You are on page 1of 11

A.

;ANATOMI DAN FISIOLOGI PAYUDARA

1. Anatomi
Payudara ( mammae, susu) adalah kelenjar yang terletak dibawah kulit, atas otot dada dan
fungsinya memproduksi susu untuk nutrisi bayi. Manusia mempunyai sepasang kelenjar payudara
dengan berat kira- kira 200 gram, yang kiri umumnya lebih besar dari yang kanan. Pada waktu
hamil payudara membesar, mencapai 600 gramdan pada waktu menyusui mencapai 800 gram.

Gambar 1.1 Anatomi Payudara
Ada tiga bagian utama pada payudara yaitu :
a. Korpus ( badan )
yaitu bagian yang membesar Dalam korpus mammae terdapat alveolus yaitu unit
terkecil yang memproduksi susu. Alveolus terdiri dari beberapa sel aciner yang menghasilkan
susu serta dikelilingi oleh sel-sel mioepitel yang berkontraksi mendorong susu keluar darai
kelenjar alveoli, jaringan lemak, sel plasma, sel otot polos dan pembuluh darah. Beberapa
lobules berkumpul menjadi 15-20 lobus pada tiap payudara. Dan setiap lobus terdiri dari 20
sampai 40 lobulus, sedangkan tiap lobules terdiri dari 10-100 alveoli.
b. Areola
yaitu bagian yang kehitaman ditengah Letaknya mengelilingi puting susu dan berwarna
kegelapan yang disebabkan oleh penipisan dan penimbunan pigmen pada kulitnya. Perubahan
warna ini tergantung dari corak kulit dan adanya kehamilan.
Pada daerah ini didpatkan kelenjar keringat, kelenjar lemak dari montgometry yang
membentuk tuberkel dan akan membesar selama kehamilan. Kelenjar lemak ini akan
menghasilkan suatu bahan yang melicinkan kalang payudara

selama menyusui. Pada kalang payudara terdapat duktuk laktiferus yang merupakan
tempat penampungan air susu. Luasnya kalang payudara biasa 1/3 – ½ dari payudara.
c. Papilla/ putting
yaitu bagian yang menonjol dipuncak payudara. Terletak setinggi interkosta IV, tetapi
berhubungan dengan adanaya variasi bentuk dan ukuran payudara. Maka letaknya pun akan
bervariasi pula. Pada tempat ini, terdapat lubang-lubang kecil yang merupakan muara duktus
dari laktferus, ujung-ujung saraf, pembuluh darah, pembuluh getah bening, serat-serat otot
polos yang tersusun secara sirkuler sehingga bila ada kontraksi maka duktus laktiferus akan
memadat dan menyebabkan putting susu ereksi sedangkan serat- serat oto yang longitudinal
akan menarik kembali putting susu tersebut.
Lakerus sinus/ ampulla bertindak sebagai waduk sementara bagi air susu. Payudara
mendapat pasokan darah dari arteri mammary internl dan eksternal serta bercabang dari arteri
– arteri intercostals. Venanya diatur dalam bentuk bundar disekeliling putting susu. Cairan
limfa mengalir bebas keluar diantara payudara danterus ke node node limfa didalam axial dan
media stinum.
Bentuk putting ada empat, yaitu bentuk yang normal, pendek/datar, panjang dan
terbenam (inverted).

Gambar 2. Produksi ASI (prolaktin ) Pembentukan payudara dimulai sejak embrio berusi 18-19 minggu. Volume ASI disesuaikan dengan kebutuhan bayi 500 – 800 ml/hari. a. hormon yang berperan adalah hormone esterogen dan progesterone yang membantu maturassi alveoli. Gambar 1. dan berakhir ketika mulai menstruasi. ( 3000ml/Hr ). Fisiologi Laktasi Laktasi atau menyusui mempunyai 2 pengertian yaitu produksi ASI ( prolaktin ) dan pengeluaran ASI ( oksitosin ) merupakan suatu interaksi yang sangat kompleks antara ransangan mekanik.1 skema produksi ASI . saraf dan bermacam-macam hormon.2 bentuk-bentuk payudara 2. Sedangkan hormone prolaktin berfungsi untuk produksi ASI.

