You are on page 1of 3

PENCEMARAN LIMBAH TEKSTIL PADA SUNGAI CIKIJING, RANCAEKEK

Latifah Alfiani / 15316052


PENCEMARAN LIMBAH TEKSTIL PADA SUNGAI CIKIJING, RANCAEKEK

Sungai termasuk kategori air permukaan yang merupakan output dari proses presipitasi. Sungai menjadi salah satu
sumber air bagi manusia baik untuk urusan rumah tangga, pertanian, hingga industri. Oleh karena itu, keberadaan dan
kualitas sungai sangat penting dalam kehidupan. Tetapi saat ini banyak sungai yang kualitasnya sudah tidak baik,
diantaranya yaitu Sungai Citarum yang mengalir di Jawa Barat. Sungai Citarum mempunyai beberapa anak sungai
sepanjang alirannya, salah satunya adalah sungai cikijing di Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung yang bermuara
atau bertemu dengan aliran utama citarum di Desa Rancacolong, Kecamatan Solokan Jeruk.
Sungai Cikijing mendapat masukan beban dari 33 Pabrik di kawasan industri PT Dwipapuri Abadi, yang berapa
diantaranya merupakan manufaktur tekstil. Secara fisik, warna air Sungai Cikijing telah berubah menjadi kehitaman dan
berbau. Air sungai ini oleh warga sekitar digunakan untuk keperluan MCK dan pertanian. Salah satu hasil pertaniannya,
kangkung, terindikasi mengandung logam berat berupa Cd sebesar begitu pula dengan tanah sawahnya (siapa : tahun).
Telah banyak dilakukan penelitian mengenai kualitas air Sungai Cikijing dengan berbagai metode, salah satnya penelitian
oleh siapa yang dimuat dalam Jurnal Teknologi Lingkungan BPPT edisi berapa mengenai apa yang datanya tercantum
pada tabel apa di halaman selanjutnya.
Dari data yang ada dengan dibandingkan terhadap baku mutu air sungai berdasarkan PP no berapa, dapat dikatakan
bahwa keadaan sungai Cikijing sudah tidak baik. Air sungai diindikasi memiliki kandungan zat organik yang tinggi
berdasarkan nilai indeks kalium permanganat yang merupakan zat oksidator. Zat organik tersebut, berdasarkan zat lain
yang terdeteksi, diidentifikasi berasal dari limbah pewarna tekstil yang belum terolah secara sempurna. Pabrik sekitar DAS
masih mengelak dan hingga kini upaya hukum berjalan alot hingga keadaan sungai belum dapat diperbaiki.
REFERENSI
Pencemaran yang terjadi, bisa berdampak besar kepada kehidupan warga sekitar yang menggunakan air Sungai
Cikijing sebagai sumber utama. Salah satu artikel pada koran apa edisi kapan meyebutkan bahwa warga sekitar rentan https://aa.com.tr/id/headline-hari/sungai-citarum-kolam-adu-ego-pemerintah-pusat-dan-
terkena kanker akibat kandungan logam berat pada air. Selain berdampak ke warga sekitar, dampak pencemaran juga provinsi/1096921
dapat meluas kepada masyarakat luar daerah yang mengkonsumsi produk pertanian di sana.
http://ejurnal.bppt.go.id/index.php/JTL/article/viewFile/1045/869
Ada beberapa cara yang dapat diupayakan untuk menanggulangi pencemaran yang terjadi baik dari segi birokrasi
maupun secara teknis. Dari segi birokrasi, yaitu dengan memperkuat penaatan aturan hukum lingkungan yang berlaku baik https://www.merdeka.com/peristiwa/sungai-cikijing-tercemar-diduga-berasal-dari-limbah-pt-
untuk pihak pemilik usaha industri tekstil dan pengelola kawasan dengan memastikan adanya instalasi pengolahan limbah kahatex.html
pada setiap pabrik, serta menuntaskan proses hukum kepada pabrik-pabrik sepanjang DAS yang diduga menjadi
penyumbang pencemaran agar tidak terjadi hal yang sama di masa mendatang. https://media.neliti.com/media/publications/218487-studi-pola-sebaran-dan-kedalaman-polusi.pdf
Secara teknis, di sini akan diberikan dua alternatif yaitu dengan memanfaatkan proses biologis dan prinsip https://www.neliti.com/publications/218487/studi-pola-sebaran-dan-kedalaman-polusi-air-tanah-
pengelolaan kualitas air permukaan yaitu aplikasi persamaan konsentrasi pencemar dan debit aliran. Proses biologis berdasarkan-nilai-resistivitas
dilakukan dengan sistem fitoremediasi, yaitu teknik remediasi atau membaharuan dengan menggunakan tanaman yang
dapat memproses zat pencemar. Sebelum sampai ke lahan pertanian, air dilewatkan pada lahan fitoremediasi yang http://202.124.205.110/index.php/jpsl/article/view/10518/8156
ditanami dengan tanaman-tanaman pengolah limbah. Dengan cara ini, diharapkan zat pencemar sudah tereduksi saat
sampai di lahan pertanian. http://dwipapuri-abadi.com/siteplan.html
Kedua, melalui prinsip konsentrasi dan debit dimana debit aliran adalah berbanding terbalik dengan konsentrasi zat http://repository.unpad.ac.id/23883/1/009-penurunan-kadar-logam-dalam-limbah-air-sungai.pdf
pencemar. Maka untuk mengurangi konsentrasi zat pencemar dibutuhkan tambahan debit pada aliran sungai. Debit
berhubungan dengan luas penampang saluran, sehingga salah satu yang dapat dilakukan untuk menambah debit yaitu https://regional.kompas.com/read/2016/02/04/21595701/Warga.Rancaekek.di.Bandung.Rawan.Terken
dengan melakukan pengerukan dasar sungai yang mana pada artikel apa disebutan bahwa sedimen sungai cikijing sudah a.Kanker
cukup banyak hingga seringkali air sungai meluap saat terjadi hujan.
Dari uraian di atas, bisa disimpulkan bahwa Sungai Cikijing telah mengalami pencemaran akibat kegiatan industri
tekstil. Oleh karena itu dibutuhkan pengelolaan dan pengolahan untuk mengembalikan kualitas airnya agar tidak semakin
memberi dampak buruk bagi kehidupan masyarakat sekitar. Sistem pengelolaan yang diusulkan adalah fitoremediasi dan
normalisasi sungai, serta mempertegas hukum lingkungan yang ada.