You are on page 1of 119

1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Kemajuan teknologi informasi yang pesat serta potensi pemanfaatanya

yang luas, membuka peluang bagi pengaksesan, pengelolaan dan

pendayagunaan informasi dalam volume yang besar secara cepat dan akurat.

Perubahan-perubahan yang terjadi saat ini menuntut terbentuknya

pemerintahan yang bersih, transparan, dan mampu menjawab tuntutan

perubahan secara efektif dimana masyarakat menuntut pelayanan publik yang

memenuhi kepentingan masyarakat luas di seluruh wilayah Negara, dapat

diandalkan dan terpecaya, serta mudah dijangkau secara interaktif.

Pemerintahan pusat dan daerah harus mampu membentuk dimensi baru

ke dalam organisasi, sistem manajemen, dan proses kerja yang lebih dinamis.

Dengan demikian perlu dikembangkan sistem dan proses kerja yang lebih

lentur untuk memfasilitasi berbagai bentuk interaksi yang kompleks dengan

lembaga-lembaga Negara lain, masyarakat, dunia usaha dan masyarakat

internasional. Oleh karena itu, ketika masyarakat mendambakan terwujudnya

reformasi sektor publik, pemerintah harus segera melaksanakan prosedur

dengan baik, yaitu dengan memperbaiki sektor pelayanan publik terutama

pada desa atau kelurahan sehingga pelayanan publik dapat berjalan dengan

cepat dan baik.

Sektor pelayanan publik pada kelurahan O. Mangunharjo merupakan

salah satu kegiatan manusia yang perlu mendapatkan perhatian yang lebih

2

serius oleh pemerintah, dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat,

sarana dan prasarana pelayanan publik pun harus mengikutinya. Pengelolaan

Sistem Informasi Manjemen Data Kependudukan yang ada pada kelurahan O.

Mangunharjo yang belum bisa diakses dengan internet masih perlu

dimaksimalkan, salah satunya pengelolaan sistem informasi manajemen data

kependudukan yang dapat diakses melalui smartphone dengan jaringan

internet. Dengan banyaknya pengguna smartphone / perangkat yang dapat di

hubungkan ke jaringan internet di Indonesia maka akan sangat membantu

masyarakat untuk dapat melihat informasi data kependudukan pada desa

maupun kelurahan masing-masing sehingga penyebaran informasi dapat lebih

cepat diterima meski mereka berada di daerah yang jauh dari kampung

halaman.

Oleh karena dasar pertimbangan tersebut maka dapat dilakukan

perancangan dan pembuatan sebuah sistem informasi kemudian

menuangkanya dalam laporan yang berjudul ” Perancangan Sistem

Informasi Manajemen Data Kependudukan Di Kelurahan

O.Mangunharjo Menggunakan Dinamic Sistem Berbasis Web Mobile ”

yaitu sistem informasi pengolahan database penduduk menggunakan teknologi

komputer.

1.2 Identifikasi Masalah

Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka masalah dapat di identifikasi

sebagai berikut :

3

a. Sistem Informasi yang diberikan saat ini belum bisa di akses dengan

jaringan internet.

b. Penyebaran informasi data kependudukan di kelurahan O.Mangunharjo

masi lambat.

c. Membantu pihak kelurahan untuk melakukan proses pelayanan masyarakat

dengan lebih baik.

1.3 Perumusan Masalah

Berdasarkan identifikasi masalah, maka masalah dalam penelitian ini

dirumuskan sebagai berikut :

a. Bagaimana membagun sistem berbasis web mobile maka masyarakat dapat

mengakses dengan cepat melalui jaringan internet .

b. Bagaimana membangun sistem informasi data kependudukan dengan

sistem berbasis web mobile.

c. Bagaimana cara pihak kelurahan untuk dapat meningkatkan pelayanan

terhadap masyarakat.

1.4 Batasan Masalah

Agar permasalahan tidak meluas, terarah dan sesuai dengan yang

diharapkan, maka penulis membatasi permasalahan diantaranya :

a. Informasi yang di ambil dari data kependudukan Kelurahan

O.Mangunharjo.

b. Sistem informasi manajemen data kependudukan berfungsi untuk

melakukan penginputan, pengeditan, penghapusan data penduduk,

berdasarkan data kependudukan pada kelurahan O.Mangunharjo.

2. 1.5. Dalam perancangan sistem informasi ini menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MySQL sebagai database 1. 4 c.2 Manfaat Penelitian 1. Membantu pihak kelurahan dalam mengolah data kependudukan sekaligus mempermudah penyampaian informasi data kependudukan kepada masyarakat. Tujuan Khusus Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu membangun Perancangan Sistem Informasi Manajemen Data Kependudukan Di Kelurahan O. . Tujuan Umum a. b. Manfaat Bagi Ilmu Pengetahuan Sebagai sarana pengembangan ilmu pengetahuan yang diaplikasikan untuk mengetahui data kependudukan bebasis web mobile dan dapat dijadikan sebagai referensi untuk penelitian yang sejenis. Dengan adanya sistem informasi manajemen data kependudukan bebasis web mobile akan mempermudah masyarakat dalam mendapatkan informasi data kependudukan.5 Tujuan Penelitian dan Manfaat Penelitian 1.Mangunharjo Menggunakan Dinamic Sistem Berbasis Web Mobile.1 Tujuan Penelitian 1.5.

maka mahasiswa dapat membandingkan antara teori yang didapat pada perkuliahan dan praktek yang sesungguhnya. 3.6 Metode Penelitian 1. Pada prinsipnya penelitian penelitian merupakan suatu penerapan antara teori menjadi praktek. sehingga pihak kelurahan tidak perlu terjun langsung ke masyarakat untuk penyampain informasi.Mangunharjo serta menambah wawasan.6. sebagai bahan perbandingan antara hasil teori yang didapat pada perkuliahan dengan penerapan dalam sistem nyata terutama dalam merancang sistem informasi manajemen data kependudukan di Kelurahan O. Adapun cara-cara yang dipakai untuk mengumpulkan data tersebut adalah sebagai berikut : . pengalaman dan pengetahuan. Manfaat Bagi Lembaga Dengan sistem yang dijalankan diharapkan dapat mempermudah dalam penyampaian informasi data penduduk. 5 2. 1. Data Primer Mengumpulkan data secara langsung dari objek yang diteliti.1 Teknik Pengumpulan Data a. Manfaat Bagi Peneliti Dengan dilaksanakan penelitian dan perancangan sistem ini.

Metode Wawancara Dalam metode ini penulis mengumpulkan data dengan melakukan tanya jawab secara langsung dengan pimpinan dan karyawan mengenai pengolahan data kependudukan pada Kantor Kelurahan O. b.2 Metode Pengembangan Sistem Dalam penelitian ini menggunakan model waterfall.Mangunharjo.6. Dokumentasi Dokumentasi hasil akhir di simpan dalam bentuk file laporan ataupun aplikasi yang siap digunakan. 2. Studi Pustaka Mengumpulkan data-data yang diperlukan dalam pengembangan penelitian yang berasal dari jurnal-jurnal yang melakukan penelitian dan buku-buku referensi mengenai dasar teori dan teknologi yang akan digunakan dalam sistem.Mangunharjo. 1. Adapaun tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: . Didalam model ini sistem dirancang dan dibangun secara bertahap. 3. 6 1. Metode OBservasi Metode ini dilakukan dengan pengamatan secara langsung di tempat penelitian terhadap kegiatan yang dilakukan di Kantor Lurah O.

Metode Waterfall Sumber: Rossa dan Shalahuddin Tahun 2011 a. penulis mencoba melakukan evaluasi terhadap sistem yang berjalan saat ini yaitu dengan membuat sistem pengolahan data secaara online. 7 Analisis Desain pengodean pengujian Gambar 1. Desain sistem Desain sistem yang dirancang oleh penulis menggunakan model UML use case diagram. penulis melakukan observasi secara langsung ketempat penelitian dengan maksud untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan yang terjadi dan untuk mengetahui kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikannya. Dalam hal ini. dan class diagram. Analisis kebutuhan Pada tahap ini. sequence diagram. .1. b. Dimana pada saat ini Kantor Kelurahan O.Mangunharjo memiliki kendala dalam proses pengolahan datanya yaitu masih menggunakan sistem yang sederhana dan belum menggunakan fasilitas internet. activity diagram.

Dalam pembuatan coding program ini.1 Waktu Februari – Agustus 2017 No Kegiatan Maret Apr Mei Jun Jul Agu Sep Pengumpulan data 1 awal 2 Analisis data 3 Bangun Sistem 4 Bimbingan . Pengujian sistem Tahap ini merupakan hasil dari pembuatan coding program. Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan diperkirakan selama 3-7 bulan. Dalam pengujian ini. d.6. Tabel 1. Pengujian ini dilakukan agar dapat megetahui layak tidaknya program tersebut untuk di operasikan atau diguanakan. 8 c. penulis menggunakan metode blacx box testing. 1.3 Waktu dan Tempat Penelitian a. Berlangsung mulai Maret sampai dengan September 2017. Penulisan kode program Pada tahap ini penulis melakukan pembuatan coding program sesuai dengan rancangan yang telah dibuat. penulis menggunakan software Adobe Dreaweaver CS6.

Kihajar Dewantara Kelurahan O. 1. Adobe Dreamweaver CS6 e. Bahasa Pemrograman PHP f. Microsoft Office 2010 c. Microsoft Office Visio d.Mangunharjo Kecamatan Purwodadi Kabupaten Musi Rawas. Harddisk : Seagate 500 GB a. RAM : 2 GB e. Printer : Cannon IP 2700 c.6. Database MySQL . Tempat Penelitian Tempat penelitian ini dilakukan di Jln. Sistem Operasi Windows b. Keyboard : Acer 431 d. Alat (hardware) Alat yang digunakan berupa perangkat keras (hardware) yang mempunyai spesifikasi sebagi berikut : a. 9 5 Ujian Hasil 6 Ujian Skripsi b. Processor : Intel Pentium Dual-Core inside b.3 Alat Dan Bahan a.

masing-masing bab berisi: BAB I : PENDAHULUAN Dalam bab ini berisi latar belakang penelitian. analisis sistem dan perancangan sistem BAB IV : HASIL DAN PEMBAHASAN Bab ini menguraikan tentang hasil dari penelitian yang dicapai. tujuan dan manfaat penelitian. Bahan Bahan yang digunakan dalam penelitian ini berupa bahan habis pakai. .7 Sistematika Penulisan Dalam penulisan tugas akhir ini yang merupakan laporan dari hasil penelitian. menjelaskan hasil dan pembahasan hasil sistem yang baru. BAB III : ANALISA DAN PERANCANGAN Dalam bab ini berisi tentang gambar umum tempat penelitian. batasan masalah. identifikasi masalah. BAB II : LANDASAN TEORI Dalam bab ini berisi teori-teori yang mendasari masalah yang diteliti. perumusan masalah. direncanakan terdiri dari lima bab. 1. 10 b. dan tinta printer untuk pencetakan hasil penelitian. metode penelitian dan sistematika penulisan. yaitu kertas HVS ukuran A4 80 gram.

