You are on page 1of 7

08.50 - 08.

56 Komentar Juri + Penilaian


08.57 - 09.00 Penutupan Sidang

Ronde 2 (C vs D)
08.45 - 08.59 Case Building
09.00 - 09.04 Pembukaan Sidang
TERM OF REFERENCE
09.05 - 09.10 Pidato Substantif PM
BABAK FINAL LOMBA09.11APBN- 09.16 Pidato Substantif LO
PEKMA VII
09.17 - 09.22 Pidato Substantif DPM
09.23 - 09.28 Pidato Substantif DLO
POLITEKNIK KEUANGAN NEGARA STAN
09.29 - 09.34 Pidato Substantif GW
09.35 - 09.40 Pidato Substantif OW
09.41 - 09.44 Pidato Substantif PK government
A. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Lomba 09.45 - 09.48 Pidato Substantif PK oposition
09.49 - 09.54 Komentar Juri + Penilaian
Hari, tanggal : 09.55 - 10.00 Penutupan Sidang
Tempat : Ruang
10.01 - 10.15 Rekapitulasi Nilai
Rundown 10.16 - 10.25 Pengumuman Peraih Nilai Tertinggi
10.26 - 10.30 Pengondisian Peserta & Juri
06.30 - 06.59 Persiapan
07.00 - 07.29 Registrasi Ulang Peserta Ronde 3 (Kalah1 vs Kalah2)
07.30 - 07.44 Briefing Peserta, Drawing Tim, Launch Mosi 10.31 - 10.45 Case Building
10.46 - 10.50 Pembukaan Sidang
Ronde 1 (A vs B) 10.51 - 10.58 Pidato Substantif PM
07.45 - 07.59 Case Building 10.59 - 11.06 Pidato Substantif LO
08.00 - 08.05 Pembukaan Sidang 11.07 - 11.14 Pidato Substantif DPM
08.06 - 08.11 Pidato Substantif PM 11.15 - 11.22 Pidato Substantif DLO
08.12 - 08.17 Pidato Substantif LO 11.23 - 11.30 Pidato Substantif GW
08.18 - 08.23 Pidato Substantif DPM 11.31 - 11.38 Pidato Substantif OW
08.24 - 08.29 Pidato Substantif DLO 11.39 - 11.43 Pidato Substantif PK government
08.30 - 08.35 Pidato Substantif GW 11.44 - 11.48 Pidato Substantif PK oposition
08.36 - 08.41 Pidato Substantif OW 11.49 - 11.55 Komentar Juri + Penilaian
08.42 - 08.45 Pidato Substantif PK government 11.56 - 12.00 Penutupan Sidang
08.46 - 08.49 Pidato Substantif PK oposition
08.50 - 08.56 Komentar Juri + Penilaian 12.01 - 12.44 ISHOMA
08.57 - 09.00 Penutupan Sidang 12.45 - 13.00 Pengondisian Peserta & Juri

Ronde 2 (C vs D)
Ronde 4 (Menang1 vs Menang2)
08.45 - 08.59 Case Building
12.45 - 13.00 Case Building
09.00 - 09.04 Pembukaan Sidang
13.01 - 13.05 Pembukaan Sidang
09.05 - 09.10 Pidato Substantif PM
13.06 - 13.13 Pidato Substantif PM
09.11 - 09.16 Pidato Substantif LO
13.14 - 13.21 Pidato Substantif LO
09.17 - 09.22 Pidato Substantif DPM
09.23 - 09.28 Pidato Substantif DLO 13.22 - 13.29 Pidato Substantif DPM
09.29 - 09.34 Pidato Substantif GW 13.30 - 13.37 Pidato Substantif DLO
09.35 - 09.40 Pidato Substantif OW 13.38 - 13.45 Pidato Substantif GW
09.41 - 09.44 Pidato Substantif PK government 13.46 - 13.53 Pidato Substantif OW
09.45 - 09.48 Pidato Substantif PK oposition 13.54 - 13.59 Pidato Substantif PK government
09.49 - 09.54 Komentar Juri + Penilaian 14.00 - 14.05 Pidato Substantif PK oposition
09.55 - 10.00 Penutupan Sidang 14.06 - 14.10 Komentar Juri + Penilaian
14.11 - 14.15 Penutupan Sidang
10.01 - 10.15 Rekapitulasi Nilai
10.16 - 10.25 Pengumuman Peraih Nilai Tertinggi 14.16 - 14.29 Rekapitulasi Nilai
10.26 - 10.30 Pengondisian Peserta & Juri 14.30 - 15.00 Pengumuman Juara & Penyerahan Hadiah

