You are on page 1of 11

RINGKASAN

Indonesia adalah negara yang sebagian besar penduduknya memeluk agama Islam. Di
agama Islam ada suatu aturan yang mewajibkan wanita menutup aurat. Rambut adalah salah
satu aurat yang wajib ditutup. Oleh karena itu digunakan jilbab sebagai penutupnya. Jilbab atau
hijab secara syariat merupakan bagian pakaian yang wajib digunakan untuk menutupi aurat
wanita. Dalam surat An – Nuur, 24 : 11 yang berbunyi “Dan hendaklah mereka menutupkan
kain kudung ke dadanya”
Ayat tersebut menjadi pedoman para wanita muslimah berkewajiban untuk mematuhi
perintah Allah dalam Al-Quran. Hijab bukanlah mode yang bertujuan membuat wanita lebih
cantik, justru hijab dipakai agar wanita terlindungi dari fitnah. Itulah salah satu tujuan syariat.
Dalam surat Al – Ahzab dijelaskan perintah wanita dalam berhijab yang berbunyi “Hai Nabi,
katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang-orang mukmin:
‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.’ Yang demikian itu
supaya mereka lebih mudah untuk dikenal dan oleh karenanya mereka tidak diganggu. Dan
Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”.
Berdasarkan perintah Allah dalam Al-Quran tersebut, usaha untuk membuat aksesoris
yang digunakan wanita dalam menjalankan kewajiban menutup auratnya dengan Brotik (Bros
Cantik). Bahan-bahan yang digunakan ialah kain perca sebagai bahan dasar pembuatan bros.
Aksesoris yang siap pakai dan layak jual dapat langsung dipakai sendiri atau dapat
dipasarkan. Sistem pemasarannya dengan dijual eceran (retail), dititipkan ke toko (grosir),
onlineshop (retail dan grosir) dan dalam bentuk paket souvenir dalam partai besar.
Dengan demikian, para wanita yang beragama Islam dalam menjalankan kewajjiban
menutup aurat dapat terlihat cantik dengan memakai brotik ini. Usaha ini tidak hanya berguna
bagi konsumen bahkan para pengrajin bros dapat menyalurkan idenya untuk menambah
penghasilan dan dapat membuka lapangan kerja bagi orang lain.
Kata Kunci : Jilbab atau kerudung, Bros, Kain Perca

1

Judul Kegiatan Brotik (Bros Cantik) dari kain perca 1.2.3. para pengrajin dapat memanfaatkan keanekaragaman model jilbab dengan membuat bros untuk menambah penghasilan serta membuat lapangan pekerjaan baru untuk orang- orang yang belum memiliki pekerjaan. Mengetahui cara pembuatan bros sebagai aksesoris jilbab bagi wanita muslim.1. muncul inisiatif untuk membuat aksesoris jilbab berupa bros dari kain perca. Akibatnya. produsen jilbab serta perancang busana yang memproduksi jilbab harus mampu memberikan inovasi dan kreatifitas dalam menentukan model jilbab. Indonesia adalah negara yang sebagian besar penduduknya memeluk agama islam dengan mewajibkan wanita untuk menutup auratnya. Semakin bertambahnya pemeluk agama islam banyak pula permintaan jilbab.4. Selain itu.Luaran yang diharapkan Inovasi yang akan dikembangkan berorientasi pada aksesoris berupa bros. Dengan bentuk yang unik dan buatan tangan yang sulit untuk ditiru sehingga memiliki ciri khas tersendiri dalam berbagai macam model bros yang dapat dipakai oleh semua orang dari segala umur. 1. diharapkan program ini dapat mendorong generasi muda untuk 2 . 2.Tujuan Kegiatan 1. Mengetahui strategi pemasaran aksesoris bros dan dapat memberikan desain aksesoris baru dalam dunia fashion. Latar Belakang Jilbab atau hijab adalah selembar kain yang digunakan untuk menutup aurat wanita yang sudah baligh atau dewasa. Disamping itu. Bagaimana cara membuat bros dari bahan kain kasa untuk dijadikan aksesoris jilbab 2. Bagaimana strategi pemasaran aksesoris yang diharapkan dapat merangsang berkembangnya skillentrepreneurship mahasiswa sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan 1.5. BAB 1 PENDAHULUAN 1. Seiring bertambahnya model jilbab. Rumusan Masalah 1. 1.

