You are on page 1of 6

SKENARIO A BLOK 29

dr. Merdu telah berpraktek mandiri di kecamatan Ilalang yang berpenduduk 35.000 jiwa
selama 5 tahun. dr. Merdu minggu yang lalu baru kembali dari mengikuti seminar tentang topik
“menggapai SDG’s melalui Nawacita” dan merasakan isi seminar tersebut sangat erat dengan
tugasnya sebagai pelaku kesehatan di desa. dr. Merdu merasa berkewajiban untuk menjaga dan
meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang berada di desanya dan sejak itu dr. Merdu
berpraktek dengan pendekatan pelayanan Dokter Keluarga.

Dua hari yang lalu dr. Merdu mendapatkan Ibu Lili ang dirujuk balik oleh RSUD
Kabupaten dengan diagnosis “Stroke ec Hipertensi” dan diminta untuk melanjutkan pengobatan
untuk pasien tersebut. Pasien sangat berharap untuk tidak kembali dirawat di RSUD Kabupaten.
Dengan berpegangan pada sistem rujukan era JKN dan bekal Ilmu Kedokteran Keluarga, de.
Medu melakukan penatalaksanaan terhadap Ibu Lili dengan pendekatan pelayanan dokter
keluarga.

Sebagai dokter yang berpraktek sebagai dokter keluarga, dr. Merdu menerapkan prinsip-
prinsip, karakteristik, standard an kompetensi kedokteran keluarga (sesuai dengan WHO,
WONCA), konsep dasar dan pendekatan pelayanan kedokteran keluarga sebagai landasan dalam
bertugas sebagai dokter yang berpraktek di Kecamatan Ilalang

A. Klarifikasi Istilah
1. Sustainable Development Goals (SDGs)
Sebuah dokumen yang merupakan acuan dalam kerangka pembangunan dan
perundingan negara-negara di dunia.
2. Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)
Program pemerintah yang bertujuan memberikan kepastian jaminan kesehatan
yang menyeluruh bagi seluruh rakyat Indonesia untuk dapat hidup sehat,
produktif dan sejahtera.
3. World Organization of Family Doctor (WONCA)
Organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup melalui kedokteran
keluarga.

dan berkepribadian dalam kebudayaan. lingkungan (sosial.4. 8. dimana tanggungjawab dokter dalam pelayanan kesehatan tidak dibatasi oleh umur dan jenis kelamin pasien. faktor pelayanan kesehatan (jenis cakupan dan kualitasnya). yaitu faktor perilaku dan faktor di luar perilaku. growth. 10. dan resolve. Pelaku kesehatan 12. Pelayanan dokter keluarga Pelayanan kedokteran yang menyeluruh yang memusatkan pelayanannya kepada keluarga sebagai suatu unit. affection. 11. . Konsep Mandala of Health Konsep yang terdiri dari 3 komponen penyusun manusia secara utuh. ekonomi. yaitu body. 5. Konsep L. and spirit. politik dan budaya). 6. APGAR Skor APGAR dalam kedokteran keluarga meliputi adaptation. mandiri dalam ekonomi. Konsep genogram Suatu alat bantu berupa peta skema dari silsilah keluarga pasien yang berguna bagi pemberi layanan kesehatan untuk segera mendapatkan informasi tentang nama anggota keluarga pasien serta kualitas hubungan antara anggota keluarga pasien. juga tidak dibatasi oleh organ tubuh atau jenis penyakit tertentu saja. dan faktor genetik (keturunan) 7. yaitu faktor determinan timbulnya masalah kesehatan yang terdiri dari faktor perilaku. Green Kesehatan individu atau masyarakat dipengaruhi oleh 2 faktor pokok. mind. partnership. Komunikasi individu dan keluarga 9. Konsep Bloom Konsep Bloom menjelaskan 4 faktor utama yang mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat. Nawacita Sembilan agenda prioritas Presiden Joko Widodo dalam jalan perubahan menuju Indonesia yang berdaulat secara politik.

Medu melakukan penatalaksanaan terhadap Ibu Lili dengan pendekatan pelayanan dokter keluarga. Merdu minggu yang lalu baru kembali dari mengikuti seminar tentang topik “menggapai SDG’s melalui Nawacita” dan merasakan isi seminar tersebut sangat erat dengan tugasnya sebagai pelaku kesehatan di desa. Pasien sangat berharap untuk tidak kembali dirawat di RSUD Kabupaten. Merdu mendapatkan Ibu Lili ang dirujuk balik oleh RSUD Kabupaten dengan diagnosis “Stroke ec Hipertensi” dan diminta untuk melanjutkan pengobatan untuk pasien tersebut. dr. Green. Sebagai dokter yang berpraktek sebagai dokter keluarga. Merdu telah berpraktek mandiri di kecamatan Ilalang yang berpenduduk 35. Prioritas Masalah dr. dr. . konsep Blom. komunikasi individu dan keluarga serta APGAR. Merdu berpraktek dengan pendekatan pelayanan Dokter Keluarga. untuk melakukan penatalaksanaan terhadap Ibu Lili dengan penatalaksanaan pelayanan dokter keluarga. dr. Mandala of Health. Dua hari yang lalu dr. de. Merdu ingin berdiskusi dan meminta pendapat Anda sebagai pelaku kesehatan yang memiliki kewajiban yang sama. standard an kompetensi kedokteran keluarga (sesuai dengan WHO. karakteristik. WONCA). konsep dasar dan pendekatan pelayanan kedokteran keluarga sebagai landasan dalam bertugas sebagai dokter yang berpraktek di Kecamatan Ilalang.B. dr.000 jiwa selama 5 tahun. Dengan menggunakan konsep-konsep genogram. dr. Merdu menerapkan prinsip-prinsip. Merdu bertekad untuk melakukan penatalaksanaan yang bersifat promotif dan preventif untuk penyakit Ibu Lili di seluruh keluarga yang ada di kecamatannya. Dengan berpegangan pada sistem rujukan era JKN dan bekal Ilmu Kedokteran Keluarga. Merdu merasa berkewajiban untuk menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang berada di desanya dan sejak itu dr. konsep L.

