You are on page 1of 8

ANALISA KUALITAS UDARA DAN KELUHAN SALURAN

PERNAPASAN SERTA KELUHAN IRITASI MATA
PADA PEKERJA DI PETERNAKAN SAPI
PT. PRIMA INDO MANDIRI SEJAHTERA
BERASTAGI, SUMATERA UTARA
TAHUN 2013

Rizki Sarjani1, Surya Dharma2, Indra Chahaya2
1
Program Sarjana Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara,
Departemen Kesehatan Lingkungan
2
Departemen Kesehatan Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas
Sumatera Utara, Medan, 20155, Indonesia
Email :rizkisarjanihsb@yahoo.com

Abstract
Analysis of Air Quality And Respiratory Tract Complaints And Eye Irritation
On The Workers In The Dairy Farms of PT Prima Indo Mandiri Sejahtera,
Berastagi, Indonesia by 2013. Dairy farm is one of the businesses that are still
developing in Indonesia. The largest dairy farm in Northern Sumatra, is the dairy farms
of PT Prima Indo Mandiri Sejahtera in Berastagi Karo Regency. Dairy farms can cause
problems for the environment, one of which is the quality of the air. This research aims
to know the air quality and complaint irritated eyes and respiratory tract complaints on
the workers in the dairy farms of PT Prima Indo Mandiri Sejahtera, Berastagi,
Indonesia by 2013. The type of research used is descriptive. Population in this research
is 41 people workers that is used in total sampling. The results showed that the air
quality of ammonia and hydrogen sulfide in dairy farms of PT Prima Indo Mandiri
Sejahtera did not exceeded the level of the quality standard specified in KepMenLH No
50 in 1996. The highest point on range performed in a cage, they are 0,2002 for NH3
and H2S to 0,01289. Conclusion of this research is the quality of the air in the form of
NH3 and H2S have not exceeded the quality standards. Based on the characteristics of
workers are age, gender, work hours per day, working period, and smoking, there are
15 workers who have respiratory tract complaints and 12 people who have complaints
of eye irritation. Therefore it's recommended to PT Prima Indo Mandiri Sejahtera to
give self protective tools for workers at the nearby cow cages, improving the cleanliness
of the cages and conduct air monitoring on an ongoing basis.
.
Keywords: dairy farms, air quality, complaints of irritation of the eyes, the respiratory
tract complaints

Pendahuluan 2010 dan limbah yang dihasilkan akan
Usaha peternakan sapi perah, dengan semakin banyak (BPS, 2010). Satu ekor
skala lebih besar dari 20 ekor dan relatif sapi dengan bobot badan 400 – 500 kg
terlokalisasi akan menimbulkan masalah dapat menghasilkan limbah padat dan cair
bagi lingkungan (SK. Menteri No. sebesar 27,5 – 30 kg/ekor/hari.
237/Kpts/RC410/1991 tentang batasan Menurut Soehadji (1992), limbah
usaha sapi perah yang harus melakukan peternakan meliputi semua kotoran yang
evaluasi lingkungan). Populasi sapi perah dihasilkan dari suatu kegiatan usaha
di Indonesia mengalami banyak peternakan baik berupa limbah padat dan
peningkatan dari 458.000 ekor pada tahun cairan, gas, maupun sisa pakan. Limbah
2008 menjadi 495.000 ekor pada tahun padat merupakan semua limbah yang