6. 3 . terus berpikir kreatif dalam meningkatkan fungsi suatu barang dengan menghargai nilai barang yang tidak hanya sekali pakai dan berfungsi hanya untuk menambah indah hijab. fasilitas umum. Bagi Masyarakat Diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan baru sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan merangsang usaha berskala kecil dan menengah yang berbasis rumah tangga. dan layanan kesehatan. 1. Bagi Pemerintah Daerah dapat memperkuat perekonomiannya karena warga telah memiliki usaha dan penghasilan yang cukup sehingga tidak membutuhkan lagi dana bantuan pemerintah untuk kehidupan sehari-hari.6.6. Pendapatan daerah dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. 1.2.1. menyerap pengangguran dan menggerakkan sektor penghasil barang bagi masyarakat. Kegunaan Kegiatan 1.

Setelah produk mulai dikenal. Pada tahap awal usaha. untuk lebih mengenalkan produk diikutkan dalam acara-acara program kerja himpunan atau unit kegiatan mahasiswa. BAB 2 GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA 2. Konsep bisnis yang digunakan adalah menonjolkan citra new product. meliputi penentuan jenis dan model baru produk yang didasarkan pada preferensi konsumen dan melakukan perencanaan produksi dari bahan dan tenaga kerja Selanjutnya. koperasi yang ada di lingkungan kampus baik koperasi mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur (UPN) maupun koperasi pegawai. Langkah-langkah yang digunakan untuk pengembangan usaha kedepan di antaranya melalui perencanaan dan pelaksanaan produksi.1. 4 . Brotik memiliki konsep bisnis yang berbeda dengan para kompetitor sehingga Brotik dapat menjadi peluang usaha baru. dilakukan sistem online dan kerjasama sehinga lebih luas. Selain itu. produk akan dipasarkan ke beberapa fakultas dengan memanfaatkan anggota kelompok yang berasal dari fakultas yang berbeda-beda. menetukan strategi pemasaran. dan universitas sebagai sponsor untuk menyediakan doorprize berupa produk Brotik. Produk yang dihasilkan diberi brand “BROTIK”. Kerjasama dilakukan dengan beberapa gerai penjual kerudung di sekitar wilayah Sunan Ampel. Hal ini dilakukan dengan cara membuka dan mengembangkan pasar. penjualan dilakukan secara langsung. Penjualan dan Pemasaran Brotik merupakan bros yang terbuat dari limbah kain perca. fakultas. khususnya Unit Kegiatan Kerohanian Islam (UKKI) kegiatan tingkat jurusan. Selanjutnya. Produk ini adalah hasil kreativitas mahasiswa. Pemasaran akan dilakukan dengan penggunaan sampel produk oleh beberapa orang yang ditunjuk. khususnya di wilayah UPN. Dengan demikian. calon pembeli akan lebih memperhatikan serta turut serta untuk membeli.

Dalam survei ini.2.com.com cenderung lebih dikenal luas oleh masyarakat apabila dibandingkan domain-domain lain yang dapat diperoleh secara gratis. awalnya akan dibuat desain-desain aksesoris dan mencari cara-cara pembuatan aksesoris di situs internet melalui youtube dan kursus gratis di toko-toko aksesoris. 5 . b. dan tidak terbebani biaya sewa dan perawatan toko.1.3. survei pasar mengenai desain yang menarik bagi pembeli secara customize. seperti bahan. tercakup kegiatan survei bahan. Hal ini cukup penting karena domain.1. benang. bekerja sama dengan toko aksesoris dan gerai kerudung yang ada di Surabaya.cc. perlu memanfaatkan jasa Web Hosting Provider yang memerlukan biaya tersendiri.com serta jejaring sosial lainnya. tetapi biaya ini masih tetap terhitung murah dan bernilai tinggi dibandingkan dengan biaya pemasaran melalui media lain yang bukan internet. c. 3. Untuk itu.1. Selain itu. Metode Pelaksanaan Ide Produk 3. dan survei tempat pemasaran yang cocok. BAB 3 METODOLOGI PELAKSANAAN 3. misalnya www. misalnya . 3.1. dan lainnya. jangkauan pemasaran lebih luas.brosakesoris. dalam tahap ini fabrikasi dilakukan dengan cara membayar karyawan. face to face ke konsumen dengan suatu katalog produk. sebagai berikut a. survei karyawan yang berminat untuk pembuatan aksesoris. Jadi. Pra-fabrikasi Aksesoris Dalam tahap ini. Kelebihan pemasaran melalui internet tidak terikat lokasi. Desain yang sudah jadi akan diberikan ke karyawan beserta pelatihan cara pembuatannya. melalui onlineshop dengan membuat website utama dengan domain. Pemasaran Aksesoris Berbagai cara dilakukan dengan metoda. dilakukan beberapa kegiatan untuk inisiasi pembuatan aksesoris yang dimulai dari survei pasar. Fabrikasi Aksesoris Pada tahap ini.co.1. dibeli beberapa keperluan yang dibutuhkan untuk fabrikasi aksesoris.

