You are on page 1of 29

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

PENINGKATAN KEMAMPUAN TANAH MENAHAN AIR DAN pH
TANAH DENGAN KOMBINASI BIOCHARS DAN AMELIORAN
KAPUR PADA INCEPTISOLS DENGAN INDIKATOR PADI GOGO

BIDANG KEGIATAN
PKM PENELITIAN (PKM-P)

Disusun Oleh:
UMI BAROKAH H0213044/2013
ALIF HUSNA LANTIP NASTITI H0213003/2013
PUTRI ALVERNIA H0213033/2013
RHITMA KEMALA H0214035/2014

UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
2015

i

HALAMAN PENGESAHAN

1. Judul Kegiatan :PENINGKATAN
KAPASITAS MENAHAN AIR DAN pH TANAH DENGAN
KOMBINASI BIOCHARS DAN AMELIORAN KAPUR PADA
INCEPTISOLS DENGAN INDIKATOR PADI GOGO
2. Bidang Kegiatan :PKM-P
3. Ketua Pelaksana Kegiatan:
a. Nama Lengkap : Umi Barokah
b. NIM : H0213044
c. Jurusan : Imu Tanah
d. Universitas : Sebelas Maret Surakarta
e. Alamat Rumah dan No telp/hp :Teguhan kidul RT 04/ RW 03
Karangmalang, Sragen
f. Alamat email : umikgs@gmail.com
4. Anggota Pelaksana Kegiatan/Penulis : 3 Orang
5. DosenPendamping:
a. Nama Lengkap dan Gelar : Komariah, STP., MSc., PhD.
b. NIDN : 0023057805
c. Alamat rumah dan No Telp. : Jl. Yustisia No.5 Perum UNS
Jati,Jaten, Karanganyar (0271) 495445 / 085743648189
6. Biaya Kegiatan Total : Rp 6.000.000,-
7. JangkaWaktuPelaksanaan : 5 bulan

Surakarta, 28 September 2015
Menyetujui,
Wakil Dekan Ketua Pelaksana Kegiatan
Bidang Kemahasiswaan dan Alumni

Hery Widijanto, S.P., M.P Umi Barokah
NIP. 197101171996011002 NIM. H0213044

Wakil Rektor Dosen Pendamping
Bidang Kemahasiswaan dan Alumni

Prof. Dr. Ir. Darsono, M.Si Komariah, STP., MSc., PhD
NIP : 196606111991031002 NIDN : 0023057805

ii

.........................................................................2 Peranan Biochars ..... 2 1.........................3 Peranan Amelioran Kapur ................................... 4 2.............................................................. 4 2...... 2 1...... 5 2........................................................................................................ 8 3........................................... Anggaran Biaya ................................................................................. 1 1................................................... METODE PENELITIAN.........4 Temuan Target .......................... 3 II..........................6 Luaran Kegiatan ....................................................................... 11 A.....................1 Latar Belakang .............................................. i HALAMAN PENGESAHAN ............................................................ DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... 7 3...................... 10 IV............. 8 3...................................... 11 B.......................................................4 Teknik Pengumpulan dan Analisis Data .................. 2 1........ 11 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN iii ..................... Biaya dan Jadwal Kegiatan ..............................2 Luaran Penelitian .................................. 4 2.....................................................................................................................1 Tahapan Penelitian ..3 Indikator Capaian ................ iii RINGKASAN ..................... 8 3.......................................................................... 2 1.............................................................. PENDAHULUAN ........ ........... ......... 6 III........ 8 3.......................1 Tanah Inseptisol .......... TINJAUAN PUSTAKA........................................................................................................ iv I......................................... 3 1............................................. ii DAFTAR ISI ................5 Kontribusi Terhadap Ilmu Pengetahuan ......3 Urgensi Penelitian.........................................7 Manfaat Kegiatan .......................2 Tujuan Khusus..................................... Jadwal Pelaksanaan Kegiatan .............................. 1 1...................5 Cara Penafsiran dan Kesimpulan Hasil Penelitian ...........................................................................................................4 Padi Gogo pada Tanah Inseptisol .....

selain itu dijumpai fakta bahwa pH Inceptisols cenderung masam dan memiliki kandungan bahan organik yang relatif rendah. C-organik secara Walkey and Black dan Brangkasan kering padi gogo secara gravimetri. Biochars. Penelitian ini diharapkan dapat mengatasi masalah Kemampuan Tanah Menahan Air. nilai pH dan kandungan C-organik pada Inceptisols dengan menggunakan padi gogo sebagai indikator. Ringkasan Karakter Inceptisols dengan great group berupa Psammentic (dominansi fraksi pasir pada tekstur tanah sampai kedalaman lapis olah 50 cm) adalah karakter porositasnya memiliki sebaran pori makro yang lebih mendominasi dibanding pori mikro sehingga kemampuan pengikatan air menjadi rendah. namun apabila data tidak normal maka harus dinormalisasi menggunakan Krusskal Wallis. Bahan Organik dan pH pada Inceptisols. sekam padi dan arang kayu) dikombinasikan dengan ameliorant kapur dalam meningkatkan Kemampuan tanah menahan air. pH secara elektrometrik. Pengamatan yang dilakukan pada penelitian ini mencakup pengamatan kadar lengas secara gravimetri. C-organik iv . Peningkatan Kemampuan Tanah Menahan Air dan pH dengan Kombinasi Biochars dan Amelioran Kapur Pada Inceptisols dengan Indikator Padi Gogo bertujuan untuk mengkaji performa biochars limbah biomassa (bonggol jagung. Kata kunci : Limbah biomassa. Analisis data menggunakan Fisher Test (Uji F) dengan taraf kepercayaan 95% apabila dijumpai pengaruh berbeda nyata maka apabila data normal akan dilanjutkan dengan uji lanjut berupa Uji Tukey dengan taraf kepercayaan 95%. Rancangan percobaan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) atau completely randomized design (CRD).

