You are on page 1of 17

Nama : Firman Fahmi

Kelas :C

1. Banyaknya geliatan dari 8 mencit dalam waktu 15 menit

Dalam Waktu 15
Kelompok Nomor Mencit
menit
1 37
2 25
3 39
4 30
Diazepam 0,26
5 26
mg/kg bb (oral)
+ Asam Asetat 6 42
1% v/v (ip) 7 34
8 25
Rata-rata 32,25
Simpangan
Baku 6,714

1. Hasil pemeriksaan kadar immunoglobulin G (g/100 ml) dalam serum darah 25 orang
donor diukur dengan r.i.d (radial immuno diffusion)

Kadar (g/100
Banyaknya
ml)
0,7 3 0,7
0,8 5 0,7
1 8 0,7
1,3 4 0,8
1,8 5 0,8
0,8
0,8
0,8
1
1
1
1
1
1
1
1
1,3
1,3

04 0.04 0.06 0.05 0.09 2 0.05 0.04 0.06 0.04 0.05 0.07 0.06 0.08 0.05 0.06 0.8 1.06 0.04 0.08 0.08 4 0. 1.8 1.8 1.04 0.06 0.39 2.09 .04 8 0.04 0.3 1.13 Simpangan Baku 0.07 3 0.04 0.06 0.05 6 0.07 0.05 0.8 Rata-rata 1. Konsentrasi merkuri (ppm) dari berbagai lokasi aliran sungai Konsentrasi Banyaknya Merkuri (ppm) 0.07 0.3 1.08 0.08 0.05 0.8 1.06 7 0.

26 70. Lower Bound Upper Bound .008 Within Groups 1363.29 Std. Std.06 Simpangan Baku 0.016 3.984 95% Confidence Interval Lower Bound 65.00 66.946 Total 2172.099 9.875 21 64. 1. Deviation 11.420 1.229 . (I) Jenis Obat (J) Jenis Obat J) Error Sig.083 2 404.058 Median 0. Error 3.958 23 Multiple Comparisons Dependent Variable: Nilai LSD Mean 95% Confidence Interval Difference (I.205 ANOVA Nilai Sum of Mean Squares df Square F Sig.713 2 21 .720 Std.22 65.38 63. Taraf kepercayaan 95% Descriptives Nilai Voltaren 50 Voltaren 25 mg mg Irgipan Total N 8 8 8 24 Mean 74.045 6.19 for Mean Upper Bound 83.74 62.09 Mean 0.803 1. Voltaren 25 mg dan Irgapan telah dilakukan 24 orang pasien dengan keluhan “encok” .78 56.40 Minimum 61 55 54 54 Maximum 95 75 67 95 Test of Homogeneity of Variances Nilai Levene Statistic df1 df2 Sig.61 69.905 2. 0.14 57. Between Groups 809.542 6.50 61.845 5. Pengaruh Voltaren 50 mg.

029 .029 .Voltaren 50 mg Voltaren 25 mg 10. voltaren 25 mg.00 21. nilai terbesar 75  Irgapan memiliki rata-rata 61.75 Voltaren 25 mg Voltaren 50 mg -10. simpangan kesalahan rata-rata 1.88 *. simpangan baku 11. The mean difference is significant at the 0.099.029 . nilai terkecil 61.542 -5.500 4. jumlah data 8.05.375* 4. nilai terkecil 54.205 yang berarti lebih besar dari α yaitu 0. Maka dapat disimpulkan bahwa hasil uji menunjukkan varian ketiga jenis obat (voltaren 50mg.003 -21.50 .38 . simpangan baku 5.845. Dengan ini pengujian Anova dapat dilakukan.875* 4.88 10.25 -2. irgapan) adalah sama. voltaren 25mg. 3) Output ketiga (Anova) Hipotesis  Ho diterima : Tidak terdapat perbedaan rata-rata signifikan dari pengaruh obat yang diberikan antara yang diberi voltaren 50mg.05 level. jumlah data 8.00 Voltaren 25 mg -2. dan irgapan.75 -5.013 2.00 .875* 4.003 5.50 Irgipan 2.542 -10. Maka uji Post Hoc tidak perlu dilakukan .013 -19.) > α maka hasil uji menunjukkan bahwa varian ketiga kelompok sama sehingga pengujian Anova dapat dilakukan  Jika nilai signifikan (Sig. jumlah data 8. Keterangan 1) Output pertama (Group Statistic) banyaknya data hasil pasien dengan keluhan encok yang dilakukan pada 24 orang pasein:  Voltaren 50 mg memiliki rata-rata 74.045. nilai terbesar 95  Voltaren 25 mg memiliki rata-rata 63. simpangan baku 6.029 .25 Irgipan 13.029 .) < α maka hasil uji menunjukkan bahwa varian ketiga kelompok tidak sama sehingga pengujian Anova tidak dilakukan Kesimpulan : Dari data diatas diperoleh nilai sig. nilai terbesar 67 2) Output kedua (Test of Homogeneity of Variances) Hipotesis :  Jika nilai signifikan (Sig. simpangan kesalahan rata-rata 3.88 5.029 .500 4. nilai terkecil 55. yaitu 0.905.375* 4. simpangan kesalahan rata-rata 2.88 Irgipan Voltaren 50 mg -13.420.50 19.803.

375* menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pasien yang diberikan obat irgapan dan yang diberikan voltaren 50 mg 4. Error K N Mean Deviation Mean GABUN PRIA 9 488. > α maka Ho diterima 2. voltaren 25 mg.  Ho ditolak : terdapat perbedaan rata-rata signifikan dari pengaruh obat yang diberikan antara yang diberi voltaren 50mg.33 661.875* menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pasien yang diberikan obat voltaren 50 mg dan yang diberi voltaren 25 mg  13.875* menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pasien yang diberikan obat voltaren 25 mg dan yang diberikan voltaren 50 mg  -13. Seorang dokter ingin membandingkan Angka Kecukupan Gizi bagi lansia pria dan wanita. Jika nilai Sig. Group Statistics KELOMPO Std. Jika nilai Sig. 0.659 G WANITA 10 506. Maka uji Post Hoc perlu dilakukan. Dari tabel diatas ada 3 tanda * yaitu:  10. Dengan ini pengujian Post Hoc dapat dilakukan.375* menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pasien yang diberikan obat voltaren 25 mg dan yag diberi irgapan  -10.05) maka Ho ditolak sehingga dapat disimpulkan bhawa terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan dari pengaruh jenis obat yang diberikan kepada pasien. Dengan taraf kepercayaan 95%.114 173.013 Independent Samples Test GABUNG .976 220.60 547. Std. 4) Output keempat (Post Hoc) Dari output keempat dengan tanda * menunjukkan kelompok yang berbeda signifikan. Kriteria pengujian 1.008 yang berarti lebih kecil dari α(0. dan irgapan. < α maka Ho ditolak Kesimpulan Dari data diatas diperoleh bahwa nilai sig.

845 t-test for Equality of T -. berarti rata-rata angka kecukupan gizi lansia pria lebih rendah daripada lansia wanita Perbedaan rata-rata sebesar -18.678 sampai 567.144 (Lower dan Upper) 5.33 dan pada wanita 506.948 .267 Std.614 Sig. Pada tabel statistik rata-rata angka kecukupan gizi pada lansia pria 488.678 -613.039 of Variances Sig.144 577.065 Means Df 17 15.882 of the Difference Upper 567.60 artinya bahwa rata-rata angka kecukupan gizi pada lansia pria < daripada lansia wanita Nilai thitung negatif. > α dan nilai lower dan upper melewati 0 maka Ho diterima  Jika nilai sig. < α dan nilai lower dan upper tidak melewati 0 maka Ho ditolak 3) Kesimpulan Dari data yang diperoleh pada kriteria nilai sig.399 95% Confidence Interval Lower -603.05) dan nilai lower dan upper melewati 0 maka Ho diterima artinya tidak terdapat perbedaan antara angka kecukupan gizi bagi lansia pria dan wanita.267 -18. 0.948 > α (0.949 Mean Difference -18.066 -.348 1) Hipotesis  Ho diterima : Tidak terdapat perbedaan antara angka kecukupan gizi bagi lansia pria dan wanita  Ho ditolak : Terdapat perbedaan antara angka kecukupan gizi bagi lansia pria dan wanita 2) Kriteria Pengujian  Jika nilai sig. .267 dan perbedaannya berkisar antara -603. Equal Equal variances variances not assumed assumed Levene's Test for Equality F . (2-tailed) . Dengan taraf nyata 1% .470 280. Percobaan 4 konsentrasi bahan kimia digunakan untuk merangsang pertumbuhan sejenis tanaman tertentu selama periode waktu tertentu. Error Difference 277.