RondeRonde Pertandingan Pemenang Kalah


3 (Kalah1 vs Kalah2) Waktu
1 A vs B Menang1 Kalah1 Pembicara 1, 2, 3 = 5 menit 20 detik
10.31 - 10.45 Case Building
2 C vs D Menang2 Kalah2 Penyaji Kesimpulan = 3 menit 20 detik
10.46 - 10.50 Pembukaan Sidang
3 G vs H Juara 3 dan 4 Pembicara 1, 2, 3 = 7 menit 20 detik
10.51 - 10.58 Pidato Substantif
4 PME vs F Juara 1 dan 2 Penyaji Kesimpulan = 4 menit 20 detik
10.59 - 11.06 Pidato Substantif LO
11.07 - 11.14 Pidato Substantif DPM TIM GOVERNMENT TIM OPPOSITION
11.15 - 11.22 Pidato Substantif Pembicara
DLO 1 Prime Minister (PM) Leader of Opposition (LO)
11.23 - 11.30 Pidato Substantif Pembicara
GW 2 Deputy of Prime Minister (DPM) Deputy of LO (DLO)
Pembicara 3 Government Whip (GW) Opposition Whip (OW)
11.31 - 11.38 Pidato Substantif OW
PK Penyaji Kesimpulan
11.39 - 11.43 Pidato Substantif PK government
11.44 - 11.48 Pidato Substantif PK oposition
11.49 - 11.55 Komentar Juri + Penilaian
11.56 - 12.00 Penutupan Sidang

12.01 - 12.44 ISHOMA


B. Bentuk Lomba
1. Lomba ini berbentuk debat dengan format Asian Parliamentary
2. Debat ini akan menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar sebagai media
komunikasi.
3. Bentuk lomba adalah adu berdebat antara 2 tim (masing-masing terdiri dari 3 orang). Satu
tim berada pada posisi sebagai tim pemerintah (government site) yang terdiri dari pembicara
1 sebagai Prime Minister (PM - Perdana Menteri), pembicara 2 sebagai Deputy of Prime
Minister (DPM - Wakil Perdana Menteri) dan pembicara 3 sebagai Government Whip (GW).
Sedangkan tim lainnya berada pada posisi sebagai tim oposisi (opposition site) yang terdiri
dari pembicara 1 sebagai Leader of Oppositon (LO – Ketua Oposisi), pembicara 2 sebagai
Deputy of Leader of Oppositon (DLO – Wakil Ketua Oposisi) dan pembicara 3 sebagai
Opposition Whip (OW).
4. Penentuan tim pemerintah dan tim oposisi akan dilakukan sebelum penyusunan argumen
5. Tiap anggota tim debat masing-masing harus menyampaikan sanggahan dan alasannya,
kemudian opini dan pembahasannya secara bergiliran secara silang dalam waktu yang telah
ditentukan.
6. Pada ronde pertama dan kedua, eaktu ideal yang ditetapkan bagi masing-masing anggota tim
untuk menyampaikan argumennya adalah 7 menit 20 detik, kecuali untuk pembicara terakhir
yang menyampaikan kesimpulan (reply speech) diberikan waktu ideal yaitu 4 menit 20 detik.
7. Anggota masing-masing tim pemerintah dan tim oposisi yang berperan sebagai pembicara
ketiga (GW/OW) tidak diperbolehkan menjadi penyaji kesimpulan.
8. Seluruh anggota tim pemerintah dan tim oposisi dapat melakukan interupsi/POI.
9. Perlombaan debat dipimpin oleh seorang pemimpin sidang (chairperson) dan seorang
pengatur waktu (time keeper).
10. Setiap argumen yang disampaikan oleh para pembicara akan dinilai oleh dewan juri sesuai
dengan kriteria yang telah ditetapkan.

