You are on page 1of 14

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA TN.

A

A. Pengkajian
I. Identifikasi keluarga
a. Nama Kepala Keluarga : Tn. S
b. Jenis Kelamin : Laki-laki
c. Umur : 58 Tahun
d. Pekerjaan : PNS
e. Pendidikan : SLTP
f. Alamat : Kp. Purna Bhakti Sitanala 002/003
Kel. Karang Sari, Kec. Neglasari.
Tangerang
g. Komposisi Keluarga :
No Nama Hub. L/P Umur Pend. Pek. Imunisasi Ket
Kel BCG DPT Polio Campak
1. Tn. S Ayah L 58 th SLTP PNS - - - - Sehat
2. Ny. R Ibu P 48 th SLTP IRT - - - - Sehat
3. Tn. A Anak L 18 th SMA Siswa √ √ √ √ Sehat
4. An. I Anak L 10 th SD Siswa √ √ √ √ Sehat

h. Genogram

+ †
s
+ =+
\ †
†+

Tipe Keluarga Tipe Keluarga Tn. j.Ket : Laki – laki Perempuan + Sudah meninggal † Sudah meninggal + Klien Tinggal satu rumah i. tahap ini dimulai pada saat anak pertama berusia 13 tahun dan biasanya berakhir sampai 6 – 7 tahun kemudian yaitu pada saat anak meninggalkan rumah orang tuanya. yaitu keluarga yang terdiri atas ayah dan ibu dan anak anaknya yang belum menikah dan tinggal di dalam satu rumah. .S adalah tahap V = keluarga dengan anak remaja. S adalah keluarga Inti (The Nuclear Family). Tahap Perkembangan Keluarga Tahap perkembangan Keluarga Tn.

. Bahasa yang digunakan dalam keseharian adalah bahasa Indonesia untuk berkomunikasi dalam keluarga. Latar Belakang Budaya (Etnis) a) Keluarga Tn. Mempertahankan hubungan yang intim dalam keluarga 3. Perubahan sistem peran dan peraturan untuk tumbuh kembang keluarga. Memberikan kebebasan yang seimbang dengan tanggung jawab mengingat remaja yang sudah bertambah dewasa dan Keluarga dengan Anak Remaja meningkat otonominya 2. b) Menurut keterangan Tn. Identifikasi Religius Seluruh anggota keluarga menganut agama islam anggota keluarga juga aktif dalam kegiatan agama dilingkungan sekitar. S berasal dari suku Jawa. k.A aktif dalam pengajian rutin di lingkungan yang dilakukan setiap hari. A atau anggota keluarga yang sakit ke rumah sakit. Jika sudah tidak bisa ditangani di klinik keluarga membawa Tn. Mempertahankan komunikasi terbuka antara anak dan orang tua. kecurigaan dan permusuhan 4. Terutama Tn. Hindari perdebatan. l. S jika Tn. A sakit atau anggota keluarga yang sakit di bawa ke klinik terdekat dari lingkungan rumah.Tahap Perkembangan Tugas Perkembangan 1.

500. A melakukan rekreasi atau hiburan setiap tanggal merah atau setiap ada waktu luang bersama bersama keluarganya. Sementara Ny.000. Mempertahankan komunikasi terbuka antara anak dan orang tua. kecurigaan dan permusuhan 4. n.S adalah keluarga dengan anak remaja. Tugas Perkembangan Tahap Perkembangan Tugas Perkembangan Keluarga dengan Anak Remaja 1. Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga a. pendidikan. m. b. di saat malam hari keluarga berkumpul untuk makan bersama. S bekerja sebagai PNS dengan penghasilan perbulannya ± 3. Memberikan kebebasan yang seimbang dengan tanggung jawab mengingat remaja yang sudah bertambah dewasa dan meningkat otonominya 2. Perubahan sistem peran dan . R adalah ibu rumah tangga. Aktivitas Rekreasi atau Waktu Luang Tn. Hindari perdebatan. Tahap perkembangan keluarga saat ini adalah keluarga dengan anak remaja Tahap perkembangan Keluarga Tn. dan pendapatan) Tn. S sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari- harinya. II. Dari penghasilan Tn. dimulai pada saat anak pertama berusia 13 tahun dan biasanya berakhir sampai 6 – 7 tahun kemudian yaitu pada saat anak meninggalkan rumah orang tuanya. Status Sosial ( berdasarkan pekerjaan. Mempertahankan hubungan yang intim dalam keluarga 3. kemudian berbincang-bincang sampai waktunya untuk tidur.

