You are on page 1of 20

MAKALAH

ANALISA SISTEM INFORMASI

“Sistem Penjualan Furniture Pada Perusahaan”

DOSEN PEMBIMBING :

Gita Ayu Syafarina, S.Kom., M.Kom.

Oleh :
Kelompok 8 :
Rizky Agung Pambudi : 15.63.
Rizka Adliyani : 15.63.0099
Muhammad Ridho Zulianto : 15.63.0130
Wayan Putu Sutapa : 15.63.0117
Zikri Maulana Putra : 14.63.0375

PROGRAM STUDI S1 TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN (UNISKA)
MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY
BANJARMASIN
2017

KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha

Penyayang, dengan ini kami panjatkan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah

melimpahkan rahmat-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan

makalah yang berjudul "Sistem Penjualan Furniture Pada Perusahaan".

Adapun makalah tentang "Sistem Penjualan Furniture Pada Perusahaan" ini

telah kami usahakan semaksimal mungkin, sehingga dapat memperlancar proses

pembuatan makalah ini. Oleh sebab itu, kami juga ingin menyampaikan rasa terima

kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu kami dalam

pembuatan makalah ini.

Akhirnya penyusun mengharapkan semoga dari makalah tentang "Sistem

Penjualan Furniture Pada Perusahaan" ini dapat diambil manfaatnya sehingga dapat

memberikan inspirasi terhadap pembaca. Selain itu, kritik dan saran dari Anda kami

tunggu untuk perbaikan makalah ini nantinya.

Banjarmasin, November 2017

Penyusun

i

.4 Tujuan ...........................4 Analisa Perancangan Sistem............................................................................................. 5 2.............. i DAFTAR ISI .............................................................1 Latar Belakang ................ 2 1....... 7 3...............................3 Konsep Dasar Sistem Informasi Penjualan ....................................................................................................................................................... 3 BAB 2 LANDASAN TEORI .............................................................................1 Definisi Sistem ............................1 Objek Penelitian ..................................... DAFTAR ISI KATA PENGANTAR .......................................................................... 1 1. 5 2...................................................... 3 1.................................................................................................3 Sumber dan Jenis Data ........................................................................................ 6 BAB 3 METODE PENELITIAN....3 Pembatasan Masalah ........ 8 ii .....................................................2 Perumusan Masalah ....5 Manfaat ................... 5 2................................................................................................... 1 1........... 2 1........................................................................................2 Konsep Dasar Sistem.............................................................................................................. 7 3.................. 7 3.........2 Metode Penelitian ............. 5 2..................................................................................................................................... ii BAB 1 PENDAHULUAN ...................

..................................2 Perancangan Database .................................... 13 BAB 5 PENUTUP ..................................................... 9 3............ 14 5................................... 15 DAFTAR PUSTAKA ................1 Perancangan Sistem ......................................... 8 3.............................................. 16 iii .....6 Narasi Sistem Berjalan ...........................4 Tahap-Tahap Pengembangan Sistem ................. 9 BAB 4 PERANCANGAN SISTEM .................................................................................................................5 Implementasi Sistem ........................................................................................ 12 4............................................................................ 12 4.................2 Saran ..........................................1 Kesimpulan ............................... 14 5... 3........................................................................................................................................

Kendala lain juga terjadi pada saat pembuatan laporan pengiriman barang bagi pihak manajemen. 1 . dilakukan dengan cara konsumen membuat daftar barang yang akan dipesan beserta ukuran dan display barang. semua kegiatan di suatu bidang mengharuskan segalanya dilakukan dengan cepat dan akurat maka diperlukan sebuah teknologi informasi yang merupakan penggabungan antara teknologi. komunikasi dengan teknologi komputer dimana keduanya dapat saling melengkapi. Agung Jati Mas Meubel Jepara merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang penjualan meubel yang bekerja sama dengan beberapa home industri yang memproduksi meubel di kota Jepara dan sekitarnya. kemudian dicatat secara manual dan dihitung harga barang yang dipesan serta pengiriman barang dapat dilakukan sesuai perjanjian antara perusahaan dengan konsumen. karena penyimpanan data tidak terstruktur sehingga membutuhkan waktu yang lama dalam pembuatan laporan.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi dan informasi yang semakin maju pada era globalisasi yang semakin modern sekarang ini. BAB 1 PENDAHULUAN 1. Proses yang demikian sering menimbulkan kendala dalam proses penyimpanan data dalam bentuk dokumen yang akan mudah rusak bahkan hilang. Dalam proses penjualan yang selama ini terjadi.