Warna kelabu bahan induknya dari endapan sungai. Persebaran tanah Inseptisol pasiran di Indonesia sangat luas. P. warna coklat kemerahmerahan karena mengalami prosesreduksi. Ca. mengakibatkan pentingnya mendapatkan metode penangananyang tepat guna dapat meningkatkan hasil dari tanah jenis ini. Distribusi tanah Inseptisol. 2010) sehingga sulit untuk dibudidayakan. K. dan warna hitam mengandung bahan organik yang tinggi.Kandungan horizon sulfuric catclay yang sangat masam mengakibatkan nilai pH rendah dengan pH rata-rata tanah inseptisol adalah 4. Tanah-tanah seperti ini stabilitas agregatnya tidak mantap dengan retensi air yang rendah mengakibatkan kesuburan tanah rendah.186 juta ha) (Puslitbangtanak. Tanah Inseptisol sangat berpotensi untuk dibudidayakan lahan pertanian namun perlu masukan teknologi dengan tujuan memperbaiki kondisi tanah..Tingginya penyebaran tanah jenisInseptisol di Indonesia. Secara umum. kesuburan dan sifat kimia tanah inseptisol relatif rendah. dan Mg2+) tinggi. Papua (15. disebut arang hayati karena berasal dari biomasa tanaman (pertanian. serta toksisitas Al dan Fe. Kalimantan (14. dan kehutanan) (Latuponu et al. perkebunan. 2012). tanah Inseptisolumumnya memiliki kapasitas tukar kation (KTK) yang rendah.485 juta ha). Penambahan biochars sebagai bahan pembenah tanah pada tanah inceptisol pasiran diharapkan menjadi solusi alternatif untuk menyelesaian permasalahan budidaya pertanian. Mg dan nutrisi. Kandungan bahan organik tanah Inceptisol tergolong rendah (Nursyamsi. Tanah masam seperti Inseptisol.1 Latar Belakang Tanah Inseptisol merupakan tanah dengan drainase buruk yang didominasi oleh pori makro yang menyebabkan kemampuan mengikat air rendah. diperkirakan memiliki luasan sebesar 70. seperti: defisiensi unsur hara N. khususnya di empat pulau besar yaitu Sumatera (17. umumnya memiliki faktor pembatas. NH4+. terutama sifat fisika dengan penambahan bahan pembenah tanah. akan tetapi masih dapat diupayakan untuk dapatditingkatkan dengan penanganan dan teknologi yang tepat. sehingga potensi kation pencucian (K +.9 (Hendra et al. Tanah Inseptisol memiliki warna yang beranekaragam tergantung dari jenis bahan induknya.Biochars merupakan arang hayati hasil pirolisis (pembakaran) tidak sempurna tanpa oksigen atau dengan oksigen rendah. 2000). Biochars berfungsi sebagai amelioran (pembenah) tanah yaitu menjamin kelembaban tanah karena daya .903 juta ha) dan Sulawesi (9. Selain itu. 2015). PENDAHULUAN 1. Ca2+.561 juta ha). 1 BAB 1.52 juta ha atau mencapai 40 persen dari total luas daratan di Indonesia.

Amelioran kapur juga dapat meningkatkan nilai pH tanah. Hingga saat ini belum ditemukan kajian mengenai kombinasi biochar dan kapur untuk mengatasi masalah pada tanah inseptisol. 1.” 1. sekam padi dan arang kayu) dapat dijadikan sebagai pembenah tanah atau biochars.1 Untuk mengetahui apakah limbah biomassa (bonggol jagung. sekam padi dan arang kayu) dikombinasikan dengan amelioran kapur pada Kemampuan tanah menahan air. sekam padi dan arang kayu dengan kombinasi kapur yang dapat digunakan untuk meningkatkan soil mosture holding capacity dengan indikator tanaman padi gogo pada tanah inseptisol. sehingga mengooptimalkan efisiensi pemupukan bagi tanaman. Hal tersebut sejalan dengan penelitianSuriadikarta (2005) Bahan amelioran dapat digunakan a untuk meningkatkan pH dan rock phosphate (RP).5 Kontribusi terhadap Ilmu Pengetahuan Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah deret acuan (referensi ilmiah) dari penerapan teknologi pengelolaan limbah khususnya arang limbah jagung.1 Mengkaji performa biochars limbah biomassa (bonggol jagung.3.2. sekam padi dan arang kayu)dikombinasikan dengan amelioran kapur terhadap pertumbuhan pagi gogo.4 Temuan Target Temuan yang ditargetkan dari program ini adalah penggunaan biochars arang limbah jagung. sekam padi dan arang kayu dengan kombinasi kapur yang konservatif terhadap lingkungan dan berimbas positif terhadap kegiatan budidaya pertanian.3. 1. 1. . 2010).2 Untuk mengetahui apakah teknologi biochars limbah biomassa dikombinasi amelioran kapur berbagai jenis tanaman merupakan solusi bagi permasalahan tanah Inseptisoldi Indonesia.2.2 Mengkaji pengaruh aplikasi biochars limbah biomassa (bonggol jagung. Luas permukaan biochars yang besar mengakibatkan biochart dapat menahan air. 1.2 Tujuan Khusus Dari latar belakang yang telah dijelaskan dapat ditentukan tujuan khusus sebagai berikut: 1. maka diperlukan kajian “Peningkatan Kemampuan Tanah Menahan Air Dan pH Tanah Inseptisol Dengan Kombinasi Biochars Dan Amelioran Kapur Pada Tanah Inseptisol Dengan Indikator Padi Gogo. 1. pH tanah dan kandungan C-organik pada tanah inseptisol. 2 retensi air besar(Laird et al..3 Urgensi Penelitian Adapun urgensi dari penelitian ini adalah: 1.

