You are on page 1of 11

BAB 1

PEMBAHASAN

1. Angina Pectoris
A. Pengertian
Angina pektoris adalah suatu sindroma kronis dimana klien mendapat
serangan sakit dada yang khas yaitu seperti ditekan, atau terasa berat di dada yang
seringkali menjalar ke lengan sebelah kiri yang timbul pada waktu aktifitas dan
segera hilang bila aktifitas berhenti. (prof. Dr. H.m. sjaifoellah noer, 1996). Angina
pektoris adalah nyeri dada yang disebabkan oleh tidak adekuatnya aliran oksigen
terhadap miokardium. ( maryllin e. Doengoes. 2002 hal 73 ). Angina pektoris
merupakan suatu penyakit berbahaya yang timbul karena penyempitan arteri yang
menyalurkan darah ke otot-otot jantung. ( dr.john f.knight. 1997 ).
Angina pektoris adalah kumpulan gejala klinis berupa serangan nyeri dada
yang khas, yaitu seperti ditekan atau terasa berat di dada yang sering menjalar ke
lengan kiri. Nyeri dada tersebut biasanya timbul pada saat melakukan aktivitas dan
segera hilang bila aktivitas dihentikan. Nyeri angina dapat menyebar ke lengan kiri,
ke punggung, ke rahang atau ke daerah perut, yang bisa disalahartikan sebagai gejala
maag.

B. Etiologi

Faktor pencetus yang dapat menimbulkan serangan antara lain :

1. Emosi atau berbagai emosi akibat situasi yang menegangkan, mengakibatkan
frekuensi jantung meningkat, akibat pelepasan adrenalin dan meningkatnya
tekanan darah, dengan demikian beban kerja jantung juga meningkat.

2. Kerja fisik terlalu berat dapat memicu serangan dengan cara meningkatkan
kebutuhan oksigen jantung

3. Makan makanan berat akan meningkatkan aliran darah ke daerah mesentrik untuk
pencernaan, sehingga menurunkan ketersediaan darah untuk suplai jantung. (pada

Tidak diketahui secara pasti apa penyebab ateriosklerosis. Patofisiologi 1. Penyempitan atau blok ini belum menimbulkan gejala yang begitu nampak bila belum mencapai 75 %. Mekanisme timbulnya angina pektoris didasarkan pada ketidakadekuatan suply oksigen ke sel-sel miokardium yang diakibatkan karena kekakuan arteri dan penyempitan lumen arteri koroner (ateriosklerosis koroner). Apabila kebutuhan meningkat pada jantung yang sehat maka arteri koroner berdilatasi dan mengalirkan lebih banyak darah dan oksigen keotot jantung. maka kebutuhan oksigen juga meningkat. maka terjadi iskemik (kekurangan suplai darah) miokardium. Sel-sel miokardium menggunakan glikogen anaerob untuk memenuhi kebutuhan energi . Namun apabila arteri koroner mengalami kekakuan atau menyempit akibat ateriosklerosis dan tidak dapat berdilatasi sebagai respon terhadap peningkatan kebutuhan akan oksigen. 4. Ateriosklerosis merupakan penyakir arteri koroner yang paling sering ditemukan. 2. (Smeltzer dan Bare. C. Sewaktu beban kerja suatu jaringan meningkat. jantung yang sudah sangat parah. pintasan darah untuk pencernaan membuat nyeri angina semakin buruk). Adanya endotel yang cedera mengakibatkan hilangnya produksi no (nitrat oksid0 yang berfungsi untuk menghambat berbagai zat yang reaktif. 2002 : 779). namun jelas bahwa tidak ada faktor tunggal yang bertanggungjawab atas perkembangan ateriosklerosis. Pajanan terhadap dingin dapat mengakibatkan vasokonstriksi dan peningkatan tekanan darah. Bila penyempitan lebih dari 75 % serta dipicu dengan aktifitas berlebihan maka suplai darah ke koroner akan berkurang. Dengan tidak adanya fungsi ini dapat menyababkan otot polos berkontraksi dan timbul spasmus koroner yang memperberat penyempitan lumen karena suplai oksigen ke miokard berkurang. disertai peningkatan kebutuhan oksigen.

