You are on page 1of 19

7

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

A. Landasan Teori

1. Legundi (Vitex trifolia L.)

a. Suku : Verbenaceae

b. Nama :

1) Nama Daerah

Sumatra : gendarasi (Palembang), langgundi (Mink.).

Jawa : lagondi (Sunda), legundi (Jawa),

langghundi (Madura).

Nusa Tenggara : galumi (Sumbawa), sangari (Bima).

Sulawesi : dunuko (Ambon).

Melayu : lagundi, lilegundi.

2) Nama asing

Man jing (C), simpleleaf shrub chastetree (I).

3) Nama simplisia

Fructus Viticis (buah legundi).

(Setiawan Dalimartha,2008)

c. Uraian Tumbuhan

Legundi tumbuh pada tempat-tempat yang tandus, panas,

dan berpasir. Ditemukan tumbuh liar di hutan jati, hutan sekunder,

semak belukar, atau dipelihara sebagai tanaman pagar. Di jawa,

7

75-3. Beberapa bahan kimia yang terkandung dalam legundi di antaranya Camphene. dan vitamin A. Perdu. Kandungan Kimia dan Efek Farmakologis Legundi memiliki rasa pahit. dimana legundi disiram air yang cukup. casticin. permukaan bawah berambut rapat warna putih. dijaga kelembapan tanahnya. batang berambut halus. lebar 1. 2008). berwarna ungu muda. ujung dan pangkal runcing. bertangkai. buah bulat (Setiawan Dalimartha. L-α-pinene. helaian anak daun berbentuk bulat telur sungsang. d. silexicarpin. Daun majemuk menjari beranak daun tiga. tinggi 1-4 m. dan dipupuk dengan pupuk organik (Arief Hariana. Bahan kimia akan masuk ke meridian . 8 legundi dapat tumbuh sampai ketinggian 1. luteolin-7-glucoside flavopurposid.2008). vitrisin. dan bersifat sejuk. pedas. permukaan atas berwarna hijau.75 cm. Daun berbau aromatik khas dan dapat digunakan untuk menghalau serangga atau kutu lemari (Setiawan Dalimartha. Bunga majemuk berkumpul dalam tandan.2008).2008). panjang 4-9. Perbanyakan tumbuhan legundi dengan menggunakan biji dan setek batang. tepi rata. pertulangan menyirip. tumbuh tegak.5 cm.000 m dpl (Setiawan Dalimartha. terpenyl acetate. keluar dari ujung tangkai. dihidroksi asam benzoat.

dan gula batu secukupnya. migren. germicide (membunuh kuman). batuk. 1) Batuk Kering Cuci bersih 1 genggam daun legundi. rematik. menurunkan panas (antipiretik). meluruhkan kentut. sakit perut. m. dan tangkai legundi dapat digunakan untuk mengobati beberapa penyakit sebagai berikut (Arief Hariana. Daun berkhasiat menghilangkan nyeri (analgesik). haid tidak teratur. sakit kepala (chepalgia). 9 lever. diare. dan pembunuh serangga (Arief Hariana. luka berdarah. obat cacing.untah darah. Buah berkhasiat membuang angin panas dari kepala dan mata. dan meluruhkan haid (Setiawan Dalimartha. luka terpukul. prolapsus uteri. merawat rambut.2008). e. Bagian Tumbuhan yang Digunakan dan Pemanfaatannya Biji. meluruhkan kencing (diuretik). sakit gigi. dan kandungan kencing (vesica urinaria) (Arief Hariana. menormalkan siklus haid. pereda kejang. lambung. sepotong kunyit. demam.2008). menghilangkan nyeri(analgesik). eksim. Akar berkhasiat mencegah kehamilan dan perawatan setelah melahirkan. menyegarkan badan. lalu rebus dengan . Efek farmakologis legundi diantaranya sebagai obat influenza.2008).2008). sepotong kencur. daun. dan obat luka (Setiawan Dalimartha.2008). beri-beri. mata merah.