11 BAB V : KESIMPULAN DAN SARAN Bab ini berisi kesimpulan dan saran yang berguna bagi kemajuan dan perkembangan sistem DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN .

terutama menekankan pentingnya perhatian terhadap setiap . atau variabel yang terorganisasi. penulis menarik kesimpulan bahwa perancangan merupakan suatu pola yang dbuat untuk mengatasi masalah yang dihadapi perusahaan atau organisasi setelah melakukan analisis terlebih dahulu. Teori sistem secara umum pertama kali diuraikan oleh Kenneth Boulding. 12 BAB II LANDASAN TEORI 2. saling tergantung satu sama lain dan terpadu. 2.1 Perancangan Menurut Al-Bahra Bin Ladjamudi di dalam jurnal Iwan Sonjaya (2013:1) Perancangan adalah suatu kegiatan yang memiliki tujuan untuk mendesain sistem baru yang dapat menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi perusahaan yang diperoleh dari pemilihan alternatif sistem yang terbaik.” Menurut My Earth dalam makalahnya yang berjudul Perancangan Sistem dan Analisis. menyebutkan bahwa ”Perancangan adalah suatu kegiatan membuat desain teknis berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan pada kegiatan analisis. komponen. Berdasarkan definisi di atas. saling berinteraksi.2 Definisi Sistem Menurut Tata Sutabri (2012: 3) sistem dapat diartikan suatu kumpulan atau himpunan dari unsur.

4 Sistem Informasi Menurut La Midjan dan Susanto di dalam jurnal Rahmahwati Sidh (2013 : 5) sistem informasi adalah komponen-komponen yang saling berhubungan dan bekerja sama untuk. mengumpulkan. koordinasi. Bila tidak ada pilihan atau keputusan maka informasi tidak diperlukan. . 2. menyimpan dan menyebarkan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan. Kecenderungan manusia yang mendapat tugas untuk memimpin organisasi adalah dia terlalu memusatkan perhatiannya pada salah satu komponen sistem organisasi. Nilai informasi berhubungan dengan keputusan. pengendalian dan untuk memberikan gambaran aktivitas di dalam perusahaan. 13 bagian yang membentuk sebuah sistem. 2. memproses. Keputusan dapat berkisar dari keputusan berulang sederhana sampai keputusan strategis jangka penjang.3 Informasi Menurut Tata Sutabri (2012) informasi adalah data yang telah diklasifikasikan atau diinterpretasikan untuk digunakan dalam proses pengambilan keputusan. Nilai iformasi dilukiskan berarti dalam konteks pengambilan keputusan. Teori sistem mengatakan bahwa setiap unsur pembentuk organisasi itu penting dan harus mendapat perhatian yang utuh supaya manajer dapat bertindak lebih efektif. Sistem pengolahan informasi akan mengolah data menjadi informasi atau mengolah data dari bentuk tak berguna menjadi berguna bagi yang menerimanya.

Dari uraian diatas dapat disimpulkan. dan sistem nformasi eksekutif. bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar dengan laporan-laporan yang diperlukan 2. misalnya sistem pendukung keputusan sistem pakar. istilah ini umumnya digunakan untuk merujuk pada kelompok metode manajemen informasi yang bertalian dengan otomasi atau dukungan terhadap pengambilan keputusan. sistem informasi manajemen adalah suatu sistem yang dirancang untuk menyediakan informasi guna mendukung pengambilan . mendukung operasi. Secara akademis. 14 Menurut Kusrini dan Koniyo di dalam jurnal Rahmahwati Sidh (2013:5) sistem informasi merupakan suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian. Sistem informasi manajemen dapat dibedakan dengan sistem informasi biasa karena digunakan untuk menganalisis sistem informasi lain yang diterapkan pada aktivitas operasional organisasi.5 Sistem Informasi Manajemen Menurut Susanto didalam jurnal Rahmawati Sidh (2013 : 24) menyatakan bahwa sistem informasi manajemen merupakan kumpulan dari sub-sub sistem yang salaing berhubungan satu sama lain dan bekerja sama secara harmonis untuk mencapai tujuan yaitu mengolah data menjadi informasi yang dipelukan oleh manajemen dalam proses pengambilan keputusan saat melaksanakan fungsinya.

Penduduk adalah Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA) pemegang ijin tinggal tetap diwilayah Negara kesatuan Republik Indonesia atau semua orang yang berdomisili kurang dari enam bulan tetapi bertujuan menetap. Keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang mempunyai hubungan darah dan orang lain yang tinggal dalam satu rumah atau bangunan yang terdaftar dalam kartu keluarga. 2.6 Penduduk Dalam keputusan Menteri Dalam Negeri No 34 tentang kependudukan pedoman penyelengaraan pendaftaran penduduk yang dijelaskan diantaranya : a. janda atau duda yang mengepalai satu keluarga yang anggotanya terdiri dari istri atau suami dan anak-anak. dikembangkan di MIT pada tahun 1950an sebagai suatu alat yang digunakan oleh para manager untuk menganalisis permasalahan yang . dan pengendalian) dalam organisasi. c.7 Dinamic Sistem Sistem Dynamic adalah metode pemodelan dengan simulasi komputer. Laki-Laki atau perempuan yang berstatus kawin. Anggota keluarga. Kepala Keluarga. Mereka yang tercantum dalam satu kartu keluarga dua orang atau lebih dan salah satu ada yang menjadi kepala keluarga. penggerakan. d. 2. 15 keputusan pada kegiatan manajemen (perencanaan. pengorganisasian. b.

2010) 2.8 Aplikasi Mobile Menurut Reza B’Far di dalam jurnal Muhdar Abdurahman (2016:51-52) aplikasi mobile dapat diartikan sebagai sebuah produk dari sistem komputasi mobile. metodologi untuk mengabstaksikan suatu fenomena di dunia sebenarnya ke model yang lebih explisi. . Dalam metodologi Sistem Dynamic yang dimodelkan adalah struktur informasi sistem yang di dalamnya terdapat aktor-aktor. Contohnya adalah personal digital assistant (PDA). 16 kompleks. (Sri Hndoyo Mukti. Persoalan yang dapat dengan tepat dimodelkan menggunakan metodologi Sistem Dynamic adalah masalah yang mempunyai sifat dinamis (berubah terhadap waktu) dan struktur fenomenanya mengandung paling sedikit satus struktur umpan balik (feedback structure). sumber-sumber informasi. Suatu fenomena menyangkut dengan 2 (dua) hal yaitu Struktur dan Perilaku. dan jaringan aliran informasi yang menghubungkan keduanya. yaitu sistem komputasi yang dapat dengan mudah dipindahkan secara fisik dan yang komputasi kemampuan dapat digunakan saat mereka sedang dipindahkan. Sistem Dynamic adalah metodologi berfikir. Sistem Dynamic mampu menciptakan suatu learning environment suatu laboratorium yang berperan seperti miniatur dari sistem. smartphone dan ponsel.

d. Mobile Web Application (Aplikasi Web Mobile) Aplikasi web mobile merupakan aplikasi mobile yang tidak perlu diinstal atau dikompilasi pada perangkat target. dirancang untuk berkirim pesan dan berguna ketika terintegrasi dengan jenis aplikasi mobile lainnya. dan JavaScript. c. Menggunakan XHTML. . b. Aplikasi ini dapat disebut aplikasi platform. CSS. 17 Berdasarkan jenisnya. karena aplikasi ini harus dikembangkan dan disusun untuk setiap platform mobile secara khusus. Native Application (Aplikasi Asli) Merupakan aplikasi mobile yang harus diinstal pada perangkat target. Mobile Websites (Situs Web Mobile) Merupakan situs web yang dirancang khusus untuk perangkat mobile. Brian Fling di dalam jurnal Muhdar Abdurahman (2016 : 51-52) membagi aplikasi mobile menjadi beberapa kelompok yaitu: a. aplikasi ini mampu memberikan pengguna pengalaman layaknya aplikasi native/asli. Short Message Service (SMS) Merupakan aplikasi mobile paling sederhana. Situs web mobile sering memiliki desain yang sederhana dan biasanya bersifat memberikan informasi.

Tabel tersusun atas baris dan kolom. Artinya. Pengertian dinamis di sini adalah memungkinkan untuk menampilkan data yang tersimpan dalm database. Dengan demikian. Dengan menggunakan MySQL.10 MySQL MySQL adalah nama database server. MySQL tergolong sebagai database relasional. Database server adalah server yang berfungsi untuk menangani database. PHP tergolong berbasis server side. yang pemrosesannya dilakukan di sisi klien (cliend side). Pada model ini. Database adalah suatu pengorganisasian data dengan tujuan memudahkan penyimpanan dan pengaksesan data. (Abdul Kadir 2013:120) 2. kita bisa menyimpan data dan kemudian data bisa diakses dengan cara yang mudah dan cepat. Ditinjau dari pemrosesannya. pemrosesan dilakukan di server.9 PHP PHP merupakan bahasa pemograman yang ditujukan untuk membuat aplikasi web. 18 2. data dinyatakan dalam bentuk dua dimensi yang secara khusus dinamakan tabel. halaman web akan menyesuaikan dengan isi database. PHP sering dikatakan sebagai bahasa untuk membuat aplikasi web yang dinamis. (Abdul Kadir 2013:15) . Hal ini berkebalikan dengan bahasa seperti JavaScript.

tag head untuk . HTML mempunyai ciri utama yaitu penggunaan tag dan elemen. yaitu HTML HEAD dan BODY. 19 2. Dalam penggunaanya sebagian besar kode HTML tesebut terletak diantara tag kotainer. HTML berfungsi untuk menyatakan suatu dokumen HTML. list.11 HTML Menurut Sutarman di dalam jurnal Agus Setiadi ( 2003 : 3) HTML (Hyper Text Markup Language) adalah suatu bahasa yang digunakan untuk menulis halaman web. Dalam dokumen HTML mempunyai 3 tag utama yang dibentuk struktur dari dokumen HTML. Elemen dalam dokumen HTML dikategorikan menjadi 2 elemen. Dokumen HTML adalah suatu dokumen teks biasa dan biasa disebut markup language karena mengandung tanda-tanda (tag) tertentu yang digunakan untuk menentukan tampilan suatu teks dan tingkat kepentingan dari teks tersebut dalam suatu dokumen. yaitu diawali dengan </nametag>. seperti paragraf. HTML dirancang untuk digunakan tanpa tergantung pada suatu platform tertentu (platform independent). Sedangkan tag dinyatakan dengan tanda lebih besar “<” dan tanda lebih kecil “>” (tag akhir). tabel dan lain- lain. yaitu elemen <HEAD> yang berfungsi memberikan informasi tentang dokumen tersebut dan elemen <BODY> yang menentukan bagaimana isi suatu dokuman ditampikan oleh browser.