melainkan kepada dua peredaran yang sama sekali berbeda. menurut kecepatan yang disebut tadi. perjalanan ini lebih pendek dan melintasi paru-paru yang melintasi komponen darah itu. 5. Denyut jantung sangat penting. Tetapi jantung selalu pompa. 3. Metabolisme ini menghasilkan asam laktat yang menurunkan ph miokardium dan menimbulkan nyeri.Nitrogliserin adalah bahan vasoaktif yang berfungsi melebarkan baik vena maupun arteria sehingga mempengaruhi sirkulasi perifer. Nitrogliserin Senyawa nitrat masih merupakan obat utama untuk menangani angina pektoris. Karena darah itu dipompakan bukan hanya kepada satu peredaran. karena apabila ada rangsangan pada bagian tubuh. tetapi setelah tiba diujung perjalanannya darah itu kembali ke sumber semula. Nitrogliserin diberikan untuk menurunkan konsumsi oksigen jantung yang akan mengurangi iskemia dan mengurangi nyeri angina. Hal ini berjalan terus dengan irama yang teratur tanpa berhenti. Yang besar adalah peredararan umum. Yang masing-masing mempunyai peran penting. Farmakologi 1) Terapi Farmakologi. pada umumnya 70x/mnt. Dengan hilangnya asam laktat nyeri akan reda. maka suplai oksigen menjadi adekuat dan sel-sel otot kembali fosforilasi oksidatif untuk membentuk energi. a. Dengan pelebaran vena terjadi . mengalirkan darah keseluruh bagian tubuh. Dengan demikian arus listrik sebagai pembuka jalan akan menimbulkan kontraksi yang mana akan terjadi denyutan jantung. Proses ini tidak menghasilkan asam laktat. 4. Apabila kenutuhan energi sel-sel jantung berkurang. D. mereka. mempunyai 4 ruang sendiri.

Nitrat menurunkan kebutuhan oksigen miokard melalui pengurangan preload sehingga terjadi pengurangan volume ventrikel dan tekanan arterial. Akibatnya hanya sedikit darah yang kembali ke jantung dan terjadilah penurunan tekanan pengisian (preload). pengumpulan darah vena diseluruh tubuh. c. propranolol. b. Nitrat dan Nitrit Merupakan vasodilator endothelium yang sangat bermanfaat untuk mengurangi symptom angina pectoris. Nitrogliserin biasanya diletakkan dibawah lidah (sublingual) atau di pipi (kantong bukal) dan akan menghilangkan nyeri iskemia dalam 3 menit. nitrogliserin. Akibatnya hanya sedikit darah yang kembali ke jantung dan terjadilah penurunan tekanan pengisian (preload). ISDN. Kalsium Antagonis . nadolol. disamping juga mempunyai efek antitrombotik dan antiplatelet. Salah satu masalah penggunaan nitrat jangka panjang adalah terjadinya toleransi terhadap nitrat. metoprolol. Obat penyekat beta antara lain : atenolol. Penyekat Beta-adrenergik. Penyekat beta dapat menurunkan kebutuhan oksigen miokard dengan cara menurunkan frekwensi denyut jantung. Obat ini merupakan terapi utama pada angina. kontraktilitas . Nitrat juga melemaskan anteriol sistemik dan menyababkan penurunan tekanan darah (afterload). Efek samping biasanya muncul bradikardi dan timbul blok atrioventrikuler. tekanan di arteri dan peregangan pada dinding ventrikel kiri. d. Semuanya itu berakibat pada penurunan kebutuhan oksigen jantung. Obat golongan nitrat dan nitrit adalah : amil nitrit.menciptakan suatu keadaan yang lebih seimbang antara suplai dan kebutuhan. Nitrat juga melemaskan anter terjadi pengumpulan darah vena diseluruh tubuh. Untuk mencegah terjadinya toleransi dianjurkan memakai nitrat dengan periode bebas nitrat yang cukup yaitu 8 – 12jam. isosorbid mononitrat.