dan muntah darah Rebus 1 genggam daun legundi muda dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. lalu minum 2 kali sehari masing-masing ½ gelas. saring air rebusan. 2) Batuk rejan Seduh ¾ sendok teh serbuk daun legundi dengan ¾ cangkir air panas. Setelah dingin. lalu tumbuk sampai halus. Minum air rebusan 3 kali sehari masing-masing ¾ gelas. 6) Obat cacing Cuci bersih 3/5 genggam daun legundi. 3) Beri-beri Cuci bersih 1 genggam daun legundi. sakit tenggorokan. Saring air rebusan. lalu tambahkan gula secukupnya. Bungkus tumbukan daun legundi dengan daun pisang biji yang masih muda dan kukus selama 15 menit. Setelah dingin. 4) Eksim. lalu letakkan pada bagian yang terserang kurap. Tambahkan 1 sendok makan madu. . Minum air rebusannya dua kali sehari masing-masing ½ gelas. lalu minum saat masih hangat. lalu rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 2 ¼ gelas. 10 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. 5) Kurap Tumbuk daun legundi secukupnya sampai halus. gosokkan ke seluruh tubuh 2 kali sehari.

lalu tumbuk sampai halus. saring air rebusan. 9) Sakit kepala (chepalgia) Tumbuk halus daun legundi dan daun jinten secukupnya. sedangkan untuk sakit keras gunakan 10-15 g. Tambahkan ¾ cangkir air dan garam secukupnya. lalu saring air perasan daun legundi dan minum 2 kali sehari. Tambahkan air secukupnya. lalu minum 3 kali masing-masing ¾ gelas. tumbuk halus biji legundi sampai menjadi serbuk. Seduh serbuk legundi dengan arak beras. 11 7) Obat cacing gelang Seduh 1 sendok teh serbuk buah legundi dengan ½ cangkir air panas. 8) Panas sehabis melahirkan (demam nifas) Cuci bersih ¼ genggam daun leguni. lalu minum air seduhannya saat masih hangat dan boleh diulang selama beberapa hari. Setelah dingin. 10) TBC Cuci bersih 3/5 genggam daun lengundi. lalu minum saat masih hangat 3 kali sehari. lalu gunakan untuk tapel. lalu . lalu rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 2 ¼ gelas. lalu tumbuk sampai halus. 11) Turun peranakan (prolapsus uteri) Cuci bersih segenggam daun legundi dan 10 g temu ireng. Tambahkan 1 sendok makan madu. peras. aduk. peras. Cara lainnya. Untuk sakit ringan gunakan 5g serbuk biji legundi.

2. dan Mansonia (Djaenudin N dkk.250 meter di bawah permukaan laut. Culex. Subordo Nematocera. juga dapat berperan sebagai vektor penyakit pada manusia dan binatang yang penyebabnya terdiri atas berbagai macam parasit. Aedes. Dapat hidup antara 5. Larva Nyamuk Nyamuk merupakan Kelas Insecta. 2009). Parasit penyebab filariasis tumbuh. .500 meter di atas permukaan laut sampai 1. 2009). Famili Culicidae (Nyamuk) Serangga ini kecuali dapat mengganggu manusia dan binatang melalui gigitannya. a. sedangkan parsit penyebab malaria tumbuh dan berkembangbiak dalam badan nyamuk menjadi bentuk infektif sebelum ditularkan dari penderita kepada orang yang sehat. Ordo Diptera. chikungunya dan demam kuning. Penyakit yang disebabkan oleh virus DHF. Genera yang terpenting bagi manusia. yaitu Anopheles. dan Famili Culicidae. Nyamuk tersebar di seluruh dunia kecuali Antartika. 12 minum air perasan dengan 1 sendok makan madu setiap dua hari sekali sampai sembuh. virus penyebab dalam badan nyamuk berkembang menjadi banyak sebelum ditularkan (Djaenudin N dkk. Ordo Diptera.