1 Menambah motivasi dalam bercocok tanam pada lahan dengan kadar lengas rendah karena kemampuan mengikat airnya yang rendah. 3 1.6 Luaran Kegiatan Luaran yang ingin diperoleh dari hasil penelitian ini adalah rekomendasi suatu upaya pengelolaan limbah biomassa berbagai tanaman seperti arang kayu. 1. 1. 1. 1.2 Memberikan rekomendasi kepada petani pada daerah dengan kemampuan mengikat air yang kurang untuk memanfaatkan limbah biomassa tanaman yang mereka tanam untuk meningkatkan kadar lengas.7.7.7.7 Manfaat Kegiatan Adapun manfaat dari program ini adalah.3 Menginisiasi pengelolaan limbah biomassa berbagai jenis tanaman yang bermanfaat untuk tanah . sekam padi dan onggok jagung sebagai bahan pembenah tanah khusunya pada tanah inseptisol untuk memaksimalkan produksi pada tanah tersebut.

2 Peran Biocharss Pembuatan biochars sudah dikenal sejak 2000 tahun yang lalu di Amazon (Terra Preta). 2010). 4 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. 2010). Kesuburan tanah inceptisol sangat beragam terrgantung bahan induk. dan Mg2 +) yang tinggi. Penelitian di daerah beriklim tropika dan iklim sedang menunjukkan bahwa biochar memiliki kemampuan untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman. K potensial sangat rendah hingga sedang. Proses tersebut menghasilkan serat yang baik dan arang yang sangat porous yang membantu tanah menahan hara dan air (IBI 2012). Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa tingkat aplikasi biochar yang rendah memberikan hasil yang positif terhadap pertumbuhan tanaman yang dibudidayakan (Hunt dkk. Ca. mengurangi pencucian unsur hara. peternakan. kandunga banhan organik tergolong sedang. NH4+. Selain itu. meningkatkan keamanan pangan dan mengurangi pembukaan hutan. dan toksisitas Al dan Fe. bereaksi masam netral. dan meningkatkan aktivitas mikroba. Selain itu. umumnya memiliki faktor pembatas. 2012).. N dan P potensial tergolong rendah hingga tinggi. K. sehingga sulit menahan air. tanah umumnya memiliki rendahkapasitas tukar kation (KTK). Kapasitas tukar kation (KTK) sedang hingga tinggi kejenuhan basa (KB) tergolong tinggi hingga sangat tinggi (Nelvia et all. Ca2 +. Air akan lebih cepat merembes masuk kedalam tanah dibandingkan dengan liat. dari 50- ..Tanah pasiran mempunya pori-pori yang lebih besar dan butiran yang lebih sedikit. Proses “leaching” pada tanah Inceptisol pasiran lebih besar (Candraasih et all. aplikasi biochar antara 5% dan 20% ke dalam tanah berdampak positif terhadap pertumbuhan tanaman. dan perhutanan. Penggunaan biochar didasarkan pada fakta bahwa pada umumnya di Indonesia setiap tahun terdapat ratusan juta ton limbah produk pertanian. perkebunan. Misalnya. P. meningkatkan resistensi hara.1 Tanah Inseptisol Kandungan pasir pada tanah Inceptisol mengakibatkan kesuburan tanah menjadi rendah dan tanah menjadi cepat kering karena adanya penguapan yang cepat. sehingga potensikation pencucian (K +. Kandungan bahan organik tanah Inceptisol tergolong rendah (Dedi Nursyamsi. seperti: defisiensiN. Mg dan nutrisi. Kegiatan ini mengubah limbah pertanian menjadi membenah tanah yang dapat mengikat karbon. 2.Mulai dari yang memiliki kesuburan rendah hingga tinggi. 2014) Tanah asam seperti Inceptisols.

Koesrini dan William. Bahan organik ini mengandung karbon yang dapat diproses menjadi biochar . MenurutPrasetyo dan Gusmini (2009) dilaporkan bahwa kombinasi terbaik untuk tanaman padi adalah 5 ton kapur/ha dan 100 kg campuran unsur mikro/ha. Zn. Randah Kuniang. Mn. 20006). 2001) Produktivitas tanah sulfat masam biasanya rendah karena pH tanah rendah.5 ton/ha. Biochar dari sekam padi juga memiliki kandungan C-organik > 35% dan kandungan unsur hara makro seperti N. 5 an juta ton produksi padi setiap tahun dihasilkan sekitar 60 juta ton limbah berupa jerami dan sekam. Pemberian kapur di lahan sulfat masam potensial diperlukan. 3. Bahan amelioran yang dapat digunakan adalah kaptan untuk meningkatkan pH dan rock phosphate (RP) untuk memenuhi kebutuhan hara P (Suriadikarta 2005) Berdasarkan penelitian Prasetyo. Hasil penelitian itu juga menyebutkan varietas padi asal Sumatera Barat yang toleran terhadap lingkungan gambut yaitu Varietas padi Bungo Suntiang Durian. 2008. dan Fe) menjadi suatu amelioran. Demikian juga pemberian kombinasi kapur dan kototan ayam. Pada penelitian sebelumnya diperoleh bahwa peningkatan takaran kapur dapat memperbaiki sifat kimia tanah dan meningkatkan hasil tanaman tomat dan mentimun di lahan sulfat masam (Koesrini dan Pangaribuan. dan Lampung. P dan K yang cukup tinggi. Al. kelarutan Fe. diperlukan bahan pembenah tanah (amelioran) untuk memperbaiki kesuburan tanah sehingga produktivitas lahan meningkat. juga dapat . dan Mn tinggi sertaketersediaan unsur hara terutama P dan K dan kejenuhan basa rendah Oleh karena itu. (1996) maka telah dilakukan penelitianpenggabungan antara kapur dan beberapa unsur mikro (Cu.75 ton/ha dan 5 ton/ha dengan campuran unsur mikro 50 kg/ha mempunyai pengaruh yang hampir sama dengan perlakuan yang terbaik. Namun pada kombinasi takaran kapur 2. karena pH tanah di lahan tersebut pada umumnya rendah (pH<4)=. limbah sekam dapat diproses menjadi biochar yang dapat dikembalikan ke tanah sebagai bahan pembenah tanah (Ferizal 2011) 2.3 Peran Amelioran Kapur Ameliorasi lahan merupakan salah satu cara yang efektif untuk memperbaiki tingkat kesuburan lahan. Berdasarkan kenyataan di atas maka jumlah kapur dan campuran unsur mikro kemungkinan dapat ditekan dengan penambahan NaCl dan penggunaan varietas yang lebih toleran (Widodo et al.Prasetyo). terutama pada lahan-lahan yang baru dibuka. Oleh karena itu. 2009 cit. Pemberian kapur lebih efektif jika kejenuhan (Al+H) > 10% dan pH tanah<5(Saragih et al.

