You are on page 1of 19

1.

Latar Belakang

Remaja merupakan populasi terbesar di Indonesia Pada tahun 2012, jumlah

remaja di Indonesia tercatat sudah mencapai lebih dari 70 juta jiwa (BKKBN 2012).

Dengan jumlah yang besar ini, remaja dapat menjadi potensi sekaligus menjadi tantangan

bagi negara, Kenakalan remaja merupakan gejala patologis sosial pada remaja yang

disebabkan oleh Satu bentuk pengabaian sosial, sehingga mengakibatkan perilaku

menyimpang (Kartono 2008).

Dalam kurun waktu terakhir ini, kenakalan remaja semakin menunjukkan trend

yang amat memprihatinkan dan dianggap semakin membahayakan. Berbagai macam

bentuk kenakalan remaja yang ditunjukkan akhir-akhir ini seperti penyalahgunaan

narkoba, seks bebas, balapan liar, vandalisme, tawuran, premanisme, kriminalitas, dan

sebagainya.

Hal ini tentu sangat meresahkan masyarakat, karena baik secara langsung atau pun

tidak, perilaku tersebut akan berdampak negatif pada masyarakat. Pemerintah sebenarnya

tidak diam dalam menanggapi hal tersebut. Berbagai upaya telah dilaksanakan,

diantaranya secara koersif berupa razia dan secara preventif berupa sosialisasi anti

kenakalan remaja. Namun, cara tersebut terbukti belum efektif dalam mengurangi angka

kenakalan remaja.

Oleh karena itu, dibutuhkan suatu metode pencegahan yang efektif dalam

mengatasi permasalahan tersebut. Dalam hal ini, penulis membuat program guna

mensosialisasikan anti kenakalan remaja. Program yang diusulkan penulis berbentuk

sosialisasi di sekolah menengah negeri 1 labuhan maringgai. Oleh karena itu, penulis

mengharapkan pencegahan kenakalan remaja. Sasaran dalam program ini adalah remaja.

Universitas Bandar Lampung 1

b. 4. Lampung Timur yang berkarakter dan tidak menyimpang dari norma yang berlaku serta tidak mudah tertular oleh perilaku negatif. Tujuan Tujuan program ini antara lain mencegah perilaku remaja yang mengindikasikan menyimpang dan memberikan edukasi tentang bahaya kenakalan remaja melalui sosialisasi. sosialisasi yang diharapkan pada luaran ini lebih difokuskan menekankan pada aksi nyata dalam kehidupan remaja saat ini. Tindakan dalam pencegahan kenakalan remaja dilaksanakan dengan media sosialisasi yang merupakan metode pencegahan kenakalan remaja berbentuk sosialisasi. Angka kenakalan remaja yang terus meningkat c. Maraknya penyaluran energi remaja kepada hal . Lampung Timur.hal negatif. Belum adanya solusi tepat yang dapat mencegah kenakalan remaja dengan metode yang aplikatif dan menyenangkan 3. Oleh sebab itu.Target mitra pada pengabdian masyarakat ini adalah SMAN 1 Labuhan Maringgai Kab. 2. Perumusan Masalah a. Universitas Bandar Lampung 2 . perlu adanya tindakan pencegahan hal tersebut. Luaran Yang Diharapkan Remaja SMAN 1 Labuhan Maringgai Kab. Masa-masa SMA merupakan masa peralihan dari remaja menuju dewasa dengan berbagai perubahan yang dipengaruhi oleh berbagai aspek termasuk pergaulan. Namun.