Kadar esterogen dan progesterone akan menurun pada saat hari kedua atau ketiga pasca persalinan. seperti keadaan bingung/pikiran kacau. yaitu refleks prolaktin dan refleks aliran yang timbul akibat peransangan putting susu akibat isapan bayi. dan bayi akan menoleh kea rah sentuhan. hormone ini meransang sel-sel alveoli yang berfungsi untuk membuat air susu. Kadar prolaktin pada ibu menyusui akan menjadi normal 3 bulan setelah melahirkan sampai penyapihan anak dan pada saat tersebut tidak akan ada peningkatan prolaktin walau ada isapan bayi. Melalui aliran darah. kadar prolaktin akan menjadi normal pada minggu ke 2-3 . Selama kehamilan hormone prolaktin dari plasenta meningkat tetapi ASI belum keluar karena pengaruh hormone esterogen yang masih tinggi. Bibir bayi diransang dengan papilla mammae.faktor yang menghambat refleks let down adalah stress. juga oleh reseptor yang terletak pada duktus. karena ujung-ujung saraf sensoris yang berfungsi sebagai reseptor mekanik. lidah dan palatum sehingga ASI keluar. Ransangan ini dilanjutkan ke hipotalamus melalui medulla spinalis hipotalamus dan akan menekan pengeluaran faktor pemacu sekresi prolaktin. 2. takut dan cemas. atau pengaruh psikis. maka ia akan menelannya. keluar dari alveoli dan masuk ke seistem duktus dan selnjutnya mengalir melalui duktus lactiferous masuk ke mulut bayi. Pengeluaran oksitosin selain dipengaruhi oleh isapan bayi. sehingga terjadi sekresi ASI. Refleks aliran ( let down refleks) Bersamaan dengan pembentukan prolaktin oleh hipofisis anterior.2 skema pengeluaran ASI . faktor. Hisapan bayi akan meransang putting susu dan kalangan payudara. maka secara reflektoris oksitosin dikeluarkan oleh hipofisis. sedangkan pada ibu menyusui prolaktin akan meningkat dalam keadaan seperti stress. · Refleks menghisap ( sucking refleks) Refleks ini timbul apabila langit-langit mulut bayi tersentuh oleh putting. mencium bayi. 1. Faktor pemacu sekresi prolaktin akan meransang hipofise anterior sehingga keluar prolaktin . maka gerakan menghisap yang berirama akan menghasilkan ransangan saraf yang terdapat pada gandula pituitaria. anastesi. tertekan antar gusi. memikirkan untuk menyusui bayi . namun pengeluaran air susu tetap berlangsung Pada ibu nifas yang tidak menyusui. maka bayi akan membuka mulut dan berusaha menangkap putting susu. Faktor-faktor yang meningkatkan let down ialah melihat bayi. mendengarkan suara bayi. Kontraksi dari sel akan memeras ar susu yang telah terbuat.yaitu saat lepasnya plasenta dan berkurangnya fungsi korpus luteum maka esterogen dan progesterone juga berkurang. Gambar 2. Bila duktus melebar. maka sebagian besar areola masuk kedalam mulut bayi. operasi dan ransangan putting susu.posterior sehingga keluar hormone oksitosin. Pasca persalinan. Hal ini menyebabkan miopitel disekitar alveoli akan berkontraksi dan mendirong ASI masuk dalam pembuluh ampulla. b. Dengan demikian sinus laktiferus yang berada ibawwah areola. hormone ini menuju uterus sehingga menimbulkan kontraksi. Pengeluaran ASI (oksitosin) Apabila bayi di susui. Refleks yang penting dalam mekanisme hisapan bayi adalah : · Refleks menangkap Timbul saat bayi baru lahir tersentuh pipinya. Agar putting mencapai palatum. · Refleks menelan ( swallowing refleks ) Refleks ini timbul apabila mulut bayi terisi oleh ASI.ransangan yang berasal dari isapan bayi dilanjutkan ke hipofise posterior (neurohipofise) yang kemudian dikeluarkan oksitosin. Refleks prolaktin akhir kehamilan hormone prolaktin memegang peranan untuk membuat kolostrum terbatas dikarenakan aktivitas prolaktin dihambat oleh esterogen dan progesterone yag masih tinggi. pada proses laktasi terdapat dua refleks aliran yang berperan.