C. Tata Cara Debat


1. Sidang dibuka oleh pemimpin sidang
2. PM menyampaikan pidato substantif yang terdiri dari:
a. Pembagian tugas dan sudut pandang dari masing-masing anggota tim
b. Definisi mosi: batasan terhadap suatu mosi agar isu yang diperdebatkan dapat lebih
terfokus.
c. Parameter/limitasi mosi: batasan, model, dan persyaratan terkadang dibutuhkan saat
menciptakan definisi mosi.
d. Argumen: struktur argumen yang baik harus terdiri dari PERNYATAAN - ALASAN -
BUKTI - KESIMPULAN.
3. LO menyampaikan pidato substantif yang terdiri dari:
a. Tanggapan tim terhadap mosi
b. Pembagian tugas dan sudut pandang dari masing-masing anggota tim
c. Sanggahan terhadap argumen dan parameter yg disampaikan PM; mempertanyakan
mosi jika definisinya masih kurang jelas
d. Opini dan penjelasan mosi dari sudut pandangnya
4. DPM menyampaikan pidato substantif yang terdiri dari:
a. sanggahan terhadap LO; sanggahan dapat menunjukkan bahwa argumen tersebut tidak
relevan terhadap poin yang ingin dibuktikan, tidak logis, salah secara moral, benar
tetapi tidak penting, didasarkan pada fakta yang salah/interpretasi yang salah terhadap
fakta.
b. argumen baru; opini dan penjelasan dari sudut pandang yg berbeda
5. DLO menyampaikan pidato substantif yang terdiri dari:
a. sanggahan terhadap DPM
b. penegasan kembali argumen oposisi
c. argumen baru; opini dan penjelasan dari sudut pandangnya yang berbeda.
6. GW menyampaikan pidato substantif untuk memberikan:
a. sanggahan terhadap DLO,
b. analisis mendalam, rangkuman argumen, serta mempertahankan kasus, klaim dan
argumen yang telah disampaikan oleh PM dan DPM.
7. OW menyampaikan pidato substantif untuk memberikan:
a. sanggahan terhadap DPM
b. analisis mendalam akan argumen dan sanggahan sebelumnya, tidak menyampaikan
argumen baru
c. rangkuman argumen dan klaim dari LO dan DLO.
8. Penyaji kesimpulan tim pemerintah (PM atau DPM) memberikan pidato substantif berisi
sanggahan terhadap DLO dan kesimpulan dari semua kelebihan argumen anggota tim
pemerintah dan kelemahan argumen tim oposisi.
9. Penyaji kesimpulan tim oposisi (LO atau DLO) memberikan pidato substantif berisi
kesimpulan dari semua kelebihan argumen anggota tim oposisi dan kelemahan argumen
tim pemerintah.
10. Pemimpin sidang menutup sidang.

