You are on page 1of 14

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG
Defenisi obat ialah suatu zat yang digunakan untuk diagnose, pengobatan,
melunakkan, penyembuhan atau pencegahan penyakit pada manusia atau pada
hewan.Meskipun obat dapat menyambuhkan tapi toh banyak kejadian bahwa
seseorang telah menderita akibat keracunan obat. Oleh karena itu dapat
dikatakan bahwa obat dapat bersifat sebagai obat dan juga dapat bersifat sebagai
racun. Obat itu akan bersifat sebgai obat apabila tepat digunakan dalam
pengobatan
suatu penyakit dengan dosis dan waktu yang tepat. Jadi bila digunakan salah
dalam pengobatan atau dengan keliwat dosis akan menimbulkan keracunanan.
Bila dosisnya lebih kecil kita tidak memperoleh penyembuhan. Obat-obat yang
tergolong midriatik bekerja melebarkan pupil mata sedangkan obat golongan
miotik mengecilkan pupil mata. Ada obat yang digunakan untuk mencegah
perdarahan yaitu golongan hemostatik atau golongan koagulansia yang
menjadikan darah menjendal, tetapi adapula obat justru mencegah supaya darah
jangan jadi menjendal, hal ini diperlukan untuk transfuse darah atau pada waktu
operasi jantung dicegah darah jangan menjendal (trombosis).

1.2 RUMUSAN MASALAH
1. Apa saja pengertian obat Kadiovaskuler,pernapasan dan pencernaan ?
2. Apa saja kelompok obat kardiovaskuler,pernapasan dan pencernaan ?
3. Sebutkan contoh penggolongan obat kardiovaskuler,pernapasan dan
pencernaan ?

1

pernapasan dan pencernaan.pernapasan dan pencernaan. 3.pernapasan dan pencernaan. Unutk mengetahui dan memahami penggolongan obat kardiovaskuler.3 TUJUAN 1. Untuk mengetahui dan memahami kelompok obat kardiovaskuler. 2 . Untuk mengetahui dan memahami pengertian dari obat kardiovaskuler.1. 2.

1) Glikosida Jantung Glikosida jantung juga disebut sebagai glikosida digitalis.1 Obat.1. sehingga akan meningkatkan kalsium intraseluler. darah. pembuluh darah.1 OBAT-OBAT KARDIOVASKULER.obat Kardiovaskuler Sistem kardiovaskuler adalah sistem yang terdiri dari jantung.  Vasodilator dan pengobatan Antiangina Pektoris  Obat-obat hipertensi  Obat-obat yang digunakan aritmia jantung  Obat – obat diuretic Obat-obat dalam kelompok ini mengatur kontraksi janutng frekuensi. Kerja pompa dari jantung merupakan sumber energi untuk sirkulasi darah ke dalam sel-sel tubuh. perifer dan ginjal dengan meningkatkan curah jantung. Sumbatan pembuluh darah dapat menghambat aliran darah. Kelompok obat ini menghambat pompa natrium-kalsium.SALURAN PERNAFASAN DAN SALURAN PENCERNAAN 2. mengurangi preload.Adapun kelompok obat kardiovaskuler. BAB II PEMBAHASAN 2. dan aliran darah ke miokardium. Meningkatnya kontraktilitas miokardium akan meningkatkan kerja jantung. yang menyebabkan serabut otot jantung berkontraksi lebih efisien. dan memperbaiki aliran darah ke perifer dan 3 . yaitu :  Glikosida jantung dan obat-obat yang digunakan dalam pengobatan gagal janutng kongestif.

tanpa bergantung pada sistem persarafan miokardium. yang 4 . penghambat ranytai kalsium. pembuluh darah perifer . Efek sistemik utama dari nitrat adalah penurunan tonus vena. juga meningkatkan ekresi cairan. yang menurunkan kerja jantung dan mengurangi kebutuhan oksigen a) Golongan nitrat Senyawa nitrat bekerja langsung merelaksasi otot polos pembuluh vena. dan penghambat beta. kontraksi otot jantung (inotropik negativ). Berkurangnya kadar kalsium bebas di ddalam sel-sel tersebut menyebabkan berkurangnya kontraksi otot polos pembuluh darah (vasodilatasi) . serta pembentukan dan konduksi impols dalam jantung ( kronotropik dan dromotopik negatif. Dilatasi vena menyebabkan alir balik vena berkurang sehingga mengurangi beban halu jantung. pankreas dan hati. Akibatnya retensi cairan pada paru-paru dan ekstremitas akan berkuranng 2) Obat Antiangina Obat-obatan antiangina meningkatkan aliran darah baik dengan menambah suplai oksigen atau dengan mengurangi kebutuhan miokardium akan oksiggen. otot jantung dan saraf. terdapat perbedaan-perbedaan diantara berbagai beta-bloker. mengurangiedema. brunkus. c) Golongan beta bloker Obat-obat penghambat adreneseptor beta (beta-blloker) menghambat androneseptor-beta di jantung. Saat ini tersedia beta bloker yang pada umumnya menunjukan efektivitas yang sama namun. b) Golongan antagonis kalsium Antagonis kalsium bekerja dengan cara menghambat influks ion kalsium transmembran . Tiga jenis antiangina adalah nitrat.yaitu mengurangi masuknya ion kalsium melalui kanal kalsium lambatke dalam sel otot polas. ginjal.