oksitosin juga mengencangkan otot halus disekitar alveoli untuk memeras ASI menuju saluran susu. Sempurnanya. sehingga susupun keluar. payudara siap memproduksi ASI. Sebaiknya ibu menyusui untuk menghindari KB hormonal berbasis hormone esterogen. seperti halnya juga dalam orgasme. Oksitosin Berfungsi mengencangkan otot halus pada saat melahirkan dan setelahnya. Setelah ari- ari lepas. ASI bisa juga diproduksi tanpa kehamilan (induced lactation). Selain itu. karena mengandung zat kaya gizi dan anti body pembunuh kuman. Tingkat esterogen menurun saat melahirkan dan tetap rendah untuk beberapa bulan selama tetap menyusui. Luteinizing hormone (LH) 5. 3. lalu kedalam mulut bayi. Hal ini menstimulasi produksi secaraa besar-besaran.ari mengandung hormone penghambat prolaktin ( hormone plasenta ) yang menghambat pembentukan ASI. Follicle stimulating hormone ( FSH) 4. Oksitosin berperang dalam proses turunnya susu let-down /milk ejection refleks. Proses laktasi dan menyusui Laktasi merupakan keseluruhan proses menyusui mulai dari ASI di produksi sampai proses bayi mengisap dan menelan ASI. 6. putting dan areola sebelum melahirkan. . 2. c. 7. Namun. melalui saluran susu ( duktus/milk canals) menuju reservoir susu sacs yang berlokasi dibelakang areola. hormone plasenta tersebut tak ada lagi. asi keluar 2-3 hari setelah melahirkan. Pengaruh hormonal Proses laktasi tidak terlepas dari pengaruh hormonal. pasca melahirkan. Masa laktasi mempunyai tujuan meningkatkan pemberian ASI sampai anak umur 2 tahun secara baik dan benarserta anak mendapatkan kekebalan tubuh secara alami. sebelumnya di payudara sudah terbentuk kolostrum yang sangat baik untuk bayi. d. Laktasi merupakan bagian integral dari sisklus reproduksi mamalia termasuk manusia. Pada bulan kelima dan keenam kehamilan. Prolaktin Berperan dalam membesarnya alveoli dalam kehamilan. karena dapat mengurangi jumlah produksi ASI. plasenta mengeluarkan banyak HPL yang berperan dalam pertumbuhan payudara. Esterogen Berfungsi menstimulasi system saluran ASI untuk membesar. Namun. Proses ini timbul setelah ari-ari dan plasenta lepas. adapun hormon-hormon yang berperan adalah : 1. Ari. hormone yang bernama oksitosin membuat ASI mengalir dari alveoli. Human plasenta lactogen ( HPL ) Sejak bulan kedua kehamilan. tingkat progesteron dan esterogen menurun sesaat setelah melahirkan. Progesterone Berfungsi mempengaruhi pertumbuhan dan ukuran alveoli. Ketika bayi menghisap payudara.