2008).2003). . dan merupakan solusi yang diharapkan dapat mengatasi permasalahan ketahanan pangan. Bisanya pemanfaatan lahan kering untuk pengembangan padi gogo terutama pada tanah Inceptisol memiliki keuntungan atau nilai positif yaitu.4 Padi Gogo pada Tanah Inseptisol Padi gogo memiliki potensi untuk mendukung peningkatan produksi padi nasional. 6 meningkatkan hasil kacang panjang di lahan sulfat masam potensial (Saleh dan William. 2.ikut andil dalam produksi beras nasional walaupun kontribusinya belum sebesar kontribusi padi sawah dan memberikan tambahan penghasilan bagi petani setempat serta konservasi lahan setempat ikut terjaga (Prasetyo.

3. Tanah tersebut dikering anginkan kemudian ditumbuk lalu diayak.1. Produk kemudian didinginkan dengan cara dibungkus daun pisang selama 12 jam untuk mendapatkan arang.3 Penyiapan Benih Tanaman dan Media Tanam Persiapan media tanam dilakukan dengan mengambil tanah inseptisol dari Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karang Anyar. Penyemaian benih diawali dengan menjemur benih selama satu hari. 3.1. kemudian benih tersebut disemai pada nampan plastik yang telah diberi media tanah selama satu minggu. Bahan dasar tersebut dipanaskan di dalam lubang berukuran 1m x 1. Arang Kayu) dan Tanah Inseptisol Eksplorasi limbah jagung.5m x 1m dan dipanaskan hingga menjadi arang selama 8 jam.1 Tahapan Penelitian 3. Benih yang sudah direndam kemudian dijemur kembali hingga terdapat bintik yang menandakan benih siap disemai. Sekam Padi. Benih padi gogo lokal varietas Buyung yang didapat dari saprodi. Limbah tersebut akan digunakan sebagai biocharss. akan menghasilan material berwarna hitam yang terbentuk.1. Kabupaten Karanganyar.1. Tanah hasil ayakan dipindahkan kedalam pot sebagai media tanam.1 Eksplorasi Limbah Biomassa (Jagung.4 Pemeliharaan Tanaman Pemeliharaan tanaman dilakukan dengan melakukan penyiraman secara rutin dengan interval 3 hari satu kali berdasarkan tabel crop water requirementFAO 1994. 7 BAB III METODE PENELITIAN 3. Benih yang sudah dijemur kemudian disimpan dalam karung. Kabupaten Karanganyar. Setelah itu proses pendinginan dilakukan dan dihasilkan butiran-butiran partikel berukuran 1 mm yang sudah disaring. sekam padi dan arang kayu dari Kecamatan Gondangrejo. direndam dalam air selama satu malam. 3. . Setelah pembakaran dilakukan. Penyiangan dilakukan dengan mencabut gulma yang tumbuh di media tanam. Eksplorasi tanah inseptisol yang akan digunakan media tanam padi gogo didapat dari Kecamatan Gondangrejo.2 Preparasi Biocharss Persiapan biocharss secara sederhana diawali dengan bahan dasar yang sudah kering dibakar di dalam sebuah lubang dengan menggunakan pemanasan auto thermal.

2 Luaran Luaran yang ditargetkan dari kegiatan ini adalah publikasi artikel ilmiah di Journal of Agriculture Veterinary Science dengan judul artikel “Application of Biochars and Gypsum for Inseptisol to Increase Kemampuan tanah menahan air and pH”. Hasil dari pengukuran kadar lengas pada keadaan kapasitas lapang disebut sebagai soil mosture holding capacity. 3. Biochars dan amelioran kapur juga berpengaruh nyata jika tinggi tanaman. 3.1.5 Pengamatan Performa Karakter Tanah Parametrik Kuantitatif Pengamatan performa karakter tanah dilakukan sebelum penanaman dan setelah 8minggu masa tanam (masa vegetatif maksimum) Pengamatan yang dilakukan adalah mengukur Kemampuan tanah menahan air dengan metode gravimetri. jumlah daun dan berat brangkasan lebih besar daripada kontrol.4 Teknik Pengumpulan Data dan Analisis Data 3.4. 3. 3. Pengamatan brangkasan tanaman dilakukan setelah 8minggu masa tanam dengan menimbang brangkasan segar dan brangkasan kering tanaman. Jika Kemampuan tanah menahan air dan pH pada 8minggu setelah masa tanam lebih tinggi dibanding kontrol maka penggunaan biochars dan amelioran kapur berpengaruh dalam usaha meningkatkan kadar lengas dan pH tanah inseptisol. 8 3. pH dengan pH meter dan kadar C-organik dengan pada tanah.1 Perancangan Penelitian Penelitian ini dilakukan dalam Rumah Kaca FP UNS dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan .1. Metode gravimetri dengan tanah dikondisikan pada kapasitas lapang kemudian dioven selama kurang lebih 24 jam atau sampai beratnya konstan pada suhu 1050C kemudian diukur kadar lengasnya.6 Pengamatan BrangkasanTanaman. Jumlah Daun dan Tinggi Tanaman Pengamatan tinggi tanaman dilakukan setiap satu minggu sekali dan mengamati jumlah daun pada tanaman tiap minggunya.3 Indikator Capaian Indikator capaian dapat dimonitor dari perubahan Kemampuan tanah menahan air dan pH tanah dari pertumbuhan tanaman padi gogo pada 8minggu setelah tanam.

