You are on page 1of 8

ROBOT INDUSTRI

Robot adalah perpanjangan tangan manusia yang dibuat untuk membantu
meringankan tugas manusia dalam berbagai bidang kehidupan terutama dalam bidang
industri

A. Awal Sejarah Robot
Perkembangan robotika pada awalnya bukan dari disiplin elektronika melainkan
berasal dari ilmuwan biologi dan pengarang cerita novel maupun pertunjukan drama pada
sekitar abad XVIII. Kata robot pertama kali diperkenalkan oleh seorang penulis
dari Czech yang bernama wright Karel Capek pada tahun 1921. Kata Robot berasal dari
kata ‘robota’ yang berarti: pekerja Paksa atau Sendiri.Para ilmuwan biologi pada saat itu
ingin menciptakan makhluk yang mempunyai karakteristik seperti yang mereka inginkan
dan menuruti segala apa apa yang mereka perintahkan, dan sampai sekarang makhluk yang
mereka ciptakn tersebut tidak pernah terwujud menjadi nyata, tapi matrak menjadi bahan
pada novel-novel maupun naskah sandiwara pangung maupun film.
menjadi hal biasa untuk menjelaskan perkembangan itu. Robotics diterima sebagai istilah
atau kata untuk mendeskripsikan semua kemajuan teknologi yang berhubungan dengan
robot.
Tahun 1956 Georde Devil dan Joseph Engelberger membentuk perusahaan robot
pertama kali tahu 1956. Devil memprediksi robot akan menjadi bagian penting di industri
sebagai operator pabrik dan membantu pekerja dalam menjalankan mesin-mesin pabrik.
Beberapa tahun kemudian atau tepatnya 1961, General Motor pertama kali menggunakan
robot untuk pabrik otomotifnya. Robot industri kemudian berkembang dan mulai banyak
digunakan tahun 1980 oleh perusahaan selain otomotif dimana perkembangan elektronik
dan computer membuat robot modern lahir.

B. Tujuan Penggunaan Robot Untuk Industri
1. Meningkatkan Jumlah produksi
2. Kestabilan dan meningkatkan kualitas produk
3. Peningkatan dalam Manajemen Produksi
4. Lingkungan kerja yang manusiawi
5. Penghematan sumber daya.

Pergerakan manipulator tersebut bisa menggunakan mekanisme rel atapun roda 4.C. Proses tersebut dinamakan material handling atau penanganan material. Perakitan Proses perakitan menggunakan baut. sekrup ataupun keling. Teknologi untukmelakukan pengecatan ini dapat secara manual maupun secaraotomatis. 6. Dalam rangka melaksankan tugas perakitan. posisi base manipulator kaku. mur. Penanganan Material Salah satu aplikasi yang paling banyak digunakan dalam indsutri adalah proses dimana material-material harus dipindahkandari satu lokasi ke lokasi lainya. . yaitu dengan menggunakan robot. 5. 3. Material tersebut harus berpindahdengan posisi yang tepat dan dalam waktu yang tepat pula.Robot ini menggunakan koordinat artikulasi yang memiliki 6 sumbu. Contoh aplikasi material handling adalah ketika sebuah material yang berjalan pada konveyor setiap beberapa detik harus dikeluarkan danditempatkan pada lokasi yang berbeda. Pada palletizing. Aplikasi Robot 1. Pengecatan Sebagian besar produk industri dari material besi sebelumdikirim ke bagian penjualan harus terlebih dahulu dilakukanpengecatan sebagai akhir dari proses produksi. Line Tracking Line Tracking Berbeda dengan palletizing. Pengelasan Robot pengelasan secara luas telah digunakan dalam industri. robot material handling dengan tipe line tracking memiliki base manipulator yang dapat bergerak. tertanam pada lantai ataupun padaposisi yang tidak dapat berubah posisi. komponen yang akan dirakit harus lokasikan pada sekitar robot. 2.Bila terjadi keterlambatan waktu dalam pemindahan material makamaterial yang lain akan menumbuk dibelakang material sebelumnya.Robot ini dibagi menjadi jenis yaitu las busur dan las titik. Palletizing yaitu apabila suatu robot dalam industri melakukan kerja dengan memindahkan material dari satu lokasi ke lokasi lainnyatanpa robot melakukan gerakan berpindah tempat. Robot berfungsi memindahkanmaterial tersebut dengan waktu yang akurat pada lokasi yang tepat.