5 K4 4 6.4510 .4754 .5500* .002 . 4.1 8. Between Groups 12.7 K3 5 6.450 .029 8.2 7.064 . Error Sig.142 5.2646 .002 Within Groups 5. Mean Maximu N Mean Deviation Error Lower Bound Upper Bound Minimum m K1 4 8. Lower Bound Upper Bound K1 K2 .3351 7.8 7.043 2.506 3.8 Tota 17 7.431 3.1323 8.7900* .031 ANOVA Pertumbuhan Sum of Mean Squares df Square F Sig.4754 .459 9.579 5.357 K3 1.877 13 .6702 .4211 5. Std.2585 7.149 K4 1.8 9.118 2.001 .169 16 Multiple Comparisons Dependent Variable: Pertumbuhan LSD (I) 99% Confidence Interval Konsentr asi (J) Mean Bahan Konsentrasi Difference Kimia Bahan Kimia (I-J) Std.4754 .0656 .8421 .507 K3 1.008 .025 3 13 .224 K4 1.877 -1.3311 5.741 7.635 8.4 l Test of Homogeneity of Variances Pertumbuhan Levene Statistic df1 df2 Sig.4754 .046 8.0750 .452 Total 18.292 3 4.660 .8650* .4510 .4750* .097 9.871 8.0 9.525 .594 1.7403 .877 -1.315 6.4 K2 4 8.357 1.975 . Descriptives Pertumbuhan 95% Confidence Interval for Std.907 .591 8.982 K2 K1 -.507 1.0750 .006 .

497 -1.525 .674 1.3150 .0.224 -. simpangan kesalahan rata-rata 0. keterangan 1) Output pertama (Group Statistic) banyaknya data hasil pertumbuhan tanaman dengan konsentrasi bahan kimia :  Konsentrasi 1 memiliki rata-rata 8.01.K3 K1 -1.431 K4 -.006 -2. nilai terbesar 8.4510 . simpangan baku 0.3150 .8421.01 level. jumlah data 4.) < α maka hasil uji menunjukkan bahwa varian keempat kelompok tidak sama sehingga pengujian Anova tidak dilakukan Kesimpulan : Dari data diatas diperoleh nilai sig. yaitu 0. nilai terkecil 8.975 .5500* .497 -1. simpangan kesalahan rata-rata 0.002 -3.1.3311. simpangan baku 0.) > α maka hasil uji menunjukkan bahwa varian keempat kelompok sama sehingga pengujian Anova dapat dilakukan  Jika nilai signifikan (Sig.044 1. jumlah data 4. nilai terkecil 5.7403 .323.674 *.8650* . nilai terkecil 8.2.4510 . jumlah data 5.044 K4 K1 -1.660 .001 -3.4754 .149 -.4510 .982 -. jumlah data 4. nilai terbesar 9.008 -2.2646.7900* . simpangan kesalahan rata-rata 1.4754 .450 .8.118 K2 -1.4510 . nilai terbesar 7. simpangan baku 0.031 yang berarti lebih besar dari α yaitu 0. simpangan kesalahan rata-rata 0.4211. The mean difference is significant at the 0. Dengan ini pengujian Anova dapat dilakukan. nilai terbesar 7.907 -.5  Konsentrasi 4 rata-rata 6. Maka dapat disimpulkan bahwa hasil uji menunjukkan varian keempat konsentrasi bahan kimia yang digunakan adalah sama.043 K3 . 3) Output ketiga (Anova) Hipotesis .8 2) Output kedua (Test of Homogeneity of Variances) Hipotesis :  Jika nilai signifikan (Sig.506 K2 -1.4  Konsentrasi 2 memiliki rata-rata 8.3351.7  Konsentrasi 3 rata-rata 6.6702.4750* . nilai terkecil 6. simpangan baku 0.

