You are on page 1of 9

BAB I

PENDAHULUAN

LATAR BELAKANG

Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah
data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data
dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi
yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi,
pendidikan, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk
pengambilan keputusan. Teknologi ini menggunakan seperangkat komputer untuk
mengolah data, sistem jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan
komputer yang lainnya sesuai dengan kebutuhan, dan teknologi telekomunikasi
digunakan agar data dapat disebar dan diakses secara global. Peran yang dapat
diberikan oleh aplikasi teknologi informasi dan teknologi komunikasi ini adalah
mendapatkan informasi untuk kehidupan pribadi seperti informasi tentang kesehatan,
sains, teknologi, perdagangan, berita bisnis, asosiasi profesi, dan sebagainya. Sarana
kerjasama antara pribadi atau kelompok yang satu dengan pribadi atau kelompok
yang lainnya tanpa mengenal batas jarak dan waktu, negara, ras, kelas ekonomi,
ideologi atau faktor lainnya yang dapat menghambat pertukaranpikiran.

Perkembangan teknologi informasi dan teknologi komunikasi memacu suatu
cara baru dalam kehidupan, dari kehidupan dimulai sampai dengan berakhir,
kehidupan seperti ini dikenal dengan e-life, artinya kehidupan ini sudah dipengaruhi
oleh berbagai kebutuhan secara elektronik. Dan sekarang ini sedang semarak dengan
berbagai huruf yang dimulai dengan awalan e- seperti e-commerce, e-government, e-
education, e-library, e-journal, e-medicine, e-laboratory, e-biodiversitiy, dan yang
lainnya lagi yang berbasis elektronika. Dalam hal ini telekomunikasi dan informatika
memegang peranan sebagai teknologi kunci (enabler technology). Dalam
perkembangan TIK ini pekerjaan-pekerjaan manusia akan mulai dikerjakan oleh robot
yang bekerja secara otomatis dan mampu belajar dari pengalamannya sehingga

. “Akankan eksistensi manusia digantikan oleh komputer?” dan “Akankah manusia mampu bertahan dari kepunahan?”. bukan untuk memperbudak manusia”. Satu hal yang patut kita sadari dan tekadkan.mampu mengkoreksi kesalahan yang ia lakukan dengan sendirinya. Hal ini akan menyebabkan munculnya kekhawatiran. “Teknologi dibuat untuk membantu manusia.

melalui penciptaan rangkaian terpadu. terwujud sebuah transmisi suara tanpa kabel melalui siaran radio AM yang pertama. Perangkat telekomunikasi berkembang pesat saat teknologi digital mulai digunakan menggantikan teknologi analog. Kemudian diikuti pula oleh transmisi audio-visual tanpa kabel. BAB II PEMBAHASAN A. tepatnya antara tahun 1910-1920. yang berwujud siaran televisi pada tahun 1940-an. Mikroprosesor inilah yang menjadi ‘otak’ perangkat keras komputer dan terus berevolusi sampai saat ini. Digitalisasi perangkat telekomunikasi kemudian berkonvergensi dengan perangkat . Komputer elektronik pertama beroperasi pada tahun 1943. Komunikasi suara tanpa kabel ini pun segera berkembang pesat. yang merupakan cikal bakal TIK saat ini. Lalu diikuti oleh tahapan miniaturisasi komponen elektronik melalui penemuan transistor pada tahun 1947 dan rangkaian terpadu (integrated electronics) pada tahun 1957. Miniaturisasi komponen elektronik. pada puncaknya melahirkan mikroprosesor. Persaingan IPTEK antara blok Barat (Amerika Serikat) dan blok Timur (Uni Soviet) justru memacu perkembangan teknologi elektronika lewat upaya miniaturisasi rangkaian elektronik untuk pengendali pesawat ruang angkasa maupun mesin perang. Temuan ini kemudian berkembang menjadi pengadaan jaringan komunikasi dengan kabel yang meliputi seluruh daratan Amerika. mendapatkan momen emasnya pada era Perang Dingin. Memasuki abad ke-20. SejarahTIK Ada beberapa tonggak perkembangan teknologi yang secara nyata memberi sumbangan terhadap perkembangan TIK hingga saat ini. Pertama yaitu temuan telepon oleh Alexander Graham Bell pada tahun 1875. Perkembangan teknologi elektronika. Teknologi analog mulai terasa menampakkan batas maksimal pengeksplorasiannya. Jaringan telepon ini merupakan infrastruktur pasif pertama yang dibangun manusia untuk komunikasi global. bahkan kemudian diikuti pemasangan kabel komunikasi trans-atlantik.