Peningkatan laju metabolik misalnya demam. Kondisi umum yang mendasari termasuk arteriosklerosis. diltiazem. Pengontrolan gula darah. isradipin. Penggunaan kontra sepsi dan kepribadian seperti sangat kompetitif. agresif atau ambisius. tiroktoksikosis. hipoksia dan anemia . 2. karena merokok mengakibatkan takikardia dan naiknya tekanan darah. sehingga memaksa jantung bekerja keras. Mengurangi stress untuk menurunkan kadar adrenalin yang dapat menimbulkan vasokontriksi pembuluh darah. bepridil. nikardipin. nimodipin. Orang obesitas dianjurkan menurunkan berat badan untuk mengurangi kerja jantung. hipertensi atrial. dam penyakit inflamasi atau degeneratif otot jantung. Obat ini bekerja dengan cara menghambat masuknya kalsium melalui saluran kalsium. 2) Terapi Non Farmakologis Ada berbagai cara lain yang diperlukan untuk menurunkan kebutuhan oksigen jantung antara lain : pasien harus berhenti merokok. yang mengarah pada curah jantung kurang dari normal. felodipin. Sejumlah faktor sistemik dapat menunjang perkembangan dan keparahan dari gagal jantung. nifedipin. Pengertian Gagal jantung adalah ketidakmampuan jantung untui memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap nutrien dan oksigen. Golongan obat kalsium antagonis adalah amlodipin. yang akan menyebabkan relaksasi otot polos pembulu darah sehingga terjadi vasodilatasi pada pembuluh darah epikardial dan sistemik. koma. Mekanisme yang mendasar tentang gagal jantung termasuk kerusakan sifat kontraktil dari jantung. Kalsium antagonis juga menurunkan kabutuhan oksigen miokard dengan cara menurunkan resistensi vaskuler sistemik. verapamil. Gagal Jantung A.

Gagal jantung kongestif terjadi sewaktu jantung berkurang dan ventrikel tidak mampu memompa keluar darah sebanyak yang masuk selama diastole. pembebanan sistolik (systolic overload) Beban sistolik berlebihan diluar kemampuan ventrikel sehingga menurunkan curah ventrikel atau isi sekuncup. Preload yang berlebihan dan melampaui kapasitas ventrikel akan menyebabkan volume dan tekanan pada akhir diastolik dalam ventrikel meninggi. 3. Hockley. Corwin). pembebanan diastolik (diastolic overload). tetapi bila beban terus bertambah sampai melampaui batas tertentu. peningkatan kebutuhan yang berlebihan (demand overload). Penyakit gagal jantung yang dalam istilah medisnya disebut dengan Heart Failure atau Cardiac Failure. 4. Penyebab tersering adalah cedera pada jantung itu sendiri yang memulai siklus kegagalan dengan mengurangi kekuatan kontraksi jantung. Hal ini menyebabkan volume diastolik akhir ventrikel secara progresif bertambah (Elizabeth J. Etiologi Penyebab gagal jantung mencakup apapun yang menyebabkan peningkatan volume plasma sampai derajat tertentu sehingga volume diastolik akhir meregangkan serat- serat ventrikel melebihi panjang optimumnya. B. Akibat buruk dari menurunnya kontraktilitas. merupakan suatu keadaan darurat medis dimana jumlah darah yang dipompa oleh jantung seseorang setiap menitnya (cardiak output) tidak mampu memenuhi kebutuhan normal metabolisme tubuh. Beban kebutuhan metabolic meningkat melebihi kemampuan . Baughman dan Jo Ann C. Peningkatan kebutuhan metabolik. mulai terjadi akumulasi volume darah di ventrikel. Beban tekanan berlebihan. 2000). (Diane C. Penyebab gagal jantung yang terdapat di jantung antara lain : 1. maka curah jantung justru akan menurun kembali. Disfungsi miokard 2. membutuhkan suatu peningkatan curah jantung untuk memenuhi kebutuhan oksigen. Prinsip Frank Starling yaitu curah jantung mula-mula akan meningkat sesuai dengan besarnya regangan otot jantung. Beban volume berlebihan.

