You are on page 1of 6

TUGAS KELOMPOK K3 (KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA

)

HIRA (HAZARD IDENTIFICATION DAN RISK ASSESMENT)

KELOMPOK 2

MIFTA ZULFAHMI MUASSAR (161052004004)

PIPIT PUSPITASARI (161052004003)

KELAS : PTK 04

PROGRAM PASCA SARJANA

UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

.

yang diidentifikasi adalah ‘cedera atau injury’ yang muncul bersifat akut sedangkan pada kesehatan. dll. mekanis. Ill health sendiri didefinisikan sebagai “identifiable. Misalnya saja ketika melakukan HIRA mengenai pengoperasian mesin pemotong rumput. Pada HIRA. dan lingkungannya’. kimia. yang diidentifikasi adalah ‘gangguan fungsi atau munculnya suatu penyakit’ sehingga lebih bersifat ‘long-term’. kinetis. Sedangkan aspek kesehatan hazards dilihat sebagai faktor fisika. material. Dari definisi ini juga terlihat bahwa risiko yang dimanage termasuk risiko kesehatan (risiko terhadap terjadinya ‘ill health’). maka risiko yang diidentifikasi akan berfokus kepada terkena blade. Namun jarang yang mengidentifikasi risiko munculnya gangguan neuromuscular pada tangan akibat hazard: hand arm vibration. risiko kesehatan masih menjadi anak tiri. Namun sayangnya. ergonomic. terpantul kerikil. situation. or a combination of these”. Kemudian dalam pendekatan terhadap risiko potensi yang terjadi pada safety. dan psikososial. memang dibutuhkan satu hal yang lebih spesifik yaitu kemampuan menilai ‘proses interaksi antara manusia dengan alat. or act with a potential for harm in terms of human injury or ill health. hazards muncul dari faktor elektrik. adverse physical or mental condition arising from and/or made worse by a work activity and/or work-related situation”. Dalam konteks ini maka risiko yang dibahas adalah potensi penyakit yang muncul akibat pekerjaan atau yang dipengaruhi oleh faktor pekerjaan. Pada HIRA prosesnya dimulai dengan melakukan ‘desk study’ terhadap proses kerja yang ada di tempat . Yang membedakannya hanyalah pendekatan terhadap hazards. Pada dasarnya Health Risk Assessment (HRA) secara konsep sama dengan HIRA Safety secara umum. Keduanya berbasis pada hal yang sama yaitu: manajemen risiko K3. biologi.HIRA ( Hazard Identification dan Risk Assesment ) Dalam upaya K3. Risiko K3 sendiri muncul dari adanya hazards. Hazard(s) didefinisikan sebagai “source. Jadi dengan menilai kombinasi likelihood dan consequence suatu potensi ill health yang diakibatkan oleh suatu hazard. basis dasarnya adalah loss control dan loss prevention. dalam proses hazard identification and risk assessment. atau munculnya hearing loss akibat hazard: noise. Dalam safety.

Pendekatannya dapat menggunakan hirarki control sebagaimana pada HIRA Safety yaitu: Eliminasi. dan bagaimana cara penanganannya. Proses komunikasi dapat dilakukan dengan menempatkan rambu dan marka. Namun fokusnya diarahkan kepada tiga hal yaitu:  Pengendalian di tempat asal hazard (‘source’)  Pengendalian di jalur atau mode paparan (‘exposure’)  Pengendalian pada orang yang terpajan (‘host’) Setelah melakukan hal ini langkah berikutnya dalah dengan melakukan komunikasi dan konsultasi hasil HIRA ini kepada semua pihak terkait dengan focus kepada bagaiaman pekerja mengenali bahaya ini. Pada kondisi ini.kerja. Pada tahap ini assessor melakukan identifikasi yang bersifat ‘forecast’ terhadap pekerjaan yang ada di tempat kerja. assessor harus mengidentifikasi :  ‘what’-apa saja hazard yang ada di tempat kerja. Assessor melakukan document review termasuk terhadap blueprint fasilitas. Substitusi. prosedur kerja.  ‘when’-kapan dan seberapa lama paparan dapat terjadi. Engineering. risiko apa yang dihadapi. dan material safety data sheet atas bahan-bahan yang dipakai.  ‘where’– dimana bahaya muncul dan dimana paparan akan terjadi  ‘how’– bagaimana paparan itu terjadi Kemudian tahap berikutnya adalah melakukan ‘evaluasi’ terhadap risiko dengan menilai nilai ambang batas. Penilaian bisa dilakukan dengan cara langsung yaitu mengukur terhadap ‘dose’ hazard yang diterima personel dengan alat ukur. Setelah melakukan hal ini dilakukan maka langkah berikutnya adalah tahap menentukan langkah-langkah pengendalian dan penanggulangan yang akan dijalankan.  ‘who’-siapa saja yang terpapar hazard ini. dan PPE. label dan tanda terkait . Fase ini dikenal juga sebagai tahap ‘anticipation’. Hal ini dilakukan dengan melakukan ‘walk trough survey’ di tempat kerja dengan melakukan penelusuran secara sistematik di tempat kerja. Administration. Tahap berikutnya adalah melakukan ‘recognition’ di tempat kerja untuk melakukan identifikasi dan konfirmasi atas hazard yang diidentifikasi pada fase sebelumnya. atau dengan cara matematis yaitu dengan melakukan perhitungan berdasarkan NAB yang telah ditetapkan.

Gerbang logika menggambarkan kondisi yang memicu terjadinya kegagalan. Fault Tree Analysis merupakan metode yang efektif dalam menemukan inti permasalahan karena memastikan bahwa suatu kejadian yang tidak diinginkan atau kerugian yang ditimbulkan tidak berasal pada satu titik kegagalan. dikendalikan. baik kondisi tunggal maupun sekumpulan dari berbagai kondisi.dengan bahaya dan risiko ini. dan ditanggulangi jauh sebelum memunculkan dampak yang merugikan kesehatan pekerja. yang diawali dengan asumsi kegagalan atau kerugian dari kejadian puncak (top event) kemudian merinci sebab-sebab suatu top event sampai pada suatu kegagalan dasar (root cause). hazards yang ada di tempat kerja. maka risiko-risiko kesehatan dapat diidentifikasi. dan dampak yang muncul pada karyawan. Dengan melakukan proses HIRA ini seperti di atas. Kemudian langkah terakhir adalah dengan melakukan monitor dan review terhadap pelaksanaan langkah control. Fault Tree Analysis adalah suatu teknik yang digunakan untuk mengidentifikasi risiko yang berperan terhadap terjadinya kegagalan. Metode ini dilakukan dengan pendekatan yang bersifat top down. Fault Tree analysis mengidentifikasi hubungan antara faktor penyebab dan ditampilkan dalam bentuk pohon kesalahan yang melibatkan gerbang logika sederhana. Karena penyakit akibat kerja akan menghasilkan kecacatan menetap yang sulit disembuhkan dan mengganggu fungsi social pekerja dalam jangka panjang Fault Tree Anaylisis. Jadi secara umum metode .

Berikut merupakan symbol-simbol yang ada pada Fault Tree Analysis dapat dilihat pada Tabel 1.Fault Tree Analysis adalah sebuah metode menyelesaikan kasus apabila terjadi sesuatukegagalan atau hal yang tidak diiinginkan dengan mencari akar-akar permasalahan Basic Event yang muncul dan diuraikan dari setiap indikasi kejadian puncak (Top Event). .