi kasus E. METODE PEMBELAJARAN 1.

Penugasan 4. Tujuan Pembelajaran Umum Setelah mempelajari modul ini pembelajar mampu menciptakan iklim pembelajaran yang kondusif dalam sebuah proses pembelajaran. Menjelaskan perkembangan kelompok c. Kurikulum PelatihanTPPK A NOMOR : M1. Menciptakan kondisi dan situasi belajar yang berpusat pada pembelajar d. Mengelola Kelas secara efektif : 2.BADAN PPSDM KESEHATAN . Kondisi dan situasi belajar yang berpusat pada pembelajar : 4. Jurnal pembelajaran C. Mengelola kelas secara efektif b. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Tujuan pembelajaran Khusus Setelah selesai mempelajari modul ini pembelajar diharapkan mampu : a. Simulasi 15 DEPARTEMEN KESEHATAN PUSDIKLAT SDM KESEHATAN . CTJ 2. P = jpl) A.4 MATERI : Penciptaan Iklim Pembelajaran WAKTU : 2 Jpl ( T = 2 jpl. Diskusi 3. 2. Membimbing pembuatan jurnal pembelajaran B. METODE PEMBELAJARAN 1. Perkembangan kelompok : 3. POKOK BAHASAN DAN SUB POKOK BAHASAN 1.

Kurikulum PelatihanTPPK A D. MEDIA DAN ALAT BANTU PEMBELAJARAN 1.BADAN PPSDM KESEHATAN . Transparant 3. LCD 4. Slide tayangan 2. OHP 5. Lembar kasus 16 DEPARTEMEN KESEHATAN PUSDIKLAT SDM KESEHATAN .

Kurikulum PelatihanTPPK A NOMOR : MI. 2. b. Mengelola hubungan interaktif B.jawab yang efektif. Merangkum Sesi Pembelajaran 4. Menghantar sesi pembelajaran. Merangkum sesi pembelajaran. Pengertian dan Tujuan Presentasi Interaktif 2. METODE PEMBELAJARAN 1. Menjelaskan pengertian dan tujuan presentasi interaktif. Mengelola hubungan interaktif C. pembelajar diharapkan mampu: a. e.BADAN PPSDM KESEHATAN . pembelajar dapat menggunakan teknik presentasi interaktif dalam proses pembelajaran materi yang di fasilitasinya. Diskusi 3. P = 2 jpl ) A. Tujuan pembelajaran umum. CTJ 2. Teknik Tanya . Setelah mempelajari modul ini. POKOK BAHASAN 1. d. Simulasi 17 DEPARTEMEN KESEHATAN PUSDIKLAT SDM KESEHATAN . c. Menghantar Sesi Pembelajaran 3. Menggunakan teknik tanya . TUJUAN PEMBELAJARAN 1.Jawab Efektif 5.5 MATERI : Teknik Presentasi Interaktif WAKTU : 4 Jpl ( T = 2 jpl. Tujuan pembelajaran khusus Setelah mempelajari modul ini.

Transparant 4. Lembar tugas 3. OHP 18 DEPARTEMEN KESEHATAN PUSDIKLAT SDM KESEHATAN . Slide tayangan 2. LCD 5.BADAN PPSDM KESEHATAN . MEDIA DAN ALAT BANTU PEMBELAJARAN 1. Kurikulum PelatihanTPPK A D.