stenosis katup AV. 6. 9. Semua situasi diatas dapat menyebabkan gagal jantung kiri atau kanan. maka akan terjadi keadaan gagal jantung walaupun curah jantung sudah cukup tinggi tetapi tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan sirkulasi tubuh. 8. 7. menyebabkan menurunnya kontraktilitas jantung. 11. menyebabkan kontraktilitas menurun. Penyebab yang spesifik untuk gagal jantung kanan antara lain:  Gagal jantung kiri  Hipertensi paru  PPOM . hipertensi arterial dan penyakit otot degeneratif atau inflamasi. Kelainan Otot Jantung Gagal jantung paling sering terjadi pada penderita kelainan otot jantung. Terjadi hipoksia dan asidosis (akibat penumpukan asam laktat). perikarditis konstruktif. Gangguan pengisian (hambatan input) Hambatan pada pengisian ventrikel karena gangguan aliran masuk ke dalam ventrikel atau pada aliran balik vena/venous return akan menyebabkan pengeluaran atau output ventrikel berkurang dan curah jantung menurun. Penyakit jantung Penyakit jantung lain seperti stenosis katup semilunar. Asidosis dan abnormalitas elektrolit juga dapat menurunkan kontraktilitas jantung. Hipoksia atau anemia juga dapat menurunkan suplai oksigen ke jantung. Faktor sistemik Faktor sistemik seperti hipoksia dan anemia yang memerlukan peningkatan curah jantung untuk memenuhi kebutuhan oksigen sistemik. 10. Kondisi yang mendasari penyebab kelainan fungsi otot mencakup arterosklerosis koroner. temponade perikardium. Hipertensi Sistemik / Pulmonal Meningkatkan beban kerja jantung dan pada gilirannya mengakibatkan hipertropi serabut otot jantung. Infark miokardium (kematian sel jantung) biasanya mendahului terjadinya gagal jantung. Peradangan dan Penyakit Miokardium Berhubungan dengan gagal jantung karena kondisi ini secara langsung merusak serabut jantung. daya kerja jantung di mana jantung sudah bekerja maksimal. 5. Aterosklerosis Koroner Mengakibatkan disfungsi miokardium karena terganggunya aliran darah ke otot jantung.

Patofisiologi Kelainan fungsi otot jantung disebabkan oleh aterosklerosis koroner. Tetapi untuk alasan tidak jelas. Gagal ventrikel kiri paling sering mendahului gagal ventrikel kanan. Gagal ventrikel kiri murni sinonim dengan edema paru akut. Karena tidak dipompa secara optimum keluar dari sisi kanan jantung. maka darah mulai terkumpul di sistem vena perifer. Ventrikel kanan dan kiri dapat mengalami kegagalan secara terpisah. Aterosklerosis koroner mengakibatkan disfungsi miokardium karena terganggunya aliran darah ke otot jantung. hipertensi sitemik yang kronis akan menyebabkan ventrikel kiri mengalami hipertrofi dan melemah. Infark Miokardium biasanya mendahului terjadinya gagal jantung. . Sebagai contoh. maka kegagalan salah satu ventrikel dapat mengakibatkan penurunan perfusi jaringan. ventrikel kanan dan atrium kanan. dan akhrinya terjadi gagal jantung. Terjadi hipoksia dan asidosis (akibat penumpukan asam laktat). Hipertensi sistemik/ pulmonal (peningkatan afterload) meningkatkan beban kerja jantung dan pada gilirannya mengakibatkan hipertrofi serabut otot jantung. Peradangan dan penyakit miokarium degeneratif berhubungan dengan gagal jantung karena kondisi ini secara langsung merusak serabut jantung. Karena ventrikel kiri yang melemah akan menyebabkan darah kembali ke atrium. Hasil akhirnya adalah semakin berkurangnya volume darah dalam sirkulasi dan menurunnya tekanan darah serta perburukan siklus gagal jantung. menyebabkan kontraktilitas menurun. hipertensi arterial dan penyakit otot degeneratif atau inflamasi. penyebab utama gagal jantung kanan adalah gagal jantung kiri. Gagal jantung dapat dimulai dari sisi kiri atau kanan jantung. maka jelaslah bahwa gagal jantung kiri akhirnya akan menyebabkan gagal jantung kanan. Letak suatu infark miokardium akan menentukan sisi jantung yang pertama kali terkena setelah terjadi serangan jantung. Efek tersebut (hipertrofi miokard) dapat dianggap sebagai mekanisme kompensasi karena akan meningkatkan kontraktilitas jantung. Karena curah ventrikel berpasangan/ sinkron. lalu ke sirkulasi paru.C. hipertrofi otot jantung tadi tidak dapat berfungsi secara normal. Pada kenyataanya. Hipertensi paru yang berlangsung lama akan menyebabkan ventrikel kanan mengalami hipertofi dan melemah.