filariasis maupun penyakit lainnya. Tubuhnya terdiri dari bagian kepala. Culicidae . Simuliidae*) B. Famili Culicidae dibagi menjadi 3 tribus. yaitu (1) Tribus Anophelini (Anopheles). Challiporidae*) . thorax.1 Klasifikasi ordo diptera. Nematocera . Cyclorrapha (Athericera) . 1) Bagian kepala Terdapat sepasang antenna dengan rambut antenna. Muscidae*) . 13 Tabel 2. rambut-rambut mulut (mouth brush) dan rambut-rambut kepala. Sarcophagidae*) . Drosophilidae*) Keterangan: *) termasuk lalat yang akan dibicarakan dalam “Peran lalat dalam Ilmu Kedokteran”. sepasang mata. Tabanidae*) C. subordo. b. dan abdomen. Brachycera . Mansonia) dan (3) Tribus Toxorhynchitini (Toxorhynchitis). serta famili Subodro Famili A. 2) Bagian thorax . Morfologi Larva Larva dapat juga menentukan ada tidaknya vektor penyakit malaria. Aedes. (2) Tribus Culicini (Culex. Psychodidae*) .

1) Bagian kepala Terdapat breathing tube (tabung pernafasan) yang bentuk lubangnya bagi tiap genus berbeda. padanya terdapat rambut siphon. Di samping rambut ini pada Anophelini di bagian dorsal teerdapat pada segmen ke-2 sampai dengan segmen ke-7 dan tergal plate yaitu lapisan lempeng punggung. segmen segmen terlihat dengan jelas pada abdomen. c. dorsal plate terdapat pada segmen ke-9 dari familie Culicidae. Barisnya ada yang satu dan ada yang lebih. comb scale terdapat pada segmen ke-8 dari subfamilie Culicini. 3) Bagian abdomen Terdiri atas 10 segmen. . yaitu rambut ventral. 14 Terdiri atas segmen-segmen dengan rambut-rambut atau bulu- bulu rusak. segmen ke 8-10 bersatu membentuk alat-alat abdominal seperti sifon (pipa udara) terdapat pada Culicini. Morfologi Pupa Stadium pupa terdiri atas kepala dan abdomen. rambut dorsal. bakal mata. stigmal plate dari subfamilie Anophelinae terdapat pada segmen abdominal ke-8. pecten. bakal antenna. padanya terdapat rambut-rambut. Ini merupakan ciri dari genus. Pada setiap segmen abdomen pada sisinya terdapat rambut-rambut yang bentuknya berbeda bagi tiap genus.

Hormon inilah yang pada gilirannya akan merangsang terjadinya ovulasi. Siklus Hidup Nyamuk Anophelini mengalami metamorfosis sempurna terdiri atas 4 stadium. Nyamuk deawasa betina biasanya mengisap darah manusia dan binatang. Stadium telur. Beberapa spesies nyamuk yang dapat bertelur tidak membutuhkan darah manusia dan binatang. Dari pupa ini. masing-masing akan menjadi hewan jantan dan hewan betina. Jika pupa sudah cukup tua dapat terlihat pada segmen terakhir pada paddle. sedangkan stadium dewasa hidup bertebrangan. larva. d. 2) Bagian abdomen Terdiri atas segmen-segmen dan pada segmen terakhir terdapat paddle. yaitu telur. 15 bakal sayap dan bakal kaki. pada abdominal segmen terakhir pada Anopheles terdapat duri sedangkan pada Culicini terdapat rambut yang halus. Nyamuk yang membutuhkan darah untuk pertumbuhan dan matangan telur ini disebut pertumbuhan anautogenus. Gunanya untuk alat gerak sehingga dapat bernafas. disebut pertumbuhan . Di dalam darah yang diisap terdapat adrenalin dan serotonin yang mampu merangsang kelenjar di dalam otak nyamuk untuk membentuk hormon gonatropin. larva. dan pupa akhirnya dewasa. Bagian kepala ini disebut juga chepalothorax. dan pupa hidup di dalam air.

