You are on page 1of 11

LAPORAN AUDIT ENERGI

MANAJEMEN ENERGI

AUDIT ENERGI PADA RUMAH TINGGAL

Studi kasus di Desa Monggang, Srihardono, Pundong, Bantul, DI Yogyakarta

Disusun Oleh :

Achmad Ubaidillah Nur 1450

Danang Wahyu 1450

Rochmad Fauzi 14501244015

JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

2016

ASHRAE. Audit energi juga dapat menelusuri berapa energi yang dibutuhkan. Standard 90. π‘‡π‘œπ‘‘π‘Žπ‘™ π‘˜π‘œπ‘›π‘ π‘’π‘šπ‘ π‘– π‘™π‘–π‘ π‘‘π‘Ÿπ‘–π‘˜ IKE (kWh/m2) = πΏπ‘’π‘Žπ‘  π‘Žπ‘Ÿπ‘’π‘Ž . mengidentifikasi kebocaoran atau ketidakefisienan energi dan menentukan langkah memperbaikinya serta mengevaluasi. prosedur audit pada bangunan gedung. Teori Dasar Audit Energi Audit energi adalah suatu teknik yang digunakan untuk menghitung berapa besarnya konsumsi energi pada bangunan dan cara yang digunakan untuk melakukan penghematan.A. SNI 03-6196-2000. Audit energi merrupakan aktifitas pemeriksaan yang dilakukan secara rutin dan berskala untuk mengetahui penyimpangan dalam penggunaan energi. International energy conservation code 2000. 4. Hasil dari sebuah audit energi adalah laporan tentang bagian yang mengalami pemborosan energi. BOCA. Fungsi digunakan standar adalah sebagai acuan dalam merancang suatu sistem tentang penggunaan energi pada suatu bangunan. 2. Intensitas Konsumsi Energi (IKE) Intensitas Konsumsi Energi (IKE) adalah perbandingan antara konsumsi energi yang digunakan terhadap luas bangunan gedung tersebut. 3. Adapula standar yang digunakan untuk melakukan audit energi di Indonesia adalah dengan mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI). Standard method for measuring floor area in office building.1: energy efficiency. Beberapa standar yang digunakan dalam melakukan audit energi antara lain : 1. BOMA.

Penelitian Konsumsi Energi 2. Biaya energi bangunan rumah (Rp/kWh). Pengamatan penggunaan energi secara rinci perlu dilakukan untuk mengetahui pola penggunaan energi pada bangunan rumah sehingga dapat diketahui peralatan pengguna energi apa saja yang pemakaian energinya cukup besar. Konsumsi Energi bangunan rumah per tahun (kWh/tahun). Intensitas Konsumsi Energi (IKE) bangunan rumah per tahun (kWh/m2. c.tahun). b. d. Analisis Peluang Hemat Energi Menurut Pedoman Pelaksanaan Konservasi Energi dan Pengawasannya di Lingkungan Departemen Pendidikan Nasional nilai IKE dari suatu bangunan gedung digolongkan dalam dua kriteria. audit energi rinci masih dapat dilakukan untuk memperoleh IKE yang lebih rendah lagi. Berikut ini kriteria IKE bangunan tidak ber-AC. Sektor-sektor yang dapat dihitung antara lain : a. yaitu untuk bangunan ber-AC dan bangunan tidak ber- AC. Identifikasi Peluang Hemat Energi 4. namun jika dari hasil perhitungan IKE ternyata sama atau lebih kecil dari pada IKE yang ditargetkan. Rincian luas bangunan rumah dan luas total bangunan rumah (m2). . Pengukuran energi 3. Kegiatan yang dilakukan dalam audit energi rinci adalah : 1. Nilai intensitas konsumsi energi (IKE) sangatlah penting untuk mengetahui dan membandingkan berapa besar energi yang akan dipakai. Audit energi secara rinci dilakukan bila nilai IKE lebih besar dari nilai target yang ditentukan.