2010. Oksitosin juga merangsang otot rahim berkontraksi sehingga mempercepat terlepasnya plasenta dari dinding rahim dan mengurangi perdarahan setelah persalinan. Saat bayi mulai menyusu. Fisiologi laktasi Setelah persalinan. Refleks yang terjadi pada ibu adalah: a) Refleks prolaktin Rangsangan dan isapan bayi melalui serabut syaraf memicu kelenjar hipofise bagian depan untuk mengeluarkan hormon proaktin ke dalam peredaran darah yang menye-babkan sel kelenjar mengeluarkan ASI. rasa sakit dan kurang percaya diri. (Pinem. h. mekanisme ini disebut supply and demand. Let down reflex dipengaruhi oleh emosi ibu. Oksitosin ini menyebabkan sel – sel myopytel yang mengelilingi alveoli dan duktuli berkon-traksi. memacu hipofise bagian belakang untuk mensekresi hormon oksitosin ke dalam darah. h. Pada masa laktasi terdapat refleks pada ibu dan refleks pada bayi. Akibatnya makin banyak ASI dipro-duksi oleh sel kelenjar.Laktasi adalah keseluruhan proses menyusui mulai dai ASI diproduksi sampai proses bayi menghisap dan menelan ASI. rangsangan isapan bayi pada puting susu menyebabkan prolaktin dikeluarkan dari hipofise sehingga sekresi ASI semakin lancar. Sebaliknya berkurangnya isapan bayi menyebabkan produksi ASI berkurang. Pada hari kedua atau ketiga setelah persalinan. Lidah keluar dan melengkung mengangkap puting dan areola. tetapi sebaliknya memperlancar pengeluaran ASI. maka produksi hormon esterogen dan progesteron ber-kurang. 2009. lidah dan langit – langit sehingga menekan sinus laktiferus yang berada di bawah areola. 6). Dengan terlepasnya plasenta. Masa laktasi mempunyai tujuan meningkatkan pemberian ASI eksklusif dan meneruskan pemberian ASI sampai anak umur 2 tahun secara baik dan benar serta anak mendapatkan kekebalan tubuh secara alami (Ambarwati. maka bayi akan menoleh ke arah sentuhan. kadar esterogen dan progesteron turun drastis sedangkan kadar prolaktin tetap tinggi sehingga mulai terjadi sekresi ASI. Kemudian terjadi gerakan peristaltik yang mengeluarkan ASI dari payudara masuk ke dalam mulut bayi. plasenta terlepas. Gusi bayi menekan areola. Sedangkan untuk refleks pada bayi adalah: a) Refleks mencari puting (rooting reflex) Bila pipi atau bibir bayi disentuh. 16-18) . membuka mulutnya dan beru- saha untuk mencari puting untuk menyusu. b) Refleks menghisap (sucking reflex) Refleks terjadi karena rangsangan puting susu pada palatum durum bayi bila areola masuk ke dalam mulut bayi. rasa khawatir. Dengan demikian sering menyusu baik dan penting untuk pengosongan payudara agar tidak terjadi engorgement (pembengkakan payudara). c) Refleks menelan (swallowing reflex) ASI dalam mulut bayi menyebabkan gerakan otot menelan. b) Refleks oksitosin (let down reflex) Rangsangan isapan bayi melalui serabut saraf. Semakin sering bayi menghisap semakin banyak hormon prolaktin dikeluarkan oleh kelenjar hipofise. sehingga ASI mengalir dari alveoli ke duktuli menuju sinus dan puting.

6. dan 1/3 nutrisi atau lebih selama tahun kedua. 200911 Commentsby lusa ASI adalah makanan yang terbaik untuk bayi. garam dan mineral. Mempunyai efek psikologis yang menguntungkan bagi ibu dan bayi. Laktobasilus bifidus (mengubah laktosa menjadi asam laktat dan asam asetat. 5. ASI mengandung zat protektif. Anatomi Payudara dan Fisiologi Laktasi Manfaat Pemberian ASI Untuk Bayi Oct 04. keluarga dan negara. Mengurangi kejadian karies dentis. ASI tidak hanya memberikan manfaat untuk bayi saja. ASI memberikan seluruh kebutuhan nutrisi dan energi selama 1 bulan pertama. Nutrien (zat gizi) dalam ASI sesuai dengan kebutuhan bayi. karbohidrat. maka bayi jarang mengalami sakit. Nutrien (zat gizi) dalam ASI sesuai dengan kebutuhan bayi Zat gizi yang terdapat dalam ASI antara lain: lemak. Mengurangi kejadian maloklusi. Laktoferin. . 2. 4. serta vitamin. mengikat zat besi sehingga membantu menghambat pertumbuhan kuman. separuh atau lebih nutrisi selama 6 bulan kedua dalam tahun pertama. Gambar 1. 3. Manfaat ASI sebagai nutrient lengkap ASI mengandung zat protektif Dengan adanya zat protektif yang terdapat dalam ASI. Menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan bayi menjadi baik. yang membantu memberikan keasaman pada pencernaan sehingga menghambat pertumbuhan mikroorganisme). melainkan untuk ibu. Manfaat ASI untuk Bayi 1. 2. protein. Zat-zat protektif tersebut antara lain: 1.