pendewaan pikiran nasionalisme. Namun globalisasi juga membawa pengaruh negatif. transformasi dan informasi sebagai hasil dari modernisasi teknologi. Dalam era globalisasi telah terjadi pertemuan dan gesekan nilai-nilai budaya dan agama di seluruh dunia yang memanfaatkan jasa telekomunikasi. Pengertian globalisasi dapat dibedakan atas dua hal yaitu : 1) Sebagai Alat Globalisasi merupakan wujud keberhasilan ilmu dan teknologi. Globalisasi sebagai alat juga mengandung hal-hal yang positif apabila dipergunakan untuk tujuan yang baik. terutama di bidang komunikasi. saling bekerja sama yang akan menghasilkan sintesa dan antitesa baru. Pertemuan dan gesekan tersebut akan menghasilkan kompetisi liar yang berarti saling mempengaruhi dan dipengaruhi. menonton televisi. Namun hal tersebut juga dapat mengandung hal-hal Universitas Bandar Lampung 3 . dan tipisnya iman. yaitu membawa kemajuan. saling bertentangan dan bertabrakannya nilai-nilai yang berbeda yang berakhir dengan kalah atau menang. dan keselamatan bangsa dan negara. seperti adanya budaya hedonisme.5. kecuali kita dengan sengaja menghindari interaksi dan komunikasi dengan pihak yang lain. terlebih lagi dengan menggunakan internet. ia tetap akan terperangkap dalam proses dan model pergaulan global. kesejahteraan. atau menggunakan alat lainnya. sekularisme. Kita menyadari bahwa pengaruh globalisasi tidak mungkin dapat dihindari. Ketika seseorang masih membaca surat kabar. ilmu dan teknologi. Tinjauan Pustaka Pengaruh Globalisasi Terhadap Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Globalisasi memiliki pengaruh yang positif.

b) Tantangan Pengaruh globalisasi yang memberikan nilai-nilai positif wajib kita serap. VCD. Meskipun harus disadari pula bahwa televisi juga banyak menayangkan program-program pengajian. Jadi tergantung siapa yang menggunakan dan apa tujuannya. dan internet. Anak-anak kita dapat terpengaruh oleh segala macam film kartun dan film-film yang seharusnya tidak dilihat. dan berita yang mengandung nilai positif bahkan agamis. Universitas Bandar Lampung 4 . Disinilah timbulnya benturan dan pertentangan. negatif bila dipergunakan untuk tujuan yang tidak baik. Globalisasi sebagai ideologi pasti memihak suatu kepentingan sehingga akan menimbulkan akibat. a) Ancaman Dengan alat komunikasi seperti TV. Kita dapat terpengaruh oleh segala macam bentuk yang sangat konsumtif. misalnya disiplin. kita dapat menyaksikan hiburan porno dari kamar tidur. kerja keras. telepon. Dengan parabola atau internet. Adegan kekerasan (violence) akan lebih berkesan di benak anak-anak dibandingkan dengan petuah agama. Kita pun dapat dengan mudah terpengaruh oleh gaya hidup seperti yang terjadi di sinetron-sinetron kita (terutama sekali yang bertemakan keluarga) yang lebih dari 90% menebar nilai-nilai negatif dengan ukuran keberagaman dari setiap agama. baik yang setuju maupun yang tidak setuju. terutama yang tidak menyebabkan benturan dengan budaya kita. DVD. 2) Sebagai Ideologi Globalisasi sebagai ideologi berarti sudah mempunyai arti tersendiri dan netralitasnya sangat sedikit. diskusi. parabola. kita dapat berhubungan dengan dunia luar. ceramah.