saluran air. sedangkan telur mansonia diletakkan di balik permukaan daun tumbuh- tumbuhan air . dapat juga pada lubang tanah yang kering yang kemudian digenangi air. dan tempat-tempat yang dapat digenangi air seperti got. . Pertumbuhan larva stadium I sampai dengan stadium IV (disebut instar I-IV) berlangsung 6-8 hari pada culex dan Aedes. Telur culex diletakkan di atas permukaan air. tetapi sesudah 1-2 jam berubah menajdi hitam. kolam. bekas jejak kaki binatang. Kemudian tumbuh menjadi pupa yang tidak makan tetapi masih memerlukan oksigen yang diambil melalui corong pernafasan (breathing trumpet). Larva terdiri atas 4 stadium dan mengambil makanan dari tempat perindukan. sungai. misalnya rawa. sedangkan pada mansonia pertumbuhan memerlukan waktu kira-kira 3 minggu. telur diletakkan saling berlekatan sehingga membentuk rakit (raft). lubang-lubang di pohon dan kaleng- kaleng. 16 autogenus. Pada genus Anopheles telur diletakan satu persatu terpisah tetapi telur ditemukan di tepi permukaan air pada lubang pohon dan “containers”. Tempat perindukan (breeding place) untuk masing-masing spesies berlainan. Pada genus culex dan mansonia. selokan. setelah 2-4 hari telur menetas menjadi larva (jentik) yang selalu hidup di dalam air. sawah. Telur yang baru diletakan berwarna putih.

baik untuk istirahat selama waktu menunggu proses perkembangan telur maupun istirahat sementara. dan ada nyamuk yang lebih suka mengisap darah binatang jika dibandingkan dengan darah manusia dan disebut nyamuk antropozoofilik. Hospes yang disukai nyamuk juga berbeda-beda. nyamuk tersebut mencari tempat untuk istirahat. e. nyamuk jantan ini biasanya tidak pergi jauh dari tempat perindukan. Pupa jantan menetas relatif lebih cepat. . Perilaku Nyamuk Umur nyamuk tidak sama. menunggu nyamuk betina untuk berkopulasi. tetapi ada nyamuk yang dapat hidup sampai 2- 3 bulan. adapula yang hanya suka mengisap darah binatang (zoofilik). misalnya Anopheles punctipennis di Amerika. yaitu pada waktu nyamuk masih aktif mencari darah. Setelah mengisap darah. Biasanya umur nyamuk kira-kira 2 minggu. Nyamuk betina kemudian mengisap darah yang diperlukannya untuk pembentukan telur. ada beberapa spesies yang tidak memerlukan darah untuk pembentukan telurnya (autogen). Akan tetapi. misalnya toxorhynchities amboinensis. Pada umumnya nyamuk betina hidup lebih lama daripada nyamuk jantan. ada yang mempunyai kebiasaan hanya mengisap darah manusia (antropofilik). 17 Untuk tumbuh menjadi dewasa diperlukan waktu 1-3 hari sampai beberapa minggu.

tempat-tempat dekat tanah. Daya terbang ini berbeda-beda menurut spesies. Adayang menghisap darah waktu malam hari (night-biters) misalnya Anopheles. sedangkan jarak terbang nyamuk Aedes vexans dapat mencapai 30km. Jika di suatu daerah diketahui tidak ada nyamuk yang beristirahat di dalam kamar (semua bersifat eksofilik). 18 Untuk tempat istirahat ada nyamuk yang memilih di dalam rumah (indoor-resting) atau endofilik. Ada yang menggigit di dalam rumah (endofagik) dan ada juga yang menggigit di luar rumah (esofagik). kandang binatang. . ada juga yang menghisap darah pada waktu siang hari (day-biters) misalnya Aedes. tidak ada gunanya melakukan penyemprotan pada dinding kamar. Pemahaman perilaku nyamuk ini penting terutama untuk program pemberantasan melalui penyemprotan menggunakan insektisida. yaitu dinding rumah adapula yang memilih di luar rumah (autdoor-resting) atau eksofilik.6km. Aktivitas menggigit nyamuk juga berlainan. Nyamuk betina mempunyai jarak terbang lebih jauh daripada nyamuk jantan. yaitu tanaman. Kebanyakan nyamuk Anopheles dapat terbang sampai 1. atau di tempat-tempat yang agak tinggi.Aedse aegypti jarak terbangnya pendek (hanya beberapa ratus meter).