3. melipat. Lengannya terdiri dari : penjepit. Gerakan ini di sebut dengan derajat kebebasan robot atau jumlah sumbu yang ada pada robot. Power supply dalam suatu sistem robot dibagi menjadi dua bagian. Power Daya Power supply adalah sebuah unit yang menyediakan tenaga pada kontroler dan manipulator sehingga dapat bekerja. peralatan pada ujung lengan dan dapat digerakkan dengan leluasa Sistem robot memiliki memiliki tiga komponen dasar. kontroler. Struktur Robot Robot industri pada umumnya terdiri dari : 1. Kontroler membentuk sistem kontrol yang akan menentukan input dan output suatu robot. . menjangkau objek. Sebuah bangunan besar dan kokoh dengan beberapa lengan yang keluar 2. Manipulator Lengan yang memberikan gerakan robot untuk memutar. sensor. yaitu bagian untuk kontroler dan bagian untuk manipulator. 1. yaitu : Manipulator. dan Power (daya). D. Kontroler Suatu peralatan yang bertugas sebagai pengendali dari gerakan robot. manipulator terdiri dari beberapa segmen dan sambungan (joint). 2.

Menggunakan driver hydraulic . Gambar 5a. Countouring . 4.Operasinya Pick & Place 2. Shoulder Flex (lengan atas / pundak) 3. Geometri Robot dan Istilah – istilahnya: Degrees Of Freedom (DOF) adalah setiap titik sumbu gerakan mekanik pada robot. 5b dan 5c memberikan keterangan tentang power supply. diantaranya : 1. Sebagai contoh. Elbow Flex (lengan bawah) 4. End Effector Untuk memenuhi kebutuhan dari tugas robot atau si pemakai.Lebih canggih dari Limite Sequence Robot .Paling murah .Motor elektronik 3. Wrist Pitch (pergelangan angguk) 5. Point to Point Ciri .Paling sederhana . Wrist Yaw (pergelangan sisi) 6. Base Rotation (dudukan untuk berputar) 2. robot dengan 6 derajat kebebasan : 1.ciri : .Menyimpan titik-titik dari langkah robot . pneumatik.umumnya menggunakan driver pneumatic . Bagian kontroler menggunakan elektrik sedangkan bagian manipulator bisa menggunakan elektrik. hidrolik ataupun ketiganya. Wrist Roll (pergelangan putar) C. Sistem Kontrol  Jenis Robot Control Ada beberapa jenis pengatur gerakan pada robot. Degrees Of Movement (DOM) adalah kebebasan / kemampuan untuk melakukan sebauh gerakan. tidak terhitung untuk End Effector. Limite Sequence Robot Ciri – ciri : .

delay setiap gerakan serta dapat diprogram jika kerja telah lengkap.Dapat mengambil keputusan . optical encoder. Secara detail adalah sebagai berikut : • Low Technology Controllers Mungkin dapat diprogram untuk praktis atau tidak praktis. Option Boards dan Mikroprosesor.Peningkatan Point to Point .Advance I/O . re-program dalam waktu singkat. Bermacam-macam I/O.Menggunakan driver hydraulic 4. kecermatan dan lain-lain. yaitu Power Supply. Tetapi I/O-nya terbatas.Senior dan program . yaitu : • Internal Sensor Digunakan untuk mengontrol posisi. Interface. Dalam kontrolernya ada 5 bagian penting. Tidak ada internal memory amp.  Sensor Sensor pada robot industri ada dua kategori. Contohnya adalah potensiometer.Dapat bereaksi dengan lingkungan .Untuk benda bergerak .Menggunakan driver hydraulic 5. • High Technology Controllers Memiliki memori yang besar serta punya mikroprosesor dan co-mikroprosesor. Line Tracker Ciri – ciri : . Ciri – ciri : .Speed & Countour . Mempunyai sampai dengan 9 axis.Advance sensor  Bagian – Bagian pada robot kontrol Kontrol pada robot dapat dikelompokan dari level rendah. Axis Drive Board. • Medium Technology Controllers Mempunyai 2 sampai 4 sumbu bergerak dan memiliki mikroprosesor serta memori (terbatas). • External Sensor . Intelligent Robot Ciri – ciri : . menengah dan tinggi.