bahkan menjadikannya way of life mereka. sebaliknya yang buruk kit atolak. D. 2. Kita wajib menyaring yang baik dan sesuai dengan kepribadian dan moral bangsa kita terima. budaya dan waktu. Sebaliknya mereka akan menolak kebudayaan barat yang tidak sesuai dengan kebudayaan yang dimiliki. mereka dapat menerima kebudayaan barat selama tidak harus mengorbankan agama. Respons yang bersikap selektif. Respons dengan sikap anti modernisasi atau anti barat. 3. kejujuran. dan informasi akan dapat menebus batas-batas wilayah. menghargai orang lain. Aspek-aspek Positif dan Negatif dari Globalisasi Pengaruh globalisasi harus kita hadapi dan direspons. Melalui proses seleksi nilai-nilai sosial budaya yang positif wajib kita terima. Ada tiga sikap dalam merespons globalisasi. Bahkan ada pandangan ekstrem yang menganggap kebudayaan barat sebagai musuh. 1. rasa kemanusiaan. akhirnya kita dapat menentukan sikap sebagai berikut : a. Di era globalisasi ini berarti terjadi pertemuan dan gesekan nilai- nilai sosial budaya. seperti kerja keras. Aspek-aspek positif yang diterima 1) Di bidang sosial budaya Perkembangan yang demikian cepat dalam ilmu dan teknologi. Berdasarkan hal tersebut. Respons yang menjadikan kebudayaan barat menjadi kiblat dan “role model” untuk masa depan. Kita menolak semua pengaruh barat. disiplin. artinya tidak secara otomatis menerima atau menolak kebudayaan barat. terutama di bidang komunikasi. penghargaan terhadap karya atau Universitas Bandar Lampung 5 . demokrasi dan kejujuran. transportasi. kepribadian. dan kebudayaan yang ada.

ketaatan terhadap aturan. sehingga kita akan dapat bersaing (berkompetisi) dalam menghasilkan barang-barang yang berkualitas dengan harga murah. Sebagai contoh negara Jepang. disiplin dalam segala hal. tanggung jawab. 4) Di Bidang Ekonomi Kompetisi atau persaingan bebas adalah kunci. law enforcement. dan nilai-nilai agama. Nilai-nilai yang diterima akan diserap sehingga memperkaya budaya kita. Hongkong. dan Singapura. kerja orang lain. bangsa yang maju pasti mempunyai sikap mental tersebut. 3) Di bidang mental Sikap mental seperti pasrah. Justru era globalisasi ini merupakan peluang baik untuk dapat menyerap ilmu dan teknologi. berarti kita akan tetap Universitas Bandar Lampung 6 . Korea. optimistis. Hal tersebut merupakan kunci kemajuan dan keberhasilan dalam pembangunan bangsa. menyerah. kemandirian. kesungguhan. dan santai wajib kita ubah menjadi sikap kerja keras. Lalu timbul pertanyaan : sudah siapkah kita menghadapi era liberalisme perdagangan tersebut ? jika sudah. seperti AFTA (Asean Free Trade Agreement) atau perjanjian kawasan perdagangan bebas ASEAN yang berlaku di tahun 2003 dan APEC (Asian Pacific Economy Cooperation) atau kerja sama ekonomi Asia Pasifik yang berlaku di tahun 2020. kongkow-kongkow. serta menghargai dan menggunakan waktu sebaik-baiknya. 2) Di bidang ilmu dan teknologi Kita menyadari bahwa di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi masih tertinggal jauh dari negara-negara yang telah maju. ketergantungan.

kita harus dapat mengatasi setiap hambatan. dan dasar negara yang harus dipertahankan. pandangan hidup bangsa (falsafah bangsa). dimana dunia seolah-olah tidak memiliki lagi batas- batas wilayah. Oleh sebab itu. Aspek-aspek Negatif yang wajib ditolak Kita telah masuk pada era globalisasi. sekularisme. gangguan. survive (hidup) akan dicukupi dari produksi luar negeri. tentram dan sejahtera. seperti pada tahun 1949 – 1959 (masa liberalisme) dan pada tahun 1959 – 1965 (masa demorasi terpimpin). seperti separatisme. Oleh sebab itu kita harus waspada. Akibatnya bangsa kita akan tergantung sepenuhnya pada bangsa kita. dan tantangan. Apa yang terjadi di sana. Kita akan dihadapkan dengan berbagai ideologi bangsa lain. ancaman. seperti individualistis. Pancasila merupakan ideologi nasional. sebaliknya perpecahan akan membawa kehancuran terhadap negara ini. terjadi juga di sini dalam waktu yang sama dan tidak ada sensor. waktu dan budaya. 6) Di bidang Pertahanan dan Keamanan Persatuan dan kesatuan akan membawa kejayaan bangsa. damai. b. dan gaya hidup serba bebas (dalam arti negatif). harus mempunyai ketahanan ideologi dan kesaktian Pancasila melalui sejarah. 5) Di Bidang Ideologi (politik) Salah satu konsekuensi dari era globalisasi adalah keharusan untuk berhubungan dengan bangsa lain. Kita dihadapkan pada suatu pilihan. Persatuan dan kesatuan akan membawa rasa aman. Sejarah telah membuktikan bahwa menyimpang dari Pancasila akan membawa bencana bagi bangsa dan negara. menerima atau Universitas Bandar Lampung 7 . Banyak faktor di era globalisasi yang akan menimbulkan benturan dan gesekan dengan budaya lain.