> α maka Ho diterima 2. Maka uji Post Hoc tidak perlu dilakukan  Ho ditolak : terdapat perbedaan rata-rata signifikan dari pertumbuhan sejenis tanaman yang disebabkan oleh konsentrasi bahan kimia. Dengan ini pengujian Post Hoc dapat dilakukan.4750* menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pertumbuhan tanaman dengan konsentrasi bahan kimia ke-2 dan konsentrasi bahan kimia ke-4  -1. < α maka Ho ditolak Kesimpulan Dari data diatas diperoleh bahwa nilai sig. Jika nilai Sig. Kriteria pengujian 1.8650* menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pertumbuhan tanaman dengan konsentrasi bahan kimia ke-1 dan konsentrasi bahan kimia ke-3  1. Jika nilai Sig. Dari tabel diatas ada 3 tanda * yaitu:  1. Maka uji Post Hoc perlu dilakukan.7900* menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pertumbuhan tanaman dengan konsentrasi bahan kimia ke-2 dan konsentrasi bahan kimia ke-3  1. 0.002 yang berarti lebih kecil dari α(0. 4) Output keempat (Post Hoc) Dari output keempat dengan tanda * menunjukkan kelompok yang berbeda signifikan.  Ho diterima : Tidak terdapat perbedaan rata-rata signifikan dari pertumbuhan sejenis tanaman yang disebabkan oleh konsentrasi bahan kimia.7900* menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pertumbuhan tanaman dengan konsentrasi bahan kimia ke-3 dan konsentrasi bahan kimia ke-4 .8650* menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pertumbuhan tanaman dengan konsentrasi bahan kimia ke-3 dan konsentrasi bahan kimia ke-1  -1.01) maka Ho ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan dari pertumbuhan sejenis tanaman yang disebabkan oleh konsentrasi bahan kimia.5500* menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pertumbuhan tanaman dengan konsentrasi bahan kimia ke-1 dan konsentrasi bahan kimia ke-4  1.

0 7.445 Within Groups 49.1496 .  -1.5 11.640 8. Error 1.4028 .3 Maximum 10. 1.620 Minimum 3.3 11.568 16 3.712 10.443 9.852 3 16 . Between Groups 8.9 3.178 ANOVA Aktivitas Tikus Sum of Mean Squares df Square F Sig.620 9. yang diberi obat 2 (panadol).980 for Mean Upper Bound 12.098 Total 58. Descriptives Aktivitas Tikus Kontrol Mixagri Normal Panadol p Bodrex Total N 4 6 5 5 20 Mean 7.948 7.700 8.688 7. obat 3 (mixagrif) dan obat 4 (bodrex).8 7.732 3 2.3917 95% Confidence Interval Lower Bound 2.7517 Std.800 Std.019 10.5 10.9867 1.3 Test of Homogeneity of Variances Aktivitas Tikus Levene Statistic df1 df2 Sig. Deviation 3.983 8. Dengan taraf kepercayaan 95%.300 19 .3 10.2755 1.5704 .036 7.837 7.5748 .939 .6493 .911 . Mengetahui perbedaan aktivitas tikus dalam kurun waktu tertentu antara yang diberi obat 1 (kontrol normal).4750* menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pertumbuhan tanaman dengan konsentrasi bahan kimia ke-4 dan konsentrasi bahan kimia ke-2 6.204 11.5500* menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pertumbuhan tanaman dengan konsentrasi bahan kimia ke-4 dan konsentrasi bahan kimia ke-1  -1.4519 1.3 7.

896 Bodrex -1.1807 .373 -1.2755 .738 -1.1807 . nilai terbesar 10.125 Mixagrip -.620 . nilai terkecil 7.447 -3.2833 1.1362 . nilai terkecil 3.700 .373 -3.983 .546 -1.0658 . Std.896 2. simpangan kesalahan rata-rata 0.0200 1.0200 1.443 Panadol .9.380 Keterangan a. simpangan baku 3.3 2) Output kedua (Test of Homogeneity of Variances) Hipotesis :  Jika nilai signifikan (Sig. nilai terbesar 10.423 1.4028.6493.3633 1.583 3. simpangan kesalahan rata-rata 0.447 -1.1132 .8.603 2.5  Panadol memiliki rata-rata 8.9200 1.563 Panadol Kontrol Normal 1. nilai terkecil 7.275 -1.9867.1807 .640 .423 Panadol -.275 -3.0658 . jumlah data 6. simpangan baku 1.1496.340 Bodrex Kontrol Normal 1.583 Bodrex -1.623 Bodrex -. simpangan kesalahan rata-rata 1.4519. jumlah data 5.380 1.443 .1807 .5  Bodrex rata-rata 9. jumlah data 4.5748.0658 .6567 1.692 1. simpangan baku 1.563 4.546 -2.1362 .) > α maka hasil uji menunjukkan bahwa varian keempat jenis obat sama sehingga pengujian Anova dapat dilakukan . nilai terkecil 7.1132 .603 Mixagrip Kontrol Normal .916 1.340 3. Multiple Comparisons Dependent Variable: Aktivitas Tikus LSD Mean 95% Confidence Interval Difference (I.0658 .120 -4. Menggunakan uji Anova 1) Output pertama (Group Statistic) banyaknya data hasil penelitian pemberian obat:  Kontrol normal memiliki rata-rata 7.9400 1.623 1.125 3. jumlah data 5.0.738 -2.5704.9200 1. nilai terbesar 10.3633 1.916 Mixagrip 1.3  Mixagrip rata-rata 8. Lower Bound Upper Bound Kontrol Normal Panadol -1.120 -. simpangan baku 0. (I) Jenis Obat (J) Jenis Obat J) Error Sig.2833 1.9400 1.692 Mixagrip .3. nilai terbesar 11. simpangan kesalahan rata-rata 0.6567 1.