D. Mekanisme Debat
1. Sebelum berdebat, chairperson akan menentukan 3 kemungkinan mosi yang akan
diperdebatkan. Peserta melakukan preferences.
2. Peserta diberikan waktu 15 menit untuk melakukan penyusunan argumen setelah
pengumuman mosi dan kedudukan tim diumumkan panitia. Setelah mosi ditentukan, debat
dapat dimulai dan dipandu oleh chair person.
3. Jangka waktu yang dimiliki pembicara dalam menyampaikan argumennya adalah sebagai
berikut:
a. Pada ronde pertama dan kedua, pembicara 1, 2 dan 3 diberikan waku 5 menit 20 detik
dengan ketentuan adalah sebagai berikut:
 Pada menit pertama, timekeeper akan memberikan kode berupa ketukan sebanyak 1
kali untuk menandakan bahwa interupsi telah dapat dilakukan.
 Pada menit keempat, timekeeper akan memberikan kode berupa ketukan sebanyak
1 kali untuk menandakan bahwa interupsi sudah tidak boleh dilakukan.
 Pada menit kelima, timekeeper akan memberikan kode berupa ketukan sebanyak 2
kali untuk menandakan bahwa waktu untuk memaparkan argumen telah selesai
 Pada menit kelima lewat 20 detik, timekeeper akan memberikan kode berupa
ketukan secara terus-menerus sampai pembicara menyelesaikan penyampaian
argumennya untuk menandakan bahwa pembicara telah melebihi waktu yang
diberikan
b. Pada ronde pertama dan kedua, penyaji kesimpulan diberikan waku 3 menit 20 detik,
dengan ketentuan adalah sebagai berikut:
 Pada menit pertama dan kedua, timekeeper akan memberikan kode kepada
pembicara tentang waktu yang telah digunakan dengan jalan melakukan 1 ketukan.
 Pada menit ketiga, timekeeper akan memberikan kode berupa ketukan sebanyak 2
(dua) kali untuk menandakan bahwa waktu untuk memaparkan argumen telah
selesai.
 Pada menit ketiga lewat 20 detik, timekeeper akan memberikan kode berupa
ketukan secara terus-menerus sampai pembicara menyelesaikan penyampaian
argumennya untuk menandakan bahwa pembicara telah melebihi waktu yang
diberikan.
 Jika pembicara masih tetap memaparkan argumennya sementara waktu yang
diberikan telah habis, maka argumen tersebut tidak akan dinilai oleh Dewan Juri.
c. Pada ronde ketiga dan keempat, pembicara 1, 2 dan 3 diberikan waku 7 menit 20 detik
dengan ketentuan adalah sebagai berikut:
 Pada menit pertama, timekeeper akan memberikan kode berupa ketukan sebanyak 1
kali untuk menandakan bahwa interupsi telah dapat dilakukan.
 Pada menit keenam, timekeeper akan memberikan kode berupa ketukan sebanyak 1
kali untuk menandakan bahwa interupsi sudah tidak boleh dilakukan.
 Pada menit ketujuh, timekeeper akan memberikan kode berupa ketukan sebanyak 2
kali untuk menandakan bahwa waktu untuk memaparkan argumen telah selesai
 Pada menit ketujuh lewat 20 (dua puluh) detik, timekeeper akan memberikan kode
berupa ketukan secara terus-menerus sampai pembicara menyelesaikan
penyampaian argumennya untuk menandakan bahwa pembicara telah melebihi
waktu yang diberikan.
d. Pada ronde ketiga dan keempat, penyaji kesimpulan diberikan waku 4 menit 20 detik,
dengan ketentuan adalah sebagai berikut:
 Pada menit pertama dan ketiga, timekeeper akan memberikan kode kepada
pembicara tentang waktu yang telah digunakan dengan jalan melakukan 1 (satu)
ketukan.
 Pada menit keempat, timekeeper akan memberikan kode berupa ketukan sebanyak
2 (dua) kali untuk menandakan bahwa waktu untuk memaparkan argumen telah
selesai.
 Pada menit keempat lewat 20 (dua puluh) detik, timekeeper akan memberikan kode
berupa ketukan secara terus-menerus sampai pembicara menyelesaikan
penyampaian argumennya untuk menandakan bahwa pembicara telah melebihi
waktu yang diberikan.
 Jika pembicara masih tetap memaparkan argumennya sementara waktu yang
diberikan telah habis, maka argumen tersebut tidak akan dinilai oleh Dewan Juri.