Dalam menentukan pilihan wajib mempunyai filter (penyaring). yaitu agama (iman). Kita harus waspada karena imperialisme budaya jauh lebih berbahaya.menolak. Paling tidak kita dapat bersikap akomodatif terhadap hal-hal yang masih bisa ditolerir. seperti pengaruh model pakaian. dan inferior (rasa rendah diri). Apabila kita bertahan. Apabila tidak. ketertutupan. 1) Di bidang sosial budaya Dalam era globalisasi pergesekan dan saling mempengaruhi antar nilai budaya tidak mungkin dihindari. eksklusif. maka nilai-nilai kemaksiatan akan masuk dan merusak bangsa kita. Tetapi apabila kita berperan aktif berarti akan menghasilkan keterbukaan dan rasa lebih. Misalnya apakah penerapannya akan berdampak negatif terhadap lingkungan dan menimbulkan pengangguran? Semua itu perlu pengkajian lebih lanjut. Universitas Bandar Lampung 8 . makanan. norma-norma budaya. kondisi. 3) Di bidang mental Gaya hidup kebarat-baratan wajib kita tolak. akibat prosesnya yang lama dan apabila sudah termakan akan menghilangkan nilai-nilai dan identitas bangsa. rambut. Pancasila. meskipun dikatakan “modern”. apakah ilmu dan teknologi itu sesuai dengan norma-norma. dan situasi bangsa kita. Namun kita harus selektif. dan kepribadian bangsa. 2) Di bidang ilmu dan teknologi Kita menyadari ilmu dan teknologi dari dunia barat memang lebih maju daripada yang kita miliki. dan minuman tanpa memperhatikan yang halal atau yang haram. maka akan menimbulkan sikap isolasi.

sehingga pendidikan agama perlu kita tingkatkan pula. Semua ideologi asing tersebut tentu bertentangan dengan ideologi Pancasila yang berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. karena maraknya paham-paham lain masuk ke bumi Indonesia. baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya. tepat. gotong royong. Pertanyaan adalah kemana perekonomian Indonesia akan dibawa dan oleh siapa? 5) Di bidang ideologi politik pergeseran akan terjadi di bidang ideologi (politik) dalam era globalisasi. yang kuat dan baik tetap hidup. dan pelayanan (cepat. individualisme. Terjadilah kesenjangan ekonomi dan sosial yang semakin lebar dan dalam. 6) Di bidang pertahanan dan keamanan Era globalisasi juga membawa budaya kekerasan dan tindakan kejahatan yang makin meningkat. tetapi lebih menekankan pada pengalaman yang dimulai sejak sedini mungkin. sehingga sistem ekonomi dan sosial berdasarkan UUD 1945 Pasal 33 tidak mungkin tercapai.4) Di bidang ekonomi Salah satu ciri era globalisasi adalah adanya kompetisi (persaingan) secara sehat. Pendidikan agama bukan hanya dalam segi pengetahuan. sekularisme. Dengan kompetisi akan terjadi pengelompokan perusahaan. seperti liberalisme. dan sebagainya. dan lain sebagainya. kekeluargaan. dan sopan). musyawarah untuk mufakat. Kompetisi dapat berlaku dalam kualitas. egoisme. Universitas Bandar Lampung 9 . yang lemah dan tidak baik akan mati (gulung tikar). artinya berdasarkan peraturan yang berlaku. komunisme. harga (murah).