yaitu sebagai vektor penyakit. Anopheles aconitus. Anopheles farauti. filariasis. Aedes kochi. Encephalitis. Cacing Wuchereria bancrofti vektornya di Indonesia : Culex fatigans. Anopheles balabacensis. dan Brugia timori. Anopheles subpistus. yaitu Anopheles sundaicus. dengue.Louis Encephalitis. Anopheles bancrofti. M. dan Japanese B. demam kuning (yellow fever). St. Kepentingan medis lain yang sangat penting. dan Anopheles sinesis. Anopheles venhuisi. Culex annulirostris.Louis Encephalitis. Kepentingan Medis Nyamuk. yaitu malaria. Brugia timori vektornya adalah . dan sebagainya. Cacing Brugia malayi vektornya Anopheles barbirostris. 19 f. Anopheles panctulatus. Wuchereria bancrofti. 2) Filariasis Penyebabnya cacing Brugia malayi. Stadium sporozoit dalam kelenjar ludah nyamuk merupakan stadiun infektif yang ditularkan pada waktu nyamuk mengisap darah. Anopheles maculatus. Indiana. 1) Malaria Di daerah Jawa dan Bali diketemukan spesies nyamuk sebagai vektor malaria. Secara garis besar kepentingan medis nyamuk ini terdiri atas gigitan menyebabkan dermatitis dan urticaria. St. Mansonia uniformis. Ada beberapa penyakit yang membutuhkan nyamuk sebagai vektor.

3. Pengertian insektisida Insektisida secara umum adalah senyawa kimia yang digunakan untuk membunuh serangga pengganggu atau hama serangga. Insektisida a. disebut Demam Dengue (DD). Aedes simpsoni. Aedes albopictus. Culex tarsalis. Penyebab virus demam kuning (yellow fever virus). hidung. Ditularkan oleh Aedes agypti. Disebabkan oleh virus dengue dan disebarkan oleh Aedes aegypti. 20 Anopheles barbirostris. Louis Encephalitis Disebabkan oleh virus JBE an ditularkan oleh Culex pipiens. disebut Demam Berdarah Dengue (DBD).barbirostris yang ada di Jawa dan Sumatera bertindak sebagai vektor malaria. 5) Japanese B. di bagian Timur garis wallace berfungsi sebagai vektor mikrofilaria. St. Perlu dicatat bahwa A. Dapat timbul pendarahan pada kulit gusi. Encephalitis. Jika kasusnya ringan. 3) Dengue Terdapat di daerah tropik terutama di Asia Tenggara. Aedes secutellaris. usus. Aedes togoi. Insektisida dapat membunuh serangga dengan dua . Aedes togoi. 4) Demam Kuning (yellow fever) Terdapat di Amerika Selatan dan Afrika.

selain harus efektif membunuh target juga harus tidak membahayakan mahluk hidup yang bukan terget seperti manusia. cara masuk ke dalam badan serangga. Larvasida = untuk membunuh stadium larva/nimpa: 3. Penggunaan larvasida daat mengurangi penggunaan keseluruhan pestisida pada pengendalian nyamuk. Larvasida yang termasuk pestisida seperti temefos. 2006). Membunuh larva nyamuk sebelum menjadi dewasa dapat mengurangi penggunaan pestisida untuk membunuh nyamuk dewasa. yaitu dengan meracuni makanannya (tanaman) dan dengan langsung meracuni si serangga tersebut (WordPress. macam bahan kimia. Adultisida = insektisida untuk membunuh tungau. Ovisida = insektisida untuk membunuh stadium telur: 2. dan pemangsa nyamuk (Sutanto. Salah satu metode pemberantasan vektor Dengue adalah dengan menggunakan larvasida yang diaplikasikan pada tempat perindukan potensial. . ternak. tanaman hias. konsentrasi dan jumlah(dosis) insektisidanya (Gandahusada. Pemilihan jenis larvasida. 2008). Khasiat insektisida dalam membunuh serangga sangat bergantung pada bentuk. 21 mekanisme. Insektisida adalah bahan yang mengandung persenyawaan kimia yang digunakan untuk membunuh serangga. dkk. 2008). Beberapa istilah yang berhubungan dengan insektisida adalah : 1.