E. Ketentuan Mengajukan Interupsi/ Points of Information (POI)


1. Peserta diperkenankan menyampaikan interupsi di antara menit pertama hingga menit
keenam pada ronde ketiga dan keempat dan menit keempat pada ronde pertama dan kedua
ketika pembicara sedang memaparkan argumennya.
2. Interupsi dilakukan atas izin pembicara. Setelah diberikan izin oleh pembicara, Interupsi
dilakukan sambil berdiri. Pembicara berhak untuk menolak ataupun menerima POI yang
diajukan oleh lawan.
3. Permohonan untuk Interupsi wajib dilakukan dengan cara mengangkat tangan sambil
berdiri.
4. Waktu maksimal untuk menyampaikan Interupsi adalah 30 (tiga puluh) detik. Interupsi
yang melewati batas waktu 30 detik akan dihentikan oleh chairperson.
5. POI tidak boleh diberikan pada menit pertama (0 - 1 menit) dan menit terakhir (6 - 7 menit
20 detik pada ronde ketiga dan keempat, 4 – 5 menit 20 detik pada ronde pertama dan
kedua) karena kedua menit tersebut merupakan protected minutes yang bertujuan untuk
memberikan kesempatan kepada pembicara untuk membuka dan menyimpulkan
argumennya.
6. Tidak diperbolehkan untuk menyampaikan POI secara terus menerus dengan maksud
mengganggu konsentrasi pembicara lawan (thrashing). Tim yang melakukan thrashing
akan dikenakan pengurangan nilai.
7. Interupsi dilarang dilakukan saat penyaji kesimpulan sedang melakukan pemaparan.
8. Setiap pembicara (Pembicara Pertama, Pembicara Kedua, dan Pembicara Ketiga) dari tim
yang sedang menyampaikan argumennya wajib menerima minimal 1 interupsi dari tim
lawan.
9. Tim lawan wajib memberikan minimal 1 interupsi pada pembicara yang sedang
menyampaikan argumennya (Pembicara Pertama, Pembicara Kedua, dan Pembicara
Ketiga).
10. Apabila pembicara (Pembicara Pertama, Pembicara Kedua, dan Pembicara Ketiga) yang
sedang menyampaikan argumennya tidak menerima satupun interupsi tim lawan, maka
akan mengurangi nilai method tim tersebut.
11. Apabila tim lawan tidak memberikan satupun interupsi pada pembicara yang sedang
menyampaikan argumennya, maka akan mengurangi nilai method tim tersebut.
12. Interupsi yang diterima oleh pembicara yang sedang menyampaikan argumennya namun
pembicara tersebut tidak dapat menanggapi atau menjawab interupsi yang diberikan,
tanggapan atau jawaban tersebut dapat dilimpahkan dan dijawab oleh pembicara
berikutnya dari tim tersebut.

F. Mosi atau Topik (Materi Debat)


Topik ditentukan oleh panitia untuk selanjutnya diundi oleh peserta tim yang akan bertanding.
1. Ronde pertama dan kedua
a. Kelompok mosi terkait isu di bidang pendapatan dan belanja negara

b. Kelompok mosi terkait isu di bidang defisit dan pembiayaan negara

2. Ronde ketiga dan keempat


Topik Tertutup (Impromptu)

G. Kriteria Penilaian
1. Dewan Juri terdiri dari 1 orang atau 1 panel kelipatan ganjil pada tiap pertandingan.
2. Semua perdebatan dalam lomba ini akan dinilai dan diputuskan oleh Dewan Juri
3. Putusan Dewan Juri bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat
4. Setiap pidato substantif dari setiap pembicara akan dinilai dengan rentang poin 50 – 100
dari 3 (tiga) aspek penilaian dengan proporsi sebagai berikut:
a. Penguasaan Materi (Matter): 40%
b. Sikap Bahasa (Manner): 30%
c. Metode (Method): 30%
5. Total nilai akhir pembicara 50 poin artinya pembicara tidak muncul dan/atau tidak
berbicara sama sekali
6. Rentang total nilai akhir pembicara wajar rata-rata antara 70 – 80 poin
7. Penguasaan materi (matter) meliputi hal-hal yang berkaitan dengan substansi debat,
termasuk pemenuhan posisi, keluasan argumen, penggunaan bukti dan sumber rujukan,
penalaran logis dan kelengkapan materi.
8. Sikap bahasa (manner) meliputi ketepatan diksi, kelancaran pengucapan, penggunaan gaya
bahasa, keahlian persuasi dan gestur peserta
9. Metode (method) meliputi efektivitas penggunaan waktu, sistematika argumen, interupsi,
respons yang dinamis dari debat dan kesesuaian dengan prinsip-prinsip debat.
10. Dewan Juri akan memberikan evaluasi verbal selama maksimal 5 menit setelah debat
selesai.
11. Dewan Juri memiliki waktu 10 menit untuk memusyawarahkan hasil tiap pertandingan
debat
12. Selama Dewan Juri bermusyawarah, peserta dipersilahkan menunggu di luar ruangan
pertandingan.