Seorang remaja sudah tidak lagi dapat dikatakan sebagai kanak-kanak. Bahu lebar. B.Pengertian Remaja Remaja adalah masa peralihan dari kanak-kanak ke dewasa. bulat. Usia remaja merupakan fase yang rawan secara mental dan psikologis.Seorang remaja akan mengalami situasi kritis dan akan berdampak dengan perilaku kenakalan remaja. dada lapang Bahu relative kecil dan melengkung. kekuasaan serta perasaan aman 2. terutama berkaitan dengan tanggung jawab. karena dia menganggap dirinya sudah dewasa tetapi disisi lain dia masih dianggap sebagai anak- anak.Berikut perbedaan Fisiologis atau Biologis remaja : No Laki-Laki Perempuan 1. Mereka sedang mencari pola hidup yang paling sesuai baginya dan inipun sering dilakukan melalui metode coba-coba. menyamakan dirinya dengan orang-orang yang di idolakan. dan sering di anggap melambangkan keperkasaan dan sebagai lambing kelembutan. Pinggul lebih kecil dibandingkan bahu Pinggang kecil tetapi tulang pinggul lebih besar/membulat 4. Perbedaan antara remaja laki-laki dan perempuan Menurut Gilarso. Kaki tegak sering menampakan otot-otot Paha besar dan kaki meruncing ke bawah Universitas Bandar Lampung 10 . perbedaan antara remaja laki-laki dan perempuan dapat digolongkan dalam perbedaan fisiologis atau biologis dan perbedaan psikologis/kejiwaan. kasih sayang. remaja adalah mereka yang berusia antara 13 tahun sampai dengan 18 tahun. Menurut para ahli pendidikan. Tubuh laki-laki menonjol garis-garis Tubuh perempuan lebih menonjolkan garis- lurus dan tegak yang dianggap garis melingkar. dada membesar ke depan 3. namun masih belum cukup matang untuk dapat dikatakan dewasa.

8. ada jakun pada leher Suara kecil dan ringan. Suara besar. objektif. terarah pada Pola dasar pandangan ke dalam terarah dunia/objek pada manusia/subjek 2. Lengan dan tangan relative keras dan Lengan dan tangan relative lembut dan lemas berotot 6. senang dilihat-lihat dan dan melihat-lihat dicari-cari 5. lebih tabah dan mengkritik dan memprotes mudah menerima 6. Suka membongkar dan membangun Suka menyanyi dan memelihara. mencari Butuh perhatian. Alat kelamin terletak di luar rongga tubuh Alat kelamin tersembunyi di dalam rongga tubuh 8. Lebih melihat kenyataan secara Perhatian sampai detail (hal-hal kecil). cambang. Suka menjelajah dan menyelidiki alam Lebih gemar tinggal di rumah. sekitar memelihara dan merawati 3. Rasio di anggap lebih utama. Suka mencoba hal-hal baru. leher rata 7.5. Semua cirri tersebut baik. jasmaniah/jasmani biologis lebih mementingkan cinta dan kemesraan) Perbedaan antara laki-laki dan perempuan tidak membuat salah satu pihak menganggap dirinya lebih baik dari pada yang lain. menanggapi. Gairah seksual lebih bersifat Gairah seksual (lebih bersifat rohaniah. dapat Emosi dan perasaan lebih menonjol dan mengendalikan perasaan dengan hal itu mempengaruhi pikiranya akalnya 7. dan janggut) Perbedaan psikologis/kejiwaan antara laki-laki dan perempuan : No Laki-Laki Perempuan 1. Bulu rambut lebih mudah tumbuh pada Rambut dimuka relative tidak mudah tumbuh muka (kumis. cenderung intuitif. karena masing-masing mempunyai peran tersendiri dalam kehidupan. terarah pada garis-garis besar. Aktif. mudah mengubah lebih teguh dalam keputusan keputusanya. mengambil inisiatif. suka Reaktif. laki-laki membangun rumah sebagai perempuan pandai membangun rumah tempat tinggal (building a house) menjadi tempat yang membuat orang kerasan tinggal (building a home) 4. Universitas Bandar Lampung 11 . Pola pandangan keluar. Gelombang perasaan mendatar dan Perasaan pasang surut terpengaruh oleh stabil siklus bulanan 9.

