You are on page 1of 11

ENZIM & HORMONE

Makalah ini ditulis untuk memenuhi tugas IPA

Disusun Oleh :
Safety Satyarini Sumarsono

XI APH 4

Jl. Margasatwa No.38 B, RT.12/RW.5, Jati Padang, Ps. Minggu, Kota
Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12540
Tahun Pelajaran 2017/2018

1

Oleh karena itu. Bukan hanya kami yang diharapkan untuk lebih mengenal tentang Enzim dan Hormon ini. kami menjelaskan mengenai IPA yaitu Enzim dan Hormon. Kata Pengantar Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT. namun demikian banyak pula pihak yang telah membantu kami. Dalam makalah ini. tetapi juga para pembaca yang membaca makalah ini dapat bertambah wawasan ilmu pengetahuan tentang Enzim dan Hormon. Kami menyadari dalam makalah ini masih banyak kesalahan dan kekurangan. Dengan membuat tugas ini. kami dapat menyelesaikan makalah IPA ini dengan tepat waktu. Kami selaku penyusun tentu tidak sedikit hambatan yang kami rasakan dalam proses pembuatan makalah ini. Hal ini disebabkan terbatasnya kemampuan. pengetahuan. Mulai dari banyak masukan dan kritikan dari sesama anggota dalam kelompok hingga kurangnya informasi yang kurang lengkap dari beberapa sumber. kami mengharapkan kritik dan saran yang bersifat positif demi perbaikan dan kesempurnaan makalah ini di waktu yang akan datang. kami diharapkan mampu untuk lebih mengenal tentang Enzim dan Hormon. karena atas berkat rahmat dan hidayah-Nya. 26 Maret 2018 Safety Satyarini Sumarsono 2 . Adapun tujuan penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas Mata Pelajaran IPA pada semester 1 tahun pelajaran 2017/2018. Jakarta. dan pengalaman yang kami miliki. Kami juga ingin berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kami melewati semua hambatan itu.

.........6 Perbedaan Jenis Kerja Hormone ......... Pembahasan ...............................................................................4 Bab II....................................................................................8 2................... Pendahuluan .......................................................................5 2...... Penutup ........................................................................................................... 3 Type Interaksi Hormone ..............................8 2................................................. Hormone Kelas Kimia .................................................. Faktor factor yang mempengaruhi kerja Enzim................................................. Penggolongan Enzim .2 Daftar Isi ...6 2..................7.3....................................................... Efek yang dihasilkan Hormone .....3 Tujuan .............................................................7 2....................................... Penutup ...........................9 Bab III...4 1....................................................... Kepentingan Biodemis Enzim .............................................................................................7 2..........................1....11 Kerja Hormone berdasarkan kimiawi hormone5 ........................................................................................................................8...2.........................................8 2.......................................................4 1.....................9 Mekanisme kerja Hormone .................................................10...................................................................................................5 2...10 Daftar Pustaka 3 .................................5 2.....4... Daftar Isi Kata Pengantar .................................1 Latar Belakang ............................................................................................................................................................................5 2.........................................................8 2................................................................................................................2 Rumusan Masalah .......................................4 1............................................................................1.......................................10 3........................................................................ Kesimpulan ................... Definisi Enzim ..............................................5.......3 Bab I....... Definisi Hormone...........10 3.2................................................................................................

dan menyekresi hormon ke dalam aliran darah. Hormon adalah senyawa khas yang dihasilkan oleh organ tubuh tertentu. Hormon di tubuh kita dihasilkan oleh kelenjar endokrin. Apa saja Faktor factor yang mempengaruhi kerja Enzim? 5. Penggolongan Enzim. 1. Sebutkan Penggolongan Enzim? 3. Sebutkan Hormone kelas Kimia? 9. serta hal lain mengenai Enzim dan Hormone. bekerjanya memacu fungsi organ tubuh tertentu sehingga akan terlihat hasilnya. Faktor factor.2 Rumusan Masalah 1. menyimpan. Apa saja Kepentingan biomedis Enzim? 4.3 Tujuan Untuk mengetahui Definisi Enzim dan Hormone. Hormon berasal dari kata yunani “hormein” yang berati memacu atau membangkitkan. Kelenjar endokrin adalah organ yang menyintesis. BAB 1 Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Enzim merupakan biokatalisator metabolisme karena enzim adalah katalisator yang dihasilkan oleh sel-sel organisme. Katalisator adalah zat yang mempercepat reaksi kimia dengan energi aktivasi dan tanpa mengubah hasil akhir dari reaksi kimia. Bagaimana cara Mekanisme kerja Hormone dan kerja Hormone berdasarkan kimiawi hormone? 1. Artinya meskipun dibutuhkan dalam jumlah terbatas namun fungsi cukup menentukan. 4 . Sebutkan 3 Type interaksi Hormone? 7. Apa yang dimaksud dengan Enzim dan Hormone ? 2. Apa saja perbedaaan jenis kerja Hormone? 6. Apa saja kah efek yang dihasilkan oleh Hormone? 8.