Dreamweaver marupakan software utama yang digunakan oleh desainer web dan programmer web untuk mengembangkan suatu situs web. Cukup bermodalkan penggetahuan dasar menggetahui HTML dan CSS. dan kamampuan yang mampu meningkatkan produksifitas dan efektifitas. Versi ini bukan hanya software untuk desain web. Versi terbaru dari adobe Dreamweaver cs6 memiliki beberapa kemampuan. ( Elcom. dan ColdFusion. Bootstrap adalah template desain web dengan fitur plus. fasilitas. 2. Saat ini banyak software Adobe yang digunakan untuk mendesain suatu web. anda pun siap menggunakan Bootstrap. mulai dari level pemula hingga yang sudah berpenggalaman. Dreamweaver memiliki ruang kerja. Bisa dikatakan. tetapi juga untuk menyuting kode serta pembuatan aplikasi web antara lain JPS. XML.13 Bootstrap Bootstrap adalah paket aplikasi siap pakai untuk membuat front- end sebuah website. baik dalam desain maupun pembuatan situs web. 20 memberikan informasi tentang dokumen HTML dan tag BODY berfungsi untuk menyimpan informasi atau data yang akan ditampilkan di dokumen. . Bootstrap diciptakan untuk mempermudah proses desain web bagi berbagai tinggkat pengguna. PHP. 2013: 1) 2.12 Adobe Dreamweaver Dreamweaver adalah sebuah editor profesional yang menggunakan HTML untuk mendesain web secara visual dan mengelola situs atau halaman web.

Berikut ini adalah simbol-simbol yang ada pada diagram aktivitas: . Dokumen HTML yang dihasilkan pun secara dinamis akan tampil dalam layout yang disesuaikan dengan ukuran layar piranti penggunjung. website anda bias diakses secara nyaman via ponsel tanpa menggunakan aplikasi khusus untuk piranti mobile. diantaranya yaitu : a. Shalahudin (2014:155) menyatakan bahwa. S dan M. 21 Paket Bootstrap berisi sekumpulan file CSS. Use Case Menurut Rosa A.14 UML ( Unified Modeling Language) UML adalah adalah salah standar bahasa yang banyak digunakan di dunia industri untuk mendefinisikan requetmement. mambuat analisis dan desain. serta menggambarkan arsitektur pemograman berorientasi objek. font. Cukup dengan Bootstrap. 2015) 2. dan JavaScript yang siap diintegrasikan ke sebuah dokomen HTML menggunakan kaidah- kaidah tertentu. Dalam UML terdapat beberapa diagram . Use Case atau diagram Use Case merupakan pemodelan untuk kelakuan (behavior) sistem informasi yang akan dibuat. Use Case mndeskripsikan sebuah interaksi antara satu atau lebih aktor dengan sisem informasi yang akan dibuat. (Zaenal A Rozi. friendly yang ditawarkan Bootstrap pun juga menjadi solusi praktis dan murah bagi para penggembang web.

2 Use Case Fungsionalitas yang disediakan UseCase sistem sebagai unit-unit yang saling bertukar pesan antar unit atau aktor. 2013:156) .S dan M. 6 Include Relasi use case tambahan ke sebuah use case dimana use case yang di tambahkan memerlukan use case ini untuk menjalankan fungsinya. Simbol Use Case Diagram NO GAMBAR NAMA KETERANGAN 1 Actor / actor Orang.1. (Sumber : Rosa A. 22 Tabel 2. atau sistem lain yang berinteraksi dengan sistem informasi yang akan dibuat di luar sistem informasi yang akan dibuat itu sendiri. 5 Generalisasi / Hubungan generalisasi dan generalization spesialisasi (umum – khusus) antara dua buah use case dimana fungsi yang satu adalah fungsi yang lebih umum dari lainya. biasanya dinyatakan dengan menggunakan kata kerja di awal frase nama use case 3 Asosiasi / Komunikasi antara aktor dan association use case yang berpartisipasi pada use case atau use case memiliki interaksi dengan aktor. Shalahuddin. 4 Extensi / Relasi use case tambahan ke extend sebuah use case dimana use case yang ditambahkan dapat berdiri sendiri walau tanpa use case tambhan itu. proses.

sebuah diagram aktivitas memilki status awal. Asosiasi percabangan dimana jika ada pilihan Percabangan/ aktivitas lebih dari satu. 6 . sebuah dagram aktivitas memiliki sebuah status akhir. 2 Action State dari sistem yang mencerminkan eksekusi dari suat aksi. Asosiasi penggabungan dimana lebih dari satu Join aktivitas di gabungkan 5 menjadi satu. Activity Diagram Diagram aktivitas atau activity diagram menggambarkan workflow (aliran kerja) atau aktivitas sebuah sistem atau proses bisnis atau menu yang ada pada peangkat lunak. Berikut ini adalah simbol-simbol yang ada pada diagram aktivitas: Tabel 2. 3 Status awal Status awal aktivias sistem. aktivitas biasanya diawali dengan kata kerja. 4 Status akhir Status akhir yang dilakukan sistem.2 Simbol Activity Diagram NO GAMBAR NAMA KETERANGAN 1 Aktivias Aktiitas yang dilakukan sistem. 23 b.

3. Berikut ini adalah simbol-simbol yang ada pada diagram aktivitas: Tabel 2. Sumber: (Rosa A. 2013:162) c.S dan M. 24 Decision swimlane Memisahkan organisasi bisnis yang bertanggug Swimlane jawab terhadap aktivitas 7 yang terjadi. . proses.Shalahuddin. Simbol Sequence Diagram NO GAMBAR NAMA KETERANGAN 1 Nama Aktor Orang. atau sistem Nama Aktor lain yang berinteraksi dengan sistem informasi yang akan dibuat di luar sistem. Sequence Diagram Diagram sekuen menggambarkan kelakuan objek pada use case dengan mendeskripsikan waktu hidup objek message yang dikirimkan dan diterima antarobjek. Oleh karena itu untuk menggambar diagram sekuen maka harus diketahui objek-objek yang terlibat dalam sebuah use case beserta metode-metode yang dimiliki kelas yang diinstansiasi menjadi objek itu.

9 <<destroy>> Menyatakan suatu objek mengakhiri hidup objek yang lain. 25 2 Lifeline Menyatakan kehidupan suatu objek. arah panah mengarah pada 5 objek yang dibuat. 8 Pesan tipe return Menyatakan bahwa suatu objek yang telah 1: keluaran menjalankan operasi atau metode menghasilkan suatu kembalian ke objek tertentu. Call Menyatakan suatu objek memanggil operasi/metode 1:nama_metode() yang ada pada objek lain 6 atau dirinya sendiri. arah panah mengarah pada objek yang diakhiri. 1: masukan Pesan tipe Send Menyatakan bahwa suatu objek mengirimkan data/ masukan/ informasi ke 7 objek lainnya. 3 Objek Menyatakan objek yang Nama Objek : berinteraksi pesan. sebaiknya jika . <<create>> Create Menyatakan suatu objek membuat objek yang lain. Nama kelas 4 Waktu aktif Menyatakan objek dalam keadaan aktif dan berinteraksi. arah panah mengarah pada objek yang dikirim.

26 ada create maka ada destroy. Sumber: (Rosa A.S dan M. Kelas memiliki apa yang disebut atribut dan metode atau operasi. Simbol Class Diagram SIMBOL NAMA KETERANGAN Nama_kelas Kelas Kelas pada struktur system Antarmuka/interfae Sama dengn konsep interface dalam pemograman berorientasi objek Relasi antar kelas dengan mana umum. Berikut adalah simbol-simbol yang ada pada diagram kelas : Tabel 2.4. 2014:141). Class Diagram Diagram kelas atau class diagram menggambarkan struktur sistem dari segi pendefinisian kelas-kelas yang akan dibuat untuk membangun sitem. (Rosa. asosssiasi Asosiasi/associatin biasanya juga disertai dengan multiplicity . 2013:137-139) d.Shalahuddin.

Kantor Desa Purwoasri melayani masyarakat dalam berbagai kebutuhan surat menyurat. . Kebergantungan/ Relasi antar kelas dengan makna kebergantungan anar Dependency kelas Agresi/aggregation Relasi antar kelas dengan makna semua bagian (whoe part) Sumber: (Rosa A. Kantor Desa Purwoasri merupakan sebuah lembaga instansi Pemerintahan desa yang berada di Desa Purwoasri Kecamatan Kebonagung Kabupaten Pacitan. Namun dalam pelaksanaanya masih terjadi beberapa permasalahan. asosiasi biasanya dengan multipliciiy Relasi antar kelas dengan makna generalisas spesiaisasi Generalisasi (umum-khusus). 2013:146) 2.S dan M.15 Jurnal Penelitian Sebelumnya 1. Di dalam jurnal One Yunita fujiyati dan Sukadi (2015) yang berjudul “ Sistem Informasi Pengolahan Data Kependudukan Desa Purwoasari ”. Shalahuddin. Salah satunya adalah pendataan data penduduk dan pengolahanya dalam bentuk laporan bulanan dan penerapanya kedalam surat-surat leges. 27 Relasi antar kelas dengan makna kelas yang satu Asosiasi berarah/ Directed associatin digunakan oleh kelas yang lain.

Sistem yang berjalan mempunyai banyak kekurangan diantaranya memungkinkan adanya kesalahan. Di dalam jurnal Dwi Priyanti. Bogoharjo No. membutuhkan waktu yang lama dalam proses pencarian data. Kantor Desa Bogoharjo merupakan instasi pemerintahan yang beralamat di Jl. . Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah sistem informasi pengelolaan data penduduk yang lebih cepat. 28 Permasalahan itu adalah masih sering terjadi kesalahan dalam mengolah atau mendata penduduk. tepat guna. hal ini dikarenakan dalam pengolahanya masih dengan proses yang manual. maupun dalam proses pembuatan laporan. nantinya akan mempermudah dalam memperbaharui jumlah data penduduk dan dibuat laporanya. Saat ini Kantor Desa Bogoharjo menggunakan sistem informasi secara konvensional yaitu pencatatan data penduduk pada sebuah buku induk yang di sediakan oleh desa. 3. Desa Bogoharjo Kecamatan Ngadirojo. Yang dalam penelitian ini akan diterapkan kedalam salah satu surat leges. kemudian direkap kembali untuk membuat laporan penduduk. 2. Selain itu juga data penduduk yang sudah ada akan diterapkan kedalam surat-surat leges. Bambang Eka Purnama dan Siska (2013) Iriani yang berjudul “ Sistem Informasi Data Penduduk Pada Desa Bogoharjo Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Pacitan ”. efektif dan efesien pada kantor desa Bogoharjo. Sehingga dengan adanya penelitian ini. Dalam penelitian ini akan dibahas tentang Sistem Informasi Pengolahan Data Kependudukan yang ada di Kantor Desa Purwoasri.

membantu dalam proses penginputan data. dan laporan penduduk. metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi. studi kepustakaan dan wawancara. . pencarian data. 29 Guna manunjang penelitian ini. Hasil dari penelitian ini adalah mempermudah pihak kantor desa Bogoharjo dalam proses pengelolaan data penduduk.