prajosin menyebabkan vasodiltasi arteri dan vena sehingga jarang menimbulkan takikardi. Beta-bloker dapat mencetuskan asma dan efek ini berbahaya.Obat anti hipertensi yang bekerja sentral . b) Alfa-broker Sebagai alfa-broker . Obat ini menurunkan tekanan darah dengan cepat setelah dosis pertama. gagal jantung.Ini terrmasuk metildova.Jenis-jenis obat hipertensi : a) Penghambat saraf adrenergik Obat ini bekerja dengan cara mencegah pelepasan noradrenalin dari pasca ganglion saraf adrenergik. 5 . Hipertenss berat disertai dengan akibat kelainan pada jantung dan ginjal. 3) Obat Hipertensi Hipertensi dapat berkembang dari ringan hingga berat. c) Obat-obat untuk feokromositoma Fenoksibanzamin adalah alfa-broker kuat dengan banyak efek samping. akan mempengaruhi pilihan dalam mengobati penyakit atau pasien tertentu. sehingga harus hati-hati pada pemberian pertama. yang mempunyai keuntungan karna aman untuk pasien asma. dan kehamilan. Obat ini digunakan bersam beta-bloker untuk pengobatan jangka pendek episode hipertensi berat pada feokromositoma. Obat-obat golongan ini tidak mengendalikan tekanan darah dan dapat menyebabkan hipotensi. Obat-obat ini jarang digunakan tapi mungkin masih diperlukan bersam terapi lain pada hipertensi. Karna itu setiap hipertensi harus diobati dan apabila meningkat ke hipertensi berat. maka diperlukan pengobatan dan perawatan khusus.

c) Aritmia Ventrikal Bretilium hanya digunakan sebagai obat antiaritmia pada resusutasi. kebanyakan efek sampingnya berlangsung singkat. b) Aritmia supraventrikel dan ventrikel Obat-obatan untuk aritmia supraventrikel dan ventrikel misalnya amiodaron.propafenon. dan obat-obat untuk aritmia ventrikel (misal lidokain). Morasilin adalah obat untuk profilaksis dan pengobatan aritmia ventrikel yang serius dan mengancam jiwa. terutama setelah pemberian intravena (mual dan muntah dapat terjadi).4) Obat-obat antiaritmia Obat-obat antiaritmia dapat dibagi berdasarkan penggunaan kliniknya dalam obat-obat untuk aritmia supraventrikel dan aritmia ventrikel (misal disopiramid). disopiramid. obat ini memiliki kerja yang serupa. Lidokain (lignokain) relatif aman bila diberikan sebagai injeksi intravena lambat dan harus menjadi pilihan utama dalam keadaan darurat. 6 . a) Aritmia supraventrikel Adenosin biasanya obat terpilih ntuk menghentikan takikardia supraventrikal paroksismal. dan klinidin. Meksiletin diberiakan sebagai injeksi intravena lambat bila lidokain tidak efektif.flekainid. prokainaid.Obat ini diberikan intamuskuler dan intravena tapi dapat menyababkan hipotensi berat. Karena masa kerjanya pendek sekali (waktu paruhnya hanya 8-10 detik tapi memanjang diberikan bersam dipiradamol). beta-bloker.

Diuretika ini juga digunakan pada pasien gagal jantung yang telah berlangsung lama.misalnya diuretika kuat dapat dikombinasi dengan diuretika hamat kalium. b) Diuretika kuat Diuertika kuat digunakan dalam pengobatan edema paru akibat gagal jantung kiri. Lazimnya tiazid diberikan pada pagi hari agar tidak mengganggu tidur pasien. yang bekerja dengan cara menghambat reabsorpsi natrium pada bagian awal tubulus distal. Suplemen kalium tidak boleh diberikan bersama diuretika hemat kalium. a) Diuretika golongan tiazid Tiazid dan senyawa-senyawa terikatnya merupakan diuretik dengan potensi sedang. c) Diuertika hemat kalium Amilorida dan triamperen merupakan diuretika yang lemah. Mula kerja diuretika golongan ini sertelah pemberian peroral lebih kurang 1-2 jam. Diuretika kuat digunakan untuk edema paru akibat gagal jantung kiri dan pada pasien dengan gagal jantung yang sudah lama dan kombinasi diuretika mungkin selektif untuk edema yang resisten terhadap pengobatan dengan satu diuretika. sedangkan masa kerjanya 12-24 jam. Pemberian intravena mengurangi sesak nafas dan prabeban lebih cepat dari mula kerja diuresisnya.5) Obat Diuretik Diuretika golongan tiazid digunakan untuk mengurangi edema akibat gagal jantung dan dengan dosis yang lebih rendah. Keduanya menybabkan retensi kalium dan karenanya digunakan sebagai alternative yang lebih efektif dari pada memberikan suplemen kalium pada pengguna tiazid atau diuretika kuat. untuk menurunkan tekanan darah. 7 .