Menurut jenis dan fungsinya dapat dilihat beberapa tipe sensor di bawah ini : • Kontak Sensor Dapat digunakan untuk mendeteksi kontak atau gaya. Industri yang menggunakan robot 1. Contohnya adalah switch sentuh. Biasanya sensor digunakan untuk pengukuran kondisi fisis. Digunakan untuk mengontrol dan mengkoordinasi robot dengan environment. infra merah. Misalnya untk mengetahui jarak dari objek. Industri Mobil . alignment dan inspection. aliran listrik dan lain-lain. E. Ada dua jenis yaitu Touch Sensor dan Stress / Force Sensor.in  Program dibuat dengan memasukkan plug atau jack  Robot beroperasi sesuai dengan rekaman perintah yang telah disimpan  Brancing  Memungkinkan dilakukannya variasi dari gerakan tergantung pada lingkungannya  Program dapat mengirimkan data pada saat robot bekerja. F. • Vision Sensor Untuk mendefinisikan benda. Metode Pemrograman Robot  Walk through Manipulator digerakkan secara manual  Lead through Manipulator dikendalikan dari jauh baik oleh komputer atau pengendali lain  Plug . tekanan. seperti temperature. Dan masih banyak jenis-jenis sensor lainnya. • Proximity Sensor Jika jarak antara obyek dan sensor dekat. • Optical Sensor Untuk mengetahui ada atau tidaknya suatu barang. • Voice Sensor Untuk mengenali jenis benda dan melakukan perintah lewat suara.

Indusrti Medis Perkembangan hebat telah dibuat dalam robot medis. Eropa dan Asia atas robot-robotnya untuk digunakan dalam prosedur pembedahan. Menarik sekali menyaksikan bagaimana robot beraksi di pabrik Daihatsu.dan akhirnya sekarang robot sudah diciptakan dalam dunia militer. Engineering and Manufacturing PT Astra Daihatsu Motor kepada SH yang berkunjung di pabrik ADM.penghematan material dan suku cadang .jam kerja mendekati 24 jam/hari -dikurangi waktu pergantian pekerja Peningkatan dalam manajemen produksi . Industri MILITER Dalam bidang ini. Dan masih banyak lagi industri yang menggunakan robot sebagai alat bantu nya. Kelebihan Dan Kekurangan Robot Dalam Industri Kelebihan: Kestabilan & peningkatan kualitas produk . yang menerima pengesahan pengaturan di Amerika Utara. 3.dan mengecek sebuah BOM. militer pun tidak ingin tertinggal atas gembar – gembornya sistem robotic..berkurangnya masalah personalia sebagai akibat dari kurangnya tenaga kerja -mengatasi masalah kurangnya tenaga terampil Lingkungan kerja yang manusiawi -pekerja tidak usah bekerja di daerah yang berbahaya -tidak bekerja secara monoton Penghematan sumber daya . dan bagaimana ratusan pekerjaan bisa dilakukan secara simultan hanya dalam hitungan menit. 2. salah satu kelebihan dari pabrik ini adalah penggunaan mesin robot dalam proses las. dengan dua perusahaan khusus. Pemakaian robot tersebut sangat diperlukan mengingat terdapat lebih dari seratus titik di rangka mobil yang perlu dikerjakan dengan keakuratan atau presisi tinggi dan seragam untuk seluruh mobil yang diproduksi.bahkan tidak sedikit robot serangga yg dibuat untuk mata-mata.variasi hasil produksi berkurang . G.diantaranya ada robot yg berguna menjari ranjau. menjelaskan. Computer Motion dan Intuitive Surgical.

Tenaga manusia sudah tidak perlukan lagi. pengukuran.QC.Berkurangnya lapangan pekerjaan. Menumbuhkan sifat malas terhadap manusia. Membutuhkan biaya awal yang sangat besar.karna smw sudah ditangani oleh robot Kesimpulan Dalam industri penggunaan robot sekarang sudah menjadi kebutuhan tersendiri bagi industri pemakai nya dikarenakan kebutuhan produksi dengan tingkat yang tinggi dan juga kualitas produksi yang di hasilkan.pemanas dan penerangan ruangan . . 3. 4.Kesehatan karyawan (terutama yang bekerja di daerah berbahaya) meningkat . Tetapi disisi lain pengawasan oleh SDM juga masih di butuhkan karena robot hanya alat bantu semata yang tidak sepintar manusia.contoh saja inspeksi.meski dilakukan secara sensor dan digital ya tetep saja keliru namanya juga robot ciptaan manusia tentunya kalah sempurna dengan manusia ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.sehingga terjadi pengangguran massal..Kecelakaan dapat dikurangi sehingga keselamatan kerja dan penghematan biaya perawatan terus membaik Kekurangan : 1.. .tidak perlu pendingin. Ada sisi sisi pekerjaan yang memang tak bisa di gantikan oleh robot. 2.karena sudah digantikan dengan robot..