Non Farmakologi Penatalaksanaa gagal jantung kongestif dengan sasaran : a. meningkatkan tenaga cadangan jantung dan menurunkan tekanan darah dengan menurunkan volume intra vaskuler melalui induksi diuresis berbaring.D. Untuk menurunkan retensi garam dan air Penatalaksanaannya meliputi : a. Tirah baring Mengurangi kerja jantung. Diet . Farmakologi  Diuretik : untuk mengurangi penimbunan cairan dan pembengkakan  ACE Inhibitor : untuk menurunkan rekanan darah dan mengurangi beban kerja jantung  Beta blockers : untuk mengurangi denyut jantung dan menurunkan tekanan darah agar agar beban jantung berkurang  Digoksin : untuk mempercepat denyut dan daya pompa jantung  Terapi nitrat dan vasodilator koroner : menyebabkan vasodilatasi perifer dan penurunan konsumsi oksigen miokard  Digitalis : memperlambat frekuensi ventrikel dan meningkatkan kekuatan kontraksi. Efek beta 1 adrenergik untuk meningkatkan kekuatan kontraksi miokardium (efek inotropik positif) dan meningkatkan denyut jantung (efek kronotropik positif)  Sedati : pemberian sedative untuk mengurangi kegelisahan bertujuan untuk mengistirahatkan dan memberi relaksasi pada klien. 2. Terapi 1. b. peningkatan efisiensi jantung. volume cairan lebih besar di kirim ke ginjal untuk filtrasi dan eksresi dan volume intravascular menurun  Inotropik positif : dobutamin adalah obat simpatomimetik dengan kerja beta 1 adrenergik. Saat curah jantung meningkat. Oksigenasi Pemenuhan oksigen akan mengurangi demand miokard dan membantu memenuhi kebutuhan oksigen tubuh c. Untuk menurunkan kerja jantung b. Untuk meningkatkan curah jantung dan kontraktilitas miokard c.

Jakarta: EGC. atau mengurangi edema. Kardiomioplasti Untuk mencegah gagal jantung adalah mengurangi faktor-faktor resiko anda. Marylinn E. Tekanan darah tinggi dan penyakt arteri koroner. Doenges. Penuntun Praktis Penyakit Kardiovaskuler. Pengaturan diet membuat kerja dan ketegangan otot jantung minimal. Perubahan gaya hidup dapat membantu mencegah gagal jantung yaitu :  Tidak merokok  Mengendalikan kondisi tertentu. Transplantasi jantung f. . Selain itu pembatasan natrium ditujukkan untuk mencegah. Anda dapat mengontrol atau menghilangkan banyak faktor-faktor resiko penyakit jantung. kolesterol tinggi dan diabetes  Tetap aktif secara fisik  Makan-makanan yang sehart  Menjaga berat badan yang sehat  Mengurangi dan mengelola stres DAFTAR PUSTAKA Chung. Rencana Asuhan Keperawatan. seperti tekanan darah tinggi. 1996. Jakarta: EGC. mengatur. Revaskularisasi koroner e.1998. d. Ek. misalnya dengan melakukan perubahan gaya hidup bersama dengan bantuan obat apapun yang diperlukan.

Sjaifoellah. Patofisiologi Edisi 6. Rencana Asuhan Keperawatan Medikal Bedah Volume 2. Perawatan Medikal Bedah Volume 2. Barbara. Jakarta: FKUI Tucker.Jakarta : EGC.Edisi 9. 1999. Jakarta: FKUI. Jakarta: EGC Soeparman. ( 2002 ). Long. Price. 1998. ( 2006 ). Standar Perawatan Pasien Volume I.Jakarta : EGC Lynda Juall Carpenito.1996. Jakarta: EGC . Sylvia Anderson. 1996. Pathologi Volume I . Jilid I Volume I. Jakarta : EGC Underwood. J C E. Jakarta: EGC Price. Jakarta: EGC. Ilmu Penyakit Dalam. Patofisiologi Edisi 2. Guyton & Hall. ( 1994 ). 1998. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Susan Martin.Edisi 8. Bandung : IAPK Noer. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Barbara.Engram. 1994. Buku Saku Diagnosa Keperawatan . ( 2001 ). Sylvia A. C.