Mangunharjo a. dan transparan. ketertiban dan kenyamanan didalam masyarakat.Mangunharjo Kecamatan Purwodadi Kabupaten Musirawas.1 Visi – Misi Kelurahan O. Visi Mewujudkan masyarakat yang makmur. . Mewujudkan kualitas pelayanan publik yang berkualitas. b.483 terdiri dari 767 laki-laki dan 716 Perempuan.1 Gambaran Umum Kantor Kelurahan O.Mangunharjo Kantor Kelurahan O. Kantor ini terletak di Kelurahan O. berbudaya.1. Jumlah penduduk dikelurahan O. toleran dan setara. dan terdidik bedasarkan nilai-nilai spiritual yang agamis. 3. Misi a. Memelihara stabilitas keamanan.Mangunharjo.Mangunharjo merupakan salah satu Kantor yang difungsikan sebagai sarana pelayanan masyarakat khususnya masyarakat kelurahan O. b. 30 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.Mangunharjo yaitu 1.

3.1.1 Lurah Tugas lurah yaitu : a. .2 Struktur Organisasi Gambar 3. kemasyarakatan dan ketertiban umum serta melaksanakan urusan pemerintahan. 31 3. c.Mangunharjo 3.1. Pelaksanaan kegiatan ekonomi dan pembangunan. Pelaksanaan kegiatan pemberdayaan masyarakat dan kesejahteraan rakyat. pembangunan.1. b. menyelenggarakan urusan pemerintahan.3 Tugas dan Tanggung Jawab 3.1 Struktur Organisasi Kelurahan O.

Pelaksanaan kegiatan seksi pembangunan. b.3. Perencanaan penysunan program dan kegiatan seksi pembangunan.1Seklur Tugas seklur yaitu : a. c. 3. b. Penyusunan program dan kegiatan pemerintahan kelurahan b. d.1. Pemberian pelayanan kepada masyrakat di bidang pemerintahan. Seksi ekonomi dan pembangunan.1.3. c. Pegumpulan dan pengolahan data administrasi pemerintahan.2 Seksi Pembangunan Tugas seksi pembangunan yaitu : a. d. 3. . e. Pelaksanaan administrasi pertanahan. Pelaksanaan pengurusan administrasi kepegawaian.1 Seksi Pemerintahan Tugas seksi pemerintahan yaitu : a. Pembinaan dan pelayanan kepada masyarakat di bidang pembangunan. c.3. 32 1. Pelaksanaan pengurusan surat menyurat dan kearsipan. Penkoordinasi pelaksanaan tugas dan fungsi Lurah. Pengkoordinasian dalam penyiapan bahan pelaksanaan kegiantan pada seksi pembangunan.

b. 33 3.3 Seksi Kemasyarakatan Tugas seksi kemasyarakatan yaitu : a. Pelaksanaan fasilitasi kegiatan pemberdayaan masyarakat dan kesejahteraan rakyat. c.2 Analisa Sistem 3.3.2.1.1 Analisa Sistem yang Berjalan Analisis dapat didefenisikan sebagai penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh kedalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk identifikasi dan evaluasi permaslahan- permasalahan. d. Pemberian pelayanan kepada masyarakat di bidang ekonomi dan pembangunan. Penyusunan rencana program dan kegiatan dalam rangka pemberdayaan masyarakat dan kesejahteraan rakyat. Penyusuanan program pemberdayaan masyarakat dan kesejahteraan rakyat. Pengkoordinasian upaya pemberdayaan masyarakat dan kesejahteraan rakyat. 3. Analisa mengenai sistem instansi yang ada saat ini yaitu pengolahan data masih menggunakan cara yang sederhana yang dirasa kurang efisien dan kurang efektif dalam hal keamanan datanya karena . e.

2 Alternatif Pemecahan Masalah Dengan memanfaatkan sistem website secara online maka dapat mempermudah proses pengolahan data kependudukan pada kantor Kelurahan O. 3. .3.1. terutama dalam pengolahan data kependudukan.3. 3.1 Perancangan dengan menggunakan UML 3. 34 mudah hilang dan dalam pencarian datanya membutuhkan waktu yang lama karena datanya berada dalam tumpukan file yang berbeda-beda.Mangunharjo.Mangunharjo menggunakan smartphone yang mereka miliki.3 Perancangan Sistem 3.Mangunharjo kecamatan purwodadi kabupaten Musi Rawas.2.1 Use Case Diagram Use case diagram memperlihatkan bagaimana hubungan yang terjadi antara aktor dengan setiap use case yang berada dalam sistem. Selain itu sistem ini dapat mempermudah masyarakat yang ingin mengetahui dan mengakses data Kependudukan pada Kantor Kelurahan O. Berikut ini adalah use case diagram yang berperan terhadap sistem informasi data kependudukan di kelurahan O.

35 Gambar 3. Use Case Diagram .2.

pendatang. kematian. Admin Aktor yang mempunyai hak akses penuh pada web sistem informasi pengolahan data kependudukan berbasis mobile yakni melakukan pengolahan data penduduk. pegawai. pegawai. Sistem pengolahan data kependudukan disini memiliki 3 aktor yaitu Admin. Definisi Aktor No Aktor Deskripsi 1.3. Masyarakat Aktor hanya mempunyai akses untuk melihat data penduduk.3. dan data admin 2 Lurah Aktor yang mempunyai hak akses penuh untuk melihat dan menggambil data kependudukan.2 Definisi Aktor Aktor didefinisikan sebagai aturan yang dimainkan oleh pengguna dalam berinteraksi dengan sistem.Mangunharjo : . Tabel 3. kematian. 3. Lurah dan User.1.1.3 Definisi Use Case Berikut adalah deskripsi pendefinisian use case pada perancangan sistem informasi manajemen data kependudukan di kelurahan O. 3.1. kelahiran. kelahiran. pindah. dan pendatang. 36 3. pindah.

2.2. Logout Merupakan proses untuk melakukan logout atau keluar dari sistem informasi pengolahan data kependudukan 4. logout. dan memeriksa status login. 7. ubah kematian. Definisi Use Case No Use Case Deskripsi 1. 37 Tabel 3. ubah kelahiran. Validasi Merupakan generalisasi dari proses login. 8. Kelola Merupakan proses generalisasi yang meliputi tiga penduduk buah proses pengolahan data penduduk yaitu tambah penduduk. ubah penduduk. 6. Kelola Merupakan proses generalisasi yang meliputi tiga pindah buah proses pengolahan data pindah yaitu tambah pindah. 9. ubah pegawai. Memeriksa Merupakan proses untuk memeriksa apakah status login pengguna sistem informasi sudah login atau belum 5. 3. ubah pindah. Kelola Merupakan proses generalisasi yang meliputi tiga kematian buah proses pengolahan data kematian yaitu tambah kematian. dan hapus penduduk. dan hapus pindah. Kelola Merupakan proses generalisasi yang meliputi tiga pegawai buah proses pengolahan data pegawai yaitu tambah pegawai. dan hapus kematian. Kelola Merupakan proses generalisasi yang meliputi tiga kelahiran buah proses pengolahan data kelahiran yaitu tambah kelahiran. dan hapus kelahiran. . Login Merupakan proses untuk melakukan login admin. dan hapus pegawai.

38

10. Kelola Merupakan proses generalisasi yang meliputi tiga
pendatang buah proses pengolahan data pendatang yaitu
tambah pendatang, ubah pendatang, dan hapus
pendatang.

11. Kelola Merupakan proses generalisasi yang meliputi tiga
admin buah proses pengolahan data admin yaitu tambah
admin, ubah admin, dan hapus admin.

12. Tambah Merupakan proses memasukkan data penduduk ke
penduduk dalam basis data

13. Ubah Merupakan proses mengubah data penduduk yang
penduduk ada di basis data

14. Hapus Merupakan proses menghapus data penduduk yang
penduduk ada di basis data

15. Lihat Merupakan proses menampilkan data penduduk
penduduk yang ada di basis data

16. Tambah Merupakan proses memasukkan data pegawai ke
pegawai dalam basis data

17. Ubah Merupakan proses mengubah data pegawai yang
pegawai ada di basis data

18. Hapus Merupakan proses menghapus data pegawai yang
pegawai ada di basis data

19. Lihat Merupakan proses menampilkan data pegawai yang
pegawai ada di basis data

20. Tambah Merupakan proses memasukkan data pindah ke
pindah dalam basis data

21. Ubah pindah Merupakan proses mengubah data pindah yang ada
di basis data

22. Hapus Merupakan proses menghapus data pindah yang
pindah ada di basis data

23. Lihat pindah Merupakan proses menampilkan data pindah yang
ada di basis data

39

24. Tambah Merupakan proses memasukkan data kelahiran ke
kelahiran dalam basis data

25. Ubah Merupakan proses mengubah data kelahiran yang
kelahiran ada di basis data

26. Hapus Merupakan proses menghapus data kelahiran yang
kelahiran ada di basis data

27. Lihat Merupakan proses menampilkan data kelahiran
kelahiran yang ada di basis data

28. Tambah Merupakan proses memasukkan data kematian ke
kematian dalam basis data

29. Ubah Merupakan proses mengubah data kematian yang
kematian ada di basis data

30. Hapus Merupakan proses menghapus data kematian yang
kematian ada di basis data

31. Lihat Merupakan proses menampilkan data kematian
kematian yang ada di basis data

32. Tambah Merupakan proses memasukkan data pendatang ke
pendatang dalam basis data

33. Ubah Merupakan proses mengubah data pendatang yang
pendatang ada di basis data

34. Hapus Merupakan proses menghapus data pendatang yang
pendatang ada di basis data

35. Lihat Merupakan proses menampilkan data pendatang
pendatang yang ada di basis data

3.3.1.4 Skenario Use Case

Skenario Use Case merupakan jalannya masing-masing use case yang

telah didefenisikan. Berikut adalah skenario use case untuk setiap use case

40

yang ada pada sistem informasi pengolahan data kependudukan yang akan

dibangun.

Skenario Use Case Login

Tabel 3.3. Skenario Use Case Login

Aksi Aktor Reaksi Sistem

Skenario Normal

1. Memasukkan username dan
password
2. Memeriksa apakah data
yang dimasukkan sudah
sesuai

3. Masuk ke sistem
informasi pengolahan data
kependudukan

Skenario Alternatif

1. Memasukkan username dan
Password
2. Memeriksa apakah data
yang dimasukkan sudah
sesuai

3. Menampilkan pesan login
tidak valid

4. Memasukkan username dan
password yang valid
5. Memeriksa apakah data
yang dimasukkan sudah
sesuai

6. Masuk ke sistem
informasi pengolahan

sudah login atau belum .5 Skenario Use Case Memeriksa Status Login Aksi Aktor Reaksi Sistem Skenario Normal 1. 41 data kependudukan Skenario Use Case Logout Tabel 3. Memilih menu logout 2. Melakukan logout c. Memeriksa ke variabel session sebagai penanda login apakah user sudah login 2.4 Skenario Use Case Logout Aksi Aktor Reaksi Sistem Skenario Normal 1. Mengembalikan status login. Skenario Use Case Memeriksa Status Login Tabel 3.