f) Diuretika penghambat enzim karbonik anhydrase Diuretika penghambat enzim karbonik ( asetazolamid ) merupakan diuretika yang lemah dan jarang digunakan berdasarkan efek diuertiknya.1. sehingga menghambat respon histamin. Adapun obat-obat yang tergolong obat sistem pernafasan. dan peningkatan sekresi mukosa. diuretika merkuri sekarang hampir tidak pernah digunakan karena efek nefrotoksisitasnya. sinusitis. Merkuri harus diberikan lewat injeksi intramuskular. batuk. dan laringitis akut. kekhawatiran terjadi hipokalemia atau ketidakpatuhan pasiaen meningkatkan penggunaan kombinasi dengan diuretika hemat kalium. Infeksi saluran pernfasaan seperti flu. e) Diuretika osmotic Diuretika golongan ini jarang digunakan pada gagal jantung karena mungkin meningkatkan mengingatkan volume darah secara akut. hidung tersumbat.2 Obat-obat Saluran Pernafasan Respirasi adalah proses dimana terjadi pertukaran gas pada membran alveoli-kapiler. yaitu : 1) Antihistamin Antihistamin atau penghambat HI . Pilek adalah tipe infeksi saluran nafas atas yang paling sering ditemukan. Gejala-gejala flu mencakup rinorea. Sifat antikolinergik pada kebanyakan antihistamin menyebabakan mulut kering 8 . 2. tonsilitis akut. rhinitis akut. g) Kombinasi diuretika Disamping penabahan satu golongan diuretika pada diuretika yang lain. Pengunaan intravena dapat menyababkan hipotensi berat atau kematian mendadak. d) Diuretika merkuri Meskipun efektif. bersaing dengan histamin untuk menduduki reseptor.

Antiemetik antihistamin tertentu seperti dimethidrinat ( Dramamine ) siklizin hidroklorid ( marezin ). meklizine hidriklorid ( antivert ) dan dihenhidramin hidroklorid ( Benadryl ) dapat dibeli sevcara bebas untuk mencegah mual. Antihistamin juga mengurangi rasa gatal pada hidung yang menybabkan penderita bersin. Beberapa ganguan sistem pencernaan. Obat ini sering di pakai untuk mencegah mabuk kendaraan dan hanya memiliki efek sedikit untuk mengatasi muntah berat. yaitu : a) Antiemetik tanpa resep Obat yang di jual bebas ( agen anti muntah ) dapat dibeli langsung tanpa resep. antidiare.1. muntah dan pusing ( vertigo ) karena mabuk kendaraan. emetik. dan pengurangan sektesi. 2. dan laksatif. Obat ini harus diminimum 30 menit sebelum berangkat. Batuk adalah cara tubuh untuk mengeluarakan secret atau material lain dari saluran nafas. yaitu diare.3 Obat-obat Saluran Pencernaan Sistem pencernaan adalah suatu dimana terjadi pengolahan partikel- pertikel makanan dan diabsorpsi ke dalam sistem peredaran darah untuk dan sebagian kecil di lambung. dan obstruksi. 9 . Golongan-golongan obat yang dipakai untuk memperbaiki atau mengendalikan muntah. 2) Antitusif Antitusif bekerja pada pusat pengendalian batuk dan di medula untuk menekan reflek batuk. 1) Antiemetik Antiemetik dapat digolongkan menjadi 2. Membuat zat ini berguna untuk mengobati rhinitis yang ditimbulkan oleh flu. konstipasi. diare. dan konstipasi adalah antiemetik.