amylase. c) Enzim yang berhubungan dengan biosintesis protein berada bersama ribosom 2. 2. Contoh: Lipase. BAB 2 PEMBAHASAN 2. Contoh: Sintetasa 5 .ammonia atau karbondioksida.3 Penggolongan Enzim a) Oksidoreduktase: mengkatalis reaksi reduksi/oksidasi.kinase.2 Kepentingan Biomedis Enzim Enzim tersebar di tempat tertentu di dalam sel : a) Enzim yang berperan dalam sintesis dan reparasi (perbaikan) DNA terletak di dalam inti sel b) Enzim yang mengkatalisis berbagai reaksi kimia yang menghasilkan energi secara aerob terletak di dalam mitokondria.memindahkan atom H atau electron dari suatu substrat ke yang lain. Contoh enzim: Dehidrogenase. Contoh enzim: Transaminase. c) Hidrolase: bekerja dgn menambahkan air untuk melepas ikatan dan menghidrolisisnya.peptidase d) Lyase: bekerja dgn menambahkan air.1 Definisi Enzim Enzim adalah suatu kelompok protein yang bekerja sebagai katalis biologis dalam tubuh makluk hidup yang dapat meningkatkan kecepatan reaksi kimia tetapi tidak merubah dalam reaksi kimia tersebut. Contoh: Isomerase.mutase f) Ligase: bekerja mengkatalis reaksi penggabungan dua gugus kimia atau pengikatan dgn menggunakan energy dari ATP.oksidase b) Transferase: bekerja dgn memindahkan gugus fungsional antara molekul donor dan akseptor. e) Isomerase: bekerja untuk beberapa jenis reaksi jenis isomerisasi : isomerisasi L mjd D.reaksi mutasi (pengganti gugus fungsional). membentuk ikatan rangkap atau melepas elemen tersebut untuk menghasilkan ikatan rangkap. Molekul yang bereaksi didalam suatu reaksi yang dikatalisis oleh enzim disebut substrat dan molekul yang dihasilakan disebut produk.kinase merupakan transferase khusus yg mengatur metabolisme dgn memindahkan gugus fosfat dari ATP ke molekul lain.

Sebagian besar enzim memiliki suhu optimum yang sama dengan suhu nornal sel organisme tersebut. Semakin bear konsentrasi enzim semakin cepat pula reaksi yang berlangsung. Dengan kata lain. aktivitas enzim berkurang. kecepatan molekul substrat meningkat. Enzim menjadi nonaktif bila diperlakukan pada asam basa yang sangat kuat. Pada suhu yang lebih tinggi.2. Seluruh enzim sangat peka terhadap perubahan derajat keasaman. Perubahan kondisi asam dan basa disekitar molekul enzim mempengaruhi bentuk tiga dimensi enzim dan dapat menyebabkan denaturasi enzim. Pelepasan produk menyababkan sisi aktif enzim bebas berikatan dengan substrat lainnya. d) Konsentrasi substrat 6 . b) PH atau keasaman Derajat keasaman (pH) juga mempengaruhi aktivitas enzim. Setiap enzim memiliki pH optimum. Substrat yang berikatan dengan sisi aktif enzim akan membentuk produk.4 Faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim Enzim tertentu dapat bekerja secara optimal pada kondisi tertentu juga. Pada proses denaturasi juga mulai berlangsung dan menhancurkan aktivitas molekul enzim. Beberapa faktor yang mempengaruhi kerja enzim sebagai berikut: a) Suhu Aktivitas enzim sangat dipengaruhi oleh suhu. Aktivitas enzim meningkat dengan meningkatnya suhu sampai titik tertentu. Untuk enzim hewan suhu optimal anatara 35oC sampai 40oC yaitu suhu tubuh. Sisi aktif suatu enzim dapat digunakan berulang kali oleh banyak substrat. Sebagian enzim dapat bekerja paling efektif pada kisaran pH lingkungan yang agak sempit. sehingga pada saat bertumbukan dengan enzim. konsentrasi enzim berbanding lurus dengan kecepatan reaksi. Pada suhu diatas dan dibawah optimalnya. Kenaikan suhu diatas suhu optimum dapat mengakibatkan peningkatan atau penurunan aktivitas enzim. Suhu yang tinggi akan meningkatkan aktivitas enzim namun juga akan mendenaturasi enzim. c) Konsentrasi enzim Konsetrasi enzim juga mempengaruhi kecepatan reaksi. Hal ini memudahkan terikatnya molekul substrat pada sisi aktif enzim. energi molekul substrat berkurang.