Menyimpan data penduduk ke basis data 8. Memeriksa status login 2. Memeriksa valid tidaknya data masukan 7. Menyimpan data penduduk ke basis data 5. Memperbaiki data masukan yang tidak valid 6. Mengeluarkan pesan bahwa data masukan tidak valid 5. 42 Skenario Use Case Tambah Penduduk Tabel 3. Memeriksa status login 2.6 Skenario Use Case Tambah Penduduk Aksi Aktor Reaksi Sistem Skenario Normal 1. Menampilkan pesan sukses disimpan Skenario Alternatif 1. Memeriksa valid tidaknya data masukan 4. Memasukkan data penduduk sesuai kolom yang ada 3. Memasukkan data penduduk sesuai kolom yang ada 3. Menampilkan pesan . Memeriksa valid tidaknya data masukan 4.

43 sukses disimpan Skenario Use Case Ubah Penduduk Tabel 3. Memilih data penduduk yang akan diubah 5. Pilih menu penduduk . Memeriksa status login 2. Memeriksa valid tidaknya data masukan 8. Menyimpan data yang telah diubah ke basis data 9. Memeriksa status login 2. Pilih menu penduduk 3.7. Menampilkan data penduduk 4. Menampilkan semua kolom data penduduk yang akan diubah 6. Menampilkan pesan bahwa data sukses disimpan Skenario Alternatif 1. Skenario Use Case Ubah Penduduk Aksi Aktor Reaksi Sistem Skenario Normal 1. Mengubah data penduduk 7.

Memperbaiki data masukan yang diubah dan tidak valid 10. Memeriksa valid tidaknya data masukan 11. Menampilkan pesan bahwa data sukses disimpan Skenario Use Case Hapus Penduduk Tabel 3. Mengubah data penduduk 7. Memeriksa valid tidaknya data masukan 8. 44 3. Menampilkan data penduduk 4. Menampilkan semua kolom data penduduk yang akan diubah 6.8. Menyimpan data yang telah diubah ke basis data 12. Memeriksa status login . Skenario Use Case Hapus Penduduk Aksi Aktor Reaksi Sistem Skenario Normal 1. Memilih data penduduk yang akan diubah 5. Menampilkan pesan bahwa data masukan tidak valid 9.

Memilih data penduduk yang akan dihapus 5. Menampilkan data penduduk 4. 45 2. Pilih menu penduduk 3. Memilih data penduduk yang akan dihapus 5. Menampilkan data penduduk 4. Memeriksa status login 2. Pilih menu penduduk 3. Kembali ke data penduduk . Mengklik pilihan tidak setuju data dihapus 7. Menampilkan konfirmasi apakah data akan benar- benar dihapus 6. Menampilkan pesan bahwa data sukses dihapus Skenario Alternatif 1. Mengklik pilihan setuju data dihapus 7. Menampilkan konfirmasi apakah data akan benar- benar dihapus 6. Menghapus data penduduk dari basis data 8.

10. Menyimpan data pegawai ke basis data 5. Masuk ke halaman utama 3. Memasukkan data pegawai sesuai kolom yang ada 3. Memeriksa valid tidaknya data masukan 4. Skenario Use Case Tambah Pegawai Aksi Aktor Reaksi Sistem Skenario Normal 1.. 46 Skenario Use Case Lihat Penduduk Tabel 3. Memeriksa status login 2. Menampilkan pesan sukses disimpan . Memeriksa status login 2. Menampilkan data penduduk Skenario Use Case Tambah Pegawai Tabel 3. Pilih submenu penduduk 4. Skenario Use Case Lihat Penduduk Aksi Aktor Reaksi Sistem Skenario Normal 1.9.

Menampilkan data pegawai 4. 47 Skenario Alternatif 1. Memeriksa status login 2. Memeriksa status login 2. Menyimpan data pegawai ke basis data 8. Skenario Use Case Ubah Pegawai Aksi Aktor Reaksi Sistem Skenario Normal 1. Pilih menu pegawai 3.11. Memeriksa valid tidaknya data masukan 7. Memperbaiki data masukan yang tidak valid 6. Memilih data pegawai yang akan diubah . Menampilkan pesan sukses disimpan Skenario Use Case Ubah Pegawai Tabel 3. Mengeluarkan pesan bahwa data masukan tidak valid 5. Memasukkan data pegawai sesuai kolom yang ada 3. Memeriksa valid tidaknya data masukan 4.

Memperbaiki data masukan yang diubah dan tidak valid 10. Memeriksa valid . Mengubah data pegawai 7. Menampilkan semua kolom data pegawai yang akan diubah 6. Memeriksa valid tidaknya data masukan 8. Mengeluarkan pesan bahwa data masukan tidak valid 9. Menampilkan pesan bahwa data sukses disimpan Skenario Alternatif 1. Memeriksa valid tidaknya data masukan 8. Memeriksa status login 2. Menampilkan semua kolom data pegawai yang akan diubah 6. Pilih menu pegawai 3. Menyimpan data yang telah diubah ke basis data 9. 48 5. Mengubah data pegawai 7. Menampilkan data pegawai 4. Memilih data pegawai yang akan diubah 5.

12. Memeriksa status login 2. Menampilkan pesan bahwa data sukses disimpan Skenario Use Case Hapus Pegawai Tabel 3. Menampilkan data pegawai 4. Menampilkan pesan bahwa data sukses . Menampilkan konfirmasi apakah data akan benar- benar dihapus 6. Menyimpan data yang telah diubah ke basis data 12. Mengklik pilihan setuju data dihapus 7. 49 tidaknya data masukan 11. Pilih menu pegawai 3. Memilih data pegawai yang akan dihapus 5. Skenario Use Case Hapus Pegawai Aksi Aktor Reaksi Sistem Skenario Normal 1. Menghapus data pegawai dari basis data 8.

13. Menampilkan data pegawai 4. Memeriksa status login 2. Memilih data guru yang akan dihapus 5. Menampilkan konfirmasi apakah data akan benar- benar dihapus 6. Memeriksa status login 2. Pilih menu pegawai 3. Pilih submenu pegawai 4. Kembali ke data Pegawai Skenario Use Case Lihat Pegawai Tabel 3. Masuk ke halaman utama 3. Mengklik pilihan tidak setuju data dihapus 7. Skenario Use Case Lihat Pegawai Aksi Aktor Reaksi Sistem Skenario Normal 1. Menampilkan data pegawai . 50 dihapus Skenario Alternatif 1.

Mengeluarkan pesan bahwa data masukan tidak valid 5. Memeriksa valid tidaknya data masukan 7. Menampilkan pesan sukses disimpan Skenario Alternatif 1. Memasukkan data pindah sesuai kolom yang ada 3. 51 Skenario Use Case Tambah Pindah Tabel 3. Memeriksa status login 2. Memasukkan data pindah sesuai kolom yang ada 3. Memeriksa valid tidaknya data masukan 4. Memeriksa valid tidaknya data masukan 4. Menyimpan data pindah ke basis data 8. Menampilkan pesan . Memperbaiki data masukan yang tidak valid 6. Menyimpan data pindah ke basis data 5. Memeriksa status login 2.14. Skenario Use Case Tambah Pindah Aksi Aktor Reaksi Sistem Skenario Normal 1.

Memilih data pindah yang akan diubah 5. Menampilkan semua kolom data pindah yang akan diubah 6.15. Memeriksa status login 2. Menampilkan pesan bahwa data sukses disimpan Skenario Alternatif 1. Memeriksa valid tidaknya data masukan 8. Pilih menu pindah 3. Skenario Use Case Ubah Pindah Tabel 3. Skenario Use Case Ubah Pindah Aksi Aktor Reaksi Sistem Skenario Normal 1. Menyimpan data yang telah diubah ke basis data 9. Memeriksa status login . 52 sukses disimpan 13. Menampilkan data pindah 4. Mengubah data pindah 7.

Menyimpan data yang telah diubah ke basis data 12. Memeriksa valid tidaknya data masukan 11. Menampilkan pesan bahwa data sukses disimpan Skenario Use Case Hapus Pindah Tabel 3. Menampilkan semua kolom data pindah yang akan diubah 6.16. Mengeluarkan pesan bahwa data masukan tidak valid 9. Menampilkan data pindah 4. Memperbaiki data masukan yang diubah dan tidak valid 10. 53 2. Pilih menu pindah 3. Mengubah data pindah 7. Skenario Use Case Hapus Pindah Aksi Aktor Reaksi Sistem Skenario Normal . Memeriksa valid tidaknya data masukan 8. Memilih data pindah yang akan diubah 5.

Mengklik pilihan tidak setuju data dihapus . Menampilkan konfirmasi apakah data akan benar- benar dihapus 6. Menampilkan pesan bahwa data sukses dihapus Skenario Alternatif 1. Pilih menu pindah 3. Mengklik pilihan setuju data dihapus 7. Menghapus data pindah dari basis data 8. Pilih menu pindah 3. Memilih data pindah yang akan dihapus 5. Menampilkan konfirmasi apakah data akan benar- benar dihapus 6. Menampilkan data pindah 4. Memilih data pindah yang akan dihapus 5. 54 1. Memeriksa status login 2. Memeriksa status login 2. Menampilkan data pindah 4.

18. Pilih submenu pindah 4.17. Memeriksa status login 2. Menampilkan data pindah Skenario Use Case Tambah Kelahiran Tabel 3. Memeriksa valid tidaknya data masukan 4. Menyimpan data . Skenario Use Case Lihat Pindah Aksi Aktor Reaksi Sistem Skenario Normal 1. Skenario Use Case Tambah Kelahiran Aksi Aktor Reaksi Sistem Skenario Normal 1. Memasukkan data kelahiran sesuai kolom yang ada 3. Memeriksa status login 2. Masuk ke halaman utama 3. Kembali ke data pindah Skenario Use Case Lihat Pindah Tabel 3. 55 7.

Memperbaiki data masukan yang tidak valid 6.19. 56 kelahiran ke basis data 5. Menyimpan data kelahiran ke basis data 8. Mengeluarkan pesan bahwa data masukan tidak valid 5. Memeriksa status login 2. Skenario Use Case Ubah Kelahiran Aksi Aktor Reaksi Sistem Skenario Normal 1. Menampilkan pesan sukses disimpan Skenario Use Case Ubah Kelahiran Tabel 3. Memeriksa status login . Menampilkan pesan sukses disimpan Skenario Alternatif 1. Memasukkan data kelahiran sesuai kolom yang ada 3. Memeriksa valid tidaknya data masukan 7. Memeriksa valid tidaknya data masukan 4.