. merupakan enzim yang memecah dinding bakteri dan anti inflamatori bekerjasama dengan peroksida dan askorbat untuk menyerang E-Coli dan Salmonela. 7. Gambar 4. Kebiasaan menyusu dengan botol atau dot akan menyebabkan gigi lebih lama kontak dengan susu formula sehingga gigi menjadi lebih asam. Gambar 2. Insidensi karies dentis pada bayi yang mendapat susu formula jauh lebih tinggi dibandingkan dengan bayi yang mendapat ASI. Tidak menimbulkan alergi. Asi untuk bayi. Mengapa pemberian ASI pada bayi begitu penting. Manfaat ASI sebagai efek psikologis Menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan bayi menjadi baik. Faktor anti streptokokus. Lisozim. Komplemen C3 dan C4. melindungi bayi dari kuman streptokokus. membentuk C3 dan C4. pemberian ASI. Kata Kunci manfaat pemberian asi. manfaat pemberian ASI bagi bayi. Perasaan ini sangat penting untuk menimbulkan rasa percaya (basic sense of trust).3. gambar pengertian dan manfaat ASI. manfaat asi eksklusif bagi bayi. pemberian asi pada bayi. Mengurangi kejadian maloklusi. fungsi asi. 5. manfaat pemberian ASI pada bayi. ASI mengandung sel-sel yang berfungsi membunuh dan memfagositosis mikroorganisme. Antibodi. manfaat dari zat protektif. mengapa asi sangat baik bagi bayi. Gambar 3. Manfaat ASI meningkatkan kecerdasan Mengurangi kejadian karies dentis. lisozim dan laktoferin. manfaat asi untuk bayi. Pada saat bayi kontak kulit dengan ibunya. 4. manfaat asi eksklusif. 6. Penyebab maloklusi rahang adalah kebiasaan lidah yang mendorong ke depan akibat menyusuidengan botol dan dot. ASI bagi bayi. Hal ini dapat dilihat dari kenaikan berat badan bayi dan kecerdasan otak baik. Manfaat ASI sebagai zat protektif empunyai efek psikologis yang menguntungkan bagi ibu dan bayi. manfaat asi. mengapa ASI sangat baik bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi. 8. maka akan timbul rasa aman dan nyaman bagi bayi. tujuan pemberian asi. Bayi yang mendapatkan ASI akan memiliki tumbuh kembang yang baik. Imunitas seluler. manfaat asi pada bayi.