H. Peraturan Pertandingan
1. Peserta wajib menggunakan seragam kuliah pada hari itu (saat dilaksanakan lomba).
2. Peserta diharapkan hadir 30 menit sebelum acara dimulai untuk melakukan registrasi.
3. Sebelum pembagian mosi debat, pemimpin sidang akan melakukan roll call: mengecek
apakah setiap tim telah hadir. Jika 10 menit setelah roll call tim belum hadir, maka
pertandingan akan dimulai tanpa tim bersangkutan. Tim yang tidak hadir dianggap gugur
pada babak tersebut, dan akan dimenangkan oleh tim yang hadir.
4. Peserta dapat membawa supporter kedalam ruang pertandingan sebanyak-banyaknya 15
orang.
5. Supporter dilarang mengganggu jalannya pertandingan.
6. Supporter dilarang keluar masuk ruangan lomba sepanjang pembicara sedang memaparkan
argumennya.
7. Supporter yang melanggar ketentuan ke (4), (5) dan (6) akan diberikan peringatan hingga 2
kali. Jika peringatan diabaikan maka chairperson berhak mengeluarkan supporter tersebut
dari ruangan lomba.
8. Supporter dilarang membantu peserta saat casebuilding.
9. Peserta yang tidak hadir setelah waktu penyusunan argumen selesai akan didiskualifikasi
oleh panitia.
10. Para anggota tim diperkenankan mengunakan materi yang berupa cetakan seperti buku,
jurnal, koran, majalah, selama persiapan (case building). Penggunaan alat elektronik
(laptop, handphone, video tape, kalkulator, dll) tidak diperkenankan baik selama persiapan
maupun ketika debat berlangsung.
11. Case building dilakukan selama 15 menit.
12. Peserta dilarang berkomunikasi mengenai mosi dalam bentuk apapun dengan pihak lain di
luar rekan timnya selama penyusunan argumen.
13. Setiap peserta harus memberitahukan urutan pembicara dalam memaparkan argumen
kepada chairperson sebelum pertandingan dimulai
14. Saat debat berlangsung:
a. Peserta dapat memberikan tanda kepada anggota timnya selama tidak menganggu
jalannya pertandingan.
b. Peserta dilarang membuat tindakan yang dapat mengganggu konsentrasi peserta lain
c. Peserta dilarang mengunakan bahasa kasar, tidak senonoh dan/atau menyinggung
SARA
d. Pembicara dilarang berkomunikasi verbal dengan rekan timnya selama memaparkan
argumennya
e. Peserta yang tidak menjadi pembicara diperbolehkan untuk melakukan diskusi
sepanjang tidak mengganggu jalannya perdebatan
15. Pelanggaran pada poin ke (14) mengakibatkan pengurangan skor
16. Setiap peserta dilarang melakukan serangan secara pribadi terhadap peserta lainnya selama
pertandingan.
17. Setiap peserta diharapkan dapat menjaga kebersihan kampus selama pertandingan.

I. Penentuan Pemenang
1. Urutan nilai ditentukan berdasarkan akumulasi skor antar juri
2. Jika terdapat nilai akumulasi skor yang sama, maka urutan nilai ditentukan berdasarkan
margin nilai (selisih antara dua tim yang bertanding)
3. Jika terdapat nilai akumulasi skor dan margin yang sama, maka urutan nilai ditentukan
berdasarkan pendapat juri.

J. Persiapan Peserta
Perlengkapan yang perlu dibawa peserta :
1. Fotocopy ktm
2. Alat tulis
3. Printed matter

K. Ketentuan Penutup
Peraturan ini berlaku dan mengikat seluruh peserta sejak ditetapkan

L. Contact Person