Hurlock (1986) mengemukakan bahwa kepribadian remaja yang baik dan sehat ditandai dengan karateristik : Mampu menilai diri secara realistik. menyangkut fisik dan kemampuan. Menerima tanggung jawab Remaja yang sehat adalah remaja yang bertanggung jawab dan mempunyai keyakinan terhadap kemampuanya untuk mengatasi masalah yang dihadapinya. Mampu menilai situasi secara realistik Remaja dapat menghadapi situasi atau kondisi kehidupan yang dihadapi secara realistic dan mau menerimanya secara wajar. Kemandirian (Autonomi) Remaja memiliki sikap mandiri dalam cara berpikir dan bertindak.B. Dapat mengontrol emosi Remaja merasa nyaman dengan emosinya. Dengan demikian. dapat mengatasi situasi secara positif dan konstruktif. Berorientasi luar Remaja Universitas Bandar Lampung 12 . tidak perlu ada yang merasa dilebihkan atau dilemahkan. Mampu menilai prestasi yang diperoleh secara realistik. mampu mengambil keputusan. tidak atas dasar paksaan dari luar. menyesuaikan diri secara konstruktif dengan norma yang berlaku di lingkunganya. baik kelebihan maupun kelemahanya. tidak destruktif (merusak) Berorientasi tujuan Setiap orang memiliki tujuan yang ingin dicapainya. Remaja dapat menilai prestasinya secara realistic dan mereaksinya secara rasional. Remaja yang sehat kepribadianya dapat merumuskan tujuanya berdasarkan pertimbangan secara matang (rasional). Remaja yang kepribadianya sehat mampu menilai dirinya apa adanya. Pribadi Remaja Yang Baik E.Perbedaan itu ada supaya laki-laki dan perempuan saling menghormati dan melengkapi satu sama lain.

Perilaku tersebut akan merugikan dirinya sendiri dan orang-orang disekitarnya. Universitas Bandar Lampung 13 . 3. peduli terhadap situasi atau masalah-masalah lingkunganya. PENGERTIAN KENAKALAN REMAJA Kenakalan remaja meliputi semua perilaku yang menyimpang dari norma-norma hukum pidana yang dilakukan oleh remaja. 4. seorang remaja sering kali mengalami situasi krisis sehingga menyebabkan kenakalan remaja antara lain sebagai berikut : 1. Bertemperamen keras dan agresif atau sebaliknya murung dan suka menyendiri. Kepribadian yang labil karena msih mencari identitas diri. mereka mengembangkan bentuk perilaku yang menyimpang”. Definisi kenakalan remaja menurut para ahli :  Kartono. Mudah terpengaruh oleh hal-hal tertentu. Ia bersikap empati terhadap orang lain. Mudah tersinggung dan sukar mengendalikan emosi.yang sehat memiliki orientasi keluar (ekstrovert). SEBAB-SEBAB PERILAKU KENAKALAN REMAJA Pada masa puber. bersifat fleksibel dalam berpikir. ilmuwan sosiologi “kenakalan remaja atau dalam bahasa inggris dikenal dengan istilah juvenile delinquency merupakan gejala patologis sosial pada remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial. baik bersifat positif maupun negative. 2. E.  Santrock “kenakalan remaja merupakan kumpulan dari berbagai perilaku remaja yang tidak dapat diterima secara sosial hingga terjadi tindakan kriminal. Akibatnya.

