You are on page 1of 7

LAPORAN PENDAHULUAN

PENANGANAN SAMPAH

I. Latar Belakang

Menurut UU RI No.18 tahun 2008, sampah adalah sisa kegiatan sehari-hari manusia dan
atau proses alam yang berbentuk padat.

Pertambahan jumlah penduduk yang pesat berdampak terhadap peningkatan jumlah sampah
yang dihasilkan. Peningkatan jumlah sampah yang tidak diikuti oleh perbaikan dan peningkatan
sarana dan prasarana pengelolaan sampah mengakibatkan permasalahan sampah menjadi
komplek, antara lain sampah tidak terangkut dan terjadi pembuangan sampah liar, sehingga dapat
menimbulkan bau tidak sedap, lingkungan kotor, berbagai penyakit seperti diare,disentri, ISPA
dll (Artiningsih, 2008).

Hadi (2004), dalam tulisannya yang berjudul sindrom sampah mengatakan bahwa
masyarakat bersikap resisten terhadap fasilitas pembuangan sampah, seperti kasus masyarakat
terhadap keberadaan TPA Jomboran, Klaten Tengah.

Menurut UU RI No.18 tahun 2008, tempat pemrosesan akhir (TPA)adalah tempat untuk
memroses dan mengembalikan sampah ke media lingkungan secara aman bagi manusia dan
lingkungan, yang pada kenyataannya setiap orang yang membuang ke TPA tidak mengolah dan
hanya langsung dibuang tanpa mempedulikan samapah tersebut dapat terurai oleh bakteri atau
tidak.

Dampak yang muncul bagi daerah yang dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah
berupa ketidaknyamanan karena debu, bau dan ceceran sampah di sekitar kawasan TPA. Hal ini
dapat memicu menurunnya nilai properti, dimana tanah dan rumah disekitar TPA tidak
menguntungkan untuk dijual karena umumnya orang enggan untuk tinggal disekitar TPA.
Masalah sampah mutlak harus ditangani secara bersama-sama antara pemerintah, lembaga
swadaya masyarakat dan masyarakat itu sendiri (Artiningsih, 2008).

Oleh karena itu dibutuhkan kesadaran dan komitmen bersama menuju perubahan sikap,
perilaku dan etika yang berbudaya lingkungan. Sebagai upaya menggugah kepedulian dalam
penanganan permasalahan lingkungan, khususnya persampahan serta untuk menciptakan kualitas
lingkungan pemukiman yang bersih dan ramah lingkungan maka, harus dilakukan perubahan
paradigma pengelolaan sampah (Artiningsih, 2008).

Dengan kata lain, sampah telah menjadi permasalahan utama sehingga pengelolaannya
perlu dilakukan secara komprehensif dan terpadu dari hulu ke hilir agar memberikan manfaat

dan berkesinambungan yang meliputi pengurangan dan penanganan sampah. Desa Cikidang. Primer prevention Domain IV: Health Knowledge and Behavior Kelas S: Health Knowledge 1823: Knowledge Health Promotion C.18 tahun 2008. Penanganan terhadap masalah tersebut secara bertahap nantinya akan dilakukan bersama- sama dengan masyarakat setempat dan dengan dukungan pihak terkait antara lain Puskesmas Cilongok 1. Diagnosis Keperawatan Perilaku kesehatan cenderung beresiko (00188) : sampah B. Tujuan Khusus Setelah diberikan intervensi keperawatan komunitas selama 1 bulan diharapkan status kesehatan komunitas terhadap Pengelolaan Sampah meningkat. sehat bagi masyarakat. dan aman bagi lingkungan. Berdasarkan uraian di atas. II. Primer prevention Domain IV: Health Knowledge and Behavior . secara ekonomi. pengelolaan sampah adalah kegiatan yang sistematis.18 tahun 2008). serta dapat mengubah perilaku masyarakat (UU RI No. Tujuan Umum Setelah diberikan asuhan keperawatan komunitas selama 1 bulan diharapkan status kesehatan komunitas terhadap Pengelolaan Sampah meningkat. Pengelolaan sampah bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan serta menjadikan sampah sebagai sumber daya. Menurut UU RI No. maka perlu dilakukan upaya peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat baik dari sisi pengetahuan maupun perilaku tentang pengolahan sampah menjadi sampah organik dan non-organik dengan bekerjasama dengan berbagai pihak secara lintas sektor dan lintas program. menyeluruh. Rencana Keperawatan A.

