You are on page 1of 2

Motivator Indonesia Ippho Santosa Bahas Soal Maaf (Tips Terbaik)

Anda kenal tokoh yang satu ini? Arcandra Tahar namanya.

Ir. Arcandra Tahar, M.Sc, Ph.D adalah putra Minang yang kemudian kuliah dan bekerja di Texas,
Amerika. Sebelumnya beliau adalah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) walaupun
hanya 20 hari, yang menjadikannya menteri dengan masa kerja terpendek.

Sekarang, beliau adalah Wakil Menteri ESDM. Kita abaikan dulu latar belakang beliau yang sempat
rada kontroversi. Selama di Texas, beliau nyambi sebagai guru ngaji (tahsin). Ya, guru ngaji. Boleh
dibilang, beliau ini penggiat di Islamic Family Academy di Houston, Texas.

Salah satu peserta di sana, Yuyud Tomtom, mengaku, “Tahun lalu, saya bertemu dengan dia di
Islamic Family Academy Houston Spring Camp. Kemudian, saya tahu jika dia adalah seorang guru
ngaji. Dia mengajari anggota keluarga saya bagaimana membaca Al-Quran secara benar. Itu adalah
bagian dari kebaikannya. Semoga Allah memberi pahala yang berlimpah."

Karena itulah, saat bertemu beliau saya bertanya soal agama. Tepatnya, tentang kesalahan-
kesalahan kita terhadap orang lain dan bagaimana cara meminta maafnya andai kita tidak bisa
bertemu juga menghubungi orang itu secara langsung.

Pejabat yang satu ini memang sederhana dan rendah hati. Tapi ilmu agamanya insya Allah bisa
diandalkan. Pertanyaan saya ini dijawab panjang-lebar oleh beliau. Lugas. Menurut beliau, kita harus
berusaha mencari orang tersebut dengan sungguh-sungguh. Soal sungguh-sungguh ini hanya Allah
dan hati kita yang tahu.

Bila tidak bertemu juga, carilah kerabatnya. Begitulah. Minta maaf sama manusia, minta ampun
sama Allah. Pantaslah di kalangan tertentu beliau dipanggil 'buya'. Semoga beliau selalu sehat dan
dilindungi Allah. Aamiin.
Lantas, bagaimana rasanya tinggal dan berkeluarga di negeri yang secara iman kita adalah minoritas?
Beliau mengajarkan analogi tentang sungai. Apakah kita 'membangun pagar bagi anak' atau
'mengajarkan anak berenang'. Beliau menyarankan alternatif yang terakhir, mengajarkan anak
berenang.

Masih banyak lagi ilmu-ilmu bermanfaat dari beliau. Kapan-kapan kita sambung lagi. Sekian dari
saya, Ippho Santosa.