Riwayat Kesehatan Keluarga a) Riwayat Kesehatan Sebelumnya Sebelumnya Tn.S. dia sudah tau waktu untuk kapan waktunya makan yang tepat. . A jadi tidak ideal.S terdiri dari Teras rumah. Rumah Tn.S memiliki luas 300 m2 dengan panjang 30 m2 dan lebar 10 m2. 3 Kamar Tidur.S adalah rumah milik sendiri yang sudah ditempati selama 10 tahun. Data Lingkungan a. I tinggal bersama Tn. A pada saat umur 17 tahun pernah dirawat di Rumah Sakit dengan diagnosa medis Typhoid. Tn. Ruang Keluarga. Rumah Tn. tetapi dia tidak melakukannya dengan benar dan hasilnya mengakibatkan berat badan Tn. Dengan Tn. S. A. c. Dapur. peraturan untuk tumbuh kembang keluarga. semakin susah diatur dalam hal pola makan. b) Riwayat Kesehatan Sekarang Setelah memasuki masa remajanya Tn. Ruang Tamu. Karakteristik Rumah Rumah Tn. A memiliki tubuh yang kurus. Gudang. An. A berfikir seperti itu. 1 Kamar mandi. karna dia berfikir. tetapi yang kami lihat ketika berkunjung kerumah Tn. II.

Kamar a. Denah Rumah wc mandi rr 10Meter 2 P A G A R T e r a s Kamar B Ruang Tamu Tidur 1 G dan T TV U Kamar Tidur 2 D L E M A R I A 22 M2 Ruang Makan Kamar N Tidur 3 G wc Dapur rr Kostan .

III. Dapur bersih. Struktur Peran Keluarga Tn. sumber air bersih dari PAM. S merasa sebagai kepala keluarga harus bertanggung jawab terhadap kehidupan keluarganya sehingga kebutuhan sehari-hari dapat terpenuhi dengan baik. lantai dan keramik. kemudian berbincang-bincang sampai waktunya untuk tidur. Keluarga Tn. Struktur Keluarga a. Pola Komunikasi Keluarga Komunikasi dilakukan secara musywarah untuk menyelesaikan masalah anak. c. R yang memberi nasihat. di saat malam hari keluarga berkumpul untuk makan bersama. S membuang sampah di tong sampah dengan cara dikumpulkan lalu 2 kali seminggu sampah diangkut oleh petugas sampah. b. Nilai dan Norma Keluarga Nilai dan norma yang berlaku di keluarga menyesuaikan dengan nilai agama yang dianut dan norma yang berlaku di lingkungannya IV. S yang memberi nasihat kepada anak dan terkadang hanya Ny. Alat masak lengkap dan bersih kamar mandi bersih. Terkadang Tn.Lebar Rumah 7 M2 b. Saat ini waktu untuk bertemu keluarga cukup baik. Fungsi Keluarga a. Fungsi Afeksi .

R sering memberikan pengertian dan nasihat kepada Tn. S dan Ny. A dari teman-teman yang dikenalnya . A yang sering melupakan waktunya untuk makan dan mandi sehingga akan menimbulkan perilaku yang tidak sehat. Stres dan Koping Keluarga a. A tertinggal sekolahnya terutama saat ini Tn. Jangka Panjang Tn. . penghasilan yang didapatkan saat ini sudah lumayan cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. S khawatir dengan kondisi Tn. c. A sudah kelas 3 SMA. Sikap saling menghormati antar anggota keluarga masih tetap diajarkan oleh keluarga. Jangka Pendek Tn. R khawatir Tn. Biasanya keluarga langung membawa ke klinik terdekat agar mendapatkan pengobatan dengan segera. A bahwa tindakan yang baik untuk dillakukan dan mana yang harus ditinggalkan. Fungsi Sosial Keluarga selalu mengajarkan dan menekankan bagaimana perilaku sesuai dengan ajaran agama yang dianutnya dalam kehidupan sehari-hari dirumah dan di lingkungan tempat tinggalnya. R juga sering mengontrol Tn. Kemampuan keluarga berespons terhadap stressor Untuk stres jangka pendek Tn. b. d. V. b. Fungsi Ekonomi Menurut pengakuan keluarga. Stresor jangka pendek dan panjang . S dan Ny. Fungsi Perawatan Kesehatan Keluarga selalu memperhatikan dan berupaya untuk memberi pengobatan kepada anaknya apabila ada yang sakit. Keluarga mengajarkan agar anak-anaknya saling menyayangi satu sama lain. Ny.

Badan terlihat kurus . VI. Makan . c. S berharap keluarganya selalu sehat walafiat. S Umur : 58 Tahun Data Penyebab Masalah DS: Penurunan pola asuh Ketidakmampuan Tn. A susah diatur orang tua berperilaku sehat dalam hal: . S dan Ny. S dan Ny. Tn. Strategi koping yang digunakan Tn. Harapan Keluarga Tn. keputusan tertinggi tetap berada ditangan Tn. dan cepat kepada siapa saja yang membutuhkan. Penampilan berantakan . bila ada permasalahan. tepat. S sebagai kepala keluarga. B. Mengikuti perintah orang tua DO: .S dan Ny. R berusaha untuk selalu mneyelesaikannya dengan bermusyawarah dan tetap tenang dalam berfikir. Namun. Untuk stress jangka panjang Tn. R baik. Dan keluarga juga berharap petugas kesehatan dapat memberikan pelayanan yang baik. A setiap harinya supaya tidak tertinggal. Tidak membeda-bedakan dalam memberikan pelayanan kesehatan terhadap orang miskin ataupun kaya. Analisa Data Nama KK : Tn. R berusaha untuk mengontrol pendidikan Tn. Mandi .