1

Prima Indo Mandiri Berastagi. Tujuan sehingga akan membahayakan bagi orang Untuk menganalisa kualitas udara di yang mempunyai pernapasan peka kawasan peternakan sapi PT. Jumlah sapi yang dimiliki di peternakan sapi PT. 776/kpts/DJP/ 2 . yaitu untuk mengetahui memiliki luas 12 hektar yang terdiri dari kualitas udara dan keluhan iritasi mata peternakan sapi perah. Berastagi. Prima Indo adalah 215 ekor dengan bobot badan Mandiri Berastagi Sumatera Utara Tahun sekitar 400 – 500 kg per ekor sapi. Selain dari limbah yang Hasil penelitian Baliarti et al. mencemari udara sekitar peternakan dan Sedangkan limbah gas adalah semua menyebabkan penurunan kualitas udara di limbah berbentuk gas atau dalam fase gas. Pengolahan limbah tersebut cair adalah semua limbah yang berbentuk menyebabkan bau yang sangat menyengat cairan atau dalam fase cairan (air seni atau sehingga diperkirakan limbah telah urine. Putra Indo Mandiri. Prima Indo Mandiri Berastagi. Pengelolaan limbah ternak peternakan Penelitian ini dilakukan di peternakan sapi sapi PT.berbentuk padatan atau dalam fase padat Deptan/1982. Hal ini dinyatakan oleh Saeni perlu dilakukan analisis kualitas udara dan (1989) dalam Putra. Putra Indo Mandiri bersifat deskriptif. ternak yang mati. yakni dari bulan sedangkan limbah cair akan langsung Desember 2012 sampai bulan Juni 2013. Penelitian dilakukan besar terlebih dahulu sebelum diangkut. bahwa di atmosfir keluhan iritasi mata serta keluhan saluran hydrogen sulfide akan bereaksi dengan pernapasan pekerja di Peternakan Sapi PT. oksigen membentuk air (H2O) dan sulfur Prima Indo Mandiri. yang jarak <100 m dari kandang lain. Hidrogen sulfide atau H2S menghasilkan pencemaran udara berupa merupakan gas yang dapat mencemari kebauan dari gas NH3 dan H2S. sapi potong dan serta gangguan pernapasan pada pekerja area pertanian. Putra Indo Mandiri masih berupa PT. Konsentrasi NH3 di udara yang tinggi akan diserap oleh stomata daun yang Perumusan Masalah dapat mengakibatkan tanaman kekurangan Diketahui bahwa peternakan sapi dapat kalsium. ditimbulkan oleh NH3 dan H2S dapat Meskipun tidak terdapat masyarakat yang mencapai radius 50 m dari kandang sapi bertempat tinggal di daerah sekitar. limbah basah yang ditampung dalam bak Sumatera Utara. (1994) tidak diolah dengan baik. bau juga bisa dalam Juniarto bahwa bau yang berasal dari pakan ternak sapi tersebut. Seidi (1999) dalam Juniarto yang tercemar akan menyebabkan menyatakan bahwa gas NH3 adalah gas gangguan kesehatan pada pekerja di PT yang mudah menguap ke udara. Jenis penelitian ini adalah penelitian Peternakan sapi PT. Peternakan sapi ini Metode Penelitian digagas sekitar bulan Agustus 2007. dimana berjumlah 41 orang. dapat mengakibatkan iritasi dan sekresi mucus. Adapun karyawan yang bekerja di peternakan sapi penampungan limbah sementara memiliki PT. dialirkan ke kebun jeruk yang terdapat di Sampel pada penelitian ini adalah seluruh lereng area peternakan sapi. pekerja. Putra Indo Mandiri merupakan salah pernapasan dan keluhan iritasi mata satu peternakan sapi di daerah Berastagi. Untuk itu lingkungan. selama 5 bulan. daerah tersebut. Limbah kandang lain. Titik pengambilan menurut SK Dirjenak No. tempat penampungnan (kotoran ternak. Sumatera dioksida (SO2) yang mempunyai pengaruh Utara Tahun 2013 negatif terhadap saluran pernapasan. Mandiri terhadap keluhan saluran PT. atau isi limbah harus memiliki jarak >100 m dari perut dari pemotongan ternak). 2013. udara perah. air dari pencucian alat-alat). Prima Indo terhadap SO2. Sumatera Utara.