2. Setelah dilepaskan. Biasanya hormon dilepaskan dalam jumlah banyak dari kelenjar endokrin dalm pola yang sering mengikuti irama harian yang menjadi sifatnya. Kerja Autocrine Hormon bekerja pada sel yang sama yang menghasilkannya. Hormon mengatur berbagai proses yang mengatur kehidupan. 2. kecepatan reaksi akan meningkat dengan adanya peningkatan konsentrasi substrat. Kerja Endocrine Hormon di distribusikan ke dalam darah dan berikatan dengan sel target yang jauh. yaitu inhibitor kompetitif dan inhibitor non-kompetitif. Contoh inhibitor adalah ion sianida menutupi sisi aktif enzim yang terlibat dalam respirasi. hormon mengalir dalam darah dan hanya memengaruhi sel tubuh yang memiliki reseptor ( tempat pengikatan) spesifik untuk hormon tersebut. Sel yang berespons terhadap hormon tertentu disebut sel target untuk hormon tersebut. Bila jumlah enzim dalam keadaan tetap. inhibitor merupakan suatu molekul yang menghambatikatan enzim dengan substratnya. pada saat sisi aktif semua enzim bekerja. Kerja Paracrine Hormon bekerja secara local dengan berdifusi dari sumbernya ke sel target pada lingkunganya. b. Ada dua macam inhibitor enzim. Contoh aktivator adalah ion klorida yang berperan dalam aktivitas amilase dalam saliva. Sebaliknya. 2. c. Namun. Hormon adalah pembawa pesan kimia yang dilepaskan oleh kelenjar endokrin ke dalam sirkulasi. penambahan substrat tidak dapat meningkatkan kecepatan reaksi enzim lebih lanjut. e) Aktivator dan inhibitor enzim Aktivator merupakan molekul yang mempermudah ikatan antara enzim dengan substratnya.6 Perbedaan Jenis Kerja Hormon a.5 Definisi Hormon Hormon berasal dari kata yunani yaitu “hormao” yang berati membuat gerakan atau membangkitkan.7 3 Type Interaksi Hormon 7 . Kondisi ini disebut konsentrasi substrat pada titik jenuh atau disebut dengan kecepatan reaksi telah mencapai maksimum.

b) Peptida atau Glikopeptida : hormon yang rantai asam aminonya pendek. dan hormon tiroid triiodotironin (T3) dan tiroksin (T4).10 Hormone Kelas Kimia a) Amina : hormon yang diturunkan (berasal) dari asam amino tirosin.8 Efek yang dihasilkan hormone Hormon menghasilkan satu atau lebih perubahan seluler pada sel target.berupa: a) Perubahan permeabilitas membran plasma b) Merangsang sintesis protein c) Mengaktivasi atau deaktivasi sistem enzim d) Merangsang aktivitas sekresi e) Merangsang mitosis 2. 2. b) Synergisme yaitu beberapa hormon (lebih dari satu) menghasilkan efek yang sama pada sel target. 8 . Perlu adanya hormon kedua untuk mendapatkan ekspresi yang optimal. c) Antagonisme yaitu satu atau lebih hormon bekerja/berefek berlawanan dengan hormon yang lain. Contohnya adalah oksitosin dan vasopresin. c) Hormon Lipid : sangat hidofobik sehingga memungkinkannya menyeberangi membran biologis dengan mudah. a) Permissiveness yaitu suatu hormon tidak dapat bekerja/berefek jika tanpa adanya hormon lain. norepinefrin. Contohnya termasuk epinefrin.9 Mekanisme Kerja Hormone a) Spesifitas sasaran sistem endokrin b) Reseptor hormon » Membran plasma sel target » Reseptor hormon juga dapat berada di dalam sel » Reseptor juga dapat berada langsung di dalam inti 2.

