You are on page 1of 2

NAMA : ANGKI TRI AGUSTINA

NIM : 150210103073

KELAS :B

SOAL

1. Anda sebagai pengambil kebijakan, dari ke-empat tipikal tumbuhan:

a. tumbuhan dengan banyak faktor luas dan sedikit faktor sempit;

b. tumbuhan dengan sedikit faktor luas banyak faktor sempit;

c. tumbuhan dengan semua faktor yg luas;

d. tumbuhan dengan semua faktor sempit.

Manakah tumbuhan yg dapat di jadikan sebagai bio-indikator?

JAWABAN

Menurut saya yang tepat dijadikan sebagai bio-indikator adalah tumbuhan dengan sedikit
faktor luas banyak faktor sempit karena untuk menjadikan tumbuhan tersebut sebagai indikator
maka harus ada faktor yang menjadi pembatasnya. Kegagalan suatu organisme dalam
mempertahankan hidupnya dapat ditentukan oleh kekurangan atau kelebihan beberapa faktor yang
mendekati batas toleransinya. Kisaran minimum merupakan batas toleransi yang digambarkan
sebagai Hukum Toleransi Shelford (1913). Dengan mengetahui kisaran toleransi suatu organisme
dapat diketahui keberadaan dan penyebaran tumbuhan atau organisme tersebut.

Faktor pembatas suatu organisme mencakup kisaran minimum atau maksimum dari faktor
– faktor abiotik suatu ekosistem. Misalnya: suhu, air, pH, Cahaya yang terlalu rendah (minimum)
atau terlalu tinggi (maksimum). Bagi tumbuhan atau organisme dengan kisaran toleransi yang
lebar (eury) terhadap faktor – faktor abiotik yang relatif konstant bukan merupakan faktor
pembatas, sehingga tumbuhan atau organisme tersebut dapat tumbuh dalam jumlah yang banyak.
Sebaliknya, bagi tumbuhan atau organisme dengan toleransi yang sempit (steno) terhadap faktor
– faktor abiotik yang berubah – ubah akan menjadi faktor pembatas sehingga tumbuhan atau
organisme tersebut akan tumbuh dalam jumlah yang sedikit.

Dari hukum toleransi shelford tersebut dapat diketahui bahwa tumbuhan dengan faktor
toleransi sempit dapat mengalami perubahan hanya dengan sedikit atau minim perubahan yang
terjadi dan menunjukkan tanda – tanda yang mencolok akibat dari perubahan yang sedikit tersebut.
Jika tumbuhan tersebut banyak memiliki kisaran sempit maka tumbuhan tersebut hanya bisa
tumbuh di tempat yang hanya menyediakan nutrisi bagi tanaman tersebut. Jika tumbuhan memiliki
kisaran sempit yang banyak dan kisaran luas yang sedikit maka tumbuhan tersebut hanya hidup di
lingkungan tertentu. Dari pernyataan ini dapat diambil kesimpulan bahwa tumbuhan dengan
sedikit faktor luas banyak faktor sempit dapat dijadikan sebagai bio-indikator.