70 %.1 C – 26.30 – 13. Prima Indo Mandiri Sejahtera rentang 62.143 0.200 0.02 merupakan perusahaan yang sedang berkembang dibidang peternakan dan pertanian.00126 – 0. Adapun rentang dari hasil lebih 60 orang. Angin akan lainnya seperti yoghurt. kelembaban udara memegang berikut ini : peranan dalam proses metabolisme mikroorganisme yang secara tidak langsung berpengaruh pada suplai oksigen. Soedomo sapi pedet dan sapi induk.8 m/s – 1. udara di peternakan tersebut.1 (1992).009 0. Adapun susu (2001) menyatakan suhu udara secara yang dihasilkan perhari adalah sekitar 700 langsung mempengaruhi kondisi – 1000 liter yang akan dipasarkan dalam kestabilan atmosfer.114 0. Prima Indo Mandiri Berastagi. Adapun hasil (Hasnaeni. keadaan menurunkan konsentrasi polutan di udara cuaca dalam keadaan cerah.025 0. bentuk susu murni / susu segar. Titik konsentrasi zat pencemar menjadi encer pengambilan sampel sebanyak 5 titik dan begitu juga sebaliknya. kandang sapi pedet.3 m/s. sedangkan untuk H2S. Indo Mandiri Sejahtera Berastagi Sumatera Utara Tahun 2013 Hasil dan Pembahasan Kadar Kualitas Udara Gambaran Umum Peternakan Sapi Kualit as Titik Titik Titik Titik Syarat Baku PT. Kecepatan angin yang semakin tinggi Kualitas Udara menyebabkan pencampuran dan Kadar kualitas udara diukur pada tanggal penyebaran polutan dari sumber emisi di 20 Mei 2013 pada pukul 10. 2004).025 2 H2S 0. susu Adapun kecepatan angin berada pada dengan rasa dan dalam bentuk olahan rentang 0.Menurut Ryak Berastagi dapat dilihat pada tabel 4. Prima Indo Mandiri Udara Titik I Mutu II III IV V PT.1 Hasil Pengukuran Kualitas depan ruang kantor karyawan peternakan Udara di Peternakan Sapi PT. polutan dengan udara di sekitarnya. Apabila kelembaban udara lebih 3 .0252 – 0.011 0.0143) ppm untuk export dan domestik. Luas lahan lebih kurang pengukuran yang dilakukan pada 5 titik di 12 Ha. Prima Indo Mandiri lahan yang digunakan sebgai field trial Sejahtera adalah (0. keju.5 C.6 Ha adalah peternakan sapi PT.013 0.sampel dilakukan di kandang sapi induk. Prima Indo Mandiri NH3 0. serta lahan yang digunakan masing sebesar 2 ppm dan 0. sebagai penyedia hijauan untuk makanan Selain itu. Hal ini akan pada saat pengukuran dilakukan. 50 perkandangan sapi perah dan sapi Tahun 1996 memiliki baku mutu masing – pedaging.003 0. pengukuran kualitas udara di peternakan Sedangkan untuk kelembaban berada pada sapi PT. Prima sapi PT. Adapun suhu Pada saat ini PT. suhu juga mempengaruhi kadar ternak. dengan pembagian 6. Putra Indo Mandiri di peternakan tersebut berada pada 0 0 memiliki 215 sapi perah yang terdiri dari rentang 25.02 ppm. Perusahaan ini berdiri pada Berdasarkan hasil pengukuran yang tanggal 23 bulan 8 tahun 2007 dengan dilakukan pada lima titik di sekitar nama pemiliknya adalah Simon Kangga peternakan sapi dapat dilihat bahwa belum Lee. Adapun jumlah tenaga kerja pada ada kadar NH3 dan H2S yang melebihi awal berdirinya adalah berjumlah kurang baku mutu.30 atmosfer akan semakin besar sehingga WIB di wilayah peternakan sapi.1427) ppm komuditas yang akan dikembangkan untuk NH3 dan (0. Kadar amoniak dan hidrogen sisanya digunakan sebagai areal sulfida menurut KepMenLH No. susu kental mempengaruhi kecepatan penyebaran manis.001 0. dll. mess karyawan dan di Tabel 4.5 % .