67) dengan prinsip konversi energi listrik 2 kWh/m /bulan b) Pemeliharaan peralatan energi dilakukan sesuai dengan prosedur c) Efisiensi pengguanaan energi masih mungkin ditingkatkan melalui penerapan system manajemen energi terpadu Cukup Efisien a) Penggunaan energi cukup efisien namun masih memiliki (1.17) pemeliharaan tidak mengacu pada penghematan energi 2 kWh/m /bulan b) Agar dilakukan peninjauan ulang atas semua instalasi /peralatan eenergi serta penerapan managemen energi dalam pengelolaan bangunan c) Audit energi adalah langkah awal yang perlu dilakukan .5) peluang konservasi nergi 2 kWh/m /bulan b) Perbaikan efisiensi melalui pemeliharaan bangunan dan peraltan nergi masih dimungkinkan Boros a) Audit energi perlu dilakukan untukmenentukan langkah- (2.34) langkah pernbaikan sehingga pemborosan energi dapat 2 kWh/m /bulan dihindari b) Desain bangunan maupun pemeliharaan dan pengoperasian gedung belum mempertimbangkan konservasi energi Sangat Boros a) Instalasi peralatan. Tabel IKE Bangunan Gedung Tidak ber-AC Kriteria Keterangan Efisien a) Pengeloaan gedung dan peralatan energi dilakukan (0.67 – 2. desain pengoperasian dan (3.5 – 3.34 – 4.84 – 1.

Potensi penghematan merupakan hasil analisis Intensitas Konsumsi Energi untuk selanjutnya dibandingkan dengan standar yang digunakan (SNI. warna dinding. Penerangan alami ini memerlukan beberapa faktor antara lain desain bangunan. karena hanya dapat dilakukan pada waktu pagi hari samapi sore hari. Pembagian beban dalam Hal ini akan mempengaruhi besar IKE yang dikonsumsi. Manajemen energi dalam skala rumah tangga dapat dilakukan dengan mengatur penggunaan beban listrik dan pengaturan penerangan secara efisien. Pemanfaatan penerangan alami dalam bangunan rumah akan mengurangi penggunaan energilistrik sementara. dan letak benda agar tidak menghalangi sinar masuk. . βˆ† 𝐼𝐾𝐸 π‘₯ π‘‡π‘Žπ‘Ÿπ‘–π‘“ πΏπ‘–π‘ π‘‘π‘Ÿπ‘–π‘˜ π‘₯ πΏπ‘’π‘Žπ‘  Potensi PHE = 12 π‘π‘’π‘™π‘Žπ‘›/ π‘‘π‘Žβ„Žπ‘’π‘› Konsumsi Listrik Adalah penggunaan listrik dari setiap peralatan yang memakai energi sebagai konsumsinya. Hasil akhir dari proses audit energi adalah efisiensi energi. Jika didapati IKE lebih besar dari IKE standar maka ada potensi untuk dilakukan penghematan.Manajemen Energi Manajemen energi adalah program terpadu yang direncanakan dan dilaksanakan secara sistematis untuk memanfaatkan sumberdaya energi dan energi secara efektif dan efisien dengan melakukan perencanaan. sehingga dengan daya terbatas dapat melayani beban listrik secara bergantian. Pemilihan waktu dalam penggunaan beban secara bijak akan mengoptimalkan penggunaan daya terpasang. BSN). pencatatan. letak jendela. pengawasan dan evaluasi secara kontinu. besar konsumsi listrik dilakukan dengan perhitungan energi listrik selama satu bulan. Dengan penggunaan energi secara tepat dan sesuai kebutuhan dapat dilakukan analisis untuk menentukan potensi peluang hemat energi.

Dan hasil dari perhitungannya berupa distribusi konsumsi atau penggunaan listrik berdasarkan peralatan yang digunakan. Dimana daya listrik dalam bentuk kompleks dapat dinyatakan oleh persamaan sebagai berikut : S = P Β± jQ Dengan S = daya kompleks (VA) P = daya aktif/nyata (Watt) Q = daya reaktif (VAR) P = V I Cos Ο† Dengan V = teganga (Volt) I = arus (Ampere) Cos Ο† = faktor daya Q = V I Sin Ο† Dengan Q = daya reaktif (VAR) V = teganga (Volt) I = arus (Ampere) . Konsumsi listrik (kWh/bulan) = Daya (watt) x waktu pemakaian (jam) x 30 hari.

B. Audit Energi Awal Denah Ruangan Sebelum pelaksanaan audit penggunaan energi listrik perlu diitentukan terlebih dahulu ukuran dan denah dari ruangan yang akan dilakukan audit sehingga akan diketahui dimensi ruangan tersebut untuk menghitung besarnya nilai Intensitas Konsumsi Energi (IKE). Langkah-langkah Audit Energi Mulai Selesai Audit Penggujian energi sistem Energi awal lama οƒ  baru Audit Pengukuran Energi rinci Konsumsi enerrgi Pembuatan Pengujian Sistem baru C. .

Tamu 3 3 3 9 27 2 Kamar tidur 1 3 3 3 9 27 3 Kamar tidur 2 3 3 3 9 27 4 Kamar tidur 3 3 3 3 9 27 . Gambar denah rumah dan instalasi kelistrikan Data Ruangan Dimensi No Nama Ruang Panjang Lebar Tinggi Luas Volume 1 R.