jenis biochars dan dosis kapur dengan dua ulangan. . terdiri dari tiga taraf: K0 = Tanpa kapur (kontrol) K1 = Dosis rekomendasi K2 = Dosis dibawah rekomendasi Berdasarkan penjelasan tersebut didapatkan kombinasi perlakuan seperti pada tabel 3.4. Jika data yang dihasilkan signifikan maka dapat dilakukan analisis lebih lanjut dengan melakukan uji lanjut.4. Tabel 3. kadar C-organik dan pH tanah sebelum mulai tanam dan sesudah 8minggu tanam.4.2 Pengumpulan dan Analisis Data Pengumpulan data untuk mengamati KEMAMPUAN TANAH MENAHAN AIR dan pH tanah dilakukan dengan mengamati kadar lengas.1 dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini terdapat 24 unit percobaan. Uji tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan Minitab atau SPSS.1. Pengumpulan data berat brangkasan kering dan basah dilakukan sesudah 8minggu tanam. Faktor 1 (Jenis biochars). 3.1.4.1 kombinasi perlakuan Amelioran Kapur Jenis Biocharss K0 K1 K2 J0 J0K0 J0K1 J0K2 J0K0 J0K1 J0K2 J1 J1K0 J1K1 J1K2 J1K0 J1K1 J2K2 J2 J2K0 J2K1 J2K2 J2K0 J2K1 J2K2 J3 J3K0 J3K1 J3K2 J3K0 J3K1 J3K2 Berdasarkan tabel 3. 9 menggunakan dua faktor.1. terdiri dari empat taraf: J0 = Tanpa biochars (kontrol) J1 = Arang limbah jagung J2 = Sekam padi J3 = Arang kayu Faktor 2 (Dosis Kapur). Pengumpulan data tinggi tanaman dan jumlah daun dilakukan dengan melakukan pengamatan setiap satu minggu sekali.1. Analisis data dari keseluruhan data dilakukan dengan menggunakan anova pada keseluruhan data yang telah didapatkan.

5 Cara Penafsiran dan Kesimpulan Hasil Penelitian Penafsiran data yang telah dianalisi dapat dilakukan dengan melihat perubahan KEMAMPUAN TANAH MENAHAN AIR dan pH diakhir penelitian. 10 3. Jika KEMAMPUAN TANAH MENAHAN AIR dan pH diakhir penelitian lebih besar daripada diawal maka kombinasi perlakuan berperan dalam perubahan KEMAMPUAN TANAH MENAHAN AIR dan pH tanah. Apabila tinggi tanaman. jumlah daun. dan berat brangkasan lebih besar daripada kontrol maka dapat disimpulkan bahwa target penelitian dianggap berhasil. . Kesimpulan yang dapat diambil jika KEMAMPUAN TANAH MENAHAN AIR dan pH diakhir lebih tinggi dibanding diawal maka target penelitian dinyatakan berhasil.

000 Pembuatan laporan. Bibit pagi gogo. Bonggol Jagung. transportasi pembuatan laporan.1 Biaya Tabel 4.1 Jadwal Kegiatan No Bulan ke- Kegiatan 1 2 3 4 5 1.1 Anggaran Biaya No Jenis Pengeluaran Biaya (Rp) 1 Peralatan Penunjang 980. pengadaaan alat-alat penelitian.470. 4 Lain Lain 3. pengambilan sampel. Drum. Analisis Laboratorium (C-organik. Selang.2. Bambu 2 Bahan Habis Pakai 810. Biaya Akses Laboratorium. Meteran. Plastik. Keranjang wadah semai.000 Pengadaan bahan-bahan penelitian. transportasi penelitian. 11 BAB IV BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN 4. Sprayer.000. Persiapan alat-alat penelitian 2 Persiapan bahan bahan penelitian 3 Penanaman 4 Panen 5 Analisis Laboratorium 6 Analasisi Data 7 Pembuatan Hasil 8 Penyelesaian Laporan . Botol semprong. Gipsum.000 Sekop. Aquadest 20 L. Flakon.000 4. Seminar. Pollybag.000 Kayu. kassa. Pembuatan rumah plastik. elemeyer. Sekam padi.1. Biaya publikasi jurnal. 3 Perjalanan 740.2 Jadwal Tabel 4. Minyak tanah. Kadar Lengas). Nampan. Kertas label. pH tanah. Total Biaya 6. Saringan 3 tingkat.