7 kontak 9 – 16 jam 6 14.0 Jenis Laki – laki 34 82. dalam penelitian ini dapat dilihat pada Riwayat Merokok dan Lama Kontak tabel 4.0 Jumlah 41 100. hara akan tercuci. Tabel 4.4 responden yang tidak mengalami keluhan Jumlah 41 100. Hal tersebut dapat dilihat dilakukan dapat menunjukkan bahwa pada tabel 4.3 Distribusi Responden yang Prima Indo Mandiri Sejahtera Memiliki Keluhan Saluran Pernapasan Berastagi Tahun 2013 Pada Pekerja di Peternakan Sapi PT.4 kelamin Perempuan 7 17.besar dari 60%. Prima Indo Mandiri Sejahtera Variabel Kelompok Jumlah Persenta (orang) se ( %) Berastagi Tahun 2013 Umur < 20 tahun 5 12.0 Jam ≤ 8 jam 31 75. mikroorganisme akan menurun dan akan Untuk masa kerja responden.3 di bawah ini : Dengan Udara Sekitar Peternakan Pada Pekerja di Peternakan Sapi PT.6 Berdasarkan tabel 4.0 memiliki keluhan saluran pernapasan. akibatnya aktivitas laki yaitu sebanyak 34 orang (82. kontak dengan udara sekitar peternakan.5 dapat dilihat bahwa kerja >8 jam 10 24.9 Pernapasan Tidak 26 63. Jenis Keluhan saluran pernapasan responden Kelamin. Untuk jenis kelamin pada umumnya pekerja di 4 . jam kerja.2 Saluran Ya 15 36.40 7 17.6 Jenis keluhan saluran pernapasan >16jam 13 31. sebanyak 28 orang.5 %). Adapun riwayat merokok. pada terjadi fermentasi anaerobik yang umumnya perkerja memiliki masa kerja < menimbulkan bau tidak sedap. Masa Kerja.2 21 . 30 bulan yaitu sebanyak 22 orang.30 24 58.1 (orang) (%) >40 5 12.0 responden dalam penelitian ini berupa batuk. nyeri dada.1 Jumlah 41 100.0 responden (63.5 Keluhan Jumlah Persentase 31 .6 Jumlah 41 100.7%).5%). pada umumnya Karakteristik responden pekerja memiliki riwayat merokok yaitu Karakteristik responden berupa umur. dan sakit Berdasarkan hasil penelitian yang tenggorokan. Sedangkan untuk lama jenis kelamin.0 Masa < 30 bulan 22 53. Lama ≤8 jam 22 53. riwayat merokok dan lama kontak dengan pada sebagian besar pekerja memiliki udara sekitar peternakan dapat dilihat lama kontak ≤ 8 jam dalam sehari yakni pada tabel 4. sesak napas.2 Distribusi Responden Keluhan saluran pernapasan Berdasarkan Kelompok Umur.7 Jumlah 41 100. Hal ini Jumlah 41 100.6%). masa kerja.7 saluran pernapasan lebih banyak yaitu 26 kerja 30 – 60 9 22. sedangkan yang bulan 10 22.4 di bawah ini : sebagian besar pekerja memiliki usia dalam rentang 21 – 30 tahun yaitu sebanyak 24 orang (58.3 mengalami keluhan saluran pernapasan >60 bulan sebanyak 15 orang (36. volume peternakan memiliki jenis kelamin laki – udara berkurang.2 di bawah ini. Jam Kerja.3 pekerja di peternakan tersebut tidak Tidak 13 31. Tabel 4.7 Jenis keluhan saluran pernapasan Jumlah 41 100.9 %). sebanyak 22 orang (53.0 menunjukkan bahwa sebagian besar Merokok Ya 28 68.