baik dalam ketelitian maupun volume pekerjaan yang ditangani. maka Agung Jati Mas Meubel Jepara memerlukan sebuah sistem terkomputerisasi untuk mengembangkan sistem yang selama ini dipakai.3 Pembatasan Masalah Dengan memperhatikan uraian diatas serta mengingat keterbatasan waktu. maka dapat penulis rumuskan bahwa permasalahan yang ada adalah : “Bagaimana membuat dan merancang sistem informasi penjualan furniture secara terkomputerisasi sehingga dapat memberikan kemudahan bagi Agung Jati Mas Meubel Jepara dalam mengelola data penjualan sehingga informasi yang dihasilkan menjadi lebih bermanfaat dengan menggunakan alat bantu komputer. agar mampu mengolah data serta memberikan informasi yang cepat. dan pemeliharaan data yang teratur sehingga terhindar dari penggandaan data serta kesalahan dalam pencatatan sehingga dapat diperbaiki dengan cepat dan efisien. maka penulis hanya membatasi permasalahan pada : 2 . Pada umumnya perusahaan yang sudah maju dapat dilihat dalam penggunaan komputer sebagai alat bantu untuk mengakses data. Sehingga dalam penyajian laporan dan informasi yang dibutuhkan dapat diperoleh dengan cepat dan berulang ulang. Dalam mengatasi permasalahan seperti ini. 1. Manfaat yang diperoleh pun sangat besar. 1.2 Perumusan Masalah Berdasarkan latar belakang yang telah penulis uraikan diatas. akurat dan tepat waktu saat dibutuhkan serta dalam rangka mengikuti perkembangan dunia kerja dimasa yang akan datang. mentransfer data. kemampuan dan sarana pendukung serta luasnya permasalahan yang ada.

transaksi pemesanan barang. laporan penjualan barang.5 Manfaat Beberapa manfaat yang dapat diperoleh dalam pembuatan proyek akhir ini adalah : 1. 2. 1. 1. Sistem informasi penjualan furniture berbasis komputer yang dapat memberikan laporan barang. laporan penjualanan barang. 1. laporan retur jual serta nota penjualan barang. Sistem yang akan dibahas meliputi pendataan barang. 3. laporan retur penjualan serta nota penjualan dengan lebih efisien. Dengan sistem informasi penjualan furniture secara terkomputerisasi juga dapat membantu proses distribusi sehingga lebih mudah dalam meminimalkan terjadinya kesalahan-kesalahan dalam pendistribusian pesanan barang kepada konsumen. laporan konsumen. transaksi penjualan barang.4 Tujuan Adapun tujuan yang ingin dicapai penulis dalam pembuatan proyek akhir ini. antara lain : 1. serta transaksi retur penjualan kemudian pembuatan laporan pemesanan barang. pendataan konsumen. Bagi Perusahaan 3 . Terciptanya sistem informasi penjualan furniture berbasis komputer pada Agung Jati Mas Meubel Jepara yang dapat menangani proses pemesanan dan pengiriman barang secara cepat dan akurat. laporan pemesanan barang.