bisa menjadi penyebab terjadinya kenakalan remaja. Kontrol diri yang lemah : remaja yang tidak bisa mempelajari dan membedakan akan tersesal pada perilaku “nakal”. Rasa ingin tahu dan ingin mencoba hal baru yang belum pernah dialami. Kedua. perselisihan antar anggota keluarga bisa memicu perilaku negative pada remaja. Krisis identitas : perubahan biologis dan sosiologis pada diri remaja memungkinkan terjadinya dua bentuk integrasi. terbentuknya perasaan akan konsistensi dalam kehidupanya. Keluarga. 2. ilmuwan sosiologi “ penyebab terjadinya kanakalan remaja” disebabkan oleh factor Internal dan eksternal : Faktor Internal : 1. pendidikan yang salah di keluarga pun seperti memanjakan anak atau penolakan terhadap eksistensi anak. Universitas Bandar Lampung 14 . Faktor Eksternal : 1. Namun apabila tidak bisa mengembangkan control diri untuk bertingkah laku sesuai dengan pengetahuanya. 2. 5. Pertama. Teman sebaya yang kurang baik. tercapainya identitas peran kenakalan remaja terjadi karena remaja gagal mencapai masa integrasi kedua. Komunitas/ lingkungan tempat tinggal yang kurang baik. Menurut Kartona. 3.

Oleh karena itu. Dampak dari prostitusi adalah rusaknya moral remaja dan khusunya generasi muda. Penggunaan Narkotika Penyalahgunaan narkoba merupakan perbuatan yang sia-sia dan tidak membawa manfaat sama sekali. Perilaku demikian menyebabkan timbulnya perbuatan-perbuatan yang tidak sesuai dengan norma-norma yang berlaku di masyarakat. tidak sesuai norma-norma sosial dan agama. bahkan sarafnya akan terganggu. Bentuk-bentuk kenakalan remaja Minum-minuman keras Minum-minuman keras merupakan perbuatan yang melanggar norma agama. Prostitusi Merupakan perbuatan asusila. Penyimpangan Seksual Perbuatan semacam ini disamping melanggar norma agama juga melanggar norma kemasyarakatan. Salah satu jalan keluar untuk menghindari prostitusi adalah dengan memberikan lapangan kerja serrta meningkatkan pemahaman terhadap agama.F. Seseorang yang menggunakan narkoba sama saja merusak tubuhnya sendiri. Orang yang minum-minuman keras berlebihan kadang-kadang tidak dapat mengendalikan diri. jangan pernah mencoba memakai narkoba. Perkelahian antar pelajar Universitas Bandar Lampung 15 .

Orang tua harus mengontrol dan mengawasi putra-putri mereka dengan melarang hal-hal tertentu. dimana remaja sangat mudah dipengaruhi oleh hal-hal negative yang menawarkan kenyamanan semu. atau mengabaikan perkataan orang tua dalah contoh kenakalan remaja dalam keluarga. harus menanggung beban yang cukup berat. Tidak mengjormati. Menyeret remaja pada sebuah pergaulan buruk memang relative mudah. Seperti meludah dilantai. Akibatnya. membuang sampah sembarangan dan sebagainya. masih banyak para remaja yang terjebak dalam pergaulan yang tidak baik. Akibat pergaulan bebas inilah remja. Mulai dari pemakaian obat-obatan terlarang sampai seks bebas. larangan-larangan tersebut malah dianggap hal yang buruk dan mengekang mereka. buang air kecil sembarangan. kebanyakan para remaja tidak begitu memperdulikah lingkungan. bahkan keluarganya. berbicara kasar pada orang tua.Perkelahian antar pelajar merupakan sikap antisocial yang biasanya dipicu oleh bentrok perorangan yang menjadi bentrok antar kelompok pelajar. Namun. Melanggar nilai kesopanan Merupakan salah satu sikap antisocial. Sampai saat ini. DAMPAK KENAKALAN REMAJA  Kenakalan dalam keluarga : remaja yang labil umunya rawan sekali melakukan hal-hal yang negative. bagi sebagian anak remaja.  Kenakalan dalam pergaulan : dampak kenakalan yang paling Nampak adalah dalam hal pergaulan. disinilah peran orang tua. G. mereka akan memberontak dengan banyak cara. Universitas Bandar Lampung 16 .