Memeriksa valid . Pilih menu kelahiran 3. Menampilkan semua kolom data kelahiran yang akan diubah 6. Menyimpan data yang telah diubah ke basis data 9. 57 2. Menampilkan data kelahiran 4. Memeriksa status login 2. Menampilkan pesan bahwa data sukses disimpan Skenario Alternatif 1. Mengubah data kelahiran 7. Menampilkan data kelahiran 4. Menampilkan semua kolom data kelahiran yang akan diubah 6. Mengubah data kelahiran 7. Memeriksa valid tidaknya data masukan 8. Pilih menu kelahiran 3. Memilih data kelahiran yang akan diubah 5. Memilih data kelahiran yang akan diubah 5.

20. Menampilkan pesan bahwa data sukses disimpan Skenario Use Case Hapus Kelahiran Tabel 3. Memeriksa status login 2. Memilih data kelahiran yang akan dihapus 5. Pilih menu kelahiran 3. Mengklik pilihan setuju data . Memperbaiki data masukan yang diubah dan tidak valid 10. Skenario Use Case Hapus Kelahiran Aksi Aktor Reaksi Sistem Skenario Normal 1. Mengeluarkan pesan bahwa data masukan tidak valid 9. Memeriksa valid tidaknya data masukan 11. Menyimpan data yang telah diubah ke basis data 12. 58 tidaknya data masukan 8. Menampilkan konfirmasi apakah data akan benar- benar dihapus 6. Menampilkan data kelahiran 4.

Memeriksa status login . Memilih data kelahiran yang akan dihapus 5. Menampilkan konfirmasi apakah data akan benar- benar dihapus 6. Memeriksa status login 2. Skenario Use Case Lihat Kelahiran Aksi Aktor Reaksi Sistem Skenario Normal 1. Kembali ke data kelahiran Skenario Use Case Lihat Kelahiran Tabel 3. Menghapus data kelahiran dari basis data 8. 59 dihapus 7. Mengklik pilihan tidak setuju data dihapus 7. Menampilkan pesan bahwa data sukses dihapus Skenario Alternatif 1. Menampilkan data kelahiran 4. Pilih menu kelahiran 3.21.

Menampilkan data kelahiran Skenario Use Case Tambah Kematian Tabel 3. Memasukkan data kematian sesuai kolom yang ada 3. Menampilkan pesan sukses disimpan Skenario Alternatif 1. Skenario Use Case Tambah Kematian Aksi Aktor Reaksi Sistem Skenario Normal 1. Memeriksa valid tidaknya data masukan 4. Memeriksa status login 2. 60 2. Pilih submenu kelahiran 4. Memeriksa status login 2. Menyimpan data kematian ke basis data 8. Mengeluarkan pesan bahwa data masukan tidak . Memasukkan data kematian sesuai kolom yang ada 6. Masuk ke halaman utama 3. Memeriksa valid tidaknya data masukan 7.22.

Memeriksa status login 2. Skenario Use Case Ubah Kematian Aksi Aktor Reaksi Sistem Skenario Normal 1. Menyimpan data yang . Menyimpan data kematian ke basis data 8. Menampilkan pesan sukses disimpan Skenario Use Case Ubah Kematian Tabel 3. Menampilkan semua kolom data kematian yang akan diubah 6. Memeriksa valid tidaknya data masukan 8. Mengubah data kematian 7. Memperbaiki data masukan yang tidak valid 6. 61 valid 5. Menampilkan data kematian 4.23. Memilih data kematian yang akan diubah 5. Pilih menu kematian 3. Memeriksa valid tidaknya data masukan 7.

62 telah diubah ke basis data 9. Memperbaiki data masukan yang diubah dan tidak valid 10. Pilih menu kematian 3. Menampilkan semua kolom data kematian yang akan diubah 6. Memilih data kematian yang akan diubah 5. Memeriksa valid tidaknya data masukan 11. Menampilkan pesan bahwa data sukses disimpan Skenario Alternatif 1. Memeriksa valid tidaknya data masukan 8. Menampilkan pesan bahwa data sukses disimpan . Memeriksa status login 2. Mengeluarkan pesan bahwa data masukan tidak valid 9. Menampilkan data kematian 4. Menyimpan data yang telah diubah ke basis data 12. Mengubah data kematian 7.

Menghapus data kematian dari basis data 8. Memilih data kematian yang akan dihapus 5. Menampilkan konfirmasi apakah data akan benar- benar dihapus 6. Skenario Use Case Hapus Kematian Aksi Aktor Reaksi Sistem Skenario Normal 1. Memeriksa status login 2. Pilih menu kematian 3. Pilih menu kematian 3. 63 Skenario Use Case Hapus Kematian Tabel 3. Mengklik pilihan setuju data dihapus 7. Memeriksa status login 2. Menampilkan pesan bahwa data sukses dihapus Skenario Alternatif 1. Menampilkan data kematian 4. Menampilkan data kematian 4.24. Memilih data kematian yang akan dihapus .

Skenario Use Case Lihat Kematian Aksi Aktor Reaksi Sistem Skenario Normal 1. Menampilkan data kematian Skenario Use Case Tambah Pendatang Tabel 3. Memeriksa status login 2. Pilih submenu kematian 4. Mengklik pilihan tidak setuju data dihapus 7. Masuk ke halaman utama 3. Menampilkan konfirmasi apakah data akan benar- benar dihapus 6. 64 5.25. Kembali ke data kematian Skenario Use Case Lihat Kematian Tabel 3. Memeriksa status login . Skenario Use Case Tambah Pendatang Aksi Aktor Reaksi Sistem Skenario Normal 1.26.

65 2. Mengeluarkan pesan bahwa data masukan tidak valid 5. Memeriksa status login 2. Memeriksa valid tidaknya data masukan 7. Memperbaiki data masukan yang tidak valid 6. Skenario Use Case Ubah Pendatang Aksi Aktor Reaksi Sistem . Menyimpan data pendatang ke basis data 5. Memasukkan data pendatang sesuai kolom yang ada 3. Menampilkan pesan sukses disimpan Skenario Use Case Ubah Pendatang Tabel 3. Menyimpan data pendatang ke basis data 8.27. Memeriksa valid tidaknya data masukan 4. Memasukkan data pendatang sesuai kolom yang ada 3. Menampilkan pesan sukses disimpan Skenario Alternatif 1. Memeriksa valid tidaknya data masukan 4.

Mengubah data pendatang 7. Menampilkan semua kolom data pendatang yang akan diubah . Menampilkan semua kolom data pendatang yang akan diubah 6. Memeriksa status login 2. Pilih menu pendatang 3. Memilih data pendatang yang akan diubah 5. Memeriksa status login 2. Menampilkan data pendatang 4. Memilih data pendatang yang akan diubah 5. Menampilkan pesan bahwa data sukses disimpan Skenario Alternatif 1. Menampilkan data pendatang 4. Pilih menu pendatang 3. Memeriksa valid tidaknya data masukan 8. Menyimpan data yang telah diubah ke basis data 9. 66 Skenario Normal 1.

28 Skenario Use Case Hapus Pendatang Aksi Aktor Reaksi Sistem Skenario Normal 1. Memperbaiki data masukan yang diubah dan tidak valid 10. Memilih data pendatang yang akan dihapus 5. Memeriksa valid tidaknya data masukan 11. 67 6. Memeriksa valid tidaknya data masukan 8. Menampilkan konfirmasi apakah data akan benar- . Menyimpan data yang telah diubah ke basis data 12. Mengeluarkan pesan bahwa data masukan tidak valid 9. Memeriksa status login 2. Menampilkan data pendatang 4. Mengubah data pendatang 7. Pilih menu pendatang 3. Menampilkan pesan bahwa data sukses disimpan Skenario Use Case Hapus Pendatang Tabel 3.

Menghapus data pendatang dari basis data 8. Kembali ke data pendatang Skenario Use Case Lihat Pendatang Tabel 3. Menampilkan konfirmasi apakah data akan benar- benar dihapus 6. Mengklik pilihan tidak setuju data dihapus 7. Mengklik pilihan setuju data dihapus 7. Menampilkan data pendatang 4.29 Skenario Use Case Lihat Pendatang Aksi Aktor Reaksi Sistem Skenario Normal . Memeriksa status login 2. Pilih menu pendatang 3. Memilih data pendatang yang akan dihapus 5. Menampilkan pesan bahwa data sukses dihapus Skenario Alternatif 1. 68 benar dihapus 6.

Masuk ke halaman utama 3. a.1. 69 1. Menampilkan data pendatang 3.3. Diagram Activity Login Gambar 3. Diagram Activity Login . Activity Diagram memodelkan event- event yang terjadi didalam suatu Use Case dan digunakan untuk pemodelan aspek dinamis dari sistem. Memeriksa status login 2.5 Activity Diagram Activity Diagram merupakan bagian dari penggambaran sistem secara fungsional menjelaskan proses-proses logika atau fungsi yang terimplementasi oleh kode program.3. Pilih submenu pendatang 4.

70

b. Diagram Activity Logout

Gambar 3.4. Diagram Activity Logout

c. Diagram Activity Kelola Penduduk

Gambar 3.5.. Diagram Activity Kelola Penduduk

71

d. Diagram Activity Kelola Pegawai

Gambar 3.6. Diagram Activity Kelola Pegawai

e. Diagram Activity Kelola Kelahiran

Gambar 3.7. Diagram Activity Kelola Kelahiran

72

f. Diagram Activity Kelola Kematian

Gambar 3.8. Diagram Activity Kelola Kematian

g. Diagram Activity Kelola Pendatang

Gambar 3.9. Diagram Activity Kelola Pendatang

Diagram Activity Lurah Gambar 3.10.11. Diagram Activity Kelola Pindah Gambar 3. 73 h. Diagram Activity Kelola Pindah i. Diagram Activity Lurah .

. Setiap objects yang terlibat dalam sebuah use case digambarkan dengan garis putus-putus vertical. Sequence diagram digunakan sebagai informasi tentang gambaran detail dari setiap use case diagram yang telah dibuat sebelumnya. kemudian message yang dikirim oleh subjects digambarkan dengan garis horizontal secara kronologis dari atas ke bawah. 74 j. Diagram Activity Masyarakat 3.6 Sequence Diagram Sequence diagram adalah sekuensial yang digunakan untuk menunjukkan aliran fungsionalitas dalam use case.1.12. Diagram Activity Masyarakat Gambar 3.3.

Sequence Diagram Login Gambar 3.13. 75 Berikut adalah diagram sekuensial yang menggambarkan fungsionalitas perancangan sistem informasi pengolahan data kependudukan: a. Sequence Diagram Login .

15. Sequence Diagram Logout Gambar 3. Sequence Diagram Tambah Penduduk Gambar 3.14. Sequence Diagram Tambah Penduduk . 76 b. Sequence Diagram Logout c.

Sequence Diagram Hapus Penduduk .16. Sequence Diagram Ubah Penduduk e. 77 d. Sequence Diagram Hapus Penduduk Gambar 3. Sequence Diagram Ubah Penduduk Gambar 3.17.

Sequence Diagram Lihat Penduduk Gambar 3. 78 f. Sequence Diagram Tambah Pegawai . Sequence Diagram Tambah Pegawai Gambar 3.19.18. Sequence Diagram Lihat Penduduk g.