3 mata pada umumnya tidak memiliki Tidak 29 70.7 Jumlah 15 100.6 Distribusi Responden Mandiri Sejahtera Berastagi Tahun Berdasarkan Jenis Keluhan Iritasi 2013 Mata Pada Pekerja di Peternakan Sapi PT. sedangkan yang gatal dan sebagian besarnya tidak mengalami keluhan iritasi mata sebanyak memiliki keluhan mata gatal.3 Mata Ya 3 25.0 gatal Tidak 7 58.0 Mata Ya 5 41.7 Jumlah 12 100. Hal Tabel 4.7%). Prima mata juga memiliki keluhan mata merah. memiliki keluhan iritasi mata sebagian besar memiliki keluhan mata kotor.6 di bawah ini : Peternakan Sapi PT.0 Jumlah 15 100.7 keluhan mata berair.5 dapat dilihat bahwa Hal ini menunjukkan bahwa responden responden yang tidak mengalami keluhan yang memiliki keluhan iritasi mata iritasi mata lebih banyak yaitu 29 sebagian kecil memiliki keluhan mata responden (70.5 di bawah ini : merah ada sebanyak 9 orang (75.3%).7%). Prima Indo Tabel 4.0 tenggorokan Tidak 3 20.0 Jumlah 12 100.0 (orang) (%) Tidak 3 20. Hal ini menunjukkan bahwa Keluhan Iritasi Jumlah Persentase Mata (orang) (%) responden yang memiliki keluhan iritasi Ya 12 29.0 Tidak 11 73.7%). Berdasarkan tabel 4.7 Jumlah 15 100.0 Nyeri dada Ya 3 20.0%).0 Tidak 12 80.5 Distribusi Responden yang ini menunjukkan bahwa pada umumnya Memiliki Keluhan Iritasi Mata Pada pekerja yang memiliki keluhan iritasi Pekerja di Peternakan Sapi PT.Tabel 4.3 Jumlah 12 100.4 Distribusi Responden Jenis keluhan iritasi mata responden Berdasarkan Jenis Keluhan Saluran dalam penelitian ini dapat dilihat pada Pernapasan Pada Pekerja di tabel 4.0 Mata Ya 9 75. Prima Indo Mandiri Sejahtera Berastagi Tahun 2013 Keluhan Pernapasan Jumlah Persentase (orang) (%) Jenis Keluhan Mata Jumlah Persentase Batuk Ya 12 80.0 Sesak napas Ya 4 26. Hal peternakan tersebut tidak memiliki ini menunjukkan bahwa responden yang keluhan iritasi mata.3 Sakit Ya 12 80. Indo Mandiri Sejahtera Berastagi Sedangkan responden yang memiliki Tahun 2013 keluhan mata berair ada sebanyak 3 orang (25.0 Keluhan iritasi mata Keluhan iritasi mata responden Berdasarkan tabel 4.0 merah Tidak 3 25. Adapun 12 orang (29.0 Jumlah 12 100. Jumlah 41 100.0 Untuk responden yang memiliki keluhan mata gatal ada sebanyak 5 orang (41. Berdasarkan hasil penelitian dari keluhan saluran pernapasan dan iritasi mata adalah sebanyak 15 responden yang memiliki Jenis Keluhan Iritasi Mata keluhan saluran pernapasan dan sebanyak 5 .6 dapat dilihat bahwa dalam penelitian ini dapat dilihat pada responden yang memiliki keluhan mata tabel 4.05).0 Mata Ya 8 66.0 Jumlah 15 100.0 kotor Tidak 4 33. Hal ini menunjukkan responden yang memiliki keluhan mata bahwa pada umumnya pekerja di kotor ada sebanyak 8 orang (66.0 berair Tidak 9 75.