Tujuan evaluasi hasil pembelajaran c. prinsip evaluasi hasil pembelajaran a. P = 3 jpl ) A. Nilai hasil pembelajaran 19 DEPARTEMEN KESEHATAN PUSDIKLAT SDM KESEHATAN . Membuat instrumen evaluasi hasil pembelajaran e. Bentuk dan kaidah instrument evaluasi hasil pembelajaran 4. Instrumen evaluasi hasil pembelajaran 5. Tujuan Pembelajaran Umum : Setelah mempelajari mata ajaran ini pembelajar diharapkan mampu melakukan evaluasi hasil pembelajaran. Menjelaskan jenis – jenis evaluasi hasil pembelajaran c. Tujuan Pembelajaran Khusus : Setelah mempelajari mata ajaran ini pembelajar diharapkan dapat : a.BADAN PPSDM KESEHATAN . Kurikulum PelatihanTPPK A NOMOR : MI. Menjelaskan pengertian. Pengertian evaluasi hasil pembelajaran b. Jenis – jenis evaluasi hasil pembelajaran 3. Melakukan pengukuran hasil pembelajaran f. POKOK BAHASAN DAN SUB POKOK BAHASAN 1. 6 MATERI : Evaluasi Pembelajaran WAKTU : 5 Jpl ( T = 2 jpl. 2. B. Prinsip evaluasi hasil pembelajaran 2. Menjelaskan bentuk dan kaidah instrument evaluasi d. tujuan. Pengukuran hasil pembelajaran 6. Pengertian. Menetapkan nilai hasil pembelajaran. prinsip evaluasi hasil pembelajaran b. tujuan. TUJUAN PEMBELAJARAN 1.

OHP 5. Petunjuk praktik 20 DEPARTEMEN KESEHATAN PUSDIKLAT SDM KESEHATAN . CTJ 2. Praktik D. Slide tayangan 2. Kurikulum PelatihanTPPK A C.BADAN PPSDM . Transparan 3. Diskusi 3. METODE PEMBELAJARAN 1. LCD 4. MEDIA DAN ALAT BANTU PEMBELAJARAN 1.

KESEHATAN .

Tujuan Khusus Pembelajaran Setelah mengikuti sesi ini peserta mampu: a. Mempersiapkan proses pembelajaran b. e.BADAN PPSDM KESEHATAN .7 MATERI : Teknik Melatih (Micro Fasilitating) WAKTU : 10 Jpl ( T = 0 jpl. Menyusun SAP (Satuan Acara Pembelajaran) 2. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. 2. Kurikulum PelatihanTPPK A NOMOR : MI. Komunikasi interaktif a. Pengelolaan kelas 3. Persiapan proses pembelajaran a. Tujuan Umum Pembelajaran Setelah mengikuti sesi ini peserta mampu Mempraktikan kegiatan menjadi fasilitator dalam proses pembelajaran. Memberi umpan balik positif kepada peserta 4. Melakukan evaluasi hasil belajar. Pemanfaatan keragaman metode pembelajaran 21 DEPARTEMEN KESEHATAN PUSDIKLAT SDM KESEHATAN . Memberikan motivasi b. Mengelola kelas c. B. P = 10 jpl ) A. Menerapkan keragaman metode pembelajaran sesuai kebutuhan peserta dan tujuan pembelajaran. Membangun komunikasi interaktif dengan dan antar peserta d. POKOK BAHASAN DAN SUB POKOK BAHASAN 1.

Evaluasi hasil belajar C. Whiteboard 2. Simulasi melatih D. Handicam CCTV 22 DEPARTEMEN KESEHATAN PUSDIKLAT SDM KESEHATAN . LCD 3. METODE PEMBELAJARAN 1.BADAN PPSDM KESEHATAN . MEDIA DAN ALAT BANTU PEMBELAJARAN 1. OHP  4. Kurikulum PelatihanTPPK A 5. Penggunaan media pembelajaran dan alat bantu belajar 6.

Kurikulum PelatihanTPPK A VI. DIAGRAM ALUR PROSES PEMBELAJARAN .

Metode U Diklat Ketrampi L K C 3. Pendidkan ABP Melatih/ A Micro A A Orang 4. Media dan lan U 2. E M WAWASAN (SAP) TAPAN V B B A L 1. Teknik R Presentasi A Interaktif K 7. Kebijakan 2. PEMBEKALAN KEMAMPUAN P 1. Persiapan S Dewasa Facilitating N Proses I Pembelajaran 5. Satuan Acara E Pembelajaran PEMAN. Evaluasi T Pembelajaran I K CTJ Diskusi Curah Pendapat Penugasan Simulasi . Penciptaan Iklim Pembelajaran P 6.

BADAN PPSDM KESEHATAN . 23 DEPARTEMEN KESEHATAN PUSDIKLAT SDM KESEHATAN .