M. 2012. J. F.. A. W. Kawabata.N. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Aceh. H. Ar- Riza. Geoderma 158 (2010).P. Teknobiologi 3(2) :139-143. Fauziah. Biochar Impact on Nutrient Leaching From a Midwestern Agricultural Soil. Douglas.. Pertumbuhan dan Hasil Stylosanthes guyanensis cv Ciat 184 Pada Tanah Entisol dan Inceptisol yang Diberikan Pupuk Organik Kascing.S. Baiqun. Arang Hayati (Biochar) sebagai Bahan Pembenah Tanah. Alida L.000. Hanudin.Banjarbaru. DAFTAR PUSTAKA Candraasih Kusumawati. Vol. Agus Sutikno. Ar-Riza. 2014. A. Pengelolaan Lahan dan Hara Untuk Budidaya Palawija di Lahan Rawa Pasang Surut. E.B. D.2001. T. J. Rita Sri Haryanti. 2008..Colengge of Tropical Agriculture and Human Resources. Sifat Kimia Tanah Inceptisol dan Respon Selada terhadap Aplikasi Pupuk Kandang dan Trichoderma. J. Shiddieq. Siti. T. dan Gusmini. Saragih. and A. J. M. N. Litbang Pertanian.Pembangunan Pedesaan 12(2) : 136-143 Nelvia. Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Panjang Dengan Pengelolaan Bahan Amelioran di Lahan Pasang Surut Sulfat Masam Potensial. 1996.17(2) Ferizal.. Identification of Nutrient Deficiencies at Calcareous Soil for Maize. N. Skala 1:1.K Terhadap Inseptisol dan jagung.W.000.A. J. Pengelolaan Tanah dan . Fakultas Pertanian IPB : Bogor Pusat Penelitian Tanah dan Agroklimatologi. M. Atlas Sumber Daya Tanah Ekslorasi Indonesia. Majalah Ilmiah Peternakan. M. Formulasi Amelioran pada tanah gambut untuk Meningkatkan Produksi Padi dan Jagung.A. Edisi Khusus Penas XIII. Perilaku Asam-Asam Organik Meracun Pada Tanah Gambut yang Diberi Garam Na dan Beberapa Unsur Mikro Dalam Kaitannya Dengan Hasil Padi. Alihamsyah. Departemen Pertanian. The Basics of Biochar : A Natural Soil Amandment. I.1-6. William. Dj. Robert. Pemanfaatan Limbah Sagu Sebagi Bahan Aktif Biochar Untuk meningkatkan P Tersedia dan Pertumbuhan Jagung di Ultisol. Soil and Crop Management. 2014. 2000. J. Fakultas Pertanian IPB:Bogor Prasetyo. Latuponu H. Online Agroteknologi 2(4):1538-1544 Hunt. 2009. 2010. Nursyamsi D. 2011. Aplikasi Kompos Ganggang Cokelat (Sargassum polycystum) Diperkaya Pupuk N. Dalam: I. Sato. B. Trinadewi. Syukur dan E. J. 2010. T.N. Posman M. 24(1) Laird. 2010. K. Makalah disampaikan pada Seminar Nasional Pengembangan Lahan Rawa. D. 5 Agustus 2008. 2 hlm Hendra J S. 2012. Tropical Soil 15(3):203-212 Prasetyo. Pierce. Pusat Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Sarwani (eds). Bogor Saleh.University of Hawai’I at Manao.. Duponte.

Pengelolaan Lahan Sulfat Masam Untuk Usaha Pertanian. H. Pusat Penelitian Tanah dan Agroklimat:Bogor. Prasetyo.A. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian:Jakarta Widodo. dan Agus. T. Monograf Balai Penelitian Tanaman Pangan Lahan Rawa Banjarbaru Subagyo.. . Suliansah. Siswanto. 2005. dan I. Universitas Taman Siswa:Padang. Eksplorasi Seleksi Karakterisasi Varietas Padi Toleran Asam-Asam Organik dan Ameliorasi Sebagai Upaya Meningkatkan Produktivitas Sawah Gambut. Sumber daya Lahan Indonesia dan Pengelolaannya: Tanah-Tanah Pertanian di Indonesia. 2000. B. B. Suriadikarta. 2009. Nata Suharta. Air di Lahan Pasang Surut. D.

Penghargaan dalam 10 tahun terakhir No Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Tahun Penghargaan Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. 29 Desember 1994 6 E-mail umikgs@gmail. Riwayat Pendidikan SD SMP SMA Nama Institusi Plumbungan 2 SMPN 2 Sragen SMAN 1 Sragen Karangmalang Sragen Jurusan IPA Tahun Masuk. Surakarta. 29 September 2015 Pengusul. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM DIKTI 2015.com 7 Nomor Telepon/HP 085729621216 B. 2001-2007 2007-2010 2010-2013 Lulus C.Lampiran 1 DAFTAR RIWAYAT HIDUP KETUA PELAKSANA PROGRAM Ketua Pelaksana A. saya sanggup menerima sanksi. Identitas Diri 1 Nama Lengkap Umi Barokah 2 Jenis Kelamin Perempuan 3 Program Studi Ilmu Tanah 4 NIM H0213044 5 Tempat dan Tanggal Lahir Sragen. Umi Barokah H0213044 . Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan.

DAFTAR RIWAYAT HIDUP ANGGOTA PELAKSANA PROGRAM Anggota 1 A.com 7 Nomor Telepon/HP 087878800610 B. Identitas Diri 1 Nama Lengkap Alif Husna Lantip Nastiti 2 Jenis Kelamin Perempuan 3 Program Studi Ilmu Tanah 4 NIM H0213003 5 Tempat dan Tanggal Lahir Bekasi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM DIKTI 2015. Penghargaan dalam 10 tahun terakhir No Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Tahun Penghargaan - Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Alif Husna Lantip Nastiti H0213003 . saya sanggup menerima sanksi. Surakarta. 16 Agustus 1995 6 E-mail alifnastiti@gmail. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan. 29 September 2015 Pengusul. Riwayat Pendidikan SD SMP SMA Nama Institusi Paseban 11 Pagi SMPN 24 Bekasi SMAN 5 Bekasi Jakarta Pusat Jatisari 1 Bekasi Jurusan IPA Tahun Masuk. 2001-2004 2007-2010 2010-2013 Lulus 2004-2007 C.

Riwayat Pendidikan SD SMP SMA Nama Institusi Tunas Harapan Santo Yoseph Santo Yoseph Bekasi Barat Jakarta Timur Jakarta Timur Jurusan IPA Tahun Masuk. 2001-2007 2007-2010 2010-2013 Lulus C. Penghargaan dalam 10 tahun terakhir No Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Tahun Penghargaan 1 “Best Position Paper” di Universitas 2014 Brawijaya Model United Nation Brawijaya 2014 World Health Organization Committee Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM DIKTI 2015. Identitas Diri 1 Nama Lengkap Putri Alvernia 2 Jenis Kelamin Perempuan 3 Program Studi Ilmu Tanah 4 NIM H0213033 5 Tempat dan Tanggal Lahir Jakarta. Surakarta. Putri Alvernia H0213033 . 26 Oktober 1995 6 E-mail alverniaputri@yahoo. 29 September 2015 Pengusul.Anggota 2 A.com 7 Nomor Telepon/HP 081999894057 B. saya sanggup menerima sanksi.