sapi adalah semipermanen dengan lantai Sedangkan untuk amonia.3%). yaitu gas amonia adalah kandang dibangun dengan jarak 6 di bagian amonia sebesar 1. persyaratan kandang yang ditetapkan yaitu oleh Imelda (2007) tentang Analisa dalam SK Dirjenak No.3 ppb (24 µg/m3) dan merupakan kandang terbuka dimana udara 109.4 ppb (152 µg/m3).67%). Hasil pemeriksaan udara jika dihitung dari tepi atap kandang.12 responden yang memiliki keluhan Perkandangan Sapi iritasi mata.5 sampai 8 meter yang dihitung dari masing ppm. Untuk tinggi dibandingkan dengan daerah bangunan kandang sapi induk adalah tetangganya (Parti-Pellinen. 50 Tahun 1996. diperoleh dampak kronis sapi yang ditempatkan di kandang ini karena polutan H2S dalam konsentrasi mengikuti bentuk atap yang hanya satu rendah. efek dari dua baris yang saling bertolak belakang. terdapat yang terbuat dari beton.7 . persyaratan ambang batas menurut Permenaker No. Nilai rata – rata konsentrasi H2S baris. – masing tepi atap kandang. Adapun melebihi batas baku mutu yang ditetapkan tipe kandang untuk sapi induk adalah oleh KepMenLh No. 17. kandang Mandiri Sejahtera. Hal ini sejalan dengan merupakan kandang yang terdiri dari dua Xu et. dan 3. Dampak Gas Amonia dan Klorin Pada 776/kpts/DJP/Deptan/1982 yaitu lantai Faal Paru Pekerja Pabrik Sarung Tangan kandang yang harus miring ke arah Karet "X" Medan diperoleh kesimpulan saluran pembuangan sehingga limbah sebagai berikut : di bagian amonia mudah dibersihkan.67%).2 Kandang sapi di peternakan tersebut ppb (2-3 µg/m3). 1. mata perih (66. Adapun hasil pengukuran Peternakan sapi PT. baris. et. jalan pernapasan kering PT. kandang titik di peternakan sapi PT. Kandang Meskipun tidak ada satu titikpun tipe ini memiliki bentuk atap ganda atau yang melebihi batas baku mutu. iritasi yang menutupi seluruh bagian kandang. Prima Indo Mandiri terbuat dari seng (73. di Varkaus. infeksi pada dalam kandang. Al 1996) permanen sedangkan untuk kandang anak dalam Sianipar (2009).3%). 13 dari jarak kandang dengan bangunan lain Tahun 2011 ( 25 ppm ). Prima Indo Mandiri kualitas udara yang dilakukan pada kelima memiliki 4 jenis kandang yaitu. 6 . dalam jangka waktu yang lama dapat Adapun untuk anak sapi dan sapi dara menyebabkan efek permanen seperti adalah kandang tipe tunggal (monopitch). Finlandia sebesar 1. Dengan demikian di Finlandia. hidung dan batuk (53. Dilaporkan di dengan dapat masuk dengan leluasa ke Varkaus kejadian batuk. NH3 dan H2S juga dapat terlihat dalam Menurut AAK (1995).4 – 2. kandang anak sapi. kandang tipe ganda (pitch roof). Lantai kandang beberapa hasil penelitian terkait dampak tidak miring ke arah saluran pembuangan amonia dengan NAB amonia yang berlaku air limbah. posisinya dapat saling berhadapan paparan H2S dalam konsentrasi rendah ataupun saling bertolak belakang. dan pingsan Jarak antar kandang kurang dari 8 meter (6.9. sakit kepala Menurut AAK (1995) kandang tipe ini dan batuk kronis. tidak ada titik yang isolasi dan kandang sapi dara. Efek kronis tersebut memiliki bentuk atap tunggal atau terdiri terbukti dalam sebuah studi pabrik kertas dari satu baris kandang. menunjukkan bahwa kadar pada Menurut SK Dirjenak No.al (1998) dalam Sianipar (2009). Salah satu hasil penelitian. Prima Indo sapi induk. lingkungan kerja masih berada dibawah 776/kpts/DJP/Deptan/1982. gangguan saluran pernapasan. Hal ini tidak sesuai dengan di Indonesia. kandang tipe ganda waktu yang kronis. terdapat keluhan berupa tenggorokan Adapun atap kandang di peternakan sapi kering (80%). begitu juga dengan udara saluran pernapasan dan sakit kepala lebih kotor dapat keluar dari kandang.