Opium biasanya diberikan bersama dengan antidiare lain. muntah. dan alkohol. dan kodein. karena itu tidak dipakai dalam keadaan narkosis karena penekanan SSP. mual . penurunan sekresi. kanabinoid. dan lain-lain. 2) Emetik Apomorfin adalah derivate morfin emetic yang dapat diberikan secara SC atau IM. fenotiazin. Contohnya tingkur opium. takikrdia. dan distensi abdomina ( perut kembung ). rasa mengantuk. theremor.yaitu opium. sehingga mengurangi peristaltik. dan pengeluaran air mata. barbiturate. Antihistamin dan antikolinergik terutama bekerja pada pusat muntah. obat-obat yang berkaitan dengan opium. euphoria. peningkatan saliva.aregoric. Obat ini digolongkan nakotik dan dapat menekan pusat pernfasaan dan dalam golongan narkotik dan dapat menekan pusat pernafasaan dan menurunkan tekanan darah. Pada pemakaian yang lama dapat timbul takikardia. ileus paralitik. Efek samping dan apomorfin mencakup kegelisahan. Konstipasi merupakan efek yang sering tumbul.  Opium. 10 . dan atidiare kombinasi.  Agen-agen Opium Related Obat-obat ini dapat menyababkan mual. b) Antiemetik dengan resep Obat ini dikelompokan ke dalam beberapa golongan antihistamin. retensi urin. berkeringat. seperti opium. hipotensi.Opium menurunkan motilitas usus. adsorben. p. antikolinergik. Adsorben Antidiare adsorben adalah koalin dan pectin. 3) Antidiare Obat antidiare di klasifikasikan menjadi beberapa macam. dan ketergantungan fisik. Agen-agen ini dikombinasi dengan obat antidiare lainnya.

Ada jenis laktasif. yaitu osmotik. 4) Laksatif Laksatif dan katartiks dipakai dipakai untuk mengeluarkan tinja lunak sampai berair dengan sedikit kram ( rasa nyeri ). Tabel 1. dan emolien. ( salin ). Obat kardiovaskuler No Nama Generik Nama Dagang Nama Pabrik Golongan Obat 1 Diltiazem Delbres Harsen K 2 Dipiridamol Cardial Meprofarm K 3 Isosorbid Imdur Astra Zeneca K 4 Nifedipin Adalat Bayer K 5 Nitrogliserin Minitran Daya varia K 6 Verapamil Cardiover Landson K Tabel 2. Obat Saluran Pernafasan No Nama Generik Nama Dagang Nama Pabrik Golongan Obat 1 Ambroksol Ambril Merck K 2 Efedrina Asficap Imfarmind K 3 Salbutamol Ascolen Heroic K Asmabet 4 Terbutalin BetaFarma K Mahakam 11 . pembentukan bulk. kontak ( stimulan atau iritin ).

Tabel 3. Obat Saluran Pancernaan No Nama Generik Nama Dagang Nama Pabrik Golongan Obat Hidrosida 1 Alumunium PIM B Alukol 2 Dimetikon Aeropak Erchopharm B Hidroksida 3 Magnesium Yekatria Farma B Altidin 4 Ranitidine Anitid Bernofarm K 12 .

Adapun obat-obat yang tergolong obat sistem pernafasan. 13 . Adapun kelompok obat kardiovaskuler. darah. pembuluh darah. tonsilitis akut. yaitu :  Glikosida jantung dan obat-obat yang digunakan dalam pengobatan gagal janutng kongestif. yaitu :  Antihistamin  Antitusif Sistem pencernaan adalah suatu dimana terjadi pengolahan partikel- pertikel makanan dan diabsorpsi ke dalam sistem peredaran darah untuk dan sebagian kecil di lambung. Kerja pompa dari jantung merupakan sumber energi untuk sirkulasi darah ke dalam sel-sel tubuh. sinusitis. yaitu diare.1 KESIMPULAN Sistem kardiovaskuler adalah sistem yang terdiri dari jantung. BAB III PENUTUP 3. dan laringitis akut. Infeksi saluran pernfasaan seperti flu. rhinitis akut. Beberapa ganguan sistem pencernaan. dan obstruksi. konstipasi.  Vasodilator dan pengobatan Antiangina Pektoris  Obat-obat hipertensi  Obat-obat yang digunakan aritmia jantung  Obat – obat diuretic Respirasi adalah proses dimana terjadi pertukaran gas pada membran alveoli-kapiler.

11th ed. . Parker KL. 2004. dan the ergot alkoloid. 629-49.Histamine.Sekidgel RA.D. Jakarta : Bagian Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. 14 . 9th ed. and their antagonist. ed. In : Brunton LL. DAFTAR PUSTAKA Sjamsudin Udin dan F. P. Farmakologi dan Terapi. Erdos DG. Bradikinin. 1987. P.serotonin. Lazo JS. Basic dan clinical pharmacology. 2006. 259-79. Goodman dan Gilmans the Pharmacologycal Basis Of therapeutics. Newyork : McGraw-Hill . Katzung BG. Histamina. eds. In : Katzung BG. Singapore McGraw-Hill. Suyatna.