21. Sequence Diagram Hapus Pegawai . Sequence Diagram Ubah Pegawai Gambar 3. Sequence Diagram Ubah Pegawai i.20. Sequence Diagram Hapus Pegawai Gambar 3. 79 h.

Sequence Diagram Lihat Pegawai Gambar 3.23.22. Sequence Diagram Tambah Pindah Gambar 3. Sequence Diagram Lihat Pegawai k. Sequence Diagram Tambah Pindah . 80 j.

Sequence Diagram Hapus Pindah . 81 l. Sequence Diagram Ubah Pindah m.24.25. Sequence Diagram Hapus Pindah Gambar 3. Sequence Diagram Ubah Pindah Gambar 3.

26. Sequence Diagram Tambah Kelahiran . Sequence Diagram Lihat Pindah Gambar 3. Sequence Diagram Tambah Kelahiran Gambar 3. Sequence Diagram Lihat Pindah o.27. 82 n.

Sequence Diagram Ubah Kelahiran Gambar 3.28. Sequence Diagram Ubah Kelahiran q.29. 83 p. Sequence Diagram Hapus Kelahiran . Sequence Diagram Hapus Kelahiran Gambar 3.

30. Sequence Diagram Lihat Kelahiran s. Sequence Diagram Tambah Kematian Gambar 3.31. Sequence Diagram Tambah Kematian . 84 r. Sequence Diagram Lihat Kelahiran Gambar 3.

32.33. Sequence Diagram Hapus Kematian . 85 t. Sequence Diagram Ubah Kematian u. Sequence Diagram Ubah Kematian Gambar 3. Sequence Diagram Hapus Kematian Gambar 3.

Sequence Diagram Tambah Pendatang .34. Sequence Diagram Tambah Pendatang Gambar 3.35. 86 v. Sequence Diagram Lihat Kematian Gambar 3. Sequence Diagram Lihat Kematian w.

87 x. Sequence Diagram Ubah Pendatang y. Sequence Diagram Hapus Pendatang . Sequence Diagram Ubah Pendatang Gambar 3. Sequence Diagram Hapus Pendatang Gambar 3.36.37.

1. atribut apa yang dimiliki atau operasi/metode apa yang dimiliki kelas itu. Mangunharjo : . 88 z. Berikut diagram kelas pengolahan data kependudukan di Kantor Kelurahan O. Diagram kelas merupakan suatu diagram yang menggambarkan struktur sistem dari kelas-kelas serta hubungannya. Diagram kelas ini juga menampilkan interaksi dalam kelas-kelas tersebut. Sequence Diagram Lihat Pendatang Gambar 3.7 Class Diagram Class diagram dibangun untuk mendeskripsikan jenis-jenis objek dalam sistem dan berbagai macam hubungan statis yang terdapat diantara tiap class.38. Sequence Diagram Lihat Pendatang 3.3.

Class Diagram .39. 89 Gambar 3.

31. Penduduk Nama Field Type Defaults Keterangan Nik Varchar(30) Primary Key No induk penduduk Nama Varchar(30) Nama tpt_lahir Varchar(30) Tempat lahir tgl_lahir Varchar(30) Tanggal lahir Agama Varchar(30) Agama jenis_kel Varchar(30) Jenis kelamin pekerjaan Varchar(30) Pekerjaan pendidikan Varchar(30) Pendidikan Status Varchar(30) Status nm_ayah Varchar(30) Nama ayah nm_ibu Varchar(30) Nama ibu c. Tabel Pegawai Tabel 3. 90 3.3. Tabel Admin Tabel 3. Admin Nama Field Type Defaults Keterangan id_admin Int(5) Primary Key Id admin username Varchar(30) Username password Varchar(30) Password b.32.30. Tabel Penduduk Tabel 3. Pegawai Nama Field Type Defaults Keterangan id_pegawai Int(5) Primary Key id pegawai Nip Varchar(30) No induk pegawai Nama Varchar(30) Nama Jabatan Varchar(30) Jabatan golongan Varchar(30) Golongan .2 Desain Tabel a.

Kematian Nama Field Type Defaults Keterangan id_kem Int(5) Primary Key Id kelahiran Nik Varchar(30) No induk penduduk Nama Varchar(30) Nama .35.34. Tabel Kelahiran Tabel 3. Tabel Pindah Tabel 3.33. Pindah Nama Field Type Defaults Keterangan id_pindah Int(5) Primary Key Id pindah Nik Varchar(30) No induk penduduk Nama Varchar(30) Nama Alamat Alamat tgl_Lhir Varchar(30) Tanggl lahir tpt_lahir Varchar(30) Tempat Lahir jenis_kel Varchar(30) Jenis kelamin Agama Varchar(30) Agama pekerjaan Varchar(30) Pekerjaan pindah ke Varchar(30) Kalurahan e. Tabel Kematian Tabel 3. Kelahiran Nama Field Type Defaults Keterangan Id_kel Int(5) Primary Key Id kelahiran Nik Varchar(30) No induk penduduk Nama Varchar(30) Nama anak ke Varchar(30) Anak ke tpt_lahir Varchar(30) Tempat lahir tgl_lahir Varchar(30) Tanggal lahir jnis_kel Varchar(30) Jenis kelamin Agama Varchar(30) Agama nm_ayah Varchar(30) Nama ayah nm_ibu Varchar(30) Nama ibu f. 91 d.

Pengendalian input dirancang untuk mencegah atau mendeteksi kesalahan pada tahap penginputan data. 92 Jenis_kel Varchar(30) Jenis kelamin tpt_lahir Varchar(30) Tempat lahir Agama Varchar(30) Agama tgl_kematian Varchar(30) Tanggal kematian Umur Varchar(30) Umur g. Pendatang Nama Field Type Defaults Keterangan Id_pendatang Int(5) Primary Key Id kelahiran Nik Varchar(30) No induk penduduk Nama Varchar(30) Nama Alamat Varchar(30) Alamat tgl_lahir Varchar(30) Tanggal lahir tpt_lahir Varchar(30) Tempat lahir jnis_kel Varchar(30) Jenis kelamin Agama Varchar(30) Agama Pekerjaan Varchar(30) Pekerjaan 3.1 Desain Input Desain input adalah desain form untuk pengisian data yang akan disimpan dalam tabel database. . Tabel Pendatang Tabel 3.36.4.4 Desain Tampilan Input dan Output 3.

Desain Halaman Input Pegawai Gambar 3.41. 93 a. Desain Input Pegawai . Desain Input Penduduk b. Desain Halaman Input Penduduk Gambar 3.40.

43. Desain Halaman Input Kelahiran Gambar 3. 94 c. Desain Input Kematian . Desain Halaman Input Kematian Gambar 3.42. Desain Input Kelahiran d.

Desain Input Pendatang . Desain Halaman Input Pendatang Gambar 3.45. Desain Input Pindah f.44. Desain Halaman Input Pindah Gambar 3. 95 e.

4. Berikut adalah rancangan desain output : a. Halaman Output Penduduk .47. 96 3. desain output harus dirancang sedemikian sehingga hasilnya sesuai yang diharapkan. Desain Halaman Beranda Gambar 3. Desain Halaman Output Penduduk Gambar 3.2 Rancangan Desain Output Desain output adalah rancangan hasil dari pemrosesan data. Halaman Utama (Beranda) b.46.

97 c. Desain Output Pegawai d. Desain Halaman Output Pegawai Gambar 3. Desain Halaman Output Kelahiran Gambar 3.49.48. Desain Output Kelahiran .

50. 98 e. Desain Output Pindah . Desain Output Kematian f.51. Desain Halaman Output Pindah Gambar 3. Desain Halaman Output Kematian Gambar 3.

99 g. Desain Halaman Output Grafik Penduduk Gambar 3. Desain Output Pendatang h.52. Desain Output Grafik Penduduk . Desain Halaman Output Pendatang Gambar 3.53.

Desain Output Grafik Kelahiran Gambar 3.54. Desain Output Grafik Kelahiran j.55. Desain Output Grafik Kematian . 100 i. Desain Output Grafik Kematian Gambar 3.

56. Desain Output Grafik Pendatang Gambar 3. Desain Output Grafik Pindah . Desain Output Grafik Pendatang l. 101 k. Desain Output Grafik Pindah Gambar 3.57.

Sistem yang berjalan selama ini di tempat tersebut masih menerapkan sistem pencatatan manual dalam pengarsipan data dan menggunakan PC (Personal Computer) dalam pemrosesan data terkhusus dalam pelaporan data kependudukan. maka hasil yang diperoleh adalah penulis merancang sebuah sistem informasi yang terintegrasi online atau sistem berbasis website yang dapat diakses oleh semua perangkat mobile.1 Hasil Hasil dari penelitian selama kurang lebih enam bulan di Kantor Keluraahan O. sehingga memudahkan pihak kelurahan dalam mendapatkan informasi serta memantau data kependudukan.mangungharjo. 4. dalam hal ini sistem yang akan diterapkan dengan sistem yang terintegrasi online sehingga pihak kelurahan bisa mengecek suatu saat data kependudukan desa melalui sistem.mangunharjo menggunakan dynamic sisitem berbasis web mobile.2 Pembahasan Adapun pembahasan yang akan penulis sampaikan dalam bab ini meliputi seluruh tampilan program yang telah penulis selesaikan selama menyusun skripsi ini mengenai perancangan sistem informasi data kependudukan di kelurahan O. 102 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4. .

2. Halaman Login Halaman login merupakan halaman untuk memasukkan hak akses untuk admin lurah dan admin pegawai. Halaman Utama Admin Lurah Gambar 4.2. Halaman Login 2. Gambar 4.1. 103 4.1 Implementasi Program 1. Halaman Utama Admin .

Halamn Daftar Pegawai 4. Halaman Data Pegawai Halaman ini untuk menampilkan data seluruh pegawai di kantor kelurahan O.Mangunharjo.3. 104 3. Gambar 4. Halaman Tambah Pegawai . Gambar 4. Halaman Input Pegawai Halaman ini untuk melakukan proses tambah data pegawai oleh admin.4.

Mangunharjo Gambar 4. Halaman Output Data Penduduk Halaman ini untuk menampilkan data penduduk di kelurahan O.6. Halaman Data Penduduk 6.5. 105 5. Halaman Input Data Penduduk .Mangunharjo Gambar 4. Halaman Input Data Penduduk Halam ini menampikan proses tambah data penduduk di kelurahan O.

Halaman Output Data Kelahiran Halaman Output Data Kelahiran di fungsikan untuk menampilkan daftar data kelahiran. Halaman Input Data Kelahiran Halaman input data kelahiran berfungsi untuk menginput data kelahiran pada kelurahan O. Gambar 4. Halaman Output Data Kelahiran . Gambar 4. 106 7.7. Halaman Input Kelahiran 8.Mangunharjo.8.

Halaman Output Data Kematian Halaman Output Data Kematian di fungsikan untuk menampilkan daftar data kematian. Halaman Input Data Kematian 10. Halaman Input Data Kematian Halaman input data kematian berfungsi untuk menginput data kematian pada kelurahan O.9.10. Gambar 4.Mangunharjo. Halaman Output Kematian . Gambar 4. 107 9.