00 1.00 13.5 11.5 1.625 9 Toilet 2 1.00 17.00 9.00 20.00 22.00 8.5 2.00 11.5 2.00 7. Analisis Energi Pola Beban Grafik Pola Beban 500 450 400 350 300 250 200 150 100 50 0 21.00 19.25 Dengan total luas bangunan 88. Keluarga 4 3 3 12 36 6 R.00 15.00 23.625 10 Teras 3 1.00 5.00 10.00 16.5 1.5 2.00 3.5 67.5 2.00 18. Tengah 3 3 3 9 27 7 Dapur 5 4.5 mΒ² D.00 4.00 12. 5 R.5 2.00 0.00 14.5 3 22.5 4.25 5.00 .5 8 Toilet 1 1.25 5.00 6.

85 16021.2 6 Pompa air 125 3 1 11.28 3 Lampu 18W 18 12 1 6.48 8760.92 2 Lampu 24W 24 12 1 8.24 kWh π‘‡π‘œπ‘‘π‘Žπ‘™ π‘˜π‘œπ‘›π‘ π‘’π‘šπ‘ π‘– π‘™π‘–π‘ π‘‘π‘Ÿπ‘–π‘˜ IKE (kWh/m2)= πΏπ‘’π‘Žπ‘  π‘Žπ‘Ÿπ‘’π‘Ž 2748.1 10951.635 Konsumsi energi rata-rata per tahun 229.02 kWh x 12bln = 2748.52 3407.28 3 kulkas 65 24 1 46.78 5110. Perhitungan Intensitas Konsumsi Energi Daya dari Pemakaian NO Nama beban pengukuran Perhari Jumlah kwh/bulan biaya Grup 1 1 Lampu 42W 42 3 1 3.96 17521.2 21902.56 2 Lampu 24W 24 6 2 8.96 Lampu LED 4 14 6 1 2.64 11681.04 14W 5 TV 40 10 1 12 16224 6 laptop 90 6 1 16.02 kWh/bln Total Biaya/bulan Rp 309.6 4 Magic jar 65 20 1 39 52728 5 Magic Com 395 1 1 11.4 7 komputer 450 2 1 27 36504 8 Kipas dinding 45 6 1 8.6 Grup 2 1 Lampu 18W 18 6 4 12.2 9 Kipas berdiri 50 4 2 12 16224 10 Speaker 30 2 1 1.64 11681.8 63273.1 kWh/m2 .25 15210 Daya 229.24 = 88.5 = 31.8 2433.

biodiesel. dan sumber-sumber energi berkelanjutan lainnya. angin. atau ingin menggantinya dengan lampu lain yang lebih besar Wattnya. hendaknya lampu-lampu tersebut dikurangi. upaya untuk menggeser penggunaan energi yang bersumber dari unrenewable resources kepada penggunaan energi yang bersifat renewable resources. Penerapan Strategi Efisiensi Listrik Langkah-langkah Untuk Mengurangi Konsumsi Energi Listrik οƒΌ Memanfaatkan cahaya alami pada siang hari sebaik-baiknya. seperti pemanfaatan energi air. οƒΌ Dalam jangka panjang. οƒΌ Menyesuaikan desain bangunan (meningkatkan penggunaan energi alam seperti cahaya matahari untuk penerangan. οƒΌ Menyalakan lampu halaman/taman apabila hari benar-benar telah mulai gelap. Sejumlah jenis energi alternatif tersebut telah mulai dikembangkan. . namun pemanfaatannya belum optimal karena biaya produksi yang masih tinggi sehingga harganya lebih mahal dari harga energi fosil. Dalam pemanfaatan cahaya alami pada siang hari. οƒΌ Memelihara bola lampu atau tabung lampu beserta kapnya atau reflektornya agar tetap bersih. Lampu dan kap lampu yang kotor dapat mengurangi cahaya sehingga mungkin menyebabkan timbulnya keinginan untuk menambah lampu lagi. biogas dan lainnya). Cahaya langit harus diutamakan daripada cahaya matahari langsung.E. masuknya radiasi matahari langsung kedalam bangunan harus dibuat seminimal mungkin. sehingga penggunaan lampu bisa dikurangi) οƒΌ Mematikan lampu-lampu listrik apabila sudah tidak digunakan. Matikan segera jika hari telah mulai terang kembali. Jika malam sudah menjelang larut. bahan bakar nabati (biomas.