) < α maka hasil uji menunjukkan bahwa varian keempat jenis obat tidak sama sehingga pengujian Anova tidak dilakukan Kesimpulan : Dari data diatas diperoleh nilai sig. 3) Output ketiga (Anova) Hipotesis  Ho diterima : Tidak terdapat perbedaan rata-rata signifikan pada aktivitas tikus dalam kurun waktu tertentu antara yang diberikan obat kontrol normal. mixagrip dan bodrex. Maka dapat disimpulkan bahwa hasil uji menunjukkan varian keempat konsentrasi bahan kimia yang digunakan adalah sama. Dengan ini pengujian Anova dapat dilakukan. Dengan ini pengujian Post Hoc tidak dapat dilakukan. 0. Jika nilai Sig. Dependent Variable: Tekanan Darah . < α maka Ho ditolak Kesimpulan Dari data diatas diperoleh bahwa nilai sig.178 yang berarti lebih besar dari α yaitu 0. mixagrip dan bodrex. Data yang menunjukkan perbandingan umur seseorang dengan tekanan darah sistoliknya.05) maka Ho diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan rata- rata signifikan pada aktivitas tikus dalam kurun waktu tertentu antara yang diberikan obat kontrol normal.445 yang berarti lebih besar dari α(0.  Jika nilai signifikan (Sig. panadol. mixagrip dan bodrex. Maka uji Post Hoc perlu dilakukan. Maka uji Post Hoc tidak perlu dilakukan  Ho ditolak : Terdapat perbedaan rata-rata signifikan pada aktivitas tikus dalam kurun waktu tertentu antara yang diberikan obat kontrol normal. b. Variables Entered/Removeda Mode Variables Variables l Entered Removed Method 1 Umurb . > α maka Ho diterima 2.05. yaitu 0. panadol. Kriteria pengujian 1. panadol. Jika nilai Sig. Dari data yang telah diperoleh tidak terdapat perbedaan 7. Enter a.

000 Umur .987 10. Dependent Variable: Tekanan Darah Keterangan a.147 3 1. Predictors: (Constant).653 112. Variabel bebas : umur Variabel terikat : Tekanan darah b.974 F Change 112. All requested variables entered.974 Adjusted R Square .167 df1 1 df2 3 Sig.034 . 1 Regression 117. Predictors: (Constant).002 a.987a R Square . Dependent Variable: Tekanan Darah b. Error Beta t Sig.049 Total 120.965 Std. Persamaan garis regresi .800 4 a.002b Residual 3. Umur ANOVAa Sum of Mean Model Squares df Square F Sig. 1 (Constant) 113.591 .358 .167 . Error of the Estimate 1.653 1 117.002 a. Model Summary Model 1 R .024 Change Statistics R Square Change .b. Umur Coefficientsa Standardized Unstandardized Coefficients Coefficients Model B Std.394 81.853 1.660 . F Change .