Mengucapkan maaf dan 2. Menjelaskan TIU dan TIK memperhatikan 3. Penutup 1. Rancangan Kegiatan Topik : Penyuluhan tentang Penanganan Sampah Media : Leaflet. Menjawab salam terimakasih penutup 3. Menyebutkan materi yang akan diberikan 2. Pembukaan 1. Menjelaskan materi memperhatikan tentang : 3. Lembar Balik Waktu : Metode : Ceramah dan Diskusi No Tahap / Waktu Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Warga 1. Menanyakan (Review) 1. Kelas S: Health Knowledge 1823: Knowledge Health Promotion III. Menjawab pertanyaan 15 menit kepada warga tentang penyuluh pengolaan sampah 2. Menyimpulkan 1. Menjawab pertanyaan 10 menit 2. Memberikan salam 1. Bertanya kepada  Pengertian sampah penyuluh bila ada yang  Macam – macam belum jelas sampah 3. Salam penutup . Mendengarkan dan 2. Mendengarkan dan 2. Inti 1. Menjawab salam 5 menit perkenalan 2.

Membuat laporan pendahuluan dan laporan hasil kegitan penyuluhan . Memimpin pertemuan pendahuluan (technical meeting) 1. Fase kerja ( 15menit) Penyampaian materi tentang Sampah : 15menit 3. Fase orientasi (5menit) Pembukaan : 5 menit 2. Pengorganisasian Kelompok Bidang Nama Panitia Uraian Tugas 1. pelaksanaan. 2. Mengkoordinir anggota Moderator kelompok dan menjelaskan tugas dan peran masing-masing anggota 3. dan evaluasi dari seluruh kegiatan dalam pertemuan. Pengorganisasian Waktu ( 30menit) 1. Membuat undangan dan Penyaji daftar hadir peserta 3. Menyiapkan surat-surat dan berkas-berkas 2.F. Bertanggung jawab mulai dari persiapan. Fase terminasi (10 menit) Kesimpulan : 5menit Tanya jawab : 5 menit G.

Perlengkapan Alat dan media yang diperlukan telah siap digunakan B. Laporan pendahuluan Pengelolaan Sampah telah disiapkan. Tempat Tempat kegiatan telah mendapat izin dari pengelola 2 hari sebelum kegiatan. Mahasiswa telah menyebarkan undangan sesuai tujuan maksimal 2hari sebelum pe laksanaan kegiatan 2. Memastikan semua alat dan media siap digunakan 1. dan dikonsulkan dan disetujui pembimbing akademik. Evaluasi Struktur 1. Kriteria Evaluasi A. Mahasiswa: a. Melakukan evaluasi jalannya acara pada akhir acara IV. bertempat di 4. Kecamatan Kemangkon 3. Mampu menyelesaikan masalah berhubungan Fasilitator dengan ketersediaan alat dan media yang digunakan 3. Evaluasi Proses . Mengamati jalannya acara 2. b. Membuat laporan hasil kegiatan mulai dari awal Observer hingga akhir acara 3. 1. Sasaran : Masyarakat Desa Pelumutan. Bertanggung jawab pada ketersediaan alat dan media yang digunakan selama acara berlangsung 2.

Sasaran 75% peserta hadir 3. Menyebarkan undangan 1 hari sebelum kegiatan C. Psikomotor Peserta mampu mendemostrasikan pemilahan sampah yang organik dan non-organik LAPORAN PENDAHULUAN . Afektif Setelah mengikuti penyuluhan kesehatan peserta berusaha akanmenerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam mencegah Sampah. Peserta mampu menjelaskan pengertian Sampah b. Peserta mampu menyebutkan macam-macam Sampah c. Mengkoordinasikan dengan kader untuk pelaksaan kegiatan 2 hari sebelumnya 3. Mahasiswa hadir 100% 2. Kognitif Setelah mengikuti penyuluhan diharapkan : a. Peserta mampu menyebutkan 4. Menyiapkan media 2 hari sebelumnya 2. Evaluasi Hasil 1. 1. 5.

PENGELOLAAN SAMPAH Di Susun Oleh : Kelompok 1 & 6 PRAKTEK KERJA NYATA PROGRAM STUDI PROFESI NERS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO 2017 .