You are on page 1of 2

Rencana Asuhan Keperawatan

No Diagnosa Keperawatan Tujuan Intervensi Rasional
1. Kerusakan integritas jaringan Setelah dilakukan asuhan NIC Label : Skin Surveillance
berhubungan dengan faktor keperawatan selama …x24 jam, 1. Inspeksi kulit dari kemerahan, edema, 1. Untuk melihat tanda-tanda inflamasi.
mekanik (tekanan/robekan). diharapkan integritas jaringan dapat teraba hangat. 2. Untuk memantau perubahan tanda-
kembali baik dengan criteria hasil : 2. Observasi ekstremitas dari warna, tanda infeksi.
NOC Label : Tissue temperature, edema, dan ulcer.
Integrity:Skin & Mucous NIC Label : Wound Care 1. Untuk mencegah infeksi dari
Membranes 1. Bersihkan luka dengan NS atau pembersih material yang menempel pada luka.
1. Perfusi jaringan baik. nontoksik. 2. Untuk mempercepat proses
2. Tidak terjadi necrosis jaringan. 2. Berikan perawatan luka. penyembuhan.
3. Eritema dapat berkurang 3. Jaga teknik steril dressing ketika 3. Untuk mencegah infeksi.
perawatan luka.
2. Nyeri akut berhubungan dengan Setelah dilakukan asuhan NIC Label : Pain Management
agen cedera fisik keperawatan selama … x 24 jam 1. Kaji nyeri secara komprehensif termasuk 1. Untuk mengetahui tingkat nyeri klien
diharapkan nyeri pada klien lokasi, karakteristik, durasi, frekuensi, dan dapat memberikan intervensi yang
hilang/berkurang dengan kriteria kualitas dan faktor presipitasi tepat.
hasil : 2. Observasi aspek nonverbal terhadap nyeri 2. Untuk mengetahui tingkat
NOC Label : Pain level yang dirasakan klien ketidaknyamanan dirasakan oleh klien
1. Melaporkan tidak adanya nyeri 3. Ajarkan tentang teknik non farmakologi : 3. Untuk mengalihkan perhatian pasien
2. Tidak ada perpanjangan napas dalam, relaksasi, distraksi dan kompres dari rasa nyeri dan untuk mengurangi
episode nyeri panas atau dingin tingkat nyeri yang dirasakan klien.
3. Tidak ada agitasi 4. Posisikan klien dalam posisi senyaman 4. Posisikan yang nyaman dapat
mungkin. meminimalisir rasa nyeri yang
5. Berikan “Health Education” pada klien dirasakan klien.
mengenai nyeri , seperi penyebab nyeri, 5. Pemberian “health education” dapat
berapa lama nyeri yang dirasakan, dan mengurangi tingkat kecemasan dan
tindakan antisipasi terhadap nyeri yang membantu klien dalam membentuk
dirasakan klien. mekanisme koping terhadap rasa nyeri.
6. Kolaborasi pemberian terapi analgetik jika 6. Untuk mengurangi nyeri yang parah.
diindikasikan

2. Anjurkan untuk menambah intake cairan. ekstremitas lain. hasil: 2. Anjurkan untuk istirahat (bed rest). pantau akibat tirah baring yang lama. 4. 1. infeksi dari lingkungan klien. Batasi pengunjung klien. Jelaskan kepada pasien atau keluarga pasien 1. 1. precaution.3. Untuk mengurangi potensial risiko 1. Tidak terjadi atropi otot. 3. Agar kualitas istirahat pasien baik NOC Label : Coordinated nyaman 3. Hambatan mobilitas fisik Setelah dilakukan Asuhan NIC Label : Bed rest care berhubungan dengan gangguan keperawatan selama …. Tidak terjadi kontraktur sendi pantau kontraindikasi. Ajarkan latihan di tempat tidur. 4. Agar keluarga pasien mau bekerja musculoskeletal. Teridentifikasi tanda dan gejala 6. Monitor jumlah granulosit. Pemberian antibiotik mengurangi 3. 3. terjadinya infeksi. Untuk segera dapat melakukan diharapkan risiko infeksi klien 2. Pasien dapat ikut serta dalam kontraindikasi. 4. indikasi potensial infeksi. 4. Peningkatan WBC menunjukkan NOC Label : Risk Control : 4. berkurang dengan criteria hasil : 3. Praktik strategi mencegah infeksi. Anjurkan pasien untuk memilih posisi yang 2. Berikan antibiotik. Lingkungan sekitar klien 5. 2. Untuk mencegah syok hipovolemik. Untuk mencegah terjadinya dekubitus movement 3. Monitor tanda dan gejala dari infeksi. 2. Untuk mencegah atrofi otot pada program latihan 4. Laksanakan latihan range of motion pasif. kebersihannya. Infectious Process 5.px menunjukkan tindakan ukt meningkatkan mobilisasi . diharapkan kemampuan pergerakan tentang pentingnya istirahat dalam sama menjaga pola istirahat klien pasien meningkat dengan kriteria pemulihan penyakit. x 24 jam 1. Penggunaan universal infeksi yang terjadi. WBC tindakan pengontrolan infeksi. 6. Untuk mengurangi terjadinya infeksi. Risiko infeksi berhubungan Setelah dilakukan asuhan NIC Label : Infection Protection dengan trauma jaringan keperawatan selama …x 24 jam 1.