Hal ini menunjukkan bahwa besarnya hubungan antara umur dengan tekanan darah sistoliknya e.753 d.423 Association N of Valid Cases 160 . Persamaan ini mempunyai arti bahwa setiap ada penambahan umur maka akan mengakibatkan bertambahnya tekanan darah c. Besarnya hubungan antara umur degan tekanan darah sistoliknya dapat dilihat dari R 0.987.745 Likelihood Ratio 1.0% 160 100.0% 0 0.234a 3 . Nilai constant 113.231 3 .05 Case Processing Summary Cases Valid Missing Total N Percent N Percent N Percent Hewan Uji * Perlakuan 160 100.358 sehingga persamaan regresi linear sederhananya adalah Y= 113.853 + 0.4% 8. Value df (2-sided) Pearson Chi-Square 1. Taraf signfikan 0.746 Linear-by-Linear . 160 ekor tikus dan mencit dijadikan sebagai bahan uji penelitian.974 yang menunjukkan koefisien determinasi yaitu sebesar 0.643 1 .853 + 0. Jika seseorang berumur 50 tahun maka Y = 113. Besarnya pengaruh umur terhadap tekanan sistolik dilihat dari nilai R square 0.974 atau 97. Sig.0% Hewan Uji * Perlakuan Crosstabulation Count Perlakuan Ibuprofe NaCl Fis Aspirin Parasetamol n Total Hewan Uji Tikus 15 20 30 25 90 Menci 10 15 20 25 70 t Total 25 35 50 50 160 Chi-Square Tests Asymp.753 sehingga tekanan sistoliknya 131.358X.853 dan umur 0.358 (50) = 131.

0% Pasien Berobat Gender * Kunjungan Pasien Berobat Crosstabulation Count Gender L P Total Kunjungan Pasien Poly kulit 15 25 40 Berobat Poly gigi 10 20 30 Poly THT 20 15 35 Poly mata 10 15 25 Poly Jantung 35 30 65 . pada Pearson Chi Square yaitu 0. 0 cells (.0% 350 100. aspirin.0%) have expected count less than 5.05) maka Ho diterima  Jika nilai sig. The minimum expected count is 10. 350 orang pasien dijadikan sampel untuk penelitian Case Processing Summary Cases Valid Missing Total N Percent N Percent N Percent Gender * Kunjungan 350 100. > α (0.0% 0 0. 9. parasetamol. dan ibuprofen) terhadap hewan uji.05) sehingga Ho diterima yang artinya tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam perlakuan pemberian jenis obat (NaCl fisiologis. Keterangan 1) Dari output pertama didapatkan nilai valid 160 dan persentase 100% dan nilai missing nya 0 artinya semua data terbaca dan tidak ada data yang hilang Hipotesis  Ho diterima : Tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam perlakuan jenis obat terhadap hewan uji yang digunakan  Ho ditolak : Terdapat perbedaan yang signifikan dalam perlakuan jenis obat terhadap hewan uji yang digunakan Kriteria Pengujian  Jika nilai sig.05) maka Ho ditolak 2) Dari output ketiga Hasil analisis Chi square test diperoleh nilai sig. < α (0.94.a.745 yang berarti lebih besar dari α (0.

05) maka Ho ditolak 2) Dari output ketiga Hasil analisis Chi square test diperoleh nilai sig.303 8 . > α (0. 0 cells (. .0%) have expected count less than 5.05) sehingga Ho ditolak yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan dalam hal pengobatan antara pasien laki-laki dan perempuan yang diketahui dari frekuensi kunjungan berobat ke RS dr.000 Likelihood Ratio 38. KETERANGAN 1) Dari output pertama didapatkan nilai valid 350 dan persentase 100% dan nilai missing nya 0 artinya semua data terbaca dan tidak ada data yang hilang Hipotesis  Ho diterima : Tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam hal pengobatan antara pasien laki-laki dan perempuan yang diketahui dari frekuensi kunjungan obat ke RS dr.416 1 .29. Poly Kandungan 0 15 15 Poly Kejiwaan 15 5 20 Poly Saraf 30 35 65 Poly Dalam 35 20 55 Total 170 180 350 Chi-Square Tests Asymp.020 Association N of Valid Cases 350 a.148a 8 .000 yang berarti lebih kecil dari α (0. Value df (2-sided) Pearson Chi-Square 32.000 Linear-by-Linear 5.Slamet  Ho ditolak : Terdapat perbedaan yang signifikan dalam hal pengobatan antara pasien laki-laki dan perempuan yang diketahui dari frekuensi kunjungan obat ke RS dr.Slamet Kriteria Pengujian  Jika nilai sig.Slamet. Sig.05) maka Ho diterima  Jika nilai sig. pada Pearson Chi Square yaitu 0. < α (0. The minimum expected count is 7.