Kemungkinan 1/2 * 2 = 1 2 Keluarga Tn. Prioritas Masalah Nama KK : Tn. Kriteria Perhitungan Bobot Pembenaran Skor 1. A merokok walaupun sudah dilarang dan suka membantah perintah orang tua. No. Ny. Acuh C.S masalah dapat menganggap diubah: masalah yang Sebagian dialami Tn. DS: Lingkungan bergaul Kenakalan remaja . A merupakan masalah biasa yang sering terjadi . S Umur : 58 Tahun Diagnosa keperawatan: Ketidakmampuan berperilaku sehat berhubungan dengan penurunan pola asuh orang tua. DO : . S Aktual belum mampu menerapkan berperilaku sehat kepada Tn. R mengatakan yang kurang terarah Tn. A 2. Sifat masalah: 3/3 * 1 = 1 1 Keluarga Tn.

A mau untuk dicegah: berusaha untuk Cukup mengurangi kebiasaannya bermain setiap hari.S masalah-masalah: tahu bahwa Masalah tidak banyak penyakit dirasakan yang akan timbul jika Tn. A membuat Tn. Kemungkinan ½*2=1 2 Perlu dikontrol masalah dapat dalam pergaulan diubah: Tn.A tidak makan dengan teratur. Menonjolnya 0/2 * 1 = 0 1 Keluarga Tn. 3. Potensial masalah 2/3 * 1 = 2/3 1 Tn. Jumlah skor 2 2/3 Diagnosa keperawatan: Kenakalan remaja berhubungan dengan lingkungan bergaul yang kurang terarah. A ikut masuk ke pergaulan bebas. 4. No. pada remaja. 2. Sifat masalah: 3/3 * 1 = 1 1 Pergaulan teman- Aktual teman Tn. Kriteria Perhitungan Bobot Pembenaran Skor 1. A agar tidak Sebagian semakin salah .

Jumlah skor 4 D. S Umur : 58 Tahun No Diagnosa Tujuan Tujuan Kriteria. Rencana Asuhan Keperawatan Keluarga Nama KK : Tn. Menonjolnya 2/2 * 1 = 1 1 Keluarga sangat masalah-masalah: merasakan adanya Masalah sangat masalah.Keluarga . dalam pergaulannya. 3. Intervensi Keperawatan Umum Khusus standart Keluarga 1 Kenakalan Setelah Setelah . Potensial masalah 1/3 * 1 = 1 1 Tn. A sudah untuk dicegah: masuk ke Rendah pergaulan bebas sehingga sulit untuk diccegah 4. karena dirasakan hal tersebut sangat berpengaruh terhadap kesehatannya dimasa yang akan datang.Kaji ulang remaja dilakukan dilakukan dapat pengetahu berhubungan penyuluhan penyuluhan memini an dengan pendidikan pendidikan malisir keluarga lingkungan tentang tentang kenakala tentang .

diharapkan diharapkan keluarga keluarga lebih dapat lebih mampu memahami memantau cara pergaulan menanggulan Tn.Keluarga . terarah.Beri pola asuh dan menyebut penjelasan menjadi menjelaskan kan tentang lebih tentang pola kembali pola asuh efektif asuh (tipe. dapat dapat singkat sehat merubah menyebutkan .Kaji ulang uan dilakukan dilakukan dapat pengetahu berperilaku penyuluhan penyuluhan menyebut an sehat pendidikan pendidikan kan keluarga berhubungan tentang tentang pola kembali tentang dengan pola asuh asuh perilaku pola asuh penurunan diharapkan diharapkan sehat dan pola asuh keluarga keluarga dengan perilaku orang tua. A yang gi kenakalan salah. bergaul yang kenakalan kenakalan n remaja kenakalan kurang remaja remaja remaja. remaja. No Diagnosa Tujuan Tujuan Kriteria. tipe tipe (tipe-tipe tipe pola pola asuh pola asuh) asuh) dan dan dan perilaku klasifikas perilaku .Keluarga . Intervensi Keperawatan Umum Khusus standart Keluarga 1 Ketidakmamp Setelah Setelah .

Bantu keluarga memaham i tipe-tipe pola asuh dan klasifikasi perilaku sehat . .sehat i perilaku sehat (klasifikasi sehat (klasifikas perilaku i perilaku sehat) sehat) .Evaluasi ulang tingkat pengetahu an keluarga setelah diberi penyuluha n.