yang tidak kalah dengan negara- negara maju lain yang sudah terlebih dahulu memiliki industri ICT yang madani. Jepang pada waktu itu miskin sumber bahan. dan digital. Konvergensi telekomunikasi komputasi multimedia inilah yang menjadi ciri abad ke-21. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan data bahwa Jepang berada pada peringkat sepuluh besar dunia dalam indeks daya kompetitif ICT internasional yang dinilai berdasarkan indikator lingkungan bisnis. Jepang memiliki begitu banyak cluster atau sentra industri di sektor ICT.pdf. maka revolusi digital (karena konvergensi telekomunikasi komputasi multimedia terjadi melalui implementasi teknologi digital) menciptakan mesin-mesin yang mengganti (atau setidaknya meningkatkan kemampuan) ‘otak’ manusia. komputer yang sejak awal merupakan perangkat yang mengadopsi teknologi digital. infrastruktur ICT. kapital manusia. Hal tersebut dilakukan sebagai antisipasi untuk menciptakan kesempatan yang lebih besar bagi pasar ICT Jepang. Di samping itu. secara efektif mempelajari pengetahuan yang dSejarah sains dan teknologi modern di Jepang dimulai pada akhir abad ke-19. Bila revolusi industri menjadikan mesin-mesin sebagai pengganti ‘otot’ manusia. 14 Mei 2009). dan penggunaan ICT . Campur tangan pemerintah Jepang dalam industri ICT membawa Jepang pada jajaran negara dengan kapabilitas yang besar di bidang ICT.jetro. Di atas infrastruktur telekomunikasi dan komputasi ini kandungan isi (content) berupa multimedia mendapatkan tempat yang tepat untuk berkembang. Negara yang memiliki cluster atau sentra industri ICT biasanya merupakan negara yang sudah memiliki latar belakang industri ICT yang maju (http://www. Industri ICT Jepang telah melebarkan fokusnya di bidang manufaktur dengan meningkatkan persiapan dan manajemen pelayanan untuk kategori audio.go. Perkembangan TIK di Jepang. cetak. Produk hasil konvergensi inilah yang saat ini muncul dalam bentuk telepon seluler. video.jp/en/invest/attract/ ict/ict_e. Satu- satunya jalan bagi Jepang untuk dapat maju di bidang sosial dan ekonomi adalah melalui kemajuan teknologi yang dicapai oleh rakyatnya sumber daya satu-satunya. lingkungan penelitian dan pengembangan. lingkungan hukum. ketika Jepang yang baru mulai dibuka itawarkan oleh Eropa. B. dimana banyak perusahaan ICT berlokasi secara terpusat.

jetro.jp/en/invest/attract/ict/ict_e. Tujuannya satu: kehidupan yang lebih baik. diharapkan bisa berangkulan mesra dengan ICT. Baik untuk individual. Itu mengapa ICT telah dan akan terus menjadi fokus utama pemerintah yang kini dipimpin Perdana Menteri Shinzo Abe tersebut ICT diharapkan bukan hanya menjadi milik orang muda yang gemar melekatkan jemarinya pada ponsel pintar. termasuk manula. bisnis. maupun pemerintahan. .go.untuk pembangunan industri (http:// www. Semua kalangan.pdf. 14 Mei 2009) Pemerintah Jepang juga menyadari luar biasanya (potensi) peranan teknlogi informasi dan komunikasi di berbagai aspek.

BAB III PENUTUP Kesimpulan Jepang yang merupakan negara maju telah menerapkan teknologi informasi dan komunikasi hampir di segala bidang. Prospek yang dijanjikan bidang pertanian sebenarnya sangat cerah asalkan dikelola dengan tepat. Dengan menggunakan robot. penulis berpendapat bahwa Indonesia yang juga merupakan negara agraris mungkin juga dapat menerapkan teknologi ini. Sebagai contoh Bidang pertanian adalah salah satu Cara bertani yang konvensional mulai diubah dengan cara bertani yang canggih. Cukup satu orang petani atau operator. Walaupun demikian. . Hal ini tentu dapat meningkatkan efektifitas kerja petani dan meningkatkan produktifitas. Walaupun SDM di Indonesia sangat berlimpah. Ada pula dampak negatif yang akan ditimbulkan dari pergantian tenaga manusia ke tenaga mesin. Mulai dari biaya hingga menurunnya kualitas hasil panen. insinyur mesin dan ahli agroteknologi. seluruh pekerjaan dan pengelolaan lahan pertanian yang luas dapat diselesaikan dengan baik. dampak negatif yang akan ditimbulkan haruslah ditekan dan menjadi evaluasi bagi para ahli Dengan kondisi demikian. Dengan demikian maka keuntungan / pendapatan para petani . Penerapan teknologi komunikasi dan informasi di bidang pertanian juga dapat memberi kesempatan kerjasama antara insinyur informatika. namun sangat jarang yang ingin menekuni atau bekeinginan berprofesi sebagai seorang petani. para petani yang kesulitan untuk mencari SDM sangat terbantu.

2000. USA. The Information Age. (205). New Work: UNDP-APDIP. J. John T. http://elmoglobal. dalam http://www. C.jstor. (2003).. Jan Nederveen.com/id/html/what/01. Pieterse. International Politics on the World Stage. O. 6th Edition.aspx . Third World Quarterly 21 (2). Princeton University Press. Globalization a short history. [online]. Rourke. After Post-Development. 1997. Dushkin/McGraw Hill.org/stable/3993415 [15 April 2008]. DAFTAR PUSTAKA Petersson. Uy. E.

SEJARAH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DI JEPANG NAMA : MIFTA ZULFAHMI M NIM : 161052004004 PROGRAM STUDI : PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN PROGRAM PASCA SARJANA UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR 2016/2017 .