merangsang sekresi sel. mengatur fungsi enzim. kemudian masuk ke dalam inti sel dan berikatan dengan DNA sel yang kemudian mengaktivasi gena tertentu (direct gene activation).kemudian memacu reaksi enzimatik yang menyebabkan pembentukan second messenger (cAMP).2. Sekresi hormon spesifik dirangsang atau dihambat oleh perubahan fisiologis khusus (=thermostat). meningkatkan sintesis protein. cAMP dapat menghasilkan fungsi intrasel khusus mengaktivasi enzim sel. berikatan dengan reseptor spesifik. mengubah metabolisme sel. mengubah permeabilitas enzim. b) Kerja hormon non steroid Hormon non steroid bereaksi dengan reseptor spesifik di luar sel.11 Kerja Hormone Berdasarkan Kimiawi Hormone a) Kerja hormon steroid Hormon steroid melewati membran sel. Contoh:kadar glukosa darah dan respon insulin 9 . DNA kemudian disintesis di dalam sel dan masuk ke dalam sitoplasma dan meningkatkan sintesis protein untuk enzim sebagai katalitik. c) Umpan balik negative Umpan balik negatif merupakan mekanisme utama dalam system endrokin untuk mempertahankan homeostatis.pertumbuhan jaringan dan perbaikan.

tentunya banyak kekurangan dan kelemahan kerena terbatasnya pengetahuan kurangnya rujukan atau referensi yang kami peroleh hubungannya dengan makalah ini. yaitu sebagai biokatalisator dan modulator. yang juga mengontrol kelenjar-kelenjar lain. Ketika hormon menemukan sel target. Hormon pengatur sistem kardiovaskuler: hormon bekerja dengan reseptor gliko protein yang spesifik pada permukaan sel sasaran. Hormon pengatur metabolisne mineral dan air. Untuk dapat bekerja pada suatu zat atau substrat harus ada hubungan atau kontak antara enzim dengan substrat (kompleks enzim-substrat). Hormon metabolisme. BAB 3 PENUTUP 3. 3. Hormon trofik. Klasifikasi hormon berdasarkan fungsi diantaranya: Hormon perkembangan. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis para pembaca khusus pada penulis.1 Penutup Demikianlah yang dapat kami sampaikan mengenai materi yang menjadi bahasan dalam makalah ini. Penulis banyak berharap kepada para pembaca yang budiman memberikan kritik saran yang membangun kepada kami demi sempurnanya makalah ini. yang terdiri atas protein atau suatu senyawa yang berikatan dengan protein. Hipotalamus mengontrol sekresi banyak kelenjar yang lain. berfungsi sebagai senyawa yang mempercepat proses reaksi tanpa habis bereaksi dalam suatu reaksi kimia. Hormon beredar didalam sirkulasi darah dan fluida sell untuk mencari sel target. hormon akan mengikat protein reseptor tertentu pada permukaan sel tersebut dan mengirimkan sinyal. Secara umum enzim berfungsi sebagai katalis dan memiliki peranan penting dalam reaksi metabolisme. Enzim adalah biokatalisator organik yang dihasilkan organisme hidup di dalam protoplasma.2 Kesimpulan Hormon merupakan suatu kelompok heterogen pesan-pesan kimia yang berperan mengkoordinasi aktifitas berbagai jaringan dalam tubuh. Produksi hormon dilakukan oleh hipotalamus (bagian dari otak). 10 . terutama melalui kelenjar pituitari.

id/2013/05/enzim-dan-hormon. DAFTAR PUSTAKA https://dokumen.html 11 .com/upload- document?archive_doc=336227961&escape=false&metadata=%7B%22context%22%3A%2 2archive_view_restricted%22%2C%22page%22%3A%22read%22%2C%22action%22%3Af alse%2C%22logged_in%22%3Afalse%2C%22platform%22%3A%22web%22%7D http://yapinnasution.blogspot.co.html http://merquendi20.scribd.blogspot.co.html https://www.tips/documents/makalah-hormon-enzim.id/2012/12/enzim-dan-hormon.