Tujuan lainnya dalah agar penggunaan pestisida sintesis dapat diminimalkan sehingga kerusakan lingkungan yang diakibatkanpun diharapkan dapat dikurangi (Kardinan. Pembagian insektisida . campuran bahan kimia yang digunakan untuk mencegah. Penggunaan pestisida nabati merupakan suatu cara alternatif dengan tujuan agar penggunaan tidak hanya tergantung kepada pestisida sintesis. membasmi. Secara sederhana pestisida adalah pembunuh hama. dan mengendalikan hewan/tumbuhan pengganggu sperti binatang pengerat. termasuk serangga penyebar penyakit dengan tujuan kesejahteraan manusia. Pestisida nabati relatif mudah dibuat dengan kemampuan dan pengetahuan yang terbatas. 22 Secara umum pestisida nabati diartikan sebagai suatu pestisida yang bahan yang bahan dasarnya berasal dari tumbuhan. Pestisida berasal dari kata pest yang berarti hama dan sida berarti pembunuh. Karena terbuat dari bahan alami/nabati maka jenis pestisida ini bersifat mudah terurai di alam sehingga tidak mencemari lingkungan dan relatif aman bagi manusia dan ternak peliharaan karena residunya mudah hilang. b. Pestisida nabati bersifat pukul dan lari yaitu apabila diaplikasikan akan membunuh hama pada waktu itu dan setelah hamanya terbunuh maka residunya akan cepat menghilang untuk dikonsumsi. 2005).

.. berukuran 0. berukuran sebesar butir-butir gula pasir dan tidak tembus 20 mesh screen. Contoh: ekstrak kencur (Kaemfira galanga Linn. kabut (mist).) . pellets. 2004) . 2) Menurut bentuknya. 2004). b) Insektisida kimiawi.1-50 mikron. granula (granules). yaitu bahan yang mengandung senyawa kimia yang digunakan untuk membunuh serangga atau insekta (Gandahusada dkk. berukuran 0. berukuran kira-kira 1cm3. semprotan (spray).1 mikron. yaitu bahan yang dapat membunuh srenagga atau insekta terutama larva nyamuk (biolarvasida terbuat dari tumbuhan yang mengandung fitotoksin. uap (vapour). berukuran 100-500 mikron. 23 1) Berdasarkan bahan baku atau asalnya. b) Larutan : aerosol dan fog.001 mikron (Gandahusada dkk. insektisida dibagi menjadi : a) Insektisida botani. c) Gas : asap (fumes dan smokes).001- 0. insektisida terdiri dari : a) Bahan padat : serbuk (dust). berukuran 35-20 mikron dan tembus 20 mesh screen. berukuran 50-100 mikron. berukuran kurang dari 0.

Endah Setyaningrum) . Kerangka Pemikiran Daun legundi Ekstrak mengandung Ekstrak mengandung saponin flavonoid dan Ekstraksi flavonoid dan minyak alkaloid Maserasi atsiri Bersifat sebagai racun perut (stomach poisoning) dan Berperan sebagai menghambat kerja enzim racun pernafasan kolinesterase Variabel luar Variabel luar Efek Larvasida tidak terkendali terkendali Tempat hidup Kesehatan larva Jumlah larva Larva nyamuk Volume air Kelembaban Kualitas air Suhu hidup mati (Sumber: Medical Journal of Lampung University oleh Eka Cania. 24 B.

volume air.) terhadap larva nyamuk. Kerangka Konsep Variabel bebas Variabel terikat Ekstrak daun legundi dengan larva nyamuk berbagai konsentrasi Variabel kontrol (jumlah larva.kualitas air. Hipotesis Ada pengaruh daya bunuh ekstrak daun legundi (Vitex trifolia L. . media) D. 25 C.