asi tetap merupakan yang terbaik. air putih. Mengapa memberikan asi kepada bayi sangat dianjurkan? banyak alasan untuk membenarkan hal ini. Seperti telah dikatakan manfaatnya sangat besar baik bagi bayi maupun ibunya. tidak hanya bagi bayi tetapi bagi ibunya juga. Hisapan bayi pada payudara ibu merangsang hormon prolaktin. makanan tambahan ini lebih dianjurkan. Sekarang harga susu formula cenderung terus meningkat. Bayi bisa mendengarkan detak jantung ibu. Sebagai informasi ketika menyusui itu berarti sama dengan membakar kalori sebesar 200 hingga 500 kalori perhari. Askeb III (Nifas) Manfaat Pemberian ASI Bagi Ibu Apapun yang ditawarkan oleh susu formula terhadap bayi anda. Hormon prolaktin dapat menghambat terjadinya pematangan sel telur sehingga menunda kesuburan. Jumlah kalori yang sama jika anda berenang selama beberapa jam atau naik sepeda selama satu jam. Masa ini adalah 4-6 bulan pertama sejak kelahirannya. Ini dapat membantu mempercepat proses kembalinya rahim ke posisi semula. Beberapa laporan juga menyebutkan bahwa menyusui juga dapat membantu mengurangi resiko terkena kanker indung telur dan kanker rahim. asi juga sangat praktis dan ekonomis. Bulan-bulan pertama bayi hendaknya tidak diberi makanan tambahan lain kecuali asi dengan kata lain masa pemberian asi ekslusif. Praktis dan Ekonomis Selain komposisinya yang sempurna. merasakan kehangatan sentuhan kulit ibu dan dekapan ibu. . Bahkan pada usia diatas 6 bulan. Walaupun ini hanya berlaku selama 4 bulan setelah melahirkan. Sebagai Alat Kontrasepsi Pemberian asi secara ekslusif dapat berfungsi sebagai alat kontrasepsi. Diperkirakan persentase pencegahannya mencapai 20%. dan dengan catatan harus bersifat ekslusif. sari buah. Mencegah Perdarahan Menyusui bayi segera setelah lahir dapat mendorong terjadinya kontraksi rahim dan mencegah terjadinya perdarahan. yaitu sekitar 30 menit setelah dia lahir. Selain itu asi sangat praktis. khususnya di malam hari. Jadi selama 4-6 bulan pertama tersebut tidak memberikan susu formula. Ungkapan Kasih Sayang Menyusui juga merupakan ungkapan kasih sayang yang nyata dari ibu kepada bayinya. Hubungan batin anatar ibu dan bayi akan terjalin erat karena saat menyusui bayi menempel pada tubuh ibu. Inilah beberapa manfaat bila ibu menyusui bayinya. madu. Mengurangi Berat Badan Menyusui juga dapat membantu ibu mengurangi berat badan. Setelah melewati masa pemberian asi ekslusif barulah anda dapat memberikan makanan atau minuman tambahan pada bayi. Bahkan dianjurkan untuk sesegera mungkin bayi anda begitu dilahirkan. Mengurangi Resiko Terkena Kanker Payudara dan Kanker Rahim Menyusui dapat mengurangi resiko terkena kanker payudara. Memberi asi kepada bayi anda memberikan manfaat yang sangat besar. Semakin cepat anda menyusui bayi anda semakin baik. Dikatakan asi ekslusif berarti benar-benar tidak memberikan apapun kecuali asi pada bayi. biskuit atau bubur bayi kepada bayi anda. memberi asi dapat mengurangi biaya untuk susu formula yang cukup tinggi. ibu tidak perlu repot mencuci dan merebus botol pada masa pemberian asi ekslusif. sehingga bisa menambah waktu istirahat bagi ibu.