Pembuatan pola ini dilakukan menggunakan kertas karton. benang. satu bagian tengah). yaitu untuk kelopak dan untuk bagian tengah bros. yaitu kain perca. Menggunting bahan sesuai pola Pola dari kertas karton dipindahkan ke atas kain perca kemudian digunting. Pola kelopak berbentuk persegi ataupun lingkaran. Untuk menambah variasi produk. lalu ujungnya dijahit. Setelah sampai diujung yang berlawanan. Pola persegi dilipat secara simetris sebanyak dua kali sehingga membentuk segitiga. sedangkan untuk kelopak berbentuk lingkaran yang lebih kecil. 3.2. dan peniti Adapun langkah pembuatan Brotik digambarkan dalam bagan sebagai berikut Membuat pola diatas kertas Menggunting bahan sesuai pola Menjahit dan menyatukan pola kain Merapikan dan memasang peniti Pelebelan dan pengemasan Bagan 3. benang ditarik sehingga akan terbentuk kelopak 6 . Proses Produksi Alat dan bahan yang digunakan dalam produksi Brotik. bagian tengah dapat diganti menggunakan kancing baju berbagai model dan ukuran. bahan tersebut kemudian dijahit menggunakan jarum jahit dan benang. 2. Proses Pembuatan Brotik 1.1.3. Untuk satu bros terdiri atas enam pola (lima kelopak. Membuat pola di atas kertas Pola dibuat ada dua. Menjahit dan menyatukan pola kain Setelah selesai digunting.

dan mengembangkan beberapa variasi produk. Selanjutnya. dipasang peniti dengan cara dijahit kembali. Peniti yang digunakan berupa peniti khusus bros yang terdapat lubang kecil ditengahnya. 7 .. sedangkan untuk pola lingkaran dilipat ujungnya dan dijahit secara melingkar setelah itu ditarik sehingga membentuk lingkaran yang lebih kecil. barulah diberi label dan dikemas menggunakan plastik bening. Usaha ini dapat berkembang pesat sehingga sampai pada tahap pembukaan tempat produksi sendiri yang disebut “Brotik Centre”. Hal ini dilakukan untuk menjaga mutu produk. Setelah selesai. bunga. Jika produk sudah lolos standarisasi mutu. 4. Pelebelan dan pengemasan Setelah seluruh proses selesai. ada pengecekan terlebih dahulu sebelum produk dikemas. kelopak dan bagian tengah digabungkan kembali dengan cara dijahit sehingga membentuk bunga dengan lima buah kelopak. lalu disatukan menggunakan alat staples. Merapikan dan memasang peniti Setelah bros terbentuk. memiliki bentuk unik dan ekslusif. Prospek masa depan Prospek ke depan program ini dapat diterima sebagai produk brotik yang diharapkan mampu menjadi produk handmade yang berkualitas tinggi.3. 5. 3. dengan adanya dukungan dan penerimaan masyarakat yang tinggi.

- 5 Building Web 1 Rp 100.000.000..1 Tabel Jadwal Kegiatan 4. dan tenaga kerja) 2 Observasi pasar dan target 3 Produksi Brotik 4 Dilakukan inovasi dengan menambah jenis variasi produk 5 Pendistribusian dan penjualan 6 Pelaporan perkembangan Brotik 7 Pelaporan akhir program Brotik Tabel 4.000.- Tabel 4.000...- Total Fixed Cost Rp 1.- Tabel 4.000.310..000 = Rp 5.000.2.000.000. BAB 4 JADWAL KEGIATAN DAN RENCANA ANGGARAN BIAYA 4. Rancangan biaya NOMOR RINCIAN BANYAKNYA HARGA SATUAN TOTAL HARGA 1 Perijinan usaha ke Disperindag 1 Rp 1.Rp 60.2 Tabel Biaya Tetap (Fixed Cost) NOMOR RINCIAN BANYAKNYA HARGA SATUAN TOTAL HARGA 1 Kain Perca 20 kg Rp 2. diasumsikan per hari menghasilkan tiga puluh bros. Rp 100.Rp 1.000.- 4 Plastik Kemasan 2 Pack Rp 30.000. Rp 50. Rp 360.- 2 Gunting Besar 10 buah Rp 36.- 2 Peniti 3 Pack Rp 40. Rp 100..000.000.- 3 Kancing Baju 5 Pack Rp 15.000. alat.- 3 Gunting Kecil 10 buah Rp 23.Rp 120.000.000.. Rp 230.1. Jadwal kegiatan BULAN KE - NOMOR KEGIATAN I II III IV V 1 Observasi lapangan (bahan baku.000.. Tabel Biaya Variabel Biaya tersebut untuk lima hari.000.000. Estimasi pembuatan dilakukan selama delapan belas minggu sehingga total biaya variabelnya variable cost (selama lima hari) = 18 minggu x Rp 295. Rp 40.- 6 Staples 5 buah Rp 20.- Total Variable Cost Rp 295.000..840..000.000.000.- 4 Jarum Jahit 5 Lusin Rp 10.000.Rp 75.000..- 8 .000.3.