Cara Mengatasi Kenakalan Remaja 1. namun tidak semua remaja yang nakal dalam hal pendidikan akan menjadi sosok yang berkepribadian buruk. tidak mau mendengarkan guru. Remaja membentuk ketahanan diri agar tidak mudah terpengaruh jika ternyata teman sebaya atau komunitas yang ada tidak sesuai dengan harapan.  Kenakalan dalam pendidikan : kenakalan remaja dalam bidang pendidikan memang sudah umum terjadi. 4. Kenakalan dalam hal pendidikan misalnya membolos sekolah. dan lain-lain. Universitas Bandar Lampung 17 . Remaja pandai memilih teman dan lingkungan yang baik serta orang tua member arahan dengan siapa dan di komunitas mana remaja harus bergaul. Kemauan orang tua untuk membenahi kondisi keluarga sehingga tercipta keluarga yang harmonis. Remaja harus bisa mendapatkan sebanyak mungkin figure orang-orang dewasa yang telah melampaui masa remajanya dengan baik juga mereka yang berhasil memperbaiki diri setelah sebelumnya gagal pada tahap ini. 3. guru. kominikatif. tidur dalam kelas. Kegagalan mencapai identitas peran dan lemahnya control diri dicegah atau diatasi dengan prinsip keteladanan. dan nyaman bagi remaja. 2. teman sebaya untuk melakukan point pertama. 5. Adanya motivasi dari keluarga. H. karena mereka masih cukup mudah untuk diarahkan pada hal yang benar.

Rp.000- 2.000.- 3 Air Mineral 5 orang Rp. 10.- Jumlah Rp.000.000.000. 19.. 600. 519.676.- Jumlah 2 kali kunjungan Rp. 25. Rp.000.- 4.- 4 Pembuatan Laporan 2 Set Rp...- 2 Snack 5 orang Rp. Konsumsi (per-kunjungan) No Uraian Jumlah Harga Satuan Total 1 Makan 5 orang Rp. 20.. Rp. Rp.- 3. 1000. 1.. 500.000. 200.000.- 2 Snack peserta dan panitia 60 orang Rp. Konsumsi di hari pelatihan No Uraian Jumlah Harga Satuan Total 1 Makan peserta dan panitia 60 orang Rp.000. 20. 94. 76..000. 10. 47. Rp.- 3 Air Mineral 4kardus (gelas) Rp. Kesektretarian No Uraian Jumlah Harga Satuan Total 1 Kertas HVS 2 Rim Rp. 100.000.. 100. Rp.- Jumlah/kunjungan Rp.000.000. 3000.000.000. 165. Rp. 100. 100.- Jumlah Rp 1.000. 15.000....000- 2 Fotocopy 500 Lembar Rp.000. Akomodasi dan Transport No Uraian Jumlah Harga Satuan Total 1 1 kali 5 orang Rp. Rp. Rp.000.000. Rp.6.. 125. 200.- kunjungan (saat pelatihan) Universitas Bandar Lampung 18 . Rp.000.000.- 3 Sertifikat 5 Lembar Rp. 330. 50. Rencana Biaya Rencana anggaran biaya untuk kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dapat dijabarkan ke dalam beberapa komponen-komponen yang sangat menunjang keberhasilan kegiatan tersebut.000.

000. 1.- Total Rp. Kesekretariatan Rp.000.- kunjungan (saat survei) Jumlah Rp. 500.- Terbilang : Tiga Juta Lima Ratus Dua Puluh Lima Ribu Rupiah Universitas Bandar Lampung 19 .- 2.1.000.- 3. 519. 3.- 4. 330.000. Akomodasi dan Transport Rp.- Rekapitulasi penggunaan dana pengabdian masyarakat 1. 2 1 kali 5 orang Rp.000.000.000..000.000.676. Konsumsi di hari pelatihan Rp. Rp.5255. 100. Konsumsi kunjungan Rp. 1.000.