You are on page 1of 2

ANALISA SINTESA TINDAKAN KEPERAWATAN

Nama pasien : Ny. F
Diagnosa medis : G1 P1 A0
No.RM :33.xx.xx

1. Tindakan keperawatan yang dilakukan: Pasang Cateter
2. Diagnosa Keperawatan : Resiko infeksi
3. Prinsip-prinsip tindakan dan rasional :
a) Gentle (hati-hati )
b) Sterilitas ( Sifat prosedur yang steril )
c) Adekuat lubrication
d) Gunakan ukuran kateter sesuai dengan usia
e) Anak : 8-10 French(Fr)
f) Wanita : 14.-16 Fr
g) Laki-laki : 16-18 Fr

 KLIEN WANITA :

1) Bersihkan daerah meatus
2) Gunakan tangan dominan untuk membuka labia mayora dengan
menggunakan ibu jari dan jari telunjuk
3) Kemudian bersihkan meatus dengan menggunakan dengan menggunakan
cairan antiseptik
4) Mengguanakan cairan antiseptik dengan mengguanakan pinset dari arah
atas kebawah.
5) Masih menggunakan sarung tangan yang tidak dominan, buka kembali labia
mayora untuk menentukan meatus uretra
6) Dengan tangan dominan masukan kateter pada meatus sampai urine keluar

4. Bahaya –bahaya yang mungkin terjadi akibat tindakan tersebut dan cara
pencegahannya :
1) Bahaya :
a) Infeksi
b) Striktur uretra
c) Ruptur uretra
d) Perforasi buli-buli
e) Pendarahan
f) Balon pecah atau tidak bisa dikempeskan

memperhatikan teknik steril.Kep . Identifikasi tindakan keperawatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah atau diagnosa tersebut ( mandiri dan kolaborasi ) Tindakan mandiri perawat :  Observasi tanda-tanda infeksi  Observasi apakah cateter terpasang dengan benar atau tidak Tindakan kolaborasi yaitu kolaborasi pemberian medikasi. 2) Pencegahan : lakukan pemasangan kateter uretra sesuai dengan prosedur tindakan yang telah ditetapkan dengan memperhatikan prinsip tindakan.S.S. Hasil yang didapat dan maknanya :  Pasien mengatakan perut tidak terasa penuh  Urine dapat keluar dan mengurangi aktivitas pasien  Dalam pemasangan cateter perawat harus memperhatikan steril dari alat yang digunakan untuk mencegah terjadinya resiko infeksi. pemasangan secara gentle. Mengetahui Mahasiswa CI Akademik CI Lahan Kriantani Amelia. seperti pengecekan balon kateter sebelum pemasangan. dan mengunakan kateter yang sesuai. pemberian lubrikasi. 5. Tujuan tindakan tersebut dilakukan :  Untuk segera mengatasi distensi kandung kemih  Untuk pengumpulan spesimen urine  Untuk mengukur residu urine setelah miksi di dalam kandung kemih  Untuk mengosongkan kandung kemih sebelum dan selama pembedahan 6. 7.