. Rp 200.- 3 Transportasi dan publikasi Rp 3.625.- TOTAL BIAYA Rp 10..840.000.000.000..3. Kondisi impas akan diperoleh apabila total cost (total biaya) sama dengan total revenue (total pendapatan).000.- 3 Publikasi dan dokumentasi 1 Rp 150.- 2 Angkutan barang 1 Rp 250. Rp 150.000.- 8 Biaya Lain-Lain 1 Rp 500.- 7 Biaya operational website Rp 150.- 5 Spanduk dan leafflet 1 Rp 500.067.000.000. 2.000.000..775..034 = Rp6.000.000.4.00 Total = Rp5.00 4..500.000. NOMOR RINCIAN BANYAKNYA HARGA SATUAN TOTAL HARGA 1 Transportasi Bensin 1 liter x 30 harix 5 bulan Rp 4.840.000 x 4/600) = Rp1.000.2 = Rp6.034.00 per unit dengan mark up price sebesar 30%.000. Diasumsikan dasar penentuan total biaya sama dengan total usulan dana yang diajukan untuk menjalankan usaha. Analisis Finansial 1.625. Perhitungan Harga Jual = 30% x Rp5.000/600 = Rp3.per bulan Rp 750. Tabel Biaya Transportasi dan Publikasi NOMOR RINCIAN HARGA 1 Biaya Tetap (Fixed Cost) Rp 1. Produk Brotik akan dijual dengan harga Rp6.967. Inilah perhitungan BEP: 9 .. Rp 675.- 6 Biaya Iklan 1 Rp 500.5.500.- Tabel 4.00 3. Rp 750. Rekapitulasi Biaya 4.000.500.000.- 4 Pelaporan 1 Rp 200. Rp 500.00 Biaya Tetap = Rp1.- 2 Biaya Variabel Rp 295. Rp 500.000.000.- Total Variable Cost Rp 3. Analisa Break Event Point (BEP) Misalkan Q adalah jumlah produk yang diproduksi dalam waktu satu tahun agar mencapai titik impas. Rp 500.000.. Kapasitas produksi per bulan Kuantitas (Q) = 30 x 5 hari kerja x 4 minggu = 600 unit Biaya per unit : Biaya Variable = (Rp295.000.000.544. Direncanakan bahwa kapasitas pembuatan waktunya tigapuluh unit per hari.. Rp 250.- Tabel 4.

600 x 3.570 (*Asumsi diskon factor yang digunakan 15%= 3. TR = TC Harga x kuantitas = Total biaya 6500Q = 10. Net Present Value (NPV) NPV merupakan selisih antara pengeluaran dan pemasukan yang telah didiskon dengan menggunakan social cost of capital sebagai factor diskon dengan arus kas yang diperkirakan.html 10 .570.034)x3.570 NPV = Rp17.916.000 Q= 10.775. 5. harus memproduksi 1658 unit produk selama satu tahun atau setara 139 unit per bulan.775. Hasil di bawah menunjukkan NPV positif sehingga usaha ini dapat dijalankan.000 = Rp 6.277. Usaha ini dapat dijalankan bila NPV bernilai positif.tips/documents/pkm-k-brosca-bros-dari-limbah-kain-perca.500 – Rp5.691.000/6500 Q= 1658 unit Agar mencapai titik impas.600 = Rp5.775.3522* = Rp17.Rp10. Cash inflow per tahun (Rp6.600 Present Value Cash inflow = Rp5.691.277.3522) DAFTAR PUSTAKA  http://dokumen.

id/medias/pictures/Brosop.umpwr. http://www.ac.pdf 11 .