Mengurangi kesalahan yang terjadi pada sistem penjualan furniture. Bagi Penulis a. Bagi konsumen Sistem yang diusulkan dapat memudahkan konsumen dalam bertransaksi. 5. 2. b. 3. Bagi Pembaca Dapat digunakan sebagai sumber informasi bagi penelitian lebih lanjut. Bagi Akademik Sebagai alat tambahan referensi perpustakaan yang dapat dimanfaatkan pembaca sebagai media untuk menambah pengetahuan. 4. 4 . Sistem penjualan furniture pada Agung Jati Mas Meubel Jepara dapat lebih efisien serta laporan-laporan yang dihasilkan lebih tepat dan akurat. Mengembangkan dan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh pada bangku kuliah dalam kehidupan yang nyata di masyarakat. a. mempercepat proses pesanan dan pengiriman barang sesuai permintaan konsumen. Menambah pengetahuan penulis tentang proses penjualan barang pada sebuah perusahaan. b.

hal ini disebabkan informasi dapat menambah pengetahuan atau mengurangi ketidakpastian pemakai informasi. atau variabel-variabel yang terorganisasi. Secara sederhana sistem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari unsur. komponen.2 Konsep Dasar Sistem Informasi sangat penting dan di perlukan dalam suatu organisasi karena informasi mempunyai nilai yang sangat tinggi. Besar kecilnya jumlah penjualan juga tergantung dari perencanaan tentang harga barang. yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu. BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Definisi Sistem Sistem pada dasarnya adalah sekelompok unsur yang erat hubungannya satu dengan yang lain. 2. saling tergantung satu sama lain dan terpadu. tempat pemasaran. 5 .3 Konsep Dasar Sistem Informasi Penjualan Sistem Informasi Penjualan adalah suatu sistem informasi yang mengorganisasikan serangkaian prosedur dan metode yang dirancang untuk menghasilkan. menganalisa. menyebarkan dan memperoleh informasi guna mendukung pengambilan keputusan mengenai penjualan. Penjualan adalah suatu proses penyaluran barang dari produsen ke konsumen atau pelanggan secara periodik. 2. maupun jumlah barang yang akan diproduksi. saling berinteraksi.

hambatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikannya. 6 . tahap ini menyangkut konfigurasi dan komponen-komponen perangkat lunak dan perangkat keras dari suatu sistem.2.4 Analisa Perancangan Sistem Analisa sistem adalah penguraian dari sistem informasi yang utuh kedalam bagian komponennya dengan maksud untuk mengindentifikasi dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan. Sedangkan perancangan sistem (design system) menentukan bagaimana suatu sistem menyelesaikan apa yang mesti di selesaikan. sehingga setelah instalasi dari sistem akan benar- benar memuaskan rancang bangun yang telah ditetapkan pada akhir tahap perancangan sistem. kesempatan-kesempatan.

maka dalam pengumpulan data. yang beralamatkan di Jalan raya Jepara-Bangsri ±15 km yang bergerak dibidang penjualan meubel serta menerima pesanan. Survei/Observasi Yaitu teknik pengumpulan data dengan cara mengadakan pengamatan dan peninjauan secara langsung terhadap objek penelitian yaitu pada Agung Jati Mas Meubel Jepara.1 Objek Penelitian Penelitian dilakukan pada Agung Jati Mas Jepara. 7 . BAB 3 METODE PENELITIAN 3. penulis menggunakan metode sebagai berikut : a.2 Metode Penelitian Sesuai dengan sumber data serta tujuan penyusunan proyek akhir ini. b. Wawancara Merupakan teknik pengumpulan data dengan mengadakan Tanya jawab secara langsung kepada pihak pimpinan maupun karyawan Agung Jati Mas Meubel Jepara yang ada kaitannya dengan penjualan barang. 3. c. Studi Pustaka Studi Pustaka merupakan metode pengumpulan data dengan cara mempelajari dan mencatat data dokumen yang tertulis dari buku-buku dan literatur yang berhubungan dengan penelitian untuk mendapatkan dasar- dasar teori dari data yang dibutuhkan.