Gambar 4.11. Halaman Output Pindah . Halaman Output Pindah Halaman Output data pindah di fungsikan untuk menampilkan daftar data pindah. Halaman Input Data Pindah 12. 108 11. Halaman Input Pindah Halaman input data pindah berfungsi untuk menginput data pindah pada kelurahan O. Gambar 4.Mangunharjo.12.

Gambar 4. Halaman Output Pendatang . Halaman Input Pendatang 14.Mangunharjo. Halaman Input Pendatang Halaman input data pendatang berfungsi untuk menginput data pendatang pada kelurahan O.13. Gambar 4. Halaman Output Pendatang Halaman Output data pendatang di fungsikan untuk menampilkan daftar data pendatang. 109 13.14.

Halaman Grafik Penduduk Pada halaman ini akan menampilkan jumlah data penduduk Kelurahan O.Mangunharjo dalam bentuk grafik.15. Gambar 4. Halaman Grafik Kelahiran . Halaman Grafik Penduduk 16. Halaman Grafik Kelahiran Pada halaman ini akan menampilkan jumlah data kelahiran Kelurahan O.Mangunharjo dalam bentuk grafik. 110 15. Gambar 4.16.

Halaman Grafik Pindah . 111 17. Gambar 4. Halaman Grafik Kematian Pada halaman ini akan menampilkan jumlah data kematian Kelurahan O. Gambar 4.Mangunharjo dalam bentuk grafik.17.18.Mangunharjo dalam bentuk grafik. Halaman Grafik Pindah Pada halaman ini akan menampilkan jumlah data pindah Kelurahan O. Halaman Grafik Kematian 18.

19.Mangunharjo dalam bentuk grafik. Pengujian black box adalah pengujian yang sistemnya tanpa memperhatikan struktur logika internal perangkat lunak. Gambar 4. Halaman Grafik Pendatang 4.2 Pengujian Sistem Dalam pengujian perangkat lunak ini penulis menggunakan suatu metode pengujian yang berfokus pada persyaratan fungsional perangkat lunak yang dibangun. Halaman Grafik Pendatang Pada halaman ini akan menampilkan jumlah data pendatang Kelurahan O. 112 19. Metode ini digunakan untuk mengetahui apakah perangkat lunak berfungsi dengan benar .2. Metode yang diambil adalah metode pengujian black box.

ubah data Black Box data penduduk penduduk dan hapus data penduduk.1. Proses pengelolaan Pengisian data kelahiran. ubah data Black Box data kematian kematian.2 Pengujian Login Kasus dan Hasil Pengujian (Data Normal) Data Masuk Yang Pengamatan Kesimpulan diharapkan Username : Tercantum pada Dapat mengisi [ ] Diterima Admin form login username dan [ ] Ditolak Password username password sesuai Admin danpassword dengan (Admin) diharapkan Data username Tidak dapat login Tidak dapat login [ ] Diterima dan password dan menampilkan dan menampilkan [ ] Ditolak tidak terdaftar pesan username pesan username dan password dan password belum terdaftar belum terdaftar .2. ubah data Black Box data pindah pindah. dan hapus data pendatang 4. dan Black Box data pegawai hapus data. Rencana Pengujian Tabel 4. dan hapus data kematian.2. Proses pengelolaan Pengisian data kematian. Proses pengelolaan Pengisian data penduduk. Proses pengelolaan Pengisian data pindah. ubah data Black Box data pendatang pendatang.2.2 Kasus dan Hasil Pengujian Pada bagian ini. dan hapus data pindah Proses pengelolaan Pengisian data pendatang. Tabel 4. dan hapus data kelahiran. 113 4.1 Rencana Pengujian Item Penguji Deskripsi Jenis Penguji Proses login Pengecekan user yang telah terdaftar Black Box Verifikasi user Black Box Verifikasi password Black Box Proses pengelolaan Pengisian data . ubah data Black Box data kelahiran kelahiran.2. Kasus- kasus dalam pengujian akan dipaparkan berikut dengan hasil pengujian tersebut. item-item yang telah ditemukan diatas akan di uji. ubah data .

5 Pengujian Proses Pengelolaan Data Kelahiran Kasus dan Hasil Pengujian (Data Normal) Data Masuk Yang Pengamatan Kesimpulan diharapkan Penambahan Data Kelahiran Data Kelahiran [ ] Diterima Data Kelahiran pada server masuk pada [ ] Ditolak database server database Perubahan Data Data Kelahiran Data Kelahiran [ ] Diterima dapat diubah dapat diubah [ ] Ditolak Penghapusan Data Kelahiran Data Kelahiran [ ] Diterima Data terhapus dari terhapus dari [ ] Ditolak server database server database . 114 Tabel 4.3 Pengujian Proses Pengelolaan Data Pegawai Kasus dan Hasil Pengujian (Data Normal) Data Masuk Yang Pengamatan Kesimpulan diharapkan Penambahan Data pegawai Data masuk pada [ ] Diterima Data pegawai masuk pada server database [ ] Ditolak server database Perubahan Data Data pegawai Data pegawai [ ] Diterima dapat diubah dapat diubah [ ] Ditolak Penghapusan Data pegawai Data pegawai [ ] Diterima Data terhapus dari terhapus dari [ ] Ditolak server database server database Tabel 4.4 Pengujian Proses Pengelolaan Data Penduduk Kasus dan Hasil Pengujian (Data Normal) Data Masuk Yang Pengamatan Kesimpulan diharapkan Penambahan Data Penduduk Data Penduduk [ ] Diterima Data Penduduk masuk pada pada server [ ] Ditolak server database database Perubahan Data Data penduduk Data penduduk [ ] Diterima dapat diubah dapat diubah [ ] Ditolak Penghapusan Data penduduk Data penduduk [ ] Diterima Data terhapus dari terhapus dari [ ] Ditolak server database server database Tabel 4.

115 Tabel 4.8 Pengujian Proses Pengelolaan Data Pendatang Kasus dan Hasil Pengujian (Data Normal) Data Masuk Yang Pengamatan Kesimpulan diharapkan Penambahan Data Pendatang Data Pendatang [ ] Diterima Data Pendatang pada server masuk pada [ ] Ditolak database server database Penghapusan Data Pendatang Data Pendatang [ ] Diterima Data terhapus dari terhapus dari [ ] Ditolak server database server database .6 Pengujian Proses Pengelolaan Data Kematian Kasus dan Hasil Pengujian (Data Normal) Data Masuk Yang Pengamatan Kesimpulan diharapkan Penambahan Data Kematian Kematian masuk [ ] Diterima Data Kematian pada server pada server [ ] Ditolak database database Perubahan Data Data Kematian Data Kematian [ ] Diterima dapat diubah dapat diubah [ ] Ditolak Penghapusan Kematian Kematian [ ] Diterima Data terhapus dari terhapus dari [ ] Ditolak server database server database Tabel 4.7 Pengujian Proses Pengelolaan Data Pindah Kasus dan Hasil Pengujian (Data Normal) Data Masuk Yang Pengamatan Kesimpulan diharapkan Penambahan Data Pindah Data Pindah [ ] Diterima Data Pindah pada server masuk pada [ ] Ditolak database server database Perubahan Data Data Pindah Data Pindah [ ] Diterima dapat diubah dapat diubah [ ] Ditolak Penghapusan Data Pindah Data Pindah [ ] Diterima Data terhapus dari terhapus dari [ ] Ditolak server database server database Tabel 4.

mangunharjo. 2. Dengan menggunakan sistem informasi berbasis web mobile ini dapat mempercepat proses pembuatan laporan data kependudukan pada kelurahan O. 3.mangunharjo. Penerapan siitem informasi data kependudukan berbasis web mobile dapat mempermudah masyarakat dan pihak kelurahan untuk melakukan proses pencarian data kependudukan. Aplikasi yang diterapkan dapat mengolah dan memberikan informasi data kependudukan kepada para pihak kelurahan melalui perangkat mobile secara online sehingga dapat bermanfaat dalam pengelolaan data kependudukan dan memberikan kemudahan bagi pihak kelurahan dalam mengelola data kependudukan kelurahan O.1 Kesimpulan Dari hasil penelitian yang penulis lakukan terhadap tugas akhir ini. 5. Dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi maka tidak menutup . dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: 1. Selalu melakukan update data kependudukan terbaru agar dapat membantu masyarakat dengan data yang terbaru. 116 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.2 Saran Dari analisa dan perancangan sistem informasi data kependudukan ini dapat ditulis saran sebagai berikut: 1. 2.

117 kemungkinan sistem yang telah dibuat ini nantinya dapat di kembangkan lagi guna meningkatkan kinerja sistem dan para pegawai. .

Yogyakarta: CV. Yogyakarta: MediaKom. Handoyo.54 Tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Tahapan. 118 DAFTAR PUSTAKA Abdurahman. Kadir. Abdul. Pemograman Database MySQL. 5. . Pengendalian. Bambang Eka Purnama dan Siska Iriani.ANDI OFFSET. Sistem Informasi Data Penduduk Pada Desa Bogoharjo Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Pacitan. Sistem Informasi Jadwal Perkuliahan Berbasis Web Mobile Pada Politeknik Sains Dan Teknologi Wiratama Maluku Utara. Metode Sistem Dinamis (System Dynamic) Untuk Perencanaan Pembanggunan Wilayah. Jakarta: 2010. Sri. 2013. 2016. Dwi. Tata Cara Penyusunan. Muhdar. Elcom. Dan Evaluasi Pelaksaan Rencana Pembangunan Daerah. 2013. 2013.No 2.Perancangan Sistem Informasi Pendataan Penduduk Berbasis Web Menggunakan Metode Tas (Total Architecture Syntesis) Pada Desa Wiyono Pesawaran. Vol. Indonesian Journal on Networking And Security. Priyanti. Mukti. 2013. Setiadi Agus. Peraturan Menteri Dalam Negeri No. Adobe Dreamweavar CS6. 2010.

Model Cooperative Learniang (CL). 7.No 1:19-29. 7. dan Rosa A. Sidh. 2011. 2013. Sonjaya.Yogyakarta: CV ANDI OFFSET. 1. Bootstrap Design FrameWork. Analisis Sistem Informasi. Sukadi dan One Yunita Fijiyati. Vol. Vol. Peranan Brainware Dalam Sistem Informasi Manajemen. S. Iwan. Bandung: Informatika. 119 Shalahuddin. . 2012. 2015. Sutabri. Perancangan Sistem Pembelajaran Berbasis Web Dengan Menggunakan Pendekatan. Rozi Zaenal.No. Sistem Informasi Pengolahan Data Kependudukan Dessa Purwoasari. Rekayasa Perangkat Lunak. 2013. M. Tata. Rahmahwati. Jakarta: PT Elex Media Komputindo. Jurnal Computech Dan Bisnis. Journal Speed Sentra Engineering dan Edukasi. SmitDev Community dan A. 2015.