com 7 Nomor Telepon/HP 085278356939 B. 2002-2008 2008-2011 2011-2014 Lulus C. SMPN 1 SMAN 8 Kerinci Pekanbaru Pekanbaru Jurusan IPA Tahun Masuk. saya sanggup menerima sanksi. Surakarta. 01 Oktober 1996 6 E-mail rhitmakemala@gmail. Riwayat Pendidikan SD SMP SMA Nama Institusi SDN 007 Pkl.Anggota 3 A. Penghargaan dalam 10 tahun terakhir No Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Tahun Penghargaan - Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Identitas Diri 1 Nama Lengkap Rhitma Kemala 2 Jenis Kelamin Perempuan 3 Program Studi Ilmu Tanah 4 NIM H0214035 5 Tempat dan Tanggal Lahir Pekanbaru. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM DIKTI 2015. 29 September 2015 Pengusul. Rhitma Kemala H0214035 . Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan.

MS Prof. S2= 5 orang. Alat dan Mesin Pertanian 10..) Usia 1 s. pembimbing Masateru Masateru /Promotor Senge Senge . Pengelolaan Air 4.. STP. Perancangan Penelitian B. DAFTAR RIWAYAT HIDUP DOSEN PEMBIMBING A. S3= . Gifu Univ. Agroklimatologi 2. Penyajian Ilmiah 9. 3 Organic Mulch Properties and BulanSetelahTanam and Field Crop Management Production Nama Ir. Perguruan Jepang Jepang Tinggi Bidang Ilmu Teknik Pertanian Agricultural Biological Production Environment and Environment Tahun Masuk.com Nomor Telepon/HP (0271) 495445 / 085743648189 Alamat Kantor FakultasPertanian UNS. 637457 Lulusan yg telah dihasilkan S1= 17 orang . Metode Ilmiah 8. Mata kuliah yang diampu 1. Pemetaan 6. Jenis Kelamin Perempuan Jabatan Fungsional Asisten Ahli NIP/NIK/No. Sutami No.d. Riwayat Pendidikan S1 S2 S3 Nama UNILA Gifu Univ. MSc..orang. 23 Mei 1978 E-mail komariah23@gmail. Identitas lainnya 197805232008122001 NIDN 0023057805 Tempat dan Tanggal Lahir Medan..36 A Kentingan Solo Nomor Telepon/Fax (0271) 637457/Fax. Survei Tanah dan Evaluasi lahan 5. Statistika 7. Prof. Identitas Diri Nama Lengkap (dengan gelar) Komariah. Ir. Jl. Agrohidrologi 3. 1996 – 2001 2003 – 2005 2005 – 2008 Lulus Judul Skripsi/ RancanganVolumeIrigasi dan Soil Physical The Effects of Tesis/Disertasi DimensiSaluransertaWaktuPemberian Properties as Organic Air pada Sistem Alur Affected by Amendment untukTanamanPepaya (Carica Selected on Soil papaya L. PhD. Sarnadi.

2012 Penyuluhan tentang Konservasi Air JSPS 10 untuk pertanian 3 2012 Pengukuran Iklim (Curahan Hujan) Mandiri 5 . Jawa Tengah) 2. BOPTN 75 Guna Mengantisipasi Short-Drought UNS Akibat Anomali Cuaca Pada Lahan Kering Dengan Embungisasi Mikro Di Kabupaten Karanganyar 5. 2014. 2011 Pemanfaatan data iklim untuk Mandiri 2 perencanaan pola tanam 2. 2011 Analisis Proses Pergeseran Musim Hibah Fundamental 80 sebagai Dampak Anomali Iklim dan Pengaruhnya terhadap Perubahan Sistem Budidaya Pertanian di Lahan Kering (Studi Kasus di Kabupaten Karanganyar. 2013 Upaya Mitigasi Perubahan Iklim HibahUtama. 2014 Focus Group Discussion: Pemikiran Hibah PKPKG-UNS 40 Akademisi Pertanian Menuju Pertanian Masa Depan D. 2012 Analisis Amandemen Lahan Lereng HibahUnggulanDIKTI 145 Merapi Dengan Bahan Organik Untuk Pemulihan Produktivitas Pasca Erupsi November 2010 4. maupun Disertasi) Pendanaan Jumlah No. Tahun Judul penelitian Sumber (Juta Rp) 1. Pengalaman Penelitian Dalam 5 Tahun Terakhir (Bukan Skripsi. Pengalaman Pengabdian Kepada Masyarakat dalam 5 Tahun Terakhir Pendanaan Judul Pengabdian kepada No. Tahun Jumlah Masyarakat Sumber (Juta Rp) 1.C. Tesis. 2012 Water Harvesting for Climate Change JSPS 300 Adaptation Strategy with On-Farm Reservoir at Rainfed Lands under Tropical Monsoon Climate 3. Pemanfaatan Informasi Enso (El Nino Hibah Penelitian 140 2015 Southern Oscillation) Untuk Evaluasi Unggulan Dan Pengembangan Pranata Mangsa Perguruan Dan Tinggi Kearifan Lokal Sejenis Sebagai Strategi Adaptasi Perubahan Iklim Mendukung Ketahanan Pangan 6.