Kadar imunoglobulin dan protein menurun. Kolustrum merupakan cairan dengan viskositas kental . sedangkan lemak dan laktosa meningkat.8 Protein (gr/100 ml) 1. Selanjutnya. vitamin A. Komposisi Gizi dalam ASI ASI adalah makanan terbaik untuk bayi. Kolustrum Kolustrum adalah air susu yang pertama kali keluar. baik foremilk maupun hindmilk.9 Lisosin (mg/100 ml) 14.2-16.3-27. bayi akan membutuhkan keduanya. Kandungangizi dari ASI sangat khusus dan sempurna serta sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang bayi.1 – 2.9 – 2. Kolostrum juga merupakan pencahar ideal untuk membersihkan zat yang tidak terpakai dari usus bayi yang baru lahir dan mempersiapkan saluran pencernaan makanan bagi bayi makanan yang akan datang. air susu berubah menjadi hindmilk. Foremilk mempunyai kandungan rendah lemak dan tinggi laktosa.3 0.5 Laktoferin 420-520 – 250-270 . Foremilk lebih encer. ASI Matur ASI matur disekresi pada hari ke sepuluh dan seterusnya. Dibawah ini bisa kita lihat perbedaan komposisi antara kolustrum. 3.6 Ig G (mg/100 ml) 5. Kandungan ASI matur relatif konstan. mineral. Selama dua minggu. ASI dibedakan dalam tiga stadium yaitu: 1. Selain itu.324 Mineral (gr/100 ml) 0. Volume kolostrum antara 150-300 ml/24 jam.965 1. IgA dan IgM).9 3. tidak menggumpal bila dipanaskan.0 Laktosa (gr/100 ml) 6. volume air susu bertambah banyak dan berubah warna serta komposisinya. Dengan demikian. Air susu transisi/ peralihan. yaitu sejak hari ke- 4 sampai hari ke-10. Hindmilk kaya akan lemak dan nutrisi. Hindmilk membuat bayi akan lebih cepat kenyang.0 63. Air susu yang mengalir pertama kali atau saat lima menit pertama disebut foremilk. ASI Transisi/ Peralihan ASI peralihan adalah ASI yang keluar setelah kolostrum sampai sebelum ASI matang. garam. mineral dan air. yang digunakan sebagai zat antibodi untuk mencegah dan menetralisir bakteri. Perbedaan kolustrum. lengket dan berwarna kekuningan. ASI transisi dan ASI matur. Kolustrum ini disekresi oleh kelenjar payudarapada hari pertama sampai hari ke empat pasca persalinan.9 Ig M (mg/100 ml) 17. sel darah putih dan antibodi yang tinggi daripada ASI matur.7 7. Air susu ibu khusus dibuat untuk bayi manusia. kolustrum masih mengandung rendah lemak dan laktosa.5 6. Protein utama pada kolustrum adalah imunoglobulin (IgG.2 Immunoglubin : Ig A (mg/100 ml) 335.6 3. Kandungan kolustrum. virus. 2. Kolustrum. Gambar. Air susu matur. ASI matur tampak berwarna putih.0 Lemak (gr/100 ml) 2. ASI transisi dan ASI matur Tabel. tetapi volume kolostrum yang ada dalam payudara mendekati kapasitas lambung bayi yang berusia 1-2 hari. Meskipun kolostrum yang keluar sedikit menurut ukuran kita.0 65.195 0. ASI transisi dan ASI matur Kandungan Kolustrum Transisi ASI matur Energi (kgkal) 57.3 0.9 – 119. nitrogen. gula. jamur dan parasit. protein. Kolustrum mengandung tinggi protein.4 – 24.