pencatatan pendapatan dan pengeluaran serta pembayaran barang yang terjual.3 Sumber dan Jenis Data a. Analisis Sistem Analisis sistem adalah suatu penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh kedalam bagian-bagian dengan maksud mengidentifikasikan serta mengevaluasi permasalahan-permasalahan. Desain Sistem a. Data yang diperoleh berupa prosedur pemesanan dan pengiriman barang.4 Tahap-Tahap Pengembangan Sistem 1. Context Diagram (CD) Merupakan diagram utama yang menunjukkan lingkungan yang mempengaruhi dan bagian-bagian yang terkait.3. 2. b. 8 . 3. Data Primer Data Primer adalah data yang diperoleh secara langsung dari sumber penelitian atau dari perusahaan yang menjadi objek penelitian. Data Sekunder Data Sekunder adalah data yang diperoleh dengan mengumpulkan terlebih dahulu teori yang ada kaitannya dengan masalah yang diteliti. teori tentang informasi serta teori lain yang terkait dengan penulisan makalah ini. hambatan-hambatan yang ada serta kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan alternatif sistem yang dapat menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh perusahaan. Data sekunder antara lain teori tentang sistem.

mengubah atau membaca database. 3. Melakukan kegiatan implementasi. Diagram Dekomposisi Menunjukkan dekomposisi fungsional top-down dan struktur sistem. Normalisasi Proses pengelompokkan data elemen menjadi table-tabel yang menunjukkan entity dan relasinya. Bila ada kesulitan dalam pengujian tersebut maka relasi dipecahkan menjadi beberapa tabel lagi sampai mendapatkan database yang optimal. c.6 Narasi Sistem Berjalan 1. menghapus. 3. Data Flow Diagram (DFD) Digunakan untuk memperlihatkan aliran informasi dan transformasi data dalam sistem informasi. e. d. d. b. Menerapkan rencana implementasi. c. Proses Pemesanan Barang 9 . apakah ada kesulitan didalam menambah. b. Entity Relationship Diagram (ERD) Menggambarkan sekumpulan obyek dasar yang disebut entitas dan relasi antar obyek-obyek tersebut. Perawatan sistem. Dalam proses ini akan diuji pada beberapa kondisi. Pengujian sistem.5 Implementasi Sistem a.

kemudian bagian gudang menyiapkan barang baru 10 . 2. maka konsumen menyerahkan barang serta nota pembelian kepada bagian penjualan kemudian bagian penjualan membuat data retur untuk diserahkan ke bagian gudang untuk di cek. Proses pemesanan barang dimulai dari konsumen menulis data pesanan barang dan menyerahkan ke bagian penjualan. kemudian lembar ke-2 diberikan kepada pimpinan untuk diarsip. Lembar ke-2 diberikan kepada administrasi penjualan untuk membuat laporan pengiriman sebanyak 2 lembar. lembar ke-1 diberikan kepada konsumen sebagai nota pembayaran. Bagian penjualan menerima kartu gudang dari gudang dan membuat nota pembelian sebanyak 2 lembar. 3. Proses Retur Penjualan Proses retur barang atau pengembalian barang dilakukan konsumen karena barang rusak atau tidak sesuai standar kualitas barang. Lembar ke-1 di pegang administrasi penjualan untuk di arsip. Nota pembelian lembar ke-1 diserahkan ke konsumen untuk diarsip sedangkan nota pembelian lembar ke-2 digunakan oleh bagian penjualan untuk membuat laporan order sebanyak 3 lembar. Proses Pengiriman Barang Pengiriman barang dimulai dari bagian penjualan yang mencocokan laporan order kemudian membuat nota pengiriman sebanyak 2 lembar yang dibuat berdasarkan kartu gudang dan data barang yang akan dikirim. Lembar ke-2 di pegang oleh penjualan untuk di arsip. Lembar ke-3 di berikan kepada gudang untuk di arsip. lembar ke-1 diserahkan ke pimpinan untuk di arsip.