dr. Bagaiamana cara menerapkan konsep-konsep yang diterapkan oleh dr.C. a. a. dr. Bagaimana penerapan JKN secara umum? 1 b. Bagaiamana pendekatan pelayanan kedokteran keluarga? 3 d. Apa perbedaan antara dokter umum dan dokter keluarga? 3 2. konsep L. Apa syarat menjadi dokter keluarga?1 b. dr. Mandala of Health. WONCA). Merdu mendapatkan Ibu Lili ang dirujuk balik oleh RSUD Kabupaten dengan diagnosis “Stroke ec Hipertensi” dan diminta untuk melanjutkan pengobatan untuk pasien tersebut. Merdu untuk melakukan penatalaksanaan penyakit stroke yang bersifat promotif dan preventif di seluruh warga kecamatannya? 2 f. karakteristik. Apa saja prinsip. standard dan kompetensi kedokteran keluarga berdasarkan WONCA? 1 e. Dengan berpegangan pada sistem rujukan era JKN dan bekal Ilmu Kedokteran Keluarga. Apa saja prinsip. Analisis Masalah 1. standard dan kompetensi kedokteran keluarga berdasarkan WHO?2 c. Sebagai dokter yang berpraktek sebagai dokter keluarga. Dengan menggunakan konsep-konsep genogram. konsep Blom. karakteristik. Pasien sangat berharap untuk tidak kembali dirawat di RSUD Kabupaten. Dua hari yang lalu dr. standard an kompetensi kedokteran keluarga (sesuai dengan WHO. komunikasi individu dan keluarga serta APGAR. Green. Merdu bertekad untuk melakukan penatalaksanaan yang bersifat promotif dan preventif untuk penyakit Ibu Lili di seluruh keluarga yang ada di kecamatannya. konsep dasar dan pendekatan pelayanan kedokteran keluarga sebagai landasan dalam bertugas sebagai dokter yang berpraktek di Kecamatan Ilalang. Medu melakukan penatalaksanaan terhadap Ibu Lili dengan pendekatan pelayanan dokter keluarga. Merdu menerapkan prinsip-prinsip. Apa saja prinsip-prinsip pelaksanaan JKN? 3 d. karakteristik. Bagaimana sistem rujukan era JKN? 1 . Siapa saja yang menjadi peserta JKN? 2 c.

Apa itu pendekatan pelayanan dokter keluarga? 1 d. Konsep genogram  ANGEL 5. Konsep Bloom dan L. Nawacita dan SDGs dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat  ESYA 4. dr. dr. Merdu berpraktek dengan pendekatan pelayanan dokter keluarga. Merdu? 3 g. Green  ALBERTH . Bagaimana tindakan promotif dan preventif terhadap pasien stroke ec hipertensi? 1 3.000 jiwa selama 5 tahun. Merdu telah berpraktek mandiri di kecamatan Ilalang yang berpenduduk 35. e. Apa saja progam-program yang terdapat pada SDGs? 2 b. Apa saja cakupan dari program Nawacita? 3 c. Apa peranan dan tanggung jawab dokter keluarga? 2 4. dr. Merdu ingin berdiskusi dan meminta pendapat Anda sebagai pelaku kesehatan yang memiliki kewajiban yang sama untuk melakukan penatalaksanaan terhadap Ibu Lili dengan penatalaksanaan pelayanan dokter keluarga. LI 1. dr. JKN (terkhusus sistim rujukan)  PRIMA 2. Pelayanan Dokter Keluarga dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat  VEJITHA 3. Apa saja jenis-jenis JKN? 2 f. Apa pendekatan yang dapat dilakukan terhadap Ibu Lili dan keluarga setelah dirujuk kembali kepada dr. Merdu minggu yang lalu baru kembali dari mengikuti seminar tentang topik “menggapai SDG’s melalui Nawacita” dan merasakan isi seminar tersebut sangat erat dengan tugasnya sebagai pelaku kesehatan di desa. Konsep Mandala of Health  DAVIN 6. 3 D. a. Merdu merasa berkewajiban untuk menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang berada di desanya dan sejak itu dr.

Hipotesis dr. veji Kirim besok jam 7 tanggal 7 tiga terakhir menjadi presentan. Standard an Komptensi Kedokteran Keluarga sesuai WHO dan WONCA  ANANDA E. Konsep Komunikasi Individu dan Keluarga terhadap dokter keluarga  SARAH 8. Kelompok Aldo. 7. lea Sarah. Prima. ppt. ngeprint(bersamaan kerangka) . Noelene Esya . angel. davin. Penatalaksanaan Stroke ec Hipertensi dengan pendekatan dokter keluarga  ALDO 10. Nanda. Konsep APGAR  OKIK 9. Konsep promotif dan preventif  NOELENE 11. okik. Albert. Merdu yang berprofesi sebagai dokter keluarga bertekad untuk melaksanakan edukasi mengenai stroke ec hipertensi secara promotif dan preventif terhadap Ibu Lili dan keluarganya dengan pendekatan pelayanan kedokteran keluarga.