Mereduksi limbah dengan cara Mandiri sebaiknya menggunakan masker memperbaiki jenis pakan dan melakukan ketika bekerja sebagai upaya pencegahan pemeliharaan yang baik. Polusi Udara dan dan memanfaatkan limbah yang terdiri Kesehatan. 776/kpts/DJP/Deptan/1982. memanfaatkan kembali limbah peternakan Kepada pekerja di PT. lingkungan fisik 0. Hal ini tidak sejalan dengan amino akan dihidrolisis menjadi NH3 dan persyaratan kandang menurut SK Dirjenak H2S. Prosedur Penelitian. Prima Indo Mandiri dilakukan pada 41 orang pekerja. Yogyakarta: menurut Soehadji (1992). hampir mendekati Sedangkan tempat penimbunan kotoran setengah dari kotoran hewan mengandung terletak kurang dari 20 meter dari kandang nitrogen. ada 15 Sejahtera adalah 2 – 3 kali dalam orang yang memiliki keluhan saluran seminggu. Pentunjuk Praktis Beternak cara pengolahan limbah peternakan Sapi Perah.Untuk ruang kantor memiliki jarak lebih bahwa nitrat dari peternakan berasal dari dari 25 meter. pada proses degradasi nitrogen sapi induk. (1993).T. mikroba. pada kandang sapi pedet yakni sebesar pengolahan limbah. Hal ini disebutkan dalam Manahan (2005) 7 . (2006). yaitu dengan Penerbit Kanisius. Prima Indo tersebut. UII Pres : Sumber kebauan di peternakan PT. atas dua cara yakni penggunaan kembali Aditama. Hal ini sejalan dengan AAK. Prima Indo Mandiri agar lebih cair dialirkan langsung ke saluran memperhatikan tingkat kesehatan pekerja pembuangan air limbah yang menuju area dengan memberikan alat pelindung diri pertanian di peternakan tersebut. ditampung dalam bak penampungan akan Prima Indo Mandiri dapat diangkut dalam seminggu sekali oleh mempertahankan dan meningkatkan petani. PT. (Edisi Ketiga). (1995).2002 ppm dan 0. Adapun dan H2S. Jakarta : Arema. Prima Indo Mandiri. hal ini telah memenuhi pakan ternak yang kemudian menjadi NH3 persyaratan dimana kantor harus berjarak dan H2S karena proses dekomposisi 25 hingga 30 meter dari kandang.( 1997). Hasil tertinggi berada meliputi frekuensi pembersihan kandang. pemanfaatan limbah yakni dengan memanfaatkan limbah menjadi pupuk Daftar Pustaka dalam pertanian. tida ada yang melebihi batas baku Sanitasi Lingkungan mutu yang ditetapkan oleh KepMenLH Sanitasi kandang dalam penelitian ini No. Indo Mandiri Sejahtera berasal dari Arikunto. 50 Tahun 1999.01289 ppm untuk NH3 kandang dan sumber bau. Rokok dan Kesehatan dan mendaur ulang. tempat penampungan sedangkan limbah Untuk PT. Y. S. Adapun pembersihan kandang pernapasan dan 12 orang yang memiliki dilakukan secara manual dengan keluhan iritasi mata selama bekerja di mangangkut limbah setengah padat pada peternakan sapi PT. frekuensi pembersihan kandang sapi di Berdasarkan hasil penelitian yang peternakan PT. Prima Jakarta. kebersihan kandang untuk mencegah Pengolahan limbah di peternakan tersebut timbulnya bau yang dapat menyebabkan dilakukan dengan mereduksi dan gangguan terhadap kesehatan pekerja. Selain hal tersebut. Jakarta : Rineka Cipta. Adapun hasil yang diperoleh dari kelima titik. Sedangkan untuk terhadap keluhan saluran pernapasan. Selain itu. limbah atau kotoran sapi dan pakan sapi. dimana persyaratan tempat penimbunan kotoran Kesimpulan dan Saran terletak 100 meter dari kandang. No. Limbah seperti masker pada saat berada di sekitar setengah padat dan sisa pakan yang telah kandang sapi. cara mereduksi limbah pada sumberdaya Aditama.

M. 1994. Tesis Program Pasca Sarjana Universitas Sumatera Utara. Tesis Magister Ilmu Lingkungan. Analisis Risiko Paparan Hidrogen Sulfida Pada masyarakat Sekitar TPA Sampah Terjun Kecamatan Medan Marelan Tahun 2009. Sianipar. (2011). Stanley E. (1992). Hubungan Debu Padi Dengan Gejala Gangguan Pernafasan Pada Tenaga Kerja Kilang Padi di desa Tanjung Selamat Medan Tahun 2005. Departemen Paru Pekerja Pabrik Sarung Pertanian. Kebijakan Pemerintah dalam Industri Peternakan dan Penanganan Limbah 8 . RH. Potensi Penerapan Produksi Bersih Pada Usaha Peternakan Sapi Perah (studi kasus pemerahan susu sapi moeria kudus jawa tengah). Lakitan. (2001). Environmental Chemistry Eighth Edition. Universitas Indonesia. (2005). Universitas Sumatera Utara. USA: CRC Press LLC Putra. Pencemaran Udara (Kumpulan Karya Ilmiah). Fakultas Teknik. Jakarta:Rajawali Press. Universitas Sumatera Utara. B. (2009). Soedomo. Manahan. (2005). Universitas Diponegoro. R.Imelda. Skripsi Fakultas Kesehatan Masyarakat. Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. Program Studi Teknik Lingkungan. Sembiring. Analisa Dampak Gas Peternakan. Bandung : ITB Soehadji. Evaluasi Konsentrasi Amoniak di Udara Terhadap Kesehatan Pekerja dan Masyarakat. (2009). 50 Tahun 1996 Tentang Baku Mutu Kebauan. Direktorat Jenderal Amoniak dan Klorin pada Faal Peternakan. H. Jakarta Tangan “X” Medan. (2007). Juniarto. Dasar – dasar Klimatologi. A. Semarang.