senin. zat antibodi. kepercayaan. setelah muncul ketika seseorang menggunakan indera atau akal budinya untuk mengenali benda atau kejadian tertentu yang belum pernah dilihat atau dirasakan sebelumnya (Meliono. Pola-pola kelakuan manusia menurut apa yang diharapkan oleh masyarakat (Rini. komposisi gizi yang terkandung dalam asi. yang harus dilakukan ialah memelihara kebugaran tubuh. Faktor fisik ibu a. tetangga atau orang terkemuka yang memerikan susu botol c. 27 Oktober 2008). kekhawatiran akan hilangnya kecantikan dan ibu tampak kelihatan tua. 6. Pendidikan berkaitan dengan transmisi. Indrawati. di sini adalah perlaku kesehatan. Faktor kekurangan petugas kesehatan. 5) Adaption. 2) Internest (merasa tertarik) terhadap stimulus atau objek tersebut. komposisi gizi dalam asi. olahraga di samping memelihara kecantikan. Perilaku-perilaku yang merugikan kesehatan yang perlu diubah misalnya : ibu hamil tidak memeriksakan kehamilannya. ASI matur. Peneranga yang salah justru datang dari petugas kesehatan sendiri yang menganjurkan pengganti ASI dengan susu kaleng (Soedjiningsih. di mana subjek telah berperilaku baru sesuai dengan pengetahuan. Misalnya olahraga teratur. panas dan sebagainya 4. yaitu ibu akan menjadi cepat tua. pembinaan disain diajukan pada perilaku masyarakat yang mempunyai perilaku hidup sehat (healthy style) tetap dilanjutkan atau dipertahankan. membuang sampah pada tempatnya dan sebagainya. sehingga masyarakat kurang mendapat penerangan atau dorongan tentang manfaat pemberian ASI. Faktor Internal a. komposisi asi. kandungan gizi pada ASI. kesadaran dan sikapnya terhadap stimulus. keterampilan dan aspek kelakuan yang lain. laktoferin. Tekanan batin 3. jumlah kandungan gizi yang terdapat di dalam asi. atau perilaku untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan yang kondusif. sungguh tidak beralasan. Perilaku Hasil output yang diharapkan dari suatu pendidikan kesehatan. kolostrum dengan cairan viskositas. .wikipedia. 2007). 2003:121). 3) Evaluation (menimbang-nimbang) terhadap baik dan tidaknya stimulus tersebut bagi dirinya. kandungan dalam asi. Meningkatkan promosi susu kaleng sebagai pengganti ASI. misalnya mastitis. perilaku yang positif. Pengetahuan atau kognitif merupakan domain yang sangat penting untuk terbentuknya tindakan seseorang (overt behavior). kandungan pada asi. Meniru teman. kandungan air susu ibu. komposisi air susu ibu. pengetahuan sikap. 1. Kata Kunci kandungan asi. Ibu bekerja atau kesibukan sosial lainnya b. kandungan asi dan manfaatnya. ibu menyusui yang tidak memberikan ASI pada bayinya. ASI transisi. Faktor psikologis a. Pendidikan Pendidikan berhubungan dengan pembangunan dan perubahan kelakuan anak didik. c. Namun demikian dari penelitian selanjutnya Rogens menyimpulkan bahwa perubahan perilaku tidak selalu melawan tahap-tahap tersebut di atas (Notoatmodjo. Pengetahuan adalah berbagai gejala yang akan diperoleh manusia melalui pengamatan (Indrawati. air susu ibu matur yang mengalir pada hari ke empat sampai hari ke sepuluh disebut. 5. menjadi tua adalah proses alami yang padat dihindari. asi matang dan matur. komposisi dalam asi. 1997:17). 3) Pengembangan perilaku. Pengetahuan Pengetahuan adalah merupakan hasil “tahu” dan tidak terjadi setelah orang melakukan pengindraan terhadap suatu objek tertentu. makan makanan yang bergizi. kandungan gizi dalam ASI. Konsep Faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian ASI 1.2007). kompisisi asi. Merasa ketinggalan zaman jika menyusui bayinya 2.-org/wik/pengetahuan/ b. Penelitian Rogers (1974) mengungkapkan bahwa sebelum orang mengadopsi perilaku baru (berperilaku baru) di dalam diri orang tersebut terjadi proses yang berurutan yaitu: 1) Awarness (kesadaran) di mana orang tersebut menyadari dalam arti mengatahui terlebih dahulu terhadap stimulus (objek). asi matur asi peralihan. Takut kehilangan daya tarik sebagai seorang wanita b. Pendidikan adalah proses dan mengajar. http://id. kandungan gizi asi. jadi tidak ada hubungan dengan menyusui. Ibu sakit. tabel komposisi asi. atau diri perilaku negatif. di mana subjek mulai mencoba melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh stimulus. Perubahan perilaku yang belum atau tidak kondusif ke perilaku yang kondusif ini mengandung berbagai dimensi berikut ini: 1) Perubahan perilaku : perilaku masyarakat yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kesehatan menjadi perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai kesehatan. di sini sikap subjek sudah mulai timbul. 2) Pembinaan perilaku. 4) Trial. matur ML. Hal ini seperti sikap responden sudah lebih baik lagi. Perubahan Sosial budaya a.

Dengan cara ini orang dapat membaca dengan mudah dan melihat pola kesakitan atau kematian menurut golongan umur. Persoalan yang dihadapi adalah apakah umur yang dilaporkan tepat. Umur Umur adalah variabel yang selalu diperhatikan di dalam penyelidikan. penyelidikan epidemiologi. pengelompokkan umur dapat dibandingkan dengan pengelompokan umur pada penelitian orang lain. dan sebagainya. Pada masyarakat pedesaan yang kebanyakan buta huruf hendaknya memanfaatkan sumber informasi seperti catatan petugas agama. angka-angka kesakitan maupun kematian di dalam hampir semua keadaan menunjukkan hubungan dengan umur. lurah. 2003). Hal ini ditentukan tidak menjadi soal yang berat di kala pengumpulan keterangan umur bagi mereka yang telah bersekolah (Notoatmodjo.d. . apakah panjang interval di dalam pengelompokkan cukup. untuk tidak menyembunyikan peranan umur pada pola kesakitan atau kematian dan apakah. guru.