Nota lembar ke-1 diserahkan kepada konsumen beserta barang dan nota lembar ke-2 bersama data retur digunakan untuk membuat laporan barang serta laporan retur sebanyak 2 rangkap. 11 . Data retur diserahkan pada bagian penjualan untuk dibuatkan nota baru sebanyak 2 rangkap. kemudian data retur tersebut diarsip.untuk mengganti yang rusak atau barang tersebut diperbaiki. Laporan barang diserahkan ke bagian gudang sedangkan laporan retur lembar ke-1 diberikan kepada pimpinan dan laporan ke-2 dibuat arsip.

BAB 4 PERANCANGAN SISTEM 4.1 Perancangan Sistem a. Context Diagram b. DFD Level 0 12 .

Tabel Relasi 13 .2 Perancangan Database a. ERD b.4.

2. mentransfer data.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan masalah yang ada dalam Sistem Informasi Penjualan pada Agung Jati Mas Meubel Jepara dapat menarik kesimpulan sebagai berikut : 1. 14 . diharapkan dapat membantu perusahaan dalam memaksimalkan pelayanan terhadap konsumen. Sistem informasi penjualan yang telah dirancang ini berfungsi untuk mengolah data-data yang dibutuhkan untuk pembuatan data penjualan sehingga dapat memudahkan dalam proses transaksi penjualan. dan pemeliharaan data yang teratur sehingga terhindar dari penggandaan data serta kesalahan dalam pencatatan sehingga dapat diperbaiki dengan cepat dan efisien. laporan penjualan barang. Dengan menggunakan sistem informasi penjualan ini. baik dalam ketelitian maupun volume pekerjaan yang ditangani. laporan retur jual serta nota penjualan barang. serta menampilkan laporan pemesanan barang. BAB 5 PENUTUP 5. Pada umumnya perusahaan yang sudah maju dapat dilihat dalam penggunaan komputer sebagai alat bantu untuk mengakses data. Sehingga dalam penyajian laporan dan informasi yang dibutuhkan dapat diperoleh dengan cepat dan berulang ulang.

15 . maka penulis memberikan saran sebagai berikut : 1. hal ini sangat penting untuk mencegah kemungkinan kehilangan dan kerusakan data yang telah disimpan. Oleh karena itu perlu perawatan sehingga komputer dapat bertahan lama dan dapat membantu seluruh pekerjaan yang ada di perusahaan.2 Saran Dari sistem informasi yang diusulkan. dengan demikian dapat dikembangkan lagi untuk menangani proses pembelian barang dan juga persediaan barang. Pembuatan file cadangan sebaiknya dilakukan secara berkala (3 atau 4 bulan sekali). 3. Sistem informasi penjualan yang disajikan hanya dibatasi pada penanganan proses penjualan saja. 4. 2.5. Peralatan secanggih apapun tidak akan bermanfaat dan membantu jika tidak digunakan sebaik-baiknya. Lebih meningkatkan mutu pelayanan sehingga konsumen merasa lebih puas dengan pelayanan yang diberikan. karena proses tersebut berkaitan erat dengan proses penjualan pada suatu perusahaan.

Kadir. Abdul. Yogyakarta. Edhy. 2005. Analisis dan Desain Sistem Informasi. Yogyakarta. Sistem Basis Data. Sutanta. Yogyakarta. Jakarta. Sistem Informasi Manajemen. 2004. Basis Data. Prenhallindo. 2004. Raymond Mc. Leod Jr. 2004. Fatansyah. 2005. Database Relasional dengan MySQL. 2008. Hanif Al Fatta. Penerbit Graha Ilmu. Penerbit Andi Offset. Yogyakarta. Penerbit PT. Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Untuk Keunggulan Bersaing Perusahaan dan Organisasi Modern. Penerbit Andi. Penerbit Informatika. Ir. Banafit. Penerbit Andi Offset. Yogyakarta. DAFTAR PUSTAKA Jogiyanto HM. Tuntunan Praktis Belajar Database menggunakan MySQL. 2007. Nugraha. 16 . Penerbit Andi Offset. Bandung.