The 4th Indonesian Climate Small Farm Reservoir for 3. Agricultural for cash crop on rainfed area in 2014 Science Karanganyar Regency. 26-29 Seminar Lecture. Judul Artikel Ilmiah Seminar Tempat Small on-farm reservoir: Udayana Bilateral collaborative An adaptation strategy on University. 4. combinations of soil solarization Environment 2011 and organic amendment F.9 No. . 1. Agriculture Science 2013 Soil properties affected by Paddy and Water Vol. 1-4 Change Expo irrigation (in Indonesian) May 2014. General Lecture on Climate Climate Changes on Gifu University. untuk Pertanian Di Kelompok Tani Makmur I 4 2012 Pentingnya Konservasi/ Penyimpanan Mandiri 2 Air Hujan untuk Pertanian 5 2012 Kualitas Panen Air Hujan untuk JSPS 5 Pertanian 6 2014 Pelatihan pengukuran hujan dengan alat Mandiri 2 penakar hujan sederhana E. 5. Agriculture Aug.7/Issue. Bali. 1/ Hal 4. Harvesting Research for Agricultural :31-42/ Th. Oct. Research Journal of 1. 2014 Highlands (IOSR-JAVS) Effects of Merapi Mountain Agriculture Science Vol.3. Eruption on Arable Land and the Journal /Th. Japan. and Mokhotlong Districts Lesotho Veterinary Science Th. Waktu dan No. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation) dalam 5 Tahun Terakhir Nama Pertemuan Ilmiah/. Publikasi Artikel Ilmiah Dalam Jurnal dalam 5 Tahun Terakhir Volume/- No. 1 3. (SFR) as a supplemental irrigation 3/No. 2014 Jakarta. seminar: Hydrology of water climate change for Indonesia. Indonesia. Indonesia Effects of Climate Change on IOSR Journal of Crop Production in Thaba-Tseka Agriculture and Vol. 13 conservation for agriculture farmers.6/Th.29/No. 2014 Efforts of Rehabilitation The Development of Water Reviews in Vol..1/ 2. 2014. Judul Artikel ilmiah Nama Jurnal Nomor/Tahun Crop water productivity (CWP) Global Advanced with the small farm reservoir Vol. Nakatsugawa Integrated Agricultural Water Harvesting for 2.

Present Gifu Agricultural Science and and Future Prospects Univer Technology” sity. Tahun Judul/Tema HKI Jenis pendaftaran/ sertifikat . Symposium “Recent Topics in the Water Harvesting: Previous. Change Precipitation Impacts Japan. Indonesia. SeminarHasil. 1 AntisipasiPerubahanIklimuntukPe pada Usahatani di Desem ningkatanProduksi Pangan” KabupatenKaranganyar. IdentifikasiAnakanKemarau di Fakult hasilPenelitiandosenFakultasPerta KecamatanGondangrejo. Pengalaman Perolehan HKI dalam 5-10 Tahun Terakhir Nomor No. Januari 2013 5. Bilateral Seminar: “Toward Trend of climate change in Climate Change Adaptation Karanganyar regency. Tahun Judul Buku Penerbit halaman B. 0. Kab. 2010 A. Iklim UNS. 26-28. Semiloka“PenguatanPengelolaanT DampakPerubahanIklimterhadapKej Suraka anamanTerpadu dan adianIklimEkstrim dan Pengaruhnya rta. 15 Januari 2011 1 International Conference of Conservation Techniques for Soil Tokyo. Strategy Central Java and the 20 Nov. 6. as nian UNS dana DIKTI TA Karanganyar untuk Antisipasi Pertani 2010/2011 Kegagalan Panen Akibat Perubahan an. Indonesia. Central Java. UNS. Seminar dan KongresNasional X DampakPerubahanIklimterhadapPen Suraka HimpunanIlmuTanah Indonesia gkelasan Wilayah rta 6-8 AgroklimatOldemanKabupatenKara Desem nganyar. Japan. 2012 Management of Hydrology effects on and Agricultural System” agricultural system. Karya Buku dalam 5 Tahun Terakhir Jumlah No. JawaTengah ber 2011 8. 20 Juli 2012 7. Farming System at Steep Land May Areas of ProgoHuluSubwatershed. Agriculture and Food Engineering Erosion Control in Tobacco-Based Japan. ber JawaTengah 2011 9.

Pengalaman Rumusan Kebijakan Publik/Rekayasa Sosial Lainnya dalam 5 Tahun Terakhir Judul / Tema/ Jenis Rekayasa Tempat Respon No. Penghargaan dalam 10 Tahun Terakhir (dari pemerintah. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan. Komariah. C. PhD NIP 197805232008122001 . asosiasi atau institusi lainnya) No Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Penghargaan Tahun 1 2 3 Dst Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Surakarta. saya sanggup menerima sanksi.. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi (PUPT). Sosial Lainnya Yang Telah Tahun penerapan Masyarakat Diterapkan D. 29September 2015 Yang menyatakan.. MSc. STP.

000 50.500 25. Peralatan Penunjang Material Justifikasi Kuantitas Harga Satuan Jumlah Pemakaian Sprayer Untuk wadah 5 8.000 inokulasi inokulum Plastik digunakan 2 pak 50.000 Autoklaf untuk lapisan pertama botol kultur yang hendak di autoklaf Tissue Untuk 2 pak 9.000 40.Lampiran 2.000 membungkus petridish dalam isolasi .000 100. Justifikasi Anggaran Kegiatan 1.000 Tangan menjaga tangan agar tetap aseptis di laboratorium Masker Untuk 10 2.000 melindungi wajah dan p saat di laboratorium Korek Api Untuk 2 1.000 30.000 2.000 sekaligus penyemprot alkohol Dryglaski Untuk 5 10.000 membersihka n peralatan agar tetap steril Sarung Untuk 10 2.000 20.000 50.000 meratakan inokulum pada media dengan metode spread plate Jarum Ose Untuk 3 10.000 memantik Api Plastik Wrap Untuk 1 50.000 18.

Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan Pembagian Tugas No Nama/ NIM Program Studi Bidang Ilmu Alokasi Uraian Tugas Waktu (jam/ minggu) 1 Umi Ilmu Tanah 25 Survey dan Barokah/ pembuatan H0213044 Biochars 2 Alif Husna Ilmu Tanah 20 Anlisis Fisika L.Lampiran 3./ dan H0213003 Penanaman 3 Putri Ilmu Tanah 25 Anlisis Kimia Alvernia R/ dan H0213033 Perawatan 4 Rhitma Ilmu Tanah 25 Perawatan Kemala/ dan H0214035 Pembuatan Biochars .N.